Sukses Gelar Budaya NTB Gemilang, Komisi V DPRD Apresiasi Kinerja Dikbud

Selain menampilkan dan memamerkan karya seni dan budaya pada kesempatan taersebut juga ditampilkan hasil industri kreatif yang diproduksi siswa

MATARAM.lmbokjournal.com

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB, mendapat apresiasi dari Komisi V DPRD NTB karena berhasil mengembangkan potensi pelajar di NTB dalam bidang seni dan budaya.

Keberhasilan Dikbud tersebut tercermin dari maraknya ditampilkannya pelbagai produk seni dan budaya oleh pelajar tingkat SMA, SMK dan SLB se-provinsi NTB.

“Luar biasa, seperti yang saya sampaikan tadi, apresiasi luar biasa kepada Dinas Pendidikan (dan Kebudayaan) menyelenggarakan pendidikan di NTB selama ini yang kita lihat hasilnya walaupun dalam masa pandemi mereka masih bisa berkarya,” ujar Wakil Ketua Komisi V DPRD NTB Lalu Wirajaya, Senin, (23/11/2020).

Menurut Wirajaya, produk-produk seni dan budaya yang ditampilkan pada gelaran tersebut tak lepas dari kerja keras Dikbud bersama pihak sekolah, dengan memberikan pembinaan kepada para pelajar.

Ke depan, ia berharap kegiatan serupa bisa tetap digelar Dikbud NTB guna lebih merangsang kreativitas pelajar di NTB. Hal itu berguna bagi para pelajar ketika lulus dan terjun ke tengah-tengah masyarakat.

“Kita sangat mengapresiasi. Kita akan carikan link nanti” katanya.

Kepala Dikbud Provinsi NTB Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd menyatakan kegiatan Gelar Budaya NTB Gemilang dipilih menjadi tema kegiatan untuk Pekan Kebudayaan Daerah 2020.

“Gelar Budaya ini untuk menyambut Pekan Budaya Daerah dan Pekan Budaya Daerah ini berlaku secara nasional,” ungkapnya.

Dijelaskan, unsur pendidikan dan kebudayaan harus selalu ada pada setiap aktivitas pelajar di NTB. Dua unsur tersebut lalu dikaitkan dengan aspek bisnis yang kelak bisa berguna bagi para pelajar ketika sudah lulus sekolah.

Ia memberikan contoh salah seorang siswa dari SMKN I Sakra yang saat ini sudah memiliki produk sendiri bernama Kopi Aislah. Saat ini, siswa tersebut sudah mengelola gerai di sekolahnya dan memiliki beberapa karyawan.

 

“Pekan kebudayaan daerah itu dibawah Bud(aya), saya menyatukan, Dik-nya dapat Bud-nya dapat. Saya selalu tidak memisahkan itu, Dik dan Bud,” ujar Aidy.

Selain menampilkan dan memamerkan karya seni dan budaya pada kesempatan taersebut juga ditampilkan hasil industri kreatif yang diproduksi siswa.

“Berekspresi secara seni, budaya, tekhnologi, industri kreatif, kreasi lainnya dan ini kita lombakan,” katanya.

Kegiatan Gelar Budaya NTB Gemilang akan berlangsung selama seminggu dimulai 23-29 November 2020 bertempat di halaman kantor Dikbud Provinsi NTB.

Ast




Bunda Niken Minta Guru Beri Teladani Penerapan Protokol Covid-19

Guru harus terus mensosialisasikan protokol pencegahan penularan Covid-19

MATARAM.lmbokjournal.com

Rayakan Hari Ulang Tahun ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), badan khusus perempuan PGRI NTB menggelar seminar pendidikan dan kesehatan di MAN 2 Mataram, Selasa (24/11/20).

Pembina BKP PGRI NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengaku senang atas terselenggaranya giat eminar yang bertema “peran aktif guru melalui edukasi kesehatan dalam rangka membantu pemerintah mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah menyongsong era back to school”,

Pembina BKP PGRI NTB yang akrab disapa Bunda Niken i, juga menjadi pembicara dan mengemukakan guru merupakan garda terdepan dalam pencegahan Covid-19 di lingkup sekolah.

“Guru harus menjadi teladan pencegahan penularan Covid-19, dengan mencontohkan kepada siswa dan siswi dalam hal penerapan protokol kesehatan selama pandemi,” ujarnya..

Guru juga diharapkan mampu menjadi motivator, terus berinovasi dalam menyampaikan pelajaran, mengevaluasi proses pembelajaran selama pandemi, serta harus terus mensosialisasikan protokol pencegahan penularan Covid-19.

Bunda Niken memberikan semangat kepada para guru agar tetap terus bersemangat dalam memberikan ilmu dan menjadi garda terdepan di lingkungan sekolah.

Sementara itu, Ketua PGRI NTB, Yusuf, S.pd menuturkan bahwa tugas pertama PGRI ialah meningkatkan kompetensi para guru dan tenaga kependidikan.

Dalam rangka menyongsong HUT ke-75 PGRI ada banyak kegiatan-kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan oleh pengurus besar, maupun pengurus PGRI provinsi NTB dan pengurus PGRI kabupaten/kota di seluruh NTB.

“Akan diluncurkan dua program yakni pertama, aplikasi bantuan guru  yang mana aplikasi ini sudah terdapat banyak sekali tools-toolsnya, serta perogram kedua ialah Tunas TV PGRI sebagai upaya peningkatan profesionalitas guru,” ungkapnya.

Selain itu, pemerintah pusat juga menggelontorkan bantuan subsidi upah (BSU) untuk guru, dosen dan tenaga kependidikan honorer. BSU ini menjadi kado yang patut disyukuri di hari Ulang Tahun PGRI ke-75 oleh para tenaga pengajar.

Rr/(HmsNTB

 




Gubernur Sambut Baik Kerjasama Pendidikan Vokasi, Antara NTB dan Northern Territory

Kerjasama VET ini sangat penting untuk meningkatkan SDM dan keterampilan

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyambut baik kerjasama yang terjalin antara Provinsi NTB dengan Northern Territory (NT), salah satu wilayah federal Australia.

Salah satu kerjasama tersebut yaitu di bidang pendidikan vokasi.

Gubernur  Zul memberikan sambutan pada kegiatan Delegasi Virtual yang berlangsung daring antara NTB dan Northern Territory, di Pendopo Gubernur NTB, Kamis (19/11/20).

Kegiatan tersebut memperkenalkan dan menghubungkan pendidikan dan pelatihan kejuruan atau Vocational Education and Training (VET) dengan pemerintah Indonesia.

VET adalah pelatihan berbasis pekerjaan dan keterampilan yang dapat membantu peserta siap dalam bekerja dan juga terampil di bidang masing-masing.

Dengan pelatihan yang fleksibel dan dapat diikuti paruh waktu atau waktu penuh, VET juga memberikan sertifikat bagi para peserta dan diakui secara nasional.

Program ini diinisiasi oleh Department Tourism, Industry and Trade Northern Territory, memberikan kesempatan untuk melakukan magang ataupun pelatihan dalam upaya mengasah keterampilan praktis.

Beberapa fokus VET antara lain : seni, hiburan, olahraga, automotif, konstruksi bangunan, pelayanan masyarakat, pendidikan dan kesehatan, keuangan, perbankan, asuransi, komunikasi, mesin dan pertambangan, pariwisata, teknologi dan ilmu pengetahuan, bisnis dan lain sebagainya.

Gubernur mengatakan, Pemprov NTB memastikan dan juga mendukung program VET ini. Tak hanya itu Bang Zul juga mendukung kehadiran komunitas pelaku usaha dan investasi di daerah ini.

Sehingga gagasan untuk kerja sama antara NTB dan Northern Territory tak hanya sesuatu yang ditunggu-tunggu, tetapi juga dapat berjalan dengan baik.

Bang Zul berharap akses ke Australia segera dibuka kembali.

“Sehingga kami bisa mengirim pelajar kami, dan juga masyarakat Australia dapat berkunjung ke NTB, terlebih tahun depan NTB akan sangat sibuk karena kami akan jadi tuan rumah MotoGP”, ungkap Bang Zul.

Sehingga kerjasama VET ini  menurutnya sangat penting untuk meningkatkan SDM dan keterampilan,

“Jadi silakan kunjungi NTB, dan saya senang pernah tinggal di Northern Territory, terimakasih kerjasamanya dan mudah-mudahan kita bisa menjalin kerjasama Northern dan NTB”, tutup Gubernur.

Turut hadir dalam video daring tersebut, Mr. Mark Monaghan (Asisten Minister for International Education), Gulfan Afero (Consul of The Republic of Indonesia to the Northern Territory), Ms Bronwyn Robbins (Australia’s Consul-General in Makassar).

Rr/HmsNTB




HBK akan Salurkan Beasiswa PIP untuk 1.000 Pelajar di Lombok

Dananya bisa dicairkan oleh para siswa penerima di Bank BRI terdekat

lombokjournal.com —

JAKARTA;    Seribu siswa Sekolah Dasar (SD) di P. Lombok dipastikan menerima beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP).

Bantuan pendidikan ini akan disalurkan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) pada pertengahan November ini di P. Lombok.

“Saya berharap, dengan diterimanya program PIP ini, para siswa penerima bisa lebih bersemangat lagi dalam menyelesaikan tugas belajarnya,”  kata H. Bambang Kristiono, Kamis (12/11/20).

Dalam program ini masing-masing siswa penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 450.000.

Dananya bisa dicairkan oleh para siswa penerima di Bank BRI terdekat.

Dikatakan HBK, proses pencairannya sangat mudah, nanti para Tenaga Ahli (TA) HBK di masing-masing Kabupaten/Kota akan membawa nama2 siswa penerima bea siswa tersebut ke sekolahnya masing-masing dengan dilengkapi SK terlampir.

“Selanjutnya para Kepala Sekolah akan memanggil para siswa yang memperoleh bea siswa tersebut dan memberikan virtual atau nomor account para siswa untuk dicairkan di Bank BRI terdekat,”  jelas HBK.

HBK mengatakan, sayangnya kali ini ada beberapa orang siswa yang harus gagal atau ditolak sebagai siswa penerima, karena data-data yang dikumpulkan tidak sesuai dengan data yang ada di Data Base Kemendikbud Pusat.

“Sangat disayangkan, beberapa siswa calon penerima bea siswa ini harus gagal dan tidak mendapatkan bantuan karena kurang lengkapnya administrasi yang dipersyaratkan. Saya berharap kepada para Kepala Sekolah yang siswa2nya kita ajukan untuk mendapatkan program PIP dapat menyiapkan data2nya dengan lebih baik lagi,”  papar HBK.

Menurutnya, alasan penolakan biasanya karena 3 hal yaitu, mereka sudah pernah menerima beasiswa sebelumnya, nama orang tua tidak sama dengan data yang ada di data base Pusat, atau ada kesalahan dalam penulisan tempat dan tanggal lahir.

HBK berharap, tahun depan para penerima bea siswa ini bisa lebih besar lagi jumlahnya. Bukan hanya kepada siswa Sekolah Dasar (SD), tapi juga kepada siswa2 Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), bahkan juga untuk adik-adik mahasiswa.

“Tahun depan akan kuta usahakan program beasiswa ini untuk adik-adik Mahasiswa, tentu saja dengan penyiapan data2 pendukung yang lebih baik lagi supaya tidak ada penolakan dari Kemendikbud Pusat,” ujarnya.

Kursus Bahasa Inggris Gratis HBK

Selain membagikan bea siswa PIP, HBK juga akan menyakurkan kursus bahasa Inggris online gratis.

Bagi HBK, pengembangan dan peningkatan kapasitas SDM harus terus dilakukan dengan mendorong sektor pendidikan. Dan kursus bahasa Inggris online gratis ini akan diberikan kepada 250 pelajar di P. Lombok.

Kursus bahasa Inggris online gratis ini akan dibuka pada hari Kamis, tanggal 19 November mendatang.

“Kursus bahasa Inggris dilaksanakan secara online selama satu tahun sesuai dengan tingkat kemampuan masing2 siswa penerima, bisa di tingkat elementary, tingkat intermediate atau tingkat advance,” ucapnya.

Kursus bahasa Inggris gratis ini adalah perjuangan aspirasi HBK di DPR RI bekerjasama dengan Bakti (Kemenkominfo), dan Bahaso, perusahaan startup sebagai penyedia lisensi aplikasi bahasa Inggris.

“Mudah-mudahan kursus bahasa Inggris secara online ini akan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris para generasi muda P. Lombok mengingat P. Lombok kedepan akan lebih banyak dikunjungi turis mancanegara. Apalagi setelah adanya KEK  Mandalika,”  tukas HBK.

Me (*)




Peringatan Hari Santri Nasional 2020, Pj Sekda KLU Tekankan Pentingnya Penguasaan Teknologi

Tanpa penguasaan teknologi khususnya IT, akan tergerus oleh perkembangan zaman

GANGGA.lombokjournal.com

Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Utara Drs. H. Raden Nurjati menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional, di Ponpes Syamsul Huda Lekok Gondang, Kecamatan Gangga, Kamis (22/10/20).

Mengangkat tema “Santri Bersholawat, Lombok Utara kuat, Indonesia Hebat, diawali dengan upacara bendera dilanjutkan dengan tabligh akbar serta diakhiri sejumlah lomba.

H. Raden Nurjati

Pj Sekda H. Raden Nurjati mengawali sambutan menyampaikan selamat Hari Santri Nasional bagi seluruh santri di gumi Tioq Tata Tunaq.

Menurutnya, sebagaimana tujuan pendidikan nasional yang berupaya meningkatkan, melaksanakan serta menggali ilmu pengetahuan dan teknologi, baik pada lingkungan pendidikan umum maupun pendidikan di pondok pesantren atau madrasah.

“Tanpa ilmu pengetahuan dan teknologi maka kita tergerus oleh perkembangan zaman. Bagaimana masyarakat kita bersaing dalam kegiatan untuk mendapatkan suatu prestasi,” katanya.

Dirinya meminta anak-anak KLU mengejar ilmu pengetahuan semaksimal mungkin. Pasalnya rata-rata pendidikan saat sekarang sudah maju tetapi perlu ditingkatkan terus.

Caranya menguasai teknologi, sebab tanpa penguasaan teknologi khususnya IT, maka akan tergerus oleh perkembangan zaman.

“Jadi, santri-santri nantinya betul-betul mantap secara ilmu pengetahuan dan menguasai teknologi. Kemudian meningkatkan iman dan takwa. Dengan iman dan taqwa kita bisa mengendalikan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sudah kita peroleh, sebab tanpa iman dan taqwa bisa terjerumus ke hal-hal yang negatif,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakannya, sekarang terlebih lagi saat musim pandemi kegiatan transaksi dan kegiatan lainnya dilakukan secara online. Selain itu, ia menekankan setiap orang harus punya keterampilan.

“Keterampilan ini banyak macamnya, misalnya sekarang ada keterampilan di bidang pertanian. Saat pandemi ini mengalami pertumbuhan positif tidak seperti sektor lain,” jelasnya.

Ditambahkannya pula, sehubungan dengan pandemi covid saat ini pemerintah daerah sedang dalam tahapan penegakan protokol Covid bekerja sama dengan TNI/Polri melakukan razia masker.

Bagi yang melanggar, dikenakan sanksi, baik sanksi sosial bahkan sanksi denda. Protokol kesehatan Covid-19 harus ditegakkan serta diterapkan agar penyebaran virus corona bisa dikurangi.

Ketua Tanfidziyah PCNU KLU diwakili oleh Ustadz Miptahudin MPdI menyampaikan, hari santri merupakan kado terindah bagi Nahdatul Ulama dan santriwan/santriwati di Indonesia, khususnya di KLU.

Presiden Jokowi pada 2015 menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional seraya mengajak para santri bersyukur, lantaran pemerintah telah menetapkan hari santri sebagai hari bersejarah.

“Sekarang bagaimana santri di KLU bisa tumbuh. Di mana-mana banyak pondok pesantren berdiri saat ini. Ini menunjukkan santri penting dalam kehidupan kita, baik dalam berbangsa dan bernegara,” tuturnya.

Dikatakannya, PCNU KLU mengapresiasi semua pihak yang ikut menyukseskan perayaan hari santri nasional tersebut sembari meminta para santri berperan dalam membangun daerah dengan kiprah sebagai penuntut ilmu agama sekaligus ilmu umum.

“Tugas santri sekarang tidak seberat tugas santri masa-masa dulu. Kita tahu zaman dulu para santri ikut berperang melawan penjajah. Pengorbanan mereka luar biasa untuk ikut serta dalam membela NKRI. Tantangan kita sebagai santri saat ini adalah tantangan teknologi dan tantangan kebodohan menyongsong masa depan. Jadi, tugas santri saat sekarang ini adalah belajar dan belajar,” pungkasnya.

Dalam peringatan Hari Santri itu Hadir Ketua Komisi 3 DPRD KLU Artadi, S.Sos, Ketua Baznas H. Sueb Yusup MMPd serta pengurus PCNU KLU. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Nahdatul Ulama itu berlangsung meriah dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

sid




Pelepasan Santri MDQH al-Majidiyyah, Gubernur; Jangan Remehkan Covid-19

LOTIM.lombokjournal.com

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menghadiri acara Adz-Zikrol Hauliyyah atau pelepasan santri NW ke-55 MDQH al-Majidiyyah asy-Syafi’iah NW di Anjani, Lombok Timur, Minggu (18/10/20).

Bang Zul sapaan akrab Gubernur ini, mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan di masa pandemi. Ia meminta masyarakat untuk tidak meremehkan Covid-19 agar risiko dari wabah pandemi ini dapat ditekan.

“Kita sedang berada pada situasi yang tidak biasa, oleh sebab itu, jangan meremehkan Covid-19 ini, tetap terapkan protokol kesehatan, menjaga jarak, tetap mencuci tangan, dan menggunakan masker,” tuturnya.

Bang Zul juga minta masyarakat agar terus melakukan aktifitas positif guna meningkatkan imunitas tubuh agar dapat terhindar dari wabah ini.

“Mari kita berolahraga, kemudian menghiasi pikiran kita dengan hal-hal positif, mudah-mudahan Allah melindungi kita semua,” ajak Bang Zul.

Ketua Panitia Acara, M. Zainal Muhibbinallah mengakatakan,  acara ini diadakan dengan konsep Internal Ma’had.

Artinya tidak ada jama’ah dan wali yang hadir. Akan tetapi hanya dihadiri oleh Masyaikh, tamu undangan dan Thullab dan Tholibat.

“Acara berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini acara diadakan dengan jumlah jamaah terbatas, tidak mengundang para wali dan alumni sebelumnya, tapi acara bisa disaksikan melalui daring fanspage FB Nahdlatul Wathan Official,” terangnya.

Rr/HmsNTB




Rakor Bunda PAUD, Membahas  Tugas dan Tanggung Jawab Bunda PAUD

Bunda PAUD memiliki peran sebagai figur dan tokoh sentral Gerakan Nasional PAUD Berkualitas

MATARAM.lombokjournal.com

Rapat Koordinasi (Rakor)  Bunda PAUD se Provinsi NTB berlangsung di Hotel Aston Inn, Mataram, Rabu (14/10/2020) .

Tugas dan tanggung jawab seorang Bunda PAUD menjdi pembahasan Rakor untuk  meningkatkan pelayanan PAUD yang berkualitas Rakor tersebut membahas.

Ketua Bunda PAUD Provinsi NTB Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah SE, M.Sc mengatakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menyusun sebuah buku saku Bunda PAUD.

Itulah yang menjadi topik pembahasan serta disosialisasikan kepada Bunda PAUD se NTB.

“Alhamdulillah layanan PAUD sudah ada di seluruh pelosok di daerah kita ini, namun yang menjadi masalah adalah bagaimana kita memberikan layanan PAUD yang berkualitas.” ujarnya.

Bunda Niken mengatakan, semua orang memahami bahwa investasi terbaik adalah investasi bidang pendidikan, termasuk pada Pendidikan Anak Usia Dini.

Ketika anak-anak sedang bertumbuh, maka di saat itulah kita berikan stimulus yang terbaik bagi anak anak PAUD.

Ia menyampaikan terimakasih kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atas dukungannya memajukan program Bunda PAUD di Provinsi NTB.

“Allhamdulillah dengan dukungan dari Kementerian kami di provinsi kemarin membentuk kerja Bunda PAUD dan sudah dibuat SK-nya oleh Gubernur.” lanjutnya.

Ia mengatakan, Bunda PAUD memiliki peran sebagai figur dan tokoh sentral Gerakan Nasional PAUD Berkualitas dengan cara memberikan sumbangan pemikiran, sosialisasi dan advokasi pelaksanaan Gerakan PAUD Berkualitas.

Kerjasama mulai provinsi hingga desa

Suprihatin Sugianto selaku Ketua Panitia Penyelenggara menjelaskan,  tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kerjasama para pemangku kepentingan, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, sampai desa/kelurahan.

Kerjasama sangat diperlukan untuk mendukung peningkatan sumber daya manusia sejak usia dini melalui PAUD yang berkualitas.

Selain itu, tujuan khusus dari kegiatan ini yaitu tersosialisasinya pedoman peran Bunda PAUD sebagai pedoman pelaksanaan Bunda PAUD di Daerah, tersosialisasinya revisi peraturan Gubernur Nomor 23 tahun 2013 tentang PAUD HI, terbentuknya pengurus POKJA Bunda PAUD di kabupaten/kota se-NTB sampai pengurus POKJA PAUD desa dan kelurahan.

Rr/HmsNTB




Humas PTS di NTB Tukar Ide dan Gagasan Majukan Lembaga Pendidikan Swasta

Maju dan tidaknya Universitas, dikenal atau tidaknya Universitas tergantung dari Humas

MATARAM.lombokjournal.com

Para Humas Perguruan Tinggi Swasta di Nusa Tenggara Barat bertemu untuk bertukar pikiran, ide dan konsep memajukan Lembaga pendidikan terutama Perguruan Tinggi Swasta (PTS), di Ruang Peradilan, Universitas Islam Al-Azhar, Senin (12/10/20).

Pertemuan para Humas yang dikemas dalam  silaturahmi itu dibuka Rektor Universitas Islam Al-Azhar, Dr. Ir. Muh Ansyar, M.P.

Di hadapan para Humas PTS, sapaan Ansyar itu mengatakan, sangat mendukung ide Humas PTS untuk perkuat silaturahim tersebut karena, maju dan tidaknya Universitas, dikenal atau tidaknya Universitas tergantung dari Humas. Karena, Humas merupakan Etalase sebuah lembaga.

“Ke depan para Universitas bukan lagi berkompetisi melainkan berkolaborasi. Majunya PTS tergantung kolaborasi, oleh sebab itu, saya sangat mendukung pertemuan Humas ini sebagai ajang berdiskusi memajukan Kampus masing-masing,” ungkapnya.

Menurut Ansyar, silaturahim ini bisa memecahkan masalah di Kampus masing-masing, apalagi para Humas bersatu saling memberikan pemikiran untuk kemajuan lembaga pendidikan.

“Kita bersama majukan lembaga pendidikan, Humas itu etalase perguruan tinggi, perannya sangat penting dan saya sangat mendukung penuh langkah Humas,” katanya.

Ansyar menambahkan, rata-rata PTS di NTB cukup bagus baik infrastruktur dan fasilitas pendukung lainnya.

Sehingga, perlu diperkuat dengan keberadaan forum Humas PTS kemudian perbanyak silaturahmi, tukar ide, gagasan dan pemikiran. Bila perlu berkolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Apa yang disampaikan Rektor Unizar itu disambut baik Kepala Biro Humas Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma) Mataram, Ismail Marzuki.

Sapaan Bang Is itu mengatakan, pertemuan perdana ini bentuk silaturahmi untuk menukar pikiran, ide, konsep dan gagasan bagaimana para PTS bisa bersaing dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di NTB.

“Sebenarnya kita tidak kalah dengan PTN, tergantung bagaimana kita perkuat diri dan membangun kolaborasi menyangkut pendidikan,” ujarnya.

Bang Is menambahkan, akan agendakan pertemuan berikutnya dengan para Humas PTS karena, informasi diterima, beberapa Humas PTS di Pulau Sumbawa siap hadir.

Terkait lanjut Bang Ismail, point diskusi dengan perwakilan Humas PTS tersebut yakni, akan upayakan ada kerjasama antar PTS yang belum memiliki kerjasama.

Kemudian, mengupayakan ada Webinar bertema “Peran strategis  Humas di PTS”, dimana rencana akan hadirkan nara sumber seperti Kepala LLDIKTI, Ketua Aptisi NTB, Pimpinan PTS atau perwakilan.

“Pertemuan perdana ini sangat bermanfaat dan mendapatkan beberapa ide untuk memajukan Lembaga pendidikan swasta,” tutupnya.

AYA (*)




Gubernur Motivasi Para Penerima Beasiswa

Awardee merupakan duta masa depan untuk membela Indonesia dan membawa nama NTB yang nantinya bermanfaat bagi umat manusia

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengunjungi dan memberikan motivasi kepada para penerima Beasiswa NTB di Rumah Bahasa NTB, Sabtu, (03/10/20).

Bang Zul dengan santai bercerita tentang telur elang yang menetas dan hidup bersama ayam.

Menurutnya, para awardee yang akan melanjutkan studinya ke Polandia dan Ceko ini adalah seekor elang yang diharapkan mampu mengepakkan sayapnya lebih lebar dan dapat bermanfaat bagi sesama.

“Bukan hanya melampaui bukit lembah dan lautan, tapi anda mampu menjangkau langit dengan tidak terbatas untuk kemudian menghadirkan kebaikan kepada umat manusia di kemudian hari,” pesan Bang Zul.

Bang Zul yang didampingi oleh Kepala Biro Humas dan Protokol ini mengatakan, negara-negara tujuan beasiswa seperti Polandia, Ceko dan Rusia dijadikan sebagai salah satu wahana untuk membuka mata bahwa dunia begitu luas untuk ditelusuri.

“Anda dikirim keluar negeri supaya anda sadar, anda elang yang bisa menjadi tokoh dunia dan anda bisa bekerja di World Bank, New York, dan anda bisa bekerja dimana saja di seluruh dunia yang menghadirkan kebaikan untuk NTB,” tutur Bang Zul.

Setelah mampu bekerja di seluruh dunia, awardee  diminta dapat memberikan inspirasi kepada anak-anak muda NTB.

Sebab, awardee merupakan duta masa depan untuk membela Indonesia dan membawa nama NTB yang nantinya bermanfaat bagi umat manusia.

“Jadi selamat, jaga nama baik NTB. Kuliah di luar negeri itu bukan gaya-gayaan tetapi menghadirkan cara pandang yang berbeda untuk menyikapi kesuksesan,” tutup Bang Zul.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Dr. H. Aidy Furqon mengatakan, di penghujung 2020 ini, para awardee ini telah sukses menunjukan kemampuan awal menjadi pemenang dari sekian banyak calon yang diseleksi dengan ketat dan kuat.

“Tentu sebuah kebanggaan bagi kami, telah lahir anak-anak NTB yang menambah jumlah target dari Provinsi NTB,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Ia berharap kepada para awardee untuk tetap menjaga dan membawa karakter ke-NTB-annya agar membanggakan nama NTB dan Indonesia.

Selain itu juga, Ia berpesan agar segera menyesuaikan diri dengan kultur dan kebiasaan belajar di luar negeri.

“Selamat kepada adik-adik yang mendapatkan beasiswa tujuan Polandia, Ceko dan Rusia,” ujarnya. Kita harus bersyukur Allah telah mempertemukan kita di satu Provinsi yang bernama NTB,” tutupnya.

HmsNTB

 




Bunda Niken Tegaskan Peran Penting Orang Tua Membimbing Belajar Dari Rumah

Orang tua berperanan penting dalam mendidik anak di masa pandemi, terutama penyediaan fasilitas dan menjamin lingkungan untuk mendukung anak belajar dari rumah

MATARAM.lombokjournal.com

Ketua TP-PKK Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah yang akrab disapa Bunda Niken, mengapresiasi kegiatan Pojok Ekspresi yang berlangsung di Halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Jum’at (02/10/20).

Pojok Ekspresi adalah ruang kreativitas dan inovasi bagi sekolah yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB.  Ini upaya melestarikan permainan tradisional guna mengundang ketertarikan masyarakat untuk menyaksikan permainan tersebut.

Hj. Niken pada kesempatan itu menjadi narasumber membahas “Peran Keluarga dalam Mendidik di Masa Pandemi Covid-19”.

Menurutnya, orang tua berperanan penting dalam mendidik anak di masa pandemi, terutama penyediaan fasilitas dan menjamin lingkungan untuk mendukung anak belajar dari rumah.

“Peran orang tua sangat besar untuk membimbing anak-anaknya ketika belajar di rumah, dengan belajar di rumah bukan berarti putus belajar, melainkan semangat belajar,” jelas Bunda Niken.

Guru dan siswa didorong memanfaatkan masa pandemi ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas diri dan terus bersemangat.

“Artinya kita diberikan kesempatan untuk menjadi orang-orang yang terus meningkatakan kualitas dirinya dengan belajar,” jelas Bunda Niken.

Bunda Niken berharap beberapa sekolah yang dijadikan sekolah percobaan, dibuka di masa pandemi ini untuk tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Mudah-mudahan dilakukan terus dengan lancar, teman-teman di berbagai daerah semoga sekolah percobaannya bisa lancar,” tutup Bunda Niken.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB Dr. H. Aidy Furqon mengaku terpukau dan terpaku dengan seni kreasi tradisional yang ditampilkan oleh SMA Negeri 7 Mataram dan SMK Negeri 1 Batu Kliang yang turut memeriahkan Pojok Ekspresi.

“Kami yakin, ini adalah salah satu langkah kita meningkatkan indeks kebudayaan yang juga merupakan tanggung jawab dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” tuturnya dengan penuh semangat.

HmsNTB