Sistem shift yang dimaksudkan yakni pembatasan pertama separuh dulu, yaitu lama belajar maksimal tiga setengah jam dibagi menjadi dua bagian
MATARAM.lombokjournal.com –
Awal pembelajaran baru pada tahun 2021 mendatang, NTB langsung menerapkan pemebelajaran tatap muka secara langsung.
Penerapan pembelajaran tatap muka itu tetap dengan melaksanakan protokol Covid-19 meskipun daerah masih atau sudah dalam Zona Merah, kuning atau Hijau.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, Aidy Furqon mengungkapkan itu pada wartawan di Mataram, Senin,(14 /12/20).
Aidy Furqon menegaskan, status zona yang dikeluarkan Gugus Tugas Pusat itu tidak menjadi kriteria karena dilakukan dengan standar operasional SOP)serta dengan sistem shift .
“Jadi mau zon Hijau, kuning, atau orange, merata bisa tatap muka tapi dengan sistem shift. Januari nanti tidak lagi simulasi, tapi sudah layanan tatap muka langsung. Cuman dibatasi ini sesuai dengan revisi sistem kegiatan belajar (SKB), ” terang Aidy.
Menurutnya, sistem shift yang dimaksudkan yakni pembatasan pertama separuh dulu, yaitu lama belajar maksimal tiga setengah jam dibagi menjadi dua bagian.
“Misalnya pembelajaran pertama dimulai p ukul 7.30 sampai 10.30, shift kedua dimulai jam 10.00 sampai jam 2 siang,”ujarnya
Selain pembatasan dalam pembelajaran, pembatasan juga dilakukan dalam pelajaran olahraga.
“Olahraga yang sifatnya berpindah tangan gak boleh, misAlnya basket. Tapi kalau senam boleh, lari juga ,pokoknya aktifitas yang ada kaitannya pindah tangan itu gak boleh,” jelasnya.
Aidy Furqon menegaskan, pembatasannya akan terus dilakukan hingga vaksin bisa ditemukan.
Aya
Apresiasi Difabel Berprestasi Nasional, Bang Zul Tawarkan Beasiswa
MATARAM.lomokjournal.com –
Bang Zul dan Bunda Niken, sapaan akrab Gubernur NTB dan istri Gubernur NTB, menerima silaturahmi Baiq Tina, Nurlaily, Bachtiar, Zainudin dan Ketut Suara Putra, pagi ini di Ruang Tamu Pendopo Gubernur NTB, Sabtu (12/12/20).
Zainuddin dan Ketut merupakan difabel yang berprestasi dan membawa nama harum NTB di tingkat Nasional.
Zainuddin sudah beberapa kali membawa nama NTB di lomba tingkat nasional, seperti Lomba Pantomim 2010, FSL2N tahun 2010 dan Lomba Desain Grafis (kominfo) tingkat Nasional tahun 2020 dengan memperoleh juara satu.
Dan di bidang lain, Ketut mengharumkan nama NTB di bidang melukis dan menjadi Juara 1 tingkat Nasional.
Bang Zul dan Bunda Niken memberikan apresiasi kepada seluruh difabel di NTB, terutama yang sudah membawa harum nama NTB di kancah Nasional.
“Ke depan, penyandang disabilitas yang masih SMA/SMK dan mau melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi akan diberikan beasiswa di Universitas Teknologi Sumbawa atau di Universitas lain yang menerima mahasiswa penyandang disabilitas,” kata Bang Zul
Rr/HmsNTB
Wagub Sampaikan Kuliah Umum untuk Alumni Teknik Kimia ITS
Umi Rohmi mengatakan politik membutuhkan sosok yang memiliki idealisme yang baik, memiliki kemampuan berpikir yang baik dan butuh sosok yang mencintai rakyat, daerah dan negaranya
MATARAM.lombokjournal.com –
Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menjadi keynote speaker pada kuliah umum online yang diselenggarakan oleh Alumni Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Minggu (06/12/20).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Chemical Engineer is A Leader by Nature”.
Wagub NTB adalah salah satu alumni terbaik ITS angkatan 27 yang mengawali karirnya di bidang pertambangan pada salah satu perusahaan tambang kelas dunia.
Wagub pada kesempatan tersebut mengatakan, sejak kecil selalu ditanamkan oleh kedua orang tuanya, untuk selalu bersyukur dalam menjalani segala sesuatu dan melihat dari sisi positifnya.
“Jadi jangan menghargai segala sesuatu dari menterengnya atau dari titlenya. Tapi dilihat dari manfaatnya,” jelasnya.
Hampir 10 tahun terjun di dunia tambang membuat Wagub nyaman dan menikmati pekerjaan tersebut.
Namun, ketika sang adik Muhammad Zainul Majdi atau yang lebih dikenal TGB terpilih sebagai Gubernur NTB tahun 2008, membuatnya berputar haluan untuk meninggalkan pekerjaan profesionalnya dan bertanggung jawab untuk melanjutkan yayasan pendidikan yang dimiliki oleh sang keluarga.
“Sehingga saya diberikan nasihat dan pemahaman oleh keluarga, sekarang sudah saatnya saya untuk berbuat untuk masyarakat,” ceritanya.
Wagub yang kerap disapa Umi Rohmi tersebut mengaku setelah menjadi Wakil Gubernur dan masuk ke dalam dunia pemerintahan, Ia merasakan peran besar dalam menentukan arah kebijakan dan menentukan nahkoda NTB.
“Saya bersyukur kepada Allah SWT karena diletakkan pada posisi ini bukan karena posisinya, tetapi karena apa yang bisa saya kontribusikan untuk daerah yang saya cintai ini khusunya untuk Indonesia,” tuturnya.
Di akhir, Umi Rohmi mengatakan politik membutuhkan sosok yang memiliki idealisme yang baik, memiliki kemampuan berpikir yang baik dan butuh sosok yang mencintai rakyat, daerah dan negaranya. Selain itu, yang terpenting adalah sosok yang ingin bekerja sama dengan banyak pihak.
“Tidak hanya sekedar menyuruh tetapi juga mau berpikir, waktu demi waktu dari suatu kondisi ke kondisi yang lain. Kerja keras untuk bisa membawa daerahnya menjadi lebih baik lagi,” tutupnya.
Rr/HmsNTB
Gubernur Buka Lomba Lomba Baca Kitab Kuning
Lomba baca kitab kuning merupakan awal, sehingga apa yang diucapkan dalam keseharian para santri mulai diungkap dan diekspresikan
MATARAM.lombokjournal.com –
Lomba Baca Kitab Kuning (LBKK) merupakan sarana bagi generasi muda PKS untuk mengekspresikan apa yang ada dalam hatinya secara eksplisit. Memahami suasana batin dan kultur, terutama yang berasal dari pondok Islam tradisional.
Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan itu saat membuka Lomba Baca Kitab Kuning (LBKK), yang berlangsung di Aula Kantor DPW PKS NTB, Kamis (03/12/20).
“Yang paham tentang pondok, tentu yang pernah berjuang untuk pondok,” ujarnya.
Terselenggaranya LBKK, Gubernur berharap jembatan pengertian akan terbangun dengan komunitas Islam tradisional, agar kecurigan pada Partai Keadilan Sejahtera semakin mentipis.
“Betapa program sederhana yang mampu menghilangkan keraguan antara kita,” ujar Gubernur.
Menurutnya, LBKK ini bukan terminal akhir, justru merupakan awal. sehingga apa yang diucapkan dalam keseharian para santri mulai diungkap dan diekspresikan. Sehingga PKS tidak punya jarak dengan komunitas Islam tradisional.
“PKS tidak akan menang, tidak akan besar, sebelum mampu merangkul komunitas pondok dan Islam tradisional,” ungkapnya.
Ia mengingatkan, tantangan ke depan semakin kompleks dan luar biasa. Gubernur inta para tokoh, Tuan Guru, untuk aktif turun mendatangi pondok, untuk menghilangkan keraguan kepada PKS.
“Banyak orang curiga, kalau Gubernurnya dari PKS nanti tidak toleran, namun ketika kader PKS jadi pemimpin, jangankan Islam tradisional, umat non Islam pun kita rangkul,” tegasnya.
Ke depan harus lebih banyak lagi dihadirkan lomba-lomba yang lain, yang mampu melibatkan anak-anak pondok. Agar semua pondok dan madrasah di NTB merasa bahwa PKS adalah rumahnya sendiri.
“Kita harus menjadikan Islam sebagai rahmat bagi semesta alam. Partai boleh beda, tapi rahmatan lil alamin, tetap menjadi spirit yang harus kita bagikan kepada ummat di seluruh dunia,” kata Gubernur.
Rr/HmsNTB
Sukses Gelar Budaya NTB Gemilang, Komisi V DPRD Apresiasi Kinerja Dikbud
Selain menampilkan dan memamerkan karya seni dan budaya pada kesempatan taersebut juga ditampilkan hasil industri kreatif yang diproduksi siswa
MATARAM.lmbokjournal.com —
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB, mendapat apresiasi dari Komisi V DPRD NTB karena berhasil mengembangkan potensi pelajar di NTB dalam bidang seni dan budaya.
Keberhasilan Dikbud tersebut tercermin dari maraknya ditampilkannya pelbagai produk seni dan budaya oleh pelajar tingkat SMA, SMK dan SLB se-provinsi NTB.
“Luar biasa, seperti yang saya sampaikan tadi, apresiasi luar biasa kepada Dinas Pendidikan (dan Kebudayaan) menyelenggarakan pendidikan di NTB selama ini yang kita lihat hasilnya walaupun dalam masa pandemi mereka masih bisa berkarya,” ujar Wakil Ketua Komisi V DPRD NTB Lalu Wirajaya, Senin, (23/11/2020).
Menurut Wirajaya, produk-produk seni dan budaya yang ditampilkan pada gelaran tersebut tak lepas dari kerja keras Dikbud bersama pihak sekolah, dengan memberikan pembinaan kepada para pelajar.
Ke depan, ia berharap kegiatan serupa bisa tetap digelar Dikbud NTB guna lebih merangsang kreativitas pelajar di NTB. Hal itu berguna bagi para pelajar ketika lulus dan terjun ke tengah-tengah masyarakat.
“Kita sangat mengapresiasi. Kita akan carikan link nanti” katanya.
Kepala Dikbud Provinsi NTB Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd menyatakan kegiatan Gelar Budaya NTB Gemilang dipilih menjadi tema kegiatan untuk Pekan Kebudayaan Daerah 2020.
“Gelar Budaya ini untuk menyambut Pekan Budaya Daerah dan Pekan Budaya Daerah ini berlaku secara nasional,” ungkapnya.
Dijelaskan, unsur pendidikan dan kebudayaan harus selalu ada pada setiap aktivitas pelajar di NTB. Dua unsur tersebut lalu dikaitkan dengan aspek bisnis yang kelak bisa berguna bagi para pelajar ketika sudah lulus sekolah.
Ia memberikan contoh salah seorang siswa dari SMKN I Sakra yang saat ini sudah memiliki produk sendiri bernama Kopi Aislah. Saat ini, siswa tersebut sudah mengelola gerai di sekolahnya dan memiliki beberapa karyawan.
“Pekan kebudayaan daerah itu dibawah Bud(aya), saya menyatukan, Dik-nya dapat Bud-nya dapat. Saya selalu tidak memisahkan itu, Dik dan Bud,” ujar Aidy.
Selain menampilkan dan memamerkan karya seni dan budaya pada kesempatan taersebut juga ditampilkan hasil industri kreatif yang diproduksi siswa.
“Berekspresi secara seni, budaya, tekhnologi, industri kreatif, kreasi lainnya dan ini kita lombakan,” katanya.
Kegiatan Gelar Budaya NTB Gemilang akan berlangsung selama seminggu dimulai 23-29 November 2020 bertempat di halaman kantor Dikbud Provinsi NTB.
Ast
Bunda Niken Minta Guru Beri Teladani Penerapan Protokol Covid-19
Guru harus terus mensosialisasikan protokol pencegahan penularan Covid-19
MATARAM.lmbokjournal.com –
Rayakan Hari Ulang Tahun ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), badan khusus perempuan PGRI NTB menggelar seminar pendidikan dan kesehatan di MAN 2 Mataram, Selasa (24/11/20).
Pembina BKP PGRI NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengaku senang atas terselenggaranya giat eminar yang bertema “peran aktif guru melalui edukasi kesehatan dalam rangka membantu pemerintah mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah menyongsong era back to school”,
Pembina BKP PGRI NTB yang akrab disapa Bunda Niken i, juga menjadi pembicara dan mengemukakan guru merupakan garda terdepan dalam pencegahan Covid-19 di lingkup sekolah.
“Guru harus menjadi teladan pencegahan penularan Covid-19, dengan mencontohkan kepada siswa dan siswi dalam hal penerapan protokol kesehatan selama pandemi,” ujarnya..
Guru juga diharapkan mampu menjadi motivator, terus berinovasi dalam menyampaikan pelajaran, mengevaluasi proses pembelajaran selama pandemi, serta harus terus mensosialisasikan protokol pencegahan penularan Covid-19.
Bunda Niken memberikan semangat kepada para guru agar tetap terus bersemangat dalam memberikan ilmu dan menjadi garda terdepan di lingkungan sekolah.
Sementara itu, Ketua PGRI NTB, Yusuf, S.pd menuturkan bahwa tugas pertama PGRI ialah meningkatkan kompetensi para guru dan tenaga kependidikan.
Dalam rangka menyongsong HUT ke-75 PGRI ada banyak kegiatan-kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan oleh pengurus besar, maupun pengurus PGRI provinsi NTB dan pengurus PGRI kabupaten/kota di seluruh NTB.
“Akan diluncurkan dua program yakni pertama, aplikasi bantuan guru yang mana aplikasi ini sudah terdapat banyak sekali tools-toolsnya, serta perogram kedua ialah Tunas TV PGRI sebagai upaya peningkatan profesionalitas guru,” ungkapnya.
Selain itu, pemerintah pusat juga menggelontorkan bantuan subsidi upah (BSU) untuk guru, dosen dan tenaga kependidikan honorer. BSU ini menjadi kado yang patut disyukuri di hari Ulang Tahun PGRI ke-75 oleh para tenaga pengajar.
Rr/(HmsNTB
Gubernur Sambut Baik Kerjasama Pendidikan Vokasi, Antara NTB dan Northern Territory
Kerjasama VET ini sangat penting untuk meningkatkan SDM dan keterampilan
MATARAM.lombokjournal.com –
Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyambut baik kerjasama yang terjalin antara Provinsi NTB dengan Northern Territory (NT), salah satu wilayah federal Australia.
Salah satu kerjasama tersebut yaitu di bidang pendidikan vokasi.
Gubernur Zul memberikan sambutan pada kegiatan Delegasi Virtual yang berlangsung daring antara NTB dan Northern Territory, di Pendopo Gubernur NTB, Kamis (19/11/20).
Kegiatan tersebut memperkenalkan dan menghubungkan pendidikan dan pelatihan kejuruan atau Vocational Education and Training (VET) dengan pemerintah Indonesia.
VET adalah pelatihan berbasis pekerjaan dan keterampilan yang dapat membantu peserta siap dalam bekerja dan juga terampil di bidang masing-masing.
Dengan pelatihan yang fleksibel dan dapat diikuti paruh waktu atau waktu penuh, VET juga memberikan sertifikat bagi para peserta dan diakui secara nasional.
Program ini diinisiasi oleh Department Tourism, Industry and Trade Northern Territory, memberikan kesempatan untuk melakukan magang ataupun pelatihan dalam upaya mengasah keterampilan praktis.
Beberapa fokus VET antara lain : seni, hiburan, olahraga, automotif, konstruksi bangunan, pelayanan masyarakat, pendidikan dan kesehatan, keuangan, perbankan, asuransi, komunikasi, mesin dan pertambangan, pariwisata, teknologi dan ilmu pengetahuan, bisnis dan lain sebagainya.
Gubernur mengatakan, Pemprov NTB memastikan dan juga mendukung program VET ini. Tak hanya itu Bang Zul juga mendukung kehadiran komunitas pelaku usaha dan investasi di daerah ini.
Sehingga gagasan untuk kerja sama antara NTB dan Northern Territory tak hanya sesuatu yang ditunggu-tunggu, tetapi juga dapat berjalan dengan baik.
Bang Zul berharap akses ke Australia segera dibuka kembali.
“Sehingga kami bisa mengirim pelajar kami, dan juga masyarakat Australia dapat berkunjung ke NTB, terlebih tahun depan NTB akan sangat sibuk karena kami akan jadi tuan rumah MotoGP”, ungkap Bang Zul.
Sehingga kerjasama VET ini menurutnya sangat penting untuk meningkatkan SDM dan keterampilan,
“Jadi silakan kunjungi NTB, dan saya senang pernah tinggal di Northern Territory, terimakasih kerjasamanya dan mudah-mudahan kita bisa menjalin kerjasama Northern dan NTB”, tutup Gubernur.
Turut hadir dalam video daring tersebut, Mr. Mark Monaghan (Asisten Minister for International Education), Gulfan Afero (Consul of The Republic of Indonesia to the Northern Territory), Ms Bronwyn Robbins (Australia’s Consul-General in Makassar).
Rr/HmsNTB
HBK akan Salurkan Beasiswa PIP untuk 1.000 Pelajar di Lombok
Dananya bisa dicairkan oleh para siswa penerima di Bank BRI terdekat
lombokjournal.com —
JAKARTA; Seribu siswa Sekolah Dasar (SD) di P. Lombok dipastikan menerima beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP).
Bantuan pendidikan ini akan disalurkan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) pada pertengahan November ini di P. Lombok.
“Saya berharap, dengan diterimanya program PIP ini, para siswa penerima bisa lebih bersemangat lagi dalam menyelesaikan tugas belajarnya,” kata H. Bambang Kristiono, Kamis (12/11/20).
Dalam program ini masing-masing siswa penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 450.000.
Dananya bisa dicairkan oleh para siswa penerima di Bank BRI terdekat.
Dikatakan HBK, proses pencairannya sangat mudah, nanti para Tenaga Ahli (TA) HBK di masing-masing Kabupaten/Kota akan membawa nama2 siswa penerima bea siswa tersebut ke sekolahnya masing-masing dengan dilengkapi SK terlampir.
“Selanjutnya para Kepala Sekolah akan memanggil para siswa yang memperoleh bea siswa tersebut dan memberikan virtual atau nomor account para siswa untuk dicairkan di Bank BRI terdekat,” jelas HBK.
HBK mengatakan, sayangnya kali ini ada beberapa orang siswa yang harus gagal atau ditolak sebagai siswa penerima, karena data-data yang dikumpulkan tidak sesuai dengan data yang ada di Data Base Kemendikbud Pusat.
“Sangat disayangkan, beberapa siswa calon penerima bea siswa ini harus gagal dan tidak mendapatkan bantuan karena kurang lengkapnya administrasi yang dipersyaratkan. Saya berharap kepada para Kepala Sekolah yang siswa2nya kita ajukan untuk mendapatkan program PIP dapat menyiapkan data2nya dengan lebih baik lagi,” papar HBK.
Menurutnya, alasan penolakan biasanya karena 3 hal yaitu, mereka sudah pernah menerima beasiswa sebelumnya, nama orang tua tidak sama dengan data yang ada di data base Pusat, atau ada kesalahan dalam penulisan tempat dan tanggal lahir.
HBK berharap, tahun depan para penerima bea siswa ini bisa lebih besar lagi jumlahnya. Bukan hanya kepada siswa Sekolah Dasar (SD), tapi juga kepada siswa2 Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), bahkan juga untuk adik-adik mahasiswa.
“Tahun depan akan kuta usahakan program beasiswa ini untuk adik-adik Mahasiswa, tentu saja dengan penyiapan data2 pendukung yang lebih baik lagi supaya tidak ada penolakan dari Kemendikbud Pusat,” ujarnya.
Kursus Bahasa Inggris Gratis HBK
Selain membagikan bea siswa PIP, HBK juga akan menyakurkan kursus bahasa Inggris online gratis.
Bagi HBK, pengembangan dan peningkatan kapasitas SDM harus terus dilakukan dengan mendorong sektor pendidikan. Dan kursus bahasa Inggris online gratis ini akan diberikan kepada 250 pelajar di P. Lombok.
Kursus bahasa Inggris online gratis ini akan dibuka pada hari Kamis, tanggal 19 November mendatang.
“Kursus bahasa Inggris dilaksanakan secara online selama satu tahun sesuai dengan tingkat kemampuan masing2 siswa penerima, bisa di tingkat elementary, tingkat intermediate atau tingkat advance,” ucapnya.
Kursus bahasa Inggris gratis ini adalah perjuangan aspirasi HBK di DPR RI bekerjasama dengan Bakti (Kemenkominfo), dan Bahaso, perusahaan startup sebagai penyedia lisensi aplikasi bahasa Inggris.
“Mudah-mudahan kursus bahasa Inggris secara online ini akan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris para generasi muda P. Lombok mengingat P. Lombok kedepan akan lebih banyak dikunjungi turis mancanegara. Apalagi setelah adanya KEK Mandalika,” tukas HBK.
Me (*)
Peringatan Hari Santri Nasional 2020, Pj Sekda KLU Tekankan Pentingnya Penguasaan Teknologi
Tanpa penguasaan teknologi khususnya IT, akan tergerus oleh perkembangan zaman
GANGGA.lombokjournal.com —
Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Utara Drs. H. Raden Nurjati menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional, di Ponpes Syamsul Huda Lekok Gondang, Kecamatan Gangga, Kamis (22/10/20).
Mengangkat tema “Santri Bersholawat, Lombok Utara kuat, Indonesia Hebat, diawali dengan upacara bendera dilanjutkan dengan tabligh akbar serta diakhiri sejumlah lomba.
H. Raden Nurjati
Pj Sekda H. Raden Nurjati mengawali sambutan menyampaikan selamat Hari Santri Nasional bagi seluruh santri di gumi Tioq Tata Tunaq.
Menurutnya, sebagaimana tujuan pendidikan nasional yang berupaya meningkatkan, melaksanakan serta menggali ilmu pengetahuan dan teknologi, baik pada lingkungan pendidikan umum maupun pendidikan di pondok pesantren atau madrasah.
“Tanpa ilmu pengetahuan dan teknologi maka kita tergerus oleh perkembangan zaman. Bagaimana masyarakat kita bersaing dalam kegiatan untuk mendapatkan suatu prestasi,” katanya.
Dirinya meminta anak-anak KLU mengejar ilmu pengetahuan semaksimal mungkin. Pasalnya rata-rata pendidikan saat sekarang sudah maju tetapi perlu ditingkatkan terus.
Caranya menguasai teknologi, sebab tanpa penguasaan teknologi khususnya IT, maka akan tergerus oleh perkembangan zaman.
“Jadi, santri-santri nantinya betul-betul mantap secara ilmu pengetahuan dan menguasai teknologi. Kemudian meningkatkan iman dan takwa. Dengan iman dan taqwa kita bisa mengendalikan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sudah kita peroleh, sebab tanpa iman dan taqwa bisa terjerumus ke hal-hal yang negatif,” terangnya.
Lebih lanjut dikatakannya, sekarang terlebih lagi saat musim pandemi kegiatan transaksi dan kegiatan lainnya dilakukan secara online. Selain itu, ia menekankan setiap orang harus punya keterampilan.
“Keterampilan ini banyak macamnya, misalnya sekarang ada keterampilan di bidang pertanian. Saat pandemi ini mengalami pertumbuhan positif tidak seperti sektor lain,” jelasnya.
Ditambahkannya pula, sehubungan dengan pandemi covid saat ini pemerintah daerah sedang dalam tahapan penegakan protokol Covid bekerja sama dengan TNI/Polri melakukan razia masker.
Bagi yang melanggar, dikenakan sanksi, baik sanksi sosial bahkan sanksi denda. Protokol kesehatan Covid-19 harus ditegakkan serta diterapkan agar penyebaran virus corona bisa dikurangi.
Ketua Tanfidziyah PCNU KLU diwakili oleh Ustadz Miptahudin MPdI menyampaikan, hari santri merupakan kado terindah bagi Nahdatul Ulama dan santriwan/santriwati di Indonesia, khususnya di KLU.
Presiden Jokowi pada 2015 menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional seraya mengajak para santri bersyukur, lantaran pemerintah telah menetapkan hari santri sebagai hari bersejarah.
“Sekarang bagaimana santri di KLU bisa tumbuh. Di mana-mana banyak pondok pesantren berdiri saat ini. Ini menunjukkan santri penting dalam kehidupan kita, baik dalam berbangsa dan bernegara,” tuturnya.
Dikatakannya, PCNU KLU mengapresiasi semua pihak yang ikut menyukseskan perayaan hari santri nasional tersebut sembari meminta para santri berperan dalam membangun daerah dengan kiprah sebagai penuntut ilmu agama sekaligus ilmu umum.
“Tugas santri sekarang tidak seberat tugas santri masa-masa dulu. Kita tahu zaman dulu para santri ikut berperang melawan penjajah. Pengorbanan mereka luar biasa untuk ikut serta dalam membela NKRI. Tantangan kita sebagai santri saat ini adalah tantangan teknologi dan tantangan kebodohan menyongsong masa depan. Jadi, tugas santri saat sekarang ini adalah belajar dan belajar,” pungkasnya.
Dalam peringatan Hari Santri itu Hadir Ketua Komisi 3 DPRD KLU Artadi, S.Sos, Ketua Baznas H. Sueb Yusup MMPd serta pengurus PCNU KLU. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Nahdatul Ulama itu berlangsung meriah dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menghadiri acara Adz-Zikrol Hauliyyah atau pelepasan santri NW ke-55 MDQH al-Majidiyyah asy-Syafi’iah NW di Anjani, Lombok Timur, Minggu (18/10/20).
Bang Zul sapaan akrab Gubernur ini, mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan di masa pandemi. Ia meminta masyarakat untuk tidak meremehkan Covid-19 agar risiko dari wabah pandemi ini dapat ditekan.
“Kita sedang berada pada situasi yang tidak biasa, oleh sebab itu, jangan meremehkan Covid-19 ini, tetap terapkan protokol kesehatan, menjaga jarak, tetap mencuci tangan, dan menggunakan masker,” tuturnya.
Bang Zul juga minta masyarakat agar terus melakukan aktifitas positif guna meningkatkan imunitas tubuh agar dapat terhindar dari wabah ini.
“Mari kita berolahraga, kemudian menghiasi pikiran kita dengan hal-hal positif, mudah-mudahan Allah melindungi kita semua,” ajak Bang Zul.
Ketua Panitia Acara, M. Zainal Muhibbinallah mengakatakan, acara ini diadakan dengan konsep Internal Ma’had.
Artinya tidak ada jama’ah dan wali yang hadir. Akan tetapi hanya dihadiri oleh Masyaikh, tamu undangan dan Thullab dan Tholibat.
“Acara berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini acara diadakan dengan jumlah jamaah terbatas, tidak mengundang para wali dan alumni sebelumnya, tapi acara bisa disaksikan melalui daring fanspage FB Nahdlatul Wathan Official,” terangnya.