Kunjungan UPT BPSD Surabaya, Bersinergi dengan Diskominfotik NTB Siapkan Digital Talents

Meningkatkan keahlian angkatan kerja muda Indonesia dan Aparatur Sipil Negara (APN) di bidang Komunikasi dan Informatika

MATARAM.lombokjournal.com

Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya (BPSD) Kominfo Surabaya, melakukan kunjungan ke Diskominfotik Provinsi NTB, Kamis (11/02/21).

BPSD selaku Unit Pelayanan Teknis (UPT) Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) kementerian Kominfo Pusat, yang membawahi wilayah kerja Jawa Timur dan NTB,

“Niat kedatangan kami ke Diskominfotik Provinsi NTB ini adalah untuk bersilaturahmi sekaligus bersinergi terkait dengan program pelatihan pengembangan SDM melalui program Digital Talent Scholarship” jelas Eka Handayani selaku Kepala UPT BPSD Kominfo Surabaya kepada Kadis Diskominfotik Provinsi NTB.

Kunjungan Eka Handayani itu terkait kebutuhan digital talents di era Industri 4.0. Untuk menyambut itu, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia menyelenggarakan program beasiswa pelatihan intensif.

Tujunya untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing SDM dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi, sebagai bagian dari program pembangunan prioritas nasional.

Program yang dikenal dengan nama Digital Talent Scholarship (DTS) ini memang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan, keahlian angkatan kerja muda Indonesia dan Aparatur Sipil Negara (APN) di bidang Komunikasi dan Informatika. Sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing di era Industri 4.0.

Program ini ditujukan untuk masyarakat luas yang memang memenuhi syarat, dan para pesertanya tidak dipungut biaya.

Dikutip langsung dari situs resmi DTS, program pelatihan yang ditawarkan adalah sebagai berikut:

  • Vocational School Graduate Academy (VSGA);
  • Fresh Graduate Academy (FGA);
  • Coding Teacher Academy (CTA);
  • Online Academy (OA);
  • Thematic Academy (TA);
  • Regional Development Academy (RDA); dan
  • Digital Entrepreneurship Academy (DEA).

Ada juga Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi TIK Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Kunjungan kali ini merupakan pertama kalinya BPSD Kominfo Surabaya bekerja sama langsung dengan Pemda melalui Diskominfotik Provinsi NTB. Pada tahun – tahun sebelumnya diselenggarakan dengan pihak dari Universitas Mataram.

“Sinergitas kami dengan Pemprov NTB adalah mencari tahu bagaimana kita bisa melantangkan program DTS ini supaya masyarakat tahu dan antusias untuk mengikutinya,” jelas Eka.

Program pelatihan itu sendiri rencananya akan dilaksanakan pada bulan Maret 2021 di Kabupaten Lombok Tengah dan dibuka untuk 60 peserta yang akan terbagi ke 2 kategori pelatihan yaitu, pelatihan berbasis SKKNI sebanyak 40 orang, dan kegiatan entrepreneur sebanyak 20 orang.

Untuk kategori pelatihan berbasis SKKNI, akan ada 4 tema yang diangkat yaitu, programmer, desain grafis, aplikasi perkantoran dan jaringan. Untuk kegiatan ini nantinya akan dibuka 3 kelas pelatihan yang rencananya akan diselenggarakan di Hotel Illira, Lombok Tengah.

Pendaftaran yang rencananya akan dibuka akhir Februari ini akan terbagi menjadi 4 tahapan, tahapan – tahapan tersebut meliputi: pendaftaran secara online, tes substansi online, verifikasi berkas, dan pelatihan.

Berkas – berkas yang perlu dipersiapkan peserta pun tidak begitu banyak, cukup melampirkan KTP dan Ijazah saja. Pendaftaran yang dibuka kali ini dikhususkan untuk masyarakat Lombok Tengah, jadi nantinya yang diutamakan adalah peserta yang berdomisili di Lombok Tengah.

“Insyaallah [kegiatan] itu akan kami selenggarakan di Hotel Illira dengan protokol COVID-19 yang sangat ketat,” tegas Eka terkait dengan penyelenggaraan kegiatan pelatihan secara offline.

Menyikapi kondisi pandemi, kegiatan – kegiatan seperti ini memang dihimbau untuk diselenggarakan secara offline hanya di daerah yang masuk ke dalam kategori zona hijau maupun kuning.

Kebetulan saat ini Kabupaten Lombok Tengah sedang berada di zona kuning yang mendukung kegiatan pelatihan ini untuk diselenggarakan di sana.

Target dari program ini sendiri dari Kominfo pusat di tahun 2021 adalah menghasilkan minimal 100.000 digital talents untuk memenuhi kebutuhan di era Industri 4.0.

Eka menegaskan, dengan meningkatnya SDM yang memiliki basic digital, diharapkan dapat bersama – sama berkontribusi dalam pembangunan NTB yang lebih maju ke depan.

Devano@Diskominfotik




Penyaluran 27 Ribu Al-Qur’an dari Iman Care Malaysia, Diapresiasi Gubernur

Langkah yang dilakukan Iman Care bersama Yayasan Amirul Ummah Indonesia mendatangkan keberkahan bagi daerah dan bangsa Indonesia

MATARAM.Lombokjournal.com

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, bersama Majelis Ulama Indonesia NTB dan Polda NTB, meresmikan penyaluran 27 ribu Al-Qur’an untuk NTB yang merupakan sumbangan dari NGO Iman Care Malaysia bekerjasama dengan Yayasan Amirul Ummah Indonesia, di Gedung Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Selasa (02/02/21).

Gubernur H. Zulkieflimansyah

Dikatakan Gubernur, penyaluran Al Qur’an ini berkat Kolaborasi Yayasan Amirul Ummah Indonesia dengan Iman Care Malaysia, suatu hal yang harus dibanggakan. Putra-putri NTB mampu membangun kolaborasi dengan Malaysia.

“Ini harus terus kita jaga,” ujar gubernur dalam sambutannya.

Bang Zul mengatakan, NTB sebagai daerah destinasi wisata berkolaborasi dengan Malaysia sebagai pengujung tertinggi untuk wisatawan di NTB. Kesinambungan ini diminta tetap dijaga.

Diharapkan ke depan, melalui Yayasan Amirul Ummah Indonesia, NTB juga bisa berkontribusi untuk Iman Care di Malaysia. Kita harus bisa memberikan sesuatu untuk Malaysia sebagai bentuk take and give.

“Jadi kita tidak hanya menerima, tapi kita juga harus bisa memberi,” ujarnya.

Gubernur berharap langkah yang dilakukan Iman Care bersama Yayasan Amirul Ummah Indonesia mendatangkan keberkahan bagi daerah dan bangsa Indonesia.

“Semoga NTB hal ini dapat mendatangkan keberkahan bagi daerah kita khususnya dan Indonesia secara luas, sehingga daerah kita menjadi baldatun toyyibatun warabbun gafur,” tutupnya.

Direktur Amirul Ummah sekaligus mewakili Iman Care, Irfan Ahmad Fauzi dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran Gubernur NTB Zulkieflimansyah.

Amirul Ummah merupakan Yayasan yang bergerak untuk pemenuhan kebutuhan Al-Qur’an untuk Nusantara. Saat ini sudah memberikan Al-qur’an di Palu sebanyak 10 ribu, Gorontalo 30 ribu, Jabar 3 ribu, dan sekarang di NTB 27 ribu.

“Kehadiran kami di sini memberikan amanat dari Iman Care sebuah NGO di Malaysia,” kata Fauzi.

Mereka kerjasama dengan mitra-mitra akan menyebarkan kepada 900 titik, baik kepada Ponpes, Masjid, Musalla dan Surau-surau yang membutuhkan.

Selain itu Amirul Ummah juga sedang membangun Masjid di Lombok Utara pasca gempa 2018.

Rr/BiroAdpim




Pemda KLU Sosialisasikan Perbup Penyelenggaraan PAUD

PAUD bisa diselenggarakan oleh Pemda, dalam hal ini satuan PAUD didirikan oleh desa, masyarakat, perorangan, dan oleh badan hukum

TANJUNG.lombokjournal.com

Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga melakukan sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) nomor 28 tahun 2020, tentang Percepatan Penyelenggaraan Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui Penuntasan Pendidikan Prasekolah Dasar Satu Tahun, yang dilaksanakan di Tanjung hari Jum’at (29/01/21).

Acara tersebut dibuka Asisten I Setda KLU Kawit Sasmita SH, mewakili Bupati Lombok Utara dengan peserta dari berbagai Bunda Pengelola PAUD, para Kades, Camat dan tamu undangan lainnya.

Acara dilanjutkan baluran diskusi kependidikan PAUD yang  dipandu Mazhar MPd, dengan menghadirkan narasumber Konsultan Pendidikan KLU Dr H Muhammad Sukri MHum, Kabag Hukum Setda KLU Suparman SH dan Kasi Kelembagaan  dan Sarpras PPAUD PNF Dikpora KLU Ir Sudiartono SPd.

Dalam pemaparannya Konsultan Pendidikan KLU, Dr H Muhammad Sukri M Hum menyampaikan UU Sisdiknas, nomor 20 tahun 2003, pendidikan adalah usaha sadar terencana mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran.

“Agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara,” kata Dr Sukri.

Dijelaskannya spesifik, PAUD merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun. Dilakukan melalui pemberian stimulan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Sesuai regulasi perundang-undangan, dikatakannya, pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural dan kemajemukan bangsa.

“Sesuai dengan hajatan, sebagaimana ternyatakan dalam kerangka acuan, ada beberapa kedinasan di KLU yang relevan sebagai corong dalam substansi perbup dimaksud, seperti Bappeda, Dukcapil dan BPS,” tandasnya.

Menurut Akademisi Universitas Mataram itu, jika memang sudah ada kurikulumnya, perlu upaya review (penggambaran), reflection (refleksi), revolution (perubahan).

Oleh karena itu, lanjutnya, ada kata “percepatan” tentu kurikulumnya menyesuaikan untuk akselerasi dari bunyi regulasi.

Pada kesempatan itu, dirinya memberi masukan dan saran seyogianya bersinergi dengan stakeholders kependidikan bersinergi dengan OPD terkait, utamanya ligatur kependidikan, agar tujuan pembentukan PAUD bisa optimal.

“Apa yang ternyatakan dalam poin slide ini semata-mata sumbang pendapat. Pendapat tersebut tidak lain adalah hasil kolaborasi antara pengalaman sebagai pendamping di BP-PAUDNI Regional V Mataram dan referensi yang relevan untuk optimalnya kurikulum PAUD,”  katanya.

Kabag Hukum Setda KLU Suparman SH menguraikan kerangka acuan dan latar belakang dibuatnya Perbup nomor 8 tahun 2020 serta tujuannya, tugas dan tanggung jawab, tata cara pelaksanaan, monitoring, evaluasi, pembinaan dan pengawasan serta hasil yang diharapkan dengan terbitnya Perbup tersebut.

“Perbup ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan (telah berlaku). Agar setiap orang yang mengetahui memerintahkan pengundangan Perbup dengan penempatannya dalam berita daerah KLU,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Kasi Kelembagaan  dan Sarpras PPAUD PNF Dikpora KLU, Ir Sudiartono SPd dalam materinya berjudul Pelayanan Pendidikan Anak Usia Dini menyatakan terbitnya Perbup nomor 28 tahun 2020, lantaran terusan dari amanat UU nomor 20 tahun 2003.

“Dalam Undang-Undang tersebut, ditegaskan bahwa anak usia 0-6 tahun dapat mengikuti pembelajaran mengikuti pendidikan prasekolah. Setelah berusia 6 tahun, terutama usia 7 tahun baru mengikuti pendidikan jenjang dasar,” tuturnya.

Hal lain menurutnya adalah pelayanan. Salah satunya pelayanan dasar pendidikan yaitu pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan kesetaraan, termaktub pula dalam PP  nomor 2 tahun 2018.

PAUD bisa diselenggarakan oleh Pemda, dalam hal ini satuan PAUD didirikan oleh desa, masyarakat, perorangan, dan oleh badan hukum.

Pada lain pihak, salah seorang peserta sosialisasi, Zubaedah SPd ketika diwawancarai mengatakan kegiatan sosialisasi Perbup yang diselenggarakan Dikpora KLU bermanfaat sekali bagi dirinya dan terutama pengelola PAUD.

Menurutnya, melalui kegiatan sosialisasi dapat melihat jangkauan capaian PAUD dan aturannya.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi dialog, sembari mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

sas




13 Civitas  Akademika Terpapar Covid -19, Unram Berlakukan Lockdown  

Lockdown diberlakukan selama kurang lebih hingga 12 hari ke depan

MATARAM.lombokjournal.com

Sebanyak 13 Civitas Akademika UnIversitas Mataram positif terpapar Covid -19, Rektor Universitas Mataram (Unram) memberlakukan aturan lockdown.

Kebijakan lockdown itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan Universitas Mataram ( Unram) mulai.

Wakil Rektor Bidang Keuangan Universitas Mataram, Dr. Kurniawan SH, M. Hum  mengatakan, lockdown mulai diberlakukan  tanggal 19 hingga 30 Januari 2021 di lingkungan Universitas.

“Kebijakan lockdown diberlakukan selama kurang lebih hingga 12 hari ke depan. Namun, bagi civitas akademika/karyawan yang terpaksa harus datang ke kampus diberlakukan aturan yang ketat agar aturan yang diberlakukan dapat berjalan dengan baik yakni dilakukan dulu pengecekan di pos Satpam,” kata Kurniawan, Kamis (21/01/21).

Ia mengatakan, bila proses lockdown selama 12 hari ini dirasa kurang, maka pihaknya terus melakukan Evaluasi.

“Bisa saja nanti lockdownnya diperpanjang, kita juga belum tahu, ya kita lihat ke depannya aja nanti,”ujarnya.

Menurutnya  ke-13 orang yang dilaporkan terpapar Covid saat ini dalam keadaan baik.

“Mereka dalam kondisi baik, sekarang masih isolasi mandiri ada yang dirumah dan di wisma kampus II Unram yang terletak di daerah Seganteng. Kita masih tetap melakukan tracing kontak juga untuk memastikan tidak akan ada tambahan lagi,” jelasnya.

Aya




Audensi Dewan Masjid Indonesia, Gubernur Sarankan Buat Program yang Milenial

MATARAM.lombokjournal.com

Dewan Masjid Indonesia (DMI) wilayah NTB melakukan audensi dengan Gubernur  NTB, Dr. H Zulkieflimansyah, memperkenalkan rencana program DMI seperti PAUD Percontohan dan Ekonomi Syariah berbasis masjid di NTB, di ruang kerjanya, Selasa (19/01/21).

Dalam kesempatan tersebut Gubernur menyambut baik rencana program DMI wilayah NTB terkait PAUD Percontohan dan melanjutkan ekonomi syariah berbasis masjid tersebut.

Gubernur menyarankan agar DMI nantinya bisa membuat program yang milenial agar menarik remaja untuk berdatangan ke masjid. Salah satu contoh program yang milenial seperti memberikan layanan free WiFi di tiap masjid.

“Sudah saatnya Dewan Masjid memiliki program yang milenial, sehingga anak muda bisa mengikuti atau tertarik berdatangan ke masjid,” saran Gubernur.

Salah seorang pengurus DMI Wilayah NTB periode 2021-2025 menuturkan, beberapa program ke depan, terutama PAUD Percontohan akan menjadi program yang akan diperkenalkan pada saat pelantikan pengurus baru yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Nantinya akan kita perkenalkan saat pelantikan pengurus DMI,” ujarnya.

Di akhir pertemuan, Gubernur berharap agar Pemprov NTB bisa terus bersinergi dengan DMI NTB.

Rr/BiroAdpim




Pemprov Siap Fasilitasi Program Pembelajaran Inklusi

MATARAM.lombokjournal.com

Pemerintah Provinsi NTB siap memfasilitasi kolaborasi strategis dan sinergi berbagai program pembelajaran inklusi untuk mewujudkan misi NTB Sehat dan Cerdas.

Melalui Komite Pengarah Provinsi NTB akan memfasilitasi berbagai pemangku kepentingan potensial, baik antar OPD maupun pihak potensial lainnya seperti LPTK, NGO/LSM, Ormas, sektor usaha dan industri terkait pembelajaran inklusi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., saat membuka acara Pertemuan Komite Pengarah Program INOVASI Provinsi NTB melalui video conference, di Pendopo Wagub, Selasa (12/01/21).

“Dukungan kami untuk peningkatan kompetensi guru sebagai faktor kunci dalam pelaksanaan pembelajaran bermutu, peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan inklusif, dan hal-hal lainnya yang dapat mendukung terwujudnya NTB yang sehat dan cerdas,” jelas Ummi Rohmi Sapaan akrab Wagub.

Wagub menyampaikannya, dalam kegiatan yang bertema “Mewujudkan Pendidikan Inklusif di NTB: Membangun Kecakapan Dasar Kelompok Siswa SD/MI” dengan kesulitan belajar terberat tersebut.

Ummi Rohmi menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Australia atas kemitraan dan dukungan terhadap pembangunan di NTB melalui berbagai bantuan program, khususnya pembangunan dalam bidang pendidikan.

“Kepercayaan Pemerintah Australia untuk melanjutkan program INOVASI Fase II di NTB akan kami manfaatkan secara maksimal agar dapat menjangkau sasaran yang lebih luas dan memberi dampak manfaat yang lebih besar bagi semua anak di NTB,” ungkapnya.

Wakil Gubernur perempuan pertama di NTB tersebut juga mengungkapkan apresiasinya kepada Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Kementerian Agama Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Kota, berbagai LPTK dan NGO yang bergerak memajukan pendidikan di NTB.

Ummi Rohmi juga menyampaikan apresiasinya atas kemitraan INOVASI dengan Nahdlatul Wathan. Program INOVASI Fase II ini diharapkan akan menjangkau lebih banyak sekolah/madrasah di NTB.

“Kami berharap kemitraan ini menjadi pintu masuk untuk membangun kemitraan yang lebih luas dengan berbagai pihak di Kabupaten Lombok Timur sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar dengan jumlah sekolah/madrasah terbanyak di NTB,” harapnya.

Daniel Woods, Konselor Pembangunan Manusia di Kedutaan Besar Australia di Jakarta, mengungkapkan Pemerintah Australia telah menjalin serta memelihara kemitraan yang baik dan produktif dengan NTB selama beberapa tahun.

Melalui berbagai program pembangunan, khususnya pada bidang pendidikan, peningkatan yang signifikan dalam keterampilan literasi dan numerasi dasar siswa kelas awal berhasil diraih.

“Perkembangan dan pencapaian pada tahap awal Fase II ini memberi banyak harapan. Bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama dan Bappenas, DFAT berkomitmen untuk terus bekerjasama dengan NTB dalam meningkatkan hasil belajar siswa khususnya dibidang literasi, numerasi, dan pendidikan karakter melalui INOVASI Fase II,” jelas Daniel Woods.

Program INOVASI sendiri fokus pada jenjang pendidikan dasar sebagai pondasi untuk jenjang pendidikan selanjutnya. Fokus program ini adalah untuk mencari solusi yang relevan dan sesuai dengan tantangan pembelajaran yang ada di daerah masing-masing dan meningkatkan kemampuan literasi serta numerasi anak sekolah dasar.

Bentuk dukungan INOVASI yang telah diberikan seleama ini, di antaranya mendukung pengembangan kebijakan pada sektor pendidikan baik secara umum maupun inklusi.

Mendukung Pemerintah dan Mitra Pemerintah untuk merintis dan menguji coba gagasan dan pendekatan baru. Menyediakan konsultasi saran dan dukungan teknis. Dan mengkomunikasikan hasil program serta berbagai pengetahuan dan praktik baik.

Serta membina hubungan dan kerja sama antar institusi serta membangun kemitraan dan koalisi serta melaksanakan kajian analisis yang responsive.

Acara tersebut juga diikuti oleh Konselor Bidang Pembangunan Manusia, Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia /Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Sekretaris Daerah Provinsi NTB.

Juga diikuti Bupati Bima, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara dan Sumbawa beserta jajarannya serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTB, Kepala BAPPEDA & Litbang Provinsi NTB, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB, Ketua PWNW Provinsi NTB, dan Dekan FKIP UNRAM.

@DiskominfotikNTB

 




Beasiswa Ke Sudan, Diharapkan Jadi Pribadi Unggul

Beasiswa dari LAZ Dasi NTB, penerimanya diharapkan menghadirkan keberkahan bukan hanya untuk NTB, tapi juga untuk Republik Indonesia

MATARAM.lombokjournal.com

“Jangan jadikan Sudan sebagai terminal akhir, tapi jadikan Sudan sebagai pintu masuk untuk mengenal bumi Allah yang lain, yang lebih luas,” pesan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah.

Motivasi itu disampaikan Gubernur saat membuka pembekalan calon mahasiswa International University of Afrika (IUA) Sudan, melalui aplikasi Zoom pada Kamis, (31/12/20) di Pendopo Gubernur NTB.

Penerima Beasiswa ke Sudan,mendapat pembekalan dari Gubernur NTB melalui aplikasi Zoom
Penerima Beasiswa ke Sudan,mendapat pembekalan dari Gubernur NTB melalui aplikasi Zoom

Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul itu berharap, agar para penerima beasiswa LAZ Dasi NTB ini nantinya memiliki pemikiran besar yang akan memberi manfaat bagi masyarakat.

Pengalaman yang diperoleh di Sudan harus dijadikan modal untuk menembak belahan dunia yang lain, yang jauh lebih menantang.

Bang Zul  berpesan, agar para penerima beasiswa memanfaatkan kesempatan berharga tersebut dengan baik.

“Tidak Semua orang punya kesempatan untuk studi ke luar daerah, apalagi ini keluar negeri, karena itu bersyukurlah dan gunakanlah waktu sebaik-baiknya,” ujarnya

Diharapkan,  para pemuda penerima beasiswa ini dapat sukses menjadi pribadi-pribadi unggul yang akan menghadirkan keberkahan, bukan hanya untuk NTB, tapi juga untuk Republik Indonesia.

Kepada LAZ Dasi NTB, Gubernur mengucapkan selamat atas apa yang diraih selama ini.

“Selamat kepada LAZ Dasi NTB, terus ditunggu kiprahnya untuk kejayaan NTB, juga Indonesia, bahkan dunia,”  kata Bang Zul di akahir sambutannya.

Direktur LAZ Dasi NTB, Tarsito menjelaskan, beasiswa ini merupakan salah satu program unggulan LAZ Dasi NTB, yakni Bina Insan Cerdas yang mana senantiasa mewujudkan program-program terkait dengan pendidikan.

“Agar anak-anak NTB menjadi anak kebanggaan, dengan kemampuan-kemampuan keilmuan yang ada,” ujarnya.

Sebanyak 15 pemuda/pemudi NTB yang akan menuntut ilmu di Sudan dan akan berangkat pada bulan Februari 2021 mendatang.

“Harapan kami, bahwa tahun depan kita bisa memberangkatkan lebih banyak lagi, sesuai dengan target mungkin 20 orang anak,” ujarnya.

LAZ Dasi NTB mengucapkan rasa terimakasihnya atas dukungan dan bantuan Pemerintah Provinsi dalam mewujudkan beasiswa tersebut.

Acara yang berlangsung secara virtual itu, diikuti pula oleh Kepala Dinas Perindustrian NTB dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB.

Rr/HmsNTB




Wisuda ke-XXXI, UNW Mataram Berkomitmen Berkhidmat untuk Negeri

UNW Mataram membuktikan mampu menjadi PTS yang siap sebagai Institusi yang mengabdi dan berkhidmat untuk kemajuan Bangsa dan Negara

MATARAM.lombokjournal.com

Universitas Nadlatul Wathan (UNW) Mataram menggelar wisuda sarjana strata satu dan program diploma tiga yang ke XXXI dengan jumlah 456 peserta di Ballroom Hotel Grandlegi Mataram, Rabu (23/12/20).

Dr. TGH. Lalu M. Abdul Muhyi Abidin MA

Rektor UNW Mataram, Dr. TGH. Lalu M. Abdul Muhyi Abidinn MA mengucapkan selamat kepada seluruh peserta wisuda atas penyelesaian studinya di UNW Mataram.

“Akhirnya, hari ini merupakan Momentum yang sangat dinantikan oleh seluruh Mahasiswa, kami ucapkan selamat kepada adik-adik peserta Wisuda atas telah dinyatakan lulus sebagai Penyandang Gelar Sarjana di Universitas Nahdlatul Wathan Mataram,” ungkapnya

Ucapan terimakasihnya juga disampaikan kepada seluruh Civitas Akademika dan seluruh jajaran Panitia yang telah bekerja secara ikhlas hingga terlaksananya kegiatan Rapat Senat Tebuka yang ke XXXI tersebut.

“Terimakasih dan selamat kepada seluruh dosen dan karyawan UNW Mataram atas komitmen dalam melaksanakan tugas secara ikhlas, yakin dan Istiqomah dalam  mendidik, membimbing serta melayani mahasiswa hingga menyelsaikan studinya semua itu demi kemajuan organisasi dalam bidang Pendidikan dan kepada seluruh Jajaran kepanitiaan yang telah menyukseskan kegiatan ini, insyallah semoga bakti semua pihak tercatat sebagai amal jariah,” ucapnya

TGH. Muhyi juga mengungkap, pekan Lalu UNW Mataram telah berhasil meraih predikat ke III untuk Kategori Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan Perolehan hibah penelitian dan pengabdian masyararakat terbanyak tahun 2020 dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII.

Menurutnya, dengan Raihan Predikat tersebut, UNW Mataram telah membuktikan diri mampu menjadi PTS yang siap dan Siaga mengabdikan diri sebagai Institusi yang mengabdi dan berkhidmat untuk kemajuan Bangsa dan Negara.

“Alhamdulillah UNW Mataram telah berhasil meraih predikat III untuk PTS penerima Hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2020” ungkapanya

Selain itu, saat ini UNW Mataram telah mempunyai sebanyak 9 Orang Kandidat Doktor yang akan menyelesaikan studinya diberbagai Perguruan tinggi baik di Luar Maupun dalam Negeri, karena itu UNW Mataram akan menambahkan Program Si S1 Kesehatan, Profesi dan Pasca Sarjana Sosial.

“Saat ini UNW Mataram sedang menyiapkan berkas untuk penambahan Prodi S1 Kesehatan, Profesi dan Pasca Sarjana Sosial karena saat ini sebanyak 9 kandidat Doktor UNW Mataram sedang berjuang menyelesaikan Studinya” Paparnya

Menutup Pidatonya, TGH. Muhyi juga menitipkan pesan kepada Seluruh peserta Wisuda untuk Para Orang Tua dan Wali Mereka yang Saat ini tidak bisa mendampingi secara Langsung Prosesi Wisuda kali ini terkait Pandemi Covid-19, Namun ia meyakinkan Seluruh peserta Wisuda Bahwa UNW Mataram merupakan Kampus tempat bernaungnya Keberkahan Ilmu, karena Berkah dari Pendiri UNW yang merupakan Seorang Ulama Tersohor di Tanah Air bahkan Dunia.

‘’ Menuntut Ilmu di UNW Mataram adalah keberkahan, inysallah biiznillah semua barokah ilmunya dan Hidupnya, sebagaimana yang kita ketahui Bahwa Pendiri dari UNW adalah seorang Ulama tersohor di Tanah Air bahkan dunia, juga merupakan Pahlawan Nasional Asal NTB yang telah menjadi Milik semua Masyarakat di Tanah Air tercinta, Sampaikan Salam permohonan Kami kepada para Orang Tua dan Wali adik-adik Sekalian terkait Kendala Pandemi ini sehingga tidak bisa menemani keberlangsungan Acara Wisuda kali ini, harapan kami teruslah berbakti kepada Orang Tua, Agama, Negara dan Bangsa dimanapun Kalian Berada,’’ harapnya

Sementara Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII Prof. Nengah Dasi Astawa dalam Sambutannya melalu Sambungan virtual mengucapkan Selamat kepada Seluruh peserta Wisuda dan Sivitas akademika UNW Mataram atas terlaksananya Wisuda ke XXXI .

“Prosesi Wisuda yang dilaksanakan hari ini telah membuktikan UNW Mataram sebagai Perguruan Tinggi yang mampu terus berjalan di tengah Pandemi Covid-19,” ungkapnya

Nengah Juga Mengingatkan untuk Peserta Wisuda agar terus berupaya untuk survive dan Kreatif ditengah Perkembangan dan tantangan Zaman yang berubah begitu Cepat.

“Pesan saya jangan pernah takut, hari ini telah mengantarkan kalian untuk dua Hal yakni menrima pekerjaan atau menciptakan pekerjaan, teruslah berkarya dan berkontribusi, jika tidak dapat pekerjaan Ciptakanlah Pekerjaan,” cetusnya

Dalam kesempatan Rapat Senat Terbuka tersebut, hadir Pula secara Virtul, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan, Raden Tuan Guru Bajang Kyai H. Lalu Gede M. Zainuddin Atsani. Dalam sambutannya Ketum PBNW turut mengucapkan Selamat kepada seluruh peserta Wisuda UNW Mataram yang ke XXXI.

“Selamat kepada seluruh Mahasiswa yang telah dinyatakan Lulus, selepas ini kembalilah mengabdikan diri kepada Masyarakat sesuai pesan dan Ketauladan dari Pendiri UNW Mataram Ninikda Maulanasyaikh TGKH M. Zainuddin Abdul Madjid,” ungkapanya

Ketum PBNW juga mengingatkan kepada semua Hadirin untuk meletakkan Akhlak menjadi Pondasi dalam melakukan suatu tindakan, karena menurutnya Semua tindakan tanpa Akhlak tidak akan berguna.

“Sehebat apapun jika tidak didasari dengan akhlak yang baik tidak ada artinya. UNW Mataram ini mengajarkan akhlak yang baik untuk itu mari tebarkan kabaikan di masyarakat” lanjutnya

Di sisi lain, Peserta Wisuda M. Khairul Fatihin, meyakini, UNW Mataram merupakan Kampus yang berbeda dari yang lainnya, menurutnya, selama ia mengenyam pendidikan di UNW Mataram Banyak Hal yang berbeda dari Perguruan Tinggi lainnya.

“saya mempunyai keyakinan siapapun yang menuntut ilmu di UNW Mataram maka dia mendapatkan keberkahan. inilah kesan saya pertama masuk di UNW Mataram, belajar di UNW Mataram sesungguhnya tersambungnya mata rantai keilmuan sampai Rasulullah SAW, Saya berharap UNW Mataram menjadi universitas  yang unggul sesuai dengan harapan kita bersama,’’ ucapnya

Fatihin juga merasa bangga telah Lulus di Perguruan Tinggi yang didirikan oleh Ulama Masyhur sekaligus Pahlwan Nasional dari NTB. Almaghfurlah Maulanasyaikh TGKH M. Zainuddin Abdul Madjid.

“Tentu saya merasa bangga telah diwisudakan dikampus yang penuh keberkahan, dikampus yang didirikan oleh Pahlawan Nasional, Ulama besar” tandasnya

Wisuda kali ini juga dirangkaikan dengan Penyerahan Penghargaan kepada Ketua Yayasan Pendidikan Darul Mujahidin Nahdlatul Wathan” Umi Hj. Sitti Raihanun Zainuddin Abdul Madjid yang telah berjuang sepenuh Ikhlas memperjuangkan Cita-cita dari Ayahandanya TGKH M Zainuddin Abdul Madjid selaku pendiri UNW Mataram dalam meningkatkan Mutu pendidikan untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa dan Negara.

Me (*)




HUT ke-62 NTB, Wagub Berikan Apresiasi Guru Inovatif dan Kreatif

MATARAM.lombokjournal.com —

Dalam rangka menyambut perayaan hari ulang tahun (HUT) ke 62 Provinsi NTB, hari Kamis, 17 Desember 2020, Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, memberikan apresiasi kepada guru inovatif dan kreatif di NTB. Pemberian apresiasi berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB, Rabu (16/12/20).

Dalam kegiatan itu Wagub didampingi Kepala Dikbud Provinsi NTB, Dr. H. Aidy Furqan,

Selain penyerahan apresiasi kepada guru inovatif dan kreatif, juga dilakukan serah terima hasil pekerjaan dana alokasi khusus (DAK) fisik/nonfisik dan penyerahan beasiswa luar dan dalam negeri tahun 2020.

Wagub mengatakan, pemberian apresiasi ini menunjukkan komitmen yang kuat dari pemerintah  terhadap peningkatan kualitas pendidikan di NTB.

Wagub mengingatkan, agar pembangunan infrastruktur pendidikan harus selalu sejalan dengan pembangunan Sumber Daya Manusia.

“Kalau kita bangun infrastruktur tanpa membangun SDM maka akan sia-sia,” ujarnya.

Ke depan, Wagub meyakini, universitas-universitas di NTB akan terus berbenah dan meningkatkan kualitasnya.

Begitu juga dengan SMA/SMK, agar terus melakukan inovasi dan menghasilkan temuan-temuan yang luar biasa.

Ia berharap, hasil karya-karya luar biasa ini harus terus kita keluarkan, untuk meningkatkan kepercayaan diri kita, sehingga mampu bersaing dengan negara lain.

“Percaya diri sebagai modal kita untuk bersaing dengan negara lain,” ujarnya.

Wagub mengajak semua pihak, jangan membesar-besarkan kekurangan, namun sesungguhnya prestasi, inovasi dan hasil karya inilah yang harus dibesarkan.

Ditekankan, dalam melakukan pembangunan pendidikan jangan hanya terpaku pada fisik, dengan sarana prasarana yang mewah, namun kualitas SDMnya rendah.

“Pembangunan sarana fisik harus sejalan dengan peningakatan kualitas SDM,” pintanya.

Wagub juga selalu mengingatkan agar dalam setiap kegiatan selalu menerapkan protokol kesehatan. Karena dengan penerapan prokes di setiap aktivitas sehari-hari kita akan membuat kita bisa produktif di masa pandemi saat ini.

“Mudah-mudahan semua ini cepat  berlalu, dan ini kuncinya adalah kedisiplinan kita semua. Selamat HUT NTB ke-62, terimakasih atas kontribusi seluruh pihak atas pembangunan di NTB,” tutupnya.

Kepala Dikbud Provinsi NTB, dalam laporannya mengatakan, pemberian apresiasi kepada guru inovatif dan kreatif di NTB, merupakan hadiah di ulang tahun NTB ke-62.

Apresiasi guru inovatif dan kreatif bidang teknologi, sebanyak 17 temuan teknologi tempat guna yang dihasilkan SMK di NTB. Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada guru dan Kepala sekolah dengan hasil karya berupa penulis buku.

“Guru berprestasi yang kreatif dan inovatif ini kita harapkan kedepan, bisa menjadi fasilitator bagi guru-guru lain di NTB,” ujarnya.

Dijelaskan, selain pemberian apresiasi kepada guru inovatif dan kreatif, juga dilakukan serah terima hasil pekerjaan dana alokasi khusus (DAK) fisik/nonfisik dan penyerahan beasiswa luar negeri dan dalam negeri tahun 2020.

“Total serapan beasiswa NTB sampai dengan tahun 2020 sebanyak 1.371 orang. Dengan rincian sebanyak 551 orang untuk beasiswa luar negeri, Beasiswa Miskin Berprestasi sebanya 330 orang dan Beasiswa Stimulan sebanyak 490 orang,” jelasnya.

Rr/HmsNTB




NTB Dapat Jatah 5 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Semua Jenjang

Saat ini NTB masih kekurangan guru produktif, saat jumlahnya masih sebesar 1.400 orang terdiri dari ahli mesin, ahli tanah ahli boga dan lain sebagainyan

MATARAM.lombokjournal.com

Pemerintah Provinsi NTB tahun 2021 akan mendapatkan jatah lima ribu Pegawai Pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

Peserta P3K yang sudah terbit SK-nya tahap satu dan dua jumlahnya  sebanyak 2.555 orang, untuk tahap ketiga jumlahnya sekitar 1.200 orang, yang diharapkan bisa memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di NTB

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB,  Aidy Furqon dI Mataram, Senin (14/12/20).

Aidy  menyebutkan,  Pemerintah Pusat memberikan jatah P3K Provinsi NTB untuk semua jenjang sebanyak lima ribu orang. Kabar ini sekaligus akan menjadi angin segar bagi para tenaga guru honorer untuk mendapatkan gaji atau upah yang layak.

Sebelum difasilitasi oleh Pemerintah Pusat, pihak Dikbud NTB tetap menerbitkan SK Penugasan oleh Gubernur kepada Guru Honorer yang sudah diumumkan pada tanggal 17 Desember mendatang, yakni sekitar 1.200 orang yang sudah memenuhi standar dari tiga ribu lebih peserta yang terdaftar.

Dikbud NTB tidak memungkiri, saat ini NTB masih kekurangan guru produktif. Berdasarkan data yang dimiliki saat ini, NTB memiliki guru produktif sebesar 1.400 orang terdiri dari ahli mesin, ahli tanah ahli boga dan lain sebagainya.

Sedangkan guru SLB termasuk SLB yang paling banyak dimiliki saat ini, yaitu guru umum seperti guru Matematika, PKN  dan Bahasa.

“Melalui SK gubernur yang sudah terbit ini, nantinya akan memberikan ruang kepada para guru yang sudah terdaftar di didata pokok Pendidikan. Dengan demikian berhak untuk ikut pelatihan peningkatan kompetensi guru dan telah memiliki sertifikat pendidik  artinya memiliki hak atas tunjangan sertifikasi yang besaranya satu kali gaji,” jelas Aidy.

Aya