SMK Gemilang Karya, Tingkatkan Kualitas Sekolah Kejuruan

MATARAM.lombokjournal.com

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Nusa Tenggara Barat (NTB) terus melakukan inovasi, salah satunya adalah mewujudkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Gemilang Karya. Sekolah tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas SMK di NTB dalam mewujudkan Project Based dan Production Based Learning (PBPBL).

DR. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Dinas Dikbud NTB Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd, M.Pd di hadapan Wagub NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah pada pertemuan dengan pejabat struktural Dikbud NTB di Pendopo Wagub NTB, Kamis (3/6/2021).

Pada kesempatan tersebut Aidy Furqan menyampaikan arah kebijakan pendidikan NTB tahun 2018-2023, yakni mewujudkan layanan pendidikan yang berkeadilan, meningkatkan mutu dan daya saing pendidikan, serta meningkatkan keterlibatan masyarakat.

Aidy Furqan juga memaparkan berbagai rencana kerja Dikbud NTB tahun 2021. Di antaranya, bidang Pembinaan SMK yakni; Re-Engineering SMK (Revitalisasi & Refocussing Core SMK), SMK BLUD (LSP, Gerai SMK, AISLAH, SMK Expo) Teaching Factory & STEM (Science Techology Engineering & Mathematics), Kelas Industri (Guru Tamu, Kelas Dunia Kerja, Kelas Wirausaha, Bursa Kerja Khusus (BKK) Online , Edu Wisata STIPARK NTB, SMK Pusat Keunggulan Daerah dan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

Pada Bidang Pembinaan SMA yaitu, SMA Terbuka Vokasi, SMA SKS SMA Berinovasi, Literasi Digital, Sister School, Jambore Prestasi, Sekolah Penggerak, Edu Wisata SMA dan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

Di tahun 2021, ini, Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan merencanakan adanya Guru Kunjung, Guru Tamu Guru Penggerak, Guru Lalu Lintas, Peningkatan Kompetensi, Gerakan Ayo Bercita-Cita, Sekolah Zona Integritas – Wilayah Bebas Korupsi (Sekolah ZI-WBK).

Sedangkan untuk rencana kerja Bidang Pembinaan PK-PLK adalah, Vokasi Literasi SLB, Aksi Ceria SLB, Pusat Layanan Autis .

BACA JUGAWagub NTB Minta Pendamping Desa Memutahirkan Data Kemiskinan

Sementara itu, Asisten I Setda Prov NTB, Dra. Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih, M.Si, kepada Wagub menambahkan bahwa untuk bidang kebudayaan memiliki rencana kerja.

Di antaranya, Wisata Belajar, GEMAR GATRA (Olahraga Tradisional, Permainan Rakyat), Desa Pemajuan Kebudayaan, Gelar Budaya NTB Gemilang – Kompetisi Pojok Ekspresi, Sahabat Museum, Budaya Literasi, Sekolah Filologika (Museum NTB), Aplikasi MUSELOG (Museum LOG), Taman Budaya Menyapa, Sekolah Olah Seni (Taman Budaya), Politik Edukasi, Seragam Sekolah Bernuansa Lokal.

BACA JUGA: Gubernur NTB Siap Berikan Beasiswa Atlet Berprestasi

Sedangkan untuk rencana kerja Balai Pengembangan Teknologi Pendidikan (BPTP) Provinsi NTB di antaranya, PPDB Online, Optimalisasi Portal Web Dikbud, E-Office, Pelatihan Media untuk siswa, Penguatan SDM bidang PPID, Publikasi Kegiatan Unggulan Sekolah, Literasi Digital, Portal Informasi Sekolah, Diseminasi akun domain belajar.id, Pemanfaatan Sistem Tata Naskah Dinas dan Bahan Ajar Digital.

diskominfotikntb




Wakil Gubernur NTB: Literasi Kunci Pengembangan SDM

lombokjournal.com

JAKARTA : Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Siti Rohmi Djalilah mengatakan, literasi merupakan kunci pengembangan sumbedaya manusia.

Ummi Rohmi mengatakan itu saat kunjungan kerja di Perpustakaan Nasional RI, Rabu (02/06/21), atas prakarsa Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB.

Menurut Julmansyah, S. Hut., MAP, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Prov NTB, ini merupakan upaya di tengah terbatasnya anggaran.

Pihak Kabupaten/kota di NTB menyampaikan usulan kegiatan DAK 2022 maupun Dana Dekosentrasi, termasuk pengembangan transformasi Perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Ummi Rohmi memimpin rombongan yang terdiri dari Bupati Lombok Barat, Wakil Bupati Sumbawa, Kadis Perpustkaan dan Kearsipan NTB, Asisten III Lombok Barat dan Kadis Perpustakaan Kearsipan Lombok Barat, melakukan audiensi dengan Kepala Perpustakaan Nasional dan para deputi.

BACA JUGA:

Beasiswa NTB Juga Untuk Penggiat NGO 

Pihak Perpustakaan Nasional menyambut baik kedatangan Wakil Gubernur dan para Bupati/Wakil Bupati.

Kepala Perpustakaan Nasional, Muhammad Syarif Bando mengatakan, literasi bukan hanya soal baca tulia tapi lebih dari itu. Perlu keberpihakan di sisi hulu yakni perpustakaan.

Syarif Bando mengatakan, rasio buku dengan jumlah penduduk Indonesia 0,09, dimana 1 buah buku direbut oleh 90 orang pembaca. Belum lagi masih terbatasnya sarana prasarana perpustakaan.

BACA JUGA:

Wabup Danny Karter Melepasliarkan Puluhan Anak Penyu

Di akhir acara, Perpustakaan Nasional menyerahkan mobil perpustakaan keliling sebagai apresiasi pada NTB, yang diterima Wakil Gubernur NTB.

Rr




Beri Perhatian Saat Anak Pegang Handphone

Jaka Prawira Dirja, mahasiswa Prodi Ilmu Administrasi Publik, Universitas Muhammadiyah Mataram

lombokjournal.com

Di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, penggunaan handphone  di kalangan perlajar dan mahasiswa tidak dapat dihindari. Mulai dari anak di bawah 10 tahun pun sudah memiliki handphone atau HP atau tepon genggam, setidaknya ia mulai diberi keleluasaan pegang pernangkat komunikasi itu.

Sebab bagi pelajar maupun mahasiswa di awal tahun 2021, semua proses pembelajaran dilakukan secara daring.

Penggunaan telpon genggam dalam waktu yang lama dapat membuat mata menjadi sakit. Apalagi bila digunakan selama berjam-jam. Bukankah anak-anak di masa sekarang sering sekali menggunakan telpon dalam jangka waktu yang cukup lama.

BACA JUGA:

Media Sosial Pengaruhi Perilaku Remaja

Karena beragam alasan, biasanya orang tua pun tidak menegur. Justru (biasanya) membiarkan anaknya menggunakan alat komunikasi itu hampir tanpa batas waktu. Padahal, kalau anak-anak semakin diberi kebebasan seperti itu, maka anak-anak semakin tergantung dan dikendalikan oleh telpon genggam.

Orang tuanya juga membiarkan anaknya fokus dengan HP-nya, alasannya karena anaknya lebih diam di rumah dan tidak keluyuran. Padahal sebenarnya itu akan membahayakan dan juga dapat menyebabkan anaknya jadi kurang bergaul. Dan cenderung apatis alias kurang menjalin komunikasi dengan masyarakat di sekitarnya. Ini merupakan tanda-tanda seorang anak yang kecanduan.

Kecanduan terhadap telpon dapat mempengaruhi pola makan dan juga pola pikir anak. Tanda-tanda yang jelas, anak-anak jadi kurang nafsu makan (bahkan bisa jadi kurang tidur) karena terlalu fokus dengan HP-nya. Kita pun bisa langsung merasakan bahwa memandang layar HP yang berlebihan bisa menyebabkan terganggunya saraf mata dan otak. Karena jam tidur terganggu dan juga mata kurang istirahat.

Ada beberapa kasus, berlama-lama fokus dengan HP menyebabkan gangguan jiwa hingga kebutaan anak-anak di bawah umur. Sebagian besar orang sebenarnya sudah mengetahui, HP yang diberikan pada anaknya hanya sedikit waktu yang digunakan untuk menyelesaikan tugas-tugas dari sekolah. Justru waktu yang lama digunakan untuk bermain game online dan yang lainnya.

Disini peran orang tua sangat penting dan dibutuhkan dalam mengawasi dan juga mengamati kegiatan anaknya saat bermain telpon. Apakah mereka hanya membuka situs belajar atau yang lainnya.

BACA JUGA:

Pengurus IKA Unram Luar NTB Keluar Barisan

Tetapi seringkali (karena berbagai alas an, orang tua suka lalai. Sehingga terjadilah hal-hal yang tidak diinginkan.

Untuk penanganannya menurut saya pribadi, harus ada perhatian dan memberi batas waktu bermain HP anaknya. Kesadaran dini dari orang tua diperlukan, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan menimpah anak-anak yang kita cintai.***

 

 




Media Sosial Pengaruhi Perilaku Remaja

Yudis Dwi Prayuda, mahasiswa Prodi Ilmu Administrasi Publik, Universitas Muhammadiyah Mataram

lombokjournal.com

Teknologi komunikasi makin maju, dan berbarengan dengan itu (tidak dipungkiri) manusia makin membutuhkan hadirnya internet dalam kehidupan sehari-hari.

Saat ini kebutuhan akan jaringan internet makin dibutuhkan manusia, baik dalam kegiatan sosialisasi, pendidikan, kegiatan bisnis dan sebagainya.

Tentu saja, kesempatan ini menjadi peluang bisnis yang langsung disambut dengan gesit oleh vendor smartphone (telpon pintar) serta tablet murah yang sangat mudah dijumpai dan menjadi trend. Mari kita perhatikan, sekarang ini (hampir) semua orang memiliki smartphone, dan dengan demikian manusia makin membutuhkan jaringan internet.

BACA JUGA:

Beri Perhatian Anak Saat Pegang Handphone

Dan hadirnya smartphone maka media sosial pun ikut berkembang pesat.

Media sosial merupakan situs di mana seseorang dapat membuat web page pribadi, dan terhubung dengan setiap orang yang tergabung dalam media sosial yang sama, untuk berbagi informasi dan melakukan komunikasi.

Jika media konvensional menggunakan media cetak dan media broadcast, maka media sosial menggunakan internet.

Media sosial mengajak siapa saja yang tertarik untuk bergabung dan berpartisipasi dengan memberikan feedback secara terbuka, memberi komentar, serta memberi informasi dalam waktu yang cepat dan tak berbatas. Media sosial menghapus batasan-batasan dalam bersosialisasi. Di dalam media sosial tidak ada batasan ruang dan waktu, mereka dapat berkomunikasi kapan pun dan di mana pun mereka berada.

Tidak dapat dipungkiri bahwa media sosial mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan atau pergaulan sosial. Seseorang yang asalnya ‘kecil’ dan ‘bukan siapa-siapa’ tiba-tiba berubah menjadi figur yang sangat dikenal, dan menjadi ‘besar’  serta menjadi ‘perbincangan ramai’. Hal seperti itu memungkinkan terjadi dengan adanya media sosial, Dan begitu pun sebaliknya, orang yang semula ‘besar’ tiba-tiba menjadi ‘ubukan siapa-siapa’.

Bagi masyarakat indonesia khususnya kalangan remaja, media sosial seakan sudah menjadi kebutuhan pokok, seperti makan dan minum.  Ada yang menyebutnya sudah seperti candu, karena tiada hari yang dilalui tanpa membuka media sosial. Bayangkan, hampir sepenuh waktunya dalam sehari-hari tidak lepas dari smartphone.

Media sosial yang paling sering digunakan oleh kalangan remaja antara lain: Facebook, LINE, Whatshapp, Twitter , Path, Youtube, Messenger.

Masing-masing media sosial tersebut memiliki keunggulan tersendiri dalam menarik pengguna media sosial yang mereka miliki. Media sosial memang menawarkan banyak kemudahan yang dapat membuat para kalangan remaja betah berlama-lama berselancar di dunia maya.

Media sosial mengajak siapa saja yang tertarik untuk berpartisipasi dengan memberi feedback secara terbuka untuk berkomentar, serta membagikan informasi yang diperoleh dalam waktu yang cepat dan tak terbatas.

BACA JUGA:

Resmikan HIMBUDLU Jabodetabek, Wabup Danny Ajak Elemen Muda Jadi Agen Kemajuan

Kalangan remaja yang mempunyai media sosial biasanya memposting kegiatan pribadinya, curhatannya, serta foto-foto bersama teman-teman dan keluarga. Dalam media sosial siapapun dapat dengan bebas berkomentar serta menyalurkan pendapatnya tapa rasa khawatir.

Karena  dalam internet khususnya media sosial sangat mudah memalsukan identitas atau jati diri untuk melakukan suatu tindakan kejahatan. Padahal dalam perkembangan sekolah, remja berusaha mencari identitasnya dengan bergaul bersama teman-teman sebayanya.

Namun saat ini seringkali remaja yang beranggapan bahwa semakin aktif dirinya di media sosial maka mereka akan dianggap semakin keren dan gaul. Sedangkan remaja yang tidak mempunyai media sosial biasanya dianggap kuno atau ketinggalan jaman dan kurang gaul.***

 




Industrialisasi NTB, Pemda Dorong Masyarakat Manfaatkan STIPark

MATARAM.lombokjournal.com

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mendorong pengembangan kawasan agroindustri dan industri kecil menengah (IKM), melalui program industrialisasi yang telah disahkan oleh Peraturan Daerah (Perda) Rencana Pembangunan Industri NTB tahun 2020.

Kehadiran Science, Tehnology, dan Industrial Park (STIPark) NTB diharapkan mampu menjadi sarana bagi masyarakat untuk berkreasi dan inovasi, melalui program inkubasi di STIPark.

Kepala UPTD STIPark Provinsi NTB, Roni Yuhaeri, A. Pi., M.Pi., mengungkapkan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang disiapkan oleh pemerintah.

Terdapat empat komponen yang ada di STiPark yang saling berkaitan, yakni; akademisi, dunia usaha atau industri, pemerintah yang membuat regulasi serta masyarakat atau komunitas.

“Diharapkan infrastruktur yang ada di STIP, walau belum sempurna, diharapkan kita sudah memulainya sebagai ajang untuk bertukar pikiran,” kata Roni pada acara Bincang Gemilang edisi ke-2, Jumat (28/05/21) di Kantor Diskominfotik NTB.

BACA JUGABeasiswa NTB 2020: Uang Negara Kembali dan Tidak Ditemukan Kerugian

Dengan adanya sentuhan teknologi terutama dimulai dari permesinan, Roni yakin produktifitas pengolahan dari berbagai potensi dapat meningkatkan efisiensi dan nilai ekonomi produk yang dihasilkan masyarakat.

“Banyaknya IKM yang masih menggunakan alat manual sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun apabila sudah menggunakan teknologi maka berbagai produk dapat dengan mudah diselesaikan,” pungkas Kepala STIPark NTB ini.

BACA JUGA:

Pasien Covid-19 di NTB Hari Sabtu: Bertambah 46 Positif

Turut hadir pada acara ini adalah Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Hj. Nuryanti, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, Dr. Najamuddin Amy, dan beberapa narasumber dari IKM.

Diskminfo




Beasiswa NTB 2020: Uang Negara Kembali dan Tidak Ditemukan Kerugian

MATARAM.lombokjournal.com ~ Inspektur Inspektorat Provinsi NTB, Ibnu Salim, Jumat (28/05/21) menegaskan, tidak ada kerugian negara terhadap penyelengaraan program beasiswa NTB pada tahun anggaran 2020.

Dari sejumlah catatan dan rekomendasi terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang disampaikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, temuan kerugian negara akibat biaya yang sudah terlanjur dibayarkan sebesar Rp. 87.030.000 seluruhnya sudah dikembalikan ke kas negara.

“Artinya uang negara atau daerah, sudah masuk kas lagi dan tidak ada kerugian negara,” kata Ibnu Salim saat dikonfirmasi via telepon.

Kemudian, Ibnu Salim menjelaskan bahwa beberapa catatan lainnya mengenai LHP terhadap program beasiswa NTB seluruhnya bersifat administratif dan sudah dituntaskan sesuai rekomendasi BPK.

“Ini hanya faktor kelemahan pemahaman tata kelola. Sedangkan programnya sudah terlaksana sesuai yang direncanakan,” ungkap Ibnu.

Beasiswa NTB
Sekretaris LPP NTB, Sri Hastuti

Sementara itu, sekretaris Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB, Sri Hastuti, menyatakan bahwa temuan kerugian yang dikembalikan murni administratif dan teknis pelaksanaan kegiatan. Seperti; pengembalian sisa pembelian tiket dari anggaran yang sudah diberikan kepada penerima beasiswa.

“Sudah kami kembalikan. Karena memang yang 87 juta itu adalah sisa dana. Misal kita menganggarkan pembayaran tiket 30 juta, tapi real costnya 27 juta. Sisanya 3 juta. Itulah yang kita kembalikan. Itulah rinciannya sampai ada catatan sebanyak 87 juta,” terang Tuti panggilan akrabnya.

Sehingga ia memastikan bahwa LPP NTB telah melaksanakan seluruh rekomendasi BPK RI terhadap pengelolaan keuangan tahun anggaran 2020. Termasuk beberapa di antaranya mengenai penundaan keberangkatan mahasiswa NTB yang akan melaksanakan studi di Rusia.

“Meski Rusia saat itu tutup border untuk orang asing hingga hari ini, namun mereka sudah melaksanakan perkuliahan sejak Oktober 2020. Sehingga BPK RI memberi catatan, jika hingga 30 Desember 2021 belum juga berangkat ke Rusia, maka beberapa komponen beasiswa seperti; biaya hidup, harus sudah dikembalikan,” jelas Tuti.

BACA JUGAMenggali Potensi Destinasi Wisata Sambik Bangkol

Hal tersebut juga digaris bawahi oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTB, H. Ahmad Masyhuri, yang menangani langsung anggaran program beasiswa NTB.

Ia memastikan seluruh rekomendasi LHP BPK untuk program beasiswa NTB akan ditindaklanjuti dan menjadi bahan penyempurnaan pengelolaan beasiswa NTB tahun 2021.

Termasuk beberapa komponen beasiswa yang harus dikembalikan oleh mahasiswa jika tidak jadi berangkat ke Rusia.

“Walaupun belum berada di Rusia, tetapi mereka sebenarnya kuliah secara online dan membayar biaya pendidikan. Nanti ketika batas waktu yang diberikan oleh BPK, tiba, mereka diwajibkan mengembalikan beberapa komponen beasiswa, seperti; biaya hidup di luar negeri,” tutup Masyhuri.

Diskminfo




Guru Besar Unram Sebut Hanya HL Winengan Caketum IKA yang Bisa Tembus Istana

MATARAM.lombokjournal.com

Musyawarah Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unram mulai digelar Jumat (28/5/2021) hari ini. Para delegasi mulai berdatangan di arena Munas di Same Hotel, Mataram.

Dari sejumlah figur yang menyatakan kesiapan diri maju, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Mataram Prof Sudiarto menilai, HL Winengan adalah satu-satunya kandidat yang bisa menembus Istana yang menjadi pusat pengelolaan negara.

“Sudah banyak bukti nyata, bagaimana beliau adalah figur dari NTB yang benar-benar bisa mengetuk pintu Istana,” kata Prof Sudiarto di Mataram.

Dia mengatakan, Winengan adalah sosok yang memiliki jejaring yang sangat luas. Winengan kini menjabat sebagai Ketua Barisan Nasional KH Ma’ruf Amin dan juga Ketua Galang Kemajuan Jokowi.

BACA JUGA:

Guru Besar FKIP Apresiasi Kiprah IKA Unram

Dua organisasi tersebut menjadi termpat berhimpun relawan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, yang kini menjabat Presiden dan Wakil Presiden.

Menurut Prof Sudiarto, memang IKA Unram membutuhkan figur yang bisa melakukan banyak hal. Diakuinya IKA Unram membutuhkan figur ketua yang bisa mewujudkan sekretariat.

Membutuhkan figur ketua yang bisa menjadikan IKA Unram mampu menghasilkan pembiayaan kegiatan secara mandiri. Butuh juga agar IKA Unram sejajar dengan alumni perguruan tinggi ternama di tanah air.

Sehingga alumni Unram bisa menjadi menteri, menjadi penentu di antara deretan para pengambil kebijakan nasional, atau menjadi pejabat struktural eselon I di kementerian dan lembaga.

Dan semua hal tersebut akan bisa dilakukan oleh IKA Unram manakala dipimpin oleh figur yang bisa menembus akses kepada para penentu yang mengambil kebijakan di level nasional tersebut.

“Dan menurut saya, dari seluruh figur yang sudah menyatakan kesiapan diri mencalonkan diri sebagai Ketua IKA Unram, HL Winengan menjadi satu-satunya figur yang bisa menembus Istana tersebut,” kata Prof Sudiarto.

Ditegaskannya, memang Unram memiliki alumni yang hebat-hebat. Punya alumni yang mau turun gunung mengabdi untuk almamaternya melalui IKA Unram.

Prof Sudiarto pun memberi apresiasi tinggi atas hal tersebut. Tapi, yang dibutuhkan IKA Unram saat ini bukan hanya figur yang mau turun mengabdi. Melainkan figur yang mampu.

Dan menurut Prof Sudiarto, sosok tersebut ada pada figur HL Winengan.

“Tentu saya juga menghargai pendapat seluruh pihak yang telah memberikan dukungan pada figur-figur yang mereka dukung. Tapi buat saya, figur seperti HL WInengan yang paling dibutuhkan IKA Unram saat ini,” tandas Guru Besar Bidang Hukum Bisnis ini.

Winengan sendiri secara terpisah mengatakan, dirinya maju untuk mengangkat marwah para alumni Unram sehingga bisa sejajar dengan alumni perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Ditegaskannya, banyak alumni Unram yang hebat-hebat. Namun, saat ini tidak mampu menembus level pengambil kebijakan di tingkat nasional lantaran tidak ada yang memperjuangkannya.

Peran itulah yang hendak diambil IKA Unram, manakala dirinya mendapat amanah untuk memimpin IKA Unram periode empat tahun mendatang.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Lombok Barat ini siap membangun komunikasi intens dengan jejaringnya untuk mewujudkan hal tersebut.

Soal dirinya yang dinilai sebagai figur dari NTB yang sudah memberi banyak bukti mampu menembus level kepemimpinan nasional, Winengan menanggapinya dengan merendah. Semua hal tersebut disebutnya tak akan bisa dilakukan tanpa dukungan dan kepercayaan dari khalayak di NTB.

BACA JUGA:

Presiden Jokowi: Prosedur Penting, Tapi Jauh Lebih Penting Target Tercapai

Khusus mengenai pengembangan kampus Unram, dia mengatakan, saat ini sudah ada lahan seluas 400 hektare di Kuripan, Lombok Barat.

Jika benar Unram hendak memindah lokasi kampus untuk kepentingan pengembangan, kalau menjadi Ketua IKA, pihaknya siap membantu mewujudkan hal tersebut.

“Hanya perlu proses mengubah RTRW untuk mendapat persetujuan dari Pemerintah Pusat,” tegasnya

 

Me




Bunda PAUD KLU Road Show di Gangga

GANGGA.lombokjournal.com

Bunda PAUD Kabupaten Lombok Utara, Hj Galuh Nurdiah Djohan Sjamsu, melakukan Road show monitoring dan evaluasi Program PAUD Holistik Integratif di PAUD Syifa Anjani NW Dusun Paok Rempek, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Jum’at (28/05/21).

Hadir pula NTB Field Manager Save the Children Harun Anggo, Pelaksana Tugas Camat Gangga Parihin SSos, Kades Genggelang Almaududi SPd, Pengurus PAUD Syifa Anjani, H Sabnur, para guru serta wali murid.

Hj Galuh Nurdiah menyampaikan, kunjungan ke PAUD Syifa Anjani di Dusun Paok Rempek berbeda dengan PAUD lainnya. Pasalnya, keberadaan Paud Syifa Anjani di pelosok desa dan jauh dari pusat kota.

BACA JUGA:

Musdes Rekomendasikan Pemekaran Desa Samba

“Sampai saat ini, baru tiga PAUD HI yang kami kunjungi dari total 40 PAUD yang sudah HI di Lombok Utara. Ke depannya kami berharap kelanjutan kerja sama terus terjalin,” tuturnya.

Bunda PAUD yang juga Ketua PKK ini mengungkapkan, demi kemajuan PAUD yang ada di Lombok Utara sangat dibutuhkan dukungan dari pemerintah. Baik di desa, kecamatan, bahkan kabupaten agar masalah terkait dengan anggaran PAUD menjadi perhatian bersama.

Kepada wali murid, Bunda PAUD KLU berpesan apa yang diperoleh anak-anak di sekolah menjadi kebiasaan baik untuk diterapkan di rumah, serta memperhatikan gizi makanan anak-anak.

Sementara itu, NTB Field Manager Save the Children Harun Anggo menyampaikan untuk program pendampingan  PAUD saat ini dilaksanakan di tiga kecamatan Bayan, Kayangan dan Gangga.

“Kami sudah membangun dan merenovasi sekitar 40 PAUD. Program pendampingan Save the Children tidak semata untuk fisik saja, melainkan SDM mulai komite, guru, siswa dan memberikan fasilitas lengkap agar para guru dan siswa bisa belajar dengan baik,” imbuhnya.

Pengurus PAUD Syifa Anjani NW, H Sabnur menceritakan awal berdiri PAUD sejak tahun 2014. Dengan memanfaatkan rumah warga pada tahun 2016 menjadi PAUD Terpadu tetapi mengalami kerusakan akibat gempa pada tahun 2018.

BACA JUGA:

Bupati KLU Lantik Direktur dan Pengawas Perumda Air Minum

Berkat kerja sama masyarakat di Paok Rempek dan bantuan dari Save the Children, gedung sekolah PAUD bisa terbangun, dan melakukan pembinaan kepada guru dengan dilengkapi  fasilitas penunjang.

Acara dilanjutkan dengan dialog bersama guru dan wali murid serta penyerahan perlengkapan sekolah untuk siswa PAUD Syifa Anjani NW.

rar




Guru Besar FKIP Apresiasi Kiprah IKA Unram

MATARAM.lombokjounal.com

Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram, Prof Agil Al Idrus, mengapresiasi kiprah kepengurusan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unram, yang bersiap menggelar Musyawarah Nasional.

Pengurus Pusat IKA Unram periode empat tahun terakhir benar-benar telah menjadi mitra strategis bagi almamaternya.

“IKA Unram ini mitra. Karena kalau hanya berorientasi kepada program rutin, universitas susah berkembangnya,” kata Prof Agil di Mataram, Rabu (26/05/21).

Prof Agil tahu persis bagaimana perjalanan kepengurusan IKA Unram dari masa ke masa. Kepengurusan IKA Unram di masa lalu kata dia begitu homogen.

BACA JUGA:

Winengan Kandidat Ketua Umum PP IKA Unram

Hampir semua pengurusnya adalah alumni yang merupakan dosen-dosen di Unram. Sehingga IKA Unram pun tidak berkembang dan berimbas pada minimnya kontribusi strategis bagi almamater.

Berbeda dengan kepengurusan IKA Unram saat ini yang begitu heterogen. Datang dari alumni dengan berbagai ragam profesi.

Sehingga hal tersebut justru menjadi kekuatan besar. Imbasnya IKA benar-benar menjelma menjadi mitra strategis bagi universitas untuk kegiatan di luar aktivitas rutin yang terkait dengan akademik.

“Sedari awal, kepengurusan sekarang ini sudah luar biasa. Ketuanya muda dan gesit sekali,” kata Prof Agil.

Memang seiring pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia, tentulah berimbas pula pada ragam kegiatan dan aktivitas IKA Unram.

Tapi tentu para alumni dan khalayak juga harus mafhum. Sebab, jangankan organisasi, di pemerintahan saja yang mengelola angaran pendapatan dan belanja yang dihimpun dari publik, juga terdampak sangat signifikan.

Di sisi lain, belum terbagunnya Sekretariat IKA Unram, juga kata Prof Agil, bisa juga turut memberi andil.

Sehingga berbagai kegiatan yang sudah dilakukan IKA Unram belum terdokumentasi secara lengkap dan imbasnya juga tidak terpublikasi secara besar-besaran.

“Tapi sudah jelas bahwa IKA Unram ini bagian yang tidak bisa terpisahkan dari institusi. IKA Unram benar-benar telah memberi warna,” kata dia.

Menjelang Munas IKA unram yang akan dihelat 28-30 Mei ini, Prof Agil yang pernah menjabat Dekan FKIP Unram ini ingin agar IKA tetap mengusung visi misi untuk kemajuan institusi almamaternya.

Dia yakin sepenuhnya, IKA Unram memiliki jejaring yang luas yang hal itu bisa berkontribusi pada pembangunan di Unram dan juga memunculkan kerja sama-kerja sama baru.

Langsung Tancap Gas

Kepengurusan PP IKA Unram sendiri di bawah komando Sirra Prayuna, memang semenjak terbentuk pada Maret 2016, sudah langsung tancap gas.

BACA JUGA:

Calon Ketua Umum PP IKA Unram, Empat Alumni Mengambil Formulir

Dimulai dengan menggelar konsolitasi PP IKA. Kemudian pelantikan pengurus, dan dilanjutkan dengan kegiatan Deklarasi Antiterorisme dan Radikalisme oleh lulusan-lulusan Unram.

Setelah itu, PP IKA Unram kemudian menggelar Rapat Kerja Nasional. Kegiatan-kegiatan sosial pun kemudian digeber.

Antara  lain aksi donor darah dan memberi bantuan pengobatan gratis bagi masyarakat. Juga memberikan bantuan sosial di berbagai tempat.

PP IKA Unram juga menginisiasi dan menggelar sejumlah kejuaran nasional olahraga di Mataram. Juga berperan aktif saat NTB menjadi tuan rumah MTQ Nasional yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan ditutup Wakil Presiden.

Dalam sejumlah bencana besar yang melanda NTB, PP IKA Unram juga tidak pernah absen. Seperti memberi berbagai bantuan saat NTB dilanda gempa besar beruntun pada 2018.

Juga pada saat banjir besar melanda Bima dan Dompu.

Di luar itu, kegiatan-kegiatan rutin tahunan seperti berbagi saat berbuka puasa bersama dan sahur on the road di berbagai kota besar di tanah air tetap digelar. Juga halalbihalal dan penyembelihan hewan kurban.

Termasuk yang terkait dengan kepengurusan organisasi seperti Musyawarah Wilayah dan pelantikan kepengurusan wilayah maupun tingkat daerah.

Sedangkan dalam rangkaian acara Munas ini, Ketum PP IKA Unram Sirra Prayuna menginformasikan bahwa akan digelar penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PP IKA Unram dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

Kerja sama tersebut terkait dengan Sistem Pendataan Kependudukan (Sisminduk).

“Dengan adanya sisminduk ini, keberadaan Alumni Unram mudah terlacak termasuk aktivitas kependudukannya selama ini,” ujar Sirra.

Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Prof Zudan Arif Fakrullah akan hadir secara langsung dalam penandatangan perjanjian kerja sama tersebut di arena Munas IKA Unram di Same Hotel, Kota Mataram.

Sirra menambahkan, sebagai bentuk perjuangan pengabdian kepada alumni dan almamater, PP IKA Unram di bawah kepemimpinannya mengembangkan komunikasi dengan banyak pihak.

Termasuk bersinergi dan membangun komunikasi yang intensif dengan organisasi alumni perguruan tinggi negeri di Indonesia, yang tergabung dalam Himpuni (Himpunan Perguruan Tinggi Negeri) yang merupakan wadah organisasi Alumi PTN top Indonesia.

“Lewat Himpuni ini, eksistensi IKA Unram mulai diapresiasi dan dilihat oleh para Alumni PTN terkenal seperti ITB, Universitas Diponegoro, UGM, Airlangga, UNPAD, ITS, dan lainnya,” kata Sirra.

PP IKA Unram bahkan mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah untuk pertemuan tahunan Himpuni yang digelar di kawasan wisata Senggigi, yang dihadiri Menko Luhut Binsar Pandjaitan.

Khusus mengenai Sekretariat IKA Unram yang belum terbangun saat ini, Sirra mengatakan, PP IKA Unram sebetulnya sudah semenjak lama siap membangun gedung sekretariat tersebut.

Namun PP IKA Unram masih menunggu penetapan lahan kembali dari Unram. Sebab, penetapan lahan yang sudah disetujui sebelumnya harus berubah lagi, menyusul perubahan pula dalam hal pengembangan universitas.

Me




Winengan Kandidat Ketua Umum PP IKA Unram

MATARAM.lombokjournal.com

Haji Lalu Winengan menegaskan kesiapannya mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat IKA Unram periode empat tahun mendatang, dalam Musyawarah Nasional Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Mataram bakal digelar tiga hari lagi.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Lombok Barat ini terpanggil dan siap mewakafkan dirinya untuk kebaikan 75.000 alumni Unram dan all out membantu kemajuan universitas.

BACA JUGA:

Calon Ketum PP IKA Unram, Empat Alumni Mengambil Formulir 

“Di sisa umur saya sekarang, saya abdikan diri saya untuk masyarakat,” kata HL Winengan, di Mataram, Selasa (25/05/21).

Wujud keseriusannya bertarung sebagai Ketum PP IKA Unram, Winengan telah membentuk tim pemenangan.

Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama NTB ini juga telah menyiapkan posko tim pemenangan di salah satu hotel di Mataram. Salah seorang anggota tim pemenangan pun secara resmi telah mengambil formulir pencalonan pada panitia Munas IKA Unram.

Saat ini, Winengan juga sudah mulai menggalang komunikasi intens dengan para alumni Unram lintas angkatan. Alumus Fakultas Pertanian Unram ini juga menjalin komunikasi erat dengan para Pengurus IKA Unram baik di tingkat pusat, wilayah, maupun daerah.

Winengan menyadari sepenuhnya tantangan yang dihadapi IKA Unram di masa datang. Terutama bagaimana menyejajarkan alumni Unram seperti halnya alumni perguruan tinggi besar di tanah air.

Karena itu, dia hanya mencalonkan diri semata demi untuk marwah dan kebaikan alumni serta almamater.

“Apalagi sekarang, alumni memiliki peran penting dalam hal akreditasi universitas,” kata pria yang juga Ketua KAHMI Lombok Barat ini.

Khalayak di NTB tahu, Winengan adalah tokoh Bumi Gora yang punya jejaring luas. Kiprahnya memang nyaris tanpa batas. Dia punya kedekatan khusus dengan sejumlah tokoh nasional.

BACA JUGA:

Guru Besar FKIP Apresiasi Kiprah IKA Unram

Winengan juga punya akses hingga ke jantung kekuasaan di tanah air. Hal yang tentu akan sangat dibutuhkan untuk kemaslahatan alumni dan kemajuan Unram.

Winengan mengatakan, Unram kini butuh dukungan besar untuk pengembangan. Gempa besar beruntun yang melanda NTB pada 2018 lalu tentulah masih menyisakan dampak hingga kini. Terutama bagi infrastruktur penunjang pembelajaran dan riset.

Menurutnya, Unram juga butuh ketersediaan lahan untuk kepentingan riset dan juga pengembangan fasilitas-fasilitas penunjang. Apalagi, belum lama, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah memang mewacanakan pentingnya pemindahan lokasi kampus Unram sematan demi kemajuan perguruan tinggi negeri kebanggaan NTB ini.

BACA JUGA:

Dukun Santet pun Bela Palestina

Setidaknya butuh 250 hektare lahan untuk pengembangan tersebut.

Winengan pun siap mendharma-baktikan dirinya untuk bersinergi demi mewujudkan pengembangan Unram di masa dating.

Me