Beasiswa NTB, Program Unggulan yang Dapat Pujian UMMAT

Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), DR. H. Arsyad Abdul Gani, memuji program unggulan Pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB), yaitu; Beasiswa NTB, yang memberi kesempatan mahasiswa melanjutkan pendidikan Strata-2 (S2) di luar negeri.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Keberhasilan mahasiswa alumni UMMAT dalam studi lanjut ke luar negeri merupakan kerja keras dalam mengikuti berbagai proses tahapan dan syarat agar lolos memperoleh beasiswa tersebut.

Beasiswa NTB
DR. Arsyad Abdul Gani

“Terimakasih Pak Gubernur Zulkieflimansyah, beberapa alumni kampus UMMAT lolos pada seleksi untuk mengikuti program 1000 beasiswa ke luar negeri,” kata Arsyad Gani.

Selain itu, menurutnya, UMMAT juga mendapatkan beasiswa dalam daerah dari pemda, untuk jurusan teknik pertambangan, yang merupakan jurusan khusus di UMMAT untuk mendukung pembangunan daerah.

“Setahun yang lalu, ada 48 mahasiswa yang mendapat beasiswa. Harapan kami tahun ini gubernur menggenapkannya menjadi 100 mahasiswa.,” ujarnya.

BACA JUGA:

Harapan UMMAT, ini, sesuai komitmen gubernur, di mana ketika tambang di Dompu dibuka misalnya, maka SDM-nya sudah disiapkan sejak saat ini.

“Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa asal Bima dan Dompu, karena banyak tambang emas akan di buka di sana,” tandasnya.

Rektor UMMAT mendukung setiap langkah dan upaya pemerintah mencetak SDM serta generasi handal dan berkualitas guna membangun NTB lebih gemilang di masa depan.

edy




Transformasi Harus Dilakukan Sebab Zaman Terus Berevolusi

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zulkieflimansyah, mengharapkan kampus UMMAT dan kampus swasta lainnya melakukan transformasi untuk mengikuti arah dan perkembangan zaman.

MATARAM.lombokjournal.com ~ “Zaman terus berevolusi, maka kita harus mampu beradaptasi, transformasi, untuk mengikuti kemajuan dunia,” pesan Zulkieflimansyah, saat membuka perayaan Milad atau ulang tahun Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) yang ke-41, di Auditorium Anwar Ikraman, UMMAT, Sabtu (26/6).

Saat ini kita dihadapkan pada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat, invensi dan inovasi, dengan laju yang cepat. Akibat dari kemajuan IPTEK, terjadi perubahan besar dan cepat dalam bidang ekonomi, sosial  dan budaya yang memasuki berbagai sendi kehidupan manusia.

Menurut penjelasan gubernur, perubahan itu terjadi dalam rentang waktu begitu cepat, hingga terjadi revolusi industri 4.0. Akan banyak pekerjaan dan cara kerja lama lenyap digantikan oleh teknologi dan mesin-mesin cerdas.

Melihat fenomena itu, mau tidak mau, kampus wajib terus berubah mengikuti perkembangan dunia, agar SDM yang dihasilkan mampu bersaing dan terpakai.

“Tidak hanya untuk mahasiswa, namun dosen dan civitas akademika juga,” ujarnya.

BACA JUGAKampus Tidak Akan Hebat Jika Internalnya Rebutan Jabatan

Gubernur Zulkieflimansyah mengakui bahwa dibutuhkan kepiawaian dalam mengelola kampus sehingga mampu memenuhi kebutuhan kekinian. Mengelola kampus swasta tidaklah mudah, tapi dibutuhkan manajemen yang andal.

“Maka manajemen pengelolaan dan strategis perubahan yang arah yang lebih baik, wajib dilakukan,” tutur Zulkieflimansyah.

BACA JUGABeasiswa NTB, Program Unggulan yang Dapat Pujian UMMAT

edy




Kampus Tidak Akan Hebat Jika Internalnya Rebutan Jabatan

Kalau orang-orangnya politiking secara internal, masih berebut jabatan; ketua prodi, dekan dan sebagainnya, maka kampus ini tidak akan hebat.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Inilah salah satu pernyataan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), DR. H. Zulkieflimansyah, saat menyampaikan ceramahnya dalam perayaan Milad atau ulang tahun Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) yang ke-41, di Auditorium Anwar Ikraman, UMMAT, Sabtu (26/6).

kampus
H. Zulkieflimansyah

Gubernur bercerita tentang bagaimana lembaga pendidikan tinggi atau kampus di luar negeri. Jika di negara kita, ruangan dekan itu lebih besar dari ruangan dosen biasa, dan ruangan rektor lebih besar dari ruangan dekan. Sehingga orang akhirnya karena tampilan fisik berlomba dengan segala cara untuk merebut itu.

“Saya pernah hadir di Dekan Harvest University, bosnya hanya punya satu ruangan yang kecil dan satu meja. Itu Dekan loh,” tutur Gubernur yang akrab disapa Doktor Zul.

Selanjutnya Doktor Zul menitipkan pesan kepada Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) agar bisa menjadi inisiator Perguruan Tinggi Swasta (PTS) bahwa menjadi pemimpin di kampus, baik rektor maupun dekan, tidak harus memiliki fasilitas yang megah dan berlebihan.

Menjadi dekan, wakil pimpinan atau rektor adalah orang yang memiliki kerendahan hati untuk menjadi teladan dan berani berkorban. Apabila ini sudah tertanam di hati pemimpin, maka akan menjadi kado ulang tahun yang istimewa bagi kampus UMMAT.

Pada Milad tahun ini hal itu harus mulai dipikirkan bersama sebab tantangan dunia semakin besar, dengan merubah cara-cara lama agar sederhana dan kompatibel terhadap zaman.

“Saya bayangkan setelah Milad ke-41 tahun ini, ruang Rektor UMMAT, kecil saja. Tapi di depan ruang rektor ada satu alat yang mampu menjangkau seluruh dosen, mahasiswa, NTB dan bahkan mampu menyapa dan menjangkau seluruh dunia. Selamat Milad ke-41, semoga terus mencetak anak bangsa yang berprestasi untuk membangun daerah dan bangsa” ujar Doktor Zul.

BACA JUGATransformasi Harus Dilakukan Sebab Zaman Terus Berevolusi

Sementara itu, Rektor Ummat, DR. H. Arsyad Abdul Gani, mengatakan, usia ke-41 merupakan lambang kematangan diri, sehingga UMMAT akan terus berbenah dan menata diri.

Semoga kerja keras yang iklas menjadi pintu gerbang menuju keberhasilan yang gemilang di masa yang akan datang,” kata Doktor Arsyad.

BACA JUGABeasiswa NTB, Program Unggulan yang Dapat Pujian UMMAT

edy




Lomba Bertutur, Sarana Pembentuk Karakter Anak

Kegitan Lomba bertutur yang melatih istimatika berpikir anak-anak ini,  merupakan kegiatan tahunan yang diikuti oleh perwakilan kabupaten kota se-Provinsi NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB, Julmansyah, S.Hut M.A.P, mengatakan, lomba bertutur merupakan salah sarana yang tepat dalam membangun dan membentuk karakter anak.

Apalagi bertutur dengan baik di hadapan publik, seorang anak membutuhkan keberanian, kemampuan mengkoordinasikan seluruh panca indra. Sehingga dinilai dapat melatih mental, sistimatisasi berfikir mereka sejak kecil.

“Proses menjadi seorang yang mampu bertutur dengan baik tidak mudah. Tetapi jika anak2 sejak sekarang dilatih memiliki kemampuan berbicara depan publik, maka ketika mereka dewasa akan memiliki kemampuan retorika dan public speaking yang baik, kelak menjadi life skill mereka,” ungkapnya saat membuka Lomba Bertutur di halaman kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB, Selasa (22/06/21).

BACA JUGA: Sistem Informasi Posyandu, Perkuat Pemetaan Kesehatan

Namun tradisi bertutur, kata Julmansyah, perlahan mulai luntur dan jarang ditemui di tengah-tengah masyarakat. Terutama tradisi bertutur melalui dongeng yang disampaikan pada anak dan cucu menjelang tidur.

“Untuk itu, saya berharap kepada seluruh dinas perpustakaan di NTB untuk dapat memfasilitasi dan mensupport tradisi bertutur bagi anak melalui dongenng maupun lomba lainnya,” harapnya.

Lomba bertutur ini merupakan kegiatan tahunan yang diikuti oleh perwakilan kabupaten kota se-Provinsi NTB.

Lomba bertutur juga rangkaian dari berbagai lomba, mulai lomba perpustakaan desa, lomba perpustakaan SMA/SMK serta lomba bertutur.

Kegiatan telah menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional RI.

Usai perlombaan, dilakukan pembacaan pengumuman pemenang yang disampaikan oleh Dr. Kadri perwakilan Dewan Juri.

BACA JUGA: Tiket nn Tunai, Upaya Memutus Mata Rantai Covid-19

Adapun pemenang lomba bertutur tingkat provinsi ini antara lain;

  • Juara 1 Lalu Nizzar Rayyan dari SDN 22 Praya Lombok Tengah;
  • Juara 2 Putri Zulfairah SDN 2 Labuan Sumbawa,;
  • Juara 3 Ronaldo Sopha SD Alethea Mataram;
  • Juara Harapan I Zafeera AfkarMughni SDN 5 Rabangodu Utara Kota Bima;
  • Juara Harapan II Putri Rabiatul Adawiah SDN Sondosia Kab. Bima;
  • Juara Harapan III Aqila Zahayu Mahfuz SDN 1 Gerung Utara Lombok Barat.    Selanjutnya pemenang pertama akan mewakili Provinsi NTB ke tingkat Nasional. (*)



PPDB SMA, Gubernur NTB Temani Anaknya Daftar Sekolah

Di tengah-tengah kesibukannya, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zulkieflimansyah, mendampingi putranya pendaftaran SMA dengan melalui sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dengan mengenakan kemeja putih, Gubernur NTB mengikuti semua prosedur dan aturan saat mendaftarkan ulang putranya Ibrahim Abdurrahman Zulkieflimansyah di SMA Negeri 1 Mataram.

PPDB online Mataram“Sebagai orang tua, kami ikut mendampingi anak-anak untuk mendaftar ulang, sama seperti siswa lain,” kata Zulkieflimansyah yang disambut kepala sekolah.

Usai mendampingi anaknya, Zulikieflimansyah menyempatkan diri meninjau lingkungan sekolah, termasuk taman hingga kamar mandi guru dan siswa.

BACA JUGAPuncak Mantar, Destinasi Wisata Sumbawa Barat Yang Indah

Kepala SMAN 1 Mataram, Kun Andrasto, S.Pd., menjelaskan bahwa putra Gubernur datang untuk daftar ulang peserta didik baru jalur perpindahan tugas orang tua/wali tahun pelajaran 2021/2022.

Ada 6 jalur untuk pendaftaran di SMA, yaitu jalur prestasi akademik, prestasi non akademik, keagamaan, perpindahan orang tua, zonasi dan afirmasi.

“Beliau datang dampingi putranya untuk daftar ulang, setelah lolos mendaftar online, layaknya orang tua siswa lainnya,” jelas Kun.

Ibrahim Abdurahman Zulkieflimansyah ikut pendaftaran online melalui jalur perpindahan orang tua/wali, pada tanggal 14-16 Juni 2021. Pengumuman lulus pada hari Sabtu 19 Juni 2021 serta pendaftaran ulangnya 21-22 Juni.

Diskominfotikntb




Kompetisi Putri Batik Remaja, Pemprov Dukung Wakil NTB

Pemprov NTB mendukung Kemala Feodara Tirta, siswi SMA Kristen Tunas Daud Mataram yang mewakili NTB dalam ajang Kompetisi Putri Batik Remaja Tingkat Nasional bulan Agustus 2021

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur Nusa Teggara Barat (NTB), Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah M.Pd menyampaikan dukungannya saat audiensi Yayasan Keluarga Sejahtera Mataram, Kamis (17/06/21) di Pendopo Wagub.

Audensi mengantarkan wakil NTB dalam Kompetisi Putri Batik Nasional

Dikatakan Wagub, kepada jajaran pendidikan dan para guru di SMA Tunas Daud, khususnya orangtua dari Kemala Feodara Tirta yang mewakili NTB dalam kompetisi remaja batik nasional.

Saat itu Wagub mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi anak-anak NTB.

“Kebanggan orangtua tentunya ingin melihat anak-anaknya berprestasi dan tidak menyusahkan orangtuanya. Anak-anak yang kita didik menjadi anak-anak yang memiliki karakter sekaligus berprestasi tentu menjadi kebanggaan orangtua,” kata Wagub.

Ummi Rohmi menegaskan, Pemprov NTB sangat konsisten mendukung tiap upaya peningkatan kualitas pendidikan di NTB.

Agar menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki nilai tambah bagi peserta didik itu sendiri.

BACA JUGA: KKI; Prodi Dokter Spesialis Semoga Segera Bisa Dibuka

Kreatifitas, pengembangan potensi diri bagi peserta didik yang mampu melihat peluang sangtlah dibutuhkan. Pemprov selalu memberi support bagi kemajuan pendidikan di NTB.

“Meski di tengah kondisi yang sulit saat ini dengan banyaknya refocusing anggaran, namun kita tetap memberi perhatian pada dunia pendidikan,” kata Ummi Rohmi.

Ditambahkan, Pemprov NTB akan selalu memberikan semangat menghadirkan sekolah-sekolah yang berkualitas.

BACA JUGA: Kader PKK NTB Harus Akrab Dengan Teknologi

Komunikasi intens terus dilakukan oleh sebuah Yayasan yang mengelola pendidikan dengan pihak Dikbud, yang berkolaborasi  menghasilkan prestasi membanggakan bagi pendidikan di NTB.

diskominfotikntb




KKI: Prodi Dokter Spesialis, Semoga Bisa Segera Dibuka

Kedua Prodi Dokter Spesialis yang akan dibuka FK Unram tersebut harus direkomendasi oleh Konsul Kedokteran Indonesia (KKI), guna mendapatkan izin dari Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud).

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketua Tim Visitasi KKI, Prof. Dr. dr. Bachtiar Murtala, Sp.Rad(K), menjelaskan, bahwa sesuai undang-undang, sebagai lembaga yang bertanggungjawab KKI melakukan visitasi kelayakan pendidikan kedokteran dan pembinaan praktek kedokteran,

Selain itu visitasi juga dilakukan terhadap penerapan ilmu kedokteran baru seperti; kurikulum, praktek dan lainnya serta registrasi legalitas profesi dokter. Dan visitasi sendiri merupakan kegiatan mencocokkan verifikasi sesuai standar kolegium yang berlaku secara administrasi dan fasilitas.

KKI“Karena prodi ini betul betul baru di NTB, maka beberapa kekurangan yang tertinggal harus dapat dibenahi. Harapannya sama dengan masyarakat agar prodi bisa segera dibuka karena memang ketat persyaratannya,” ujar,Prof. Bachtiar saat kegiatan visitasi KKI di Aula Rinjani Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB, Mataram, Kamis (17/06/2021).

BACA JUGA:

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Mataram (FK Unram), dr. Hamsu Kadriyan mengatakan, proses mempersiapkan prodi Bedah dan Obstetri Ginekologi sudah dilakukan maksimal selama dua tahun.

Dari sarana dan prasarana yang ada, RSUP NTB juga sudah termasuk kategori rumah sakit pendidikan yang siap mendidik tenaga kesehatan terampil.

Hamsu juga mengatakan, kedua Prodi yang akan dibuka tersebut merupakan kebutuhan pengembangan kampus, kebutuhan pelayanan rumah sakit dan kebutuhan masyarakat atas tantangan bidang kesehatan yang makin dinamis dan komplek. Ia berharap hasil visitasi yang rampung Jumat besok membuahkan hasil baik.

“Semua fasilitas, dokumen dan persyaratan sudah disiapkan dengan baik. Semoga membawa keberkahan bagi masyarakat,” ucap dr. Hamsu.

diskominfotikntb




KKI Puji Pemda NTB dan FK Unram Atas Prodi Dokter Spesialis

Ketua Divisi Pendidikan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) antusias menggelar visitasi dan memberikan rekomendasi sesegera mungkin sebab dukungan Pemprov NTB yang begitu besar

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketua Divisi Pendidikan KKI, Prof. Dr. dr. Bachtiar Murtala, Sp.Rad(K), menilai dukungan Pemerintah Provinsi NTB dalam pembukaan Program Studi (Prodi) Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Mataram (FK Unram) sangat besar dan terlibat langsung dalam persiapannya.

“Ini pertanda kerjasama dan dukungan semua pihak sangat baik untuk dibukanya kedua program studi ini segera di FK Unram,” ujar Prof. Bachtiar dalam kegiatan visitasi KKI di Aula Rinjani Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB, Kamis (17/06/2021).

KKISebagai ketua tim visitasi, Prof. Bachtiar mengatakan bahwa agenda visitasi itu panjang ke berbagai daerah di Indonesia, namun timnya memprioritaskan NTB mendapatkan kunjungan sebab kedua Prodi Dokter Spesialis ini sangat banyak peminatnya.

Prof. Bachtiar juga mengapresiasi keberanian FK Unram karena prodi ini termasuk besar, seperti yang lainnya yaitu; Pediatri dan Penyakit Dalam. Iapun berharap hasil visitasi akan mendapatkan penilaian yang maksimal.

Sementara itu, Wakil Gubernur, Hj. Sitti Rohmi Djalillah, mengatakan, ikhtiar Unram dan Fakultas Kedokteran dalam mewujudkan Program Studi Dokter Spesialis Bedah dan Obstetri Ginekologi mendapatkan apresiasi dan komitmen dukungan penuh pemerintah provinsi.

“Kami memang berbeda namun kompak kalau urusan pembangunan untuk masyarakat,” sebut Sitti Rohmi.

BACA JUGASDM Berkualitas di Bidang Kesehatan Harus Cepat Dinyatakan

Komitmen tersebut dikarenakan kedua sektor pelayanan dasar tersebut benar benar diupayakan serius oleh Unram sebagai lembaga pendidikan dan Fakultas Kedokteran sebagai pendukung sektor kesehatan.

“Meski FK Unram baru berusia 18 tahun, progresnya luarbiasa. Kami pemerintah provinsi berkewajiban terlibat langsung memberikan dukungan”, tegas Wagub.

Wagub menilai kerja keras Unram dan FK Unram meningkatkan mutu dan mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas adalah kontribusi besar bagi pembangunan daerah. Selain telah terakreditasi A dan menjadi sepuluh besar fakultas kedokteran se Indonesia, ikhtiar membuka program studi dokter spesialis memang sangat dibutuhkan masyarakat.

diskominfotikntb




SMA Terbuka di KLU Tampung Pelajar Putus Sekolah

SMA Terbuka tahun ini diselenggarakan di Lombok Utara untuk memfasilitasi dan melayani pelajar putus sekolah, jika masih di bawah umur 24 tahun

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pelajar putus sekolah yang tak merampungkan penididikan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) tak perlu putus asa.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Teggara Barat (Dikbud NTB), tahun ini membuka SMA Terbuka di Lombok Utara.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd., saat menghadiri peresmian SMP Islam Terpadu Al-Baqiyatusshalihat NW yang bertempat di Dusun Gubuk Baru, Desa Santong, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, diresmikan hari Rabu (16/06/21).

BACA JUGA: Pasien Covid-19 di NTB, HARI Rabu, Bertambah 26 Orang Positif 

H. Aidy Furqan menjelaskan, SMA Terbuka diperuntukkan bagi anak-anak yang sudah menikah atau bahkan sudah punya anak, jika masih di bawah umur 24 tahun.

“Kami membuka layanan yang namanya SMA terbuka, bagi anak-anak yang sudah menikah atau bahkan sudah punya anak, jika masih di bawah umur 24 tahun. Silahkan didaftarkan agar bisa menyelesaikan pendidikan SMA,” kata Aidy Furqan.

Dikatakan, pihak Dinas Dikbud NTB akan mendatangkan guru langsung ke lapangan. Menariknya, untuk mengikuti pendidikan di SMA Terbuka tidak perlu seragam atau ke sekolah.

“Yang penting ada motivasi menyelesaikan pendidikan SMA.” kata Aidy.

Menurutnya, sektor pendidikan NTB pada umumnya harus tetap mendapatkan motivasi serta support dari setiap unsur, baik itu kalangan pemerintah maupun masyarakat.

Aidy berharap, tiap element masyarakat maupun pemerintah agar senantiasa tetap saling mendukung untuk kemajuan daerah Kabupaten Lombok Utara.

“Membangun KLU ini mari kita tidak saling perhitungan, tapi kita saling merangkul agar KLU bisa cepat bangkit.” tutup Aidy.

SMP Islam Terpadu

Diresmikannya SMP Islam Terpadu Al-Baqiyatusshalihat NW mendapat sambutan baik dari Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Utara (Sekda KLU), H. Raden Nurjati.

Sekda Lombok Utara, Raden Nurjadi sempat mengungkapkan terkait penurunan APBD Kabupaten Lombok Utara.

“Karena itu, sangat dibutuhkan peran masyarakat maupun donatur dalam meningkatkan pembangunan sarana pendidikan,” kata Raden Nurjati.

Peresmian SMP Islam Terpadu ini menjadi harapan baru bagi dunia pendidikan di Kecamatan Kayangan, khususnya Desa Santong.

Pimpinan pontren Albaqiyatusshalihat NW Santong, Mujtahidin, S. Ag menyampaikan, pembangunan SMP Islam Terpadu ini merupakan langkah bersama dalam meningkatkan perkembangan dunia pendidikan khususnya di desa Santong.

Mujtahidin menyampaikan bahwa SMP Islam Terpadu ini nantinya bisa menampung peserta didik yang merasa kurang berbakat dalam ilmu agama.

“Kami mendirikan SMP Islam Terpadu ini untuk menampung anak-anak kami yang mungkin kurang berbakat dalam ilmu agama. Terlebih juga, untuk SMP yang ada di Kecamatan Kayangan ini jaraknya cukup jauh hingga menyulitkan anak-anak untuk mengaksesnya.” ungkap Mujtahidin.

KMujtahidin juga berharap, agar pemerintah setempat tidak mempersulit izin bagi pembangunan sarana pendidikan, guna mencerdaskan anak bangsa.

BACA JUGA: Pabrik Pengolah Sampah Akan dibangun di Lombok Barat

Seyogyanya pemerintah selalu mendukung dan mempermudah akses sektor pendidikan bagi anak bangsa, tambahnya.

“Harapan kami kepada pemerintah, semoga setiap pembangunan sarana pendidikan yang ada di KLU ini terkait izinnya tidak dipersulit,” kata Mujtahidin

Han




Dokter Bedah Minim, UNRAM Akan Buka Prodi Dokter Spesialis

MATARAM.lombokjournal.com ~ Menurut data Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Mataram (Unram), ketersediaan dokter bedah di Nusa Tenggara Barat (NTB) masih minim yaitu baru 38 orang. Hal inilah yang mendorong rencana dibukanya Program Pendidikan (Prodi) Dokter Spesialis, yang terdiri dari program studi Obstetri (bedah) dan Ginekologi (kebidanan).

Rencana dibukanya Prodi Dokter Spesialis, ini, dipaparkan oleh FK Unram kepada Wakil Gubernur NTB, Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP), serta hadirin lainnya secara daring, dalam kegiatan visitasi Konsul Kedokteran Indonesia, di Pendopo Wagub, Senin (14/06/2021).

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalillah, mengapresiasi rencana tersebut dan mengatakan bahwa pembangunan kesehatan dan pendidikan NTB tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri, salah satunya adalah kebutuhan dokter spesialis yang belum sebanding dengan jumlah penduduk.

Program Studi Kebidanan dan Bedah yang akan dibuka merupakan kontribusi Unram dalam pembangunan masyarakat, seperti IPM (Indeks Pembangunan Manusia) dan juga masalah kesehatan lain, seperti stunting, gizi buruk dan lainnya.

Dokter Bedah Minim di NTB

“Semoga di masa depan, FK Unram dapat melahirkan dokter-dokter spesialis yang berkualitas terutama dalam mendukung program unggulan Revitalisasi Posyandu,” ujar Sitti Rohmi.

BACA JUGA:

Sementara itu, Dekan FK Unram, dr. Hamsu Kadriyan, dalam penjelasannya mengatakan bahwa FK Unram yang telah terakreditasi A telah menyiapkan persyaratan maksimal agar kedua prodi tersebut segera dibuka.

Pihaknya optimis terhadap penyelenggaraan kedua prodi tersebut sebab selain menjadi visi pengembangan lembaga pendidikan, juga sebagai kontribusi bagi pembangunan kesehatan, terutama pendidikan di NTB.

FK Unram yang berdiri 18 tahun silam dan terbilang muda usianya, saat ini sudah masuk 18 besar Fakultas Kedokteran terbaik se-Indonesia, sesuai rilis Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

“FK Unram sangat mengapresiasi dukungan pemerintah provinsi dalam pembukaan kedua program studi ini untuk kemajuan daerah,” tutur dr. Hamsu.

diskominfotikntb