Ruang dan Modal bagi Anak-Anak Cemerlang NTB adalah STIP

Salah satu tujuan Science Teknologi dan Industrial Park (STIP) adalah mewadahi ide cemerlang anak-anak NTB yang tak memiliki cukup ruang dan modal untuk mengekspresikan potensinya.

LOBAR.lombokjournal.com ~ Dihadapan ratusan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah, memaparkan berbagai tujuan dari hadirnya STIP pada malam penganugerahan penghargaan SMK Gemilang Karya tahun 2021, di gelar di halaman STIP NTB, Banyumulek, Lombok Barat, Kamis (2/9).

Ruang“STIP adalah wahana untuk mewadahi otak brilian anak-anak NTB. Sehingga mereka yang tidak memiliki modal akan disediakan ruangan, fasilitas, modal dan lain sebagainya,” ungkap gubernur.

Menurut, Zulkieflimansyah, hadirnya STIP sebagai upaya pemerintah mengajarkan kepada anak-anak untuk mencintai sains dan teknologi, karena maju dan berkembang sebuah daerah tidak cukup hanya dengan doa tapi mereka harus mampu menguasai sains dan teknologi.

“Kami mengajak sekolah-sekolah kita bikin motor listrik, mobil listrik, coldstorage dan lain-lain bukan semata-mata kita ingin buat industri motor listrik tapi kita hanya mengingatkan bahwa anak-anak NTB mampu membuktikan semuanya,” tegasnya.

Karena itu, gubernur berharap siswa SMK dan sekolah-sekolah yang ada di NTB menjadi familiar dengan hadirnya STIP dan menjadikanya sebagai ruang inspirasi bagi potensi-potensi yang dimiliki.

“Bahkan siapapun yang ingin berinvestasi dan memanfaatkan area STIP tanpa harus membayar. Tapi setelah beberapa tahun sukses harus keluar dan mendistribusikan banyak kebaikan untuk NTB,” harap Zulkieflimansyah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pedidikan dan Kebudayaan NTB, Aidy Furqon, menjelaskan, malam penganugerahan penghargaan SMK Gemilang Karya tahun 2021 merupakan rangkaian dari berbagai kegiatan di antaranya, festival dan lomba seni siswa dengan tujuh mata lomba, penutupan pameran gerai SMK yang merupakan hasil karya siswa-siswi SMK se-NTB, inovasi pengembangan SMK untuk melakukan kerja sama dengan dunia industri, dunia kerja dan usaha.

“Sedangkan malam ini merupakan puncak dari Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tahun 2021 yang meliputi 40 mata lomba yang diikuti sebanyak 133 siswa SMK di seluruh NTB,” jelasnya.

manikp@kominfo




Inovasi ‘Sabtu Budaya’ Diharapkan Pertahankan Budaya Tradisional

Inovasi ‘Sabtu Budaya’ yang diiniasiasi Dikbud NTB diharapkan tetap mempertahankan dan merawat budaya tradisional

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kegiatan Inovasi “Sabtu Budaya” diharapkan mampu membentuk karakter mulia, anak-anak yang akan menjadi generasi masa depan. Memiliki rasa cinta, kepedulian dan bangga dengan budaya lokal dan tradiaionalnya.

Pesan Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., saat melaunching dan memberikan motivasi Kegiatan”Sabtu Budaya” Kepada Jajaran Dikbud NTB, Senin (30/8/2021) di SMAN 1 Lingsar Lombok Barat.

Wagub melaunching inovasi Sabtu Budaya
Wagub Hj Sitti Rohmi

Kegiatan inovasi Sabtu Budaya diharapkan merawat budaya tradisi

Sehingga lanjut Wagub, kebanggaan ini akan terus menanamkan nilai-nilai luhur yang diwariskan. Supaya bangsa ini kuat dengan tetap mempertahankan dan merawat budaya tradisional.

Kegiatan Sabtu Budaya berisi praktek-praktek baik tentang gotong royong, permainan rakyat, olahraga traditional dan penguatan pengembangan organisasi sekolah.

Jadi program dan inovasi yang ada, harus terus berjalan, berkesinambungan dan terus menerus meningkat kualitasnya. Sehingga menjadi kebiasaan yang dapat mengubah pola pikir atau perilaku masyarakat.

BACA JUGA: Posko PPKM Harus Segera Dibentuk di Semua Desa

Sabtu Budaya, ini menjawab dari banyak pertanyaan. Karena kegiatan di dalamnya mencakup berbagai program.

Ummi Rohmi sangat mengapresiasi inovasi Sabtu Budaya ini. Namun ia berpesan, setelah diresmikan harus betul-betul diterapkan. “Itu yang saya titip yach,” kata Ummi Rohmi sapaan Wagub.

Ukuran keberhasilan Sabtu Budaya ini, apabila setahun kemudian lebih semarak dan membumi lagi. Bahkan masih banyak nilai-nilai yang harus dimasukan dalam bagian Kegiatan ini.

Sementara itu, lebih jauh dijelaskan Kadis Dikbud Provinsi NTB Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd.,M.Pd., menjelaskan bahwa ‘Sabtu Budaya” merupakan inovasi Dikbud di tahun ajaran 2021/2022.

Sabtu Budaya dapat membangun suasana belajar. Membiasakan praktek-praktek baik seperti gotong royong, toleransi, kerja keras, tanggungjawab, sehat dan lain sebagainya, sesuai amanat fungsi pendidikan nasional.

Sabtu Budaya dapat menguatkan karakter bangsa, seperti budaya gotong royong yang sesuai dan sejalan dalam mendukung program NTB Zero Waste.

Kegiatan ini dilakukan dihari Sabtu sebelum 1-2 jam dimulainya pelajaran. Yang kemudian peserta didik dapat belajar kembali.

Program inovasi ini akan terus rutin digelar dan dievaluasi 2-3 bulan kedepan. Bagaimana efektivitas dan pengaruhnya bagi sekolah dan masyarakat dilingkungan sekitar sekolah dan dunia pendidikan.

Inovasi Sabtu Budaya, juga diharapkan mampu mendonghttps://lombokjournal.com/anggur-varian-rebakong-rbk-dikembangkan-bakti-haryono-di-dusun-rebakong/krak Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) di NTB.

Saat ini IPK NTB berada pada posisi 5 besar se-Indonesia. Pada urutan pertama ada Provinsi Yogyakarta, kedua Bali, ketiga Jawa Tengah, keempat Bengkulu dan kelima provinsi NTB.

BACA JUGA:

Anggur Varian Rebakong Dikembangkan Bakti Haryono di Dusun Rebakong

“Mimpi besar kami ingin melaju pada posisi 3 besar dan bahkan posisi nomor 1 dalam IPK ini,”harapnya.

Selain itu, dijelaskan Kadis Dikbud bahwa Ada 3 inovasi yang dilahirkan Dikbud, yaitu inovasi Sabtu Budaya, Edo Wisata dan Senam Gema Gatra.

Senam Gema Gatra ini muncul sebagai bentuk perhatian terhadap budaya di NTB. Gerakan dan musiknya merupakan perpaduan 3 etnis besar di NTB, yaitu Sasak, Samawa dan Mbojo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten 1, Karo Adpim, Rektor UNU NTB, Kabid Kebudayaan Dikbud, Staf Ahli Gubernur Bidang Sosmas, sejumlah eselon III dan jajaran Dikbud NTB.

edy




Gubernur NTB Berharap NWDI Terus Berkiprah Mencerdaskan Umat

Gubernur NTB Menempatkan NWDI sebagai aset bangsa yang strategis dalam mengakselerasi proses pembangunan menuju kecerdasan umat dan bangsa Indonesia

MATARAM.lombokjournal.comNahdlatul Wathan Dinul Islamiyah (NWDI) baik di daerah maupun pentas Nasional, diharapkan terus memberikan sumbangsih terbaik dalam akselerasi pembangunan dan mencerdaskan umat.

“Ini sebagai bentuk tanggungjawab sejarah, dalam melanjutkan cita-cita Pahlawan Nasional kita, pendiri NWDI,” harap Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah.

Harapan Gubernur NTB itu disampaikan saat menghadiri Tasyakuran Nasional HULTAH NWDI Ke-86 dan HAUL Ke 24 Wafatnya Al-Maghfurulahu Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid (Pendiri NWDI,NBDI Dan NW) melalui aplikasi Zoom, Minggu (29/08/21).

BACA JUGA: Peduli Lingkungan, Mahasiswa Melepasliarkan Tukik di Lekok

Kegiatan itu diikuti Wakil Gubernur Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd., (Ketua Muslimat Pimpus NWDI) dan Bupati Lombok Timur.

Selain itu hadir juga pejabat negara seperti Menkopulhukam Profesor Mahfud MD, Menteri BUMN Erik Tohir, Menteri Agama Yaqut Choil Qoumas, ulama terkemuka, Profesor Qurais Shihab, ulama dari jajirah Arab, dan seluruh jajaran PB NWDI hingga di jajaran daerah.

Gubernur NTB mengatakan, di usia 86 tahun tentunya sudah semakin dewasa, karena ditempa oleh fase sejarah yang telah dilaluinya. Begitupun kiprah yang diembannya untuk mencerdaskan umat dan bangsa ini.

Pemerintah NTB menempatkan NWDI sebagai salahsatu aset bangsa yang sangat strategis dalam mengakselerasi proses pembangunan yang terus digalakan menuju kecerdasan umat dan bangsa Indonesia.

“Tantangan jaman di masa yang akan datang semakin kompleks, sejatinya menjadi ruang pembelajaran sekaligus menjadi perhatian bagi semua,” jelas akademisi ini.

Pengalaman yang sangat panjang dalam berbagai fase sejarah, mampu memberikan kiprah yang nyata dalam melakukan modernisasi adab umat dan bangsa ini.

NWDI yang didirikan oleh Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, merupakan jawaban atas sejarah saat itu. Teropongnya jauh menatap masa depan dan berbagai dinamika untuk meraih dan mempertahankan kemerdekaan, sekaligus mengisi kemerdekaan.

“Atas nama pribadi dan Pemrov. NTB, Selamat dan Sukses atas agenda dan kiprahnya NWDI, semoga Allah SWT mampu memberkahi setiap langkah dan kebersamaan kita, demi kecerdasan dan kesejahteraan kita semua,” kata Gubernur Zul.

Menko Polhukam Profesor Mahfud MD berharap, NWDI semakin besar dan maju, sehingga dapat berkiprah untuk bangsa dan negara. Terutama memajukan pendidikan di Indonesia.

Ia juga mengapresiasi TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid yang telah berjuang membela NKRI dan mendirikan madrasah untuk anak bangsa saat itu.

BACA JUGA: BPD Santong Tolak Bantuan Pangan non Tunai untuk Isteri Kades

“Bahkan Madrasah perempuan pertama di Indonesia saat itu didirikan oleh beliau,” pujinya.

Bukan hanya pendidikan, perjuangan yang diajarkan di madrasah adalah menumbuhkan nasionalisme, cinta terhadap bangsa dan negara.

“Atas nama Pemerintah, saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada NWDI, Selamat HULTAH Semoga terus ikut berkontribusi membangun dan mencerdaskan anak bangsa,” kata Prof Mahfud.

Sementara, Ketua Umum PB NWDI, Dr. Tuang Guru Bajang (TGB) Kyai Haji Muhammad Zainul Majdi, Lc., MA., menyampaikan apresiasi atas waktu dan kesempatan Gubernur NTB beserta pejabat negara hingga jamaah diseluruh dunia, yang menghadiri HULTAH NWDI Ke-86 dan HAUL Ke 24 Wafatnya Al-Maghfurulahu Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.

Ia berharap NWDI dapat meneruskan nilai-nilai dan ilmu dalam perjuangan yang telah diajarkan TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.

“Lahirnya madrasah NW pertama, pada tahun 1937, yang kita tasyakurkan hari ini,”kata TGB.

Untuk itu, kedepan NWDI terus memberikan sumbangsih dalam setiap situasi dan ruang penghidmatan yang tidak putus-putus.

edy




Inisiatif Lestarikan Lingkungan dari Mahasiswa, Diapresiasi Bupati Djohan

Bupati Dohan Sjamsu berterima kasih kepada inisiatif mahasiswa yang melakukan kegiatan bermanfaat bagi pembangunan di daerah, khususnya dalam pelestarian lingkungan

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Kegiatan peduli lingkungan dengan melepas anak penyu (Tukik), penanaman pohon serta bersih pantai yang dilakukan Ikatan Mahasiswa Gondang (IMG) di Pantai Sedayu, Desa Gondang, mendapat apresiasi Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu.

Bupai Djohan mengapresiasi inisiatif mahasiswa peduli lingkungan Inisiatif mahasiswa dengan kegiatan peduli lingungan diapresiasi bupati

“Sebagai kepala daerah, saya berterima kasih. Inilah yang kita inginkan. Generasi muda yang berkreasi, berinisiatif melakukan kegiatan bermanfaat bagi pembangunan di daerah kita ini,” kata Bupati Djohan

Hal itu dikatakannya saat menghadiri kegiatan mahasiswa Gondang yang menggelar Pelepasan Penyu dan Penanaman Pohon serta Pembersihan Pantai di Pantai Sedayu, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara (28/08/21).

Kegiatan itu menandai Peringatan HUT ke-76 RI dan HUT ke-13 Kabupaten Lombok Utara.

Bupati mengatakan, Pemerintah Daerah tidak dapat melaksanakan pembangunan sendiri, apalagi Lombok Utara daerah dengan potensi keindahannya, bisa menjadi obyek pariwisata sebagai penyumbang PAD terbanyak.

“Tanggung jawab kita semua termasuk anak-anakku dan para generasi muda memelihara kondis lingkungan ini. Mari kita berbuat, menjaga kelestarian lingkungan, lingkungan yang asri untuk daerah kita Lombok Utara,” kata bupati.

Kegiatan diwarnai dengan pelepasan 300 ekor anak Penyu (Tukik), sebelumnya di tempat lain, telah dilepaskan 700 ekor, dari partisipasi masyarakat dan generasi muda Lombok Utara.

“Saya imbau pada generasi muda dukung pemerintah seutuhnya, dukung apa yang diprogramkan daerah sehingga dalam waktu yang tidak lama kemajuan pembangunan segera terwujud dengan baik,” harapnya.

Dijelaskannya, pembangunan daerah hingga saat ini belum bisa optimal, mengingat kendala pembiayaan, akibat adanya pandemi Covid yang melanda dunia hingga daerah seperti Lombok Utara. UMKM terpuruk, PAD APBD menurun signifikan.

BACA JUGA: BPD Santong Tolak Bantuan Pangan non Tunai untuk Isteri Kades

“Covid ini tidak nampak tapi dampaknya nyata. Banyak yang sudah terpapar di Lombok Utara. Hari ini (28/08/2021) masih kisaran 20 orang yang terkonfirmasi positif. Mari kita bekerja, bangkit bersama mencegah Covid-19,” tandasnya.

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua PKK KLU Hj Galuh Nurdiyah, Wakapolres Lotara Kompol Setia Wijatono SH, Plt Kadis Dukcapil KLU sekaligus Sekretaris Panitia HUT ke-76 RI dan HUT ke-13 KLU Tresnahadi SPt, Kapolsek Gangga AKP Remanto SH dan Kepala Desa Gondang Supriadi SPd.

Pada acara tersebut, hadir pula unsur Komunitas Tionghoa Lombok, Pengurus dan Anggota Ikatan Mahasiswa Gondang, para Kadus, unsur masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Keikutsertaan masyarakat dan para generasi muda dengan kreasi dan inisiasi menunjang kelancaran pembangunan pada suatu daerah.

Bantuan Komunitas Tionghoa

Selain itu pula, Bupati Djohan menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Komunitas Tionghoa yang dihajatkan bagi anak yatim dan warga miskin.

Kendati dalam jumlah terbatas, tetapi pasti bermanfaat. Berpartisipasi ikut membantu menanggulangi persoalan ekonomi masyarakat.

Wakil Ketua INTI NTB dari unsur Komunitas Tionghoa Lombok, S Wijanarko menyampaikan, kegiatan sosial yang diselenggarakan guna melestarikan lingkungan hidup akan diwariskan hasilnya pada anak cucu.

BACA JUGA: Ibu Adalah Garda Terdepan Dalam Mendidik Anak-anak

Nantinya dapat terpelihara dengan baik dan memberi dampak pada kehidupan yang lebih baik.

“Adanya kegiatan sosial dan lingkungan dapat berdampak nyata. Semoga Covid bisa cepat berlalu, dan kita bisa hidup new normal kembali. Membangun negara dan daerah pada segala bidang termasuk ekonomi masyarakat dan pembangunan laju pesat menuju Indonesia yang tangguh dan tumbuh,” kaa Wijanarko.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian sembako kepada empat perwakilan Kadus di Desa Gondang untuk disalurkan kepada yang berhak serta pembagian hadiah Lomba Mural dan Bersih Kampung Sehat.

Kegiatan diakhiri dengan bersama melepas Penyu (Tukik) untuk kelestarian biota laut dan Penanaman Pohon Kencana yang cocok tumbuh di pesisir pantai, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

wld




Peduli Lingkungan, Mahasiswa Melepasliarkan Tukik di Lekok

Ikatan Mahasiswa Gondang (IMG) melakukan aksi peduli lingkungan dengan gerakan bersih pantai, penanaman seratus pohon pelindung dan melakukan pelepasliaran tukik

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Ikatan Mahasiswa Gondang (IMG) mengadakan kegiatan melakukan  Bersih Kampung, Penanaman Pohon dan lepasliarkan tukik di Pantai Sedayu Lekok, Desa Gondang Kecamatan Gangga Kabupeten Lombok Utara.

Kegiatan IMG itu menggandeng kerjasama dengan Komunitas Tionghowa – INTI, OPAL, dan Pokdarwis setempat.

Sebelumnya, serangkaian kegiatan yang telah dilakukan IMG antara lain berupa pembibitan anggur, lomba seni melukis tembok, pembibitan, dan berbagai kegiatan lainnya dalam rangka memeriahkan HUT KLU Ke 13 dan HUT RI Ke 76 tahun 2021.

Kegiatan itu merupakan tindak lanjut kegiatan sebelumnya.

BACA JUGA: BPD Santong Tolak Bantuan Pangan non Tuna untuk Isteri Kades

Hari Sabtu (28/08/21), Ikatan Mahasiswa Gondang melakukan gerakan bersih pantai, penanaman seratus pohon pelindung dan melakukan pelepasliaran tukik. Dalam kegiatan ini IMG memina Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu untuk memimpin kegiatan itu.

Dalam acara seremonial, IMG sekaligus penyampaian laporan pertanggung jawaban kegiatan, penyerahan kenang kenangan untuk bupati, penyerahan hadiah pemenang Lomba, sekaligus penyerahan 300 paket sembako untuk anak yatim piatu, lansia, orang tua jompo dan fakir miskin.

Bupati dilibatkan dalam aksi peduli lingkungan

aksi peduli lingkungan ditandai dengan penanaman pohon

 

 

 

 

 

Kegiatan IMG yang diselenggarakan di Pantai Sedayu, Dusun Lekok, Desa Godang,  berlangsung selama dua hari, dimulai tanggal 27 Agustus hingga 28 Agustus 2021.

Penanaman pohon selain berfungsi sebagai pelindung, juga untuk memperindah seputaran lokasi Pantai Sedayu yang merupakan salah satu tujuan wisata di Gondang. Lokasi itu digunakan sebagai pusat penangkaran penyu pertama dan terbesar di kabupaten Lombok Utara.

“Kegiatan ini diharapkan berlanjut secara kontinyu dan dapat ditiru oleh mahasiswa yang lain serta masyarakat luas. Menjadi upaya bersama memelihara dan mengawasi apa yang telah dilakukan secara bersama sama untuk kepentingan bersama. Itu akan melahirkan kader kader lingkungan,” kata pihak pengurus IMG dalam pernyataannya, Sabtu (28/08/21).

Pihak IMG juga berharap dukungan pemerintah Kabupaten Lombok Utara. Dan menyerukan masyarakat luas akan pentingnya gerakan peduli lingkungan untuk kehidupan semua mahluk.

Bupati Lombok Utara, H Djohan Syamsu, SH, yang hadir dalam kegiatan di Pantai Sedayu itu mengatakan, kehadirannya sebagai bentuk kepeduliannya terhadap lingkungan.

BACA JUGA: Sertifikasi Pemandu Wisata Tambora, Langkah Menuju UNESCO

“Penghijauan merupakan salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis lingkungan yang merupakan salah satu program perintah,” kata bupati.

Ia berdiharap kegiatan yang diakukan IMG yang didukung lembaga yang peduli lingkungan lainnya, dapat mengurangi dampak kerusakan lingkungan yang rawan Abrasi, longsor, banjir dan kekeringan di wilayah Kabupaten Lombok Utara.

“Terlebih lagi di Pantai Sedayu yang merupakan pusat penangkaran penyu yang sudah terdaftar di Kantor BKSDA NTB,” ungkap bupati.

Bupati Djohan mengapresiasi para Donatur Komunitas Tionghoa, Organisasi Lingkungan dan segenap peserta kegiatan penghijauan.

“Walaupun di tengah situasi Pandemi Covid-19, kita masih dapat melaksanakan kegiatan ini, ” katanya.

Usai pembersihan dan penanaman, Djohan Syamsu, melepasliarkan 300 tukik, membagikan paket sembako dan penyerahan hadiah pemenang lomba dalam kegiatan dalam rangka HUT KLU Ke 13 dan HUT RI ke 76 -2021.

(@ng)




Gubernur Zulkieflimansyah: Taklukkan Dunia dengan Ilmu

Mahasiswa yang menuntut ilmu di luar negeri diminta Gubernur Zulkieflimansyah jangan merasa puas dan terus belajar

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah berharap kepada para mahasiswa asal NTB yang melanjutkan study ke luar negeri, khususnya mahasiswa asal NTB yang melanjutkan study di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, agar terus mengasah kemampuan dengan belajar dan terus belajar

Mahasiswa diminta jangan pernah merasa puas belajar karena dunia hanya mampu ditaklukkan oleh orang-orang yang berilmu dan memiliki pengalaman yang mumpuni.

“Saya berharap kepada mahasiswa yang usai melakukan Study di Mesir kemudian lanjutkan study nya ke negara-negara Eropa. Saya yakin anak-anak kita ke depannya akan mampu menaklukkan dunia dengan ilmu-ilmunya,” harap gubernur.

BACA JUGA: Validasi Data Kemiskinan Akan Selesaikan Berbagai Persoalan

Hal itu disampaikannya saat menjadi Opening Speech pada acara Webinar Kemerdekaan Indonesia ke-76 bersama mahasiswa asal NTB yang Study di Mesir, Kamis (26/08/21).

Webinar Kemerdekaan Indonesia ke-76 diinisiasi oleh Keluarga Mahasiswa Nusa Tenggara dan Bali (KM NTB) yang Study di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir dengan tema “Semangat Kemerdekaan Menumbuhkan Kepekaan Azhari dalam Perannya yang Krusial Ikut Membangun Bangsa dan Negara.”

Menurut gubernur, tidak semua memilki kesempatan untuk melanjutkan study ke luar negeri. Apalagi bisa Study di kampus-kampus ternama di seluruh dunia.

Karena itu, atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat NTB berharap, anak-anak NTB mampu memberikan kontribusi terbaik dalam membangun daerah, bangsa dan negara ke depannya.

BACA JUGA: Tete Batu Siap Menangkan Best Tourism Village 2021

“Semua mengakui bahwa kontribusi alumni Al-Azhar Mesir baik dari generasi ke generasi begitu besar bagi perkembangan dunia pendidikan di Indonesia. Khususnya untuk kemajuan daerah kita,” harap gubernur.

Selain itu,  mahasiswa asal NTB yang melanjutkan study ke luar negeri untuk terus memberikan motivasi kepada generasi selanjutnya. Agar mereka tidak pernah takut untuk terus bermimpi untuk mengikuti jejak alumni terdahulu.

Sehingga ke depan diharapkan anak-anak NTB akan lebih banyak yang melanjutkan pendidikan di Timur Tengah atau di kampus ternama di seluruh dunia.

manikpkominfo




On Stage 2021: Upaya ‘Insomnia Theater Movement’ Kuatkan Eksistensi Teater NTB di Masa Pandemi

Insomnia Theater Movement melalui On Stage 2021 dalam tema ‘Titik Kumpul’ memberi tanda dahwa di tengah masa sulit pandemi Covid-19, teater di Nusa Tenggara Barat tetap eksis

MATARAM.lombokjournal.com ~ Insomnia Theater Movement kembali mengadakan kegiatan teater tahunan yang jadi program rutin kelompok teater yang dimotori Indra Putra Lesmana.

Penyelenggaraan kegiatan di bulan Agustus ini, merupakan yang ketiga kalinya dengan tajuk On Stage. Dalam perhelatan panggung kali ini,  Insomnia Theater Movement mengangkat tema ‘Titik Kumpul’.

Jadwal dalam gelaran on stage 2021, dengan menampilkan enam grup teater dari seluruh NTB On Stage 2021 menampilkan enam gup teater dari seluruh NTB

Perhelatan ketiga Insomnia Theater Movement akan berlangsung selama tiga hari (23-26 Agustus 2021), dengan menghadirkan enam kelompok Teater yang salah satunya dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Titik Kumpul dihajatkan jadi ‘tanda’ teater NTB tetap eksis di masa sulit seperti sekarang,” jelas Indra.

BACA JUGA: Mandalika Go Green, Masyarakat Antusias Ikuti Vaksinasi 

Enam kelompok teater yang diundang masing-masing;

  • Teater Himla Nusa Tenggara Timur (NTT);
  • Mime in Lombok;
  • Teater 16 Lombok Timur;
  • Teater Tastura Lombok Tengah;
  • Teater Biru-09 Kota Bima, dan
  • Teater Kampung Baca Pelangi Lombok Barat.

Enam kelompok teater, masing-masing akan menampilkan pertunjukan pada pagi Pukul 09.00-selesai, dan sore Pukul 04.00-selesai selama empat hari. Dan diakhiri diskusi dengan tema Proses Kreatif di ujung kegiatan.

Kegiatan yang bekerjasama dengan Taman Budaya NTB ini akan dipusatkan di gedung Teater Tertutup Taman Budaya dengan protokol kesehatan ketat.

Selain pertunjukan dan diskusi, kegiatan juga dirangkai dengan Mural dari DPK art space.

Teater Himla NTT menampilkan pertunjukan berjudul Dopi, Sutradara Novrizal Hamza. Dijelaskan, pertunjukan berangkat dari hasanah tradisi masyarakat Adonara Kabupaten Flores Timur.

Teater Tastura Lombok Tengah akan menampilkan pertunjukan berjudul Koran karya Agung Widodo dengan sutradara Ilham Muchtar.

Teater 16 Lombok Timur menampilkan pertunjukan dengan judul Burung Firdaus, sebuah naskah adaptasi dari karya puisi penyair NTB Kiki Sulistyo dengan Sutradara Yusfianal Imtihan.

Kampung Baca Pelangi Lombok Barat menampilkan pertunjukan berjudul Maling karya Imam Safwan. Dan Teater Biru-09 Kota Bima tampil dengan pertunjukan Perang Ngali Sutradara Bangkit KN, pertunjukan yang berangkat dari hasanah lokal masyarakat Bima.

Satu-satunya kelompok Pantomim yang ikut terlibat pada kegiatan On Stage 2021 yakni Mime in Lombok akan tampil dengan judul pertunjukan Work from Home Sutradara Nash Jauna.

Work from Home menjadi sebuah kegelisahan yang hadir erhelantankarena pandemi Covid-19.

BACA JUGA: Menjaga Ketahanan UMKM di Tengah Pandemi Merupakan PR Besar

Selain bisa ditonton melalui siaran langsung via aplikasi YouTube, pengunjung juga diberi kesempatan hadir langsung ke Taman Budaya NTB dengan jumlah terbatas yakni 125, tentu dengan protokol kesehatan maksimum.

Ind




Bupati Djohan Terima KKN Mahasiswa Muhammadiyah Aisyiyah

Mahasiswa 40 perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah yang melaksanakan KKN di Lombok Utara diterima Bupati Djohan Sjamsu

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH menerima KKN Mahasiswa Muhammadiyah Aisyiyah di Kabupaten Lombok Utara, Senin (09/08/21).

Mahasiswa Muhammadiyah dan Aisyiyah yang diterima Bupati Lombok Utara

Dalam kegiatan itu hadir Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr H Arsyad A Ghani MPd dan unsur perwakilan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah.

Selain itu hadir pua Kepala LPPM berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah, unsur pimpinan OPD, juga para camat, beberapa Kades se-KLU serta tamu undangan lainnya.

Bupati Djohan menyampaikan selamat datang di Lombok Utara. Kabupaten yang baru berusia 13 tahun, namun kaya potensi pariwisata dengan aneka wisatanya. Ada wisata pantai, wisata gunung, dan wisata budaya.

Dijelaskan Bupati Djohan, Lombok Utara daerah yang kecil dengan penduduk berkisar 260 ribu, 43 desa dengan 5 kecamatan.

Pada tahun 2018 silam, daerah mengalami musibah gempa bumi hingga kini dampak yang ditimbulkan belum dapat terselesaikan. Misalnya, sekitar 18 ribu rumah. Selanjutnya, tahun 2019 pandemi Covid melanda Lombok Utara.

BACA JUGA: Generasi Muda, Aktor Utama  Adaptasi dan Mitigasi Bencana

Sehingga keberadaan mahasiswa KKN diharapkan dapat membantu memberikan pemahaman dan penjelasan kepada masyarakat tentang pandemi covid.

“Sebagai orang beragama, kita harus berserah diri kepada Allah yang menentukan segala. Namun kita manusia tetap wajib berikhtiar, berusaha menghindari dan mengatasi apa yang terjadi,” imbuhnya.

Menurut Bupati Djohan, akibat Covid banyak sendi sendi ekonomi usaha kecil dan menengah gulung tikar. Intinya taraf ekonomi masyarakat kurang baik.

“Doa kita semua, mahasiswa dan masyarakat Lombok Utara. Semoga pademi Covid segera berakhir. Tugas yang akan dilaksanakan sekiranya bisa membantu sosialisasi dan penanganan Covid-19 dalam menuntaskan tugas terakhir di perguruan tinggi masing-masing,” tuturnya.

Pada akhir sambutannya, Bupati Djohan berharap agar para mahasiswa melaksanakan KKN dengan sungguh-sungguh.

“Baru kali ini, Pemda KLU menerima peserta KKN yang relatif banyak, 40 perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah. Terima kasih pada keluarga besar Muhammadiyah yang memilih KLU sebagai lokasi KKN pada 20 desa,” imbuhnya.

Rektor UMMAT Dr H Arsyad A Ghani MPd berterima kasih pada bupati dan jajarannya yang telah menerima mahasiswa sebagai lokasi KKNMas. Mengingat pertama kalinya universitas melaksanakan KKN gabungan antara Muhammadiyah dan Aisyiyah.

“Alhamdulillah Lombok Utara dan Lombok Barat menerima mahasiswa kami, walaupun dalam kondisi pandemi. Peserta KKN sekaligus bertindak sebagai relawan Covid-19 membantu masyarakat dalam sosialisasi, terkait masalah pandemi Covid sekaligus melaksanakan penelitian dan pengabdian pada masyarakat di desa,” kata Arsyad Gani.

Dituturkannya, tugas penunjang lain dilaksanakannya KKN adalah belajar memahami budaya dan tata krama yang ada di wilayah Lombok Utara. kknmas berlangsung mulai tanggal 9 Agustus hingga 12 September 2021.

“Harapan kami, mohon bupati dan semua jajarannya membina dan mengawasi keberadaan peserta selama di lokasi KKN, agar ke depan terbangun kolaborasi antara Pemda dan perguruan tinggi,” ujarnya.

BACA JUGA: Senyum Abadi dari Sang ‘Smiling Politician’

Kegiatan berjalan lancar dan khidmat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, dilanjutkan dengan foto bersama.

wld




Aplikasi NTBelib, Pemprov NTB Siapkan Perpustakaan Digital

Aplikasi NTBelib cukup interaktif, punya beberapa fitur, termasuk ada fitur yang dapat menulis gagasan kemudian dapat dikirim ke berbagai platform media sosial

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB telah menyediakan aplikasi NTBelib bagi masyarakat.

NTBelib merupakan layanan membaca atau perpustakaan digital yang disiapkan oleh pemerintah di tengah pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di NTB sejak 05 sampai 20 Juli mendatang.

Aplikasi NTBelib merupakan layanan perpustakaan digital
Aplikasi NTBelib

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Prov NTB, Julmansyah, S.Hut., MAP menjelaskan, salah satu impact dari PPKM adalah terhentinya seluruh proses pendidikan terutama dibatasinya kegiatan membaca di perpustakaan.

Sehingga terhenti juga upaya meningkatkan pengetahuan dan wawasan sisiwa/mahasiswa di tengah pandemi. Meski begitu, bukan berarti kesempatan meminjam, menambah wawasan dan membaca buku terhenti.

BACA JUGA: Senyum Abadi dari Sang ‘Smiling Politician’

“Kami berusaha hadir secepatnya dalam menjawab kondisi saat ini. Alhamdulillah Kami telah menyediakan layanan perpustakaan Digital yang diberi nama “NTBelib,” ungkapnya di Mataram, Selasa (13/07/21).

Lebih Lanjut Julmansyah mengatakan, inovasi ini salah satu ikhtiar NTB Gemilang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat di tengah Pandemi yang mengancam.

Karena mengingat era digital mengharuskan semua layanan instansi pemerintah maupun dunia bisnis untuk memanfaatkan teknologi informasi.

Dan ikhtiar ini baru terwujud di era pemerintahan Dr. Zulkiefliamansyah dan Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB.

“Layanan aplikasi ini menyediakan bahan bacaan bagi siswa SD, SMP serta SMA/SMK. Aplikasi ini bisa didownload di playstore bagi yang memiliki android dan sebentar lagi juga akan rilis di App store bagi pengguna Apple,” jelasnya.

Dijelaskannya, pada aplikasi ini terdapat koleksi bacaan pada fitur SMP BSE sekitar 227 koleksi yang dapat dipinjam, SD BSE ada 350 koleksi, SMA BSE 111 Koleksi yang terkait buku pelajaran sekolah, disediakan oleh perpustakaan digital ini.

Sementara untuk koleksi umum tersedia 395 koleksi yang masing-masing judul ada 4 copiannya.

“Ke depan kami akan terus memberi fasilitas layanan koleksi yang sesuai dengan era-nya. Kami hadir menjangkau anak SD dan SMA dan masyarakat desa terpencil sekalipun sejauh ada signal,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi NTB menyediakan akses dan layanan bahan bacaan berbasis digital tersebut. Diharapkan terbentuk budaya gemar membaca dan indeks literasi NTB meningkat dan akhirnya dapat memacu literasi untuk kesejahteraan.

Selain itu, aplikasi ini cukup interaktif, punya beberapa fitur, termasuk ada fitur yang dapat menulis gagasan kemudian dapat disimpan bahkan di kirim ke berbagai platform media sosial.

“Tentu ini belum sempurna, sebagai langkah awal kami harus mulai melayani warga NTB dimana saja tanpa harus beranjak meninggalkan tempat,” tegasnya.

Sedangkan untuk menjadi anggota NTBelib, lanjutnya, ini sangat mudah, mereka yang ingin menjadi anggota NTBelib cukup daftar dengan nama dan alamat email ketika registrasi.

BACA JUGA: Mutasi Pejabat, yang Dilantik Harus Mampu Lakukan Percepatan

Bahkan menurutnya beberapa pengguna aplikasi telah memberikan testimoni bahwa aplikasi youtube pada handphone anak-anaknya siswa SD sudah diganti dengan aplikasi NTBelib.

Menurutnya, salah satu atensi gubernur NTB terkait aplikasi ini adalah agar aplikasi perpustakaan digital ini dapat menyediakan ebook tentang sains ilmu pengetahuan terkait anak atau siswa SD dan SMP. Sehingga semangat mereka dapat menumbuhkan kecintaan akan sains pengetahuan sejak dini.

Aplikasi ini baru rilis dua hari lalu dan Insya Allah dalam waktu dekat akan di launching oleh Gubernur, Wakil Gubernur bersama Kepala Perpustakan Nasional.

Manikp

@kominfo




Mahasiswa Pelopor Intelektual Gerakan Vaksinasi dan Prokes

Mahasiswa bisa menjadi pelopor intelektual dalam melakukan gerakan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan (prokes) di masyarakat.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Sitti Rohmi Djalillah, menegaskan hal itu saat meninjau kegiatan Vaksinasi Presisi Merdeka “Goes To Campus”, Sinergitas TNI-Polri bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram dan Cipayung Plus, di kampus UIN Mataram, Kamis (5/8).

Wagub menilai mahasiswa merupakan garda terdepan dalam melawan Covid dan meyakinkan masyarakat untuk tetap menjaga disiplin dalam prokes.

“Kami optimis, masa depan daerah dan bangsa ini tergantung apa yang dilakukan dan dicontohkan mahasiswa,” kata Sitti Rohmi.

Sehingga, lanjut Wagub, kehidupan masyarakat berjalan sesuai keinginan bersama. Aktifitas ekononi bergeliat, penyelenggaraan pendidikan berjalan dan suasana kehidupan kembali, dengan era menurut tatanan baru.

“Tidak ada lagi penyekatan, PPKM dan termasuk kuliah online dan lain sebagainya,” tuturnya.

Hal yang serupa disampaikan Kapolda NTB, Irjen. Pol. Muhammad Iqbal, yang mengatakan bahwa kenapa kampus jadi target vaksin, karena mahasiswa adalah agen of change. Mahasiswa membawa perubahan ke arah lebih baik ke depan, termasuk juga sebagai penjaga moral bangsa ini.

“Kalau adik-adik mahasiswa divaksin maka akan diikuti oleh masyarakat, ini point pentingnya,”ungkap Iqbal.

edy