Membanggakan, NTB Peringkat Ke-9 STQ Nasional XXVI

Prestasi Provinsi NTB dalam STQ Nasional XXVI cukup membanggakan karena perjuangan berat telah menorehkan catatan penting meraih Peringkat Ke – 9

MALUKU.lombokjournal.com ~ Provinsi NTB berhasil meraih peringkat ke – 9 dari 34 Provinsi se – Indonesia yang mengikuti ajang Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXVI di Sofifi, Provinsi Maluku Utara.

Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah mengapresiasi seluruh peserta yang telah berjuang dan berhasil membawa harum nama NTB pada kancah nasional.

Prestasi membanggakan dilarih para Kafilah NTB di STQ Nasional di Maluku

“Luar biasa kontingen STQN kita mewakili NTB di Maluku Utara,” tutur Bang Zul pada postingan Facebooknya, Jum’at (22/10).

Senada dengan Gubernur NTB, Wakil Gubernur NTB, Dr. Sitti Rohmi Djalillah juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta dan mendoakan agar perjuangan seluruh peserta mendapatkan berkah dari Allah SWT.

BACA JUGA: Bunda PAUD Kecamatan dan Desa se Lombok Utara Dikukuhkan

“Alhamdulillah, selamat kepada Yuni Wulandari, Salah satu Qori’ah NTB, telah meraih juara satu pada Cabang Tilawah Golongan Dewasa di STQ Nasional Maluku Utara..InsyaAlloh berkah..,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Prov. NTB, Dra.Hj.Baiq Eva Nurcahyaningsih,M.Si selaku Ketua Rombongan Kafilah NTB mengucapkan terimakasih kepada Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah, Wakil Gubernur NTB, Dr. Sitti Rohmi Djalillah dan seluruh stakeholder serta masyarakat NTB yang telah mendukung dan mendoakan seluruh peserta STQ.

“Alhamdulillah, terimakasih atas semua dukungan dan do’anya, Provinsi NTB berhasil meraih peringkat ke 9,” tutur Bunda Eva.

STQ Nasional XXVI Tahun 2021, Kota Sofifi Prov. Maluku Utara yang berlangsung tanggal 16 – 25 Oktober 2021. Provinsi NTB berhasil meraih beberapa juara, di antaranya dari Cabang Tilawah Golongan Dewasa Putri, Provinsi NTB berhasil meraih Qoriah Terbaik 1 atas nama Yuni Wulandari dengan nilai 97,66.

Cabang Hifzhil Quran Golongan 5 Juz dan Tilawah diraih oleh  Hafidzah Harapan 1 atas nama Arfah Wulandari.

Cabang Hifzhil Quran Golongan 30 Juz Putra diraih oleh Hafidz Terbaik 3 atas nama L. Muh. Khairurrazzaq Al Hafizi  dengan nilai 95,50.

BACA JUGA: Bupati Djohan Terima Kunker Dirjen Kebudayaan Himar Farid

Cabang Hifzhil Quran Golongan 30 Juz Putri diraih oleh Hafidzah Harapan 3 atas nama Salwa Salsabila. Cabang Tafsir Golongan Bahasa Arab Putri diraih oleh Mufassirah Harapan 2 atas nama Annisa Maulida.

Diskominfotik




Keluarga Benteng Utama Pencegahan Bahaya Narkoba

Pendidikan dalam keluarga diharapkan maksimal memberikan pemahaman dan sosialisasi terkait penyelahgunaan nakoba

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kunci mencegah penyalahgunaan narkoba dimulai dari keluarga.

Peran orang tua harus maksimal dalam berlansungnya pendidikan dalam keluarga. Orang tua harus lebih maksimal memberikan pemahaman dan sosialisasi di lingkungan keluarga.

Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah yaitu istri Gubernur NTB, mengimbau agar keluarga menjadi benteng utama pencegahan narkoba.

Menurut Ketua TP PKK Provinsi NTB itu, keluarga merupakan garda terdepan dalam menjaga dan mencegah keluarga dari penyalagunaan Narkoba.

“Karena kunci pencegah penyalagunaan Narkoba harus dimulai dari keluarga,” ujar Bunda Niken, sapaan Hj Niken Saptarini Widyawati.

Hj Niken mengatakan itu saat membuka Webinar Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital, degan tema ‘Penguatan Keluarga Dalam Menghadapi Bahaya Narkoba secara hybrid, Selasa (19/10/21) di Aula Pendopo Gubernur NTB.

BACA JUGA: Bunda PAUD di Kecamatan dan Desa se KLU Dikukuhkan

“Mental dan kepribadian anak-anak dan anggota keluarga lebih dewasa dan bijaksana dengan memahami seutuhnya bahaya Narkoba,”ungkap Bunda Literasi NTB ini.

Bunda Niken mengingatkan, masa remaja bagi anak-anak merupakan fase perkembangan dari masa anak-anak ke dewasa. Dalam masa seperti ini orang tua harus memperhatikan dan membentuk karakter dan pendidikan bagi anak.

“Data menunjukan, jumlah pengguna Nerkoba paling banyak dari usia remaja,” ucap Hj Niken.

Peran keluarga dalam hal ini Orang tua juga harus secepatnya mendeteksi tingkahlaku anak. Jangan sampai setelah terkena baru diketahui orang tua.

Di masa pandemi Covid-19, harus disiapkan betul kesehatan mental keluarga agar tidak rapuh. Meningkatkan peran keluarga membentuk dan membangun karakter setiap anggota keluarga yang berahlak mulia dan bermoral.

“Penting juga TP.PKK mengetahui wilayah rawan Narkoba, sehingga dapat diperkuat sistem pencegahan dan sosialisasi bahaya Narkoba,”tutup istri Gubernur NTB ini.

Sosialisasi dan rehabilitas 

Penyalagunaan Narkoba dapat ditekan dengan sinergi dan pola pencegahan, sosialisasi dan rehabilitasi berjalan bersamaan.

Kepala BNN NTB Brigjen Pol Gagas Nugraha, SH., mengatakannya saat bicara dalam webinar.

“Termasuk secara masif (sosialisasi dan rehabiliasi) dilakukan secara bersama seluruh masyarakat,” kata Gagas Nugraha.

Ggas juga menekankan penguatan ketahanan keluarga. Hal ini dianggap langkah strategis, penting dan mendesak dalam membangun dan mensejahterakan keluarga. Dengan demikian melindungi anak-anak dari bahaya narkotika.

Selama BNN NTB terus mengkampayekan secara off line maupun online upaya pencegahan dan sosialisasi bahaya Narkoba. Seperti melalui website, media sosial maupun media cetak atau elektronik.

BACA JUGA: Antara Marah dan Rmahnya Bu Risma

Sedangkan sosialisasi di  kalangan pelajar disekolah-sekolah kerap dilalukan. Termasuk kepada masyarakat melalui desa bersinar di NTB.

Kegiatan yang digagas TP.PKK Provinsi NTB bekerjasama dengan DWP Provinsi NTB dan DWP BNN Provinsi NTB, menghadirkan Psikolog Yossy Dwi Erliana Julmansyah, S. Psi.

Webinar itu diikuti peserta dari TP.PKK Provinsi, DWP Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kecamatan hingga desa se NTB dan Genre NTB.

Diskominfotik




Bunda PAUD Kecamatan dan Desa se-Lombok Utara Dikukuhkan

Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan dan Desa, masing-masing dilakukan Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu dan Bunda PAUD Kabupaten, Hj. Galuh Nurdyiah Djohan Sjamsu

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Pengukuhan Bunda PAUD se Lombok Utara, mulai tingkat desa hingga kecamatan, brlangsung di Sunset Spring Beach Desa Segara Katon, Selasa (19/10/21).

Pengukuhan Bunda PAUD mulai Desa higga Kecamatan itu tertuang dalam Keputusan Bunda PAUD Kabupaten Lombok Utara No:421.1/03/10/BP.KLU/2021.

Usai pelantikan Bunda Paud Desa dan Kecamatan

pelantikan Bunda PAUD Kecamatan yang dilakukan bupati

Kegiatan itu dimulai dari pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan yang dilakukan Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu SH.  Kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan 28 Bunda PAUD Desa Se-KLU oleh Bunda PAUD KLU, Hj. Galuh Nurdyiah Djohan Sjamsu.

BACA JUGA: Sosialisasi Pembangunan Data Base Informasi Kearsipan KLU

Hadir dalam acara pengukuhan itu, Plt.Kadis Dikbudpora KLU Adnan MPd, Ketua GOW KLU Yunita Aprilina Danny Karter, Ketua DWP KLU Baiq Hurniwati Anding Dwi Cahyadi, serta undangan lainnya

Usai pengukuhan, Bupati Djohan menyampaikan selamat kepada Bunda PAUD Kecamatan dan Desa di KLU. Pesan bupati, agar mereka bertugas sesuai pedoman kerja masing-masing.

Peran PAUD dalam lini kehidupan sangat penting, mengingat pendidikan anak diusia 0-6 tahun dalam pembentukan karakter menuju generasi yang lebih baik, serta bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara ke depan.

”Pendidikan PAUD ini sangat strategis dan sangat penting peranannya sehingga sangat diperhatikan oleh pemerintah daerah dalam rangka mendidik anak-anak diusia kemasan mulai dari cara bergaulnya dirumah dan dilingkungan sekitar,” tutur bupati

Dilantiknya para istri Kepala Desa karena memiliki pengaruh terhadap PAUD di wilayah dan lingkungan masing-masing.

Sehingga yang menjadi tugas dapat dikerjakan, selanjutnya diteruskan pada masyarakat.

Generasi sekarang dan ke depan memiliki tantangan luar biasa, terlebih dengan adanya perkembangan teknologi komunikasi luar biasa.

Dalam kesempatan itu, Bunda PAUD KLU Hj. Galuh mengungkapkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), merupakan upaya pembinaan yang ditujukan anak sejak lahir sampai usia 6 tahun.

Pembinaan tu dilakukan melalui pendidikan dasar, untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani. Tujuannya, anak memiliki kesiapan memasuki jenjang pendidikan lebih lanjut.

“Kepedulian yang besar terhadap pendidikan anak usia dini, sama-sama membantu pertumbuhan dan perkembangan anak. Pada saatnya, mereka memiliki kesiapan mental untuk memasuki pendidikan tingkat lanjut, mengantar mutiara bangsa ke gerbang masa depan mereka yang lebih baik,” ungkap Bundah Galuh.

Menurutnya, pendidikan di awal masa pertumbuhan anak sangatlah penting. Pada usia dini, otak berkembang dengan sangat cepat, otak juga dapat menerima dan menyerap segala sesuatu yang dilihat dan didengarnya.

Tidak hanya yang baik-baik saja, tapi juga hal-hal yang kurang baik.

“Saya ingatkan bahwa, pendidikan anak usia dini bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah dan lembaga PAUD saja, tapi masyarakat dan orang tua juga harus bersama-sama berperan aktif, menyukseskan pendidikan anak usia dini sesuai peran masing-masing”jelasnya

Pekerjaan dan pencapaian besar untuk memasyarakatkan PAUD masih menunggu melalui intervensi kebijakan pemerintah. Dengan menggerakkan instrumen pemerintah dari tingkat kabupaten, tingkat kecamatan, tingkat desa sampai ke tingkat dusun dengan jumlah lembaga PAUD di KLU sebanyak 204.

Tentu ke depan, bisa bertambah mengingat tugas paling utama ialah memastikan bahwa, anak-anak usia 0 — 6 tahun sudah terlayani oleh PAUD-PAUD yang ada.

BACA JUGA: Bupati Djohan Terima Kunker Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid

“Bunda PAUD juga memiliki tanggungjawab untuk memastikan anak-anak yang lahir memiliki identitas berupa akta kelahiran, agar mereka dapat menjadi warga negara indonesia yang terlindungi hak-haknya sejak dini,”ungkapnya

Selaku Bunda PAUD kabupaten, berkomitmen untuk meningkatkan pendidikan PAUD di daerah KLU, yang merupakan profesi suci yang dilandasi rasa cinta dan kasih sayang.

“Harapkan kepada Bunda PAUD Kecamatan dan Desa mampu menjadi pondasi keberhasilan pendidikan usia dini dengan selalu berkomunikasi dalam pengembangan potensi di wilayah masing-masing,” harapnya.

@ng




MTQ Kabupaten Lombok Utara Ditutup Hari Ini

Penyelenggaraan MTQ IX Tingkat Kabupaten Lombok Utara sudah berakhir, dan Bupati Djohan mengungkapkan senangnya karena banyak para santri dari Pomdok Pesantren di KLU yang berpartisipasi dalam MTQ kali ini

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH sangat mengapreasi prestasi yang dicapai peserta lomba Musabaqah Tilawatil Wur’an (MTQ) IX Kabupaten Lombok Utara Tahun 2021 M/1443 H, yang berakhir hari Jum’at (15/10/12).

Penyelenggaraan MTQ IX tingkat Kabupaten Lombok Utara berlangsung mulai tanggal 11 sampai dengan 15 Oktober 2021 di Kecamatan Tanjung.

Bupati serahkan hadia pada salah satu pemenang dalam MTQ IX Penyerakan hadiah pada MTQ IX di Tanjung

Dalam acara penutupan itu, Bupati Djohan Sjamsu berharap agar prestasi yang dicapai di tingkat kabupaten, diteruskan sampai ke tingkat provinsi.

BACA JUGA:

Penyaluran Batuan Pedagag Kaki Lima dan Warung, NTB Dinilai Terbaik

“Para juara di tingkat provinsi akan mendapatkan hadiah khusus dari Pemda Lombok Utara, agar menjadi semangat untuk terus berprestasi di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional,” kata Bupati Djohan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Djohan juga langsung menyerahkan piala dan piagam penghargaan, serta hadiah kepada para pemenang lomba MTQ ke IX itu.

Bupati Djohan mengungkapkan rasa senangnya dengan banyaknya Pondok Pesantren yang tersebar di Lombok Utara, yang ikut berpartisipasi dalam lomba MTQ IX kali ini.

“Dengan adanya MTQ ini, makin terbumikan alquran sebagai pedoman dalam bermasyarakat,” ujar Bupati Djohan Sjamsu

Dewan Hakam MTQ IX telah menandatangani Surat Keputusan (SK) Nomor: 02/DH/MTQ-KLU/IX/2021, tentang Peserta Terbaik dan Juara Umum MTQ IX KLU.

BACA JUGA: Fasilitas IPAL RSUD KLU, Mengolah Limba Berbahaya

Dalam SK penetapan pemenang itu juga disebutkan, peserta yang ditetapkan menjadi Juara I MTQ IX Tingkat Kabupaten Lombok Utara Tahun 2021, tidak otomatis diutus mewakili Kabupaten Lombok Utara pada MTQ Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2022 yang recananya berlngsung di Kabupaten Lombok Timur.

Kecamatan Pamenang keluar sebai Juara UMUM MTQ IX Kabupaten Lombok Utara.

Berikut nama-nama Peserta Terbaik pada MTQ Tingkat Kabupaten Lombok Utara Tahun 2021.

CABANG TILAWAH

Golongan Tartil Putra:                            

Juara I      L. Alil Assabil     (Kec. Bayan)
Juara II     Adam Abri Yuda (Kec Tanjung)
Juara III    Qianu Alfaris     (Kec Pemenang)

 Golongan Tartil Putri:

Juara I Naisa Afika                  (Kec Pemenang)                                                                Juara II Adika Rahmatul Aula   (Kec Kayangan)                                                                Juara III Baitka Anna Ahari      (Kec Tanjung)

Golongan Tartil Anak-Anak Putra:

Juara I  Ziyad Malik Alhakim       (Kec Kayangan)
Juara II Halimi                          (Kec Gangga)
Juara III M. Nabil Umami           (Kec Pemenang)

Golongan Tartil Anak-anak Putri:

Juara I Lina Safitri                         (Kec Pemenang)
Juara II Iswatun Hasanah              (Kec Tanjung)
Juara III Annur Handayani             (Kec Bayan)

Golongan Tartil Remaja Putra:

Juara I Irawan Hadi                        (Kec Pemenang)
Juara II Aditya Zulfi F                     (Kec Gangga)
Juara III Raden Joy Jaya P               (Kec Tanjung)

Golongan Tartil Remaja Putri:

Juara I Lia Wardani                          (Kec Pemenang)
Juara II Nila Rahmatin                      (Kec Gangga)
Juara III Laeli Cahyati                       (Kec Kayangan)

Golongan Tartil Dewasa Putra

Juara I Anamudin                              (Kec Kayangan)
Juara II Husna Hadi Yusron                (Kec Bayan)
Juara III Datu Yartijati                       (Kec Tanjung

Golngan Tartil Dewasa Putri:

Juara I Rahmawati                             (Kec Pemenang)
Juara II Denda Niaturrahmi                 (Kec Tanjung)
Juara III Hayati                                  (Kec Bayan)

II. CABANG QIRA’AT AL QUR’AN

Golongan Murottal Remaja Putra:

Juara I Toni Adrian                              (Kec Pemenang)
Juara II Nabil Abdul Majid                    (Kec Tanjung)
Juara III Suhaemi                               (Kec Kayangan)

Golongan Murottal Remaja Putri :

Juara I Novita Sari                                (Kec Pemenang)
Juara II Yunda Dewi                              (Kec Tanjung)                                              Juara III Baiq Siti Nurbayani                  (Kec Kayangan)

Golongan Murottal Dewasa Putra:

Juara I Ahul Hijar                                   (Kec Pemenang)
Juara II Ahmad Ridwan                           (Kec Kayangan)
Juara III Rifaldi                                      (Kec Gangga)

Golongan Murottal Dewasa Putri:

Juara I Baiq Esti Arin                               (Kec Kayangan)
Juara II Kudusiah                                    (Kec Pemenang)
Juara III Fitri Hidayah                              (Kec Tanjung)

Gol. Mujawwad Remaja Putra:

Juara I Adi Pratama                                 (Kec Tanjung)
Juara II Furkon Hatami                            (Kec Pemenang)
Juara III

Gol. Mujawwad Remaja Putri:

Juara I Dina                                             (Kec Pemenang)
Juaea II Mariani                                        (Kec Tanjung)
Juara III

Gol. Mujawwad Dewasa Putra:

Juara I Edi Pranata                                    (Kec Pemenang)
Juara II Sadam Faksindra                          (Kec Tanjung)
Juara III

Gol. Mujawwad Dewasa Putri

Juara I Yunika Sari                                     (Kec Pemenang)
Juara II Baiq Dewi Marina                           (Kec Kayangan)
Juara III Zurriyatun Insani                          (Kec Tanjung)

III. CABANG HIFDZIL QUR’AN

Golongan. 1 Juz dan Tilawah Putra:

Juara I Walfaizin                                        (Kec.Tanjung))
Juara II Haikal Aiman                                 (Kec Pemenang)
Juara III Wizarul Izarul Argi                        (Kec Kayangan)

Gol. 1 Juz dan Tilawah Putri

Juara I Yuina Safitri                                    (Kec Tanjung)
Juara II Adinda Aprilia P                              (Kec.Pemenang)
Juara III Satla Arrofifah                              (Kec Bayan)

Dewan Hakam MTQ IX tingkqt Kabupaten Lombok Utara                                           Ketua, TGH. DR. L. Muksin Efendi, MA

Ditetapkan di Tanjung
Pada tanggal,15 Oktober 2021

CATATAN: Masih banyak Cabang mata lomba dalam MTQ IX KLU yang tidak dicantumkan disini.red

@ng

 




Pelatihan Mendongeng untuk Tumbuh Kembang Anak

Kegiatan pelatihan mendongeng diperlukan agar para kader pembimbing pendidikan anak bisa menstimulasi anak membangun mimpinya, baik orang tua dan anak bisa bercerta dengan cinta

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Yayasan Nurani Luhur Masyarakat melalui project JAAM (Join Action Again Malnutrisi) menggelar pelatihan mendongeng bagi 33 peserta. Terdiri dari Kader Champion tumbuh kembang, perwakilan guru PAUD dan staf project JAAM selama dua hari 6-7 Oktober di Villa Bambu Senaru, Kecamatan Senaru Kabupaten Lombok Utara.

BACA JUGA: Pelatihan PAUD Holistik Integratif Dibuka Bupati Lombok Utara

Pelatihan mendongeng ini merupakan rangkaian dari kegiatan divisi tumbuh kembang salah satu program intervensi dari project JAAM.

Pelatihan mendongeng untuk tumbuh kembang anak

Setidaknya ada tiga (3) kegiatan kunci yang perlu dilakukan oleh orang tua untuk menstimulasi tumbuh kembang 0-3 tahun melalui kegiatan 3B: Bermain, Bercerita dan Bernyanyi.

Ketiga (3) kegiatan ini dapat menstimulasi aspek tumbuh kembang anak di antaranya: motorik halus melalui yang dapat dilakukan melalui kegiatan bertepuk, meme, motorik kasar, bahasa, emosional dan kemandirian.

Dari assessment yang dilakukan oleh Project JAAM terhadap orang tua yang memiliki anak usia 0-3 tahun di 4 Desa Bayan yaitu Anyar, Batu Rakit, Loloan, Sukadana, kegiatan bercerita masih sangat kurang data di tahun 2021.

Untuk kegiatan bercerita yang dilakukan oleh orang tua adalah sebagai berikut: Desa Anyar dari 27 anak, terdapat 5 anak yang distimulasi melalui kegiatan bercerita (18,5 persen), Desa Sukadana dari 22 anak, terdapat 5 anak yang distimulasi melalui kegiatan bercerita (22 persen).

BACA JUGA: English Competition Festival, Event Perdana di KLU 

Di Desa Batu Rakit dari 24 anak, terdapat 10 anak yang distimulasi melalui kegiatan bercerita (41,6 persen) dan Desa Lolan dari 24 anak, terdapat 6 anak yang distimulasi melalui kegiatan bercerita ( 25 persen).

Berdasar data ini, pelatihan mendongeng menjadi salah satu kegiatan yang penting untuk dilakukan.

Firman Laia, Koordinator Project JAAM menyampaikan, Proyek JAAM melakukan upaya rehabilitasi serta pencegahan stunting bagi anak usia 6 hingga 35 bulan di 4 Desa yang ada di kecamatan.

Intervensi di area tumbuh kembang adalah hal yang sangat krusial bagi project JAAM.

Perubahan positif di masyarakat khususnya dalam pengentasan malnutrisi akan sangat ditentukan oleh diperkenalkannya pola-pola pengasuhan yang baik di tingkat keluarga, khususnya keluarga sasaran; yakni kelompok orangtua, pengasuh anak dan orang dewasa .

Sedangkan Suratni, mewakili Camat Bayan yang behalangan karena mengikuti kegiatan di kantor Bupati Lombok Utara. Suratni menyampaikan terima kasihnya atas berlangsungnya proses kegiatan dan berharap kepada peserta untuk menekuni tahapan tahapan kegiatan Pelatihan Mendongeng Proyek JAam “BEREMBUG”.

Menurut Ibu Suratni, mendongeng merupakan kebiasaan turun temurun oleh orang tua kita, meski Dongeng itu merupakan cerita atau kebiasaan yang terkadang tidak memiliki referensi (cerita rekaan).

Tapi tiap orang tua harus melakukannya untuk mendekatkan dan memanjakan anak dalam rangka melatih kecerdasan otaknya, terlebih lagi disaat jelang istirahat tidur, kata Suratni seraya buka acara.

Kegiatan yang difasilitasi oleh Kak Wawan sapaan untuk pria yang memiliki nama lengkap Herman Husdiawan Raja Dongeng dari Lombok ini Pelatihan mendongeng merupakan salah satu kegiatan untuk menstimulasi tumbuh kembang anak .

Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta khususnya kader Champion tumbuh kembang dan Guru PAUD dapat mempraktekan kegiatan mendongeng ini dikegiatan-kegiatan yang dilakukan bersama orang tua dan anak usia 0-3 tahun dikelas parenting dan kelas Ponia (Pos Nutrisi Ibu dan Anak) dan kegiatan pembelajaran di PAUD.

Melalui kegiatan bercerita, orang tua dapat menstimulasi kemampuan berbicara anak dengan kosakata yang baru.

Mendongeng, Orang tua dan anak bercerita dengan cinta, membangun imajinasi dan mimpi-mimpi anak Bayan untuk Lombok Utara dan Provinsi NTB yang lebih baik ke depan.

Tentunya Lombok Utara yang semakin Tangguh dan bebas dari kasus gizi buruk atau malnutrisi. (*)

@ng




Bimtek PAUD Holistik Integratif Dibuka Bupati Lombok Utara

Penyelenggaraan Bimtek PAUD Holistik Integratif diapresiasi Bupati Djohan, yang tujuannya mendukung perkembangan peserta didik secara optimal

TANJUNG.lombokjournal.com ~  Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH membuka secara resmi bimbingan teknis peningkatan kapasitas penyelenggaraan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) di Kabupaten Lombok Utara, di Sunset Spring Beach Desa Segara Katon, Selasa (05/10/21).

Bupati saat membuka resmi bimtek PAUD HI
Bupati H. Djohan Sjamsu

Hadir dalam kegiatan itu Plt. Kadis Dikbudpora Adnan MPd , Plt.Kepala Bappeda Parihin SSos, Bunda PAUD KLU, Hj. Galuh Nurdiyah Djohan Sjamsu serta undangan lainnya.

Bupati Djohan menyampaikan Apresiasi terhadap Bimtek PAUD HI di Lombok Utara yang tujuannya mendukung perkembangan peserta didik secara optimal.

BACA JUGA: English Competition Festival, Event Perdana di KLU Tahun 2021

Selain itu juga mencetak generasi milenial  yang produktif kreatif dan inovatif serta mampu berkontrbusi pada pembangunan  bangsa dan daerah.

“Saya atas nama Kepala Daerah mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayan Pemuda dan Olahraga yang menginisiasi terselenggaranya kegiatan ini,” tuturnya.

PAUD HI merupakan program nasional, dilaksanakan secara stimulan, sistematis serta menyeluruh dan terintegrasi, berkesinambungan untuk mendukung tumbuh kembang optimal demi mewujudkan anak sehat, cerdas dan berkarakter sebagai generasi masa depan berkualitas.

“Saya mengharapkan peran aktif seluruh kita semua untuk menjamin terpenuhinya hak tumbuh kembang anak dalam hal Pendidikan, Kesehatan, Pengasuhan serta Pelindungan dan Kesejahteraan,” harapnya.

Dengan kekompakan seluruh elemen dalam  membangunan daerah, tentu melalui bimtek kita bisa melakukan terobosan peningkatan kualitas SDM guna terwujudnya generasi emas yang berkelanjutan di masa mendatang.

Dalam pada Plt. Kadis Dikbudpora KLU Adnan MPd melaporkan tujuan dari kegiatan bimtek adalah untuk meningkatkan kapasitas dan terlaksananya penanganan anak usia dini secara menyeluruh.

“Tujuan dari kegiatan ini ialah untuk meningkatkan kapasitas penyelenggaraan PAUD HI disatuan pendidikan usia dini di KLU,” imbuhnya.

Dengan adanya Bimtek nantinya terlaksananya penanganan anak usia dini secara utuh dan menyeluruh, yang mencakup layanan gizi dan kesehatan.

Bimtek ini berlangsung selama tiga hari dengan jumlah peserta 100 Lembaga PAUD dari lima kecamatan di KLU, dengan Narasumber dari Direktorat PAUD Kementrian Pendidikan, Kebudayaan Ristek RI melalui  Virtual.

BACA JUGA:

BI NTB Dukung Pemanfaatan Bahan Organik Untuk Bawang Merah di KLU

Acara dilanjutkan dengan Penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Bunda PAUD Lombok Utara Hj. Galuh Nurdyiah Djohan Sjamsu, pada perwakilan peserta bintek  dari masing-masing kecamatan di KLU.

@ng




English Competition Festival, Event Perdana di KLU

Yayasan Mamba’ul Bayan NW Nusantara yang menyelenggarakan English Competition Festival berharap, Pemda KLU menjadikan festival ini sebagai agenda tahunan

TANJUNG. lombokjournal.com ~   Mewakili Bupati Lombok Utara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lombok Utara (Dikbudpora KLU) Adenan, S.Pd, M.Pd., membuka acara English Competition Festival bertempat di Yayasan Mamba ‘ul Bayan NW Nusantara, Senin (10/4/2021).

Adenan saat membuka acara English Competition Festival
Adenan, S.Pd, M.Pd

Dalam kesempatan itu, atas nama Pemerintah Daerah, Plt. Kadis Dikbudpora KLU menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang terlibat atas terselenggaranya kegiatan English Competition Festival, salah satu event perdana dan terbesar di Kabupaten Lombok Utara pada tahun 2021.

“Atas nama pribadi, atas nama pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas keikutsertaan lembaga ini (Yayasan Mamba’ul Bayan NW Nusantara _red ) dalam mencerdaskan anak bangsa,” tuturnya.

BACA JUGA:

BI NTB Dukung Pemanfaatan Bahan Organik Untuk Bawang Merah di KLU

Menyinggung terkait gawe besar yang digelar oleh pondoknya bersama dengan lembaga Pade Betulung itu, Pimpinan Yayasan Mamba’ul Bayan NW Nusantara, Kamah Yudiarto QH., S.Sy, S.Sos., berharap agar kegiatan ini bisa dilaksanakan kembali oleh Pemerintah Daerah, khususnya Dikbudpora KLU di tahun-tahun mendatang.

“Mudah-mudahan ini menjadi agenda tahunan. Bukan saja sains yang biasa dilaksanakan atau pekan olahraga, tetapi perlu juga di bidang Bahasa Inggris,” harap Kamah.

Kamah yang juga anggota DPRD Kabupaten Lombok Utara ini menegaskan, penjurian Festival Kompetisi Bahasa Inggris tersebut sepenuhnya dari pihak luar yayasan. Artinya semua peserta memiliki peluang yang sama untuk menjadi juara.

“Semua juri kami datangkan dari Mataram,” ujarnya.

Berdasarkan Laporan Ketua Panitia Penyelenggara, M. Fitra Rizki, jumlah peserta yang mengikuti Festival Kompetisi Bahasa Inggris tersebut 190 siswa. 73 dari Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) dan 117 dari Sekolah Lanjutan Menengah Atas (SMA).

Mata lomba yang diikuti peserta antara lain, untuk tingkat SLTP sebanyak 23 peserta mengikuti lomba Story telling (bercerita), 13 peserta mengikuti lomba Poem (puisi) dan 14 peserta mengikuti lomba Singing (bernyanyi).

BACA JUGA: Bimtek PAUD Holistik Integratif Dibuka Bupati Lombok Utara

Untuk review Kemudian Tingkat SMA, 27 Peserta mengikuti lomba Speech (Pidato), 23 Peserta mengikuti lomba Bercerita (Bercerita), 24 Peserta mengikuti lomba Poem (puisi), 21 Peserta mengikuti lomba menyanyi ( Bernyanyi ), Serta Terdapat 12 tim Yang mengikuti lomba Debating (perdebatan).

@ng




Gerakan Literasi NTB Akan Masif, Bunda Niken Jelaskan Strateginya

Bunda Niken Optimis gerakan literasi akan berlangsung massif, sebab selama iini program PKK juga melakukan literasi, selain itu juga banyak sumberdaya dari pegiat literasi lainnya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Banyaknya para pegiat literasi NTB yang bergerak mandiri menjadi modal membangkitkan kesadaran

“Karena ternyata para pegiat ini bukan mereka yang hadir dengan embel embel lembaga atau organisasi tapi mereka yang benar benar tergerak melihat lingkungan sekitar”, ujar Bunda Niken membuka kegiatan Gerakan Untuk Literasi Semesta (GEULIS) di Hotel Jayakarta, Kamis (30/09/21).

Bunda Niken menyebut Konsorsium NTB Membaca (KNTBM) yang  terdiri dari 96 kelompok pegiat literasi sebagai salah satu sumberdaya gerakan literasi dari kelompok pegiat lainnya di desa desa.

Oleh sebab itu, sebagai Bunda Literasi yang juga Ketua TP PKK NTB, ia mencoba mengkolaborasi strategi literasi dengan program PKK yang juga melakukan literasi. Selain program unggulan Revitalisasi Posyandu yang kini memperluas fungsi dan layanannya sebagai pusat edukasi selain kesehatan.

BACA JUGA:

Kampanye Baca Dengan Gawai,  Sadar Literasi Saat Bahan Bacaan Minim

Baik sebagai kader PKK maupun pendamping literasi layanan Posyandu Keluarga. Selain gerakan menemani anak membaca 30 menit setiap hari, Bunda Literasi juga memberdayakan kelompok literasi di desa desa melalui kerjasama kampus dalam program KKN Merdeka seperti di Universitas Teknologi Sumbawa.

Mewakili Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Fakhrul Arrazi mengatakan, gerakan literasi nasional yang mengampu literasi keluarga, sekolah dan masyarakat diramu dalam ekosistem bernama GEULIS.

“NTB dipilih sebagai miniatur project besar ini agar nantinya menjadi barometer literasi nasional”, jelas Fahrul.

BACA JUGA: Sirkuit Nasional Dinilai Lebih Baik Dari yang Diduga

Dalam kegiatan kelompok diskusi terpumpun (focus group discussion) itu disepakati 21 rekomendasi dalam membangun gerakan literasi semesta.

Diskominfotik

 




Kampanye Baca Gawai, Sadar Literasi Saat Bahan Bacaan Minim

Di tengah kurangnya ketersediaan bahan bacaan, kampanye membaca dengan gawai sangat penting guna membangkitkan minat baca masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketersediaan bahan bacaan menjadi penentu kesadaran literasi. Namun, pemanfaatan platform digital seperti gawai dapat menjadi solusi sementara di tengah kurangnya bahan bacaan.

“Minat membaca sebagai akar literasi memang harus menyediakan pilihan bacaan seperti buku dan literatur lain tapi kampanye membaca dengan gawai ini dimaksudkan untuk membangkitkan minat baca,” ujar Hj. Niken Setiorini Widyawati.

BACA JUGA: Gerakan Literasi NTB Akan Masif, Buda Niken Jelaskan Strateginya

Bunda Niken mengatakannya saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan kelompok diskusi terpumpun Gerakan Untuk Literasi Semesta (GEULIS) di Hotel Jayakarta, Senggigi, Lobar, Kamis (30/09/21).

Selain kurangnya bahan bacaan dan terputusnya gerakan literasi, adaptasi kebiasaan masyarakat yang sekarang lekat dengan gawai menjadi salah satu rekomendasi strategi GEULIS.

Dalam kesempatan sama, perwakilan Pusat Pengembangan Bahasa dan Sastra, Fakhrul Arrazi mengatakan, enam literasi dasar sebagai keterampulan abad 21 yakni literasi finansial, ilmu pengetahuan, teknologi, kebudayaan,  numerasi dan literasi baca tulis yang menjadi sumber.

BACA JUGA: Panen Jagung Nusantara Merata di Lombok Utara

“Literasi bahasa menjadi biangnya, literasi baca tulis adalah induknya sehingga keterampilan literasi lainnya dapat dicapai,” jelas Fakhrul.

Diskominfotik




Inovasi harus Disiapkan IAHN Guna Hadapi Tantangan Zaman

Tantangan pendidikan tinggi saat ini tidak sesederhana dulu, maka harus dihadapi dengan inovasi dan kreatifitas terus menerus.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah, meminta Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram, terus berinovasi dan kreatif untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin berat.

Inovasi“Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dan ditambah lagi dengan pandemi Covid-19, tantangan ke depan banyak banget,” ujar Zulkieflimansyah saat menerima kunjungan dan silaturahmi Rektor IAHN Gde Pudja Mataram beserta jajarannya, di pendopo gubernur, Senin (27/9).

Zulkieflimansyah mengatakan bahwa tantangan pendidikan tinggi tidak sesederhana dulu.
Maka perubahan ini harus dihadapi dengan kreatifitas membangun sumber daya pendukung, baik infrastuktur maupun SDM, misalnya dengan membuka prodi-prodi jurusan yang mengarah dengan perkembangan ke depan.

“Secara bertahap dan terencana, semua proses harus dilewati, agar tidak kaget,” tuturnya.

Rektor IAIH, I Wayan Wirata, mengatakan, kunjungan dan silaturahminya adalah untuk meminta dukungan dan masukan demi kemajuan lembaga pendidikan.

“Pak Gubernur sangat luar biasa perhatiannya terutama dunia pendidikan maupun seni budaya. Apalagi untuk kemajuan kampus, SDM dan fasilitas, ide dan masukannya sangat brilian dan cemerlang,” ungkap Wayan Wirata.

diskominfotik