Wagub NTB Ingatkan Vaksinasi dan Stop Merariq Kodek

Saat silaturrahmi di Ponpes Al-Mujahidin NW Tempos, Wagub Sitti Rohmi meningatkan agar masyarakat menikuti vakinasi, warga dan jamaah mencegah terjadinya “Merariq Kodek” (Perkawinan Dini)

LOBAR.lombokjournal.com ~ Warga  Tempos, Desa Banyuurif, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat diminta untuk patuhi imbauan pemerintah, untuk memastikan seluruh keluarga dan warga masyarakat  agar tetap mengikuti vaksinasi untuk menjaga kekebalan tubuh dari serangan Covid-19.

Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengingatkan kepada seluruh jamaah dan umumnya pada Silaturrahmi Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) di Ponpes Almujahidin Tempos, Bany Urif, Gerung, Lobar, Minggu (16/01/21).

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat ingin memastikan kepada seluruh masyarakat untuk segera menerima vaksin di Pos-Pos pelayanan vaksinasi yang sudah ditentukan hingga ke desa-desa.  Kita harus pastikan bahwa anggota keluarga kita sudah mendapatkan dua kali vaksin,” ujar Wagub NTB.

Wagub Sitti Rohmi menekankan, agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan (Prokes) untuk bisa mengurangi laju penyebaran Covid-19 yang masih terjadi.

Meski warga masyarakat sudah menerima vaksinasi dua kali, namun Wagub tetap mengingatkan, penerapan Prokes harus tetap diikuti dengan baik.

BACA JUGA: Sinergi PLN dengAn Pemprov NTB,  Dorong Ekosistim Kendaraan Listrik

Prokes penting dilakukan di masa pandemi agar masyarakat tetap bisa melakukan aktivitasnya secara sehat dan produktif.

Warga masyarakat dan juga para santri yang tengah menimba ilmu juga diingatkan, tetap menjaga Prokes.

Walaupun sudah divaksin misalnya, masyarakat ataupun para santri diingatkan tidak berkerumun.

“Kita harus tetap waspada, terlebih virus baru sewaktu-waktu mengancam kita. Mari kita jaga kesehatan diri, keluarga dan anggota masyarakat kita agar kita tetap sehat, aman, nyaman dan tetap produktif berkativitas di masa pandemic saat ini,” ujar wagub..

Para orangtua juga diingatkan untuk memotivasi anak-anaknya  yang berusia 6-12 tahun untuk menerima vaksin di masing-masing sekolah ataupun di Posyandu, Puskesmas ataupun Pos-Pos Pelayanan Kesehatan lainnya.

“Kita ingin anak-anak kita juga tetap sehat dalam masa belajarnya di sekolah dan terhindar dari Covid-19,” ujar cucu Pahlawan Nasional asal NTB ini.

Merariq kodek

Dalam silaturrahmi itu, Wagub Sitti Rohmi meminta kepada warga dan jamaah di Desa Tempos, Banyuurif untuk mencegah terjadinya “Merariq Kodek” (Perkawinan Dini) pada anak-anak usia sekolah.

Anak-anak pada usia produktif atau usia sekolah harus fokus sekolah, bahkan bisa melanjutkan hingga Perguruan Tinggi.

“Stop Merariq Kodek.  Ini perlu saya tekankan, karena  dampak buruk Merariq Kodek baik dari sisi kesiapan mental, kematangan masa produksi, dan secara ekonomi juga belum siap,” tegas wagub.

Ditekankannya, generasi yang akan melanjutkan estafet perjuangan bangsa ini tidak boleh terlahir generasi kurang sehat, terjadi stunting, gizi tidak terurus dengan baik.

BACA JUGA: Donor Darah Terbesar di Awal 2022, INTIN NTB Himpun 583 Kantong

“Dan tentu banyak hal buruk yang diakibatkan oleh perkawinan di usia dini. Karena itu kepada para santri-siswa-siswi di Lobar ini umumnya untuk tidak melakukan perkawinan usia dini,” tandas Wagub.

Wagub juga berpesan kepada ibu-ibu hamil, secara rutin memeriksakan kehamilannya ke Posyandu ataupun ke Puskesmas, agar kesehatan ibu dan kesehatan anak yang dikandungnya tetap terpantau dengan baik.

“Kita inginkan agar anak-anak kita yang lahir nanti dalam keadaan sehat dan memperoleh gizi yang cukup dan berimbang,” pungkas Ummi Rohmi.

Pada Silaturrahmi Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) ini, menghadirkan penceramah umum Ketua Cabang OIAA Indonesia,TGB KH Zainul Majdi, Ketua Perwakilan OIAA NTB TGH. Fauzan Azima, Ketua OIAA Lombok Barat, Pimpinan Ponpes Al Mujahidin NW Tempos, TGH. Marsini, S.Pd, MM.***

 




Bupati Djohan Resmikan Gedung Perpustakaan KLU

Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu meresmikan Gedung Perpustakaan, disebut sebagai gedung layanan perpustakaan termegah di KLU, dan menyediakan Layanan Digital

TANJUNG .lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH bersama Deputi Bidang Pengembangan Sumberdaya Perpustakaan Nasional RI Drs. Deny Korniadi, M.Hum meresmikan Gedung Layanan Perpustakaan Kabupaten Lombok Utara di Desa Gondang Kecamatan Gangga, Kamis (13/01/22).

Untuk memudahkan masyarakat Lombok Utara dalam mengakses buku atau bahan bacaan, serta untuk meningkatkan literasi masyarakat, perpustakaan Daerah KLU sudah menyediakan layanan perpustakaan berbasis digital yang diberi nama e-pustakalotara

bupatu meresmikan gedung perpustakaanDeputi Bidang Pengembangan Sumberdaya Perpustakaan, Perpusnas RI Deny Korniadi menyampaikan selamat atas selesainya pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan KLU yang termegah di Lombok Utara.

“Perpusnas mengucapkan selamat atas terselesaikannya pembangunan Gedung Perpus KLU,” ujarnya.

Bahwasanya program digitalisasi amat diperlukan, selain untuk kemudahan akses digitalisasi diharapkan mampu menarik minat pembaca terutama para generasi milenial.

“Pesan saya setelah diresmikannya Perpustakaan ini, akan ada promosi dan sosialisasi tentang keberadaan perpustakaan di KLU,” ucapnya.

BACA JUGA: Wagub NTB Ajak Dampingi Potensi Anak-anak Disabilitas

Sementara itu, Bupati Djohan menambahkan, gedung atau ruangan perpustakaan adalah bangunan yang seluruh aktivitas perpustakaan.

Agar memberikan layanan prima pada pemustaka atau masyarakat demi meningkatkan indeks pembangunan literasi masyarakat Lombok Utara.

“Tujuan pembangunan gedung ini adalah untuk meningkatkan tingkat literasi masyarakat” ujarnya.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Beli Sepatu Produk UMKM NTB

Usai peresmian gedung perpustakaan

Gedung Perpustakaan memiliki dua lantai adapun sumber dananya Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan sub Bidang Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan nilai pagu sebesar 10 Milyar.

“Lewat Kesempatan ini saya berterima kasih kepada Bapak Presiden, Menteri Keuangan, Kepala Perpustakaan RI dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembangunan gedung Perpustakaan,” ucapnya.

Harapannya, dengan diresmikannya Layanan Gedung Perpustakaan dapat memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat di KLU, terutama anak-anak yang masih mengemban pendidikan.

Pada kesempatan yang sama Plt. Kepala Dinas Perpusarsip KLU Kawit Sasmita dalam laporannya menjelaskan, jumlah koleksi buku yang tersedia 13.500 buku berbentuk fisik dan lebih dari 1000 judul buku berbasis online.

Sebelum peresmian gedung Perpustakaan, dilakukan serah terima plakat dan buku.

“Sampai saat ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan masih berupaya mendorong warga untuk membaca jika mengacu pada tingkat kunjungan ke perpustakaan masih terbilang rendah,” lanjutnya.

Dalam upaya meningkatkan literasi masyarakat Dinas Perpusarsip KLU juga membuat inovasi yaitu layanan berbasis online yang dapat diakses oleh kita semua di Play Store yang diberi nama  e-ustakalotara 

kepastian nanti diharapkan mampu meningkatkan minat baca masyarakat Lombok Utara.

Sebelum peresmian gedung Perpustakaan dilakukan serah plakat dan buku adapun presmian Gedung Perpustakaan ditandai dengan pemotongan Pita serta kedatangan prasasti oleh Bupati Lombok Utara bersama Deputi Bidang Pengembangan Sumberdaya Perpustakaan Nasional RI yang disaksikan oleh para undangan .

Hadir dalam peresmian itu, antara lain Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R,. ST, M.Eng, Unsur Forkopimda KLU, Pj.Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi SSTP MM, Kadis Perpustakaan NTB Julmansyah Tutup MAP, Para Staf Ahli Bupati, Asisten I Setda KLU Drs. H. Raden Nurjati, para Kepala OPD, Ketua GOW KLU Yunita Aprilina Danny Karter FR, Para Camat serta Undangan lainnya. ***

 




Wagub NTB Ajak Dampingi Potensi Anak-anak Disabilitas

Wagub Hj Sitti Rohmi tersentuh menyaksikan pertunjukan seni anak-anak disabilitas

LOBAR.lombokjournal.com ~ Melihat anak-anak Berkebutuhan Khusus dalam pertunjukan Gelar Budaya, Wakil Gubernur Dr Hj Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd berujar, keterbatasan fisik tak membatasi kreatifitas seni.

Wagub ajak dampingi poteni kreati anak disabilitas

“Sungguh sangat menyentuh hati. Yang terpenting kreatifitas dan prestasi dibuktikan dengan terus belajar dan berlatih tanpa putus asa dan dorongan guru guru yang luarbiasa,” ujar Wagub di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Lombok Barat di Dasan Geria, Lobar, Kamis (13/01/22).

Dalam rangkaian ulang tahun ke 25 SLB Negeri 1 Lobar itu, Ummi Rohmi berpesan untuk menghilangkan stigma negatif terhadap anak-anak disabilitas dan bersama sama mengajak untuk mendampingi mereka agar potensi mereka berkembang dan berkiprah di tengah masyarakat.

Selain itu SLBN 1 Lobar juga meluncurkan Sekolah Penyelenggara Sertifikasi Profesi Vokasi.

BACA JUGA: PDI P NTB Partisipasi Sukseskan Aksi Sosial INTI NTB

Seperti dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Dr. H. Aidy Furqon M.Pd pihaknya melaksanakan pembelajaran dengan pemberian penguatan pendidikan life skill.

Mengkombinasikan antara pengetahuan dan keterampilan. Berbagai produk kreasi siswa SLB tak hanya berkesenian tapi juga membatik, menjahit, cukli dan boga.

BACA JUGA: Presiden Tinjau Kesiapan BIZAM Sambut MotoGP

“Kalau sebelumnya siswa SLB setelah lulus hanya mendapat kemampuan baca, tulis, dan dapat ijazah, sekarang bersama teman-teman lainnya kami dorong agar tidak boleh sebatas itu saja. Pengembangan kreavitas siswa juga harus dikembangkan,” katanya.

Hadir pula Kepala SLBN 1 Lobar, Baiq Minarniwati dan Kabiro Adpim Setprov NTB, Wismaningsih Drajadiah. ***

 




Wagub NTB Silaturahmi dengan Pengurus DPD APWI NTB

Silaturrahmi singkat Wagub NTB dengan Pengrus DPD APWI NTB berlangsung hangat

MATARAM.lombokjournal.com ~ Silaturahmi Kepala BPSDMD Provinsi NTB dan Pengurus DPD Asosiasi Profesi Widyaswara Indonesia (APWI) Provinsi NTB dengan Dr. Hj Rohmi Jalilah, Wakil Gubernur Provinsi NTB, Rabu (12/01/22) di Pendopo Wakil Gubernur Provinsi NTB.

Pertemuan itu berlangsung singkat namun dalam suasana hangat. Pertemuan di antaranya membahas rencana Pengukuhan Pengurus DPD APWI NTB Periode 2020-2024 oleh Ketua Umum DPP APWI.

Dalam pertemuan itu Wagub memperoleh penjelasan dari Ir Lalu Hamdi, M.Si, Kepala BPSDMD terkait kegiatan BPSDMD Provinsi NTB sepanjang Tahun 2021.

Kegiatan itu di antaranya adalah menyelenggarakan kegiatan diklat kepada 3.136 ASN NTB, yang 70 persen dari total jumlah itu melalui diklatsar CPNS.

Sementara itu, Ir H. A. Mackhul, M.Si, Ketua DPD APWI NTB menjelaskan, transformasi profesionalitas yang diemban oleh APWI sejak terjadi perubahan keorganisasian dari Ikatan Widyaiswara Indonesia (IWI) menjadi Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (APWI).

“Kiprah Widyaiswara tidak lagi hanya pada Dikjartih seperti sebelumnya, melainkan bisa lebih luas membantu Pemerintah baik di Pusat maupun di Daerah untuk mengembangkan kebijakan baik di lingkungan birokrasi (OPD) maupun di masyarakat (Sosio Kultural),” urai H. A. Mackhul.

BACA JUGA: Gubernur NTB Tandatangani Kerjasama di Gili Trawangan

Secara ringkas Machsul mencontohkan pendampingan kegiatan Analisa Jabatan di beberapa OPD.

Wagub menyambut baik pertemuan dengan para widyaiswara, dan berharap bisa hadir dalam pelantikan dan pengukuhan yang direncanakan pada tanggal 20 Januari 2022.

“Tinggal dikoordinasikan dengan pihak protokol tentang jadwal yang sudah direncanakan itu,” ujar Wagub.

BACA JUGA: Panitia Nasional MotoGP Fokus Selesaikan 9 Isu

Pertemuan memang tidak sempat dilanjutkan dengan dialog karena Wagub sudah teragendakan dengan kegiatan lain.***

 




Peran IKABOGA NTB Penting Bagi Pemberdayaan Perekonomian

DPD IKABOGA NTB karena melakukan peran pemberdayaan masyarakat dan perekonomian daerah

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd mengapresiasi DPD Ikatan Ahli Boga (IKABOGA) Provinsi NTB, yang berperan membantu permberdayaan masyarakat dan perekonomian di NTB.

Menurutnya, wagub mengapresiasi DPD IKABOGA NTB karena melakukan peran yang ternyata memiliki tujuan yang sama dengan Pemerintah Provinsi NTB.

Peran Ikaboga NTB memberdayakan perekonomian NTB

“Jadi kami sangat terbantu nantinya jika DPC IKABOGA kabupaten/kota ini sudah dilantik, tentunya dalam pemberdayaan masayarakat dan dorong perekonomian daerah,” kata wagub.

Ia mengatakan itu saat menerima DPD IKABOGA NTB di Aula Pendopo Wakil Gubernur, Senin (10/01/22).

IKABOGA sendiri memiliki peranan meningkatkan mutu Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Tata Boga, mengembangkan kurikulum sarana pembelajaran-bahan ajar/sumber belajar, meningkatkan mutu pengelolaan, instruktur, ujian dan sertifikasi peserta kursus.

Ketua DPD IKABOGA NTB, Roro Ariani menjelaskan sudah merangkul mitra-mitra strategis dengan beberapa dinas di lingkup Provinsi NTB.

BACA JUGA: Perhatikan 4 Langkah Menuju Gaya Hidup Sehat

“Kami sudah merangkul mitra-mitra strategis dengan beberapa dinas di lingkup Provinsi NTB seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kelautan dan Dinas Koperasi dan UKM. Tujuannya supaya program IKABOGA bisa terlaksana dengan baik dan selaras dengan pemerintah Provinsi NTB,” ujarnya.

BACA JUGA: LagaPersahabatan, Putra Santong Uji Kekuatan PS Daygun

Rencananya pelantikan DPC IKABOGA seluruh Kabupaten/Kota se-NTB akann diselenggarakan pada hari Rabu 12 Januari 2022. Pelantikan akan dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur NTB.***

 




Penting Peran Psikolog Tangani Problematika Remaja di NTB

Psikolog berperan penting dalam penanganan problematika remaja, dan Pemprov NTB akan bekerjasama dengan psikolog mengungkap penyebab problem remaja

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sangat penting peran dan keterlibatan para psikolog untuk menangani berbagai masalah yang dihadapi oleh para remaja di NTB

Masalah narkoba, pernikahan anak, depresi dan berbagai masalah lainnya harus benar-benar ditangani dengan bai,k termasuk kolaborasi pemerintah dengan psikolog.

audensi dengann psikolog Sri Helmi

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan itu saat menerima Audiensi Psikolog, Sri Helmi Hayati di ruang kerjanya, Kamis (06/01/22).

“Ini PR yang harus kita tangani bersama. Kita juga bisa bekerja sama dengan psikolog untuk menangani berbagai permasalahan yang dihadapi oleh para remaja di NTB,” ungkap Wagub

Menurutnya, penanganan terhadap problematika remaja memang tidak cukup hanya dengan program pelatihan dan edukasi.

Keterlibatan para psikolog menjadi faktor penting yang bisa mengungkapkan penyebab dan pemicu problem remaja.

BACA JUGA: Insiden di Lotim, Pemprov NTB Jangan Lepas Tangan

Misalnya, kenapa banyak remaja yang terlibat dalam yang tidak inginkan, seperti narkoba, pergaulan bebas, pernikahan anak dapat diminimalisir sedini mungkin.

“Pemerintah provinsi akan lebih intens melalukan koordinasi dengan kabupaten kota terutama dalam kegiatan training of trainer bersama psikolog. Kemudian kabupaten kota akan melakukan skop nya di tingkat kecamatan dan seterusnya,” jelas Ummi Rohmi

Psikolog Sri Helmi Hayati yang juga penulis Buku “Problematika Remaja dan Program Revitalisasi Posyandu Keluarga” mengungkapkan, buku yang ditulisnya bisa dijadikan sebagai pedoman dalam memberikan edukasi kepada para remaja di NTB.

“Buku yang saya tulis ini berawal dari penelitian yang saya lakukan di setiap remaja sekolah. Hasilnya, ternyata banyak remaja-remaja siswa yang sudah pernah melakukan hubungan seks di usia yang sangat muda,” jelasnya.

Karena itu, lanjutnya, berdasarkan penelitian itu, dari sekian banyak remaja yang memiliki problematika itu mengalami depresi yang sangat membutuhkan perhatian pemerintah.

Apalagi ketika dirinya memberikan pelatihan kesehatan reproduksi di beberapa sekolah, banyak juga remaja yang sudah mengaku melakukan hal yang serupa.

BACA JUGA: Vaksin Covid-19 Tidak Berbahaya Bagi Ibu Hamil

“Oleh karenanya, dengan adanya buku ini sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama guru dalam mengedukasi terkait problem yang dihadapi oleh remaja,” jelasnya.

Ia berharap, kepada pemerintah selain melakukan edukasi di setiap sekolah di NTB juga harus ada kerja sama dengan para Psikolog untuk menangani masalah-masalah tersebut dari hulu hingga hilir para remaja. ***

 




Bunda Literasi NTB Salurkan Buku ke Seluruh Kabupaten/Kota

Bunda Literasi NTB menyalurkan buku ke seluruh Kabupaten dan Kota, sebagai wujud GLBK, agar para orang tua meluangkan waktu membaca bersama anaknya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sebagai realisasi Gerakan Literasi Berbasis Keluarga (GLBK), Ketua TP-PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah sebagai Bunda Literasi NTB menyalurkan buku ke seluruh Kabupaten/Kota se-NTB.

Bunda Literasi menyerahkan buku
Penyerahan buku di Lotim

GLBK merupakan upaya mewujudkan keluarga yang gemar membaca. Dengan adanya program tersebut, para orang tua diharapkan meluangkan waktunya minimal 30 menit untuk membaca buku bersama anak.

Bunda Niken berharap, buku-buku yang disalurkan jangan hanya disimpan, tapi harus benar-benar dibaca.

“Mudah-mudahan buku-bukunya tidak cuma ditaruh di lemari, di taruh di kardus tapi benar-benar dibaca oleh semua anak-anak bersama orang tuanya,” ungkap Bunda Niken.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Penyerahan Bantuan Buku di Lombok Timur, Sabtu (25/12/21).

BACA JUGA : Indonesia Singkirkan Singapura 4-2, Maju ke Final Piala AFF

Kabupaten Lombok Timur terpilih menjadi lokasi terakhir penyaluran buku, dari 10 Kabupaten/Kota di NTB.

Sebanyak 500 eksemplar buku didistribusikan ke Komunitas Baca Darut Tauhid di Sembalun, Lombok Timur.

Sebelumnya, saat menghadiri Dialog Budaya dengan tema Membangun Karakter Melalui Gemar Membaca, Senin (15/11), Bunda Niken menyatakan, pemerintah telah menyediakan 10 ribu buku yang akan dibagikan ke seluruh pelosok desa di NTB.

Diharapkan buku-buku itu menjadi pemicu semangat masyarakat dan anak-anak untuk terus membaca.

“Semakin banyak buku yang kita baca, maka akan semakin banyak yang kita tahu,” ujarnya.

Bunda Niken berpesan kepada para ibu, agar rutin memawa anak mereka ke Posyandu dan sekolah untuk mendapatkan berbagai ilmu.

“Pesan saya kepada para ibu, agar membawa anak-anak kita secara rutin ke posyandu, serta ke sekolah untuk belajar ilmu-ilmu yang diperlukan,” tutupnya.

BACA JUGA: Produk UMKM NTB Diminati Pasar Mancanegara

Kegiatan itu dilanjutkan dengan diskusi santai antara Bunda Niken bersama para ibu dan anak-anak yang hadir dalam acara penyerahan.***

 




Penyerahan Beasiswa dari HBK untuk Mahasiswa Undikma

Ketika menyerahkan beasiswa kepada 43 mahasiswa Universitas Pendidikan Mataram (Undikma) HBKmengaku, dirinya adalah produk dari beasiswa

MATARAM.lombokjournal.com ~ Aksi peduli pendidikan HBK dilanjutkan dengan menyambangi perguruan tinggi.

Kali ini, anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/Pulau Lombok ini, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) memberi bantuan beasiswa untuk 43 mahasiswa Universitas Pendidikan Mataram (Undikma), Jumat (24/12/21).

“Saya berharap, beasiswa ini dapat terserap 100 persen. Dan saya yakin dan percaya, insya Allah di tahun depan bisa saya tambah,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut.

penyerahan beasiswa pada mahasiswa Udikma            Memberi dorongan semangat pada pnerima beasiswa

Di Undikma, selain oleh para mahasiswa, HBK juga disambut oleh Wakil Rektor I Undikma, Ni Ketut Alit Suarti.

Hadir pula dalam pertemuan ini, Kaprodi FPOK, Wakil Dekan 1 FIKMM Undikma, dan Kabag Humas Undikma. Sementara dari DPR RI, turut hadir besama HBK, Anggota Pansus RUU Olahraga Nasional dari Komisi X.

BACA JUGA: Perpisahan Dengan Aktivis, Kapolda Irjen M Iqbal Janji Tak Lupakan NTB

Kepada para mahasiswa yang hadir, HBK memberikan dorongan semangat. Politisi Partai Gerindra ini menceritakan bahwa dirinya adalah produk dari beasiswa. Semenjak menempuh pendidikan sedari SMP hingga jenjang yang lebih tinggi, seluruhnya diraih berkat beasiswa.

HBK menuturkan, orang tuanya saat itu meminta dirinya tidak egois. Berasal dari keluarga dengan ekonomi terbatas, HBK telah jauh-jauh hari diminta dan diingatkan orang tuanya agar tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Jatah saya cuma sampai tamat SMA. Setelah itu terserah, mau lanjut kuliah atau langsung kerja, keputusannya ada di saya. Orang tua saya baru saja pensiun,” katanya.

Namun begitu, orang tuanya selalu berpesan agar dirinya tidak kecil hati, dan tetap semangat di tengah-tengah keterbatasan.

Apalagi sampai minder karena berasal dari keluarga yang ekonominya tidak berlebih. Dan hal itulah yang kemudian mendasari HBK begitu lulus SMA langsung memilih masuk AKABRI, meski pada saat yang sama, dirinya diterima di empat kampus ternama di Indonesia.

BACA JUGA :  Pilgub 2024, Mi6 Prediksi Paket Zul-Rohmi Oleng

“Karena kalau saya masuk AKABRI maka saya tak perlu pusing-pusing lagi mencari biaya dan merepotkan orang tua,” tuturnya.

Lebih jauh, HBK mengungkapkan, keberhasilan adalah hak semua orang. Keberhasilan itu dapat diraih oleh siapapun dengan tekad dan semangat yang tinggi.

Asal kan mau dan mampu belajar dengan semangat dan sungguh-sungguh.

“Keberhasilan itu tidak datang tiba-tiba, tidak ujug-ujung. Tapi semuanya adalah hasil kerja keras dan hasil dari cucuran keringat. Semua butuh perjuangan dan pengorbanan,” tegasnya.

Tokoh yang dikenal humble ini teringat, ketika diberi kesempatan untuk kursus bahasa Inggris, dia mampu belajar hingga sampai tengah malam.

Sementara banyak temannya yang lain hanya asal-asalan. Hasilnya, dia selalu dapat lolos seleksi pendidikan ke luar negeri.

“Jadi harus ada semangat dan kesungguhan untuk meraih sebuah keberhasilan,” katanya.

HBK pun menegaskan, meski sekolah dengan beasiswa, jangan dikira semua mulus-mulus saja. Dia pun kemudian  menceritakan bagaimana masa-masa perjuangannya dulu saat menempuh pendidikan.

Terkadang ia hanya dibekali makan pagi dengan nasi dan sambal saja tanpa lauk pauk yang lain. Menuju ke sekolah juga harus menempuh perjalanan yang berat dan jauh.

Melewati perkebunan, persawahan, dan jembatan gantung tua peninggalan Belanda. Setiap hari dia harus membersihkan badan di Masjid depan sekolah sebelum pakai sepatu dan menyebrang ke ruang kelas.

“Karena itu, apapun yang kalian terima, harus disyukuri saja. Jangan pernah ngedumel atau menggerutu di belakang,” pesan HBK kepada para penerima beasiswa.

Pesan orang tua yang dicatat dan selalu diingat HBK, bahwa suatu saat ketika kamu harus keluar rumah dan jauh dari orang tua dan keluarga, maka kamu harus bisa menjadi anak yang jujur dan setia. Setia pada pimpinan, setia kepada kawan, dan setia kepada bawahan harus mampu kamu wujudkan.

Selain itu jangan pernah tipis kuping. Harus selalu berpikiran positif, optimis, dan tangguh dalam menjalani hidup.

“Kalau orang bisa berhasil, tanamkan, kenapa kita tidak bisa. Kesulitan dan keterbatasan dalam hidup jangan pernah dijadikan beban, tapi harus dijadikan semangat,” katanya.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor I Ni Ketut Alit Suarti menyampaikan permohonan ma’af karena Rektor Undikma tidak bisa hadir, karena ada agenda mendadak yang tak bisa diwakilkan. Alit menuturkan, Undikma yang beridiri sejak 1967 dikenal dengan IKIP Mataram.

Saat ini, kampus sedang mempersiapkan program studi Magister Olahraga. Undikma yang memang dikenal dengan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Keguruannya. Banyak atlet NTB yang menimba ilmu di FPOK Undikma.

Alit juga menceritakan, di Undikma juga memiliki laboratorium Olahraga. Namun, diakuinya, sejumlah fasilitas butuh diperbarui. Selain itu kampus juga membutuhkan lapangan sepak bola yang lebih representatif buat kegiatan latihan. Mereka juga membutuhkan bantuan Bus untuk kampus.

LFC Kerja Sama dengan Mils Apparel

Dalam penyerahan beasiswa tersebut, turut dibicarakan pula tentang pengembangan klub sepakbola Lombok Football Club (LFC), yang merupakan klub sepakbola profesional yang didirikan HBK.

Klub ini saat ini sedang berlaga di Liga 3 NTB. Meski usianya baru 3 bulan, tapi LFC sudah menjelma menjadi klub sepakbola yang sangat diperhitungkan.

Dalam pertemuan pun disepakati, Undikma dan LFC pun akan bekerja sama dalam mengembangkan industri sepakbola serta mendorong para pesepakbola LFC untuk diberikan beasiswa di Undikma.

Di bagian lain, LFC juga sudah sepakat untuk bekerja-sama dengan Mils Apparel, salah satu brand ternama produk olahraga di tanah air. Mils akan memasok kebutuhan apparel LFC, antara lain kostum atau jersey pemain juga perlengkapannya.

Apparel milik Mils akan digunakan oleh skuad utama LFC hingga skuad yang berlaga di kompetisi kelompok umur mulai dari usia 13, 15 hingga 17.

HBK bersama istri Hj. Dian HBK, didampingi Juru Bicara LFC Rannya Agustyra Kristiono, secara khusus mengunjungi Mils Store Lombok di Jalan Udayana. Para penggemar LFC dan pencinta sepakbola di NTB pun tidak lama lagi sudah bisa mendapatkan kostum para pemain LFC di satu-satunya store resmi Mils ini.

Rannya menegaskan, langkah pihaknya menggandeng Mils Apparel, adalah bagian dari upaya pihaknya untuk memberikan penghormatan dan sekaligus mewujudkan kebanggaan bagi segenap pemain-pemainnya.

Upaya tersebut juga merupakan bagian dari komitmen LFC mewujudkan sebuah klub sepakbola profesional, maka semua langkah dan kegiatan LFC tidak boleh ada rasa setengah hati.

“Tentu ini juga akan meningkatkan rasa bangga dan percaya diri para pemain kami. Adalah kebanggaan tersendiri, karena mereka berlaga dengan kostum yang sama dengan yang digunakan oleh Tim Nasional Indonesia,” tandas Rannya.

Seperti diketahui, Mils Apparel saat ini memang menjadi kostum Tim Nasional Indonesia. Sejumlah klub ternama di Liga 1 maupun di Liga 2 seperti Bhayangkara FC, Bali United, dua klub papan atas Indonesia telah memakai jersey Mills Apparel Indonesia.

“Kita di LFC boleh bangga, karena sampai saat ini, saya kira LFC lah satu-satunya klub sepak bola Liga 3 di seluruh Indonesia, yang sudah bekerja sama dan memakai jersey Mills Apparel Indonesia,” ujar Rannya.

Me

 




HBK Bantu Bus Sekolah dan 10 Ribu Bibit Pohon di Loteng

H Bambang Kristiono (HBK) membantu bus sekolah untuk SMPN 4 Batukliang Utara, untuk menunjang pelayanan dan meningkatkan kualitas pendidikan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Anggota DPR RI dari Dapil NTB-2/Pulau Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) memanfaatkan masa resesnya untuk silaturahmi dan membantu masyarakat di Pulau Lombok, Rabu (22/12/2021).

HBK menunjukkan kepeduliannya pada sektor pendidikan dan lingkungan dengan membantu Bus sekolah untuk SMPN 4 Batukliang Utara dan menyalurkan 10 ribu bibit pohon produktif di Kecamatan Pujut, Kab. Lombok Tengah.

Selain bantu bus sekolah juga peduli lingkungan
HBK menanam bibit pohon

“Saya meminta agar bantuan Bus ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Dirawat dan dipelihara, karena saya yakin akan sangat beguna bagi kemajuan, kelancaran, dan kemudahan sekolah ini,” kata HBK.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini memulai reses dengan mendatangi SMPN 4 Batukliang Utara di Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Kab. Lombok Tengah. Di sana, HBK disambut Kepala Desa Aik Berik, Muslehudin, dan Kepala SMPN 4 Batukliang Utara H. Majidin.

Turut menyambut HBK dan rombongan, para guru dan juga pengurus komite sekolah. Tampak sekali kegembiraan dan suka cita di wajah mereka.

HBK memberi bantuan Bus sekolah untuk SMPN 4 Batukliang Utara. Bus tersebut untuk menunjang pelayanan dan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di SMPN 4 Batukliang Utara.

BACA JUGA: LFC Akan Fokus Benahi Infrastruktur dan Fasiitas KLUB

“Mudah-mudahan, kita semua diberikan kesehatan. Mudah-mudahan, keberadaan Bus sekolah ini memberikan kemudahan dan kelancaran dalam melaksanakan operasional sekolah,” kata HBK.

Politisi Partai Gerindra ini menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Bisa hadir dan menyapa dari dekat masyarakat yang ada di daerah Batukliang Utara.

HBK yang didampingi Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB Ali Al Khairy dan Tim HBK Peduli Kab. Lombok Tengah menyampaikan, bersilaturahmi di tengah-tengah masyarakat adalah sebuah kebahagiaan, kegembiraan yang tak ternilai.

 Perjalanan Bersejarah

Kepala SMPN 4 Batukliang Utara H. Majidin menyampaikan terima kasih, betapa HBK telah memberikan perhatian yang sangat besar bagi sekolah yang dipimpinnya dan juga bagi warga Batukliang Utara.

Majidin mengatakan, apa yang dilakukan oleh HBK di Batukliang Utara ini adalah sejarah baru bagi sekolahnya.

Dirinya bahkan tak pernah menyangka sekolahnya akan mendapat bantuan bus sekolah seperti ini.

Dia berjanji akan menjaga dan merawat amanah tersebut dengan sebaik-baiknya. Kemudian memanfaatkannya untuk sebesar-besarnya kemaslahatan warga sekolah dan juga masyarakat di Batukliang Utara.

Sebagai wujud terima kasih warga dan masyarakat, Majidin mengatakan, komitmen masyarakat untuk bisa berkontribusi membantu sepenuhnya mewujudkan hajat yang diharapkan HBK dari masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Aik Berik Muslehudin mengatakan, penyerahan bantuan Bus sekolah dari HBK untuk SMPN 4 Batukliang Utara bukanlah agenda politik.

Bukan pula mengajak para guru, siswa, dan juga warga sekolah untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan politik praktis. Bantuan tersebut sepenuhnya murni adalah intervensi di sektor pendidikan yang dilakukan HBK untuk kemajuan dunia pendidikan.

Musleh pun tak lupa menyampaikan terima kasih untuk HBK. Dan juga untuk Ali Al Khairy yang juga telah menyambungkan aspirasi masyarakat di Batukliang Utara dengan HBK.

Ali sendiri, kata Musleh, adalah putra Batukliang Utara. Orang tuanya bahkan termasuk yang merintis dan mendirikan SMPN 4 Batukliang Utara sehingga menjadi salah satu sekolah negeri yang maju seperti saat ini.

“Tentu saja, perjuangan untuk masyarakat Batukliang Utara dari Pak HBK dan Pak Ali Al Khairy tidak akan berhenti sampai disini. Komitmen dan hajat beliau sangat besar untuk kemajuan masyarakat,” kata Musleh.

Setelah penyerahan bantuan Bus sekolah tersebut, HBK dan rombongan kemudian berpamitan untuk meninjau taman wisata Aikbukak, yang masih berada di wilayah Batukliang Utara.

Baca juga: Event MotoGP, UMKM dan Perhotelan Harus Jalin Kemitraan

HBK melihat langsung fasilitas pendukung salah satu obyek wisata rakyat yang sangat melegenda tersebut. Dalam kunjungan ini, HBK juga berdialog sembari menyerap aspirasi masyarakat terkait perkembangan obyek pariwisata Aikbukak bersama pengelola.

Dari Aibukak, HBK kemudian bertolak menuju Sikur, Kab. Lombok Timur. Ini adalah agenda spontan, setelah HBK menerima informasi bahwa salah seorang putri anggota HBK Peduli mengalami musibah kecelahaan saat hendak menuju ke sekolahnya.

Menerima informasi tersebut, HBK langsung memutuskan untuk mengunjungi anggota HBK Peduli yang bernama Arpan tersebut.

Mendapati HBK berkunjung ke rumahnya, Arpan tak bisa menyembunyikan suka citanya, di tengah musibah yang sedang melanda buah hatinya. Kepada HBK, Arpan pun menceritakan kronologi kecelakaan yang dialami putrinya, Ami.

Tak lupa dia mengucapkan terima kasih kepada tim medis HBK Peduli Kab. Lombok Timur yang telah dengan sigap melakukan penanganan darurat medis dan operasi sehingga nyawa putrinya tertolong dalam hitungan jam.

“Dari kejadian ini, saya merasakan betapa Tim HBK Peduli Kab. Lotim begitu cekatan menyelamatkan nyawa putri saya,” tutur Arpan.

HBK ikut merasakan kepedihan yang dialami Arpan dan keluarga. HBK pun memerintahkan seluruh anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kab. Lotim dan Dokter HBK Peduli Kab. Lotim untuk bergotong-royong dan terus memantau perkembangan kesehatan Ami day by day.

Dan sebelum meninggalkan kediaman Arpan, HBK pun tidak lupa menyerahkan bantuan tunai untuk meringankan beban orang tua Ami selama dalam perawatan.

Masih di Kab. Lombok Timur, HBK kemudian menuju Selong. Disana, HBK membezook dan juga menyerahkan santunan tunai untuk anggota HBK Peduli yang tengah terbaring sakit, bernama Harida.

 Peduli Lingkungan

Dari Selong, kemudian rombongan HBK bergerak menuju Dusun Semundal, Desa Sengkol, Kec. Pujut, Kab. Loteng.

Disana, HBK memberikan bantuan 10 ribu bibit pohon produktif untuk masyarakat. HBK menekankan bahwa bantuan 10 ribu bibit pohon tersebut adalah bagian dari upaya untuk menjaga lingkungan, dan juga ikut berkontribusi menyelamatkan ekonomi masyarakat.

Pohon produktif tersebut terdiri dari berbagai tanaman buah-buahan yang bernilai ekonomis tinggi, selain tentu saja akan menjadi tegakan yang akan menyerap air dan mencegah banjir.

HBK juga menekankan bahws dirinya sangat prihatin atas bencana banjir yang telah melanda sejumlah daerah di Pulau Lombok di awal Desember ini, yang bahkan terjadi pula di Kec. Pujut, Kab. Loteng. Bahkan, ada banjir bandang yang menerjang Kec. Batulayar, Kab. Lobar.

HBK sangat ingin agar lingkungan bisa kembali dihijaukan. Namun, disisi lain, masyarakatpun bisa mendapatkan kemanfaatan ekonomi dari aksi penghijauan tersebut.

“Menanam bibit pohon ini, bukan hanya untuk kebaikan kita saat ini. Tapi juga untuk kemaslahatan anak cucu kita di masa yang akan datang,” kata HBK yang didampingi Sekretaris Yayasan HBK Peduli, Rannya Agustyra Kristiono, dan Ketua DPC Partai Gerindra Kab. Loteng, Muhalip.

Karena itu, HBK menyampaikan, bahwa menanam pohon bukanlah semata-mata sebagai aksi menunjukkan kecintaan kita kepada bumi. Melainkan sesungguhnya adalah, menanam kebaikan yang akan berkontribusi besar bagi kehidupan sesama ummat manusia.

“Tidaklah seorang muslim menanam tanaman, lalu tanaman itu dimakan manusia, binatang, ataupun burung, melainkan tanaman itu menjadi sedekah baginya sampai hari kiamat,” kata HBK mengutip Hadist Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim.

Me

 




Wagub Hj. Sitti Rohmi: Digitalisasi Kunci Era Industri 4.0

 Digitalisasi merupakan keharusan, karena Di zaman industri 4.0 yang bahkan sebentar lagi masuk ke 5.0, yang dibutuhkan penyesuaian dari segi kompetensi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Digitalisasi merupakan kunci utama untuk menjadi semakin inovatif pada era Revolusi Industri 4.0.

Wagub menekankan, digitalisasi merupakan keharusan
Wagub Hj Sitti Rohmi

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Provinsi NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalillah saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-XXXI 2021/2022 Program S-1 Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) NW Pancor, Senin (20/12/21).

“InsyaAllah semua setelah ini harus menjadi semakin inovatif agar bisa mengisi pasar kerja. Di zaman industri 4.0 yang bahkan sebentar lagi masuk ke 5.0, kita sangat dibutuhkan untuk menyesuaikan diri dari segi kompetensi, sehingga digitalisasi merupakan suatu keharusan,” jelas WaGUB..

Ummi Rohmi sapaan akrabnya juga mengucapkan terimakasih kepada IAIH atas kontribusinya dalam menghasilkan lulusan-lulusan yang memberikan kiprah terbaik bagi Provinsi NTB dan Indonesia.

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi NTB mengucapkan terimakasih yang tidak terhingga kepada IAIH NWDI Pancor atas kontribusinya selama ini menghasilkan lulusan yang memberikan kiprah terbaik bagi NTB dan Indonesia. Selamat kepada seluruh wisudawan/ti dan juga orang tua,” ucapnya.

BACA JUGA:  Peringatan Hari Ibu, TP PKK NTB Gelar Kebugaran Lansia

Sebagai informasi, IAIH NW Pancor meluluskan sebanyak 376 wisudawan/ti yang terdiri 226 wisudawan/ti dari Fakultas Tarbiyah, 124 dari Fakultas Syari’ah, dan sebanyak 26 wisudawan/ti dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Terakhir, Ummi Rohmi juga berpesan kepada seluruh wisudawan/ti agar terus bekerja keras dalam mencari peluang, tidak hanya peluang yang ada di NTB tetapi juga peluang di Indonesia bahkan dunia.

“Mari kita kerja keras untuk mencari peluang dimana kita bersinar. Jangan hanya peluang yang ada di NTB, tapi di Indonesia bahkan di dunia. InsyaAllah kalau semua kita penuhi, tidak ada yang bisa menghalangi kita untuk maju. Semoga Allah memudahkan jalan kalian untuk meraih cita-cita,” tutup Ummi Rohmi.

BACA JUGA: Sineas NTB Raih Juara untuk Film Pendek Literasi Digital

Sementara itu, Rektor IAIH NW Pancor, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, MA, turut menyampaikan pesan dan rasa syukurnya.

“Alhamdulillah, hari ini ada 376 wisudawan/ti. Dari Fakultas Tarbiyah 226 orang, Syari’ah 124 orang, dan Fakultas Dakwah 26 orang,” jelas TGB.

Nano