Gubernur NTB Silaturahmi di Ponpes Darussalam Al-Kubro

Gubernur NTB menekankan, pentingnya mengetahui apa yang akan dilakukan di masa depan

LOTIM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah M.Sc   melakukan silaturahmi dengan Pondok Pesantren Darussalam Al-Kubro di Desa Moyot, Kec. Sakra, Kab. Lombok Timur, Kamis (28/07/22).

Pada kesempatan tersebut Gubernur Bang Zul, sapaan akrabnya memberikan semangat bagi para santri dan santriwati.

BACA JUGA: Mahasiswa Lotim Antusias dengan Program Beasiswa Pemprov

Gubernur NTB menekankan, pentingnya mengetahui masa depan
Gubernur Zulkieflimansyah

“Manusia bukan saja diberikan mampu mengingat masa lalu, tapi juga mampu mengingat masa depan. Maknanya adalah bahwa kita manusia ini bisa memahami dan mengetahui apa yang akan dilakukan di masa depan,” jelas Bang Zul.

Lebih lanjut, ia juga berpesan kepada para santri dan santriwati agar terus semangat menulis kisah dan masa depannya masing-masing sebelum ditulis oleh orang lain.

“Kalau anda tidak mampu menulis kisah dan cerita tentang masa depan, maka cerita hidup kita akan ditulis orang lain. Maka mulailah bermimpi tentang masa depan, karena kalau kita tidak pernah mendatangi masa depan, maka kita akan tersesat,” tambahnya.

Terakhir, Gubernur menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pengurus Pondok Pesantren karena telah diberi kesempatan untuk datang bersilaturahmi.

“Terima kasih Tuan Guru atas undangan dan acaranya yang luar biasa,” tutur Gubernur.

BACA JUGA: Hari Anak Nasional, Anak-anak Sampaikan Harapannya

Turut mendampingi Gubernur pada acara tersebut yaitu, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, Asisten I Setda Provinsi NTB, dan Kepala Dispora Provinsi NTB.***

 




Mahasiswa Lotim Antusias dengan Program Beasiswa Pemprov

Gubernur NTB usai sharing terkait Beasiswa NTB, terkesan dengan antusiasme mahasiswa Lotim

LOTIM.lombokjournal.com ~ Dialog Cerdas bersama Gubernur NTB dengan Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Republik Indonesia (DPC GMPRI Lotim) berlangsung di Lesehan Black White Sepapan, Jerowaru, Lotim, Kamis (28/07/22).

Gubernur NTB terkesan mahasiswa Lotim sangat antusias dengan program beasiswa Pemprov NTB
Gubernur Zulkieflimansyah

Dri dialog itu, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengaku terkesan, antusiasme mahasiswa-mahasiswi Lombok Timur terhadap program Beasiswa Provinsi NTB begitu besar. 

BACA JUGA: NTB Targetkan kembali Raih Provinsi Terinovatif Tahun 2022

“Di Jerowaru sore ini sharing pengalaman dengan para mahasiswa Lombok Timur tentang beasiswa NTB,” ujar Bang Zul. 

Beasiswa NTB adalah program beasiswa yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui tim pengelola beasiswa ke luar negeri. 

Pemerintah NTB berencana mengirim 1000 pemuda pemudi NTB untuk studi ke luar negeri. 

“Banyak sekali anak-anak muda kita sekarang tertarik untuk berpartisipasi dalam program beasiswa NTB ini,” ungkap Bang Zul.

BACA JUGA: Wagub NTB: Warisan Terbaik adalah Pendidikan

Jumlah Awardee Beasiswa per 1 September 2021 sebanyak 595 orang. Adapun negara yang dituju yaitu Polandia, Rusia, Cina, Malaysia, Taiwan, Ceko, Hungaria, Sudan, Australia, Thailand. ***

 

 




Gubernur NTB Terima Delegasi UUM Malaysia 

Untuk perkuat kerjasama program beasiswa pendidiakan, delegasi Universitas Utara Malaysia (UUM) menemui Gubernur NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Universitas Utara Malaysia (UUM) melakukan kunjungan kehormatan ke Provinsi NTB untuk membangun dan memperkuat kerjasama bidang pendidikan. 

Karena  banyak mahasiswa dan dosen dari NTB yang diundang untuk belajar dan berkunjung ke kampus tersebut.

BACA JUGA: Konferensi Internasional UiTM akan Digelar di Lombok

Gubernur NTB menyambut baik kunjungan delegasi UUM
Gubernur Zulkieflimansyah dan Dr. Haim Hilman Abdullah

“Kami sangat senang, semoga kerjasama terus ditingkatkan, dan semakin baik lagi,” kata Gubernur Zulkieflimansyah.

Delegasi Universitas Utara Malaysia (UUM), Prof. Dr. Haim Hilman Abdullah – Naib Canselor/Rektor beserta rombongan para professor, doktor dan dosen UUM Malaysia diterima Gubernur Zul di Ruang Tamu Utama, Kantor Gubernur, Kamis (28/07/22).

Bang Zul sapaan Gubernur NTB, didampingi Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati, menyambut baik kerjasama beasiswa dan rencana UUM membuka program S3 di NTB.

Doktor Ekonomi Industri tersebut akan serius membangun kerjasama tersebut, untuk mewujudkan 1000 cendikia di NTB. 

“Kami akan agendakan untuk berkunjung ke UUM,  demi melanjutkan rencana kerjasama ini,” pungkas Doktor Zul.

Sementara itu, delegasi Universitas Utara Malaysia (UUM), Prof. Dr. Haim Hilman Abdullah mengatakan, kunjungannya ke NTB untuk silaturahmi dengan Gubernur dan memperkuat kerjasama untuk program Beasiswa NTB.

“Kita ingin meningkatkan kualitas pendidikan di kampus kami dan kampus NTB,” kata Prof. Dr. Haim Hilman Abdullah.

Selain beasiswa, delegasi  UUM juga ingin program tambahan selain dari program Beasiswa NTB. Seperti berkolaborasi dengan universitas di NTB untuk membuka program S3.

Termasuk program pertukaran mahasiswa S1 dengan  kampus yang ada di NTB, plus sharing dan pendampingan universitas di NTB untuk mendapatkan akreditasi internasional.

BACA JUGA: Malaysian Week, Belajar di Malaysia Membuka Wawasan Global

“Ini penting, agar kualitas pendidikan di kedua negara semakin baik,” ujarnya. 

Selain itu, kerjasama ini dilakukan untuk meningkatkan komunikasi dan kolaborasi antar generasi muda Malaysia dan Indonesia dalam mempererat hubungan persaudaraan kedua negara yang serumpun ini. ***

 




Hari Anak Nasional, Anak-Anak Sampaikan Harapannya

Dalam perayaan Hari Anak, Bunda Niken mendengarkan curhat anak-anak tentang fasilitasi desa untuk anak-anak dan remaja 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketua TP PKK Provinsi NTB, Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menampung curhatan anak-anak yang ditujukan untuk Pemerintah Provinsi dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional Tahun 2022  di Gedung Teater terbuka Taman Budaya Prov. NTB, Kamis (28/07/22).

Bunda Niken menampung curhatan anak-anak pada Hari Anak Nasional

Salah satu peserta, Ahla Faradisa Supeno, Ketua Forum Anak Desa Jerowaru Kabupaten Lombok Timur menyampaikan harapan-harapannya. 

BACA JUGA: Wagub NTB: Warisan Terbaik adalah Pendidikan

salah satunya terkait fasilitasi dari Pemerintah Desa dalam upaya pencegahan perkawinan anak, kehamilan remaja dan kekerasan berbasis gender dan seksual.

Selain itu, adanya kesempatan bagi anak – anak, remaja dapat diberikan kesempatan untuk ikut serta alam proses-proses pembangunan didesa, misalnya melalui musrenbang anak.

“Sebuah kehormatan dan kebanggan yang sangat berarti bagi kami sehingga bisa menyampaikan secara langsung berbagai pertanyaan yang kami tujukan kepada Pemerintah Provinsi NTB,” ungkapnya.

Bunda Niken mengatakan, upaya Pemerintah dalam mencegah pernikahan anak, salah satunya melalui Undang-Undang Perkawinan yang menyatakan, pernikahan hanya bisa dilakuan pada usia 19 tahun keatas.

“Artinya anak – anak tidak bisa mneikah sebelum mencapai 19 tahun, itu juga upaya kita untuk mencegah pernikahan anak, dari pusat sudah membuat undang-undangnya, dari Pemerintah Provinsi juga ada Perda perlindungan anak,” jelas Bunda Niken.

BACA JUGA: NTB Care Tangani Aduan ASN Terkena Gejala Kali Gajah

Sedangkan dari sisi Desa dihimbau kepada seluruh Kepala Desa harus lebih memperhatikan, seperti membuat peraturan desa bersama warga dan memperhatikan perlindungan anak – anak.

“Jadi, jika ada anak – anak yang mendapatkan kekerasan, ada anak – anak yang mau menikah cepat kaena satu dan lain hal bisa dibicarakan oleh para pemangku adat dan kebijakan didesa,” ungkapnya.***

 




Wagub NTB: Warisan Terbaik Adalah Pendidikan

Pendidikan merupakan warisan terbaik yang bisa diberikan kepada anak-anak, kata Wagub NTB

LOBAR.lombokjournal.com ~ Warisan terbaik yang dapat diberikan kepada anak-anak adalah pendidikan, terutama pendidikan agama.

BACA JUGA: Pesan Bang Zul: Gunakanlah Organisasi Tempat Saling Mengenal

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan itu saat menghadiri acara Longseran Berzikir dan Bermunajat menyambut Tahun Baru Islam 1444 H di  Desa Persiapan Longseran, Rabu, (27/07/22).

Wagub NTB menekankan pentingnya warisan pendidikan untuk anak-anak
Wagub Sitti Rohmi

“Sekolah menjadi hal yang paling utama karena pendidikan ini merupakan warisan terbaik yang bisa diberikan kepada anak-anak, khususnya pendidikan agama,” tutur Ummi Rohmi sapaan wagub.

Ia juga menyampaikan, Desa Induk dan Desa Pemekaran harus tetap menjaga kekompakan, kebersamaan, kerja sama dan gotong royong.

Ia juga menyampaikan rasa bahagia karena bisa bersilaturahim dengan seluruh masyarakat Desa Persiapan Longseran.

BACA JUGA: Malaysian Week: Belajar ke Malaysia Membuka Wawasan Global

Ummi Rohmi mengaku senang sekali bisa kembali silaturrahim bersama masyarakat Longseran. 

“Inysa Allah, silaturrahim kita tetap terjaga hingga masa mendatang,” tuturnya.

Ia juga menuturkan, Desa Persiapan Longseran adalah desa yang indah, subur dan memiliki lingkungan yang asri.

Wagub NTB silaturahmi dengan masyarakat Longseran

“Desa persiapan Longseran luar biasa indah, subur dari sisi lingkungan dan semoga kita semua bisa menjaga semua lingkungan yang ada di desa longseran ini khususnya kecamatan lingsar,” tutur Ummi Rohmi.***

BACA JUGA: Sekda NTB Berharap Gedung IKA Unram Sesuai Harapan

 




Malaysian Week, Belajar ke Malaysia Membuka Wawasan Global

Malaysian Week menyelenggarakan Gala Dinner dan Ramah Tamah Gubernur NTB dengan CEO EMGS dengan calon Mahasiswa ke Malaysia dan Alumni dari NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Program beasiswa 1000 Cendekia Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menciptakan generasi yang berwawasan global agar dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah. 

Dan tujuan belajar ke Malaysia merupakan batu loncatan untuk membuka pikiran. Terlebih antara Malaysia dan Indonesia selain serumpun, hubungan kedua negara saling mendukung sejak lama. 

BACA JUGA: Pekerja Migran Diminta Pahami Cara Kerja di Malaysia

Malaysian Week yang diselenggarakan oleh Education Malaysia Global Services (EMGS)

Hal itu dikatakan Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah SE, M. Sc membuka Malaysian Week yang diselenggarakan oleh Education Malaysia Global Services (EMGS) di Hotel Lombok Raya, Rabu (27/07/22). 

Gubernur Bang Zul juga berpesan, hal penting lainnya selain belajar adalah membuka jaringan dengan komunitas internasional untuk membuka wawasan tentang dinamika global yang terjadi. 

“Awardee kita dan generasi muda harus memanfaatkan peluang ini dengan sebaik baiknya”, kata Gubernur. 

Sementara itu, CEO EMGS, Prof Mohammad Radzlan bin Jalaludin mengatakan, Malaysian Week menyelenggarakan Gala Dinner dan Ramah Tamah Gubernur NTB dengan CEO EMGS dengan calon Mahasiswa ke Malaysia dan Alumni dari NTB.

Selain kunjungan CEO Education Malaysia Global Services (EMGS), Encik Prof. Mohammad Radzlan Bin Jalaludin dan tim serta perwakilan kampus Universiti Teknologi MARA (UiTM) dan Universiti Utara Malaysia (UUM). 

“Terimakasih kepada Gubernur NTB atas program Beasiswa NTB, yang telah mengirimkan ratusan mahasiswa ke Malaysia dan agar makin memperkuat hubungan silaturrahim serta kerjasama sebagai negara yang serumpun,” kata Radzlan. 

BACA JUGA: Wagub NTB: APBN Harus Digunakan Sebaik Mungkin

Malaysian Week dihadiri oleh 103 alumni dan awardee Beasiswa S2 NTB diampu oleh Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB, dihadiri pula oleh Wakil Ketua DPRD, Kepala Dinas Dikbud dan Kepala OPD lainnya.***

 




Alumni Ponpes Harus Jadi Inspirasi, Ini Ajakan Gubernur NTB

Hadiri Reuni Akbar IKTASABA, Gubernur NTB mengajak santri terpacu mengikuti jejak keberhasilan para alumni Ponpes 

LOTIM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengajak alumni Pondok Pesantren Al Badriyah, Desa Rarang, menjadi inspirasi bagi para santri dan santriwati, atas keberhasilannya menjalani kehidupan.

“Reuni harus menjadi momentum, untuk memberikan inpirasi bagi adik-adik santri kita, atas keberhasilannya didunia kerja, usaha atau keberhasilan lainnya ditengah masyarakat,” kata Gubernur NTB.

Ia mengatakan itu pada acara silaturahmi dengan Pondok Pesantren Al-Badriyah dan Reuni Akbar Ikatan Alumni Santri Al Badriyah (IKTASABA), Rabu (27/07/22) di Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur.

Diharapkan, para santri dan santiwati terus terpacu untuk mengikuti jejak keberhasilan para senior-senior yang terlebih dahulu sukses dengan berbagai prestasi.

BACA JUGA: Wagub NTB: Pembangunan Harus Berorientasi Lingkungan

Gubernur NTB mengajak alumni Ponpes mengikuti beasiswa ke luar negeri

Bang Zul sapaan Gubernur NTB juga mengajak santri dan santriwati serta para alumni Pondok Pesantren Al-Badriyah, untuk mengikuti program beasiswa ke luar negeri yang digagas Pemprov. NTB.

“Kami gencar mengirim anak-anak NTB untuk kuliah diluar negeri. Tujuannya agar mereka terbuka cara berpikirnya tentang luas dunia,” jelasnya di depan Pengasuh Pondok Pesantren Al Badriyah Sundak,  TGH. Lalu M. Thahir Badri.

Menurut Gubernur, kuliah di luar negeri ini banyak manfaat. Apalagi anak NTB memiliki pemahaman tentang agama yang baik.

Minimal baca alfatiha dan adzan serta bisa jadi imam. Sehingga menjadi modal untuk kehidupan dan bersosial kemasyarakatan di luar negeri.

“Mudah-mudahan ada alumni yang ikut beasiswa keluar negeri,” ucap Bang Zul.

Ia menyampaikan apresiasi dan terimakasih, kepada Pondok Pesantren Al Badriyah, yang telah berkiprah mencetak para santri dan santriwati sebagai generasi penerus bangsa.

Ribuan santri hingga di luar negeri

Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al Badriyah Ust. H. Lalu M. Baehaqi Thahir, M. Pd., menyampaikan bahwa kehadiran Gubernur NTB, merupakan suatu yang membanggakan bagi keluarga besar Pondok Pesantren Al Badriyah.

BACA JUGA: NTB Care Evakuasi Warga Penderita Kanker Paru-paru

“Di tengah kesibukan dan agenda yang padat, Gubernur NTB masih menyempatkan waktu dan kesempatannya untuk hadir dan bersilaturahmi dengan kita semua, kami ucapkan terimakasih Pak Gubernur,” katanya.

Dikatakannya, ada sekitar 6.000 orang alumni Pondok Pesantren Al Badriyah, yang tersebar di seluruh Indonesia, bahkan luar negeri.

Para alumni ini terhitung sejak yayasan berdiri tahun 1986.  Kini Ponpes sudah Genap 36 tahun. Sedangkan santri-santriwati Ponpes dari RA hingga SMA, ada 1.000 orang.

Turut mendampingi Gubernur, Asisten 1 Setda Provinsi NTB dan Kadis Sosial Provinsi NTB. Hadir juga pada kegiatan tersebut Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Al Badriyah, Ketua Panitia Reuni Akbar dan Ketua IKTASABA.***

 




Pemuda Sambelia Kini Pergi ke Malaysia Untuk Sekolah

Dalam sarasehan bersama Gubernur NTB, pemuda Sambelia diajak menumbuhkan semangat membangun Daerah

LOTIM.lombokjournal.com ~ Zulfadli, salah seorang pemuda dari Sambelia, Lombok Timur mengaku, dulu pemuda Sambelia pergi ke Malaysia untuk merantau mencari pekerjaan, tapi sekarang mereka ke malaysia untuk melanjutkan belajar di Perguruan Tinggi.

Zulfadli adalah Magister lulusan Malaysia, mengungkapkan ini saat berdialog bersama Gubernur NTB, Zulkieflimansyah di pantai Pekendangan, Kecamatan Sambelia, Selasa (26/07/22)

BACA JUGA: Sepeda Unik dari Barang Bekas, Gubernur NTB Pesan 20 Unit

Ia menyampaikan rasa syukurnya atas program beasiswa yang telah dicanangkan Pemprov NTB. 

Gubernur NTB Dr.H.Zulkieflimansyah dalam sarasehan dengan pemuda Sambelia itu mengingatkan, agar pemuda Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur untuk melanjutkan studi melalui program beasiswa yang telah disediakan oleh Pemprov NTB.

“Pemerintah menyiapkan beasiswa untuk pemuda untuk melanjutkan studi hingga luar negeri, silahkan dimanfaatkan dengan baik,” ungkap Gubernur Zulkieflimansyah.

Didampingi Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur, Gubernur NTB yang populer disapa Bang Zul tersebut berharap, dari Sambelia, lahir calon-calon pemimpin hebat dimasa mendatang.

“Boleh saja kita lahir di daerah yang jauh dari pusat kota. Tapi masalah pendidikan, masalah cara pandang, hingga semangat membangun daerah tidak boleh kalah dari yang lain,” ungkap Bang Zul sambil duduk lesehan dipinggir pantai.

BACA JUGA: Pemprov NTB dan UNAIR Teken MoU Pendidikan Vokasi

Bang Zul mengatakan, NTB merupakan rumah besar, rumah yang nyaman untuk siapa pun, terutama untuk pemuda. 

Bang Zul mendorong pemuda memberikan kontribusi terbaiknya untuk kemajuan daerah.***

 




Pemprov NTB dan UNAIR Teken MoU Pendidikan Vokasi

Guna peningkatan SDM putra-putri NTB, Pemprov NTB dan Universitas Airlangga (UNAIR) melakukan kerjasama pengembangan teknologi terapan 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB teken Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Airlangga untuk meningkatkan SDM putra-putri terbaik Nusa Tenggara Barat melalui pendidikan vokasi. 

Kerjasama yang akan dilakukan, tak hanya dalam bentuk pemberian beasiswa tetapi juga dalam pengembangan tehnologi terapan yang dibutuhkan oleh Provinsi NTB, khususnya dalam bidang pariwisata. 

BACA JUGA: Wagub NTB: Penyandang Disabilitas Harus Diperlakukan Sama

Pemprov NTB bekerjasama Pendidikan Vokasi dengan UNAIR
Penandatanganan MoU Pendidikan Vokasi

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, menyambut baik hal tersebut dan berharap bisa segera direalisasikan dengan baik. 

“Dengan adanya kerjasama akan banyak hal yang bisa kita kolaborasikan bersama,” tutur Ummi Rohmi saat menerima silaturrahmi Dekan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, Dr. Anwar Ma’ruf , drh., M.Kes dan Rombongan, sekaligus penandatanganan MoU di Aula Pendopo Wagub, Selasa (26/07/22). 

Ke depan, Ummi Rohmi berharap nota kesepahaman yang ditandatangani akan diimbangi dengan langkah nyata. 

Harus ada follow up yang diikuti oleh langkah-langkah tehnis. Karena, jelas Wagub, Provinsi NTB sangat membutuhkan tenaga kerja terampil yang mana merupakan output dari pendidikan vokasi itu sendiri. 

Sementara itu, Dekan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, Dr. Anwar Ma’ruf , drh., M.Kes menjelaskan lebih jauh terkait kerjasama tersebut. 

Ia memaparkan pendidikan vokasi yang ditawarkan dapat mengembangkan dunia pendidikan, khususnya pada potensi pariwisata di Nusa Tenggara Barat. 

“Bersama-sama dengan NTB nantinya kami akan mendidik siswa SDM unggul dan berprestasi. Kita godok kompetensinya melalui pendidikan vokasi,” tuturnya. 

Dr. Anwar Ma’ruf melanjutkan, Universitas Airlangga, akan berusaha semaksimal mungkin agar nota kesepahaman yang telah ditandatangani akan bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. 

“Kerjasama ini bukan hanya tanda tangan dan selsesai. Tapi bener-bener actionnya sesuai arahan Bu Wagub,” tandasnya. 

BACA JUGA: Sepeda Unik dari Barang Bekas, Gubernur NTB Pesan 20 Unit

Fakultas Vokasi (FV) Universitas Airlangga merupakan fakultas ke-14 yang ada di UNAIR sejak tahun 2014. Fakultas Vokasi memiliki 3 departemen dan 21 program studi yang terdiri dari 18 prodi D3 hingga 3 prodi D4. 

Seluruh program studi Fakultas Vokasi telah terakreditasi nasional melalui dua lembaga, yaitu BAN-PT untuk program studi non-kesehatan, dan LAM PTKES untuk program studi kesehatan. ***

 




Gubernur NTB Bicara Kemajuan Teknologi dan Merdeka Belajar

Gubernur NTB mengatakan soal tantanan pendidikan, teknologi yang meruntuhkan tembok sekolah

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan, tantangan terbesar dunia pendidikan adalah kemajuan teknologi (informasi), yang memungkinkan siswa bisa memperoleh ilmu pengetahuan dari dunia maya. 

Menurutnya, teknologi meruntuhkan tembok sekolah.

BACA JUGA: Spirit ‘Perjalanan Panjang Dimulai dari Langkah Pertama’

Gubernur NTB membicarakan kemajuan teknologi sebagai tantangan terbesar pendidikan

“Sehingga dibutuhkan komunitas pendidikan yang bisa menyesuaikan dengan perkembangan dan kemajuan,” ujar Gubernur Zulkieflimansyah.

Ia menegaskan itu saat menghadiri Silaturahmi Nasional Dewan Pendidikan di Taman Budaya Mataram, Sabtu (23/07/22). 

Ia juga menekankan pentingnya silaturahmi dan diskusi para pegiat pendidikan dilakukan di ruang terbuka. Dengan konsep tak formal seperti di lokasi wisata agar ide kreatif dan terobosan pemikiran bisa mengalir leluasa. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Aidy Furqon mengatakan, beberapa isu yang akan dibahas dalam seminar terutama konsep merdeka belajar. Ini sudah lama dikembangkan metodenya oleh NTB sejak pandemi. 

Misalnya dalam kurikulum merdeka belajar yang mengembangkan project base learning dan product base learning.

“Bahkan untuk metode belajar tatap muka dan daring sudah kita lakukan lama sebelum kurikulum merdeka diluncurkan Februari kemarin,” ujar Aidy. 

Seminar dan silaturahmi bertajuk Eksistensi Dewan Pendidikan ke Depan sendiri adalah event kedua.

BACA JUGA: Bunda Niken Kunjungi Sekolah Pesisi Juang di Ampenan

Silaturahmi ini dihadiri para pakar, senior pendidikan, praktisi dan akademisi dari seluruh Indonesia, untuk merumuskan konsep pengembangan dunia pendidikan ke depan.***