Pemuda Sambelia Kini Pergi ke Malaysia Untuk Sekolah

Dalam sarasehan bersama Gubernur NTB, pemuda Sambelia diajak menumbuhkan semangat membangun Daerah

LOTIM.lombokjournal.com ~ Zulfadli, salah seorang pemuda dari Sambelia, Lombok Timur mengaku, dulu pemuda Sambelia pergi ke Malaysia untuk merantau mencari pekerjaan, tapi sekarang mereka ke malaysia untuk melanjutkan belajar di Perguruan Tinggi.

Zulfadli adalah Magister lulusan Malaysia, mengungkapkan ini saat berdialog bersama Gubernur NTB, Zulkieflimansyah di pantai Pekendangan, Kecamatan Sambelia, Selasa (26/07/22)

BACA JUGA: Sepeda Unik dari Barang Bekas, Gubernur NTB Pesan 20 Unit

Ia menyampaikan rasa syukurnya atas program beasiswa yang telah dicanangkan Pemprov NTB. 

Gubernur NTB Dr.H.Zulkieflimansyah dalam sarasehan dengan pemuda Sambelia itu mengingatkan, agar pemuda Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur untuk melanjutkan studi melalui program beasiswa yang telah disediakan oleh Pemprov NTB.

“Pemerintah menyiapkan beasiswa untuk pemuda untuk melanjutkan studi hingga luar negeri, silahkan dimanfaatkan dengan baik,” ungkap Gubernur Zulkieflimansyah.

Didampingi Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur, Gubernur NTB yang populer disapa Bang Zul tersebut berharap, dari Sambelia, lahir calon-calon pemimpin hebat dimasa mendatang.

“Boleh saja kita lahir di daerah yang jauh dari pusat kota. Tapi masalah pendidikan, masalah cara pandang, hingga semangat membangun daerah tidak boleh kalah dari yang lain,” ungkap Bang Zul sambil duduk lesehan dipinggir pantai.

BACA JUGA: Pemprov NTB dan UNAIR Teken MoU Pendidikan Vokasi

Bang Zul mengatakan, NTB merupakan rumah besar, rumah yang nyaman untuk siapa pun, terutama untuk pemuda. 

Bang Zul mendorong pemuda memberikan kontribusi terbaiknya untuk kemajuan daerah.***

 




Pemprov NTB dan UNAIR Teken MoU Pendidikan Vokasi

Guna peningkatan SDM putra-putri NTB, Pemprov NTB dan Universitas Airlangga (UNAIR) melakukan kerjasama pengembangan teknologi terapan 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB teken Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Airlangga untuk meningkatkan SDM putra-putri terbaik Nusa Tenggara Barat melalui pendidikan vokasi. 

Kerjasama yang akan dilakukan, tak hanya dalam bentuk pemberian beasiswa tetapi juga dalam pengembangan tehnologi terapan yang dibutuhkan oleh Provinsi NTB, khususnya dalam bidang pariwisata. 

BACA JUGA: Wagub NTB: Penyandang Disabilitas Harus Diperlakukan Sama

Pemprov NTB bekerjasama Pendidikan Vokasi dengan UNAIR
Penandatanganan MoU Pendidikan Vokasi

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, menyambut baik hal tersebut dan berharap bisa segera direalisasikan dengan baik. 

“Dengan adanya kerjasama akan banyak hal yang bisa kita kolaborasikan bersama,” tutur Ummi Rohmi saat menerima silaturrahmi Dekan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, Dr. Anwar Ma’ruf , drh., M.Kes dan Rombongan, sekaligus penandatanganan MoU di Aula Pendopo Wagub, Selasa (26/07/22). 

Ke depan, Ummi Rohmi berharap nota kesepahaman yang ditandatangani akan diimbangi dengan langkah nyata. 

Harus ada follow up yang diikuti oleh langkah-langkah tehnis. Karena, jelas Wagub, Provinsi NTB sangat membutuhkan tenaga kerja terampil yang mana merupakan output dari pendidikan vokasi itu sendiri. 

Sementara itu, Dekan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, Dr. Anwar Ma’ruf , drh., M.Kes menjelaskan lebih jauh terkait kerjasama tersebut. 

Ia memaparkan pendidikan vokasi yang ditawarkan dapat mengembangkan dunia pendidikan, khususnya pada potensi pariwisata di Nusa Tenggara Barat. 

“Bersama-sama dengan NTB nantinya kami akan mendidik siswa SDM unggul dan berprestasi. Kita godok kompetensinya melalui pendidikan vokasi,” tuturnya. 

Dr. Anwar Ma’ruf melanjutkan, Universitas Airlangga, akan berusaha semaksimal mungkin agar nota kesepahaman yang telah ditandatangani akan bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. 

“Kerjasama ini bukan hanya tanda tangan dan selsesai. Tapi bener-bener actionnya sesuai arahan Bu Wagub,” tandasnya. 

BACA JUGA: Sepeda Unik dari Barang Bekas, Gubernur NTB Pesan 20 Unit

Fakultas Vokasi (FV) Universitas Airlangga merupakan fakultas ke-14 yang ada di UNAIR sejak tahun 2014. Fakultas Vokasi memiliki 3 departemen dan 21 program studi yang terdiri dari 18 prodi D3 hingga 3 prodi D4. 

Seluruh program studi Fakultas Vokasi telah terakreditasi nasional melalui dua lembaga, yaitu BAN-PT untuk program studi non-kesehatan, dan LAM PTKES untuk program studi kesehatan. ***

 




Gubernur NTB Bicara Kemajuan Teknologi dan Merdeka Belajar

Gubernur NTB mengatakan soal tantanan pendidikan, teknologi yang meruntuhkan tembok sekolah

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan, tantangan terbesar dunia pendidikan adalah kemajuan teknologi (informasi), yang memungkinkan siswa bisa memperoleh ilmu pengetahuan dari dunia maya. 

Menurutnya, teknologi meruntuhkan tembok sekolah.

BACA JUGA: Spirit ‘Perjalanan Panjang Dimulai dari Langkah Pertama’

Gubernur NTB membicarakan kemajuan teknologi sebagai tantangan terbesar pendidikan

“Sehingga dibutuhkan komunitas pendidikan yang bisa menyesuaikan dengan perkembangan dan kemajuan,” ujar Gubernur Zulkieflimansyah.

Ia menegaskan itu saat menghadiri Silaturahmi Nasional Dewan Pendidikan di Taman Budaya Mataram, Sabtu (23/07/22). 

Ia juga menekankan pentingnya silaturahmi dan diskusi para pegiat pendidikan dilakukan di ruang terbuka. Dengan konsep tak formal seperti di lokasi wisata agar ide kreatif dan terobosan pemikiran bisa mengalir leluasa. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Aidy Furqon mengatakan, beberapa isu yang akan dibahas dalam seminar terutama konsep merdeka belajar. Ini sudah lama dikembangkan metodenya oleh NTB sejak pandemi. 

Misalnya dalam kurikulum merdeka belajar yang mengembangkan project base learning dan product base learning.

“Bahkan untuk metode belajar tatap muka dan daring sudah kita lakukan lama sebelum kurikulum merdeka diluncurkan Februari kemarin,” ujar Aidy. 

Seminar dan silaturahmi bertajuk Eksistensi Dewan Pendidikan ke Depan sendiri adalah event kedua.

BACA JUGA: Bunda Niken Kunjungi Sekolah Pesisi Juang di Ampenan

Silaturahmi ini dihadiri para pakar, senior pendidikan, praktisi dan akademisi dari seluruh Indonesia, untuk merumuskan konsep pengembangan dunia pendidikan ke depan.***

 




Bunda Niken Kunjungi Sekolah Pesisi Juang di Ampenan

10 Hak Anak menjadi pembahasan Bunda Niken saat kunjungi Sekolah Pesisi Juang di sekitar pesisir Ampenan 

MATARAM.lombokjournal.com ~ 10 hak anak menjadi pembahasan Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah saat melakukan kunjungan ke Sekolah Pesisi Juang yang berlokasi di Bintaro, Ampenan, Jum’at (22/07/22). 

Bunda Niken membahas 10 hak anak di Sekolah Pesisi Juang
Bunda Niken

Ketua TP PKK Nusa Tenggara Barat itu menyebut hak-hak tersebut, di antaranya Hak untuk Bermain, Hak untuk mendapatkan Pendidikan, Hak untuk mendapatkan Perlindungan, Hak untuk mendapatkan Nama, Hak untuk mendapatkan Status Kebangsaan, Hak untuk mendapatkan Makanan, Hak untuk mendapatkan Akses Kesehatan dan Hak untuk mendapatkan Rekreasi.

BACA JUGA: Gubernur NTB: Rehabilitasi Naskoba Solusi bagi Pengguna

“10 Hak Anak itu sangat penting, untuk melahirkan generasi emas di masa mendatang,” tutur Bunda Niken. 

Ia mengapresiasi inisiatif remaja yang telah memberikan ruang belajar bagi anak-anak di sekitar pesisir pantai.  

“Sekolah Pesisi Juang ini diinisiasi anak-anak muda yang prihatin terhadap anak-anak yang terhenti sekolahnya akibat pandemi. Kemudian mereka membuat sebuah kelompok bersama untuk belajar,” ujar Bunda Niken.

Ia juga mengapresiasi Camat Ampenan, Muzakkir Walad, S.STP, yang telah menganggarkan Gerakan Literasi Berbasis Keluarga di daerah Ampenan.

BACA JUGA: Masyarakat Diajak Menjaga Bahasa Nasional

“Saya mau memberikan apresiasi yang luar biasa kepada pak Camat sudah menganggarkan gerakan literasi berbasis keluarga ini di semua Ampenan. Luar biasa,” ujar Bunda Niken. ***

 

 




Masyarakat Diajak Menjaga Bahasa Nasional 

Pemprov NTB mengajak masyarakat menjaga bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa

LOBAR.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB mengajak masyarakat untuk menjaga bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa. 

“Bahasa harus menjadi perhatian bersama. Untuk mempertahankan esensi bahasa sebagai identitas kita,” kata Kepala Biro (Karo) Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi NTB, Nursalim.

Nursalim menyampaikan pesan itu mewakili Sekretaris Daerah (Sekda)  H. Lalu Gita Ariadi, saat membuka kegiatan penyuluhan bahasa Indonesia di lingkungan Pemerintah, Pendidikan dan Swasta, Kamis (21/07/22) di hotel Aruna Senggigi, Lombok Barat.

Menurut Nursalim, penerapan bahasa Indonesia harus terus dilakukan baik di lingkungan pemerintah maupun swasta. 

BACA JUGA: Kuliah Umum Gubernur NTB di MAN IC Lombok Timur

Dan terus melakukan edukasi kepada masyarakat, karena bahasa Indonesia juga merupakan amanat yang tertuang UUD 1945, sebagai konstitusi negara.

“Jadi komitmen konkritnya, kita harus bangga memiliki bahasa indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa,” ujarnya.

Mempertahankan esensi bahasa indonesia ini juga penting, di tengah globalisasi dunia, dimana mengusai bahasa asing, juga sangat penting.

“Saya bangga banyak adik-adik kita generasi muda sekarang belajar bahasa asing, apalagi itu bahasa dunia, namun harus dipahami penempatan berbahasa ini,” tambahnya.

Ia mengajak peserta penyuluhan, untuk menggencar secara masif penggunaan bahasa Indonesia di lingkungan pendidikan, perhotelan dan lembaga serta intstansi pemerintah maupun swasta.

Termasuk mengelaborasi penggunaan bahasa daerah sebagai kekhasan lokal, sebagai media pembelajaran di lingkungan pendidikan.

BACA JUGA: Wagub: Penanganan PMK di NTB Berjalan Baik

Turut hadir juga sebagai narasumber pada kegiatan tersebut, Adhar Hakim, S.H., M.H dari Ombudsman RI Prov. NTB, Ruji Retno Hardiningtyas, M. Hum dan Hartanto, S.S dari Kantor Bahasa Prov. NTB. ***

 

 




Kuliah Umum Gubernur NTB di MAN IC Lombok Timur

Tragedi kemanusiaan terbesar itu adalah ketika kita takut untuk bermimpi, itu dikatakan Gubernur NTB saat beri kuliah umum di MAN IC Lotim 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyatakan, MAN IC Lotim dapat menjadi sekolah percontohan bagi SMA maupun SMK yang ada di NTB. 

“MAN Insan Cendekia ini adalah salah satu sekolah unggulan kita di NTB. Bisa jadi model bagi SMA dan SMK kita untuk saling melengkapi. Ini sekolah hebat yang diisi oleh murid-murid hebat juga,” ujar Gubernur saat memberikan Kuliah Umum di Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu MAN IC Lotim, Kamis (21/07/22).

BACA JUGA: Ikatan Alumni Universitas Mataram Silaturrahmi ke Gubernur

Kuliah umum Gubernur memotivasi siswa MAN IC Lotim
Bersama para guru dan siswa MAN IC Lotim

Gubernur Zul mengisi Kuliah Umum di MAN Insan Cendekia (MAN-IC) Kabupaten Lombok Timur, untuk mengawali Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan Matrikulasi Tahun Ajaran 2022/2023.

Bang Zul sapaan akrab gubernur berpesan kepada para peserta Kuliah Umum agar tidak takut untuk bermimpi sehingga mereka dapat menulis sejarahnya masing-masing.

“Tragedi kemanusiaan terbesar itu adalah ketika kita takut untuk bermimpi. Oleh sebab itu, kita harus bisa menulis serta menyimpulkan sejarah dan cerita kita sendiri, agar orang lain tidak menulisnya berbeda,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Sekolah MAN IC Lotim, H. Aozar Zawad, M.Ed menyatakan, sejak didirikan pada tahun 2013 lalu, MAN IC Lotim telah meraih berbagai macam prestasi, baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional.

“Ada 111 prestasi yang kita raih selama ini baik di tingkat provinsi, nasional maupun internasional. Dan untuk rilis UTBK tahun 2021, kita menjadi peringkat pertama untuk kategori SMA dan MA tingkat Provinsi NTB,” tutur H. Aozar.

Sebagai informasi, sederhananya  Stadium General merupakan suatu kegiatan akademik perkuliahan (umum) semacam ceramah atau seminar yang memberikan motivasi dan pengetahuan baru bagi para siswa. 

BACA JUGA: PIRN XX, Jangan Hanya Berkompetisi, Carilah Sahabat

Turut mendampingi Gubernur pada kegiatan tersebut, yaitu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Dr. H. Aidy Furqan. ***

 




Wagub NTB Lepas Dua Wakil Paskibraka Nasional 2022 

Dua wakil Paskibraka Nasional dipesan Wagub NTB agar mereka melakukan yang terbaik 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dua perwakilan Paskibraka Nasional asal NTB untuk bertugas di Istana Negara pada 17 Agustus 2022, yakni Melinda Trihapsari siswi SMAN 1 Selong dan Muhammad Talbiah Taranggana siswa SMAN 1 Dompu, dilepas di Pendopo Wagub (14/07/22). 

Saat melepas duta Paskibraka Nasional asal NTB itu, Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan pesan, agar mereka melakukan yang terbaik selama masa pelatihan nanti. 

Namun, para siswa diminta untuk tidak terbebani dan bisa menikmati tiap kegiatan latihan. Wagub juga berpesan untuk dapat menjaga kesehatan selama masa pandemi ini.

BACA JUGA: Pesan Bunda Niken untuk Pengurus APJI NTB

Wagub NTB minta wakil Paskibraka Nasional asal NTB UNTUK MEMBERIKAN YANG TERBAIK

“Harus banyak baca juga agar tau tentang NTB dan bisa menyampaikan kepada teman-temannya. Supaya tertarik datang ke NTB,” pesannya. 

Ummi Rohmi juga meminta kepada seluruh sekolah untuk memperhatikan olahraga yang mensupport tinggi badan siswa untuk ditingkatkan. 

Agar banyak siswa siswi yang memiliki potensi menjadi paskibraka, namun terkendala tinggi badan bisa terbantu.

Sementara itu, baik Melinda Trihapsari maupun Muhammad Talbiah Taranggana sama-sama mengungkapkan akan memberi yang terbaik bagi daerah ketika samapai di Jakarta nanti. 

“Saat sudah sampai di jakarta saya berharap bisa membanggakan nama Nusa Tenggara Barat (NTB) dan saya juga bisa memberikan dan menampilkan hal yang terbaik untuk NTB,” tutur dedare asal Rakam Lombok Timur tersebut.

Sementara Muhammad mengaku, akan menampilkan tarian tradisional asal daerahnya, agar teman-temannya bisa mengenal NTB. 

BACA JUGA: Bunda Niken Himbau UMKM Lokal Terus Berinovasi

“Saya adalah perwakilan dan putra terbaik dari NTB, jadi kalau saya sudah sampai di Jakarta saya akan menampilkan tarian-tarian tradisional dan juga membanggakan provinsi Nusa Tenggara Barat,” tandasnya. ***

 




Ikatan Alumni Universitas Mataram Silaturahmi ke Gubernur 

Ikatan Alumni Universitas Mataram (IKA Unram) sampaikan rencana ground breaking gedung IKA

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ikatan Alumni Universitas Mataram (IKA Unram) silaturahmi ke Gubernur NTB, Zulkieflimansyah di Ruang Kerja Pendopo Gubernur NTB, Mataram, Rabu (13/07/22).

Gubernur menerima silaturahmi IKA Unram

Selain bersilahturahmi, Ketua Umum IKA Unram, Hj. Baiq Isvie Rupaeda, SH menyampaikan berkaitan dengan pelaksanaan ground breaking gedung IKA Unram.

BACA JUGA: Investasi Didukung Tapi tak Boleh Lupakan Warga Lokal 

Menanggapi hal tersebut, Bang Zul panggilan akrab Gubernur, mengungkapkan tersanjung akan langkah-langkah yang dilakukan IKA Unram.

“IKA Unram ini hebat, akan memiliki gedungnya sendiri, hal ini belum tentu dimiliki ikatan alumni univeritas yang lain,” kata gubernur.

Ketua Umum IKA Unram, Hj. Baiq Isvie Rupaeda, SH., MH mengucapkan terimakasih atas diterimanya dengan baik IKA Unram serta apresiasi terhadap pembangunan gedung IKA Unram.

“Terimakasih banyak pak Gubernur telah menerima kami dengan baik, dan rencananya kami akan melaksanakan ground breaking pada 27 Juli nanti, kami harap kehadirannya” kata Ketua DPRD Provinsi NTB tersebut.*** 

BACA JUGA: Lomba Desa dan Kelurahan, Dorong Kelola Potensi Desa

 




Standarisasi Jajanan Anak Sekolah, Perlu Monitoring

Wagub NTB tegaskan, standarisasi kualitas jajanan sekolah penting diperhatikan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Upaya penanggulangan kesehatan anak terhadap berbagai jajanan sekolah yang beredar menjadi perhatian Pemerintah Provinsi NTB. 

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah menegaskan bahwa pentingnya memperhatikan standar jajanan anak – anak di sekolah.

Wagub berharap  ada standarisisasi jajanan anak sekolah dilakukan dengan baik

“Bicara kesehatan untuk para pelajar, anak – anak NTB banyak yang anemia, rata – rata nggak sarapan, makan di sekolah, diharapkan  kualitas jajanan sekolah di NTB dapat terstandar dengan baik,” tutur Ummi Rohmi.

BACA JUGA: Atasi Masalah Sampah,  Pemprov Siap Implementasi EPPIC di NTB

Ia mengatakan itu saat menerima audiensi Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mataram yang berlangsung di Ruang Kerja Wagub NTB, Selasa (12/07/22).

Anak sekolah masih mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan, sehingga membutuhkan konsumsi pangan yang cukup dengan gizi seimbang. 

Penelitian menunjukkan, tingkat kecukupan energi dan protein untuk anak umur 7–12 tahun berkisar antara 71,6–89,1 persen, dan antara 85,1–137,4 persen.

Namun data menunjukkan bahwa 44,4 persen dan 30,6 persen  anak mengonsumsi energi dan protein di bawah angka kecukupan minimal (Riskesdas, 2010).

Ummi Rohmi juga menghimbau agar BPOM dapat bersinergi dengan seluruh stakeholder terkait agar dapat memonitoring jajanan sekolah.

“Harus dilakukannya kerjasama untuk bisa merumuskan proses monitoring jajanan anak sekolah dari TK sampai SMA/SMK dan SLB se – NTB,” kata Ummi Rohmi.

Ummi Rohmi mengatakan, apabila sudah ada standar maupun aturan, maka para pedagang pasti akan menyesuaikan.

“Banyak yang cari rejeki, tetapi kalau ada kontrol pasti mereka menyesuaikan, bagaimana kita membuat standar agar jajanan di NTB paling tidak di sekolah sekolah ini paling tidak sehat,” ungkapnya.

BACA JUGA: Lomdeskel, Percepat Berbagai Program Berbasis Desa

Sementara itu, Kepala BPOM Mataram I Gusti Ayu Adhi Aryapatni mengatakan, sejak tahun 2011 terdapat program nasional yaitu Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah (PJAS), sebanyak 1.107 sekolah yang sudah diintervensi. 

“Programnya sudah nasional yang PJAS, namun bu Wagub meminta untuk lebin intensif lagi, karena baru 14.9 persen dari jumlah sekolah di NTB sehingga perlunya replikasi dan butuh sinergi dengan seluruh stakeholder,” ungkapnya.*** 

 

 




PIRN XX, Jangan Hanya Berkompetisi, Carilah Sahabat

Gubernur NTB harapkan peserta PIRN XX memanfaatkan momen PIRN sebagai wadah mencari sahabat untuk sama – sama membangun Negara menjadi lebih baik

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengajak seluruh peserta Pekan Pemuda Inovasi dan Riset Nasional ke-20 (PIRN XX) untuk memanfaatkan momen PIRN sebagai wadah mencari sahabat untuk sama – sama membangun Negara menjadi lebih baik.

Gubernur sarankan PIRN XII juga ajang mencari sahabat

“Jangan sampai niat teman – teman berkompetisi tetapi tidak memiliki sahabat, adanya sahabat dan meninggalkan pesan yang mendalam di sahabat kita yang lainnya,” ujar Bang Zul.

BACA JUGA: Gubernur NTB Bertemu Konsultan Konstruksi Lokal

Ia mengatakan itu saat memberikan sambutan dalam pembukaan Pekan PRIN di Gedung Graha Bakti Praja Kantor Gubernur NTB, Senin (11/07/22).

Pelaksanaan Pekan PIRN XX NTB ini menjadi pelaksanaan PIRN pertama oleh BRIN dan menjadi PIRN pertama yang diikuti oleh Mahasiswa. 

Hal ini dikatakan oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko.

“PIRN ini adalah awal pembentukan talenta Riset dan Inovasi Nasional kita, yang saat ini menjadi tanggung jawab BRIN,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, momen PIRN menjadi ajang awal untuk melihat potensi – potensi talenta dari generasi muda.

“BRIN bertanggungjawab untuk pembentukan talenta, hadirnya PIRN sebagai ajang awal melihat potensi anak – anak kita, kenapa kita lakukan didaerah? Karena di daerah justru banyak talenta ungguL,” pungkasnya.

BRIN bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTB serta Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi NTB akan menyelenggarakan Pekan Pemuda Riset dan Inovasi (Pekan PIRN) ke-20 pada tanggal 10-17 Juli 2022 di Mataram, Lombok, NTB.

Sebanyak 400 peserta siswa SMP-SMA dan guru dari seluruh Indonesia, serta mahasiswa dari Provinsi NTB akan mengikuti Pekan PIRN. 

BACA JUGA: UPTD Dinas Pertanian Tanjung Lakukan Operasi Pasar

Rangkaian kegiatannya meliputi pelatihan metodologi penelitian, penelitian lapangan dan laboratorium, presentasi ilmiah, karakterisasi alat material dan kimia, pelatihan penulisan artikel ilmiah populer, pengayaan insersi mutiara, pengayaan akuisisi pengetahuan lokal dan lain sebagainya.***