Hari Anak Nasional 2022, Mensos: Semua Anak Berhak Sukses

Peringatan Hari Anak Nasional, Wagub NTB mendampingi Mensos dialog interaktif secara virtual bersama anak-anak sekolah seluruh Indonesia

LOTIM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mendampingi Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini menghadiri puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2022 dipusatkan di halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Senin (01/08/22).

BACA JUGA: Desa Wisata Sangiang Wera Punya Destinasi Pantai Sangiang

Pada peringatan hari anak nasional 2022, Mensos beri penghargaan kepada Pemprov NTB

Berlangsung dialog interaktif secara virtual diikuti anak-anak sekolah seluruh Indonesia. Dalam dialog itu, ada yang minta jalan diperbaiki, minta listrik lampu, jaringan internet bahkan ada yang minta sepeda dan seragam sekolah. 

Menanggapi hal tersebut Menteri Sosial menjelaskan, semuanya sedang dalam proses pengadaan listrik dan lain sebagainya.

“Ini menjadi tugas dan wewenang dari Kementerian Sosial dalam menangani anak kawasan tertinggal dan terpencil,” ungkapnya.

Tri Rismaharini menyebutkan, anak-anak ini adalah calon-calon pemimpin masa depan. Menteri Sosial mengajak untuk berkomitmen terus tidak nikah dini.

“Jika kalian ingin berhasil, maka harus fokus pada pendidikan,” tegasnya.

Ditambahkan Mensos, jika melihat teman-teman kalian tadi yang jauh dari fasilitas sekolah, mereka tidak ada lampu, harus naik perahu untuk bisa sampai ke sekolah.

“Jadi, tidak ada alasan kalian untuk sukses dan berhasil dengan kondisi kalian yang sudah tercukupi. Sehingga tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan semuanya berhak untuk berhasil,” ujar Menteri.

BACA JUGA: Dewa 19 Siap ‘Getarkan’ Kota Mataram, Lombok

Tak lupa semarak peringatan HAN dilakukan pemberian atensi berupa kursi roda secara simbolis kepada penyandang disabilitas fisik serta bantuan lainnya. 

Selain itu, pemberian penghargaan kepada Pemprov NTB dalam kontribusi peringatan HAN 2022 diterima langsung oleh Umi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB. ***

 




Gubernur NTB Kunjungi Rumah Tahfidz Sabilul Muhtadin di Sape

Gubernur NTB berharap. Rumah Tahfidz, di Sape, Bima mampu mencetak generasi penghafal Al-Qur’an dan mengajari masyarakat sekitar 

KAB.BIMA.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M. Sc., menyambangi Rumah Tahfidz Sabilul Muhtadin, Desa Nae, Kecamatan Sape dan Menyapa warga sekitar.

“Rumah Tahfidz semoga mampu mencetak generasi penghafal Al-Qur’an dan mengajari masyarakat di sekitar,” kata Gubernur dalam Kunkernya ke Bima dan Dompu, Minggu (31/07/22) di Sape.

BACA JUGA: Gubernur NTB Bantu Nelayan di Desa Lasi, Dompu

Gubernur NTB bertemu santri di rumah tagdiz yang sederhana

Bang Zul berharap, keberadaan Rumah Tahfidz dapat dirasakan masyarakat sekitarnya. 

“Sehingga masyarakat dapat berpartisipasi ikut membantu pembangunan beberapa ruangan Rumah Tahfidz,” ujar Bang Zul.

Ia juga mengingatkan,  jangan sampai bantuan yang diperoleh Rumah Tahfizd,  melalaikan ibadah dan tugas utamanya.

“Karena biasanya pimpinan itu, akan banyak yang diurus ketika banyak bantuan. Kalau sudah dapat bantuan masjid, selanjutnya biaya kebersihan, trus soundsistem dan seterusnya, ini yang perlu dijaga,” pesan Doktor Zul.

Maka, syukuri yang ada, di tempat yang sederhana ini, akan menghadirkan santri yang soleh dan solehah serta Rizadul dahwah di kemudian hari.

Sementara itu, pimpinan Rumah Tahfidz Sabilul Muhtadin, Desa Nae, Kecamatan Sape, Ustad Muhaimin Kuraisin menyampaikan ucapan terimakasih atas keluangan waktu Gubernur menyambangi tempatnya.

Diakuinya, Rumah Tahfidz ini sudah berjalan selama 3 tahun. Dengan jumlah santri sebanyak 150 orang. 

“Santri kami bahkan sudah ada yang hafiz 15 Juz,”ujarnya.

Namun dalam keterbatasan Rumah Tahfidz, ia berharap Gubernur, anggota DPRD Kabupaten dan Provinsi membantu sarpras ponpesnya.

“Karena seiring waktu, santrinya makin banyak, meka kebutuhan mendesak kami adalah ruangan belajar untuk tahfidz,” pintanya.

BACA JUGA: Kabel Listrik PLN di Karang Temu, Lingsar Terbakar

Menjawab permintaan Ustad Muhaimin Kuraisin, Gubernur NTB, Anggota DPRD Provinsi NTB Abdul Rauf dan Ketua DPRD Kabupaten Bima M. Ferryandi, akan berkoordinasi untuk membantu Rumah Tahfidz.

Ratusan masyarakat antusian menyambut kedatangan Gubernur Zul, untuk silaturahmi dan melihat keadaan Rumah Tahfidz Sabilul Muhtadin.

Turut mendampingi Gubernur NTB, Asisten I Setda Provinsi NTB, Kadis kelautan dan perikanan, Kadis Perdagangan, Kadiskop dan UMKM, Kadis Pariwisata, Kadis Perkim, Kadispora, Kalak BPBD, Karo Adpim Setda Provinsi NTB. 

Turut hadir juga Sekcam Sape, sejumlah tokoh masyarakat, agama, pemuda kecamatan Sape. ***

 




Konferensi Internasional UITM Malaysia akan Digelar di Lombok

Gubernur Bang Zul menyambut baik rencana penyelenggaraan konferensi internasional di Lombok, NTB, yang dilakukan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Shah Alam Malaysia 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Universiti Teknologi MARA (UiTM) Shah Alam Malaysia akan menggelar Konferensi Internasional (Internasional Conference) di Lombok pada tahun 2023 mendatang.

Acara Konferensi Internasional dan Musyawarah tersebut akan menghadirkan 160 mahasiswa dari UiTM dan dari NTB.

BACA JUGA: Malaysian Week, Belajar ke Malaysia Membuka Wawasan Global

Gubernur NTB menyambut baik rencana konferensi internasional UiTM di Lombok

Konferensi itu membahas tentang pertukaran mahasiswa, program akademik, kolaborasi dalam pengajaran dan pembelajaran, penelitian dan kegiatan lainnya.

Rencana itu disampaikan Deputy Vice Chancellor Academic dan International UITM, Professor Datin Suzana Sulaiman, saat bersama Delegasi UiTM Shah Alam Malaysia, melakukan kunjungan kehormatan ke Gubernur NTB di kantor Gubernur NTB, Kamis (29/07/22).

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengaku senang mendengar rencana UITM. 

“Kami senang mendengarnya, dan kami menyambut baik rencana ini,” kata Bang Zul sapaan Gubernur NTB.

Menurut gubernur, selama ini banyak mahasiswa NTB yang memperoleh program beasiswa 1000 Cendikia, yang kuliah di kampus tersebut.

“Selamat datang di Lombok NTB, nikmati keindahan alam kami. Insya Allah kami juga akan berencana berkunjung ke UiTM,” ujar Doktor Zul.

Pada kesempatan tersebut Gubernur yang didampingi istri Hj. Niken Saptarini Widyawati, bertemu dengan Dosen Akuntansi saat kuliahnya dulu, yang datang bersama rombongan para dosen, doktor dan professor dari UiTM.

Promosi pariwisata

Professor Dati Suzana Sulaiman, mengapresiasi sambutan dan penerimaan yang baik dari Gubernur NTB.

“Kunjungan kami ini, untuk memperkuat kerjasama di bidang pendidikan dan meminta persetujuan Gubernur NTB untuk seminar internasional di Lombok NTB,” kata Professor Dati Suzana.

Dikatakannya, Gubernur NTB sangat senang diadakan Internasional Conference dan Musyawarah di Lombok. 

BACA JUGA: Pekerja Migran Diminta Pahami Cara Kerja di Malaysia

Tidak hanya itu, seminar ini pesertanya melibatkan mahasiswa dan dosen dari kampus di NTB.

Suzana juga mengaku, memilih Lombok NTB untuk seminar internasional sebagai ajang promosi pariwisata NTB kepada masyarakat Malaysia.

“Lombok ini cantik, jadi tidak salah kami memilihnya,” kata Suzana.

Usai kegiatan tersebut, Gubernur NTB dan Deputy Vice Chancellor Academic dan International UITM, melakukan pertukaran cinderamata dan foto bersama. ***

 

 




Gubernur NTB Silaturahmi di Ponpes Darussalam Al-Kubro

Gubernur NTB menekankan, pentingnya mengetahui apa yang akan dilakukan di masa depan

LOTIM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah M.Sc   melakukan silaturahmi dengan Pondok Pesantren Darussalam Al-Kubro di Desa Moyot, Kec. Sakra, Kab. Lombok Timur, Kamis (28/07/22).

Pada kesempatan tersebut Gubernur Bang Zul, sapaan akrabnya memberikan semangat bagi para santri dan santriwati.

BACA JUGA: Mahasiswa Lotim Antusias dengan Program Beasiswa Pemprov

Gubernur NTB menekankan, pentingnya mengetahui masa depan
Gubernur Zulkieflimansyah

“Manusia bukan saja diberikan mampu mengingat masa lalu, tapi juga mampu mengingat masa depan. Maknanya adalah bahwa kita manusia ini bisa memahami dan mengetahui apa yang akan dilakukan di masa depan,” jelas Bang Zul.

Lebih lanjut, ia juga berpesan kepada para santri dan santriwati agar terus semangat menulis kisah dan masa depannya masing-masing sebelum ditulis oleh orang lain.

“Kalau anda tidak mampu menulis kisah dan cerita tentang masa depan, maka cerita hidup kita akan ditulis orang lain. Maka mulailah bermimpi tentang masa depan, karena kalau kita tidak pernah mendatangi masa depan, maka kita akan tersesat,” tambahnya.

Terakhir, Gubernur menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pengurus Pondok Pesantren karena telah diberi kesempatan untuk datang bersilaturahmi.

“Terima kasih Tuan Guru atas undangan dan acaranya yang luar biasa,” tutur Gubernur.

BACA JUGA: Hari Anak Nasional, Anak-anak Sampaikan Harapannya

Turut mendampingi Gubernur pada acara tersebut yaitu, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, Asisten I Setda Provinsi NTB, dan Kepala Dispora Provinsi NTB.***

 




Mahasiswa Lotim Antusias dengan Program Beasiswa Pemprov

Gubernur NTB usai sharing terkait Beasiswa NTB, terkesan dengan antusiasme mahasiswa Lotim

LOTIM.lombokjournal.com ~ Dialog Cerdas bersama Gubernur NTB dengan Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Republik Indonesia (DPC GMPRI Lotim) berlangsung di Lesehan Black White Sepapan, Jerowaru, Lotim, Kamis (28/07/22).

Gubernur NTB terkesan mahasiswa Lotim sangat antusias dengan program beasiswa Pemprov NTB
Gubernur Zulkieflimansyah

Dri dialog itu, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengaku terkesan, antusiasme mahasiswa-mahasiswi Lombok Timur terhadap program Beasiswa Provinsi NTB begitu besar. 

BACA JUGA: NTB Targetkan kembali Raih Provinsi Terinovatif Tahun 2022

“Di Jerowaru sore ini sharing pengalaman dengan para mahasiswa Lombok Timur tentang beasiswa NTB,” ujar Bang Zul. 

Beasiswa NTB adalah program beasiswa yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui tim pengelola beasiswa ke luar negeri. 

Pemerintah NTB berencana mengirim 1000 pemuda pemudi NTB untuk studi ke luar negeri. 

“Banyak sekali anak-anak muda kita sekarang tertarik untuk berpartisipasi dalam program beasiswa NTB ini,” ungkap Bang Zul.

BACA JUGA: Wagub NTB: Warisan Terbaik adalah Pendidikan

Jumlah Awardee Beasiswa per 1 September 2021 sebanyak 595 orang. Adapun negara yang dituju yaitu Polandia, Rusia, Cina, Malaysia, Taiwan, Ceko, Hungaria, Sudan, Australia, Thailand. ***

 

 




Gubernur NTB Terima Delegasi UUM Malaysia 

Untuk perkuat kerjasama program beasiswa pendidiakan, delegasi Universitas Utara Malaysia (UUM) menemui Gubernur NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Universitas Utara Malaysia (UUM) melakukan kunjungan kehormatan ke Provinsi NTB untuk membangun dan memperkuat kerjasama bidang pendidikan. 

Karena  banyak mahasiswa dan dosen dari NTB yang diundang untuk belajar dan berkunjung ke kampus tersebut.

BACA JUGA: Konferensi Internasional UiTM akan Digelar di Lombok

Gubernur NTB menyambut baik kunjungan delegasi UUM
Gubernur Zulkieflimansyah dan Dr. Haim Hilman Abdullah

“Kami sangat senang, semoga kerjasama terus ditingkatkan, dan semakin baik lagi,” kata Gubernur Zulkieflimansyah.

Delegasi Universitas Utara Malaysia (UUM), Prof. Dr. Haim Hilman Abdullah – Naib Canselor/Rektor beserta rombongan para professor, doktor dan dosen UUM Malaysia diterima Gubernur Zul di Ruang Tamu Utama, Kantor Gubernur, Kamis (28/07/22).

Bang Zul sapaan Gubernur NTB, didampingi Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati, menyambut baik kerjasama beasiswa dan rencana UUM membuka program S3 di NTB.

Doktor Ekonomi Industri tersebut akan serius membangun kerjasama tersebut, untuk mewujudkan 1000 cendikia di NTB. 

“Kami akan agendakan untuk berkunjung ke UUM,  demi melanjutkan rencana kerjasama ini,” pungkas Doktor Zul.

Sementara itu, delegasi Universitas Utara Malaysia (UUM), Prof. Dr. Haim Hilman Abdullah mengatakan, kunjungannya ke NTB untuk silaturahmi dengan Gubernur dan memperkuat kerjasama untuk program Beasiswa NTB.

“Kita ingin meningkatkan kualitas pendidikan di kampus kami dan kampus NTB,” kata Prof. Dr. Haim Hilman Abdullah.

Selain beasiswa, delegasi  UUM juga ingin program tambahan selain dari program Beasiswa NTB. Seperti berkolaborasi dengan universitas di NTB untuk membuka program S3.

Termasuk program pertukaran mahasiswa S1 dengan  kampus yang ada di NTB, plus sharing dan pendampingan universitas di NTB untuk mendapatkan akreditasi internasional.

BACA JUGA: Malaysian Week, Belajar di Malaysia Membuka Wawasan Global

“Ini penting, agar kualitas pendidikan di kedua negara semakin baik,” ujarnya. 

Selain itu, kerjasama ini dilakukan untuk meningkatkan komunikasi dan kolaborasi antar generasi muda Malaysia dan Indonesia dalam mempererat hubungan persaudaraan kedua negara yang serumpun ini. ***

 




Hari Anak Nasional, Anak-Anak Sampaikan Harapannya

Dalam perayaan Hari Anak, Bunda Niken mendengarkan curhat anak-anak tentang fasilitasi desa untuk anak-anak dan remaja 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketua TP PKK Provinsi NTB, Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menampung curhatan anak-anak yang ditujukan untuk Pemerintah Provinsi dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional Tahun 2022  di Gedung Teater terbuka Taman Budaya Prov. NTB, Kamis (28/07/22).

Bunda Niken menampung curhatan anak-anak pada Hari Anak Nasional

Salah satu peserta, Ahla Faradisa Supeno, Ketua Forum Anak Desa Jerowaru Kabupaten Lombok Timur menyampaikan harapan-harapannya. 

BACA JUGA: Wagub NTB: Warisan Terbaik adalah Pendidikan

salah satunya terkait fasilitasi dari Pemerintah Desa dalam upaya pencegahan perkawinan anak, kehamilan remaja dan kekerasan berbasis gender dan seksual.

Selain itu, adanya kesempatan bagi anak – anak, remaja dapat diberikan kesempatan untuk ikut serta alam proses-proses pembangunan didesa, misalnya melalui musrenbang anak.

“Sebuah kehormatan dan kebanggan yang sangat berarti bagi kami sehingga bisa menyampaikan secara langsung berbagai pertanyaan yang kami tujukan kepada Pemerintah Provinsi NTB,” ungkapnya.

Bunda Niken mengatakan, upaya Pemerintah dalam mencegah pernikahan anak, salah satunya melalui Undang-Undang Perkawinan yang menyatakan, pernikahan hanya bisa dilakuan pada usia 19 tahun keatas.

“Artinya anak – anak tidak bisa mneikah sebelum mencapai 19 tahun, itu juga upaya kita untuk mencegah pernikahan anak, dari pusat sudah membuat undang-undangnya, dari Pemerintah Provinsi juga ada Perda perlindungan anak,” jelas Bunda Niken.

BACA JUGA: NTB Care Tangani Aduan ASN Terkena Gejala Kali Gajah

Sedangkan dari sisi Desa dihimbau kepada seluruh Kepala Desa harus lebih memperhatikan, seperti membuat peraturan desa bersama warga dan memperhatikan perlindungan anak – anak.

“Jadi, jika ada anak – anak yang mendapatkan kekerasan, ada anak – anak yang mau menikah cepat kaena satu dan lain hal bisa dibicarakan oleh para pemangku adat dan kebijakan didesa,” ungkapnya.***

 




Wagub NTB: Warisan Terbaik Adalah Pendidikan

Pendidikan merupakan warisan terbaik yang bisa diberikan kepada anak-anak, kata Wagub NTB

LOBAR.lombokjournal.com ~ Warisan terbaik yang dapat diberikan kepada anak-anak adalah pendidikan, terutama pendidikan agama.

BACA JUGA: Pesan Bang Zul: Gunakanlah Organisasi Tempat Saling Mengenal

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan itu saat menghadiri acara Longseran Berzikir dan Bermunajat menyambut Tahun Baru Islam 1444 H di  Desa Persiapan Longseran, Rabu, (27/07/22).

Wagub NTB menekankan pentingnya warisan pendidikan untuk anak-anak
Wagub Sitti Rohmi

“Sekolah menjadi hal yang paling utama karena pendidikan ini merupakan warisan terbaik yang bisa diberikan kepada anak-anak, khususnya pendidikan agama,” tutur Ummi Rohmi sapaan wagub.

Ia juga menyampaikan, Desa Induk dan Desa Pemekaran harus tetap menjaga kekompakan, kebersamaan, kerja sama dan gotong royong.

Ia juga menyampaikan rasa bahagia karena bisa bersilaturahim dengan seluruh masyarakat Desa Persiapan Longseran.

BACA JUGA: Malaysian Week: Belajar ke Malaysia Membuka Wawasan Global

Ummi Rohmi mengaku senang sekali bisa kembali silaturrahim bersama masyarakat Longseran. 

“Inysa Allah, silaturrahim kita tetap terjaga hingga masa mendatang,” tuturnya.

Ia juga menuturkan, Desa Persiapan Longseran adalah desa yang indah, subur dan memiliki lingkungan yang asri.

Wagub NTB silaturahmi dengan masyarakat Longseran

“Desa persiapan Longseran luar biasa indah, subur dari sisi lingkungan dan semoga kita semua bisa menjaga semua lingkungan yang ada di desa longseran ini khususnya kecamatan lingsar,” tutur Ummi Rohmi.***

BACA JUGA: Sekda NTB Berharap Gedung IKA Unram Sesuai Harapan

 




Malaysian Week, Belajar ke Malaysia Membuka Wawasan Global

Malaysian Week menyelenggarakan Gala Dinner dan Ramah Tamah Gubernur NTB dengan CEO EMGS dengan calon Mahasiswa ke Malaysia dan Alumni dari NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Program beasiswa 1000 Cendekia Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menciptakan generasi yang berwawasan global agar dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah. 

Dan tujuan belajar ke Malaysia merupakan batu loncatan untuk membuka pikiran. Terlebih antara Malaysia dan Indonesia selain serumpun, hubungan kedua negara saling mendukung sejak lama. 

BACA JUGA: Pekerja Migran Diminta Pahami Cara Kerja di Malaysia

Malaysian Week yang diselenggarakan oleh Education Malaysia Global Services (EMGS)

Hal itu dikatakan Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah SE, M. Sc membuka Malaysian Week yang diselenggarakan oleh Education Malaysia Global Services (EMGS) di Hotel Lombok Raya, Rabu (27/07/22). 

Gubernur Bang Zul juga berpesan, hal penting lainnya selain belajar adalah membuka jaringan dengan komunitas internasional untuk membuka wawasan tentang dinamika global yang terjadi. 

“Awardee kita dan generasi muda harus memanfaatkan peluang ini dengan sebaik baiknya”, kata Gubernur. 

Sementara itu, CEO EMGS, Prof Mohammad Radzlan bin Jalaludin mengatakan, Malaysian Week menyelenggarakan Gala Dinner dan Ramah Tamah Gubernur NTB dengan CEO EMGS dengan calon Mahasiswa ke Malaysia dan Alumni dari NTB.

Selain kunjungan CEO Education Malaysia Global Services (EMGS), Encik Prof. Mohammad Radzlan Bin Jalaludin dan tim serta perwakilan kampus Universiti Teknologi MARA (UiTM) dan Universiti Utara Malaysia (UUM). 

“Terimakasih kepada Gubernur NTB atas program Beasiswa NTB, yang telah mengirimkan ratusan mahasiswa ke Malaysia dan agar makin memperkuat hubungan silaturrahim serta kerjasama sebagai negara yang serumpun,” kata Radzlan. 

BACA JUGA: Wagub NTB: APBN Harus Digunakan Sebaik Mungkin

Malaysian Week dihadiri oleh 103 alumni dan awardee Beasiswa S2 NTB diampu oleh Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB, dihadiri pula oleh Wakil Ketua DPRD, Kepala Dinas Dikbud dan Kepala OPD lainnya.***

 




Alumni Ponpes Harus Jadi Inspirasi, Ini Ajakan Gubernur NTB

Hadiri Reuni Akbar IKTASABA, Gubernur NTB mengajak santri terpacu mengikuti jejak keberhasilan para alumni Ponpes 

LOTIM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengajak alumni Pondok Pesantren Al Badriyah, Desa Rarang, menjadi inspirasi bagi para santri dan santriwati, atas keberhasilannya menjalani kehidupan.

“Reuni harus menjadi momentum, untuk memberikan inpirasi bagi adik-adik santri kita, atas keberhasilannya didunia kerja, usaha atau keberhasilan lainnya ditengah masyarakat,” kata Gubernur NTB.

Ia mengatakan itu pada acara silaturahmi dengan Pondok Pesantren Al-Badriyah dan Reuni Akbar Ikatan Alumni Santri Al Badriyah (IKTASABA), Rabu (27/07/22) di Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur.

Diharapkan, para santri dan santiwati terus terpacu untuk mengikuti jejak keberhasilan para senior-senior yang terlebih dahulu sukses dengan berbagai prestasi.

BACA JUGA: Wagub NTB: Pembangunan Harus Berorientasi Lingkungan

Gubernur NTB mengajak alumni Ponpes mengikuti beasiswa ke luar negeri

Bang Zul sapaan Gubernur NTB juga mengajak santri dan santriwati serta para alumni Pondok Pesantren Al-Badriyah, untuk mengikuti program beasiswa ke luar negeri yang digagas Pemprov. NTB.

“Kami gencar mengirim anak-anak NTB untuk kuliah diluar negeri. Tujuannya agar mereka terbuka cara berpikirnya tentang luas dunia,” jelasnya di depan Pengasuh Pondok Pesantren Al Badriyah Sundak,  TGH. Lalu M. Thahir Badri.

Menurut Gubernur, kuliah di luar negeri ini banyak manfaat. Apalagi anak NTB memiliki pemahaman tentang agama yang baik.

Minimal baca alfatiha dan adzan serta bisa jadi imam. Sehingga menjadi modal untuk kehidupan dan bersosial kemasyarakatan di luar negeri.

“Mudah-mudahan ada alumni yang ikut beasiswa keluar negeri,” ucap Bang Zul.

Ia menyampaikan apresiasi dan terimakasih, kepada Pondok Pesantren Al Badriyah, yang telah berkiprah mencetak para santri dan santriwati sebagai generasi penerus bangsa.

Ribuan santri hingga di luar negeri

Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al Badriyah Ust. H. Lalu M. Baehaqi Thahir, M. Pd., menyampaikan bahwa kehadiran Gubernur NTB, merupakan suatu yang membanggakan bagi keluarga besar Pondok Pesantren Al Badriyah.

BACA JUGA: NTB Care Evakuasi Warga Penderita Kanker Paru-paru

“Di tengah kesibukan dan agenda yang padat, Gubernur NTB masih menyempatkan waktu dan kesempatannya untuk hadir dan bersilaturahmi dengan kita semua, kami ucapkan terimakasih Pak Gubernur,” katanya.

Dikatakannya, ada sekitar 6.000 orang alumni Pondok Pesantren Al Badriyah, yang tersebar di seluruh Indonesia, bahkan luar negeri.

Para alumni ini terhitung sejak yayasan berdiri tahun 1986.  Kini Ponpes sudah Genap 36 tahun. Sedangkan santri-santriwati Ponpes dari RA hingga SMA, ada 1.000 orang.

Turut mendampingi Gubernur, Asisten 1 Setda Provinsi NTB dan Kadis Sosial Provinsi NTB. Hadir juga pada kegiatan tersebut Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Al Badriyah, Ketua Panitia Reuni Akbar dan Ketua IKTASABA.***