Gubedrnur NTB bersyukur atas penunjukan Provinsi NTB sebagai salah satu tuan rumah pelaksanaan Annual International on Islamic Studies (AICIS)
MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, menyatakan siap menyukseskan pelaksanaan Annual International on Islamic Studies (AICIS) ke 21 Tahun 2022 yang diselenggarakan di UIN Mataram.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur pada saat menerima silahturahim panitia pelaksana AICIS di Ruang Kerja Gubernur, Jumat (23/09/22).
“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sangat bersyukur atas penunjukan sebagai salah satu tuan rumah pelaksanaan AICIS mendatang. Tentu hal ini akan kami maksimalkan persiapannya,” ucapnya.
Bang Zul panggilan akrab Gubernur tak henti-hentinya mengajak agar nantinya para peserta AICIS untuk menikmati keindahan alam Provinsi NTB.
“Ingat ajak mereka keliling NTB, jangan hanya diruangan saja, kita punya banyak keindahan alam, salah satunya Gili Trawangan,” katanya.
Sementara itu, Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag, mengucapkan terimakasih kepada Pemprov NTB yang telah siap membantu persiapan AICIS Tahun 2022 di Mataram kali ini.
“Terimakasih karena telah menerima kami serta menyatakan siap membantu kami dalam kegitan kali ini. Kami harap Gubernur bisa langsung membuka kegiatan ini pada bulan Oktober nanti,” terangnya.
AICIS 2022 digelar pada 18-20 Oktober dan diselenggarakan di dua tempat, yakni Lombok dan Bali sebagai kegitan menyambut G20 pada bulan November nanti.
Kegiatan tersebut akan diikuti oleh 127 dosen pilihan dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri seluruh Indonesia. Ada juga peserta dan pembicara dari luar negeri.
AICIS akan diisi berbagai macam kegiatan akademik yang dapat menginspirasi sarjana Islamdalam melakukan pendekatan kajian keislaman. ***
Wagub NTB Resmikan Gedung Baru UT Mataram
Wagub NTB berharap perguruan tinggi bisa support satu sama lain, agar kualitas pendidikan makin meningkat
MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah meresmikan Gedung Baru Unit Program Belaiar Jarak Jauh-Universitas Terbuka Mataram (UPBJJ-UT Mataram), Rabu (21/09/22).
Gedung baru UT Mataram tersebut terletak di Jl. Dr. Soedjono, No. 78, Jempong Baru, Sekarbela, Kota Mataram.
Dengan diresmikannya Gedung Baru UT Mataram, Wagub berharap seluruh perguruan tinggi negeri maupun swasta dapat saling mendukung guna meningkatkan pendidikan dan rata-rata harapan sekolah di NTB.
“Kita sangat bahagia ada UT di Mataram, sehingga perguruan tinggi bisa support satu sama lain. Sekarang itu masanya kolaborasi dan sinergi, maka kita semua harus berkolaborasi, agar rata-rata lama sekolah di NTB tinggi. Semoga semua perguruan tinggi negeri maupun swasta yang ada di NTB semakin maju dan semakin berkualitas,” harap wagub.
Wagub Ummi Rohmi sapaan akrabnya juga memberikan selamat sekaligus mengapresiasi perkembangan UT yang sangat pesat di Indonesia.
“Gedungnya luar biasa. Semoga kualitas UT semakin baik dan perkembangan UT saya sangat apresiasi. Selamat untuk UT,” ujar Ummi Rohmi.
Selain itu, dijelaskan oleh Direktur Universitas Terbuka Mataram, Drs. Raden Sudarwo, M.Pd, jumlah mahasiswa di UT Mataram pada tahun 2022 mengalami peningkatan yang signifikan.
“Pada tahun 2022, UT Mataram memiliki jumlah mahasiswa baru sekitar 1.319 mahasiswa. Jumlah mahasiswa aktif secara keseluruhan yaitu 4.322 mahasiswa. Ini mengalami peningkatan yang signifikan dari semester lalu yang hanya 3.500,” kata Direktur Raden Sudarwo.
Sementara itu, hadir pula Rektor Universitas Terbuka, Prof. Ojat Darojat, M. Bus, Ph. D., menjelaskan bahwa UT sendiri memberikan kesempatan pendidikan untuk seluruh masyarakat baik yang belum maupun telah bekerja dimanapun mereka berada tanpa harus risau meninggalkan pekerjaannya, salah satunya dengan cara belajar jarak jauh di UT.
“UT diberi mandat oleh pemerintah untuk bisa berikan layanan pendidikan bukan hanya untuk masyarakat yang tinggal di perkotaan, tetapi juga saudara-saudara kita yang berdomisili di daerah-daerah kecil. Dan juga orang-orang yang sudah bekerja mereka juga punya kesempatan melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dan memungkinkan mereka bisa belajar tanpa meninggalkan komitmen pekerjaan dan karirnya. Mandat pemerintah tersebut termasuk di provinsi NTB. Oleh sebab itu, dalam rangka meningkatkan kualitas layanan, maka pada saat ini dengan kapasitas yang kami miliki, Alhamdulillah bisa mendirikan gedung baru,” jelas Rektor UT.
Sebagai informasi, promosi dan peresmian Gedung Baru UPBJJ-UT Mataram mengusung tema “Bangkit Bersama Menjangkau Pendidikan Tinggi Hingga Pelosok NTB” yang juga sejalan dengan misi UT.
Turut hadir pada acara peresmian tersebut yaitu Kepala Bappeda Provinsi NTB, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Kepala Biro SDM Polda NTB, Pasi Wanwil Korem, Warek Unram Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Rektor UIN Mataram, Ketua DPRD Kota Mataram dan Asisten I Setda Kota Mataram. ***
Masyarakat Harus Stop Diskriminasi Disabilitas, Ini Kata Wagub
Wagub Sitti Rohmi minta masyarakat menghentikan diskriminasi terhadap anak yang berkebutuhan khusus
LOBAR.lombokjournal.com ~ Masyarakat harus berhenti melakukan diskriminasi terhadap disabilitas.
Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menegaskan itu saat menghadiri peresmian Amani Eco School yang berlangsung di Dusun Ketapang, Desa Gegerung, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, Rabu (21/09/22).
Bisa jadi anak-anak berkebutuhan khusus memiliki kemampuan yang lebih dari pada manusia yang normal, kata wagub.
Ummi Rohmi berdialog dengan penyandang disabilitas
“Stop untuk diskriminasi terhadap semua saudara kita yang disabilitas tapi justru kita harus bangga ,kasih tempat, berikan support supaya mereka juga berdaya,” tutur Ummi Rohmi.
Sebanyak 28.652 orang dengan berbagai jenis diasbiltas di NTB. Pemerintah terus berupaya memberikan kesempatan berupa pelatihan, seperti pelatihan pijat, pelatihan keterampilan menjahit, bengkel dan lain sebagainya.
Sekolah Luar Biasa (SLB) sebanyak 44 sekolah tersebar di Kabupaten/ Kota, d iantaranya Kota Mataram sebanyak 3 sekolah, Lombok Barat sebanyak 3 sekolah, Lombok Tengah sebanyak 4 sekolah, Lombok Timur sebanyak 6 sekolah, Lombok Utara sebanyak 2 sekolah, Sumbawa sebanyak 2 sekolah, Sumbawa Barat sebanyak 1 sekolah, Dompu sebanyak 6 sekolah, Kota Bima sebanyak 5 sekolah dan Bima sebanyak 12 sekolah.
“Apabila nantinya anak-anak kita lulus SLB, dia bisa mendapatkan pekerjaan, bahkan kalau di Pemprov sudah menerima di instansi vertikal juga anak-anak di sana, saudara-saudara kita yang disabilitas kalau memang sesuai dengan skill yang mereka punya. Sehingga ini yang harus terus menerus kita saling support untuk menggerakkan ini sehingga kita berjuang bersama-sama untuk perempuan, anak-anak dan disabilitas,” ungkap Ummi Rohmi.
Amani Eco School yang diinisiasi oleh Lombok Eco Internasional Connection bersama dengan PLN Peduli, memiliki program yang terdiri dari Ecology Education dan Disable Trainning.
Ecology Education diperuntukkan untuk anak – anak agar dapat menanamkan literasi belajar sehingga anak – anak disekitar Desa Gegerung dapat terus tumbuh dengan mendapatkan pengetahuan ilmu yang baik. Sedangkan Disable Tarining disiapkan bagi anak – anak yang berkebutuhan khusus sehingga mendapatkan ruang untuk bisa mengembangkan diri.
Aisyah Odist selaku Founder Lombok Eco Internasional Connection mengatakan, direncanakan sebanyak 10 Eco School yang akan didirikan.
Amani Eco School merupakan lokasi ke empat dan diharapkan dapat menjadi pusat pelatihan bagi para disabilitas.
“Kita berharap agar Eco scool ini menjadi pusat kegiatan seperti pelatihan recycle yang bermanfaat bagi para disabilitas,” pungkasnya.
General Manager PLN UIW NTB Sudjarwo menjelaskan, ini merupakan salah satu program PLN Peduli yaitu program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PLN Unit Induk Wilayah NTB.
Program PJSL PLN ini berusaha untuk memberikan, mengupayakan, mendorong pencapaian program-program yang sustainable yang berkelanjutan. Dalam pembangunan eco school ini, memanfaatkan faba.
Faba adalah sisa pembakaran batu bara dari PLTU yang ada di Jeranjang.
Faba ini bisa dimanfaatkan untuk banyak hal, diantaranya bahan bangunan untuk pabrik, bahkan hasil penelitian, bisa sebagai penyubur tanah atau media tanah.
Sudjarwo berharap kehadiran Amina Eco School memberikan kesadaran pada masyarakat mengenai kesadaran lingkungan kemudian memberikan pelatihan-pelatihan sebagai bekal dari teman-teman yang berkebutuhan khusus.
“Harapan ke depan, PLN terus berkontribusi khususnya pada NTB ini. Sehingga manfaat dari PLN bisa menjadi maksimal, selain memberikan kenyamanan pada masyarakat, dan mendorong kemakmuran, kesejahtraan masyarakat, itu juga menjadi maksimal,” tutupnya.***
Empat Tahun Kepemimpinan Zul-Rohmi, Mewujudkan NTB Gemilang (Empat)
Program 1000 cendekia selama empat tahun kepemimpinan Zul-Rohmi, menuai pujian masyarakat
MATARAM.lombokjournal.com ~Program 1000 Cendekia menjadi salah satu fokus NTB di bawah pemerintahan Gubernur Dr H Zulieflimansyah dan Wagub Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah.
Ratusan putra-putri NTB difasilitasi meraih pendidikan lebih tinggi di berbagai negara, Asia dan Eropa.
Kepemimpinan Zul-Rohmi menyadari bahwa peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) harus terus dilakukan sebagai investasi daerah yang tak ternilai.
Hal ini yang mendorong Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalokasikan dana khusus untuk beasiswa.
Program 1000 Cendekia NTB sempat menjadi polemik dan dikritisi di awal kepemimpinan Zul-Rohmi.
Gubernur Zulkieflimansyah
Toh, setahun dua berjalan, program ini banyak menuai pujian. Zul-Rohmi dinilai tepat mengarahkan fokus ke pembangunan SDM yang sejajar dengan fokus ke pembangunan infrastruktur dan ekonomi daerah.
Sejumlah testimoni baik tentang program ini disampaikan para awardee. Ratusan mahasiswa dan pelajar melihat dan belajar tentang masa depan, dari negeri orang, untuk kembali ke masa kini dan menceritakannya dengan kontribusi terbaik di daerah sendiri.
Salah seorang awardee, Mia Riskana mengakui bangga dan sangat mengapresiasi Program 1000 Cendekia NTB.
“Kalau nggak ada program beasiswa 1000 Cendekia, belum tentu saya bisa lanjut S2, apalagi di luar negeri. Saya sangat bangga dan mengapresiasi program Zul Rohmi ini,” kata Mia.
Gadis asal Mataram ini merupakan salah satu dari lima orang awardee penerima beasiswa S2 yang berangkat kuliah di Polandia tahun 2019 lalu.
Dua tahun menimba ilmu di University of Warsaw di Kota Warsawa, Polandia, Mia merupakan salah satu lulusan terbaik.
“Saya berangkat angkatan pertama, dan dua tahun kuliah di Polandia menyandang S2. Bahkan saya dianugerahi lulusan terbaik dari universitas,” katanya.
Mia berharap program beasiswa ini terus dilaksanakan untuk anak-anak NTB yang lain. Walaupun ia mengakui, investasi pendidikan tidak sekejap mendatangkan hasil.
Namun Ia meyakini makin banyak alumni beasiswa luar negeri akan mampu memberikan warna untuk masa depan NTB bahkan Indonesia.
“Karena investasi dipendidikan itu bukan seperti investasi di bisnis. Hasilnya tidak seperti membalikkan telapak tangan. Tapi bagaimana menciptakan SDM yang berkualitas,” ujarnya.
Menurut Mia, program 1000 Cendekia yang mengirim putra-putri NTB menimba ilmu di sejumlah negara, sangat inovatif.
Sebab, di negara lain, bukan hanya ilmu akademik di bangku kuliah semata yang didapatkan. Tetapi juga pengalaman beradaptasi dan berinteraksi dengan banyak orang dari belahan dunia.
“Hal ini yang tidak mudah didapatkan. Program 1000 Cendekia NTB ini program luar biasa, semoga beasiswa ini terus diberikan kepada anak NTB,” katanya.
Awardee lainnya, Najmul Wathan juga menyatakan bangga bisa melanjutkan pendidikan S2 di negeri Jiran, Malaysia.
“Saya nggak pernah bermimpi bisa kuliah di luar negeri. Apalagi saya hanya anak kampung, jauh di pelosok di Dompu.Dan orang tua hanya petani,” ujar Najmul.
Selain mendapatkan ilmu di negeri orang, Najmul juga mengaku bisa lebih luas wawasannya dengan interaksi dan memahami pola pikir warga luar.
“Yang luar biasa pengalaman kuliah di sana, saya dapat menjadi relawan mengajar, bahkan dibayar oleh universitas dan diberikan fasilitas seperti mobil, rumah dan perabotannya lengkap,” akunya.
Sama seperti Mia, Najmul berharap program 1000 cendekia ini bisa terus berjalan dan lebih banyak pemuda dan pemudi NTB bisa merasakan manfaatnya.
Dalam beberapa kali wawancara terkait Program 1000 Cendekia, Gubernur NTB DR H Zulkieflimansyah menyampaikan optimisme bahwa jika anak-anak NTB diberikan kesempatan untuk berkompetisi, maka sebenarnya kemampuannya tidak akan kalah dengan yang lainnya.
“Bahkan ketika mereka harus bergaul dan berkompetisi di luar negeri,” ujar Gubernur Zul.
Ia menilai, pengalaman kuliah di luar negeri ini memberikan kepercayaan diri bagi anak-anak NTB untuk mengisi pembangunan. Baik pembangunan di daerah NTB maupun secara nasional di Indonesia, bahkan dunia.
“Anak-anak NTB ini tercatat jauh lebih hebat di tempat kuliah mereka di luar sana. Artinya, semangat mereka ini yang mahal dan harus terus didorong,” katanya.
Program 1000 Cendekia hanya satu dari tak kuang dari 65 program unggulan Provinsi NTB. Zul-Rohmi berfokus pada program-program ini untuk menafsirkan visi misi Gemilang atau negeri yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur.
Negeri yang makmur dan sejahtera ketika pemimpin dan rakyat memiliki kesamaan visi dan tujuan bersama.
Di tahun keempat kepemimpinan Zul-Rohmi di NTB, keberhasilan duet doktor ini juga terepresentasikan melalui event-event internasional yang mulai digelar berkesinambungan. Hal ini menandai ikhtiar kebangkitan ekonomi dari keterpurukan lokal dan global.
Event-event internasional juga membuka peluang pada pembangunan infrastruktur dan investasi di hampir seluruh daerah di NTB. MXGP di kawasan Samota Sumbawa, MotoGP, WSBK, Iron Man, Tambora Menyapa Dunia, konvensi G20 dan lain lain membentuk peluang ekonomi baru yang dimulai di tahun keempat maupun sebelumnya.
Tak berlebihan jika nanti di tahun kelima kelak, seluruh cetak biru kegiatan ekonomi masyarakat NTB akan berjalan lebih siap, lebih mandiri dan menghasilkan pendapatan untuk daerah.
Melengkapi keberhasilan tersebut, pengakuan atas pencapaian pemerintahan Zul Rohmi mendapatkan pengakuan nasional dan internasional. Banyak pula dari inovasi dan program pemerintah yang menjadi program strategis nasional dan direplika ke daerah lain.
Dengan demikian konfirmasi atas segala dinamika keberhasilan yang diraih menjadi prestasi yang harus dipertahankan bahkan ditingkatkan.
Seluruh pencapaian pembangunan NTB di tahun ke empat kepemimpinan Zul Rohmi adalah buah kerjasama antara pemimpin dan masyarakat.
Dalam terminology point zero sebagai sebuah revolusi tindakan dan kebijakan. Ketahanan menghadapi tantangan nasional dan ancaman global harus dikuatkan dengan melibatkan society atau masyarakat sebagai penerima manfaat sekaligus pemeran utama dalam pembangunan.
Pemimpin yang telah memulai langkah pertama harus terus dikawal dengan loyalitas pada tujuan bersama. Agar daerah kita yang kecil tetap memilik mimpi-mimpi besar. ***
Mahasiswa Diajak Siapkan Diri Jadi Pemimpin Masa Depan
Kuliah Umum “Pemikiran Geopolitik Soekarno” di Universitas Mataram, Hasto Kristiyanto ingin mahasiswa jadi pemimpin Negarawan yang punya tradisi membaca
MATARAM.lombokjournal.com ~ Doktor Ilmu Pertahanan, Hasto Kristiyanto menyampaikan Kuliah Umum di Universitas Mataram dalam kunjungannya di Pulau Lombok, Kamis(15/09/22).
Tenaga pengajar Universitas Pertahanan (Unhan) RI yang juga Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut, mengajak mahasiswa terlibat aktif berjuang membangun kepemimpinan di segala aspek.
Kuliah Umum dengan tema “Pemikiran Geopolitik Soekarno dan Relevansinya Terhadap Pertahanan Negeri” tersebut merupakan kuliah umum ke-14 yang disampaikan Hasto. Sebelumnya, sejumlah perguruan tinggi ternama di tanah air telah lebih dahulu menggelar Kuliah Umum dengan tema yang sama.
“Inti utama Geopolitik Soekarno yang harus terus diperkuat adalah bagaimana rakyat Indonesia, termasuk generasi muda, harus selalu berjuang membangun kepemimpinan di segala aspek kehidupan,” kata tokoh kelahiran Jogjakarta tersebut.
Alumnus Universitas Gadjah Mada ini menekankan, dirinya hadir di Unram bukan untuk kepentingan politik praktis.
“Pemilu masih jauh,” imbuhnya dan disambut tepuk tangan hadirin yang hadir.
Hasto tiba di Unram didampingi Anggota DPR RI yang juga Ketua DPD PDIP NTB H Rachmat Hidayat, Pandam IX Udayana Mayjen Sonny Aprianto, dan Danrem 162/WB Brigjen Sudarwo Aris Nurcahyo.
Tak lama kemudian, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah juga tiba di lokasi Kuliah Umum yang digelar di gedung Rektorat Unram dengan dihadiri mahasiswa, para dosen, dan staf akademika perguruan tinggi terbesar di NTB ini.
Sementara dari Jakarta, Hasto didampingi Sekretaris Umum DPP Bamusi sekaligus Anggota Komisi VII DPR RI, Nasyirul Falah Amru atau karib disapa Gus Falah.
Sebelum Kuliah Umum dimulai, Rektor Universitas Mataram Prof Bambang Hari Kusumo menyampaikan sambutan selamat datang. Disusul dengan sambutan Gubernur Zulkieflimansyah.
Prof Bambang dmemyampaikan ucapan terima kasihnya atas nama seluruh civitas akademika Unram atas keluangan waktu Hasto untuk menghadiri agenda Kuliah Umum di Unram.
Hasto kata Prof Bambang, hadir menyampaikan Kuliah Umum sebagai Dosen Unhan RI.
Dalam kesempatan tersebut, Guru Besar Fakultas Pertanian tersebut menekankan pentingnya pentingnya mahasiswa tidak melupakan sejarah.
Sebab, sejarah banyak berulang dan banyak negara yang hancur justru karena melupakan sejarah.
Itu sebabnya, pemikiran Bung Karno selalu relevan dengan kondisi saat ini.
Gubernur Zulkieflimansyah mengemukakan, para mahasiswa dan seluruh civitas akademika Unram begitu beruntung dengan hadirnya Hasto dalam Kuliah Umum tersebut.
Orang nomor satu di NTB ini memang bersahabat dengan Hasto. Pertemanan keduanya begitu terentang lama. Dimulai saat keduanya sama-sama duduk di Komisi VI DPR RI di awal karir.
Saat itu, Anggota Komisi VI DPR RI memang banyak diisi oleh politisi muda dan berlatar belakang aktivis mahasiswa.
Hasto sendiri sebelumnya memang tercatat sebagai Ketua Senat Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Sementara Gubernur Zul tercatat sebagai Ketua Senat Universitas Indonesia.
“Mas Hasto adalah bintang. Adik-adik mahasiswa harus banyak belajar. Beliau ditawari menjadi menteri tapi beliau tidak bersedia. Mudah-mudahan, ini bukan kedatangan Mas Hasto yang terakhir ke NTB,” kata Gubernur Zulkieflimansyah, yang meminta big applause untuk Hasto dari seluruh hadirin yang hadir.
Dalam Kuliah Umum ini, Hasto memaparkan hasil temuan risetnya yang menjadi disertasi doktoralnya di Unhan RI mengenai teori geopolitik Soekarno.
Termasuk bagaimana perbedaan geopolitik Soekarno yang menjadi antitesa dari geopolitik ala Barat.
Geopolitik Soekarno berorientasi membebaskan bangsa di dunia dari penjajahan dan menuju perdamaian abadi, sementara geopolitik ala Barat orientasinya ekspansi dan cenderung menjajah.
Ditegaskannya, pemikiran Geopolitik Soekarno didasarkan pada ideologi Pancasila. Tujuannya adalah untuk membangun tata dunia baru berdasarkan prinsip bahwa dunia akan damai apabila bebas dari imprerialisme dan kolonialisme.
Geopolitik Soekarno juga menekankan betapa pentingnya solidaritas bangsa berdasarkan koeksistensi damai (peaceful co existence) dan berorientasi pada struktur dunia yang demokratis, sederajat, dan berkeadilan.
“Kekuatan pertahanan negara dibangun untuk menjaga perdamaian dan sebagai benteng bagi kemerdekaan sebagai hak segala bangsa,” kata Hasto menekankan.
Dengan segala keterbatasan pada masa memimpin Indonesia, Geopolitik Politik Soekarno telah mampu menghadirkan kepemimpinan Indonesia di tengah dunia.
Indonesia di bawah kepemimpinan Soekarno telah melampaui cara pandang geopolitik. Misalnya, Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955 yang melahirkan Dasa Sila Bandung yang luar biasa.
“Bung Karno mengalahkan konspirasi kolonialisme Belanda dalam pembebasan Irian Barat. Modalnya hanya merancang Konferensi Asia Afrika,” katanya.
Untuk melakukan hal tersebut, Indonesia tak menunggu menjadi negara yang memiliki sumberdaya melimpah. Modal Bung Karno untuk menggelar Konfrensi Asia Afrika hanya ide, imajinasi geopolitik, semangat juang, dan hospitality.
Memadukan intelektualitas dengan berbagai faktor sumber daya yang ada seperti demografi, teritori, politik, dan lainnya sehingga menjadikan seluruh variabel geopolitik sebagai instrument of national power.
“Hotel disediakan, makanannya disediakan khas kuliner nusantara. Kesemuanya ditampilkan penuh kebanggaan. Namun hasilnya adalah deklarasi Dasa Sila Bandung yang luar biasa,” urai Hasto.
Ia kemudian menjelaskan, bagaimana para mahasiswa dan mahasiswa terlibat sangat aktif selama berlangsungnya konfrensi yang dihadiri delegasi negara-negara Asia Afrika tersebut.
Hasto pun menampilkan secara khusus, foto-foto bersejarah yang memperlihatkan keterlibatan para mahasiswa Indonesia kala konferensi tersebut.
Aktualisasi di NTB
Bagaimana aktualisasi Geopolitik Soekarno untuk NTB di masa kini?
Hasto menekankan bagaimana NTB merupakan provinsi yang memiliki sumber daya yang besar.
Hasto menyebut potensi perkebunan jagung di NTB yang mencapai 270 ribu hektare. NTB juga merupakan daerah yang memiliki potensi sektor peternakan yang besar.
Di bidang kelautan dan perikanan, potensi rumput laut NTB mencapai 25 ribu hektare.
Juga potensi mutiara terbaik di dunia, dan bibit lobster di mana Lombok Timur diakui sebagai sentra benih lobster di Indonesia yang diakui sebagai yang terbaik di dunia.
NTB juga punya produksi tembakau virginia dengan kualitas nomor wahid.
Seluruh potensi yang dimiliki NTB tersebut harus dibangun dengan berdasar pemahaman geopolitik. Misalnya NTB, tidak perlu lagi mengirim benih lobster ke Vietnam.
Tetapi dengan mempekerjakan orang-orang Vietnam untuk mengembangkan lobster di NTB sehingga menjadikan NTB sebagai pemain utama pasokan lobster di dunia.
“Dalam hal ini, perguruan tinggi juga bisa mengambil peran besar. Perguruan tinggi tidak boleh menjadi Menara gading. Tapi perguruan tinggi harus membumi dengan memberi kemanfaatan yang besar untuk masyarakat. Termasuk dalam hal pengolahan sumber daya yang ada di depan mata,” tandas Hasto.
Di sinilah, para mahasiswa dan sleuruh civitas akademika Unram bisa terlibat aktif. Kuncinya tentu saja dengan memperkuat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan memperbanyak riset dan inovasi.
Selain itu, kampus juga harus bisa melakukan kaderisasi kepemimpinan mahasiswa. Perguruan tunggi harus mempersiapkan seluruh aspek kepemimpinan nasional dengan membangun kesadaran cara pandang geopolitik dalam mendayagunakan seluruh potensi instrument of national power bagi ketahanan nasional, kemajuan pembangunan, dan pertahanan negara Indonesia.
Hasto menekankan, pendidikan menjadi faktor terpenting kedua setelah variabel kepentingan nasional, jika Indonesia mau maju.
Dalam hal ini, perguruan tinggi harus menjadi salah satu motor penggerak kemajuan tersebut. Perguruan tinggi menjadi pelopor tindakan yang bersifat progresif revolusioner dalam pengembangan ilmu pengetahuan, sains dan teknologi melalui riset dan inovasi yang berpihak pada kemajuan daerah dan bangsa.
“Kampus bisa menjadi pusat pemikiran yang kritis dan menjadi ujung tombak pembangunan serta kemajuan bangsa Indonesia, dengan perkembangan zaman yang semakin modern,” tandasnya.
Kepada para mahasiswa yang hadir, Hasto meminta mereka menyiapkan diri menjadi generasi muda dengan berorientasi prestasi.
Menyiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. Dan menggembleng diri dari sekarang.
“Jadilah pemimpin negarawan yang punya tradisi membaca. Tiada hari tanpa membaca buku dan berdiskusi,” katanya.
Disambut Kader
Sementara itu, Ketua DPD PDIP NTB H Rachmat Hidayat mengungkapkan, Hasto menggelar kunjungan dua hari di NTB.
Hasto disambut puluhan kader PDIP semenjak tiba di Bandara Internasional Lombok, dengan penyambutan musik tradisi gendang beleq.
Hasto dan Gus Falah kemudian mendapat pengalungan kain tenun khas Suku Sasak, populasi utama yang mendiami Pulau Lombok.
Selain memberikan Kuliah Umum di Unram, Hasto kata Rachmat melanjutkan kegiatan dengan membuka Rapat Kerja Daerah PDIP NTB di Kantor DPD PDIP NTB di Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram.
Sementara pada pagi ini, Hasto akan mengikuti senam Sicita di Kantor DPD NTB dan kemudian meresmikan musala yang akan menjadi tempat ibadah bagi masyarakat.
Sebelum betolak ke Jakarta, Hasto menutup kegiatan dengan mengunjungi Desa Sade, salah satu desa adat di Lombok Tengah. (*)
Gubernur NTB Resmikan Bangunan Ponpes di Desa Karumbu
Sambutan masyarakat Desa Karumbu yang sangat antusias diapresiasi Gubernur NTB
BIMA.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah meresmikan bangunan pondok pesantren Al-Karamah Desa Karumbu, Rabu (14/9/2022) di Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima, sekaligus silaturahmi bersama masyatakat Desa Karumbu, dalam kunjungan kerja Gubernur NTB bersama rombongan Kepala OPD lingkup Pemprov. NTB, selama dua hari di Kota dan Kabupaten Bima.
Gubernur mengapresiasi sambutan masyarakat Desa Karumbu dan santri Ponpes Al-Karamah.
“Terimakasih masyarakat Karumbu, dan penampilan adik-adik yang marawis bagus sekali,” puji Gubernur Bang Zul.
Gubernur juga berharap, Ponpes terus berkembang dan bermanfaat untuk masyarakat Lanngudu. Termasuk adanya para santri ponpes yang telah lulus dan memperoleh beasiswa diluar daerah,”,kata pria kelahiran Sumbawa ini.
“Semoga adik-adik santri ponpes jadi peretas jalan bagi adik-adiknya, mendapatkan beasiswa bidik misi,” ucap mantan anggota DPR RI tersebut.
“Karena persoalan hutan berdampak terhadap kelestarian alam, ketersediaan air untuk pertanian dan lainnya, sehingga masyarakat yang menginginkan bendungan dapat mendukung penansman hutan,”ajak Bang Zul.
Sementara itu Camat Langgudu, Abdul Wahab menyampaikan ucapan terimakasih telah dikunjungi Gubernur. Diharapkan kunjungan ini bukan yang terakhir.
Ditambahkan oleh Ketua Yayasan yang diwakili Salahudin S. Ag, merasa bangga bangunan ponpes diresmikan oleh Gubernur NTB.
“Kami bangga, yang meresmikan bangunan adalah Gubernur NTB,” akunya.
Dijelaskannya ponpes tersebut terus berkembang seiring dengan waktu pendiriannya.
“Sehingga menghasilkan santri yang melanjutkan kuliah dan memperoleh beasiswa,” paparnya.
Sementara itu, sebelumnya Kades karumbu, Suherman, SH menyampaikan Desa Karumbu adalah Ibu Kota Kecamatan.
“Maka kami berharap agar lingkungan di sepanjang jalan provinsi sekitar desanya dapat dibantu untuk penataan,” harapnya.
Kades juga merasa bangga kunker Gubernur ke Langgudu lebih khusu di Karumbu merupakan mimpi masyarakat.
“Karena bisa bertemu kembali dengan Gubernur NTB,” timpalnya.
Hadir mendampingi Gubernur, Asisten 2 Setda Provinsi NTB, Kadis Perindag, Sekertaris Bappeda, kepala Brida, kepala Disdak, Kadis ketahanan Pangan, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Koperasi dan UMKM, Kadis Tambun, Kadis LHK, Kadis Peternakan dan Keswan, Kadis DPMPTSP, Kadis Desa dan Dukcapil, Kadis DP3AP2KB, Kepala Bakesbangpol, Karo Ekonomi, Karo Adpim, PLT Karo PBJ, GM Geopark Tambora dan sejumlah Kepala Cabang, UPTD Provinsi di Bima. ***
Layanan Khusus di Hari Kunjungan Perpustakaan
Peringati Hari Kunjungan Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Arsip NTB memberikan layanan khusus dan berbeda dari biasanya
MATARAM.lombokjournal.com ~ Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB berkomitmen memberikan dan meningkatkan pelayanan yang maksimal untuk para pustakawan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi NTB, Drs. Tri Budiprayitno, M.M saat memimpin apel memperingati Hari Kunjungan Perpustakaan 2022di Halaman Kantor Dispersip NTB, Rabu (14/09/22).
“Setiap tanggal 14 September, diperingati sebagai Hari Kunjungan Perpustakaan. Jadi hari ini teman-teman dari Perpustakaan dan kearsipan 72 orang yang akan memberikan layanan yang berbeda dengan hari lainnya. Hari ini para pengujung dipersilahkan datang duduk manis, diberikan hidangan kemudian dicarikan buku yang dibutuhkan,” ujar Tri Budi Prayitno.
Para pegawai Dispersip pun serentak memakai pakaian adat nusantara yang dirangkaian dengan fashion show dan diikuti oleh seluruh pegawai.
Selain itu, Disperkip juga menyuguhkan kudapan gratis bagi para pengunjung yang datang. Tour singkat juga dipandu oleh Kadispersip NTB yang bertujuan untuk menunjukkan fasilitas apa saja yang sudah dimiliki.
Mas Yiyit, sapaan akrab Kadispersip NTB juga menegaskan, telah terjadi banyak peningkatan fasilitas di Perpustakaan Daerah NTB.
Salah satunya adalah sudah adanya aplikasi digital untuk membaca buku-buku yang tersedia di Pusda.
Aplikasi tersebut bernama NTB-Elib yang bisa diunduh di playstore dan diakses oleh semua kalangan.
“Sudah terdapat akses buku digital yang bernama NTB-elib (electronic liberary), bisa diunduh di playstore, sebagian buku-buku pelajaran dari SD sampai SMA termasuk buku umum dan buku fiksi yang bisa dipinjam lama. Kalau sekarang memamng masih minim baru 1.716 buku,” jelas Mas Yiyit.
Peningkatan fasilitas di Pusda NTB adalah bentuk dari kerja kolaborasi literasi yang menghimpun berbagai macam pihak di NTB, terutama organisasi literasi yang kini sudah berjumlah 132 organisasi.
“Kerja literasi adalah kerja kolaborasi jadi kita menghimpun berbagai macam pihak, di NTB terdapat sekitar 132 organisasi literasi yang bernaung dalam konsorsium NTB membaca,” kata Tri Budiprayitno.
Terdapat pula gerakan bunda literasi yang menyasar keluarga-keluarga dan ibu-ibu PKK, agar literasi semakin meningkat dikalangan keluarga terutama anak-anak.
Dengan diperingatinya Hari Kunjungan Perpustakaan tahun 2022, Kadispersip NTB berharap mendapatkan lebih banyak sumbangan buku bacaan.
Ia menghimbau kepada masyakat yang memiliki buku tidak terpakai dapat dihibahkan ke Pusda.
“Harapannya terus terang kita masih banyak memerlukan buku karena tingkat kegemaran membaca masyarakatbisa disebut lumayan. Namun, karena bukunya yang terbatas sehingga kita membutuhkan buku baru dan mencoba menggelontokan program baru yaitu sedekah buku. Jika masyarakat mempunyai buku yang sudah tidak terbaca silahkan sedekahkan dan akan memberikan kemanfaatan dan keberkahan bagi banyak orang,” tutupnya.
Turut hadir pada acara peringatan Hari Kunjungan Perpustakan tersebut yaitu Plt. Kadis Kominfotik NTB, Ketua KPID Provinsi NTB dan Ketua Ikatan Guru Indonesia Kota Mataram. ***
Gerakan Sikat Gigi dan Mulut Bersama Dari Sekolah
Hadiri Peringatan HKGN 2022, Wagub NTB mengajak gerakan membersihkan gigi dan mulut bersama di sekolah
LOBAR.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., mendukung gerakan sikat gigi dan mulut bersama di sekolah sebagai edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.
Hal tersebut disampaikan Wagub NTB, saat memberikan sambutan pada Acara Sikat Gigi Bersama Anak Dalam Rangka Peringatan Hari Kesehatan Gigi Nasional dengan tema “Pulih Bersama Dengan Senyum Sehat Indonesia” bertempat di halaman Kantor Bupati Lombok Barat, Senin (12/09/22).
“Dulu-dulu sering sekali kita lakukan gerakan sikat gigi bersama. Sehingga mari bersama kita mulai lagi dari TK, SD untuk gerakan sikat gigi bersama,” ajak Umi Rohmi sapaan akrab Wagub.
Disebutkan Wagub, TK dan SD itu berada di bawah koordinasi Kabupaten.
“Saya rasa kalau kita memiliki komitmen bersama tidak ada yang sulit,” tambahnya.
Selain itu, kata Umi Rohmi kesehatan gigi dan mulut merupakan pintu masuk bagi kesehatan lambung. Kesehatan lambung otomatis kesehatan tubuh sehingga menjadi sangat penting.
Mengingat prevalensinya 60 persen angka yang cukup tinggi. Sehingga ini menjadi PR bersama.
“Untuk itu, mari bersama lakukan gerakan ini melalui sekolah, melalui posyandu untuk mengedukasi anak-anak kita bagaimana pentingnya sikat gigi setiap hari. Semoga kita bisa bersama berjuang untuk derajat kesehatan di Lombok Barat, NTB dan Indonesia,” kata Wagub.
Sementara itu, panitia penyelenggara Drg. Yuanita mengatakan kegiatan peringatan hari Kesehatan Gigi Nasional tahun 2022 yang jatuh pada tanggal 12 September 2022.
Kesehatan Gigi dan Mulut dilatarbelakangi karena merupakan masalah kesehatan yang sering terabaikan.
Menurut survei SKRT tahun 2021 penyakit gigi dan mulut memiliki urutan pertama untuk 10 penyakit yang dikeluhkan masyarakat dengan prevalensi 60 persen.
“Kelompok usia sekolah adalah kelompok yang paling rentan terkena masalah kesehatan gigi dan mulut. Sehingga sekolah menjadi strategi dalam penanggulangan kesehatan gigi dan mulut,” ungkapnya.
Karena itu sangat penting untuk diberikan perhatian lebih tentang pengetahuan bagaimana cara memelihara gigi dan mulut.
Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dengan target 500rb siswa.
“Data terakhir kami terima melebihi target yaitu lebih dari 700rb siswa seluruh Indonesia,” pungkasnya.***
Wagub NTB Hadiri Milad Ponpes Al Hananiyah NWDI
Saat menghadiri Milad Ponpes Al Hananiyah NWDI Sebenge, Panjisari Praya, Loteng, Wagub NTB memuji sebagai Ponpes luar biasa terus maju dan Berkembang
LOTENG.lombokjournal.com ~ Luar bisa Pondok Pesantren ini terus berkembang dan maju.
Semoga para guru yang mengelolanya diberikan kesehatan dan kekuatan dan panjang umur, sehingga terus berjuang pada bidang pendidikan sosial dan dakwah.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah pada peringatan Haflah Miladiyah yang ke-28 Pondok Pesantren NWDI Al Hananiyah Sebenge Panjisari Praya, Sabtu (10/09/22).
Wagub NTB di tengah para santri
“Kalian luar biasa, soleh dan solehah pintar bahasa Inggrisnya melihat kakak-kakaknya gunakan bahasa Inggris. Ini malah kalah dari Ummi, luar biasa,” sanjung Wagub.
Umi Rohmi sapaan akrab Wagub mengatakan, inilah hikmah dan berkah sekolah di pondok pesantren mendapatkan ilmu yang lebih dibandingkan sekolah di luar pondok pesantren.
“Sungguh beruntung bagi orang tua yang menitipkan anak-anaknya untuk menempuh pendidikan di pondok pesantren,” ungkapnya.
Di pondok pesantren anak-anak memiliki dasar agama yang kuat, memiliki akhlak yang mulia mampu menguasai ilmu-ilmu umum, agama dan juga bahasa.
“Pondok pesantren sudah teruji karena para alumni disini sudah banyak yang jadi dokter, ulama, insinyur, TNI-Polri, pengusaha dan lain sebagainya. Jadi apa saja tidak bisa dihalangi karena kita lulusan pondok pesantren,” tuturnya.
Umi Rohmi mengingatkan kepada semua untuk terus menyemangati anak-anak untuk terus menempuh pendidikan yang setinggi-tingginya.
“Jangan sampai anak-anak lemah semangatnya dalam menempuh pendidikan,” katanya..
Sehingga tidak ada alasan untuk tidak sekolah karena banyak beasiswa disediakan pemerintah mulai dari S1, S2 dan S3 dalam negeri maupun luar negeri.
Saat yang sama, TGH. M. Syatibi, QH., S.HI. menyampaikan terimakasih kepada Wakil Gubernur bisa hadir di tengah-tengah kesibukan dalam mengabdi memimpin masyarakat NTB.
Disebutkan Pimpinan Pondok, pihaknya mengelola pendidikan mulai dari TK Islam, SD Islam, MTs dan MA. Serta memiliki 400 lebih santri dan santriwati. Semuanya bernaung di Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama.
“Semoga dengan berada di dua naungan, Pondok Pesantren ini bisa diperhatikan oleh pemerintah,” tutupnya.***
Gubernur NTB: STIE Bima Melahirkan Banyak Orang Hebat
Sampaikan ucapan selamat kepada peserta wisuda STIE Bima, Gubernur NTB menyampaikan pesan penting untuk para wisudawan agar terus belajar berkarya nyata dalam masyarakat
KOTABIMA.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengapresiasi dan menyampaikan rasa bangga kepada civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima, yang menghasilkan SDM yang berkualitas di Bumi Gora.
“Banyak orang-orang hebat yang sudah menjadi lulusan dari kampus kita yang luar biasa ini,” kata Bang Zul sapaan Gubernur NTB.
Ia menyampaikan itu melalui video yang diputar di dua layar monitor depan 249 wisudawan dan wisudawati dan peserta rapat senat terbuka, saat Wisuda sarjana ekonomi angkatan XIX Tahun 2022, STIE Bima, Kamis (8/9/2022) di aula kampus STIE Kota Bima.
Bang Zul berharap, ilmu yang diperoleh para wisudawan dan wisudawati, menjadi bagian untuk melanjutkan perjuangan, dalam mengasah potensi diri untuk terus belajar berkarya nyata dalam masyarakat.
Sehingga ke depan, para wisudawan-wisudawati STIE Bima menjadi orang hebat, yang akan melanjutkan kepemimpinan dimasa yang akan datang.
“Jalan panjang selalu harus dimulai dengan mengayunkan langkah pertama,” ungkap alumni Ekonomi Universitas Indonesia ini, di depan Ketua STIE Bima Firdaus, ST., MM., yang membuka acara rapat Senat terbuka.
Ucapan selamat melalui video juga disampaikan para tokoh nasional, Gubernur DKI dan Jawa Tengah di depan Civitas Akademika kampus biru dan ratusan keluarga dan orang tua wisudawan dan wisudawati Sarjana ekonomi Angkatan 19 Tahun 2022, STIE Bima.
Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif sandiaga Salahuddin Uno juga mengucapkan selamat dan sukses atas wisuda Sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bima Angkatan XIX, tahun 2022.
“Selamat memasuki dunia kerja saya tunggu kontribusi anda sekalian pada pembangunan Indonesia terutama di sektor pariwisata dan ekonomi, “kata Bang Sandi sapaanya.
Hal sama disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar pranowo, Gubernur DKI Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri yang berhalangan hadir.
Sementara itu, Walikota Bima, HM. Lutfi, SE., berpesan agar wisudawan dan wisudawati yang menyandang sarjana ekonomi, harus mampu melihat peluang bisnis di era digital ini.
“Sekarang ini era Digitalisasi, kira harus mampu melihat peluang untuk berusaha,” pesan Walikota.
Perkembangan IT di era sekarang, banyak pekerjaan dan peluang usaha yang ada, hampir di semua sektor.
“Setidaknya, alumni STIE yang di wisuda hari ini, jadi salahsatu pelopor usaha atau bisnis di Bima,” ajaknya.
Pada rangkaian acara tersebut, STIE Bima memberikan penghargaan dan apresiasi kepada mitra kerja STIE Bima, seperti GM Geopark Tambora Ir. Hadi Santoso, ST., MM., Ketua Dekranasda Kota Bima, Hj. Ellya H.M. Lutfi, sejumlah media online dan mitra kerja lainnya.
Rapat senat terbuka itu dihadiri oleh Kepala LLDikti Wilayah VIII Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, ketua kampus Tamsis Bima, Dr. Ibnu Khaldun, pejebata eselon dan asiaten Setda Kota dan Kabupaten Bima. ***