Dalam road show di Loteng, Bunda Niken berharap PAUD di tiap desa memenuhi P3K2
LOTENG.lombokjournal.com ~.Tugas guru, orang tua, Bunda PAUD setiap desa untuk menyiapkan pendidikan anak-anak sejak usia dini, agar ke depan mampu bersaing dengan daerah bahkan negara lain.
Bukan hanya jadi penonton dan tidak mengerti apa-apa.
Bunda PAUD Provinsi NTB, Hj.Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menyampaikan itu dalam acara Road Show Bunda PAUD di PAUD Habibu At-Tholabah, Desa Montong Gamang, Kopang Senin (21/11/22).
Menurutnya, PAUD Holistik Integratif (HI) merupakan landasan awal mewujudkan pendidikan anak usia dini (0-5 tahun), yang meliputi yakni Pendidikan, Pengasuhan, Perlindungan, Kesehatan dan Kesejahteraan (P3K2)
“Kita ingin seluruh PAUD yang ada di NTB khususnya Desa Monting Gamang dan Kecamaran Kopang umumnya untuk bisa memenuhi ke lima hal tadi yaitu P3K2 agar dapat memenuhi kriteria sebagai PAUD HI,” tuturnya.
Bunda Niken menambakan, untuk tahun ini akan diadakan Gebyar PAUD dengan lomba-lomba yang hanya bisa diikuti oleh PAUD yang sudah HI untuk memberikan penghargaan kepada PAUD HI yang berkualitas.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd., menjelaskan, ini adalah kesempatan untuk memberikan anak-anak pendidikan dengan memperhatikan 3 hal penting terhadap perkembangan anak usia 0-5 tahun.
“Ada tiga perkembangan yang perlu kita dampingi, pertama emosinya, kedua mentalnya dengan memahami apa yang diinginkan anak, kemudian ketiga fisiknya, denfan tetapb melihat perkembangan anak baik tinggi maupun berat badannya,” katanya.***
Pengurus Ikatan Alumni SMA Pringgabaya, Dilantik Bang Zul
Gubernur NTB menghadiri pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Pringgabaya (IKA SMANSABAYA) Periode 2022-2026
LOTIM.lombokjournal.com ~ Baru pertama terjadi, pelantikan Pengurus Ikatan Alumni SMA yang dihadiri Gubernur NTB.
Itu terjadi saat acara pengukuhan Pengurus Pusat Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Pringgabaya (IKA SMANSABAYA) Periode 2022-2026, yang dihadiri Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Sabtu (19/11/22).
Lebih dari itu, Gubernur NTB sekaligus menjadi narasumber acara ‘Talk Show Inspiratif Satu Jam bersama Gubernur NTB’ dengan tema “Student To Day, Leader Tomorrow”.,
Saaat itu Gubernur NTB mengatakan, kehadiran para alumni bukan sekadar reunian.
Para alumni dapat menjadi refleksi untuk menyemangati, dan menginspirasi siswa-siswi agar dapat belajar banyak hal tentang kesuksesan dan lain-lain.
“Ini akan menjadi preseden, akan ada Alumni SMA seluruh NTB akan dilantik Gubernur NTB, dan itu dimulai dari SMA Negeri 1 Pringgabaya,” kata Gubernur Zul.
Lebih lanjut dikatakan, kehadiran Alumni IKA SMA harus menjadi bahan refleksi menyemangati siswa siswi di sekolah tersebut.
Apalagi banyak alumni yang sukses menceritakan, dari sekolah ini muncul orang terkenal, orang-orang besar yang akan merubah wajah Lombok Timur ini, Nusa Tenggara Barat bahkan wajah dunia di masa yang akan datang, ungkap Gubernur NTB..
Saat itu sempat disosialisasikan Program Beasiswa NTB yang sudah sampai hari ini lebih dari seribu-an mahasiswa beasiswa luar negeri dan BSU dalam negeri-pun tidak kalah banyaknya.
“Saya terkejut banyak orang-orang penting yang datang ke Lombok Utara, bukan undangan Gubernur, Presiden, Menteri, tapi undangan alumni beasiswa NTB dari Polandia, Alhamdulillah, anak-anak yang kita kirim ke Polandia banyak kesan yang dalam,” cerita Bang Zul panggilan akrab gubernur.
Menurut orang Plandia, anak-anak NTB itu baik hati, pintar-pintar, dan bisa bersosialisasi. “Coba bayangkan anak-anak yang kita kirim ke luar negeri bukan sekedar mendapatkan gelar baru di belakang namanya, tapi memberikan kesan yang sangat baik bagi dunia, mereka mampu hadirkan menteri dari negara lain, walikota dari negara lain,” cerita Gubernur NTB.
Dalam talk show 1 Jam tersebut, Doktor Ekonomi UI itu menjelaskan, alumni-alumni beasiswa NTB akan mampu merubah wajah negeri ini. Bahkan wajah dunia ke depan, kalau kita kirimkan anak-anak NTB untuk sekolah keluar negeri.
Bayangkan kalau ada 1000 orang bahkan 10 ribu orang NTB yang punya pengaruh dalam menentukan kebijakan, bukan hanya dalam negeri tapi wajah dunia akan berubah.
Ini betapa hebatnya Provinsi yang kita cintai ini,” ujar Bang Zul menyemangati siswa-siswi SMA N 1 Pranggabaya.
Memang tidak mudah memulai sesuatu, sering di sampaikan memulai sesuatu harus dimulai dengan langkah pertama.
“Kenapa kita mengirim siswa kita ke luar negeri, kayak tidak ada kampus dalam negeri, dengan kondisi petani kita yang masih miskin, dan nelayan banyak yang miskin, di anggap terlampau mendramatisasi sesuatu. Padahal sebenarnya anak-anak NTB yang kita kirimkan keluar negeri belum tentu biaya mahal. Namun supaya mereka bisa melihat kesusksesan di negeri orang, kesuksesan itu akan merendahkan hatinya untuk banyak bersyukur,” katanya.
Terakhir Gubernur NTB berpesan pada guru-guru SMA Negeri 1 Pringgabaya, agar memperlakukan siswanya sebagaimana anak mereka sendiri, Para guru diminta memperlakukan siswa-siswi seperti anak sendiri.
Ucapan terima kasih disampaikam oleh ketua IKA SMA Negeri 1 Pranggabaya Sukri Aruman atas kehadiran Gubenur NTB, di tengah padatnya kegiatan dan menghadiri berbagai undangan masyarakat.
“Terimakasih Pak Gubenur NTB, di tengah banyaknya agenda menghadiri berbagai undangan masyarakat,” katanya. ***
Hultah Yayasan Raudlatul Mujahidin NWDI Dasan Agung
MATARAM.lombokjournal.com ~ Wagub NTB, Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah, M. Pd berharap Yayasan Perguruan Raudlatul Mujahidin NWDI dapat menjadi institusi pendidikan yang dibutuhkan para orangtua.
Madrasah tersebut dapat menjadi tempat belajar anak-anak, untuk menumbuhkan pondasi agama yang kuat di era modernisasi sekarang.
Pernyataan tersebut diungkapkan Wagub NTB saat menghadiri Hultah Yayasan Perguruan Raudlatul Mujahidin NWDI Dasan Agung, Kota Mataram yang Ke-59 sekaligus Haul ke-2 Al-Magfurlahu TGH. Jamiludin Azhar, di Aula MI NWDI Dasan Agung, Sabtu (19/11/22) malam.
“Mudah-mudahan Raudlatul Mujahidin NWDI Dasan Agung bisa mengambil peran disitu,” harap Ummi Rohmi, sapaan Wagub NTB ini.
Pada kesempatan yang sama, Wagub NTB berharap kepada para peserta agar dapat mencotoh Al-Magfurlahu TGH. Jamiludin Azhar.
Mengingat semasa hidup beliau gemar bersilaturahmi dan menghadiri berbagai acara.
Selain itu, Ummi Rohmi juga mengajak para hadirin untuk melakukan berbagai hal dengan meniatkan diri untuk beribadah.
BACA JUGA: Wagub NTB: Peningkatan IPM Ditentukan Para Ibu
Insya Allah apapun yang diniatkan untuk beribadah, akan mendapatkan berkah dan pahala di sisi Allah SWT, pesan Wagub NTB. ***
Wagub NTB: Peningkatan IPM Ditentukan para Ibu
Hadiri Seminar Pengasuhan Balita Anak dan Remaja, Wagub NTB mengingatkan bagaimana membangun IPM kalau para ibu tak punya kemampuan
MATARAM.lombokjournal.com ~ Wagub NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan,Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditentukan oleh 3 faktor yakni pendidikan meliputi angka rata-rata lama sekolah, kesehatan meliputi angka harapan hidup dan ekonomi.
Hal tersebut disampaikan Ummi Rohmi, sapaannya, ketika menghadiri sekaligus membuka kegiatan Seminar Pengasuhan Balita, Anak, dan Remaja yang diselenggarakan oleh Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) di Hotel Lombok Plaza pada Rabu (16/11/22).
“Ini sangat ditentukan oleh ibu-ibunya, karena bagaimana mungkin kita bisa membangun IPM yang baik, anak-anak memiliki tingkat pendidikan dan kesehatan yang tinggi, kalau ibu-ibunya tidak memiliki kemampuan untuk itu,” tuturnya.
Sebagai Ketua Umum BKOW, Ia juga menjelaskan, NTB masih perlu kerja keras yang dilakukan secara konsisten, karena pendidikan dan harapan hidup tidak bisa dibangun dengan spontan.
“Kita berusaha bagaimana caranya masyarakat NTB ini awet umurnya, ini tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk menyadarkan masyarakat kita akan pentingnya kesehatan,” tambahnya.
Perlu diketahui juga, NTB mendapatkan penghargaan sebagai salah satu provinsi terbaik yang memanfaatkan energi terbarukan di Indonesia dan diundang ke Denmark.
Negara maju tersebut sudah memulai renewable energy sejak 50 tahun yang lalu melalui sosialisasi dari tingkat TK, SD, dan SMP.
Dapat dilihat bahwa pendidikan, kesehatan, dan ekonomi menjadi pondasi suatu pembangunan.
“Disini alhamdulillah BKOW selalu berusaha meningkatkan hal tersebut, contohnya mulai dari pemberian telur kepada anak-anak stunting, seminar dan sosialisasi terkait posyandu keluarga,” pungkas Ummi Rohmi.
Saat ini angka stunting di NTB sudah berada di bawah 17 persen yang biasanya NTB selalu berada di posisi 5 terendah di atas 30-70 persen.
Dengan aktifnya Posyandu Keluarga dan adanya data by name by address yang tidak bisa dibantah, memudahkan intervensi langsung kepada anak-anak stuntingdi setiap dusun. ***
Pemda NTB Didorong Siapkan Museum Sejarah Peradaban
Kunjungi Museum Trowulan Majapahit, Tim Ekspedisi Mistis PDIP NTB dan Mi6 Dorong Pemda NTB wujudkan museum arkeologi di Lombok
MATARAM.lombokjournal.com ~Tim Ekspedisi Mistis PDIP NTB dan Mi6 mendorong Pemerintah Daerah NTB siapkan museum arkeologi yang memberi gambaran utuh bagi generasi masa kini tentang sejarah peradaban masyarakat Suku Sasak di Pulau Lombok.
Museum arkeologi dipastikan selain menjadi pusat edukasi, juga menjadi tempat konservasi, hingga destinasi rekreasi.
Dewan Pembina Tim Eskspedisi Mistis PDIP NTB dan Mi6, H Rachmat Hidayat menyampaikan itu setelah kunjungannya ke Museum Trowulan di Mojokoerto, Jawa Timur.
“Masyarakat Sasak di Pulau Lombok layak memiliki museum arkeologi mengingat kebudayaan dan cipta karya leluhur Suku Bangsa Sasak yang begitu agung dan kaya.
Museum Trowulan di Mojokoerto, Jawa Timur, yang menggambarkan sejarah peradaban Majapahit layak menjadi contoh,” katanya, Minggu (13/11/22).
Akhir pekan ini, Rachmat bersama Tim Ekspedisi Mistis PDIP NTB dan Mi6 menggelar kunjungan khusus ke Museum Trowulan, di Mojokerto, Jawa Timur.
Sekretaris Tim Ekspedisi, Ahmad Amrullah dan Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto turut serta dalam kunjungan tersebut.
Ikut mendampingi pula akademisi Universitas Budi Luhur Jakarta, Hakam Ali Niazi.
Rachmat Hidayat anggota Komisi VIII DPR RI menegaskan, berdasarkan hasil penelusuran Tim Ekspedisi, banyak bukti arkeologi tentang kebesaran dan keagungan cipta karya leluhur Suku Bangsa Sasak yang terserak.
Keberadaan museum arkeologi akan menjadi salah satu cara untuk menyatukan bukti-bukti arkeologi yang terserak tersebut.
“Butuh kolaborasi dan komitmen dari banyak pihak untuk mewujudkan museum arkeologi ini. Sebagai langkah awal, saya akan membuka komunikasi dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Daerah,” tandas Rachmat.
Ketua DPD PDIP NTB ini yakin, keberadaan museum arkeologi akan menawarkan wawasan dan pengetahuan yang berbeda namun menarik diketahui.
Melengkapi apa yang telah dan akan didapat masyarakat manakala berkunjung ke satu-satunya museum milik Pemerintah Provinsi NTB yang ada di Kota Mataram.
Di sisi lain, partisipasi dari masyarakat juga dibutuhkan. Terutama mendorong mereka menyerahkan dan menitipkan benda-benda dan bukti-bukti arkelogi sejarah peradaban masyarakat Suku Sasak yang kini berada di tangan mereka.
Dengan begitu, koleksi museum arkeologi tersebut kelak akan menjadi sangat lengkap, sehingga tak ada sama sekali kepingan sejarah dan keagungan Suku Sasak yang terlupakan.
Partisipasi Pemangku Kepentingan
Sekretaris Tim Ekspedisi Mistis, Ahmad Amrullah menambahkan, kunjungan ke Museum Trowulan memberi pemahaman kepada Tim Ekspedisi pentingnya pendirian museum arkeologi di Pulau Lombok.
Apalagi, setelah hampir enam bulan Tim Ekspedisi Mistis bergerak melakukan hunting penelusuran sejarah leluhur, telah memberikan perspektif sosiologis maupun kultural di balik kisah folklore yang tergali maupun bukti artefak yang ditemukan.
“Keterbatasan resources dan sumber daya yang dimiliki Tim Ekspedisi Mistis menjadikan pentingnya partisipasi yang begitu besar dari para pemangku kepentingan untuk bisa mewujudkan keberadaan museum arkeologi ini,” kata pengusaha muda dari Lombok Timur ini.
Kunjungan ke Museum Trowulan juga memberi gambaran, bagaimana sebuah museum arkologi dikelola dan bagaimana koleksi-koleksinya dilengkapi.
Amrullah menegaskan, koleksi yang kini ada di Museum Trowulan banyak juga yang berasal dari masyarakat.
Mengingat, bukti-bukti artefak yang ada di museum tersebut tidak melulu berasal dari penelitian, penggalian, dan konservasi. Namun ada pula yang tidak ditemukan dengan tidak sengaja oleh masyarakat atau kelompok masyarakat.
“Dalam hal ini, edukasi untuk mendorong paritisipasi masyarakat juga tentu menjadi sangat penting,” imbuh Amrullah.
Terkait tentang partisipasi masyarakat dan publik tersebut, Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto mengatakan, partisipasi masyarakat tersebut di Museum Trowulan tidak hanya mewujud dalam menyerahkan bukti-bukti arkelogi yang mereka miliki.
Namun juga dalam partisipasi lain yakni dalam bentuk visualisasi sejarah peradaban masa lampau di lingkungan tempat tinggal mereka.
Mantan Eksekutif Daerah WALHI NTB dua periode yang karib disapa Didu ini menjelaskan, Museum Trowulan berada di tengah-tengah Situs Trowulan, yang diyakini merupakan pusat kerajaan Majapahit di masa lampau.
Kini, masyarakat yang bermukim di dalam kawasan ini, dengan sepenuh hati membangun gapura dan tembok-tembok, dan dinding rumah mereka, menyerupai kemegahan perumahan masyarakat Kota Raja Majapahit pada masa kejayaannya.
“Gapura, tembok-tembok rumah milik masyarakat di dalam Situs Trowulan ini rata-rata dibangun dengan susunan bata merah. Seperti halnya rumah-rumah warga Kota Raja Majapahit yang mengalami masa kejayaan pada tahun 1350 hingga 1389 Masehi,” kata Didu.
Menurutnya, keberadaan gapura, tembok-tembok, dan dinding rumah milik warga tersebut telah menjadi atraksi tersendiri bagi para pengunjung Museum Trowulan.
Sehingga mereka yang berkunjung ke museum pengetahuannya akan dilengkapi dengan mendapatkan aura kehidupan masyarakat Majapahit di masa lampau.
“Dengan partisipasi masyarakat seperti ini maka museum arkeologi akan jauh dari kesan kuno, membosankan, apalagi menjadi tempat angker. Justru sebaliknya, museum arkeologiakan menjadi pusat ilmu pengetahuan yang komplet bagi generasi masa kini,” imbuh Didu.
Untuk diketahui, dari berbagai literatur penelitian diketahui, Raja Majapahit tinggal di istana yang dikelilingi tembok bata merah setinggi lebih dari 10 meter dengan gapura ganda. Bangunan yang ada dalam kompleks istana memiliki tiang kayu yang besar setinggi 10-13 meter dengan lantai papan yang dilapisi tikar yang halus sebagai alas duduk.
Adapun atap bangunan istana terbuat dari kepingan kayu atau sirap. ***
Pemprov NTB Hibahkan Tanah Ke Ponpes Qomarul Huda
Penyerahan hibah yang dilakukan Pemprov NTB melalui proses tidak mudah,
sebab tanah yang dihibahkan masih jadi bagian dari PAD
LOTENG.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menyerahkan hibah barang berupa tanah sawah irigasi seluas 2 hektar ke Yayasan Pondok Pesantren Qomarul Huda, Bagu, Lombok Tengah.
Gubernur Zul menemui TGH. H. L. Turmudzi Badaruddin
Penyerahan hibbah tersebut ditandai dengan Penandatangan Berita Acara Serah Terima (BAST) oleh Sekda NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi dan Ketua Yayasan Pondok Pesantren Qomarul Huda, Taulani di Pondok Pesantren Qomarul Huda Desa Bagu Kecamatan Pringgarata Kabupaten Loteng, Minggu (06/11/22).
Penandatanganan BAST disaksikan langsung oleh Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan pengasuh Pondok Pesantren Qomarul Huda TGH. H. L. Turmudzi Badaruddin, serta beberapa kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTB dan seluruh pengurus Yayasan Pondok Pesantren Qomarul Huda.
Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah mengatakan, penyerahan hibah ini telah melalui proses yang tidak mudah.
Mengingat tanah sawah irigasi merupakan lahan pertanian yang masih produktif dan menjadi bagian dari PAD Pemprov NTB.
Tapi sisi lain, pemerintah juga harus mampu berkontribusi kepada yayasan dan masyarakat demi membangun SDM yang mumpuni dan kesehatan masyarakat yang memadai.
“Karena lahan yang kita hibahkan, insyaallah akan dibangun rumah sakit oleh yayasan,” ungkap Bang Zul sapaan Gubernur NTB saat memberi sambutan.
Dikatakan, pelajaran yang bisa diambil dari tuan guru sebagai pengasuh yakni masih tetap semangat memikirkan masa depan masyarakat.
Terutama bagaimana mewujudkan rumah sakit untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah hari ini, menjadi momen bersejarah bagi kita. Impian tuan guru bisa kita wujudkan dengan menghibahkan tanah kepada yayasan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan, Taulani menjelaskan, tanah yang dihibahkan oleh Pemerintah Provinsi NTB akan dibangun rumah sakit Universitas Qomarul Huda
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Provinsi NTB yang telah dengan ikhlas menghibahkan tanah kepada yayasan,” jelasnya.
Dijelaskannya, jika rumah sakit Universitas Qomarul Huda Badaruddin (UNIQHBA) telah dibangun, maka yayasan juga akan membangun fakultas kedokteran dan Program S3 di bidang Kesehatan masyarakat.
“Kami akan memanfaatkan tanah hibah ini dengan sebaik-baiknya. Dengan adanya fasilitas penunjang ini, insyaallah yayasan Qomarul Huda akan menjadi salah satu central pendidikan dan kesehatan di Lombok Tengah,” tegasnya. ***
Gubernur NTB Buka Acara IDSECCONF 2022
Kata Gubernur NTB, kita belajar meloncat di industri Tekhnologi Informasi
MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyampaikan, industrialisasi adalah keberanian untuk berpikir sedikit berbeda dari kebiasaan.
Menurutnya, perjalanan panjang harus dimulai dengan langkah pertama, harus punya keberanian melakukan terobosan-terobosan awal.
“Kita beruntung hari ini ada yang punya keberanian mendeskripsikan tentang IT Security. Karena di antara banyak industri, salah satu yang memungkinkan kita belajar meloncat walaupun startingnya belakangan, adalah industri Information Technology,” tutur Bang Zul, sapaannya.
Ia menyampaikan itu saat menyampaikan sampaikan dalam acara Indonesia IT Security Conference (IDSECCONF) 2022, di Hotel Lombok Raya, Sabtu (05/11/22).
“Walaupun kita berada di negara berkembang, di desa-desa tertinggal, IT (Information and Technology) memungkinkan kita belajar bersama, bahkan lebih unggul dari negara-negara maju,” tambahnya.
Bang Zul juga menegaskan, anak-anak NTB more than capable. NTB punya talent yang luar biasa untuk belajar IT.
Ia berharap panitia dapat lebih lama berinteraksi dengan masyarakat di NTB, juga dapat berkunjung ke kampus swasta, SMK, hingga ke pondok-pondok pesantren.
“orang-orang bertalenta seperti ini banyak di tempat kami, tingal dipoles, maka kita akan melihat berlian itu berjuang menghasilkan kemilau yang gemilang untuk kita semua,” katanya.
Acara ini diselenggarakan oleh Komite IDSECCONF yang beranggotakan individu-individu independen yang terlibat di berbagai komunitas hacking dan keamanan informasi bersama Kementerian KOMINFO bekerja sama dengan organisasi Nahdlatul Wathan (NW), bertujuan untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat umum dan pelajar mengenai isu-isu keamanan teknologi informasiterbaru. ***
Rachmat Hidayat Bantu Ruang Kelas Baru untuk Ponpes di Lotim
Rogoh Kantong Pribadi, Rachmat Hidayat Bantu Ponpes di Lotim Rp 300 Juta untuk Pengadaan Tanah Pesantren
LOTIM.lombokjournal.com ~Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan H Rachmat Hidayat memberi perhatian besar untuk sektor pendidikan di Pulau Lombok.
Kali ini, ia menyerahkan bangunan ruang kelas baru yang dibangun untuk fasilitas pendidikan di Pondok Pesantren Darul Hikam Al Rumbuky, di Desa Rumbuk, Lombok Timur.
Dua ruang kelas baru yang menelan anggaran sebesar Rp 300 juta tersebut, merupakan program yang diperjuangkannya sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI yang bermitra kerja dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Serah terima ruang kelas baru untuk fasilitas belajar mengajar para santri ini dilakukan hari Kamis (03/11/22).
Rachmat hadir langsung untuk menyerahkan kepada pimpinan Pondok Pesantren Darul Hikam Al Rumbuky, KH M Khairi.
Turut mendampingi dalam penyerahan adalah Deputi Sekretariat Badan dan Kemaslahatan BPKH Emir Rio Khrisna, Deputi Audit Internal BPKH Hadiyati Munawaroh, dan sejumlah utusan dari NU Care-Lazisnu.
Sementara dari PDI Perjuangan, hadir Wakil Ketua II DPC PDI Perjuangan Lombok Timur, Ahmad Amrullah. Penyerahan ditandai dengan pemotongan pita oleh Deputi Audit Internal BPKH Hadiyati Munawaroh.
“Semoga ruang kelas baru ini menjadi penyemangat bagi anak-anak kami para santri yang menempuh pendidikan di Ponpes Darul Hikam Al Rumbuky. Menjadi penyemangat untuk berprestasi dan mengejar cita-cita yang diimbangi pendidikan agama yang kuat,” kata Rachmat.
Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini menekankan, dirinya akan konsisten berjuang untuk memastikan fasilitas dan infrastruktur lembaga pendidikan berbasis Islam di Pulau Lombok bisa semakin berkualitas.
Rachmat menekankan, Lembaga pendidikan berbasis Islam memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga moral bangsa di tengah era globalisasi saat ini.
Bantuan ruang kelas baru di Ponpes Darul Hikam Al Rumbuky ini sendiri melengkapi bantuan serupa yang juga sudah disalurkan Rachmat di sejumlah Pondok Pesantren di Lombok Barat, Lombok Utara, dan juga di Lombok Tengah.
Khusus untuk Ponpes Darul Hikam Al Rumbuky, Rachmat juga menyiapkan bantuan tambahan senilai Rp 300 juta yang berasal dari kantong pribadinya.
Bantuan tersebut disiapkan untuk pengadaan lahan sehingga area Ponpes Darul Hikam Al Rumbuky semakin representatif menopang proses pembelajaran para santri.
“Tahun depan juga, terkait program pembangunan ruang kelas baru, Insya Allah Ponpes Darul Hikam Al Rumbuky akan kembali bisa mendapatkan bantuan,” imbuh Rachmat yang disambut pimpinan Ponpes dengan penuh rasa syukur.
Termasuk dari para jamaah dan santri yang hadir menyaksikan penyerahan.
Dalam kesempatan tersebut, tak lupa pula Rachmat menyampaikan penjelasan kepada seluruh hadirin yang hadir tentang BPKH.
Disampaikan, BPKH adalah lembaga pemerintah yang memiliki tugas mengelola keuangan haji dan memastikan pengelolaan keuangan tersebut benar-benar untuk kemanfaatan yang sebesar-besarnya bagi para calon Tamu Allah. Selain mengelola dana haji, BPKH juga mengelola Dana Abadi Umat, yang juga kemanfaatannya untuk membantu masyarakat.
Di Pulau Lombok, bersama BPKH, Rachmat mengungkapkan, dirinya tidak hanya membantu pembangunan ruang kelas baru untuk pondok pesantren.
Tapi juga menyiapkan bantuan untuk pembangunan masjid dan musala. Juga bantuan kendaraan ambulans untuk melayani masyarakat yang membutuhkan.
Kendaraan ambulans tersebut tersebar di kabupaten/kota di Pulau Lombok dan siap melayani umat sepenuhnya selama 24 jam.
Kepada para jamaah yang hadir, Rachmat juga mengingatkan agar tidak termakan berita-berita bohong dan informasi yang tidak bertanggung jawab.
Sebab, BPKH acap difitnah dalam hal pengelolaan dana haji. Antara lain disebut BPKH menggunakan dana haji untuk membiayai pembangunan jalan tol.
“Ndak tepancing isik raos dengan. (Jangan terpancing omongan orang). Itu informasi hoax. Informasi yang menyesatkan. Yang sebenarnya adalah, BPKH sangat amanah dalam mengelola dana haji. Sepenuhnya memberi kemanfaatan untuk jamaah,” kata politisi senior NTB ini.
Penuh Kesyukuran
Pimpinan Ponpes Darul Hikam Al Rumbuky KH M Khairi dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam dan ucapan terima kasih kepada Rachmat yang telah membantu pembangunan dua ruang kelas baru di Ponpes yang dipimpinnya.
“Baru kali ini Ponpes Darul Hikam mendapat bantuan untuk pembangunan gedung kelas. Selama ini, kami lebih banyak berswadaya dalam mengelola Ponpes ini,” ucap KH Khairi.
Disampaikan pula, selama proses pembangunan dua unit ruang kelas baru tersebut, pihak Ponpes sangat dimudahkan. Tidak perlu pusing memikirkan material bangunan. Tidak memikirkan tukang dan ongkosnya.
Ponpes hanya tinggal menerima dan memanfaatkan ruang kelas baru yang sudah terbangun megah untuk digunakan dalam proses belajar mengajar.
“Kami benar-benar terima beres. Tinggal duduk saja. Tinggal pakai. Alhamdulillah. Terima kasih yang tak terhingga untuk ayahanda Mamiq Haji Rachmat Hidayat, BPKH, dan Lazisnu,” kata KH Khairi.
Dia memastikan, ruang kelas baru tersebut akan dijaga dan dimanfaatkan maksimal untuk kegiatan belajar mengajar para santri.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Deputi Sekretariat Badan dan Kemaslahatan BPKH RI Emir Rio Khrisna menyampaikan bahwa BPKH saat ini mengelola dana haji yang berasal dari calon jamaah haji seluruh Indonesia sebesar Rp 160 triliun.
“Ini dana yang sangat banyak sekali,” kata Emir.
Dia menjelaskan, dana tersebut kemudian dikembangkan dan dikelola oleh BPKH. Seluruh nilai manfaat dari hasil pengembangan dan pengelolaan tersebut digunakan dalam dua hal. Yang pertama untuk jamaah haji yang berangkat ke Tanah Suci. Dia memberi contoh. Pada musim haji tahun 2022, seluruh jamaah haji hanya membayar ongkos haji rata-rata Rp 35 juta.
Padahal, pada tahun ini, biaya riilnya satu orang jamaah haji sebesar Rp 98 juta. Sehingga selisih sebesar Rp 63 juta untuk setiap jamaah berasal dari BPKH.
Untuk pemanfaatan kedua, bagi jamaah yang belum berangkat.
Semenjak tahun 2018, setiap jamaah haji yang sudah mendapatkan nomor porsi dan belum berangkat, juga mendapatkan nilai manfaat dari dana awal haji yang telah disetor.
Jamaah pun dapat mengecek langsung nilai manfaat yang diperolehnya tersebut melalui aplikasi di telepon genggam pintar.
Selain mengelola dana haji, BPKH juga kata Emir ditunjuk pemerintah untuk mengelola Dana Abadi Umat.
Saat ini, Dana Abadi Umat yang dikelola BPKH sebesar Rp 3,7 triliun. Dana ini berasal dari efesiensi penyelenggaraan ibadah haji dari tahun sebelumnya.
Nilai manfaat dari Dana Abadi Umat inilah yang kemudian diarahkan BPKH untuk membantu masyarakat. Seperti halnya pembangunan ruang kelas baru untuk pondok pesantren. Bantuan ambulas untuk melayani umat. Juga bantuan untuk masjid dan musala.
“Tahun ini, nilai manfaat pengelolaan Dana Abadi Umat yang disalurkan BPKH sebesar Rp 230 miliar. Alhamdulillah, ada pemerataan untuk kemaslahatan umat dari Sabang sampai Merauke,” kata Emir.
Ditegaskan pula olehnya, informasi-informasi tidak bertanggung jawab terhadap pengelolaan keuangan oleh BPKH masih terus terjadi.
Seperti dana haji dipakai untuk infrastruktur atau BPKH ngutang dan belum bayar biaya haji tahun sebelumnya. Itu semua kata Emir tidak benar.
BPKH bahkan sudah empat tahun berturut-turut, memperoleh nilai audit tertinggi terhadap pengelolaan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan.
“BPKH empat tahun beruntun mendapat audit keuangan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK,” imbuhnya.
Di sisi lain, Kepala Desa Rumbuk Suhirman memberikan ucapan terima kasih mewakili warga desa Rumbuk kepada Rachmat Hidayat yang bermitra BPKH dan telah menyelesaikan pembangunan dua ruang kelas baru di Ponpes Darul Hikam.
“Kami bersyukur memiliki anggota DPR RI dapil Lombok H Rachmat Hidayat yang peka terhadap aspirasi masyarakat,” ujar Suhirman.(*)
Hari Santri Nasional 2022 di Ponpes Al Istiqomah Kapu, KLU
Pada peringatan Hari Santri, Bupati Djohan Sjamsu mengatakan, penetapan hari Santri merujuk pada tercetusnya Revolusi Jihad
TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH, menjadi Inspektur Upacara (Irup) Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2022, yang dipusatkan di Halaman Pondok Pesantren Al Istiqomah Kapu, Sabtu,( 22/10/22).
Apel bersama segenap Santri pada peringatan Hari Santri itu yang mengusung tema “Berdaya menjaga Martabat Kemanusiaan”, diikuti juga oleh 13 Lembaga Pendidikan Agama lainnya
Tampak Hadir anggota DPRD KLU Nasrudin, SH.I, Kepala Kemenag KLU H.M.Ali Fikri, SH,MH, pimpinan Pondok Pesantren Al Istiqomah Kapu Ustad Hidayatullah, LC, serta undangan lainnya.
H Djohan menyampaikan, sesuai Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 telah menetapkan Tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri.
Penetapan itu merujuk pada tercetusnya Resolusi Jihad yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan,serta memberikan peran aktif dalam fase perjalanan Indonesia
“Santri dengan berbagai latar belakang siap sedia mendermabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara, garda terdepan dalam perjuangan kemaslahatan umat agama di Indonesia,” ujarnya.
Di depan peserta upacara Bupati Dua Priode menuturkan santri dengan segala kemampuan yang dimiliki bisa menjadi apa saja terlebih di era globalisasi para santri telah merambah berbagai bidang profesi dan keahlian.
“Hari santri bukanlah milik santri semata, tetapi milik semua komponen bangsa yang mencintai tanah air Indonesia,” tandasnya.
Bupati Djohan juga mengajak kepada seluruh masyarakat KLU untuk ikut serta dalam memeriahkan hari santri yang diperingati setiap tahun.
“Mari kita berikhtiar berkomitmen bersama membangun negeri ini khususnya daerah kita KLU, para santri Gumi Tioq Tata Tunaq bagian dari generasi penerus bangsa dan calon pemimpin masa depan Lombok Utara,” tutup bupati.***
Siswa SMA dan SMK NTB Ikuti Try out ITS
Wagub NTB berikan apresiasi atas keikutsertaan siswa NTB dalam try out
MATARAM.lombokjournal.com ~ Sekitar 813 Siswa SMA dan SMK se Nusa Tenggara Barat (NTB) mengikuti try out sebagai rangkaian kegiatan Dies Natalis Institut Teknologi Surabaya (ITS) yang ke 62, berlangsung secara online.
Keikutsertaan siswa NTB dalam try out mendapat apresiasi Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah. Sebagai alumni ITS, Wagub mendukung berbagai perhelatan yang akan dilaksanakan ITS di NTB.
“Kami dari Pemprov akan terus mensupport kegiatan Dies Natalis ITS yang dilangsungkan di NTB,” tutur Ummi Rohmi saat menerima audiensi Alumni ITS yang berlangsung di Aula Pendopo Wagub NTB, Kamis (20/10/22).
Kegiatan try out sebagai salah satu bentuk dukungan dari ITS untuk memberikan kesempatan bagi siswa-siswi SMA dan SMK di NTB untuk masuk ITS.
Try outi memiliki dua tujuan, pertama maping kepada siswa siswi jurusan IPA pada SMA dan teknik pada SMK, dan memberikan apresiasi apabila dalam try out bagi yang nilainya terbaik bisa mendapatkan kesempatan masuk ITS.
“Sebanyak 6 Golden Ticket untuk peserta terbaik yang akan berkesempatan masuk ke ITS di program studi pilihan,” tutur Wawan Aries Widodo, Ketua Panitia Dies Natalis ITS.
Ia menambahkan, kegiatan tryout yang dilaksanakan tingkat Provinsi adalah pertama kali dilakukan di NTB, sebelumnya telah melakukan di 6 kota besar.
“Langsung menghandle satu Provinsi baru kali ini, ini benar benar menjadi tantangan kami, dalam situasi yang online harus bisa menghandle proses tryout ini,” tuturnya.
Selain kegiatan try out, Dies Natalis ITS juga melaksanakan Gowes Mandalika – Mataram dengan total jarak 62 km.
Program lainnya adalah Fun bike, Virtual cycling, Clean up, Talkshow dan kolaborasi UMKM dan pameran pendidikan yang bisa dikunjungi oleh seluruh masyarakat berupa klinik pendidikanuntuk para siswa berkonsultasi tentang rencana studinya. ***