Pemerkosaan Siswi Dilakukan Kepala Madrasah di Toraja

KemenPPPA melalui Tim Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 terus mengawal proses hukum kasus pemerkosaan yang dilakukan Kepala Madrasah itu

LombokJournal.com ~ Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menyesalkan kasus pemerkosaan yang dilakukan Kepala Madrasah di Toraja (42) kepada anak muridnya yang berusia 15 tahun. 

Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Nahar menegaskan pendidik seharusnya memberikan bimbingan dan perlindungan kepada anak muridnya. Jika peran itu disalah gunakan, maka pelakunya harus diberikan hukuman yang seberat-beratnya.

BACA JUGA: Kekerasan Seksual, Anda Perlu Memahaminya

Proses hukum kasus pemerkosaan harus beri keadilan untuk korban
Nahar

“Kami menyayangkan terjadinya kasus pemerkosaan yang dilakukan Kepala Madrasah di Toraja kepada korban anak yang berstatus sebagai murid di madrasah tersebut,” kata Nahar melalui siaran pers KemenPPPA, Selasa (14/02/23).

Dikatakan, KemenPPPA melalui Tim Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 pada Layanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus, akan terus berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan aparat penegak hukum (APH) setempat.

Untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga korban dan keluarganya mendapatkan keadilan.

Nahar menyampaikan, berdasarkan hasil koordinasi dengan P2TP2A Kabupaten Tana Toraja, korban telah mendapatkan pendampingan. 

Selain itu P2TP2A Kabupaten Tana Toraja juga melakukan pendampingan ke Unit PPA Polres Tana Toraja dalam pemrosesan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan pelaksanaan visum serta pendampingan untuk memastikan kondisi kejiwaan korban.

Saat ini tersangka telah diamankan dan berada pada tahap penyidikan. 

Jika terbukti melakukan pemerkosaan, Nahar mendorong pemberatan hukuman pidana penjara 1/3 (sepertiga) dari ancaman pidana pokok karena pelakunya adalah seorang pendidik. 

Dengan demikian, sesuai Pasal 81 Ayat (1), (2), dan (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak pelakunya dapat dikenai sanksi pidana 20 tahun penjara.

Berdasarkan koordinasi yang dilakukan Tim SAPA 129, kasus tersebut terungkap pasca ayah korban mencari keberadaan anaknya yang belum pulang dari sekolah. 

Salah satu saksi yang sempat diberi tahu oleh pelaku kemudian menunjukkan keberadaan korban yang berada di dalam ruang kantor sekolah. 

Keesokan harinya, korban menceritakan tindak pemerkosaan yang dialaminya dan ayah korban melaporkan kasus tersebut ke Polsek setempat.

“Kami mengapresiasi gerak cepat dari pihak kepolisian dalam melaksanakan proses hukum bagi tersangka. Kami juga mengapresi peran orang tua korban yang sudah berani melaporkan kasus sehingga pelaku dapat diproses secara hukum dan kejadian tersebut tidak akan terulang,” ungkap Nahar.

Nahar mendorong kepada orang tua untuk dapat melakukan pengawasan terhadap situasi lingkungan pendidikan tempat anak bersekolah. 

BACA JUGA: Modus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Makin Beragam

Selain itu, diharapkan orang tua dapat menjalin komunikasi yang baik dengan anak, agar anak bisa membuka diri dan berani bercerita apabila mengalami kejadian tidak menyenangkan.

Nahar juga menyampaikan agar masyarakat yang mengalami atau mengetahui segala bentuk kasus kekerasan segera melapor ke pihak berwajib atau melalui SAPA 129 KemenPPPA pada hotline 129 atau WhatsApp 08111-129-129. 

Dengan berani melapor, maka akan dapat mencegah berulangnya kasus sejenis terjadi kembali.***

 

 




Drama Arena di Ponpes Nurul Haramain Putri

Wagub NTB, Ummi Rohmi menghadiri acara Drama Arena 523, di Pondok Pesantren Nurul Haramain Putri 2 NWDI Narmada Lombok Barat

LOBAR.LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menghadiri Acara Drama Arena 523, di Pondok Pesantren Nurul Haramain Putri 2 NWDI Narmada Lombok Barat, Rabu (08/02/23).

Kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun itu diapresiasi oleh Wakil Gubernur, atas manajemen dalam mengemas suatu acara diberikan tanggung jawab penuh, sehingga bisa dibuktikan bisa dan hebat senang bisa hadir disini. 

BACA JUGA: Wakil Duta Besar Inggris Mencoba Dokar Listrik

Santriwati yang m,enonton drama arena di Pondok Pesantren

“Selamat pentas anak-anakku semua, tampilkan sajian yang bukan hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi dan mencerahkan dalam kebaikan dan kalian bisa dan hebat diberikan tanggung jawab luar biasa,” puji Umi Rohmi sapaan akrab Wagub.

Selain itu, Umi Rohmi berpesan dan mengajak kepada anak-anak santriwati untuk memanfaatkan waktu belajar dan mengasah skill kemampuan agar survive di masa yang akan datang dan adaptif dimanapun berada.

“Namanya kesempatan tidak ada datang dua kali sehingga manfaatkanlah waktu sebaik mungkin karena kalian beruntung ditempa, digembleng di ponpes yang sungguh-sungguh mengajarkan modal agar survive dimasa yang akan datang,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Pimpinan Ponpes Nurul Haramain TGH. Hairy Habibullah, menyampaikan terimakasih atas kehadiran Wakil Gubernur di tengah-tengah kesibukannya.

“Ini adalah malam yang spesial Uminda bisa hadir pertama kalinya menengok ananda-ananda disini dalam kegiatan rutin Drama Arena 523, dan ini luar biasa yang patut kita syukuri bersama,” ungkapnya.

BACA JUGA: Stunting di Lombok Barat Turun Signifikan

Ditambahkan TGH Hairy, persiapannya dilakukan latihan selama satu bulan, dibutuhkan keseriusan sehingga dalam pementasan bisa memberikan pertunjukan yang terbaik.***

 

 




Cegah Pernikahan Anak, Siswa Harus Fokus Belajar

Untuk cegah siswa menikah dini, Wagub Ummi Rohmi motivasi siswa SMA di Lotim agar tidak pacaran

LOTIM.LombokJournal.com  ~ Siswa dan siswi SMAN Terbuka dan SMAN Reguler 1 Sakra Timur, Lombok Timur diajak menjalani masa remaja dengan berbagai kegiatan positif, fokus pada pendidikan yang tengah dijalani. 

BACA JUGA: Rakor DP3AP2KB dan Pengikihan Forum Anak

Wagub Ummi Rohmi motivasi siswa SMA di Lotim cegah perkawinan dini

“Kepada semua peserta didik, saya sampaikan untuk fokus belajar, fokus pada pendidikannya. Ingat! jangan pacaran, apalagi menikah pada usia dini,” pesan Wagub NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalillah.

Perempuan inspiratif NTB itu menyampaikan pesan tersebut saat menyampaikan ceramah pada ratusan pelajar di SMAN Terbuka dan SMAN Reguler 1 Sakra Timur, Lombok Timur,. Sabtu (04/02/23).

Ummi Rohmi meminta agar para peserta didik mempersiapkan masa depan dengan berbagai kesempatan beasiswa NTB yang menanti. 

Ia mengucapkan terimakasih kepada para guru yang telah mendidik dengan ikhlas dan kesabaran. 

“Kepada seluruh Dewan Guru, saya sampaikan terima kasih atas keikhlasan dan kesabarannya dalam mendidik anak-anak kita. InsyaAlloh, apa yang bapak-Ibu ajarkan, menjadi ladang ibadah untuk kita semua,” tuturnya. 

BACA JUGA: Daycare Ramah Anak, Optimalkan Produktibitas Perempuan

Tak hanya memberilan motivasi, Ummi Rohmi juga mengikuti berbagai rangkaian kegiatan seperti  Bazar dan Bakti Stunting. ***

 




Daycare Ramah Anak, Optimalkan Produktivitas Perempuan

Penting keberadaan Daycare, yang memenuhi pengasuhan berbasis hak anak, untuk mengisi kebutuhan pengasuhan saat orang tua bekerja

LombokJournal.com ~ Anak-anak harus tetap mendapat pengasuhan yang layak saat ditinggal orang tuanya bekerja.

Hal itu disampaikan Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Rohika Kurniadi Sari.

Ia mengatakannya dalam Focus Group Discussion (FGD) Pelaksanaan Kebijakan Daycare Ramah Anak, yang berlangsung di Depok, 2-3 Februari 2023.

Dalam FGD itu dihadiri wakil dari Kementerian/Lembaga.

BACA JUGA: Banyak Orang Tua Gagal Pengasuhan Berbasis Hak Anak

Keberadaan Daycare yang memberi pengasuhan berbasis hak anak

“Penting untuk memastikan, anak tetap mendapatkan pengasuhan yang layak ketika mengalami keterpisahan dengan orang tua yang bekerja,” kata Rohika.

Keberadaan Daycare (Tempat penitipan anak)  Ramah Anak menjadi jaminan perlindungan anak dalam pengasuhan berbasis hak anak, khususnya bagi perempuan bekerja. 

Ini mengoptimalisasi produktivitas kerja bagi perempuan yang bekerja dan sudah mempunyai anak. Keberadaan Daycare, yang memenuhi pengasuhan berbasis hak anak, mengisi kebutuhan pengasuhan saat orang tua bekerja.

Namun Rohika mengakui, pengasuhan berbasis hak anak masih menjadi tantangan dan persoalan, khususnya bagi perempuan yang bekerja. 

Tempat Peniripan Anak

Rohika menyampaikan, data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengungkapkan, 75 persen keluarga Indonesia mengalihkan pengasuhan anaknya ke tempat lain, salah satunya di daycare atau Tempat Penitipan Anak (TPA) saat orang tuanya bekerja. 

Karena itu penyediaan Daycare Ramah Anak/Taman Asuh Ceria (TARA) yang bisa menjamin pengasuhan berbasis hak anak sangat penting.

Agar terpenuhi hak pengasuhan anak yang terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan. Penting bagi perempuan pekerja, baik sebagai PNS atau non PNS.

Mengingat pengasuhan usia balita sulit dilepaskan dari peran ibu/perempuan. 

Adanya Daycare Ramah Anak mendukung optimalisasi produktivitas kerja perempuan pekerja yang sudah mempunyai anak. 

Kebijakaan Pengembangan Daycare Ramah Anak/Taman Asuh Ceria (TARA) menindaklanjuti arahan Presiden yang dimandatkan kepada KemenPPPA. Ini terkait peningkatan peran ibu dan keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak. 

Pada Rencana Strategis 2020-2024, ditargetkan tersedianya Daycare Ramah Anak di 15 Kementerian/Lembaga. 

Daycare Ramah Anank diharapkan menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI) ke depan.

Penanggung jawab, pengelola, dan pengasuh di Daycare sebagai pengganti orang tua sementara memegang peran penting dalam proses perkembangan anak. 

Peran pengasuh bukan hanya memenuhi kebutuhan fisik, akan tetapi mencakup pemenuhan kebutuhan psikis. Pemberian stimulasi untuk memacu pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. 

BACA JUGA: Rakor DP3AP2KB san Pengukuhan Forum Anak

Daycare Ramah Anak diharapkan menjadi lembaga yang dapat memberikan layanan pengasuhan sementara (pengasuh pengganti orang tua) dengan memastikan jaminan perlindungan anak. 

“Untuk itu, mereka harus paham Konvensi Hak Anak (KHA) dan Pengasuhan Berbasis hak anak sebagai syarat utama,” kata Rohika.***

 




Survei BPS NTB Terkait Pendidikan Ditanggapi Kadis Dikbud 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Aidy Furqan mengatakab, hasil Survei BPS NTB sejalan dengan berbagai inovasi pendidikan 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Long From Sensus Penduduk 2020 (SP2020) Provinsi NTB yang dirilis BPS NTB, Senin (30/01/23), bahwa terjadi peningkatan taraf pendidikan antar generasi, ditanggapi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Dr. H. Aidy Furqan,M.Pd.

BACA JUGA: Taraf Pendidikan Antar Generasi di NTB Meningkat

Menurutnya, Hasil SP2020 BPS Provinsi itu sejalan Ikhtiar memajukan Pendidikan di NTB.

“Sejalan dengan ikhtiar pemprov NTB untuk dapat terus memajukan pendidikan NTB, dimulai dari menetapkan arah kebijakan pembangunan pendidikan. Di antaranya, meningkatkan akses pendidikan yang berkeadilan, meningkatkan mutu dan daya saing dan Meningkatkan peran serta masyarakat,” kata Aidy Furqan.

Dijelaskan, berbagai inovasi dihadirkan untuk terus memajukan pendidikan di NTB, sehingga menghadirkan generasi yang mampu berdaya saing. 

“Pemprov NTB membentuk berbagai inovasi-inovasi yang mampu mewujudkan arah kebijakan tersebut,” tuturnya.

Inovasi – inovasi tersebut, di antaranya: menetapkan strategi THE POWER OF 5P meliputi Profile, Penampilan, Pelayanan, Peran serta dan Prestasi. 

Untuk memajukan SMA ditetapkan program unggulan diantaranya SMA Gemilang Prestasi, SMA Terbuka, Sekolah Penggerak. 

Sedang untuk memajukan SMK ditetapkan strategi belajar Project Based Learning (PjBL) and Production Based Learning (PBL), SMK Gemilang Karya,SMK BLUD dan Untuk memajukan SLB, diprogramkan SLB Vokasi, layanan pendidikan inklusif dan lain-lain. 

BACA JUGA: Angka Kematian Ibu dan Anak di NTB Menurun

Namun, dalam Aidy Furqan tidak menyinggung disparitas atau kesenjangan peningkatan kualitas pendidikan antara desa-kota. ***

 

 

 




Taraf Pendidikan Antar Generasi di NTB Meningkat

Menurut BPS NTB, isu disaparitas desa-kota dalam peningkatan taraf pendidikan, ini perlu perhatian semua pihak

MATARAM.LombokJournal.com ~ Taraf pendidikan di NTB mengalami kenaikan antar generasi milenial yang lahir dari tahun 1981-1996, Generasi X dari tahun 1965-1980 dan Baby Boomer dari tahun 1946-1964. 

Namun Statistisi Madya Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, Dr. Arrief Chandra Setiawan, SST

BACA JUGA: Angka Kematian Ibu dan Anak di NTB Menurun

Dr. Arief Chandra Setiawan, SST., M.Si menjelaskan, peningkatan taraf pendidikan antar generasi masih dihadapkan pada isu  disparitas antara desa-kota. 

“Sehingga perlu menjadi perhatian bersama  untuk bersinergi membantu anak-anak mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas  dengan menjaga prinsip “equity of access to quality education” di semua wilayah,” tuturnya.

Ia menyampaikan itu  saat memberikan berita resmi statistik BPS hasil Long From Sensus Penduduk 2020 (SP2020) Provinsi NTB, Senin (30/01/23).

Milenial kelahiran 1981-1996 tidak sekolah sebanyak 2.66 persen, tidak tamat SD sebanyak 6.91 persen, SD sebanyak 22.94 persen, SMP 20.16 persen, SMA sebanyak 31.8 persen, DI/DII/Diii sebanyak 2.82 persen , DIV/S1 sebanyak 12.67 persen, profesi sebanyak 0.12 persen dan S2 sebanyak 0.45 persen. 

Generasi X dari tahun 1965-1980 tidak sekolah sebanyak 11.75 persen, tidak tamat SD sebanyak 16.57 persen, SD sebanyak 32.14 persen, SMP 12.97 persen, SMA sebanyak 18.95 persen, DI/DII/Diii sebanyak 1.14 persen , DIV/S1 sebanyak 6 persen, profesi sebanyak 0.12 persen dan S2 sebanyak 0.43 persen. 

Baby Boomer dari tahun 1946-1964, tidak sekolah sebanyak 30.97 persen, tidak tamat SD sebanyak 24.61 persen, SD sebanyak 26.96 persen, SMP 4.8 persen, SMA sebanyak 7.05 persen, DI/DII/Diii sebanyak 1.09 persen , DIV/S1 sebanyak 4.15 persen, Profesi sebanyak 0.02 persen dan S2 sebanyak 0.35 persen. 

BACA JUGA: Pengukuhan Pengurus Provinsi Kick Boxing NTB

“Mayoritas tingkat pendidikan tertinggi yang ditamatkan oleh generasi baby boomer adalah tidak atau belum pernah sekolah, mayoritas tingkat pendidikan tertinggi yang ditamatkan oleh generasi x di NTB adalah SD/Sederajat, sementara tingkat pendidikan tertinggi yang ditamatkan oleh generasi milenial adalah SMA/Sederajat,” jelasnya.*** 

 

 

 




Wagub NTB Lepas 20 Awardee S1 ke Malaysia

Wagub NTB menyebut Awardee sebagai orang-orang terpilih, dan menunjukkan anak-anak NTB hebat

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pelepasan Awardee Beasiswa NTB jenjang S1 Tujuan Albukhary International University Malaysia di Svarga Resort Lombok, Senin (16/01/23).

“Kalian termasuk orang-orang terpilih, karena kesempatan besar ada di depan kalian. Tidak ada kata malas dan berdiam diri, harus dimanfaatkan waktu kuliah sebaik-baiknya,” pesan Wagub NTB.

Wakil Gubernur NTB,. Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat melakukan pelepasan memberikan semangat dan motivasi kepasa seluruh penerima beasiswa, agar memanfaatkan waktu studinya dengan baik.

BACA JUGA: Digitalisasi Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

Para awardee disarankan memperbanyak relasi, keilmuan dan diskusi dengan mahasiswa dari berbagai belahan dunia, sehingga dapat menunjukkan bahwa anak-anak NTB hebat.

“Fokus pada apa yang menjadi tugas kalian di universitas, dan bangun relasi, keilmuan, diskusi dengan berbagai teman di seluruh dunia,” kata wagub.

Ummi Rohmi sapaan Wagub NTB berharap, para Awardee menjadi anak-anak yang pandai bersyukur. 

“InsyaAllah empat tahun kemudian  kalian sukses, berhasil, tetap semangat dan tunjukkan anak-anak NTB hebat dan bisa!,” pesannya. 

Sementara itu, Kepala BRIDA NTB, Dr. Ir. H. Amry Rakhman, M.Si, menyatakan, Beasiswa NTB S1 Tujuan Albukhary International University (AIU) Malaysia pada tahun 2022 akan memberangkatkan sebanyak 20 Awardee. Kemudian untuk tahun 2023, quota penerima beasiswa akan ditambah, yakni sekitar 50 s.d 75 Awardee.

“Di tahun 2022, Prov. NTB mendapatkan quota sebanyak 20 orang untuk jenjang S1 di Albukhary International University, universtas swasta di Malaysia. Sedangkan untuk tahun 2023, kita kembali mendapatkan kuota minimal 50 dan maksimal 75. Seleksinya bulan Februari nanti,” jelas Kepala BRIDA NTB. 

Perwakilan orang tua dari salah satu Awardee, yaitu Abdul Malik, mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada pemerintah atas kesempatan yang telah diberikan kepada para awardee.

“Terima kasih kepada pemerintah atas kesempatan yang diberikan kepada anak-anak kami. Ini adalah Program Permprov yang sangat luar biasa, karena investasi untuk masa depan NTB terletak pda pembangunan SDM. Sekali lagi terima kasih,” ujarnya. 

Beasiswa dari AIU merupakan beasiswa penuh. Segala biaya pendidikan dan pelatihan bahasa diberikan oleh pihak kampus. Pemerintah Prov. NTB melalui BRIDA hanya memfasilitasi biaya keberangkatan, registrasi dan biaya orientasi kampus.

BACA JUGA: Kemiskinan di NTB Menurun 0.01 persen, pada September 2022

Turut hadir mendampingi Wagub pada acara tersebut, yaitu Sekretaris Daerah NTB, Kepala Dinas Dikbud NTB, Kepala Dinas Kominfotik NTB, Kepala BPKAD, Kepala Biro Hukum Setda NTB, Kepala Biro Adpim Setda NTB, Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB dan beberapa stakeholders lainnya. ***

 

 




Guru Bukan Sekedar Profesi, Jadikan Sebagai Passion 

PGSD diharapkan Wagub NTB bisa mencetak sarjana sekaligus guru yang berguna bagi Nusa dan bangsa

MATARAM.lombokjournal.com ~ Guru merupakan sosok yang digugu dan ditiru, Senantiasa memberikan kenyamanan dan perubahan pada suatu tempat. 

Seorang guru bukan hanya tentang profesi tapi juga harus dijadikan sebagai passion

BACA JUGA: Gubernur NTB Hadiri Peresmian NWDI Center

Wagub NTB mengatakan, guru bukan sekedar profesi tapi jadikan sebagai passion

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmidjalillah menyampaikan itu saat memberikan sambutan pada acara Penutupan Semarak Milad Program Studi Program Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Hamzanwadi ke-16. melalui Zoom Meeting di Pandopo wagub, Senin (09/01/23)

Dijelaskan Umi Rohmi sapaan akrab Wagub menjelaskan, passion merupakan sebuah pekerjaan atau perbuatan yang dilakukan secara ikhlas dan tanpa paksaan sebagai bentuk panggilan alam bawah sadar. 

Passion dikerjakan terus menerus, dengan tak pernah merasa bosan, tak memikirkan untung rugi, dan jika tidak dilakukan akan merasa ada sesuatu yang kurang.

“Passion itu Ikhlas, senantiasa membangun serta menyebarkan hal positif pada setiap waktu, dan tentu merupakan itu hal dasar yang harus dimiliki oleh seorang guru,” kata Ummi Rohmi. 

Rektor Universitas Hamzanwadi ini juga berharap agar calon sarjana jurusan PGSD Universitas Hamzanwadi agar tidak gagap teknologi (gaptek), supaya ke depan bisa dibutuhkan dan siap berkompetisi dengan zaman. 

BACA JUGA: Optimis dan Kerjasama Modal Suksesnya PORPROV XI NTB 

“Gelar diskusi yang bermanfaat dan membangun. Mudah mudahan PGSD bisa mencetak sarjana yang berguna bagi Nusa dan bangsa,” katanya. ***

 

 




Unram Mulai Buka Prodi Magister Mitigasi Bencana 

Pemprov NTB mendekung prodi baru Unram dengan memberikan beasiswa kepada lima calon mahasiswa yang akan diseleksi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Program Studi baru di Universitas Mataram atau Unram, yaitu Prodi Magister Mitigasi Bencana (PSMMB) mendapat dukungan dari Pemprov NTB yang berkomitmen mendukung pengembangan perguruan tinggi di daerah. 

“Ini (Prodi baru Unram) bagus dan sangat kita butuhkan pemanfaatannya untuk daerah kita dalam jangka panjang. Yang penting jalan dulu, kalau ngomongin siap, kita lebih siap,” kata Gubernur NTB, Zulkieflimansyah.

BACA JUGA: Menyelamatkan Ekosistem, Dimulai Pilah Sampah Dari Rumah

Gubernur NTB menerima audensi pengelola prodi baru Unram

Hal itu dikatakannya saat menerima audiensi Pengelola Prodi Magister Mitigasi Bencana Unram di ruang kerjanya, Jumat (06/01/22).

Bahkan untuk mendukung program studi baru tersebut, Pemprov NTB berencana memberikan beasiswa kepada lima orang calon mahasiswa terbaik, yang akan diseleksi sebelumnya pihak terkait untuk mengikuti perkuliahan.

Saat ini, sebanyak sepuluh orang calon mahasiswa telah terdaftar dalam Prodi Magister Mitigasi Bencana Unram. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Pascasarjana Unram, Prof. Ir. H. Muhammad Sarjan, M.Agr.CP., Ph.D.

“Sekarang kami sudah dapat sepupuh calon mahasiswa, dan akan ada tambahan lagi lima orang calon terbaik setelah diseleksi oleh Pemprov untuk ikut kuliah di prodi Magister Mitigasi Bencana,” kata Prof. Sarjan. 

Menurutnya, edukasi mengenai mitigasi bencana sangat penting. Mengingat Indonesia adalah wilayah Ring of Fire yang menjadi penyebab rawan terhadap gempa, termasuk di Lombok-NTB. 

“Sejak bencana gempa di Lombok, mitigasi bencana itu menjadi isu yang sangat penting, mengingat Indonesia letaknya Ring of Fire (Cincin Api), termasuk di Lombok. Kita bahkan punya tiga konsorsium perguruan tinggi di bidang mitigasi bencana yaitu Univ. Syiah Kuala Aceh, Univ. Tadulako Palu, dan Univ. Mataram karena ketiga daerah ini pernah punya pengalaman dalam bidang kebencanaan,” jelasnya.

BACA JUGA: Ekspo Produk UKM-IKM Dihadiri Mahasiswa Singapura

Sebagai informasi, PSMMB resmi mendapatkan SK Izin Operasional pada bulan Oktober 2022 lalu, dan telah melakukan penerimaan mahasiswa baru angkatan pertama pada bulan Desember 2022. 

Dengan dibukanya Prodi tersebut, menjadikan Unram sebagai satu-satunya universitas di wilayah Indonesia Tengah dan Timur yang mempunyai Prodi Magister Mitigasi Bencana.

Dengan pembukaan prodi baru ini, diharapkan menjadi pusat studi kegempaan, tsunami kegunungapian dan perubahan iklim terutama di wilayah Nusa Tengga dan sekitarnya.

BACA JUGA: Pola Pikir Jadi Kunci Sukses, Bagaimana Merubahnya?

Turut mendampingi Gubernur pada audiensi tersebut yaitu, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB dan Kepala BKD Provinsi NTB. ***

 




Pola Pikir Jadi Kunci Sukses, Bagaimana Mengubahnya?

Banyak orang bijak atau motivator yang mengatakan, pola pikir berperan penting dalam menentukan pencapaian Anda. 

lombokjournal.com ~ Pola pikir seseorang menjadi faktor paling menentukan atau kunci sukses dan bahagia yang bersangkutan. 

Bagaimana wajah dunia ini, ditentukan bagaimana pikirang orang yang memandang dunianya. Indah, menggairahkan, penuh warnah, atau sebaliknya kelabu, murung dan menjemukan, tergantung bagaimana pikiran orang itu.

Pepatah mengatakan, Anda adalah apa yang Anda pikirkan. Kita juga sering mendengar apa yang disebut sebagai positif thinking dan negative thinking.

Demikian juga, orang yang hendak meraih sukses, bagaimana pola pikir seseorang untuk menjangkau kesuksesan yang diharapkan. Nah, mari raih kesuksesan dengan mengubah pola pikir. Lalu, bagaimana caranya?

BACA JUGA: Menyelamatkan Ekosistem, Dimulai Pilah Sampah dari Rumah

Ubahlah pola pikir Anda menjadi paling sukses

Mengubah dan Memperbaiki Pola Pikir 

Pola pikir manusia itu unik dan jauh lebih kuat daripada apa yang Anda sadari. Seorang pengarang dan motivator mengatakan, saat Anda mulai mengubah pola pikir Anda, semua hal di luar akan ikut berubah. 

Carol Dweck, seorang psikolog mengatakan, pola pikir berperan penting dalam menentukan pencapaian Anda. 

Anda sudah bisa melihat bagaimana pola pikir mempengaruhi cara Anda memandang dunia dan merespons hal-hal yang terjadi pada diri Anda. Untuk itu, jika ingin sukses, mulailah berpikir positif dan membangun pola pikir orang sukses.

Ada beberapa hal yang penting untuk diketahui, untuk meningkatkan pola pikir efektif dan lincah:

Sadar dengan Pola Pikir 

Mulailah mengenali dan mempelajari pola pikir Anda, apakah sering berpikir positif atau cenderung negatif. Jika negatif, maka Anda perlu melakukan penyesuaian. 

Anda juga harus meningkatkan kesadaran akan keadaan emosional, sekaligus juga perlu tahu mengenai rantai pikiran, perasaan, dan perilaku. Karena tak bisa dipungkiri, ketiganya memiliki hubungan yang sangat erat, dari pikiran akan mempengaruhi perasaan, dan akhirnya ikut mempengaruhi perilaku Anda.

Analisis Cara Anda Berbicara dengan Diri Sendiri

Setiap orang sering berbicara dengan diri sendiri. Hal ini mau tidak mau akan mempengaruhi pola pikir. 

Jika Anda berpikir tidak bisa melakukan sesuatu, maka Anda akan lemah dan yang terjadi memang Anda jadi tak bisa melakukannya. Sebaliknya, jika Anda memiliki mindset yang powerful, itu akan membantu Anda menyelesaikan tantangan hidup. 

Dengan kata lain, jika Anda ingin sukses, mulailah memberikan kata-kata positif kepada diri sendiri sehingga Anda benar-benar melihat hasil yang Anda inginkan.

BACA JUGA: Tujuan dan Manfaat Bila Melakukan Kolaborasi

Bergaullah dengan Orang-Orang Positif

Cara efektif lainnya untuk membentuk pola pikir sukses adalah mengelilingi diri dengan orang-orang yang juga memandang hidup dengan positif. 

Mereka biasanya sudah mencapai kesuksesan yang mereka inginkan. Sumber perkataan dan perilaku positif mereka biasanya tergambar jelas pada karakter mereka. 

Orang sukses cenderung memiliki pola pikir yang hebat dan dapat membantu Anda menumbuhkan pola pikir yang sama. Anda dapat mempelajari bagaimana cara berpikir, mencari tahu Tips Berpikir Lebih Kreatif dan Penuh Dengan Inovasi,  kemudian menerapkan pada diri Anda sendiri.

Keluar dari Zona Nyaman 

Kenyamanan memang kadang melenakan. Berada dalam kondisi yang stabil tanpa adanya tantangan kadang juga jauh lebih menenangkan, namun berhati-hatilah dengan pikiran yang mendorong Anda untuk tetap tinggal dalam kondisi nyaman ini. 

Anda tidak bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. 

Jika saat ini Anda terjebak dalam zona nyaman, jangan diam saja. Cobalah untuk melakukan hal-hal baru yang lebih menantang. Pelajari kemampuan yang sebelumnya tak Anda lakukan, bahkan Anda bisa pula mencari ide brilian untuk mengasah kreativitas dan inovasi di dalam diri Anda. 

Dengan cara ini, Anda bisa mendorong diri Anda sendiri untuk bergerak dan meraih kesuksesan berikutnya. Terus bertumbuh dan menjadi lebih baik setiap hari merupakan esensi hidup yang sebenarnya. 

Ubah Kebiasaan Anda

Kebiasaan atau rutinitas sangat kuat mempengaruhi pola pikir manusia. Pikiran manusia menyukai alur berpikir yang berulang-ulang, baik atau buruk, yang disebut juga dengan habit

Dalam bukunya yang berjudul Atomic Habits, James Clear menjelaskan, untuk menghentikan kebiasaan buruk menjadi rutinitas yang baik, membutuhkan proses yang jelas. 

Jika selama ini Anda memiliki kebiasaan buruk, seperti bertindak tanpa berpikir (impulsif), Anda dapat menggunakan pendekatan dari James Clear untuk membangun kebiasaan baru yang jauh lebih baik. 

Pendekatan ini dimulai dengan Cue (memberikan sinyal perubahan dengan jelas), Craving (buat kebiasaan baru tersebut lebih atraktif), Response (buat kebiasaan ini jadi mudah dilakukan), dan Reward (menjadikan kebiasaan baru sebuah kepuasan bagi diri Anda).

Berani Gagal

Pola pikir sukses adalah pola pikir yang tidak takut gagal. Satu hal yang perlu Anda ingat, tidak ada orang yang sukses dalam sehari. 

Ada kegagalan dan penolakan yang akan Anda hadapi untuk menjadi orang yang berhasil. 

Untuk itu, Anda perlu mempunyai mindset bahwa kegagalan adalah kesempatan untuk belajar lebih baik agar tidak terpuruk. Anda justru akan lebih cepat bangkit dari kegagalan karena pola pikir kuat yang sudah Anda bentuk dari awal.

Belajar Menerima Kenyataan

Menerima kenyataan seperti apa yang berlaku adalah konsep pola pikir yang tangguh karena Anda paham apa yang Anda alami saat ini.

Alih-alih menyalahkan keadaan, Anda sebaiknya memikirkan bagaimana cara untuk keluar dari ketidaknyamanan yang sedang Anda alami. 

Tidak menerima kenyataan akan membuat Anda stress dan untuk menjadi sukses Anda tentu harus dapat mengatasi stress tersebut agar tidak berpengaruh pada kesehatan mental Anda. 

Orang yang sukses adalah orang yang lapang dada menerima apa yang terjadi dan mampu melewatinya dengan baik.

BACA JUGA: Unram Mulai Buka Prodi Magister Mitigasi Bencana

Dalam memandang dunia, Pola Pikir positif menjadikan dunia lebih baik

Belajar dan Terapkan

Orang yang memiliki pola pikir sukses akan berusaha untuk terus belajar dan menerapkan apa yang dipelajarinya. 

Anda bisa memulainya dengan membaca buku tentang pola pikir, cara mengubah mindset, atau buku-buku yang membuat otak Anda bekerja lainnya. 

Mulailah dengan kebiasaan membaca, bisa membaca buku yang membahas tentang pola pikir berkembang. Tentang keselarasan pola pikir dan kehidupan, buku dan buku-buku lain yang menunjang pola pikir yang lebih baik.

Pola pikir dapat menentukan kesuksesan dan kebahagiaan. Anda perlu melakukan beberapa hal yang mendukung perubahan pada mindset agar Anda bisa meraih apa yang Anda inginkan. 

Anda memulainya dengan menyadari bagaimana cara Anda berpikir, kemudian mencoba mengubahnya menjadi mindset orang sukses, berkumpul dengan orang-orang hebat, mencari tantangan, dan berani gagal.

Terapkan apa yang sudah Anda pelajari hingga mengubah kebiasaan buruk Anda menjadi kebiasaan positif. ***