IHGMA Lombok Siap Cetak SDM Pariwisata Profesional, Bersama Poltekpar Lombok

Anggota IHGMA Lombok telah diberi kesempatan oleh Kementerian Pariwisata sehingga mendapatkan sertifikasi yang bisa dipertanggungjawabkan

ATARAM.lombokjournalcom — Keseriusan mencetak sumber daya manusia (SDM) pariwisata yang profesional di Lombok, dibuktikan dengan langkah nyata Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ini langkah nyata dalam mendukung Lombok sebagai  salah satu destinasi wisata kelas dunia selain Bali. Hari Jum,at (06/07) ada kegiatan penyerahan document dari 13 General Manager dari berbagai hotel anggota IHGMA Lombok kepada Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok

“Alhamdulilah. untuk proses pengurusan Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) ke DIKTI,” kata Ernanda Agung Dewobroto, Wakil Ketua IHGMA Lombok, di Hotel Golden Palace, Kota Mataram, Sabtu (07/07).

Lebih jauh, Ernanda menyatakan, spirit IHGMA Lombok adalah bagaimana bisa turut berkontribusi dalam pendidikan. Memberikan pengajaran mengingat sudah banyak anggota IHGMA Lombok yang telah menyelesaikan sertifikasi level 8, sehingga bisa mengaplikasikan ilmunya di kampus.

“Ada 13 GM hotel di Lombok yang sudah lulus sertifikasi Level 8 (Setara S2) dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Kementerian Pariwisata  (Kemenpar)”, tuturnya.

“Jadi ini, menindaklanjuti program dari kemenpar untuk menyiapkan tenaga ahli bidang perhotelan dimana program ini adalah merekrut praktisi perhotelan yang akan membantu menjadi dosen di sekolah perhotelan di bawah Kemenpar,” jelas Ernanda.

Ia mengaku bangga karena anggota IHGMA Lombok telah diberi kesempatan oleh Kementerian Pariwisata sehingga mendapatkan sertifikasi yang bisa dipertanggungjawabkan.

“Sekarang tinggal, bagaimana mengaplikasikan keilmuan industri pariwisata tersebut ke dunia pendidikan,” ucapnya.

Dalam kegiatan ini, pengurus IHGMA Lombok dipimpin langsung oleh Erik Tumbelaka selaku Ketua IHGMA Lombok.

Juga turut hadir jajaran pengurus IHGMA Lombok, antara lain Ernanda Agung Dewobroto selaku Wakil Ketua, Wedok Suprapti selaku Sekretaris, Buchari selaku Ketua Komisi Akreditasi dan Sertifikasi, serta Direktur dan Wakil Direktur Poltekpar Lombok.

Dalam acara ini juga hadir praktisi perhotelan dari Senior Experten Service (SES) yaitu Nor Goverment Organization (NGO) dari Jerman yang akan membantu menyiapkan tenaga-tenaga terampil dibidang perhotelan khususnya ahli Barista Coffee dan Ahli Pastry Bakery.

AYA




Denmark Akan Bantu Gili Trawangan, Soal Sampah

Pemerintah Denmark juga sudah mengevaluasi 5 dokumen penawaran dari konsultan, rencananya master plan akan rampung bulan Desember mendatang

lombokjournal.com

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Persoalan sampah di Gili Trawangan, Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, tampaknya akan segera terjawab.

Pemerintan Denmark, berencana akan memberikan bantuan kepada Pemda KLU berupa pembuatan master plan pengelolaan sampah sekaligus penguatan kelembagaan di kawasan wisata elit tersebut.

“Tahun ini kita akan dibuatkan master plan pengolahan sampah. Itu bantuan pemerintah Denmark,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kawasan Pemukinan KLU. H. Rusdi, Kamis (05/07).

Kerjasama pemerintah Denmak dengan Kementrian Lingkungan Hidup, lanjut Rusdi, sudah terjalin sejak 3 tahun lalu. Pemerintah Denmak tertarik membuat grand desainya setelah melihat kondisi ril persoalan sampah Gili Ttrawangan.

Ditambahkan Rusdi, sejauh ini Pemerintah Denmark telah mamfasilitasi pembuatan master plan dua kota besar di Indonesia, di antaranya kota Surabaya dan Jakarta.

“Untuk Trawangan, progresnya baru sampai tahap evaluasi dan penunjukan konsultan. Sementara tenaga ahlinya akan didatangkan dari luar negri,” paparnya.

Dijelaskan Rusdi, saat ini Pemerintah Denmark juga sudah mengevaluasi 5 dokumen penawaran dari konsultan, rencananya master plan akan rampung bulan Desember mendatang.

“Kita berharap bantuan ini bisa menyentuh sarana prasarananya juga. Tidak hanya masterplan saja. Dalam waktu dekat kita akan diberikan dana sebesar Rp 600 juta,” paparnya.

“Saya terakhir ke jakarta, ada lembaga dari PT SNI, lembaga ini di bawah kementrian keuangan. Dia juga akan membantu masalah DED khusus yang dipusatkan di tiga gili,” tutupnya.

DNU




List Menu Best Seller Hotel Golden Palace Di Mataram

Selain menu best seller, juga menerima pesanan menu di luar yang ada, misalnya pemesanan menu Pindang Iga. Namun pemesanan tersebut tidak bisa dadakan

MATARAM.lombokjournal.com —  Menu-menu Traditional Food, Asian Food, Western Food, dan berbagai menu menarik lainnya, tiap hari tersaji ala carte dan promo di Hotel Golden Palace yang berlokasi di jalan Sriwijaya No 38.

Dan menu yang tersaji tersebut tidak hanya untuk tamu yang menginap. Namun juga untuk umum yang ingin mencicipi tanpa harus menginap.

“Ada banyak menu best seller kita,” ujar Executif Chef Golden Palace Hotel Lombok Muchlis Affandi, Rabu (04/07).

Menu best seller yang dimaksud yakni Pizza Ayam Taliwang, Sapi Lada Hitam, ikan Goreng Lada Garam, Udang Goreng Sereal, Oriented Fried Rice with Peking Duck, Nasi Goreng Kampung, Chicken Golden Pasta, Ayam Taliwang Geprek Keju, Spagetti Carbonara, dan Capcay Seafood.

Menu Best seller ini masuk dalam kategori ala carte dan promo.

“Bahannya lokal langsung ambil dari pasar,” sambungnya.

Pengambilan bahan lokal tersebut merupakan bagian dari pemberdayaan industri kecil. Contohnya seperti peternak dan petani tambak lokal.

Seperti menu Oriented Fried Rice with Peking Duck menggunakan daging bebek local, langsung dari peternaknya. Begitu juga dengan udang yang digunakan langsung berasal dari petani tambaknya.

“Sesuai dengan tujuan kita memberdayakan masyarakat lokal,” ungkapnya.

Selain bahan, peralatan penyajian yang digunakan juga merupakan produk lokal. Yakni peralatan saji dari beragam produk gerabah Banyumulek.

Contohnya pada sajian Nasi Goreng Kampung yang menggunakan piring dan mangkuk gerabah.

“Kita punya industri unggulan di Banyumulek, jadi mengapa tidak kita gunakan,” katanya.

Di antara semua menu best seller yang ada, Sapi Lada Hitam dan Pizza Ayam Taliwang paling banyak diminati. Sapi Lada Hitam sendiri sebenarnya merupakan menu buffet atau menu untuk kegiatan-kegiatan besar.

Namun menu ini sangat disukai para tamu dan pengunjung hotel meskipun bukan saat kegiatan-kegiatan besar.

“Bukan menu ala carte, tapi bisa juga dipesan jika mau,” kata Marketing Communication Golden Palace Hotel, Ida Ayu Nyoman Sri Utami.

Sementara Pizza Ayam Taliwang semula merupakan menu promo pada tiga tahun yang lalu. Namun kuliner satu ini ternyata sangat diterima penikmat kuliner asal luar Lombok.

Mau tidak mau pihaknya harus menjadikan menu Pizza Ayam taliwang ini sebagai menu tetap.

Menu yang masuk kategori promo adalah Chicken Golden Pasta, Oriented Fried Rice with Peking Duck, dan Ayam Taliwang Geprek Keju. Harganya hanya Rp 45 ribu sudah nett yang artinya termasuk pajak. Sementara Pizza Ayam Taliwang seharga Rp 60 ribu sudah nett.

“Sementara Sapi Lada hitam harganya diatas Rp 50 ribu namun untuk porsi 4 orang,” pungkasnya.

Selain menu best seller, Dayu mengatakan jika pihaknya juga menerima pesanan menu diluar yang ada. Misalnya pemesanan menu Pindang Iga. Namun pemesanan tersebut tidak bisa dilakukan secara dadakan. Tamu yang datang harus memesan dua hari atau sehari sebelumnya.

Untuk reservasi atau informasi lebih lanjut dapat menghubungi di (0370) 6170000.

AYA (*)




Sail Moyo Tambora 2018, Direncanakan Sejak 2015

Sail Moyo Tambora optimis akan berlangsung sukses kalau merujuk keberhasilan NTB menggelar Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) beberapa waktu lalu

MATARAM.lombokjournal.com — Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman bersama Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar rapat pemantapan Sail Moyo Tambora 2018.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Laksda TNI (Purn) Agus Purwoto mengatakan, Sail Moyo Tambora sudah lama direncanakan, tepatnya sejak 2015, namun baru bisa terealisasi pada tahun 2018 ini.

“Ini surprise bagi kita semua, bukan proyek dadakan tapi memang sudah lama direncanakan,”ujarnya

Agus menyampaikan, rapat ini dimaksudkan guna memantapkan kesiapan jelang acara puncak Sail Moyo Tambora yang akan digelar pada 9 September mendatang. Ia menjelaskan, penyelenggaraan Sail Moyo Tambora akan terintegrasi dengan banyak pihak, mulai dari pemerintah pusat, kementerian/lembaga, hingga pemerintah daerah.

“Sebelum rapat dilakukan, sudah diadakan survei untuk Sail Moyo Tambora kalau kegiatan terintegrasi akan //low cost//, dan juga akan lebih semarak, fokus dan pemerintah juga akan lebih serius dengan prioritas,”

Dalam rapat ini, Agus menilai, hampir semua persiapan sudah dilakukan secara maksimal. Memang masih ada beberapa hal yang perlu membutuhkan akselerasi, antara lain infrastruktur dalam kawasan untuk menunjang pengembangan pada akses dan investasi dari Pelindo III yaitu dermaga dan jalan sekitar 400 meter.

“Karena ke depan, fungsi itu biaa dimanfaatkan untuk cruise port dan hub untuk dermaga umum penumpang dam barang, enggak serta merta kalau dilengkapi hanya untuk kegiatan sail saja,”

Agus optimistis Sail Moyo Tambora yang akan dipusatkan di kawasan Teluk Saleh, Moyo, dan Tambora (Samota) di Pulau Sumbawa akan berlangsung sukses. Ia merujuk pada keberhasilan NTB menggelar Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) pada 4-9 Mei lalu.

“MNEX yang melibatkan 35 negara, 55 kapal perang, dan 5.300 prajurit asing, ini luar biasa. Saya apresiasi sampai sekarang, zero complaint dan zero accident,masyarakat juga menerima dan antusias,”

Ia meyakini ajang Sail Moyo Tambora juga akan memberikan nuansa baru dibandingkan dengan sail-sail sebelumnya. Menurutnya, NTB memilih pariwisata sebagai inti dari penyelenggaraan Sail Moyo Tambora yang banyak memberikan aktivitas menarik bagi para pelancong nantinya.

AYA




Selama Mei, Tingkat Penghunian Hotel di NTB Tumbuh Positif

Jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan domestik pada Mei sebanyak 162.455 orang, atau turun sebesar 6,05 persen dari April

MATARAM.lombokjournal.com —  Industri pariwisata, terutama perhotelan di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami pertumbuhan yang cukup positif selama Mei 2018.

Hal ini tergambar dari data statistik dari  Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB.

Ir. L. Putradi, Kepala Bidang Statistik Distribusi  BPS Provinsi NTB menyampaikan, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di NTB pada Mei 2018 mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya.

“TPK Mei 2018 mencapai 54,06 persen, mengalami kenaikan sebesar 1,57 poin dibandingkan dengan TPK Hotel Bintang pada April 2018 yang sebesar 52,49 persen. Jika dibandingkan dengan TPK Mei 2017 sebesar 50,83 persen, berarti mengalami kenaikan sebesar 3,23 poin,” ujar Putradi dalam jumpa pers di kantor BPS Provinsi NTB, Senin (02/07).

Putradi merinci, rata-rata lama menginap (RLM) tamu hotel bintang pada Mei 2018 tercatat 2,52 hari. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 0,52 hari dibandingkan dengan RLM pada April 2018 yang sebesar 2,00 hari.

Bahkan jika dibandingkan dengan RLM Mei 2017 sebesar 2,24 hari yang berarti juga terjadi sedikit kenaikan sebesar 0,28 hari.

“Jumlah tamu yang menginap di hotel bintang pada Mei 2018 tercatat 73.155 orang yang terdiri atas 53.485 tamu dalam negeri (73,11 persen) dan 19.670 tamu luar negeri (26,89 persen),” katanya.

Untuk TPK hotel nonbintang pada Mei 2018 sebesar 29,17 persen mengalami sedikit penurunan 0,27 poin dibanding April 2018 dengan TPK sebesar 29,44 persen.

Namun, kata Putradi, angka ini mengalami kenaikan dibandingkan dengan Mei 2017  sebesar 3,74 poin dari 25,43 persen.

Bahkan dengan RLM tamu di hotel nonbintang pada Mei 2018 sebesar 2,18 hari, mengalami kenaikan 0,35 hari dibandingkan dengan RLM pada April 2018.

“Kenaikan ini juga terjadi jika dibandingkan Mei tahun lalu dengan kenaikan sebesar 0,28 hari,” lanjutnya.

Putradi menambahkan, pertumbuhan positif industri perhotelan di NTB ditopang jumlah penumpang yang datang dan berangkat menggunakan angkutan laut pada Mei 2018 yang naik dibandingkan pada April 2018, masing-masing sebesar 50,24 persen dan 141,64 persen.

Namun, lanjutnya, peningkatan jumlah penumpang yang menggunakan moda transportasi angkutan laut tidak diikuti moda transportasi angkutan udara.

Dalam catatan BPS NTB, jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan domestik pada Mei sebanyak 162.455 orang, atau turun sebesar 6,05 persen dari April.

Demikian halnya dengan jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan internasional juga turun sebesar 5,60 persen menjadi sebanyak 15.772 orang.

Penurunan juga terjadi pada jumlah penumpang yang berangkat pada Mei melalui penerbangan domestik sebanyak 146 ribu orang, atau turun sebesar 11,89 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

“Hal yang sama terjadi pada jumlah penumpang yang berangkat melalui penerbangan internasional yang juga menurun sebesar 13,33 persen dari 13.926 orang menjadi 12.070 orang,” pungkasnya.

AYA




Cari Berkah, IHGMA Lombok Bagi 1.500  Takjil di Bulan Yang Penuh Berkah

Sebanyak 30 orang General Manager (GM) hotel terlibat dalam kegiatan bagi-bagi

MATARAM.lombokjournal.com —  Momentum bulan suci Ramadan penuh berkah menjadi saat yang tepat untuk bersilaturahmi serta menggelar bhakti sosial.

Tidak ketinggalan para pelaku industri pariwisata Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), membagikan sebanyak 1.500 takjil gratis kepada pengendara motor maupun mobil yang melintasi ruas Jalan Catur Warga, Kota Mataram tepatnya di Barat hotel Aston Inn Mataram.

“Takjiil on The Road ini merupakan dampak peduli kami IHGMA kepada sesama untuk turut berbagi, terutama dalam rangka dibulan Ramadan, yaitu dengan cara berbagi takjil di jalan karena mereka kami rasa berhak sebab mereka adalah musafir,”, kata Yoshie Sukendar Anwar, Ketua Komisi Corporate Social Responsibility (CSR) IHGMA di Mataram, Senin (04/06).

Menurut Yoshie, mereka yang sedang berpergian di bulan Ramadan, dengan  maksud bekerja cari nafkah, atau benar-benar sedang melakukan perjalanan jauh yang membutuhkan takjil ini untuk berbuka puasa.

“Tujuannya untuk memudahkan para pengendara agar bisa berbuka puasa saat masih di jalan,” ucapnya.

Yoshie menuturkan, meskipun image atau  latar belakang profesi sebagai GM hotel yang sibuk hanya di hotel, tapi ternyata para GM hotel tersebut mampu memperlihatkan sisi kepeduliannya kepada sesama dengan turun ke jalan dalam kegiatan ini.

“Buktinya ada kurang lebih  30 orang General Manager (GM) hotel terlibat terlihat dalam kegiatan ini, dan  kami juga mencoba menggugah beberapa organisasi insan pariwisata lainnya atau organisasi profesi lainnya untuk bisa turut serta  turun kejalan dengan  kegiatan yg serupa,” paparnya.

Dengan kegiatan ini, sambung Yoshie,  diharapkan semua pelaku industri  pariwisata di Lombok, tidak hanya peduli dengan parwisata, tapi juga turut peduli dengan sesama.

“Dengan begitu kami selalu terasa dekat dengan masyarakat yang mungkin mereka tidak menyangka kalau kami juga siap menyapa mereka, bertemu mereka di jalan, juga untuk berbagi,”  tuturnya.

AYA




Golden Palace Beri Promo Bukber Dan Kamar Hotel di Bulan Ramadhan

Hanya dengan 75 ribu siapa saja sudah bisa makan di hotel

MATARAM.lobokjournal.com —  Memasuki Bulan Ramadhan Banyak Hotel Mice di kota Mataram memberikan  penawaran dan diskon, di antaranya menawarkan berbagai promosi.

Salah Satunya Hotel Di Mataram yakni Golden Palace Hotel Lombok memberikan  Promo Pada Bulan Puasa. Mulai dari kamar hingga buka bersama.

“Kita tawarkan Jika makan di hotel Itu tidak mahal.  Jadi pada bulan puasa ada promo, Yaitu bukber dengan harga 75 ribu kita bisa makan dengan makan lengkap. Dari hidangan makanan ringan hingga makanan berat,” tutur Ernanda Dewobroto, General Manager Golden Palace Hotel lombok, Kamis  (31/05) yang ditemui usai memberikan santunan kepada  anak yatim piatu.

Ernanda Juga menjelaskan, jika promo bukber tersebut dapat dinikmati siapa saja, Karena hanya dengan 75 ribu siapa saja sudah bisa makan di hotel. Dan jika ada yang memesan melalui website dari hotel maka nantinya akan diberikan potongan harga.

Jadi para tamu dapat memesan melalui situs web hotel tanpa harus datang ke tempat.Pihak hotel memberikan kemudahan bagi para tamunya di era global Ini.

Semua masyarakat dari kalangan bawah hingga atas dapat bukber di Hotel.

Tak hanya Itu, promo dari Golden Palace selama puasa. Tapi hunian kamar pun ada potong harga dengan Paket Hemat.

Kalau bulan puasa harga untuk kamarnya sekitar 550 Ribu, yang biasanya sekitar 750 ribu sampai 800 ribu saat puasa.

“Lebih hemat dari hari-hari dan bulan biasa,” terang Ernanda. “Kita berikan potongan hargajJika memesan melalui situs web, Karena sekarang ini pesan hotel gampang hanya lewat Hp saja sudah bisa.’ menambahkan.

AYA (*)




Golden Palace Hotel Lombok  Gelar Buka Bersama dan Beri Santunan

Santunan anak yatim diberikan langsung oleh Dirut Golden Palace  beserta jajaran direksi yang yang diberikan langsung kepada  panti asuhan dan anak- anak yatim piatu

MATARAM.lombokjournal.com — Golden Palace Hotel Lombok  tak mau ketinggalan dalam memanfaatkan bulan Ramadhan untuk berbagi ke sesama.

Salah satunya dengan menggelar kegiatan buka bersama sekaligus memberikan santunan berupa bingkisan dan sejumlah uang yang diberikan kepada dua Yayasan yang ada di kota Mataram  yakni Yayasan Al Adiyaat dan Yayasan As Syuhada’,kamis (31/05).

Acara ini dihadiri oleh jajaran direksi, staf  karyawan, serta 100 anak yatim dari kedua yayasan tersebut.

Ir. Teddy Sanyoto, MT., MBA. Selaku Direktur Utama Golden Palace Hotel Lombok mengatakan, pemberian santunan dan acara buka puasa bersama anak yatim, ini sudah rutin digelar setiap tahun. Kegiatan ini menjadi salah satu ajang silaturahmi dan CSR dari Golden Palace Hotel Lombok..

“Semoga niat baik kita melalui acara pada hari ini diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Esa dan kedepannya bisa menebarkan kebaikan,” ungkapnya, saat memberikan sambutan.

Santunan anak yatim diberikan langsung oleh Dirut Golden Palace  beserta jajaran direksi yang yang diberikan langsung kepada  panti asuhan dan anak- anak yatim piatu.

“Santunan tersebut berupa  bingkisan dan sejumlah Uang,” terang Teddy

Kegiatan juga diisi dengan tausiah dari Ustadz H. Muhirda , yang memberikan siraman rohani dan menginspirasi menambah pengetahuan tentang ajaran agama Islam dan perbuatan-perbuatan yang positif selama bulan Ramadhan ini.

AYA (*)

 




Gubernur Minta Polemik Kepengurusan  BPPD Segera Selesai

Persoalan dualisme kepemimpinan BPPD NTB harus segera diselesaikan agar sektor pariwisata bisa terus semakin baik.

MATARAM.lombokjournal.com — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) meminta polemik kepengurusan di Badan Promosi Pariwista Daerah (NTB) NTB untuk segera diselesaikan.

Hal ini disampaikan saat mengadakan buka bersama para media, Minggu ( 27/05 ).

Silang pendapat timbul setelah ada dua versi kepengurusan, antara Ketua BPPD NTB Lalu Abdul Hadi Faesal dengan Ketua BPPD NTB Fauzan Zakaria.

Abdul Hadi merupakan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB, sedangkan Fauzan merupakan Ketua Asosiasi Pariwisata Islam Indonesia (APII).

“Menurut saya sih masalah BPPD (NTB) harus segera selesai, kan ini juga ujian bagi teman-teman di BPPD untuk mengelola perbedaan pendapat itu menjadi sesuatu yang ada solusinya,” kata gubernur.

TGB menilai, para anggota BPPD yang terdiri atas sembilan orang mewakili asosiasi pariwisata, profesi, akademisi, dan pakar sudah mempunyai kematangan dan kemampuan secara untuk kolektif menyelesaikan apa yang terjadi di antara mereka.

“Apalagi ini sekadar memilih ketua (BPPD NTB) selesaikan lah di situ. Rasanya masyarakat akan pertanyakan kompetensi sembilan orang kalau masalah enggak selesai-selesai masalah itu,” ujar TGB.

Menurutnya, persoalan dualisme kepemimpinan BPPD NTB harus segera diselesaikan agar sektor pariwisata bisa terus semakin baik. TGB beranggapan, siapa pun Ketua BPPD NTB tidak bisa berjalan seorang diri tanpa ada dukungan anggota yang lain.

TGB memandang, Sekretaris Daerah NTB Rosiady Sayuti sudah berusaha untuk memediasi dan menyampaikan hal hal yang diperlukan untuk mencapai kesimpulan.

“Kita tunggu kedewasaan dan kelapangan hati para anggota BPPD untuk segera menyelesaikan, kalau tidak kan bisa dianggap tidak kompeten karena tidak selesai-selesai urusan, bagaimana mau memajukan pariwisata kalau di antara mereka saja tidak bisa mencapai kesepakatan,” katanya.

Mengenai pernyataan Sekda NTB, terkait Ketua BPPD NTB harus bisa berbahasa Arab, ia menilai hal tersebut bukan menjadi pertimbangan utama.

“Sebenarnya kan idenya adalah karena kita ciptakan pasar baru Timur Tengah, alangkah bagusnya kalau di BPPD NTB ada bisa komunikasi dengan bahasa Arab, itu salah satu pertimbangan, tapi bukan satu-satunya pertimbangan,”kata TGBB.

TGB menegaskan, hingga saat ini belum ada Surat Keputusan (SK) yang ia tanda tangani terkait BPPD NTB. TGB berharap kepengurusan BPPD NTB bisa segera rampung setelah lebaran ini.

AYA




Di Idoop Hotel,  Bisa Request Menu Berbuka Puasa Sesuai Selera Anda

Pada bulan ramdhan ini ada fasilitas tambahan yang bisa dinikmati yakni diskon 10 persen untuk laundry, diskon 20 persen untuk food and baverage dan include takjil

MATARAM.lombokjournal.com —  Idoop Hotel By Prasanthi, Hotel klasifikasi bintang tiga iyang terletak di Jalan Swara Mahardika Mataram, menawarkan empat promo selama di bulan ramadhan.

Salah satu promo yang menarik yakni menu berbuka puasa by request, atau anda bisa memesan menu berbuka puasa sesuai selera anda. Untuk bisa menikmati menu berbuka di hotel Idoop hanya hanya merogoh kocek 50 ribu rupiah dengan minimal booking 10 pax.

Sales and Manager Hotel Idoop Indry Aningsih menjelaskan, selain menyediakan menu yang tersedia (Suggestion by Chef) tamu juga bisa memesan sendiri menu yang di inginkan sesuai dengan seleranya.

“selama bulan ramadhan paket buka puasa dengan 50 ribu per pax minimal booking 10 pax, anda dapat menikmati kuliner sepuasnya. Tamu bisa request menu sesuai dengan selera,” paparnya.

Hotel dengan konsep modern pop art ini juga menyediakan promo menginap di Superior Room dengan harga 400 ribu nett. Namun pada bulan ramdhan ini ada fasilitas tambahan yang bisa dinikmati yakni diskon 10 persen untuk laundry, diskon 20 persen untuk food and baverage dan include takjil.

Paket lainnya adalah Eat mubarrak package harga dengan harga Rp 743. 900, anda bisa menginap  dua malam. Anda juga bisa menikmati welcome pizza saat melakukan check in, tidak itu saja ketika check out ada toleransi waktu check out.

Package terakhir adalah Halal bihalal package 50 ribu all you can eat minimal booking 10 pax.

Hotel Idoop sendiri resmi beroperasi pada tanggal 1 Juni 2014 dengan klasifikasi hotel bintang tiga. Hotel Idoop memiliki 96 room dengan tiga tipe kamar, Superior, Deluxe dan Junior Suite Room.

Selain memiliki  tiga tipe kamar, Hotel Idoop juga menyediakan fasilitas ruang rapat. Saat ini terdapat empat meeting room dengan fasilitas 25-150 pax.

Pada bulan Ramadhan, room occupancy (angka hunian kamar) berkisar di 50-70 persen. Selain memiliki fasilitas yang refresentatif penawaran promo selama ramadhan mampu mendongkrak angka hunian kamar di hotel yang berada di bawah naungan manajemen Hotel By Prasanthi.

AYA (*)