Jokowi Sebut Lombok Sudah Aman Dikunjungi

Nusa Tenggara Barat mulai pulih setelah mengalami gempa bumi besar beberapa waktu lalu

LOTIM.lombokjournal.com — Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan, Pulau Lombok sudah aman dikunjungi oleh para wisatawan pasca diguncang gempa bumi beberapa bulan lalu.

“Pendeknya, Lombok sudah aman untuk dikunjungi,” tulisnya, diakun facebook pribadinya, Presiden Joko Widodo, Sabtu (24/12).

Jokowi menilai, kunjungan wisatawan akan berdampak secara ekonomi terhadap masyarakat sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

“Kedatangan wisatawan juga akan membangkitkan perekonomian masyarakat sekitar kawasan taman nasional yang sempat lumpuh akibat gempa bumi Agustus lalu,” ucapnya.

Perlahan tapi pasti, Jokowi menegaskan, Nusa Tenggara Barat mulai pulih setelah mengalami gempa bumi besar beberapa waktu lalu.

Salah satu tandanya, yaitu dibukanya pendakian ke Gunung Rinjani untuk wisatawan dan pecinta alam.

“Satu dari empat jalur pendakian ke Gunung Rinjani telah dibuka awal pekan ini. Jalur itu dari arah Desa Aik Berik di Lombok Tengah,” ujarnya.

Sementara jalur pendakian lainnya seperti di Timbanuh, Sembalun, dan Senaru masih ditutup. Lantaran setelah disurvey, ketiga jalur ini masih mengalami kerusakan.

“Tiga lainnya yakni jalur pendakian Timbanuh, dan Sembalun di Lombok Timur, serta Senaru, Lombok Utara. Tiga jalur ini masih ditutup karena rusak berat akibat gempa bumi,” beber Jokowi.

Lebih lanjut, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengajak para wisatawan baik mancanegara maupun lokal agar berkunjung ke NTB untuk menikmati keindahan alam yang ada di Bumi Gora.

“Mari berwisata ke NTB, menikmati keindahan alam, air terjun, dan padang savana, di sepanjang jalan menuju puncak Gunung Rinjani,” serunya.

Razak




Calon Peserta LDI ke 2 TV Indosiar Mulai Mendaftar

Calon peserta  mulai mendaftar Liga Dangdut Indonesia  2 akan digelar semakin kompetitif dengan memilih Idola Indonesia yang mewakili seluruh provinsi

MATARAM.lombokjournal.com – Liga Dangdut Indonesia (LIDA)  ke 2 yang digelar oleh stasiun Televisi Indosiar mendapat sambutan antusias calon peserta di Mataram.

Ratusan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) memadati gedung Taman Budaya Mataram, Minggu (25/11/22), mendaftarkan diri sebagai calon peserta.

BACA JUGA: Sukses WSBK 2022, Pemprov NTB Gandeng Semua Pihak

“Melalui  program Liga Dangdut Indonesia 2 ini, Indosiar berharap dapat menjadi program yang inspiratif dan akan melahirkan idola Indonesia dengan kualitas vokal dangdut terbaik, hingga turut meramaikan industri hiburan tanah air,” ungkap Ekin Gabriel, VP- PSRD Division Head.

Persyaratan calon peserta, mereka yang memiliki bakat menyanyi dangdut baik pria maupun wanita, berusia 15 – 25 tahun, dapat datang langsung ke lokasi audisi dengan membawa data diri beserta foto. Formulir pendaftaran dapat diambil langsung di lokasi audisi secara gratis.

Berbeda dengan LIDA tahun sebelumnya, LIDA 2 akan digelar semakin kompetitif dengan memilih Idola Indonesia yang mewakili seluruh provinsi.

Proses audisi di masing-masing provinsi, nantinya Indosiar akan membawa data dari 10 terbaik ke Jakarta yang kemudian diseleksi kembali untuk memilih duta dangdut terbaik yang akan bersaing di panggung Liga Dangdut Indonesia 2.

Pekan ke delapan audisi LIDA 2 berlangsung serentak di empat provinsi, yakni NTB, Kalimantan Utara, Jawa Barat dan NTT.

BACA JUGA: Tragedi Sepakbola 130 Tewas di Stadion Kanjuruhan

Sebelumnya telah menyambangi Provinsi Jambi, Sumbar, Kep. Riau, Kalteng, Lampung, Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, Maluku Utara, Kalsel, Riau, Kalbar, Yogyakarta, Bali, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Papua, dan Sumatera Selatan. Serta masih berlanjut ke 12 provinsi lainnya di Indonesia. ***

 




Setelah Penerbangan Langsung Lombok – Australia, Menyusul Lombok – Guangzhou

Pemprov NTB terus menjalin komunikasi dengan Lion Air Group sebagai maskapai yang hendak membuka rute penerbangan langsung dari Guangzhou ke Lombok

MATARAM.lombokjournal.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menjajaki kerja sama dengan maskapai untuk membuka rute penerbangan langsung internasional ke Lombok.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengatakan, salah satu rencana pembukaan rute penerbangan langsung yang terus digodok ialah rute penerbangan langsung dari Guangzhou, Cina ke Lombok.

“Itu program lama, bahkan sebelum gempa, namun sempat terhenti saat gempa kemarin,” katanya.

Zul menyampaikan, pasar wisatawan dari Cina merupakan salah satu segmen pasar yang sedang menggeliat. Pertumbuhan ekonomi yang bagus di Cina mendorong banyak warganya mencari berbagai destinasi wisata di luar Cina.

“Mereka (wisatawan Cina) sedang mencari destinasi wisata alternatif selain Bali, nah salah satu yang masuk radar itu Lombok,” kata Zul.

Zul mengatakan, Pemprov NTB terus menjalin komunikasi dengan Lion Air Group sebagai maskapai yang hendak membuka rute penerbangan langsung dari Guangzhou ke Lombok.

Zul masih belum tahu apakah nantinya akan dibuka dengan penerbangan carter terlebih dahulu atau langsung penerbangan komersial.

“Rencananya terealisasi sekitar Februari-Maret juga, yang agak berat cari slot di Cina sendiri bukan di kita atau Lion,” katanya.

Pemprov NTB, kata Zul, berusaha menjadi tuan rumah yang baik dengan menyiapkan infrastruktur untuk menyambut para wisatawan mancanegara.

Berkaca dari penerbangan langsung Cina-Manado, kata Zul, banyak turis Cina mengeluhkan soal tingginya harga hotel di Manado yang tiba-tiba melonjak naik begitu ada penerbangan langsung dari Cina ke Manado.

“Ketika permintaan banyak, tahu-tahu harga hotel jadi sangat tinggi, mereka (Cina) minta kita jangan seperti itu, jangan karena ada turis baru kemudian kita gila-gilaan menaikan tarif hotel sehingga tidak menarik lagi,” kata Zul.

AYA

 




Februari, Penerbangan Langsung Lombok – Australia

Kemenpar memiliki sejumlah sasaran rute-rute penerbangan baru. Lombok dipandang pasar potensial sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia

MATARAM.lombokjournal.com — Penerbangan langsung Air Asia dari Perth, Australia ke Lombok direncanakan akan mulai beroperasi pada Februari mendatang.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah menjelaskan pada wartawan, pesawat dengan kapasitas 180 penumpang akan menjadi tambahan rute penerbangan langsung Internasional ke Lombok, menyusul rute Lombok-Malaysia, dan Lombok-Singapura.

“Meski masih Februari, tapi sosialisasi dan promosi dimulai dari sekarang,” ujarnya usai menghadiri acara Jumpa Bang Zul dan Ummi Rohmi, Jumat (23/11)  di kantor Dinas Pariwisata NTB.

Zul, sapaan akrab gubernuur, mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata, yang memberi subsidi kepada maskapai tersebut dengan block seat setengah kapasitas selama enam bulan.

Kata Zul, hal ini lumrah dalam menggaet pasar baru.

“Namanya bisnis (maskapai) harus ada untungnya juga, cukup besar nilainya tapi kita beruntung karena itu akan ditanggung Kemenpar bukan Pemda,” jelas Zul.

Zul menyampaikan, Kemenpar memiliki sejumlah sasaran rute-rute penerbangan baru. Lombok dipandang pasar potensial sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia.

Zul juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal dan para pelaku industri wisata di NTB, yang telah berjuang membujuk Kemenpar memberikan subsidi untuk membuka rute penerbangan baru.

BACA JUGA;

Setelah Penerbangan Langsung Lombok Australia, Menyusul Lombok – Guangzhou

“Mudah-mudahan adanya penerbangan langsung internasional yang baru semakin berdampak positif bagi sektor pariwisata NTB,” katanya.

AYA

 

 

 




Pesona Lombok Rally Wisata 2018, Tawarkan Pemandangan Indah

Rally dikemas dalam bentuk fun rally yang mana secara tidak langsung peserta mengikuti kejuatraan rally nasional dengan teknik TIME Rally

MATARAM.lombokjournal.com  — Pesona Lombok Rally Wisata 2018, sebuah event sport tourism yang digagas Ikatan Motor Indonesia (IMI) bersama Dinas Pariwisata NTB, akan digelar pada, 24-25 November mendatang.

Rute lintasan dalam ajang fun rally ini menawarkan banyak pemandangan indah di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Jadi para pencinta otomotif, klub mobil atau komunitas bisa menikmati keindahan alam Lombok, sambil bekendara,” kata Ketua IMI NTB, M Nurhaedin, Kamis (22/11) dalam jumpa pers di Kantor Dinas Pariwisata NTB, di Mataram.

Ia menjelaskan, rally wisata akan dipusatkan di Hotel Montana Premier Senggigi, Lombok Barat.

Dari sana, rute lintasan diarahkan ke sejumlah destinasi wisata unggulan di Lombok, dalam dua etape.

Hari pertama, Sabtu (24/11) rute lintasan mengarah ke destinasi wisata di Lombok Barat dan Lombok Utara.

“Di etape pertama ini para peserta juga bisa melintasi lokasi pascagempa di Lombok Utara, dan juga ada prosesi pemberian bantuan untuk korban gempa di sana,” kata dia.

Sementara hari kedua, Minggu (25/11) rute lintasan akan mengarah ke destinasi wisata di Kota Mataram, Lombok Barat dan Lombok Tengah.

“Tentunya pada hari kedua akan dibarengi dengan melihat destinasi wisata The Mandalika Resort di Kuta, Lombok Tengah,” kata Nurhaedin.

Ia menjelaskan, rally dikemas dalam bentuk fun rally yang mana secara tidak langsung peserta mengikuti kejuatraan rally nasional dengan teknik TIME Rally.

“Rally akan dihadiri Sekjen IMI Pusat Jeffry JP, sekaligus kejuaranan nasional TIME Rally putaran 3 tahun 2018 sebanyak 4 putranan. Putaran ke 4 akan dilakukan di Kalimantan Selatan,” katanya.

Peserta rally yang hadir dan bersaing merebut posisi pertama, antara lain tim dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Papua.

Sementara NTB sebagai tuan rumah akan menurunkan 15 tim ditambah 20 tim pemula asal NTB dari klub, komunitas, sponsor, dan  instansi swasta.

Rally Wisata tahun ini merupakan tahun ke empat, setelah sukses digelar setiap tahun sejak 2015 lalu.

Ia menjelaskan, Pesona Lombok Rally Wisata ini juga ditujukan untuk mendukung program NTB Bangkit pasca bencana gempa, dan mendorong percepatan recovery pariwisata melalui program Pesona Indonesia, Wonderful Indonesia, dan Pesona Lombok Sumbawa.

“Selain itu juga untuk mempererat kesatuan bangsa, pengembangan prestasi olahraga otomotif (roda empat), mengangkat potensi ekonomi NTB, dan sekaligus kampanye keselamatan dan tertib lalu lintas di jalan,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Mohammad Faozal mengatakan, event sport tourism Rally Wisata ini sangat strategis untuk mempromosikan Lombok yang saat ini sudah aman dikunjungi.

“Ya kami harapkan para peserta rally bisa menikmati keindahan Lombok, dan bercerita di daerah mereka setelah kembali nantinya,” katanya.

Sementara itu, General Manager Hotel Montana Premier Senggigi, Binang Odi Alam mengatakan, pihaknya sangat mendukung event rally wisata tersebut.

“Komitmen kami dari Montana Premier Senggigi dari awal memang ingin turut membantu recovery pariwisata NTB ini,” katanya.

Rally Wisata akan dilepas Sabtu (24/11) di depan Hotel Montana Premier Senggigi, Lombok Barat.

Rencananya kegiatan akan dihadiri oleh Sekda NTB H. Rosiady H Sayuti, perwakilan pihak Kementerian Pariwisata, dan juga Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB Lalu Mohammad Faozal.

AYA (*)




Lombok International Airport (LIA) Raih Penghargaan Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat Tahun 2018

Penghargaan Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat merupakan penghargaan yang rutin  diselenggarakan tiap tahun oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Arditha bersama Dirjen Kementerian Kesehatan RI, Dr. Kirana Pritasari, MQIH

LOTENG.lombokjournal.com — Hari Kesehatan Nasiobal ke-54 Tahun 2018, Kementerian Kesehatan RI memberi penghargaan Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat kepada stakeholder Kemenkes RI.

Penghargaan itu atas prestasi dalam melaksanakan program kerja bidang kesehatan, khususnya menjaga lingkungan sehat di wilayah bandar udara.

Lombok International Airport (LIA) tahun ini berhasil meraih penghargaan Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat Tahun 2018.

Dua bandara  lainnya di bawah pengelolaan PT. Angkasa Pura I (Persero) yang juga berhasil meraih penghargaan tersebut adalah Bandar Udara SAMS Sepinggan di Balikpapan dan Bandar Udara Adi Soemarmo di Solo.

Penghargaan tersebut diserahkan di Indonesian Convention Exhibition (ICE)BSD City, Tangerang, Banten oleh Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan RI Dr. Kirana Pritasari, MQIH pada hari Sabtu 10 November 2018.

Penghargaan ini diberikan kepada bandar udara yang sudah memenuhi persyaratan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No. 44 th. 2014 tentang Penyelenggaran Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat.

Penghargaan Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat merupakan penghargaan yang rutin  diselenggarakan tiap tahun oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Selain diterima oleh PT Angkasa Pura I (Persero)penghargaan Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat Tahun 2018 juga diraih oleh Bandar Udara Fisabilillah Tanjung Pinang, Bandar Udara Husein Sastranegara Bandung, dan Bandar Udara Soekarno Hatta Tangerang Banten yang dikelola oleh PT Angkasa Pura II (Persero).

General Manager Lombok International Airport,  I Gusti Ngurah Ardita, menyampaikan ucapan terimakasih kepada komunitas bandara khususnya Karantina Kesehatan Pelabuhan, serta manajemen & staf PT. AP I LIA yang mendukung dan mempersiapkan program ini dengan baik.

Aridita menjelaskan, pencapaian ini merupakan mementum untuk menata Lombok International Airport (LIA) menjadi lebih baik ke depan setara dengan Bandara lainnya yang telah maju baik di tingkat Nasional maupun Internasional, ungkap Ardita.

AYA




NTB Sebagai Destinasi Wisata Halal Terfavorit

NTB berhasil menyisihkan 13 Provinsi lainnya dalam ajang anugerah ASR untuk kategori destinasi wisata halal terfavorit

MATARAM.lombokjournal — Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terpilih sebagai tujuan wisata halal terfavorit dalam Anugerah Syariah Republika (ASR) 2018.

Penghargaan diserahkan Ketua ASR 2018 Elba Damhuri kepada Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah, dalam puncak penganugerahan ASR 2018, Kamis (08/11) malam di Jakarta.

Sejumlah tokoh hadir dalam acara kali ini seperti Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menpan RB, Syafruddin, Mendagri, Tjahjo Kumolo dan Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj Sitti Rohmi Djalilah mengapresiasi ajang ASR 2018 dan juga kepercayaan masyarakat Indonesia yang sudah mem-vote NTB sebagai destinasi halal terfavorit.

Menurut Hj. Rohmi, penghargaan tersebut bermakna sangat strategis sebagai  momentum kebangkitan kembali pariwisata NTB pasca bencana gempa bumi.

“Bagi NTB, tentu penghargaan ini akan menjadi momentum untuk kembali bangkit (pasca bencana), dan untuk terus berupaya dalam ikhtiar mendorong kepariwisataan NTB yang dikembangan dengan konsep moslem friendly, atau Halal Tourism,” ujarnya.

Menurutnya, konsep wisata halal yang sudah diikhtiarkan oleh NTB sejak 2015 silam memang terbukti mampu mendorong percepatan pembangunan sektor kepariwisataan di daerah ini.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Hj. Rohmi juga menyampaikan bahwa kondisi NTB, Lombok dan Sumbawa saat ini sudah membaik dan sangat aman dan nyaman untuk dikunjungi wisatawan.

Ia berharap anugerah sebagai destinasi halal terfavorit dalam ASR 2018 ini juga bisa menjadi upaya promosi agar wisatawan, domestik dan mancanegara bisa datang lagi berwisata ke Lombok dan Sumbawa.

“NTB sudah aman dan nyaman untuk dikunjungi, silahkan datang berlibur, berwisata dan menikmati keindahan alam kami,” ujar Hj. Rohmi.

Ketua ASR 2018 Elba Damhuri menjelaskan, NTB berhasil menyisihkan 13 Provinsi lainnya dalam ajang anugerah ASR untuk kategori destinasi wisata halal terfavorit.

Elba mengatakan, dari total suara masuk selama sepekan (30 Oktober-5 November 2018), voting untuk NTB mencapai 38 persen, diikuti Aceh (27 persen), dan Sumatera Barat (23 persen).

Selain itu, provinsi lain yang juga tercatat dalam “Voting Destinasi Halal Terfavorit” adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Sumatra Utara, Riau-Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Banten, dan Sumatera Selatan.

“Kategori tujuan destinasi halal terfavorit baru pertama kali diadakan pada ASR tahun ini,” kata Elba Damhuri.

Anugerah Syariah Republika (ASR) kali ini merupakan tahun kedua setelah ASR 2017 tahun lalu.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Republika, Irfan Junaedi mengatakan Republika berencana menggelar Anugerah Syariah setiap tahunnya.

“Kami harap ajang ini bisa berkontribusi positif bagi kemajuan ekonomi syariah di Tanah Air, salah satunya industri halal,” katanya.

Menurut Irfan, Indonesia memiliki semua potensi untuk memajukan industri halal baik dari sektor pariwisata, makanan, fashion, kosmetik, hingga ekonomi kreatif.

AYA/Hms




Kegiatan Kementerian Di Lombok, Berdampak Signifikan Bagi Pariwisata Pasca Gempa

Meski fluktuasi kunjungan wisman belum optimal, pada awal tahun depan kunjungan wisatawan mancanegara diyakini kembali normal

MATARAM.lombokjournal.com — Imbauan pemerintah pusat kepada Kementerian untuk mengadakan kegiatan di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), berdampak cukup signifikan bagi sektor pariwisata Lombok pascagempa, termasuk di kawasan Pantai Senggigi, Lombok Barat.

General Manager (GM) Hotel Jayakarta, Cherry Abdul Hakim mengatakan, imbauan tersebut cukup membantu proses pemulihan sektor pariwisata di kawasan Pantai Senggigi, termasuk Hotel Jayakarta yang berada di Senggigi.

“Ada dampak dari imbauan kementerian mengadakan acara di hotel. Sangat, sangat bermanfaat,” ujar Cherry , Kamis (08/11).

Namun begitu, kata Cherry, proses promosi juga harus terus dilakukan agar pemulihan sektor pariwisata bisa bergerak lebih cepat. Dia menyampaikan, dari total 171 kamar di Jayakarta, hanya 76 kamar yang bisa digunakan. Sisanya masih dalam perbaikan.

“Dari 76 kamar yang kita jual, ya okupansinya sekira 50 persen, kalau weekend bisa 100 persen,” Ujarnya.

Cherry berharap, sejumlah upaya yang dilakukan Kementerian Pariwisata, pemerintah daerah, dan asosiasi industri wisata bisa kembali membangkitkan kembali gairah sektor pariwisata Lombok.

“Yang sekarang yang perlu diyakinkan itu untuk turis domestik yang masih pada trauma untuk ke pantai,” imbunnya

Meski fluktuasi kunjungan wisman belum optimal, Cherry optimistis pada awal tahun depan, kunjungan wisatawan mancanegara akan bisa normal kembali.

Pasalnya,  pihaknya telah melakukan sejumlah upaya untuk dapat menggaet kunjungan wisman. Salah satu strateginya dengan menurunkan harga kamarnya berkisar 20-30 persen per kamarnya.

Selain itu, kamar yang terdampak gempa berjumlah sebanyak 95 itu telah ditargetkan selesai renovasi pada Januari mendatang.

“Yang pasti, kita optimistis pariwisata NTB akan bangkit jika melihat pergerakan para pelaku pariwisata, asosiasi, pemerintah daerah dan Kemenpar yang telah bahu-membahu padu dalam mendukung  NTB pada masa pemulihan saat ini,” katanya menambahkan.

AYA




Saat Bupati Lombok Barat Berwisata Ke Batas Wilayah

Indahnya Pantai Nambung dan lokasinya yang sangat dekat dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Kuta, membuat warga setempat juga menggeliatkan sektor wisata

LOBAR.lombokjournal.com  — Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid melakukan kunjungan lapangan ke Dusun Pengantap di Desa Buwun Mas Kecamatan Sekotong.

Disamping melihat kondisi warganya, Fauzan beserta rombongan ingin melihat langsung kondisi batas wilayah yang pernah disengketakan dengan  Kabupaten Lombok Tengah.

Batas wilayah tersebut adalah sebuah bukit yang persis berada di atas Pantai nan Elok yang bernama Pantai Nambung.

Menurut Fauzan, sengketa administrasi wilayah dengan Kabupaten Lombok Tengah sudah tuntas.

“Tinggal bagaimana kita berikhtiar untuk memberi pelayanan yang lebih baik kepada warga kita,” ujarnya, Sabtu (03/11)

Pantai Nambung adalah pantai yang melengkung, berhiaskan pasir putih merica dengan pulau karang di tengah-tengahnya.

Masyarakat sekitar menyebutnya Gili Kao yang sering dimanfaatkan oleh para pemancing ikan untuk berdiam, bahkan ada juga yang mendirikan tenda dan menjadikannya spot pemancingan paling favorit.

Pulau karang yang luasnya lebih dari 250 meter persegi itu menjadi dinding abadi penghadang deburan ombak keras Samudera Pasifik.

Menurut Kepala Desa Buwun Mas, Rohadi, di tengah-tengah gili tersebut sudah disiapkan sebuah berugak (gazebo) yang bisa dimanfaatkan oleh para pemancing untuk beristirahat.

“Masyarakat sendiri yang berinisiatif untuk membangunnya,” tutur Rohadi.

Warga Dusun yang bermukim sekitar wilayah pantai ini berjumlah lebih dari 140 Kepala Keluarga.

“Rata-rata mereka bekerja dengan membudidayakan rumput laut,” ujarnya.

Mereka, tambah Rohadi, dibina secara berkelompok oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Lobar melalui sebuah program milik Bank Dunia.

Di samping membudi dayakan rumput laut, indahnya Pantai Nambung dan lokasinya yang sangat dekat dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Kuta, membuat warga setempat juga menggeliatkan sektor wisata.

“Kita sudah mempromosikan pantai ini, baik dengan event Bau Nyale setiap tahun maupun melalui media sosial,” tutur Abdul Madjid, salah seorang penggiat wisata di Desa itu.

Di samping pasir pantainya yang putih, Nambung juga memiliki Air Terjun Laut. Menurut Madjid yang juga aktivis Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Desa tersebut, hempasan ombak yang pecah di ujung bebatuan karang, akan melahirkan air terjun saat air laut pasang.

Kunjungan Fauzan tidak sekedar membawa istri dan putri tercintanya untuk mengisi hari kosong kegiatan formal di Pemkab Lombok Barat.

Fauzan juga didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Bakesbangpol, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR, Kepala Bagian Humas dan Protokol serta Camat Sekotong untuk meninjau langsung kondisi infrastruktur di wilayah tersebut.

Usai mengunjungi warga Nambung, Fauzan dan rombongan beralih mengunjungi lokasi wisata lain yang sedang dalam tahap pengerjaan.

Lokasi tersebut milik seorang warga bernama H Sahwan. Tidak hanya berrencana membangun kolam renang dan arena outbound, namun ia akan melengkapinya dengan membangun rumah makan.

Harry




Bulan September, Tingkat Hunian Hotel Naik 6,67 Poin

Namun dibandingkan dengan TPK hotel bintang bulan September  2017 sebesar 53,32 persen, berarti mengalami penurunan mencapai 18,47 poin

MATARAM,lombokjournal.com —Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada bulan September 2018 mengalami kenaikan dibandingkan bulan Agustus 2018.

TPK bulan September 2018  sebesar 34,85 persen, sedangkan TPK hotel bintang bulan Agustus 2018 hanya sebesar 28,18 persen.

“Ini berarti mengalami kenaikan sebesar 6,67 poin, ” ujar Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS NTB, Lalu Putradi pada media, Kamis (01/11).

Namun, dibandingkan dengan TPK hotel bintang bulan September  2017 sebesar 53,32 persen, berarti mengalami penurunan mencapai 18,47 poin.

Lalu Putradi menyatakan, rata-rata lama menginap (RLM) tamu hotel bintang pada bulan September 2018 tercatat 2,40 hari. Ini mengalami penurunan sebesar 0,24 hari dibandingkan dengan RLM bulan Agustus 2018 sebesar 2,64 hari.

“Jumlah tamu yang menginap di hotel bintang pada bulan September 2018 tercatat 63.426 orang yang terdiri dari 47.796 orang tamu dalam negeri (75,35 persen) dan 15.632 orang tamu luar negeri  (24,65 persen,” jelasnya.

TPK Hotel Non Bintang bulan September 2018 mencapai sebesar 19,91persen, mengalami kenaikan sebesar 3,43 poin dibanding bulan Agustus 2018 dengan TPK sebesar 16,48 persen.

Jika  dibandingkan dengan bulan September 2017 masih mengalami penurunan sebesar 5,18 poin dari 25,09 persen.

“Rata-rata lama menginap (RLM) tamu di Hotel Non Bintang pada bulan September 2018 sebesar 1,44  hari, mengalami penurunan 0,36 hari dibandingkan dengan RLM bulan Agustus 2018 sebesar 0,13,” katanya.

AYA