Wagub Semangati Industri Pariwisata NTB Yang Ikut Ramaikan Arabian Travel Market Di Dubai

Partisipasi Indonesia untuk mencapai target kunjungan 20 juta wisman tahun 2019, khususnya 120 ribu target dari  pasar Timur Tengah

lombokjournal.com —

DUBAI  ;    Kehadiran Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah di Arabian Travel Market (ATM) Dubai, Senin (29/04), untuk memperkenalkan dan mempromosikan keindahan wisata NTB.

Hadir bersama Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu M. Faozal, saat itu Wagub Hj Rohmi mengunjungi Paviliun Indonesia.didampingi Duta Besar Indonesia untuk Uni Emirat Arab, Husain Bagis serta Konjen RI di Dubai, Ridwan Hassan.

NTB saat ini, bukan lagi hanya milik masyarakat NTB dan Indonesia. Namun sudah menjadi milik masyarakat dunia.

Ummi Rohmi, sapaan akrab Wagub, saat mengunjungi ATM terlihat antusias mengamati stand demi stand yang menawarkan beragam produk industri pariwisata Indonesia. Ia pun yakin pariwisata Lombok segera bangkit dan menjadi salah satu destinasi tujuan wisatawan dunia.

Dikatakannya, posisi Lombok sebagai destinasi halal dunia menjadikan ATM sebagai ajang bisnis pariwisata halal. Ummi Rohmi hadir untuk menyemangati perwakilan industri pariwisata NTB yang turut meramaikan ATM 2019.

“Setelah ini, kami berharap kunjungan wisman ke Lombok dan Sumbawa semakin meningkat. Tentunya dengan dukungan promosi dan konektivitas. Terima kasih Kemenpar yang selalu menjadi terdepan dalam mempromosikan tanah air,” ujarnya.

Kadispar NTB Lalu M. Faozal mengucapkan terima kasih kepada Wagub NTB Sitti Rohmi Djalilah dan Kemenpar yang terus mempromosikan Lombok-Sumbawa ke seluruh dunia, salah satunya di Timur Tengah.

“Promosi menjadi salah satu kunci sukses industri pariwisata. Semoga Lombok-Sumbawa terus semakin mendunia,” tegasnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan, partisipasi Indonesia dilakukan dalam rangka mencapai target kunjungan 20 juta wisman tahun 2019, khususnya 120 ribu target dari  pasar Timur Tengah.

ATM sendiri sudah digelar selama 27 kali. Sepanjang perhelatannya, Indonesia sudah berpartisipasi sebanyak 18 kali.

“Pada tahun 2018, ATM Dubai diikuti oleh 75 industri dengan perolehan hasil transaksi mencapai Rp1,13 trilliun. Dari situ, kita bisa melihat seberapa besar efektivitas kegiatan tersebut. Karenanya, kita terus mengikutinya demi menjual Wonderful Indonesia ke pasar Timur Tengah,” tegas wagub.

AYA

 

 




Penerbangan Lombok, Perth Dan Jakarta, Dongkrak Kunjungan Wisata

Masih banyak anggapan dari orang jika kondisi di NTB masih belum stabil pasca terjadi bencana alam

MATARAM,lombokjournal.com  —  Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan adanya penerbangan maskapai Air Asia, yang membuka Lombok-Perth Australia dan Lombok-Jakarta diharapkan mampu mendongkark tingkat kunjungan wisatawan.

“Mudah-mudahan lah Australia ini kita punya prospek bagus, potensi kunjungan perth Australia ke Lombok potensinya besar,” kata Ketua Kehormatan PHRI NTB I Gusti Lanang Patra, Senin (29/4).

Dikatakanya, melihat potensi yang bagus dari Australia, sehingga ini mampu mendorong tingkat kunjungan wisatawan.

Kendati selama ini, kondisi pariwisata NTB sendiri masih belum stabil, melihat dengan dibukanya penerbangan Jakarta dan Perth Australia tentunya pasarnya juga besar. Kendati ini tidak hanya berdampak pada pontensi tingkat kunjungan tetapi tingkat hunian hotel juga.

“Kalau sejauh ini respon pasar Australia ke sini sudah bagus, ditambah dengan Jakarta juga. kondisi keamanan stabil yang penting untuk pariwisata, terus tiket pesawat bisa turun dikit serta promosi gencar,” terangnya.

Dijelaskannya, upaya dari hotel sendiri inovasi dari pihak hotel untuk menarik  pengujung yakni terus berpromosi.

Selain itu pihak-pihak hotel juga teman terus gencar mengikuti semua pasar pasar wisata. Kendati masih banyak anggapan dari orang jika kondisi di NTB masih belum stabil pasca terjadi bencana alam, untuk itu industri pariwisata terus melakukan promosi.

“Sekarang ini dalam waktu dekat akan membukan pasar ke Dubai dari adanya travel Mart, serta pasar-pasar yang sebagai destinasi halal harus gencar, karena potensinya juga bagus,” tuturnya.

Menurutnya, halal turisme yang memang telah menjadi ikon dari pariwisata NTB, untuk itu perlu dikembangkan kembali.

Mengingat ada beberapa industri pariwisata mendukung dengan ikon tersebut. Bahkan beberapa waktu lalu NTB juga terpilih sebagai salah satu destinasi wisata halal, kendati ini juga mampu menarik wisata sehingga kondisi destinasi wisata dapat kembali ramai lagi.

“Halal turisme ya pelan pelan lah intinya berusaha, tentunya nanti kita berharap ini bisa mendorong pariwisata. Kalau dibandingkan tahun lalu ya jelas tahun lalu, sejak gempa itu kita memang koleb semua,” katanya.

AYA




240 Orang Dari 42 Hotel Bersih-bersih Masjid Di  Islamic Center Mataram

DIharapan agar pariwisata bisa bangkit dimulai dengan membersihkan Icon NTB in

Emil Jehabut

MATARAM.lombokjournal.com —    Housekeepers Association Nusa Tenggara Barat (IHKA NTB) beserta Insan pariwisata lainnya yang tergabung dalam AHM, ACE dan IHGMA menggelar bersih-bersih Di masjid Hubbul Wathan Islamic Center Mataram, Sabtu (13/04).

Kegiatan bersih-bersih di salah satu Ikon pariwisata di NTB ini dilakukan untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan yang melibatkan 240 orang dari 42 hotel, baik hotel bintang dua sampai bintang lima yang tergabung di IHGMA, ACE NTB, dan dari IHKA.

Emil Jehabut  selaku Sekertaris IKHA sendiri  menyatakan,  IHKA merupakan organisi yang menaungi seluruh housekepers,  baik itu diindonesia baik di NTB, semua hotel kan punya houseskeepers di area hotel secara keseluruhan .

“Kita menghadirkan standar kebersihan yang ada di hotel dibawa ketempat ibadah, tempat publik jadi kegiatan ini kegiatan yang biasa dilakukan setiap tahun,” ujarnya

Emil menambahkan,, jika yang dibersihkan adalah seluruh area yang ada di Islamic Center baik itu di dalAm mimbar Masjid hingga halaman sampai basemen Masjid .

Hal Senada juga dikatakan oleh Ketua Asosiasi hotel Mataram(AHM), Ernanda D. Broto yang juga merupakn General manager di Golden Palace Hotel Lombok,  jika pemilihan IC untuk dibersihakan karena memang IC merupakan Icon  Pariwisata Halal dari NTB, khususnya Lombok.

Dengan adanya kegiatan ini, ingin ditunjukan kepada halayak ramai telebih di luar sana,  bahwa pariwisata sSudah Bangkit pasca gempa. DIharapan agar pariwisata bisa bangkit dimulai dengan membersihkan Icon NTB ini.

AYA




Tambora Menuju Geopark Internasional

Nama Tambora sangat familiar pada bisnis dan komunitas intenasional, Tambora pernah menggetarkan dunia sehingga terjadi kemajuan seperti sekarang ini

Gubernur Zulkieflimansyah

lombokjournal.com —

KABUPATEN DOMPU ;  Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkieflimansyah  saat membuka acara puncak  Festival Pesona Tambora (FPT) di Savana Doroncanga,  Dompu, (11/04) 2019  mengungkapkan keyakinannya, bahwa Festival Tambora ini mampu menjadikan tambora sebagai geopark internasional

Optimisme  Gubernur Zul itu dikatkannya setelah melihat anak-anak yang menari ceria, membuatnya merasakan, ini merupakan replika kita mewujudkan NTB yang gemilang.

“Pada bulan juni nanti Tambora Geopark nasional akan berubah menjadi geopark internasional,” katanya.

Kegitan Festival Tambora juga mengenang meletusnya Gunung Tambora tahun 1815 silam, yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun Kabupaten Dompu ke 204.

Gubernur mengapresiasi  penyelenggaraan acara spektakuler tersebut. Itu dinilainya kerja keras Dinas Pariwisata Provinsi dan Kabupaten Dompu beserta panitia yang bekerja selama berhari-hari.

Isi  doa yang disampaikan  diharapkan gubernur dapat mewujudkan Kabupaten Dompu, NTB menjadi negeri yang baldatun tayyubatun warabbun ghafur.

Salah satunya bisa terwujud dengan komitmen mewujudkan NTB yang gemilang, yaitu pertama memastikan NTB khusunya Kabupaten Dompu menjadi kawasan hangat, nyaman ramah bagi investman; kedua, memastikan nyaman menyenangkan hangat untuk visiters ; ketiga, masyarakat mampu menikmati keindahan negeri sendiri

Nama Tambora sangat familiar pada bisnis dan komunitas intenasional, Tambora pernah menggetarkan dunia sehingga terjadi kemajuan seperti sekarang ini.

“Kita mampu mengguncangkan dunia sekali lagi seperti Tambora,” ujar Gubernur.

Nggahi rawi pahu merupakan slogan yang digunakan masyarakat Dompu yang mempunyai makna kemampuan dan keinginan menempatkan perkataan perbuatan dan hasil di tempat yang sama dalam satu waktu.

Menurut gubernur, Wonderful indonesia akan bisa terwujud apabila masyarakat indonesia juga mengadopsi selogan tersebut dan Tambora mengajarkan kita, harus satu apa yang kita ungkapkan yang kita perbuat dan juga hasil akhirnya.

Gubernur menegaskan pada Pemilihan Presiden maupun legislatif nantinya, jangan sampai karena berbeda pilihan menghilangkan rasa persaudaraan antara sesama.

“Pilihan tergantung kita, tuankan hati nurani ditubuh sendiri, pemilu harus jujur dan adil,” ungkap gubernur.

Gubernur ZUL mengingatkan,  Allah tidak akan merubah suatu kaum tanpa usaha dari kaum tersebut untuk ingin berubah.

Menteri Pariwisata yang diwakili Staf Ahli Bidang Pariwisata Multikultural, Esthy Reko Astuti, menyampaikan tiga point yang pernah dikatakan presiden Jokowi pada tahun 2015 lalu.

Point pertama keberhasilan Lombok meraih tingkat satu destinasi halal patut diapresiasi, kemudian yang kedua menteri pariwisata akan selalu siap membantu event tambora tersebut berlangsung. Tentunya dengan cara yang profesional.

“Tampilannya harus cameragenik”, ungkapnya.

Yang ketiga, untuk berkomitmen menjaga lingkungan dan keasrian alam, serta mempertimbangkan akses jarak tempuh yang perlu di dorong bersama kemajuannya.

Bupati dompu H. Bambang M Yasin menjelaskan, tahun ini, adalah kelima kalinya festival ini diadakan dan akan terus diadakan rutin sebagai agenda tahunan.

“Penyesuaian, improvisasi akan kita terus perbaharui dan lakukan, untuk menarik wisatawan datang ke Tambora” ungkapnya.

Bambang menyampaikan tahun kedelapan disini ada banyak cerita dan masalah yang telah sukses diselesaikan bersama.

DIjelaskan,  komitmennya untuk menjaga keasrian destinasi wisata padang savana tersebut dengan tidak membangun bangunan permanen, sarana dan prasarana mengenai air, kamar mandi dan tenda akan tersedia.

AYA

Sumber; Biro Humas dan Protokol PPemprov NTB




Semarak Festival Pesona Tambora Di Dompu

Puncak perayaan Festival Pesona Tambora berlangsung meriah

lombokjournal.com –

KABUPATEN DOMPU ;  Tarian kolosal “Doro Mantika” menambah semarak perayaan puncak Festival Pesona Tambora, event pariwisata yang berlangsung setahun sekali.

Puncak perayaan Festival Pesona Tambora digelar di Taman Savana Doro Ncanga, Kabupaten Dompu, hari ini, Kamis (11/04) 2019.

Kegiatan Peringatan 204 meletusnya Gunung Tambora itu berlangsung meriah, dengan acara budaya yang menguatkan suasana atau kultur Dompu.

Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah yang hadir bersama istri, Hj. Niken Saptarini Widiyawati Zulkieflimansyah, SE. M. Sc., mengenakan kain tenun khas Bima-Dompu.

Gubernur Zul banyak menyampaikan wawasan bagi yang hadir mealalui arahannya terkait Festival Pesona Tambora, sebagai kalender rutin pariwisata tiap tahun.

Rr/Hms NTB




Tambora Punya Tempat khusus di Masyarakat Internasional

Destinasi wisata di sekitar Tambora yang spot alamnya luar biasa indah, tidak terekspose dan tidak bisa dijangkau secara maksimal oleh wisatawan

Gubernur NTB Zulkieflimansyah

lombokjournal.com —

BIMA  ;   Gunung Tambora sudah memiliki tempat khusus di hati masyarakat internasional, khususnya di Eropa

Karena itu, menyajikan keiunikan dan keindahan Gunung Tambora ke dunia bukanlah hal yang berat.

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan itu  saat membuka Festival Geopark Tambora di Museum Asi Mbojo Kota Bima, Selasa (09/04).

Gubernur menambahkan, di Eropa bahkan ada museum khusus tentang Gunung Tambora.

“Disana dipamerkan sejarah meletusnya Tambora. Bahkan kekayaan alam dan budaya juga ditampilkan disana. Karena letusan Tambora punya andil besar terhadap terbentuknya eropa hari ini,” ujar gubernur.

Gubernur juga mencontohkan, wisata gunung batu El Spring yang ada di Australia. El Spring banyak dikunjungi oleh wisatawan padahal hanya berupa gunung batu dan suhu disana pun lebih panas dari suhu di Tambora.

Tapi anehnya, banyak wisatawan yang datang berkunjung kesana, cerita gubernur.

“Tambora punya banyak hal yang bisa ditawarkan kepada wisatawan. Bima dan Dompu hanya butuh menghadirkan narasi-narasi yang dapat menarik wisatawan untuk datang. Seperti yang dilakukan di El Spring,” ujar Gubernur Zul yang akrab disapa Doktor Zul itu.

Dalam kesempatan itu, Doktor Zul juga memberikan 50 beasiswa kepada putra putri Bima dan Dompu, yang memenuhi kualifikasi untuk belajar geopark di Universitas Padjajaran dan Malaysia.

Senada dengan Gubernur, Walikota Bima Muh. Lutfi, SH yang juga hadir, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Pusat, Provinsi dan kabupaten / kota, yang telah bekerja keras, sehingga terwujud pencanangan Rinjani sebagai geopark internasional, dan Tambora menjadi yang ke 5 (lima) di Indonesia.

Wakil Bupati Bima H. Dahlan M. Nur menjelaska, upaya membangun sinergi mewujudkan cita-cita bersama menjadi geopark internasional ke 5 bukanlah hal yang mudah.

Beberapa kendala yang dihadapi dalam bidang pariwisata di Pulau Sumbawa selama ini antara lain, karena terlalu jauhnya Bandara dari beberapa destinasi pariwisata.

Seperti halnya Tambora, sehingga destinasi wisata di sekitar Tambora yang spot alamnya luar biasa indah tidak terekspose dan tidak bisa dijangkau secara maksimal oleh wisatawan.

AYA

 




Bulan Februari, Tingkat Hunian Hotel Bintang Turun

Jumlah wisatawan asing yang datang melalui direct flight di Bandara Internasional Lombok bulan Februari 2019 sebanyak 3.588 orang

MATARAM.lombokjournal.com  — Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada bulan Pebruari 2019 mengalami penurunan dibandingkan bulan Januari 2019.

TPK bulan Pebruari 2019  sebesar 32,63 persen, sedangkan TPK hotel bintang bulan Januari 2019 mencapai sebesar 32,84 persen. Ini berarti mengalami penurunan sebesar  0,21 poin.

“Jika dibandingkan dengan TPK hotel bintang bulan Pebruari  2018 sebesar 40,60 persen berarti mengalami penurunan  sebesar 7,97 poin,” ujar Kepala Bada Statistik NTB, Suntono di kantor BPS NTB Senin (01/04).

Suntono mengatakan,  rata-rata lama menginap (RLM) tamu hotel bintang pada bulan Pebruari 2019 tercatat 2,16 hari. Ini mengalami penurunan sebesar 0,75 hari dibandingkan dengan RLM bulan Januari 2019 sebesar 3,16 hari.

“Jumlah tamu yang menginap di hotel bintang pada bulan Pebruari 2019 tercatat 44.654 orang yang terdiri dari 34.822 orang tamu dalam negeri (77,98 persen) dan 9.832 orang tamu luar negeri  (22,02 persen),” ujarnya

TPK Hotel Non Bintang bulan Pebruari 2019 hanya sebesar 20,60 persen, mengalami penurunan sebesar 3,77 poin dibanding bulan Januari 2019 dengan TPK sebesar 24,37 persen.

Jika  dibandingkan dengan bulan Pebruari 2018 mengalami penurunan sebesar 5,04 poin dari 25,64 persen.

“Rata-rata lama menginap (RLM) tamu di Hotel Non Bintang pada bulan Pebruari 2019 sebesar 1,89  hari, mengalami penurunan 0,25 hari dibandingkan dengan RLM bulan Januari 2019 sebesar 2,14 hari,” ujarnya.

Jumlah wisatawan asing yang datang melalui direct flight di Bandara Internasional Lombok bulan Februari 2019 sebanyak 3.588 orang. Terbanyak dari Malaysia 1.517 orang dan China 670 orang

AYA




H Irzani Batik Ijo  Dorong Penguatan Branding Wisata Halal .

Berdasarkan perkiraan Global Muslim Travel Index (GMTI), nilai transaksi wisata Muslim bisa mencapai 220 miliar dolar AS pada 2020

lombokjournal.com —

MATARAM ;  – Calon anggota DPD RI daerah pemilihan (dapil) Nusa Tenggara Barat (NTB) nomor urut 30 H. Irzani mendorong penguatan  branding wisata halal untuk sektor pariwisata Lombok.

Bagi Irzani yang akrab disapa Batik Ijo, sektor pariwisata Lombok sudah sangat identik dengan branding  wisata halal.

Branding wisata halal, kata Batik Ijo , nama Lombok dikenal wisatawan dan mendunia. Hal ini tentu memberikan kenyamanan psikologis berwisata, khususnya bagi wisatawan Muslim

“Kita sudah punya branding wisata halal yang tidak hanya menjadi andalan sektor pariwisata Lombok dan NTB, melainkan juga Indonesia,” Kata Irzani, Jumat (29/03)

Batik Ijo menjelaskan, diskursus wisata halal bukan hal baru dan bahkan sudah dipraktikkan oleh negara-negara dengan penduduk Muslim minoritas, mulai dari negara-negara Eropa dan juga Asia.

Untuk itu, Lombok termasuk beruntung bisa sejajar dan bersaing dengan negara lain yang sudah lebih dulu mempopulerkan wisata halal.

Irzani menambahkan, banyak negara yang sudah lebih dahulu, maupun yang sedang mempersiapkan  berbagai fasilitas pendukung, meliputi hotel, kuliner, dan tempat ibadah, untuk mengakomodir wisatawan Muslim.

Lombok, kata Batik Ijo , jangan lengah dan harus terus melalukan penguatan fasilitas pendukung guna menunjang wisata halal.

“Dari sektor wisata halal, kita bisa juga melibatkan sisi lain seperti kekayaan budaya dan kesenian yang akan menambah minat wisatawan,” tambah Irzani

Irzani menyebutkan, wisata halal memiliki potensi besar seiring tumbuhnya nilai transaksi pasar wisata Muslim. Berdasarkan perkiraan Global Muslim Travel Index (GMTI), nilai transaksi wisata Muslim bisa mencapai 220 miliar dolar AS pada 2020.

“Jadi sembari melalukan percepatan pemulihan pariwisata, jangan lupa juga untuk  menguatkan branding wisata halal kita, sayang sudah populer jika tidak dikembangkan,  karena pertumbuhan market wisata halal di Lombok  menunjukkan trend tumbuh  pesat   ” tukas Irzani yang juga Sekretaris Umum PWNW NTB .

Me




Nofian Hadi : Senaru Perlu Segera Dipulihkan Dari Trauma  Wisatawan

Aksi cepat tanggap dan pelayanan terbaik sudah cukup maksimal dilakukan pemda dalam menangani wisatawan Malaysia yang menjadi korban

lombokjournal.com —

LOMBOK UTARA ;  Dampak gempa masih terasa bagi sektor pariwisata di Lombok Barat dan Lombok Utara.

Sejumlah destinasi di Lombok Barat seperti kawasan Pantai Senggigi dan destinasi wisata di Lombok Utara seperti tiga gili dan Senaru belum pulih sepenuhnya.

Kondisi ini menjadi perhatian Lalu Nofian Hadi ,  Caleg DPRD NTB dari PKS Nomor Urut 11 Dapil Lombok Barat dan Lombok Utara,

Menurut Nofian, pemerintah daerah –Pemprov NTB, Pemkab Lombok Barat, dan Lombok Utara–, pelaku industri wisata, dan masyarakat harus bekerja lebih keras guna memulihkan sektor pariwisata.

Nofian mengambil contoh kawasan Senaru yang selama ini dikenal sebagai salah satu pintu masuk jalur pendakian Gunung Rinjani. Dampak gempa yang melanda Lombok pada tahun lalu membuat kunjungan wisatawan di Senaru menurun drastis. Hal ini tak lepas dari ditutupnya jalur pendakian Gunung Rinjani.

“Senaru harus menjadi perhatian bersama agar bisa kembali pulih karena mengalami tantangan yang begitu besar, khususnya trauma psikologis wisatawan  ” Kata Nofian, Jumat ( 29/03) .

Kata Nofian, citra pariwisata Senaru semakin anjlok lantaran insiden meninggalnya dua wisatawan Malaysia dan satu pramuwisata lokal akibat tertimpa longsoran di kawasan air terjun Tiu Kelep saat gempa melanda Lombok pada Ahad (17/03).

Menurut Nofian Hadi , kejadian tersebut memberikan pelajaran besar bagi pemerintah daerah untuk memetakan dan mitigasi bencana di destinasi wisata. Hadian menilai, pemda bisa memberikan petunjuk objek wisata mana saja yang aman dan tidak aman untuk dikunjungi saat ini.

“Pemda bisa memberikan petunjuk dan informasi tentang gambaran kondisi destinasi wisata kita yang aman untuk dikunjungi,” ungkapnya

Selain itu, Nofian  berharap pemda mengadakan kegiatan pariwisata di Senaru untuk mendorong geliat pariwisata di wilayah tersebut dan mengirimkan pesan bahwa Senaru aman untuk dikunjungi.

“Tidak perlu saling menyalahkan, kasihan masyarakat Senaru yang menggantungkan hidupnya dari pariwisata. Mari sama-sama kita buat event pariwisata di sana agar dunia luar tahu Senaru aman dan nyaman dikunjungi kembali,” paparnya

Nofian  memandang kejadian kemarin memberikan momentum NTB mengenalkan Senaru kepada wisatawan, khususnya wisatawan Malaysia.

Nofian  menilai, aksi cepat tanggap dan pelayanan terbaik sudah cukup maksimal dilakukan pemda dalam menangani wisatawan Malaysia yang menjadi korban.

Hal ini, kata Novian, juga mendapat apresiasi dari pemerintah Malaysia.

“Bahkan dalam beberapa pemberitaan saya baca, Pemerintah Malaysia sangat apresiasi sikap Pemerintah Indonesia, dan Pemda di NTB pada khususnya terkait penanganan kepada warga mereka,” tukas Nofian .

Me




BPPD NTB Bahas Strategi Pariwisata Bangkit

Ditegaskan, semua yang sifatnya promosi tidak boleh hanya seremonial 

MATARAM.lombokjournal.com —  Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB gelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama sejumlah pihak terkait,  di antaranya dengan seluruh GM Hotel, dan pelaku serta stekholder pariwisata.

Rakor tersebut untuk membahas strategi dalam membangkitkan pariwisata NTB pasca musibah gempa yang melanda Lombok-Sumbawa, beberapa waktu lalu.

“Rakor ini digelar guna membahas sejumlah persoalan penting terutama terkait dengan bagaimana memajukan pariwisata NTB.” ujar Ketua BPPD NTB, Anita Achmad  dalam sambutannya, Kamis (21/03).

Anita menilai pasca gempa, bagaimana pariwisata harus bisa bangkit bersama. Tentunya untuk bangkit bersama ini  bukan sesuatu yang mudah.

“Menjadi seorang pemimpin yang saya inginkan semua daripada stakeholder pariwisata maupun swasta atau dari pemerintahan bersinergi  untuk kompak, semua harus melalui satu pintu di BPPD. Tujuannya tentu untuk mempermudah mengkoordinir semuanya terkait promosi,” kata Anita.

Anita  meminta kekompakan semua, agar tidak  ada yang lari ke kanan, ke kiri atau mundur ke belakang, semua harus mengikuti arahan.

“Harus satu pintu dan mematuhi aturan, jadi Imbasnya nanti kembali lagi kepada teman- teman semua kita harus kuat, pasang badan untuk terus maju ke depan,” tegasnya..

Ia memaparkan jika semua yang sifatnya promosi tidak boleh hanya seremonial.

“Saya tidak mau hanya bersifat seremonial lalu hilang gaungnya. Tapi kita harus evalusi dan minimum tiga bulan sekali sebelumnya, dan setelah itu kita pengen tau seperti apa hasil promosi kita  di lapangan. Semua harus dievaluasi agar diketahui akaR masalah dalam promosi selama ini,” jelasnya.

Dalam rakor tersebut BPPD NTB juga membahas rencana kerja anggotanya di bawah kepemimpinan Anita Achmad.

Anita Achmad menyampaikan, dalam rencana kerja promosi pariwisata NTB, dirinya menyerukan kepada anggota BPPD NTB untuk meningkatkan kekompakan. Sehingga apa yang menjadi rakor ini dapat terwujud.

Anita berharap, ke depanya BPPD NTB sebagai badan promosi di bawah kepemimpinanya ini bisa lebih baik terutama dari segi promosi.

“Jadi ke depan dengan kepemimpina saya di BPPD, dengan kekompakan kita besar. Harapan saya, pariwisata di NTB harus bisa  maju,” tegasnya.

AYA