Wisatawan Mulai Kunjungi Rinjani

Setelah sempat ditutup  dan kembali resmi dibuka pada 14 juni lalu, kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani mulai banyak dikunjungi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara

MATARAM,lombokjournal.com — Setelah Kawasan wisata Gunung Rinjani kini mulai ramai dikunjungi para wisatawan baik domestik maupun mancanegara sejak dibuka pada 14 juni lalu.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Muhammad Faozal menyebut,  jumlah kunjungan di Rinjani hingga saat ini mencapai 620 orang terdiri dari wisatawn asing dn domestik.

“Tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke rinjani mencapai 80 persen dan sisanya wisatawan domestik sebanyak 20 persen ,” ujar Faozal, Senin (24/06) 2019.

Faozal menerangkan , siapa yang tidak kenal Gunung Rinjani Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani yang terdapat di Kabupaten Lombok Timur.

Kawasan  ini merupakan salah satu destinasi wisata unggulan yang dimiliki Pemerintah Provinsi NTB dalam menarik wisatawan untuk berkunjung ke kawasan pariwsata, yang telah dijadikan sebagai kawasan geopark dunia

Setelah sempat ditutup  dan kembali resmi dibuka pada 14 juni lalu, kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani mulai banyak dikunjungi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang hobi melakukan wisata pendakian .

Sementara itu terkait dengan wacana pemisahan tenda laki laki dan perempuan yang viral di media social, Faozal mengatakan,  berdasarkan arahan  Menteri Kehutanan RI menyebut ,  wacana pemisahan tenda laki laki dan perempuan tidak usah diperdebatkan lagi, dan itu artinya pemisahan tenda laki dan tenda perempuan sah sah saja dilakukan .

Faozal mengatakan , untuk mempermudah pengawasan dan penataan pihaknya bersama Balai TNGR  telah menetapkan pembatasan kuota pendaki. Yang boleh melakukan pendakian  melalui 3 jalur resmi  yang telah ditetapkan,   yakni jalur pendakian Sembalun sebanyak 150 orang per hari,  Senaru 100 orang  dan Timbanuh 100 orang per harinya.

Faozal pun menghimbau kepada para pendakiuntuk selalu mentaati aturan aturan yang berlaku terutama selalu menjaga kebersihan kawasan Rinjani.

AYA




Dibukanya Jalur Pendakian Rinjani, Harapan Pelaku Wisata

Dihimbau tempat penginapan di Sembalun dan Senaru mengedepankan sosialisasi mitigasi bencana dengan membuat jalur dan titik kumpul evakuasi saat keadaan darurat

MATARAM.lombokjournal.com — Dibukanya jalur pendakian Gunung Rinjani akan berdampak positif bagi pemulihan sektor pariwisata, terutama para industri perhotelan di Lombok.

Ketua Kehormatan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Nusa Tenggara Barat (NTB) I Gusti Lanang Patra mengapresiasi kembali pembukaan jalur pendakian itu

“Dibukanya kembali jalur pendakian itu sangat positif buat kami di hotel karena itu salah satu destinasi yang terkenal, tak hanya di Indonesia, tapi juga di dunia,” ujar Lanang, Senin (17/06) 2019.

Lanang meyakini , pembukaan jalur pendakian  akan mengundang banyak wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman) datang kembali ke Lombok.

Lanang menyampaikan, pembukaan jalur pendakian Gunung Rinjani merupakan harapan para pelaku wisata di Lombok, terutama pelaku usaha wisata yang berada di Sembalun, Lombok Timur; dan Senaru, Lombok Utara, yang menjadi dua pintu utama jalur pendakian Gunung Rinjani.

“Selama ini kasihan hotel, bungalows, homestay, porter di sana yang sudah tertimpa musibah gempa kan jalur pendakian ditutup,”katanya

Lanang menilai pembukaan kembali jalur pendakian akan menghidupkan kembali gairah sektor pariwisata di Sembalun dan Senaru. Meski begitu, lanjut Lanang, okupansi penginapan di dua lokasi tersebut tidak langsung meningkat signifikan, melainkan akan merangkak naik secara bertahap.

PHRI NTB, kata Lanang, juga mengimbau tempat penginapan di Sembalun dan Senaru mengedepankan sosialisasi mitigasi bencana dengan membuat jalur dan titik kumpul evakuasi saat keadaan darurat.

“Pelaku usaha wisata di sana tentu sudah punya pengalaman cara evakuasi selamatkan diri dan tamu.  Berbeda dengan dulu kan tidak pernah kebayang ada gempa besar,”katanya.

AYA




Rute Baru AirAsia Perth-Lombok Beroperasi, Wagub Hj Rohmi Ikut Pendaratan Perdana

Pengguna rute ini juga berkesempatan menikmati tarif murah untuk perjalanan mulai 9 Juni hingga 26 Oktober 2019. Tiket Perth – Lombok dijual dengan tarif mulai dari Aus $ 99 atau Rp599 ribu

PRAYA.lombokjournal.com – Pendaratan perdana pesawat AirAsia jurusan Perth – Lombok di Bandara Internasional Lombok (BIL), Minggu (09/06) 2019 malam, menandai terbukanya rute baru untuk wisatawan dari Australia ke NTB.

Lebih dari itu, rute baru ini memperlihatkan kuatnya komitmen  Pemprov NTB untuk mendongkrak arus kunjungan wisatawan ke NTB.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah ikut serta dalam rombongan pendaratan perdana Maskapai AirAsia, pesawat bernomor QZ471.

Selain Wakil Gubernur, hadir pula jajaran manajemen PT Indonesia AirAsia, Konjen RI di Perth, Dewi Gustina Tobing, beserta sejumlah pelaku pariwisata.

Ratusan penumpang AirAsia yang ikut serta dalam penerbangan perdana ini tampak antusias mendapat sambutan hangat di pintu kedatangan BIL.

Mereka langsung mendapatkan suguhan atraksi Gendang Beleq yang memang telah disiapkan untuk menerima para peserta penerbangan perdana tersebut. Juga, serangkaian suvenir dan penganan lokal.

Rod David, salah seorang penumpang pesawat AirAsia jurusan Perth-Lombok mengaku gembira dengan dibukanya rute baru ini.

“Penerbangannya sangat nyaman, dan saya sangat senang bisa mendapatkan akses yang bagus ke Lombok,” ujarnya.

Rod mengaku baru pertama kali ke Lombok. Ia akan menghabiskan waktu sepekan berlibur di Lombok dan setelah itu akan kembali ke Perth.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub menegaskan bahwa dibukanya rute penerbangan Lombok – Perth merupakan buah kerja keras bersama antara pemerintah, maskapai penerbangan dan semua pihak terkait.

Ia juga menegaskan, di masa yang akan datang pihaknya bersama maskapai penerbangan terus mengupayakan dibukanya rute penerbangan baru ke Lombok, dari daerah-daerah lain di Indonesia.

“Untuk koneksinya, kita juga lagi dorong Lombok – Surabaya, Lombok – Jakarta dan Lombok – Denpasar,” ujarnya.

Wagub menegaskan, antusiasme masyarakat di Perth terhadap dibukanya rute baru ini cukup menggembirakan. Hal ini ditandai dengan terpenuhinya kapasitas penumpang di penerbangan perdana malam itu.

“Alhamdulillah, full 171 penumpang. Yang berikutnya juga udah mau 150-an,” kata wagub.

Wagub mengaku mendapatkan sambutan yang menggembirakan dari publik di Australia. Karenanya, ia sangat optimis akan pertumbuhan arus kunjungan ke NTB dari Australia.

“Saya ketika kita perkenalkan NTB di sana responnya luar biasa,” ungkapnya.

Menurut Wagub, sambutan ini cukup wajar mengingat NTB memiliki banyak destinasi yang mampu memikat wisatawan.

Wisatawan mancanegara, menurutnya bisa menikmati beragam destinasi. Mulai dari wisata pantai, air terjun yang indah, gunung Rinjani, Tambora dan destinasi lainnya.

“Belum lagi kerajinannya yang luar biasa. Belum lagi potensi sport tourism juga, kemudian juga ke depan ada MotoGP, yang potensialnya juga di-improve jadi F1 benar-benar menjadi sesuatu yang menarik bagi mereka.”

Optimisme mengenai akan ramainya rute penerbangan ini juga ditunjang dengan tarif penerbangan yang dinilai cukup terjangkau. Wagub berharap, problem tingginya harga tiket pesawat yang terjadi saat ini bisa segera tuntas seiring adanya serangkaian kebijakan yang diambil pemerintah.

“Mudah-mudahan harga tiket ini tidak menjadi isu lagi. Karena, kan sedang dibenahi juga oleh pemerintah,” tandasnya.

Pembukaan rute penerbangan AirAsia yang menghubungkan Lombok dan Australia ini didahului dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Dirut PT Indonesia AirAsia, Dendy Kurniawan dengan Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah di kantor Air Asia di Tangerang, Kamis 14 Maret 2019 lalu.

Tiket AirAsia dengan rute Perth – Lombok sudah tersedia mulai Kamis 14 Maret 2019 hingga 24 Maret 2019 lalu.

Pengguna rute ini juga berkesempatan menikmati tarif murah untuk perjalanan mulai 9 Juni hingga 26 Oktober 2019. Tiket Perth – Lombok dijual dengan tarif mulai dari Aus $ 99 atau Rp599 ribu.

AirAsia akan terbang melintasi rute Lombok – Perth sebanyak empat kali sepekan. Penerbangan ini akan tersedia di hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu.

AYA/ HumasPro Prov NTB




OTT Pegawai Imigrasi Mataram Tidak Ganggu Citra Pariwisata NTB

Kejadian ini justru memberikan dampak positif bagi para wisatawan dan juga investor yang menginginkan kepastian hukum

MATARAM.lombokjournal.com —  Gubernur Nusa Tenggara (NTB) Zulkieflimansyah mengaku terkejut atas operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejumlah pejabat Kantor Imigrasi Kelas I Mataram yang diduga terkait izin tinggal warga negara asing (WNA) di Lombok, NTB, Selasa (28/05).

Gubernur Zul mengatakan,  Pemprov NTB bersama KPK selama ini sudah melakukan berbagai upaya untuk melakukan pencegahan melalui sosialisasi dan diskusi dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di Pemprov NTB.

“Hal ini kita lakukan agar hal tidak inginkan tidak terjadi, tapi ternyata yang tidak kita inginkan, terjadi juga, ada OTT,” ujar Zul di Pendopo Gubernur NTB saat acara buka bersama dengan Media Mataram, NTB, Selasa (28/05).

Zul berharap kejadian ini tidak menggangu citra sektor pariwisata NTB. Zul berharap peran media dalam menyajikan sudut pandang lain terkait kasus OTT di NTB ini.

“Jangan sampai membuat image NTB sebagai destinasi wisata terganggu,” kata Gubernr Zul.

Zul meyakini kejadian ini justru memberikan dampak positif bagi para wisatawan dan juga investor yang menginginkan kepastian hukum.

“Wisatawan dan daerah pariwisata butuh kepastian hukum. Mudah-mudahan dengan ada OTT menghadirkan efek jera supaya kita tidak main-main dalam peraturan main, dan ini bisa jadi sinyal positif bagi wisatawan dan investasi di NTB,” ucap Zul.

AYA/Hms NTB




Jelang Lebaran Wagub Pimpin Rapat Amnestik Mudik

Wagub menekankan pentingnya gotong royong dalam pembangunan pariwisata di NTB

MATARAM.lombokjournal.com – – Banyak aspek harus diperhatikan dan diselenggar guna menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat NTB..

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd memimpin langsung Rapat Koordinasi dalam rangka Amenitas Mudik Lebaran di NTB terkait Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan, bertempat di ruang kerjanya, Rabu (22/05) 2019

Wagub mengundang para Kadis dan stakeholders terkait untuk bersama-sama mendiskusikan berbagai persiapan menjelang lebaran.

“Kita bertemu disini untuk meyakinkan destinasi wisata kita siap dalam segala kondisi, begitu juga dalam menjaga semua destinasi pariwisata yang telah dirintis bersama ini” jelas Wagub saat membuka rapat.

Ditekankan,  para visitors harus diperlakukan dengan sebaik-baiknya. Wagub juga mem-“breakdown” satu persatu permasalahan pada bidang pariwisata yang ditemui hingga saat ini.

“Banyak pekerjaan rumah kita dalam pariwisata. Utamanya adalah soal sumber daya manusia (SDM) dan masalah kebersihan,” Jelas Wagub.

Dikatakan Wagub, bagaimana cara kita bisa membawa orang sebanyak-banyaknya ke NTB. Namun PR secara internal adalah bagaimana destinasi wisata kita tetap bersih, dan menjaga standar “layak” dikunjungi oleh wisatawan dalam dan luar negeri.

“ Apalah artinya indah namun tidak bersih” tegasnya

Pada kesempatan tersebut Wagub juga menekankan pentingnya gotong royong dalam pembangunan pariwisata di NTB.

“Kita harus bisa eksekusi (mengelola) pariwisata secara gotong royong. Jangan sampai kesannya kab/kota tidak peduli dengan destinasi wisata. Namun, Alhamdulilllah sudah baik kerja sama ini. Mudah-mudahan kedepannya akan jauh lebih baik” ujar Umi Rohmi

Terakhir Ummi Rohmi berpesan agar semua stakeholders dapat menjalankan peran dan tanggungjawabnya masing-masing.

“Kita sudah punya destinasi yang indah dan beragam. Namun masalah kita ada pada hal lain seperti kebersihan, keamanan hingga masalah penerangan jalan. Kita punya tugas dan tanggungjawab terhadap berbagai permasalahan ini. Untuk itu, Masing-masing harus memahami tugas dan tanggungjawab nya. Tolong diperhatikan ” tegas Ummi Rohmi

8 Destinasi di Lombok,  2 Di Sumbawa

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, H. Lalu Moh. Faozal pada paparannya menyampaikan bahwa ada 10 titik destinasi “Pesona Mudik 2019” di pulau Lombok dan Sumbawa.

Sebaran 8 destinasi pesona mudik 2019 di pulau Lombok dan 2 lagi di Sumbawa.

“8 destinasi pulau Lombok berfokus pada Gili Tramena (Trawangan, Meno, Air), Senaru- Sembalun, Senggigi, Gita Nada, Mawun-Selong Belanak, Sade-Ende-Mandalika, Pantai Pink, dan Narmada-Suranadi-Sesaot. Sedangkan di Pulau Sumbawa berpusat pada wisata Lepade dan Moyo” tambahnya

Faozal juga menjelaskan,  berbagai permasalahan yang ada pada 10 titik destinasi Pesona Mudik 2019, mulai dari permasalahan parkir, sampah, hingga jaringan komunikasi yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah.

“Permasalahan parkir masih menjadi masalah, karena ada lahan yang diklaim kembali oleh warga di selong belanak. Lalu di Gili Trawangan, dihasilkan sampah hingga 7 ton perhari. Akan segera dipasang 2 Incinerator ( Pembakar Sampah Ramah Lingkungan) yang akan sangat bermanfaat untuk masyarakat” jelasnya

“Kondisi di pelabuhan Bangsal juga masih memprihatinkan. Belum selesai pembenahan dan InshaAllah tahun ini akan mulai diperbaiki” tambahnya

Faozal juga bersama Kadis PUPR Provinsi NTB, H. Azhar pada kesempatan tersebut juga bersama-sama mendiskusikan solusi untuk jalan di sembalun yang rawan longsong. “akan segera di carikan solusi permanen agar jalan pusuk sembalun tidak longsor. Karena terjadi terus-menerus” ujar Faozal

“Tidak ada akses jaringan komunikasi di pantai Pink, lalu ilegal loging di moyo menyebabkan air berkurang di Mata Jitu. Ini akan diselesaikam satu persatu” tutup Faozal

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, perwakilan Pelindo, perwakilan ITDC, Kepala Dinas LHK Provinsi NTB, dan Kepala Dinas Pariwisata Seluruh Kepala Dinas Pariwisata kab/kota se- Lombok.

Rr/Hms NTB




Wyndham Sundancer Resort Lombok Menjamu Rombongan AirAsia Fam Trip

Kunjungan ditutup dengan melihat sunset di Sundancer Beach Club serta berfoto Bersama team Management. Wyndham Sundancer Resort Lombok

MATARAM.lombokjournal.com  — Wyndham Sundancer Resort Lombok bekesempatan meberikan jamuan hangat berupa Tea Time untuk 12 Travel Agent dari Negara Australia, Malysia, China dan New Zealand, pada hari Sabtu, tanggal 04 Mei 2019.

Jamuan itu dalam rangka turut menyukseskan promosi rute Baru Air Asia Perth  Lombok yang akan di buka pada 09 Juni 2019,

Penjelasan itu disampaikan oleh  Joko Haryono, GM Wyndham Sundancer Resort Lombok

Kedatangan rombongan disambut dengan tarian Khas Lombok Tarian Besoq Meniq serta minuman selamat datang, dan selanjutnya rombongan menikmati kudapan sore dengan menyuguhkan makanan perpaduan antara traditional Lombok dan Barat.

“Setelah acara tea time berakhir para peserta melanjutkan acara Site Inspection untuk melihat fasilitas yang dimiliki Wyndham Sundancer. Dengan total 60 unit villa, ada 4 kategori kamar dengan luas terkecil sebesar 80m2, fasilitas kamar dilengkapi dengan pantry, ruang tamu serta sofa bed pada masing masing kamar,”ujar joko.

Seperti yang disampaikan oleh salah seorang peserta Fam Trip asal Malaysia,  Datin Vickie Yong dari Airlink Travel; saya akan datang bersama keluarga besar saya dan Wyndham Sundancer cocok untuk tempat berlibur.

Selanjutnya kunjungan melihat fasilitas SPA yang dilengkapi dengan Pool SPA, Steam serta Sauna yang semuanya dapat dinikmati tanpa biaya tambahan jika menginap di Wyndham Sundancer.

Kunjungan ditutup dengan melihat sunset di Sundancer Beach Club serta berfoto Bersama team Management. Wyndham Sundancer Resort Lombok yang berkomitmen dan siap mendukung kesuksesan dari setiap acara promosi pariwisata NTB

AYA (*).




Ernanda Agung Dewobroto Dilantik Jadi Ketua IHGMA NTB

Diharapkan  IHGMA  memiliki posisi yang tepat untuk bisa  menjadi partner pemerintah yang sungguh luar biasa terutama di Kemenetian pariwosata dalam menhembangkan pariwisa di indonesia.

MATARAM.lombokjournal.com — Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD NTB  periode 2019-2022 akhirnya  resmi dikukuhkan  Sabtu (04/05) .

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Presiden DPP IHGMA Indonesia  Wisnu Handoko Al Batafi kepada Ketua IHGMA NTB, Ernanda Agung D.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden DPP IHGMA,Wisnu Handoko mengatakan,  ke depan tugas dari jajaran pengurus baru IHGMA NTB adalah  memajukan dan membangkitkan kembali  pariwisata  NTB pasca ditimpah bencana.

“Tugas kita bagaiman  pariwisata bisa maju dan bangkit setelah ditimpah bencana dan kita harus bisa menujukkan bahwa pariwisata itu di NTB tetap jalan dan inilah fungsi IHGMA,”  ucapnya ketika ditemui setelah pengukuhan IHGMA NTB.

Selain itu, ke depan Ia juga  berharap  IHGMA  memiliki posisi yang tepat untuk bisa  menjadi partner pemerintah yang sungguh luar biasa terutama di Kemenetian pariwosata dalam menhembangkan pariwisa di indonesia.

Bahkan Wisnu Handoko  percaya kepada pengurus DPD IHGMA NTB yang baru dikukuhkan akan bisa mengembankan tugas dan fungsinya karena ketua yang saat ini sudah sejak lama bergabung dengan IHGMA.

“Secara menyeluruh  pengurus baru ini sudah siap, apalagi dibawah kepemimpinan ketua barunya kaena telah bergabung sejak IHGMA chaptet Lombok 2017 lalu terbrntuk,”terangnya.

Sementara itu ketua IHGMA NTB,Ernanda Agung D.ke depan punya program kerja di antaranya akan  melakukan sertifikasi level 8 dari BNSP dan kementerian  di Lombok agar semakin banyak  tenaga GM  yang sudah siap masuk dunia pemdidikan.

“Saat ini 70 persen dari  tenaga pendidikan  bukan dari  industri, padahal seharusnya adalah  70 persen tenaga pendidik itu dari industri, begitu industri masuk  kita sudah,”ucapnya

Karena itu  lanjutnya bahwa  segera akan melakukan sertifikasi kemudian siapkan tenaga tenaga atau  GM untuk bisa masuk  ke sekolah,  dimana endingnya akan menghasil SDM yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan  industri.

AYA




Setelah Bersih-bersih Masjid, IHKA NTB Bersama Industri Pariwisata Giliran Bersih-Bersih Gereja

Menghadirkan standar kebersihan yang ada di hotel dibawa ke tempat ibadah, tempat publik

Gereja Khatolik St.Maria Imacullata

MATARAM.lombokjournal.com — Organisi yang menaungi seluruh housekepers, IHKA atau Indonesia Housekeepers Association Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)  . menggelar bersih-bersih pada salah satu Gereja yang ada di NTB

Kali ini yang menjadi obyek bersih-bersih yakni gereja Khatolik St.Maria  Imacullata   Setelah sebelumnya membersihkan Masjid Hubbul Wathan islamic Center Mataram pada Sabtu (04/05). Ini merupakan program IHKA, yang biasa dilakukan stiap tahun.

Sekertaris IHKA NTB, Emil Jehabut mengakatan, dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan pihaknya bersama dengan para pelaku industri pariwisata melakukan kegiatan bersih bersih di tempat ibadah seperti masjid dan gereja.

Mengingat, program ini juga mendorong program dari pemerintah zero waste. Dengan adanya kebersihan menjadikan tempat wisatawan akan semakin diminati kunjungan wisatawan.

“Kita melibatkan sebanyak 100 orang dari pihak hotel, baik hotel bintang dua sampai bintang lima yang tergabung di IHGMA, , dan IHKA,” kata Emil

Dalam kegiatan ini beberapa tempat dibersihkan adalah seluruh area yang ada di Islamic Center baik itu didalam mimbar masjid, halaman sampai besement.

“Kita menghadirkan standar kebersihan ada di hotel dibawa ke tempat ibadah, tempat publik jadi kegiatan ini kegiatan yang biasa dilakukan setiap tahunnya,” terangnya.

AYA




Maskapai AirAsia, Penerbangan Pert – Lombok Dimulai 9 Juni, Penerbangan Domestik Sudah Mulai

Adanya rute baru ini menjadi pasar terbuka, akan menambah jumlah wisatawan asing khususnya dari Australia untuk datang ke Lombok

lombokjournal.com —

MATARAM ;   Penandatanganan kerjasama antara Maskapai Air Asia dengan Kementerian Pariwisata Republik di Bandara Internasional Lombok Praya, Kamis (02/05) 2019, sekaligus menjadikan Lombok sebagai Hub penerbangan antara Australia dan Lombok.

Kepala Dinas Pariwisata NTB,  Muhammad Faozal menyatakan,   artinya Air Asia sudah mulai menempatkan Lombok sebagai Hub nya.

Dikatakan Faozal,  untuk  penerbangan domestik  dengan menggunakan Maskapai Air Asia,  ada tiga rute, yaitu  Jakarta-Lombok, Djogya-Lombok dan Denpasar –Lombok.

Sedangkan untuk internasional Fligth Pert- Lombok itu,  akan dimulai pada tanggal 9 juni 2019.

“Inagurasi Flight dari Pert ke Lombok itu dimuali 9 Juni nanti, tapi untuk domestik flightnya  sudah mulai langsung kemarin (2/5), ” ujarnya

Faozal menambahkan,  jika untuk penerbangan domestik dilakukan setiap hari sedangkan untuk penerbangan Pert-Lombok akan dilakukan tiga kali dalam seminggu.

“Kalau Locusnya dulu hanya Maskapai Lion, sekarang ada Air Asia. Berarti ada kompetitornya, itu jadi pilihan bagi pengguna jasa penerbangan mau menggunakan Lion atau Air Asia,” ungkapnya.

Dinas Pariwisata sendiri menargetkan dengan adanya rute baru ini menjadi pasar terbuka, akan menambah jumlah wisatawan asing untuk datang ke Lombok. Terlebih dari dua juta wisatawan yang hadir ke Lombok terbanyak dari Malasya,  dan ada sekitar 30 persen turis dari Australia.

“Jadi wisatawan Mancanegara yang  paling banyak itu Malasya kedua dari Australia,” ujar Faozal

Begitu conecting ini terbangun antara Pert-Lombok, berarti pasar itu menjadi lebih terbuka.

Jadinya para turis asing itu tidak harus ke Bali atau dari jakarta baru ke Lombok, tapi bis langsung dari Pert ke Lombok.

“Saat ini dispar dan Kementrian Pariwisata  join promosion untuk  backup Air asia itu dari sisi promosi di Pert maupun dalam Negri, Kemenpar sudah menyiapkan belanja promosi itu sampai degan desember kita backup untuk promosi”Pungkasnya

AYA




Lombok Masuk Dalam Program ‘10 Bali Baru’ Yang Dicanangkan Pemerintah

Lombok akan menjelma menjadi tempat yang nyaman bukan hanya untuk warga lokal, tapi juga nyaman bagi siapa pun yang mengunjungi

lombokjournal.com —

LOMBOK TENGAH ;  Lombok memiliki potensi pariwisata sangat besar, bahkan Lombok sudah masuk ke dalam program ‘10 Bali Baru’ yang dicanangkan pemerintah.

“AirAsia hari ini meresmikan Lombok sebagai hub kelima di Indonesia, setelah sebelumnya kami sudah mengoperasikan hub di Jakarta, Surabaya, Bali dan Medan,” kata CEO Air Asia Indonesia, Dendy Kurniawan, saat acara penandatanganan kerjasama antara Air Asia dengan Kementerian Pariwisata Republik di Bandara Internasional Lombok Praya, Kamis (02/05) 2019.

Kerjasama tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan dari Australia.

Dikatakan Dendy, bagi AirAsia pemilihan suatu kota sebagai hub membutuhkan proses yang prudent.

“Karena hal ini berarti memberikan komitmen penuh untuk mengoperasikan banyak penerbangan baik itu rute internasional dan domestik,” kata Dendy.

Dendy berharap, dengan diresmikannya hub Lombok ini maka AirAsia bisa turut berkontribusi terhadap pertumbuhan pariwisata dan perekonomian di Lombok, melalui konektivitas penerbangan maupun pembukaan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengucapkan terimakasih kepada para pihak yang terlibat dalam kerjasama tersebut.

“Kami merasa bahagia dengan kerjasama ini, NTB akan menjadi hebat dimasa yg akan datang dengan destinasi pariwisatanya, dan saya berterimakasih juga kepada para pelaku usaha yang luar biasa aktifnya untuk membangkitkan pariwisata di NTB ini,” ungkap Gubernur Zul.

Ia mengajak, semua pihak untuk menjadikan sebagai daerah wisata yang maju di tingkat Internasional, salah satunya dengan membuka kerjasama seperti apa yang dilaksanakan ini.

“Kita berusaha bagaimana Lombok menjelma menjadi tempat yang nyaman bukan hanya untuk warga lokal , tapi juga nyaman untuk all visites. Saya mengucapkan selamat datang kembali di Lombok, mudah-mudahan ini langkah awal menjadikan lombok sebagai hub untuk lombok terbang kembali menembus langit hingga menembus batas,” harap Gubernur NTB.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah akan memberikan fasilitas yang dibutuhkan untuk memajukan pariwisata di NTB.

Dalam acara tersebut turut hadir juga, sekretaris daerah provinsi NTB Ir. H. Rosiady Husaenie Sayuti, Staf Khusus Menteri Bidang Konektivitas Udara Judi Rifajanto, Mr. Bo Lingam, Deputy Group CEO AirAsia, Capt. Sulistyo Nugroho Hanung, CEO AirAsia X Indonesia, Mr. Riad Asmat, CEO AirAsia Malaysia, Mr. Tassapon Bijleveld, CEO AirAsia China & Indochina.

Di akhir acara, Gubernur NTB bersama para tamu yang hadir ditemani  pilot serta pramugari Air Asia meninjau pesawat langsung.

AYA/Hms Pemprov NTB