Bupati Najmul Resmi Tutup Open Tournament Pemenang (OTP) Cup 2019

Sudah dua bulan pelbagai lapisan masyarakat bertemu dalam open turnamen Pemenang Cup tersebut

PEMENANG.lombokjournal.com — Berlangsung di lapangan GOR Pemenang Bupati Lombok Utara resmi menutup Open Turnamen Pemenang atau OTP Cup 2019, Senin (09/12/2019) sore.

Dalam kesempatan itu, Bupati Dr. Najmul Akhyar, SH, MH, Ketua ASCAP PSSI KLU H. R. Nuna Abriadi, SIP, bersama Ketua KONI KLU H. Burhan M. Nur, SH menyaksikan laga grand final antara kesebelasan Putra Trawangan vs BBC.

Laga yang dipadati penonton itu akhirnya dimenangkan oleh BBC Cupak Sigar Penjalin dalam menit tambahan adu penalti dengan skor 4-5.

Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar dalam sambutannya mengungkapkan, walaupun diselimuti suasana masih pilu tetapi tidak mengurangi sedikitpun antusiasme lapisan masyarakat dalam mengganderungi even pertandingan olahraga.

Hal itu membuktikan semangat warga Lombok Utara terhadap olahraga khususnya sepak bola yang cukup tinggi sembari mengharapkan even itu dapat diselenggarakan berkala. Pihaknya lantas berjanji tahun depan even serupa akan digelar kembali.

“Harapan saya kita berikhtiar untuk meningkatkan semangat kita semua,” harap Najmul.

Di samping sepak bola, warga Lombok Utara layak bangga dalam cabor yang lain lantaran beberapa putra-putri terbaik Lombok Utara telah menukil prestasi di dunia olahraga baik tingkat nasional maupun dunia.

“Kita telah menunjukkan prestasi yang membanggakan. Dari Lombok Utara untuk dunia,” pungkasnya.

Menurut bupati, lapangan GOR Pemenang memang terus-menerus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lombok Utara. Pada tahun lalu Pemda KLU telah menembok, memperbaiki, mengatur, membuat dan melengkapi fasilitas yang dibutuhkan.

“Karena kita terkena musibah gempa apa yang kita bangun rusak seperti yang kita lihat. Tetapi insyaallah di tahun-tahun berikutnya akan kita uapayakan untuk diperbaiki,” tutur bupati.

Bupati Najmul memberikan ucapan selamat kepada para pemain. Kemenangan dalam dunia olahraga terletak pada sportifitas ketika bermain.

“Ketika kita bermain dengan sportif maka itulah kemenangan kita. Saya ucapkan selamat, baik untuk yang menang ataupun yang mendampingi,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Alwan Wijaya mengutarakan sudah dua bulan pelbagai lapisan masyarakat bertemu dalam open turnamen pemenang cup tersebut.

 

Terhadap terselenggaranya turnamen itu, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Najmul Akhyar Fondation yang telah mendukung dengan maksimal, juga RTG, Karya Bahari dan pihak keamanan, panitia, dan Ketua KONI yang selalu setia mendampingi dari awal hingga open turnamen itu berakhir.

Alwan juga melaporkan kondisi lapangan yang hancur lebur pascagempa setahun silam, tapi animo dan antusiasme masyarakat untuk menonton tetap tinggi seraya berharap ke depan lapangan tersebut diperhatikan oleh semua pihak.

“Semoga tahun depan kita bisa bertemu lagi dalam acara yang sama,” tutup Alwan.

Usai menyaksikan pertandingan final tersebut rangkaian acara penutupan OTP Cup 2019 diakhiri dengan penyerahan hadiah kepada pemain terbaik, top skor, juara III dan juara II oleh bupati serta foto bersama.

sta/humaspro




Bupati Najmul Akhyar Buka Turnamen Bola Volly LSN Cup 1

Bupati Najmul selalu menyampaikan kepada kawan-kawan pengusaha di Kabupaten Lombok Utara dan mengajak membangun sumber daya Lombok Utara

TANJUNG.lombokjournal.com —  Turnamen Bola Volly Lesehan Sasak Narmada (LSN) Cup 1 tahun 2019 dibuka Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar bertempat di lapangan Volly Tioq Tata Tunaq Tanjung, Minggu (24/11) 2019.

“Serpen” pertama oleh Bupati Najmul Akhyar

Pembukaan turnamen diikuti 15 tim baik dari KLU maupun luar KLU itu dihadiri Kepala OPD, Camat, unsur TNI dan Polri serta tamu undangan lainnya.

Bupati Lombok Utara di hadapan para peserta turnamen mengatakan, semua unsur masyarakat yang hadir untuk menyaksikan pembukaan turnamen bola volley.

Apresisi disampaikan pada  seluruh peserta yang mengikuti turnamen, disamping memberi penghargaan kepada Lesehan Sasak Narmada selaku penyelenggara turnamen.

“Saya membayangkan jika semua perusahaan yang ada di KLU ini memeiliki kreativitas untuk menyelenggarakan even-even seperti ini, maka alangkah ramainya Lombok Utara dengan kegiatan-kegiatan olahraga. Mudah-mudahan ini akan diikuti oleh para pengusaha lainnya,” kata Sekjen APKASI ini.

Bupati Najmul mengungkapkan, pihaknya  selalu menyampaikan kepada kawan-kawan pengusaha di Kabupaten Lombok Utara dan mengajak membangun sumber daya Lombok Utara.

“Ini salah satu caranya adalah menyelenggarakan kegiatan-kegiatan olahraga seperti ini,” ajak Najmul dalam sambutannya.

Pada kesempatan pembukaan turnamen volly tersebut, peraih penghargaan Kepala Daerah Inovatif 2019 ini mengharapkan ada perusahan seperti bank, perhotelan dan sebagainya yang mengikuti langkah Lesehan Sasak Narmada.

Sehingga even-even lainnya dapat terselenggara meski tidak menggunakan APBD tetapi dengan mekanisme kontribusi dari pihak lain.

“Pesan saya junjung tinggi sportifitas karena itulah kekhasan dari olahraga,” pesan bupati. .

Ketua Panitia penyelenggara yang juga Asisten Ekonomi dan APP Setda KLU, Ir. Hermanto dalam laporannya menyampaikan, salah satu olahraga yang paling digemari oleh masyarakat adalah bola volly.

Terbukti beberapa kali dilaksanakan even turnamen di KLU animo masyarakat untuk menonton pertandingan luar biasa antusias.

Karena itu, Lesahan Sasak Narmada Cup salah satu pihak yang peduli terhadap pembinaaan olahraga bola volly di KLU, dengan menyelenggrakan turnamen yang tidak hanya diikuti oleh peserta dari Lombok Utara saja tetapi peserta dari Lombok Barat dan Lombok Tengah.

“Mudah-mudahan dengan acara ini kita akan mendapatkan bibit-bibit muda di KLU pada even yang lebih tinggi lagi, dan melatih mental pemain-pemain kita,” harap mantan Kadis DKPP KLU tersebut.

Turnamen bola volly LSN Cup dibuka ditandai dengan “serpen” pertama oleh Bupati Najmul Akhyar  pada pertandingan perdana antara Sasak Narmada A melawan Grader Lobar.

sta/humaspro




Atlit Pelajar NTB, Optimis Raih 3 Emas Di Peparpenas 2019

“Di tahun 2017 lalu kita dapat 3 emas. Semoga kita dapat pertahankan itu. Dan tentu saja kita berharap tahun ini akan mendapatkan lebih banyak emas”

MATARAM.lombokjornal.com — Dengan persiapan dan proses latihan yang cukup intens, para atlit pelajar NTB mengaku optimis akan mampu meraih target  3 emas dalam Pekan Paralympic Pelajar Nasional (PEPARPENAS) ke 9 di Jakarta,  tanggal 8 hingga 13 November 2019 di Jakarta.

Pada event ini, NTB mengirimkan 17 atletnya untuk unjuk prestasi membawa harum nama daerah pada sejumlah cabang olahraga, di antaranya  bulutangkis, tenis meja, renang, boccia, dan catur.

NTB juga memberangkatkan atlit disabilitas yakni satu  tim futsal  pelajar tuna rungu yang beranggotakan 15 orang.

Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB, Hj Husnanidiaty Nurdin, pada acara pelepasan di Kantor Gubernur NTB di Mataram, Rabu (06/11) 2019, mengajak orang tua dan masyarakat mendoakan dan memberi semangat kepada para atlit, agar dapat berkompetisi dengan tenang dan berhasil meraih juara.

Umi Rohmi mengajak para atlet untuk selalu menjaga optimisme dalam perjuangan. Jika selama ini sudah berlatih tekun dan disiplin, maka ikhtiar itu harus pula diiringi dengan doa dan menjaga spirit untuk menang, tegasnya.

Menurutnya, kunci prestasi terleak pada semangat, kemauan, kerja keras, dan kesungguhan.

“Adik-adik semua telah berlatih keras, dan hasil pasti tak akan menghianati usaha,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dispora Hj Husnanidiaty Nurdin mengungkapkan, target 3 emas yang ingin diraih, karena termotivasi dari hasil yang diraih NTB pada Papernas di Solo tahun 2017 yang lalu.

Para atlet yang dikirim sekarang, telah mendapatkan pelatihan sejak bulan Juli di training senter Gelanggang Olahraga Mataram. Selama di di Jakarta nanti, mereka akan ditemani oleh 8 orang pelatih dan 2 pendamping.

“Di tahun 2017 lalu kita dapat 3 emas. Semoga kita dapat pertahankan itu. Dan tentu saja kita berharap tahun ini akan mendapatkan lebih banyak emas,” tutur Kadispora.

Optimisme juga ditunjukan oleh para atlit yang siap berlomba. Luki Irmansyah, salah seorang atlit boccia asal Mataram mengaku telah siap mengikuti lomba.

Meski ini adalah lomba pertamanya, Luki, panggilan akrab siswa kelas 2 SMP penyandang tuna daksa tersebut tidak merasa deg-degkan dan optimis akan memberikan penampilan terbaiknya.

Hal serupa juga dituturkan Marry Anggraini, siswa kelas 3 SMP di SLB Kota Bima tersebut mengatakan akan memberikan yang terbaik pada cabang lomba lari yang diikuti.

“Saya sudah lama latihan dan akan memberikan yang terbaik,” tandas atlit lari bertubuh imut tersebut dengan mantap.

Novita/Kominfotik




Gubernur Zul Yakin,  MotoGP Tetap Dilaksanakan Di Mandalika

“Saya  yakin Lombok, Mandalika NTB siap menjadi tuan rumah yang baik buat  kegiatan internasional”

MATARAM.lombokjournal.com — Gubernur NTB, Zulkieflimansyah angkat bicara terkait pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, yang menyatakan kemungkinan memindahkan lokasi MotoGP Indonesia tahun 2021 ke Jawa Timur.

Menpora menyatakan itu, karena Kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika dinilai belum memenuhi kriteria untuk ajang Moto GP.

Namun Gubernur Zul yakin bahwa Menpora tidak mengatakan itu. Sebab kabar itu baru beredar di media sosial.

“Soal Moto GP pertama kita jangan sering bikin gaduh dulu sekarang dengan media sosial yang cepat sekali menyebar kabar yang belum tentu kebenarannya. Saya sudah cek  ke Menpora, saya yakin dia gak mungkin ngomong begitu,” ujar Gubernur Zul, Selasa,(05/11) 2019.

Menurutnya, jika pihaknya sudah diberitahu oleh pihak ITDC jika kesiapan pembangunan sircuit sudah hampir 100 persen.

“Kan beberapa waktu lalu Ceo MotoGP Dorna sudah langsung mengecek Lokasi di Mandalika dan kita ketahui jika kunjungn tersebut sangat memuaskan bagi Ceo tersebut,” jelasnya.

Dengan adanya pernyataan dari Menpora tersebut membuat kita berfikir Positif ke depan.

“Mudah-muhadan  jadi nilai  positif saja dan membuat kita semangat dan tidak main-main dalam pembangunan KEK, karena bukan hanya dipindahkan ke Jawa Timur kalau kita belum siap betul, bisa saja dipindah bukan di Indonesia lagi penyelenggaranya, kan tidak mungki ada even organaizer (EO ) yang mau menyelenggarakan kegiatan jika di tempat yang tidak menyenangkan bagi mereka,” ujarnya.

Hingga saat ini Gubernur NTB yakin jika Moto GP bisa dilaksanakan di Mandalika.

“Saya  yakin Lombok, Mandlika NTB siap menjadi tuan rumah yang baik buat  kegiatan internasional,” katanya.

AYA




Tiga Ribu Peserta Fun Night Run Ramaikan HUT TNI ke 74 di Mataram

Walikota Mataram, Ahyar Abduh memberikan apresiasi terhadap rangkaian HUT TNI ke 74 yang dilakanakan sangat meriah

MATARAM.lombokjournal,com— Rangkaian HUT TNI ke 74 tahun 2019 yang diselenggarakan satuan TNI di NTB berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata NTB, Dinas Dikpora dan Koni NTB di lapangan Sangkareang Kota Mataram,  yakni Fun Night Run 2019, Sabtu (26/10)2019.

Sekitar 3000 peserta run night run dilepas Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M. Han., didampingi Walikota Mataram H. Ahyar Abduh dan perwakilan Forkopimda NTB dan Kota Mataram diikuti berbagai komunitas lari di NTB dan masyarakat.

Route star di depan Kantor Walikota Mataram belok kanan ke jalan Catur warga ke arah barat sampai Kota Tua Ampenan, dan balik kanan melalui jalan Langko kembali ke titik star.

Usai melepas peserta run night run, Danrem 162/WB dalam wawancaranya menyampaikan, pelaksanaan  run night run yang dikolaborakan dengan Panggung Prajurit TNI dan masyarakat ini untuk memeriahkan HUT TNI ke 74 dan sebagai bagian dari mengolahragakan masyarakat NTB.

Menurutnya, semua harus bersyukur atas kondusifitas wilayah pada pelaksanaan Pileg, Pemilu dan pelatikan Presiden dan Wakil Presiden berlangsung aman, lancar dan kondusif.

“Ini patut diberikan penghargaan kepada seluruh masyarakat NTB yang saling bahu membahu menjaga kamtibmas,” ujarnya.

Walikota Mataram, Ahyar Abduh memberikan apresiasi terhadap rangkaian HUT TNI ke 74 yang dilakanakan sangat meriah.

“Ini merupakan malam surprise yang luar biasa bagi masyarakat Kota Mataram khususnya,” ungkap Walikota dua periode tersebut.

Dikatakannnya, Forkopimda Provinsi NTB dan Kota Mataram bersama sama membangun semangat dan bersinergi dalam mengamankan agenda nasional maupun daerah sehingga berjalan aman, tertib dan kondusif.

“Terimakasih kepada TNI dan Polri, TNI Kuat Rakyat Kuat,” katanya.

Wakapolda NTB, Brigjen TNI Tajuddin menyampaikan, malam ini TNI menggelar malam Panggung Prajurit bersama masyarakat NTB.

TNI Polri selama ini dalam melaksanakan tugas bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam menjaga keamanan yang sangat kondisif sehingga beberapa agenda nasional berjalan aman dan kondusif.

AYA




Dimotori Pangdam IX Udayana, Rombongan TNI Bersepeda Bersama Dilepas Bupati Najmul Akhyar

Saat pemerintah daerah dan semua elemen masyarakat mengalami musibah TNI selalu setia bersama warga Lombok Utara ikut berperan mendorong serta membantu percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pembangunan rumah tahan gempa (RTG)

PEMENANG.lombokjournal.com — Usai shalat Jumat Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH, MH melepas rombongan TNI pada kegiatan bersepeda bersama dimotori Panglima Komondo Daerah Militer (Pangdam) IX Udayana Mayor Jenderal Beni Susianto di halaman masjid jami’ Nurul Hikmah Pemenang (25/10) 2019.

Rombongan Pangdam start di pelataran masjid jami’ Nurul Hikmah menempuh rute etape 1 Holiday Resort Lombok dan finish di etape 2 hotel Golden Palace.

Pandam IX Udayana Mayo,r Jenderal Beni Susianto bersyukur bisa shalat Jum’at bersama masyarakat Pemenang.

Mayjen Beni Susianto menceritakan pengalamannya shalat Jumat pertama kali bersama masyarakat setempat pasca kejadian gempa bumi 2018 dengan kondisi masjid masih rusak.

Namun saat ia kembali lagi untuk shalat Jumat berjamaah, fisik masjid sudah terbangun kembali. Ia kemudian mengajak masyarakat setempat untuk bersama-sama berdoa dan bersyukur agar jamaah bisa nyaman beribadah sembari berharap semua pihak bisa mengurangi beban yang dilalui.

“Alhamdulillah mari kita sama-sama bersyukur dan berdoa agar bapak-bapak dan saudara semua nyaman. Insyaallah saya selalu berupaya jauh dari seberang datang ke sini ke Lombok Utara melihat semua pekerjaan-pekerjaan yang akan kita tuntaskan,” jelas perwira TNI Bintang Dua tersebut.

Lebih lanjut disampaikannya, dari segi tenaga pihaknya mengirim prajurit-prajurit TNI seraya berpesan kepada masyarakat agar membangun kerjasama yang baik, memperkuat rasa kegotong-royongan, serta berikhtiar bersama supaya cobaan yang dihadapi bisa diselesaikan dengan baik dan berakhir melegakan.

“Berkolaborasilah dengan pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat, insyaallah kita bisa menyelesaikan segala persoalan yang ada,” tutup Mayjen Beni.

Sebelum melepas keberangkatan Pangdam bersama rombongan, Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar menyampaikan rasa syukur yang mendalam, saat pemerintah daerah dan semua elemen masyarakat mengalami musibah TNI selalu setia bersama warga Lombok Utara ikut berperan mendorong serta membantu percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pembangunan rumah tahan gempa (RTG) di Kabupaten Lombok Utara.

“Alhamdulillah, sebagai wujud rasa syukur kami sampaikan terima kasih kepada Bapak Pangdam dan rombongan yang datang bersilaturahmi dengan masyarakat kami, atau jamaah kami yang ada di sini,” tutur Bupati Najmul Akhyar.

sta/humaspro




Pejabat Publik Rangkap Jabat Ketua KONI, APH Harus Turun Tangan

Diingatkan, aturan pelarangan rangkap jabatan yakni pejabat publik memegang jabatan Ketua KONI,  karena dikhawatirkan menimbulkan konflik kepentingan

lombokjournal.com —

MATARAM  ;  Pejabat publik mulai Bupati, Wakil Walikota, pimpinan dan anggota DPRD di beberapa wilayah di NTB, terpantau masih aktif rangkap jabatan menjabat selaku Ketua KONI.

Rangkap jabatan itu beresiko menimbulkan kasus korupsi seperti  yang menjerat Menpora Imam Nahrawi terkait dana hibah KONI

Padahal, dalam UU Nomor 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN), serta Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan, tegas dilarang bagi siapapun pejabat publik memegang pimpinan KONI.

Hal ini diperkuat dengan adanya edaran dari Kemendagri sebanyak dua kali. Yakni, SE Nomor 800/2398 tahun 2011, SE nomor 800/148 tanggal 17 Januari 2014 tentang pejabat publik tidak diperkenankan menjabat Ketua KONI.

Karena itu, aparat penegak hukum (APH) diminta segera bergerak. Karena, terdapat  aturan yang sudah jelas melarang rangkap jabatan.

“Mengingat, ada potensi pelanggaran yang dilakukan pejabat publik manakala memegang jabatan Ketua KONI itu,” ujar Anggota Fraksi Bintang Perjuangan Nurani Rakyat (FBPNR) H. Ruslan Turmudzi menjawab wartawan di kantor DPRD NTB, Senin (23/09) 2019.

Politisi PDIP itu mengingatkan  aturan pelarangan rangkap jabatan pejabat publik memegang jabatan Ketua KONI,  karena dikhawatirkan menimbulkan konflik kepentingan.

Apalagi, yang dikelola itu adalah dana APBD yang tidak sedikit jumlahnya.

Menurut Ruslan, saat penyusunan Perda Keolahragaan di NTB pada tahun 2017 lalu, pihaknya telah mewanti-wanti agar pascaPerda itu terbentuk, maka pemda kabupaten/kota harus mengikuti aturan tersebut.

“Tapi aneh, saat kepengurusan KONI di NTB mematuhi aturan itu, namun tidak di kepengurusan KONI kabupaten/kota. Disana, masih banyak bercokol pejabat publik yang rangkap jabatan memegang Ketua KONI. Sehingga, aturan UU, PP, hingga dua kali SE Mendagri plus adanya Perda Provinsi NTB juga tidak dipatuhi,” tegas Ruslan.

Dijelaskannya, dari diskusinya dengan sesama anggota Fraksi FBPNR DPRD NTB yang terdiri dari gabungan parpol, yakni, PDIP, Hanura dan PBB, di sejumlah wilayah di NTB yang menjadi Ketua KONI merupakan pejabat public.

Dikatakan Ruslan, di Kota Mataram Ketua KONI dijabat Wakil Walikota H. Mohan Roliskana, di Bima Ktua KONI adalah Bupati Hj. Indah Damayanti Putri, di Sumbawa dijabat Wakil Ketua DPRD, di Loteng dijabat Ketua DPRD setempat kini anggota DPRD NTB (HM. Fuaddi), dan Kota Bima dijabat anggota DPRD setempat.

Me




Jamnas IMI di NTB Sambut MotoGP 2021

Acara Jamnas membantu NTB mempromosikan destinasi pariwisata yang ada di provinsi ini

Gubernur Zul menyalami peserta jambore IMI

MATARAM.lombokjournal.com—  Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc mengatakan, momen tepat bagi NTB menjadi tuan rumah Jambore Nasional (Jamnas) IMI yang pertama setelah sempat vakum selama beberapa tahun.

Hal itu dikatakan gubernur saat menghadiri malam perayaan Jambore Nasional Ikatan Motor Indonesia (Jamnas IMI) di eks. Bandara Selaparang Mataram, Sabtu (24/08) 2019.

“Tepat sekali pak ketua umum, kami menjadi tuan rumah dari acara jambore ini untuk menyambut juga keinginan pemerintah, keinginan Presiden RI mempercayakan Mandalika sebagai tuan rumah MotoGP 2021,” kata Gubernur Zul dalam sambutannya.

Gubernur mengungkapkan, awal September 2019 jika tidak ada halangan, akan dilakukan groundbreaking pembangunan sirkuit Mandalika. Selanjutnya di bulan Oktober 2021 MotoGP akan dilaksanakan di Lombok.

“Kemudian, bukan hanya MotoGP yang akan dilaksanakan di Lombok ini, namun juga ada beberapa kegiatan seperti Super Bike dan kegiatan otomotif lainnya. Mudah-mudahan dengan hadirnya MotoGP ini dapat menambah semangat bikers kita untuk menghadirkan persaudaraan di Indonesia dan belahan dunia lainnya di masa yang akan datang,” terang Doktor Zul.

Salah satu yang membuat para bikers takjub, kata gubernur, yaitu setelah MotoGP sukses, akan ada Formula Satu (F1) yang akan diadakan di NTB. Hal ini akan membuat NTB menjadi lebih dikenal dunia melalui olahraga MotorGP dan F1 ini.

“Yang menggembirakan bapak/ibu, saya mendapat bocoran bahwa ITDC bukan hanya ingin menghadirkan MotoGP di sini, tapi sudah ada proses awal dengan pak Jokowi, kalau MotoGP ini sukses, ITDC akan menghadirkan F1 di sini,” ungkap gubernur.

Gubernur bahkan mengatakan dengan adanya MotoGP dan F1 ini, tidak menutup kemungkinan NTB di masa yang akan datang bisa menjadi tuan rumah event olahraga tingkat dunia lainnya.

“Walaupun masih bisik-bisik, pemerintah berhasil mampu menjadi tuan rumah Asian Games kemarin, dan Presiden Jokowi punya cita-cita, kalau MotoGP dan F1 ini sukses, kalau kita gabungkan antara Bali dan Lombok, bukan tidak mungkin kita akan menang menjadi tuan rumah Olimpiade di waktu mendatang,” tegasnya.

Ia berpesan kepada para bikers untuk tetap menjaga persaudaraan dan persahabatan dikalangan bikers ini.

Ketua IMI Pusat, Sadikin Aksa mengungkapkan bahwa acara Jamnas ini membantu NTB mempromosikan destinasi pariwisata yang ada di provinsi ini.

BACA JUGA ;  Gubernur NTB Lepas Touring Merah Putih di Eks Bandara Selaparang

Selain itu IMI juga melaksanakan sosialisasi program Road Sefty agar masyarakat mengetahui pentingnya keamanan berkendara. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 250 bikers dari 25  Provinsi di Indonesia.

Acara ditutup dengan penyerahan plakat kepada Gubernur NTB, Ketua KONI NTB dan Ketua IMI NTB dan diakhiri dengan foto bersama.

AYA/HmsTB




Gubernur NTB Lepas Touring Merah Putih di Eks Bandara Selaparang

Setelah mengunjungi destinasi wisata, touring tersebut kemudian berakhir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah

Gubernur di tengah-tengah peserta touring Merah Putih

MATARAM.lombokjournal.com — Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Zulkieflimansyah melepas agenda Touring Merah Putih di eks Bandara Selaparang, Mataram, Minggu (25/08) 2019.

Touring Merah Putih merupakan rangkaian kegiatan Jambore Nasional Ikatan Motor Indonesia (Jamnas IMI) 2019 yang digelar di NTB. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 22 hingga 25 Agustus ini melibatkan peserta dari berbagai komunitas motor se-Indonesia.

Gubernur menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada bikers yang sudah meramaikan kegiatan Jamnas IMI di NTB.

“Kami tunggu yang lebih banyak lagi meramaikan daerah kami karena memang begitu indah untuk dinikmati,” tutur Doktor Zul.

Sementara itu, Ketua Umum IMI Pusat, Sadikin Aksa mengatakan, IMI memilih NTB sebagai tuan rumah karena merupakan program pemerintah dalam hal pariwisata nasional. Ia juga berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi NTB.

“Dampaknya adalah dampak pariwisata dan dampak ekonomi di Nusa Tenggara Barat agar bisa lebih meningkat,” harapnya.

BACA JUGA ;  Jamnas IMI Di NTB Menyambut MotoGP 2021

Pada kegiatan touring ini, peserta akan dibagi ke dalam beberapa etape dan mengunjungi beberapa destinasi wisata pulau Lombok. Setelah mengunjungi destinasi wisata, touring tersebut kemudian berakhir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah.

AYA/HmsTB




Kakok Club Menjuarai Turnamen Cabor Basket HUT KLU

TANJUNG.lombokjournal.com – Kakok Club dari Desa Gondang yang dipimpin Alif Rizaldi menjuarai cabang olahraga (cabor) Basket, setelah dalam final mengalahkan King Point dengan skor 52/38, yang berlangsung di Lapangan Basket Bappeda.

Kejuaraan turnamen basket se-KLU, Kamis (08/08) 2019 tersebut dalam rangka mencari bibit muda pebasket yang ada di Kabupaten Lombok Utara serta memeriahkan HUT ke-11 KLU dan ke-74 RI.

Koordinator penyelenggara Lomba yang juga Kabag Pemerintahan Setda KLU H. Rubain, M.Si, saat menyaksikan pertandingan mengungkapkan, ajang North Lombok Basket Ball (NLBB) Competition terdiri dari dua kategori, yakni yunior dan senior.

“Pertandingan ini terdiri dari dua kategori yaitu kategori yunior dan kategori senior. Harapan kita kompetisi ini bisa membangkitkan gairah masyarakat, untuk mulai meminati basket bukan hanya pada lingkup sekolah saja, tetapi pada lingkungan masyarakat dan klub pebasket,” katanya.

Pertandingan ini salah satu dari 14 mata lomba yang diselenggarakan. Dan kompetisi tersebut bagian dari cara memberi ruang fasilitasi pada cabor-cabor sehingga kemeriahan HUT KLU dan HUT RI, bukan hiburan saja.

Pemain Kakok Club, Alif Rizaldi yang merupakan pebasket andalan KLU itu usai pertandingan menjelaskan sejarah singkat hingga bisa ikut kancah nasional, yang dimulai dari ikut seleksi tingkat kecamatan, kompetisi tingkat kabupaten dan mengikuti kejuaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).

Akhirnya dipanggil mengikuti Pra-Pekan Olahraga Nasional di Banten. Kini ia telah ikut berlaga di kancah di tingkat nasional.

sta/humaspro