Motivasi untuk Para Atlet NTB Jelang PON ke-20 di Papua 2021
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan motivasi kepada para atlet NTB yang nanti akan berlaga di Pekan Olah Raga Nasional (PON) ke-20 yang diselenggarakan di Papua.
MATARAM.lombokjournal.com ~ Hal ini dilakukan Wagub NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, saat memantau para atlet NTB yang sedang mengikuti pelatihan di GOR Turide dan Gelanggang Olahraga, Kamis (19/8).
“Kita harus optimis dan mental juaranya harus tetap tumbuh. Selama satu bulan ini, latihan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga target bisa dicapai,” ujar Sitti Rohmi.
Sitti Rohmi juga yakin bahwa atlet-atlet NTB mampu meraih medali emas yang sudah ditargetkan. Yang terpenting para atlet harus tetap berlatih dan menjaga kondisi fisik dengan baik. Tentu semua harapan itu harus didukung oleh doa-doa masyarakat agar mereka bisa mengharumkan nama daerah.
“InsyaAllah atlet-atlet kita akan memberikan hasil yang terbaik pada PON ke-20 di Papua mendatang,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, Wagub melihat sejumlah atlet dan para pelatih sedang memantapkan persiapannya seperti, atletik, futsal, tarung derajat, panjat tebing, karate, voli pasir, muaythai, dan sejumlah cabang olah raga lainnya. Turut mendapingi Wagub adalah Kepala Dikpora NTB, Ketua KONI NTB, Asisten I dan stakeholder terkait.
Liga Dusun E-sport Santong, Fasilitasi Penggemar E-sport
Liga dusun E-sport Santong ini atas inisiatif Karang Taruna guna mengobati kejenuhan pemuda maupun anak-anak di masa pandemi.
SANTONG,KLU.lombokjournal.com ~ Turnamen E-Sport digelar Karang Taruna Desa Santong, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, mulai hari Kamis (05/08/21).
Turnamen ini untuk memfasilitasi minat pemuda maupun anak-anak dalam bidang olah raga E-sport, khususnya di Desa Santong.
Turnamen ini bertajuk “-sport” yang pada penyelenggaraannya menghadirkan tim dari setiap dusun yang ada di desa Santong, untuk bersaing memperebutkan gelar juara untuk dusun mereka.
Agenda turnamen E-sport tersebut diselenggarakan secara online atau setiap tim bermain dari rumah mereka masing-masing, guna menghindari kerumunan di masa perpanjangan PPKM saat pandemi.
Ketua Panitia Penyelenggara, Anwar Efendi menjelaskan, liga dusun E-sport Santong ini atas inisiatif Karang Taruna guna mengobati kejenuhan pemuda maupun anak-anak dimasa pandemi.
Agenda tersebut juga sebagai ajang untuk menggali potensi pemuda maupun anak-anak pada cabang olah raga E-sport yang nantinya akan dibina oleh karang taruna untuk berlaga pada tingkat yang lebih tinggi.
“Kami dari karang taruna ingin menggali potensi dari anak-anak maupun pemuda di desa Santong ini pada cabang olah raga E-sport, yang mendapatkan juara tentunya akan kita bina untuk bisa bertanding pada turnamen yang profesional.” kata efendy
Liga dusun E-sport Santong digelar mulai tanggal 5 Agustus hingga 16 agustus, sebagai puncak acara atau pembagian hadiah dan juga sekaligus memeriahkan hari kemerdekaan.
Antusiasme pemuda maupun anak-anak terbilang sangat tinggi dalam berpartisipasi pada agenda liga E-sport tersebut, terhitung masing-masing dusun di desa Santong mengirimkan sedikitnya dua tim untuk mewakili dusun mereka.
Turnamen E-sport saat ini sangat menjamur di kalangan dewasa maupun anak-anak, akan tetapi perlu adanya edukasi dalam bermain agar tidak mengganggu proses belajar bagi anak-anak. Karang taruna desa Santong memberikan himbauan sesuai aturan pada cabang olah raga E-sport dengan ketentuan bermain atau latihan maksimal tiga jam perhari.
“Edukasi tetap kami berikan agar para peminat cabang olah raga E-sport ini tetap memahami ketentuan dalam bermain, ketentuannya yaitu tiga jam perhari baik latihan maupun bermain.” kata Efendy
Liga dusun E-sport Santong yang diadakan oleh karang taruna diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet berkualitas khusus pada cabang olah raga E-sport agar nantinya dapat bertanding pada tingkat yang lebih profesional.
“Semoga nanti banyak atlet-atlet muda yang lahir dari desa Santong untuk mewakili kabupaten Lombok Utara pada pertandingan yang lebih profesional.” jelas Efendy. Han
Lalu Muhammad Zohri Peringkat Kelima Olimpiade Tokyo 2020
Meski Lalu Muhammad Zohri pupus harapan melaju ke semifinal Olimpiade Tokyo 2020, namun prestasi sprinter asal Lombok Utara yang lolos ke ajang Olimpiade sangat membanggakan
TOKYO.lombokjournal.com ~ Sprinter asal Lombok Utara, Lalu Muhammad Zohri yang turun di heat 4 olimpiade Tokyo 2020, menempatkan diri di peringkat kelima pada nomor 100 meter putra di Olympic Stadium, Sabtu (31/7/2021).
Masyarakat Lombok yang menyaksikan sprinter kesayangannya melalui tayangan langsung dari TV stasiun swasta Indosiar itu benar-benar menahan nafas, menyaksikan Zohri melaju di lintasan kelima.
Zohri mencatatkan waktu 10.26 detik, lebih lambat dari yang ditorehkan Zohri pada seri Golden Grand Prix Osaka 2019, yakni 10,03 detik.
Zohri harus mengakui kecepatan laju pelari asal Afrika Selatan, Gift Leotlela, yang berada di urutan pertama dengan catatan waktu 10.04 detik.
Menyusul kemudian pelari asal China, Su Bingtian finis di tempat kedua dengan waktu 10.05 detik. Tempat ketiga diduduki Jason Rogers dari Saint Kitts, berikutnya Nevis dengan perolehan waktu 10.21 detik.
Pelari yang behak melaju ke babak semifinal adalah tiga pelari dengan catatan terbaik. Sedangkan peringkat kempat masih berpeluang melaju ke semifinal dengan menunggu hasil heat lainnya.
Harapan Zohri melaju ke semifinal cabor atletik nomor 100 meter putra Olimpiade Tokyo 2020 harus pupus. Karena, hanya tiga pelari teratas yang berhak lolos ke semifinal Olimpiade Tokyo 2020.
Meski demikian, prestasi Zohri untuk lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 merupakan capaian luar biasa. Ini sekaligus catatan sejarah bagi atlet cabor atletik dari Lombok, yang bisa lolos di ajang Olimpiade.
NN
Tim Catur Mi6 Ingin Uji Kekuatan Atlet Catur PON NTB
Menjelang keberangkatan Atlet Catur PON NTB ke Papua, tim Catur Mi6 menjajal kekuatan duta olahraga Catur NTB
MATARAM.lombokjournal.com ~ Usai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), squad Tim Catur Mi6 ingin berlatih tanding dengan Atlet Catur PON NTB, agar terjadi alih pengetahuan tentang taktik dan strategi bermain catur yang benar.
Selain menimba ilmu dari Atlet Catur PON NTB, Tim Catur Mi6 menambah jam terbang pengalaman bermain Catur dengan duta-duta Catur NTB yang akan berlaga di PON XX Papua.
“Suatu kehormatan yang tak ternilai, jika Squad Tim Catur Mi6 diberikan kesempatan Latih tanding dengan Atlet Catur PON NTB,” kata Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, SH kepada Media, Rabu (21/07/21).
Didu, yang akrab Bambang MF, mengatakan momentum kedatangan Ketua Kontingen PON NTB, Mori Hanafi dan Atlet Catur Putri, Yeyen Rarabafah maupun Master Nasional Miftahul Rahman ke Turnamen Catur Mi6 minggu lalu, menjadi spirit sekaligus ajang pembelajaran yang baik.
Kedatagan tim Catur PON NTB tebtu akan menambah tehnik dan skil dalam strategi Catur.
Latih tanding Squad Tim Catur Mi6 paling tidak untuk membuka tradisi baru agar masyarakat makin friendly dengan olah raga Catur sekaligus sebagai bentuk support moral agar di PON XX Papua Kontingen Catur menorehkan catatan sejarah kemenangan.
“Kami ingin menimba ilmu main catur indah dari atlet catur PON NTB,” imbuh Agus Marta Hariyadi, salah satu Pecatur Andalan Mi6.
Agus menambahkan, Latih tanding bersama atlet catur PON NTB sebagai bentuk apresiasi agar dalam PON XX di Papua, kontingen PON NTB yang dipimpin Mori Hanafi sukses meraih medali, termasuk Cabor Catur.
“Dengan performance tim Catur PON NTB yang bagus, Mi6 yakin cabor Catur akan mendapat medali di Papua,” sambung Husni Ansori
Sementara itu Lahmudin Blank menambahkan, saat ini ada indikasi kuat olah raga catur mulai populer dikalangan masyarakat NTB.
Apalagi seiring dengan adanya kebijakan PPKM untuk mencegah pandemi, Catur menjadi pilihan mengusir kebosanan sekaligus wadah silaturahmi terbatas Antar Kita sesuai Prokes.
“Kesan yang umum Catur itu olah raga murah meriah dan identik dengan Pos Ronda, saat ini ada coffee Shop di Mataram sudah menyediakan papan catur. Ini tradisi yang bagus,” papar Lahmudin .
Sekretaris Mi6, Lalu Athari Fathullah mengatakan ke depan, apabila olah raga Catur sering dibuatkan event di era pandemi Covid, dipublikasi secara berkala serta dientertain dengan apik, tidak tertutup kemungkinan Catur akan menjadi bagian gaya hidup yang populer.
Khususnya di tempat tongkrongan seperti coffee shop.
“Catur itu identik dengan olah raga temannya orang nongkrong sembari ngopi. Apalagi saat ini sedang pandemi. Catur itu sesungguhnya memenuhi standart prokes yang paling aman dan nyaman,” katanya.
Me
Cabang Olahraga E-Sport Diapresiasi KONI Lombok Utara
KONI Lombok Utara berharap, Cabang Olahraga E-Sport bisa memprsiapkan atlet-atlet yang dipersiapkan untuk PORPROV NTB tahun 2022
TANJUNG.lombokjournal.com ~ Salah satu cabang olah raga (Cabor) baru yang menjadi pilihan para dan digandrungi generasi milenial untuk mempersiapkan diri sebagai atlet, Ialah E-Sport.
Di Lombok Utara, cabor ini banyak menarik minat para remaja maupun anak-anak.
H. Burhan M. Nur, S.H, Ketua KONI Kabupaten Lombok Utara mengapresiasi minat setiap generasi milenial yang ingin menekuni cabor E-Sport.
Harapannya, cabor E-Sport memberikan angin segar bagi keberlangsungan regenerasi atlet muda di kabupaten Lombok Utara.
“Sebagai Ketua KONI Kabupaten Lombok Utara, saya sangat mendukung dan mengapresiasi E-Sport ini,” katanya.
Ia menuturkan, tanggal 1 sampai 3 juli 2021 sudah di laksanakan pertandinan E-Sport tingkat Kabupaten Lombok Utara, yang dimotori oleh pengurus E-Sort Kabupaten Lombok Utara, yang dilaksanakan di Kantor KONI kabupaten Lombok Utara.
“Semoga kita semua bisa melahirkan Atlet-atlet yang dipersiapkan untuk PORPROV NTB tahun 2022 nanti,” ungkap Burhan.
Namun seiring berkembangnya peminat cabor E-Sport, tidak dipungkiri banyak keluhan dari masyarakat. Keluhannya, anak-anak yang bermain terlalu lama hingga mengganggu aktivitas belajar mereka.
Terkait keluhan itu, Burhan menghimbau kepada pengurus E-Sport untuk terus mensosialisasikan, dan melakukan edukasi terkait E-Sport.
Maksudnya, agar masyarakat bisa memahami dengan baik, termasuk anak-anak yang menggeluti cabang E-Sport memahami aturan mainnya.
Burhan mengatakan, cabor ini baru saja bergabung sebagai Cabor di KONI Kabupaten Lombok Utara.
“Mengenai aturan dan tata cara pertandingan, dan berapa lama sebaiknya anak-anak bermain di E-Sport ini, tentu menjadi tanggung jawab para pengurus E sport ini. Pengurus cabor ini harus mensosialisasikannya kepada semua kalangan masyarakat termasuk para orang tua atlet atau calon atlet,” kata Burhan
Ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan oleh semua pihak terkait cabor E-Sport tersebut.
Ketentuan tersebut sebagai penyeimbang antara waktu belajar dan bermain bagi anak-anak yang masih ditingkat sekolah. Ketentuan yang berlaku merupakan aturan baku bagi cabor E-Sport di kabupaten Lombok Utara.
“Seperti yang pernah sampaikan oleh Plt Ketua E sport Lombok Utara beberapa waktu lalu, ada ketentuan bagi anak-anak atau para atlet, batasan waktu efektif bermain dan berlatih adalah 3 jam per-hari. Sehingga tidak mengganggu aktivitas yang lain termasuk belajar mengajar, jadi orang tua perlu tahu mana saja Game yang termasuk dalamm permainan E-Sport ini,” kata Burhan
Han
Peragaan Catur Buta di Final Turnamen Catur Mi6
Peragaan Catur Buta (Blind Chess) menghibur penonton saat berlangsung partai final Turnamen Catur Mi6
MATARAM.lombokjournal.com~ Miftahul Rahman, Master Nasional yang juga Atlet PON XX NTB Cabor Catur, peragakan Catur Buta // Blind Chess // pada partai Final Turnamen Catur Mi6, Sabtu Malam (3/07/21).
Kehadiran Miftahul Rahman di Arena Turnamen Catur Mi6 diiringi oleh seorang Guide Blind Chess yakni Penuntun Jalan untuk langkah bidak Catur.
Dalam event catur buta tersebut, MN Miftahul Rahman melayani dua kali Eksibisi Blind Chess yakni berhadapan dengan Direktur Mi6, Bambang Mei F dan Sekretaris Mi6, Lalu Athari Fathullah.
Tanpa kesulitan, MN Miftahul Rahman memenangkannya meskipun tidak melihat papan catur.
“Atraksi Catur Buta yang diinisiasi Percasi NTB selain untuk menghibur, juga bagian dari mengenalkan potensi atlet Catur PON NTB yang akan berlaga di tanah Papua, September,” kata Tahir Royaldi salah seorang Pengurus Percasi NTB di sela-sela penutupan Turnamen Catur Mi6.
Tahir Royaldi menambahkan, Percasi NTB dibawah kepemimpinan HM. Samsul Lutfhi akan terus memasyarakatkan olah raga Catur di NTB, agar Publik makin familiar dengan Catur.
Selain itu Percasi NTB siap bersinergi dengan pihak manapun untuk memajukan Olah Raga Catur di NTB.
“Atraksi blind chess ini bagian dari strategi mempopulerkan Catur dikalangan masyarakat,” imbuhnya.
Sebelumnya, Jumat (02/07) malam Ketua Kontingen PON NTB, Mori Hanafi juga menghadirkan Atlet Catur Putri, Yeyen Rarabafah di arena untuk melakukan pertandingan Eksibisi Catur Simultan melawan tiga Peserta Turnamen Catur Mi6 sekaligus, yakni Direktur Mi6, Bambang Mei F, Sekretaris Mi6 Lalu Athari Fathullah dan Ketua Percasi NTB, HM Samsul Lutfhi.
Jurnalis Suara NTB Juara
Jurnalis Suara NTB, Aan menjuarai Turnamen Catur Mi6 setelah mengalahkan seorang aktivis LSM, Choi dengan skors 2 – 1. Sekjend Partai Gerindra NTB, Ali Ustman Ahim merebut juara III setelah menyudahi perlawanan Pegiat Pariwisata, Agus Mulyadi.
Selain Hadiah untuk pemenang dan Doorprize, Mi6 juga memberikan Sertifikat Turnamen Catur untuk semua peserta turnamen yang ditandatangi langsung oleh Gubernur NTB, Dr Zul dan Ketua Percasi NTB, HM Samsul Lutfhi.
“Kelak Sertifikat ini akan menjadi kenangan Indah dan Bukti Otentik jadi peserta Turnamen Catur Mi6, apalagi ada tangan asli Gubernur NTB dan Ketua Percasi NTB,” tukas Sekretaris Mi6 Lalu Athari Fathullah.
Me
Turnamen Catur Mi6, Gubernur Zul Ikut Bertanding
Turun di Babak Awal Turnamen Catur Mi6, Gubernur yang bertanding melawan Lahmudin Blank hanya bertahan 14 Menit
MATARAM.lombokjournal.com ~ Turnamen Catur Antar Kita Plus yang digelar Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 telah dimulai Jumat (02/07/21). Dengan diikuti oleh 30 peserta, dan turnamen itu secara resmi dibuka oleh Gubernur NTB H Zulkieflimansyah.
“Ini menjadi tradisi yang bagus. Catur ini bisa sampai skala kecil di tengah masyarakat. Biaya yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar, namun silaturahminya yang sangat terasa,” kata Gubernur.
Ketua Percasi NTB, HM Syamsul Luthfi
Baambang Mei F
Gubernur Zul sendiri ikut berpartisipasi dalam turnamen. Orang nomor satu di NTB ini langsung bertanding di babak awal dengan melawan Lahmudin Blank. Terlihat betul, Gubernur sangat menikmati pertandingan. Sesekali, Gubernur juga nyeletuk yang disambut dengan gelak tawa para peserta yang juga sedang bertanding.
Gubernur tengah menjalankan bidak caur
Namun, perjalanan Gubernur di turnamen ini harus terhenti di babak awal dalam pertandingan yang berlangsug selama 14 menit. Gubernur yang memegang bidak catur hitam, memulai langkah pertama pukul 15.18 Wita, dan sudah harus menuntaskan pertandingan setelah skakmat dari lawan pada pukul 15.32 Wita.
“Saya terakhir megang catur saat masih SD soalnya,” canda Gubernur yang diikuti gelak tawa hadirin.
Turnamen Catur Antar Kita Plus yang digelar Mi6 ini memang bukan ajang bagi para pecatur profesional. Sebanyak 30 peserta turnamen yang bertanding adalah para penggemar olahraga catur. Namun mereka sehari-harinya adalah para politisi, aktivis, dan juga para jurnalis. Ketua Percasi NTB yang juga Anggota DPR RI HM Syamsul Luthfi juga hadir dan ikut bertanding pula.
“Menang itu gampang. Mengalah yang susah,” kata Gubernur.
Bang Zul sapaan akrabnya mengatakan, olahraga catur sebagai salah satu media silaturahmi yang paling bisa diminati oleh berbagai kalangan. Dia mengaku bukan kali pertama ikut berpartisipasi dalam turnamen serupa.
Dia meyakini sepenuhnya, turnamen yang digelar Mi6 tersebut membuktikan betapa olahraga semakin meningkatkan keakraban dan kekompakan.
Gubernur mengatakan, manusia sekarang menjadi pandai terbang karena belajar dari burung. Manusia pandai berenang karena belajar ikan. Namun, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana manusia bisa belajar menjadi manusia.
Nah, kata dia, silaturahmi melalui turnamen catur yang digelar Mi6 adalah salah satu cara bagaimana saling memanusiakan.
Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto mengemukakan, pihaknya menggelar turnamen Catur Antar Kita Plus memang sebagai bentuk silaturahmi dalam rangka meningkatkan tali persaudaraan di masa pandemi.
Itu sebabnya, turnamen mengangkat tema silaturahmi untuk membangun energi positif di tengah pandemi.
“Turnamen ini untuk menjalin kesebersamaan dan memanusiakan di era pandemi. Kita menghadapi situasi yang sulit selama pandemi. Dengan turnamen ini, paling tidak kita memiliki semangat optimisme,” kata Didu, sapaan akrab Bambang Mei.
Didu juga begitu antusias dengan kehadiran Gubernur Zul yang telah memberikan atensi di dunia olahraga khususnya catur. Kehadiran Gubenur yang membuka turnamen yang berlangsung di Sekretariat Friends of The Earth M16 tersebut kata Didu, menjadi spirit yang tak ternilai.
Sementara Ketua Percasi NTB HM Syamsul Luthfi mengemukakan, turnamen yang digelar Mi6 adalah wadah menjalin ukhuwah dan tali persaudaraan.
“Ini bagian yang tidak terpisahkan untuk menjalin tali silaturahim merajut kebersamaan,” katanya.
Turnamen ini juga kata polisiti Partai Nasdem ini, membuktikan bagaimana kecintaan para peserta yang merupakan para aktivis pergerakan, jurnalis, dan politisi, begitu mencintai olahraga. Kecintaan pada olahraga juga bagian dari salah satu cara membangun daerah.
Pertandingan Eksibisi
Pada hari Jum’at (02/06) tadi malam, di tengah berlangsungnya permainan peserta, atlet catur NTB yang sudah lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua, Yeyen Rarabafah, secara khusus datang ke arena pertandingan.
Pecatur putri pertama NTB yang mencetak sejarah dengan lolos ke PON ini menggelar pertandingan simultan melawan tiga peserta turnamen.
Yeyen hadir dengan didampingi Ketua Kontingen PON NTB H Mori Hanafi dan Ketua Percasi NTB.
Turnamen sendiri memperebutkan sejumlah hadiah yang disiapkan Mi6. Digelar di masa pandemi, turnamen berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat.
Panitia menyiapkan masker bagi peserta yang tak membawa masker. Juga menyiapkan cairan sanitasi tangan atau hand sanitizer.
Me
Pelari Lombok Charity Fun Dilepas Bupati Lombok Utara
Kehadiran laskar pelari Lombok Charity Fun menggugah semangat melakukan perlawanan terhadap Covid-19
TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH melepas empat Laskar Pelari Peserta Lombok Charity Run di Tanjung yang start dari Halaman Aula Kantor Bupati (19/06/21).
Bupati Djohan mengawali sambutannya menyampaikan, perlunya menyemarakkan olahraga lari di seluruh jalur Tanjung sampai Bayan.
“Covid-19 tidak boleh dihadapi dengan berdiam diri saja, tanpa melakukan perlawanan. Keinginan kita ke depan dengan kegiatan hari ini, tentunya dapat menggugah semangat masyarakat Lombok Utara berlari dan berolahraga untuk mencegah Covid-19,” tuturnya.
Selanjutnya Bupati Djohan menyatakan, kegiatan Lombok Charity Run dapat mewarnai kegiatan Pemda Lombok Utara dalam rangka membangun daerah, mencegah Covid-19 melalui olahraga.
“Selamat berlari saudara-saudara saya laskar pelari. Insya Allah menempuh jarak 60 kilometer sampai di Masjid Kuno Barong Biraq Sambik Elen Bayan,” imbuhnya.
Dikatakan Bupati Djohan, para pelari Lombok Charity Fun hari ini merupakan orang-orang hebat di Jakarta. Kehadirannya guna menggugah semangat melakukan perlawanan terhadap Covid-19.
Kegiatan olahraga lari dimulai pada pukul 06.00 pagi hari dengan jarak tempuh sejauh 60 kilometer yang dihadiri Empat Laskar Pelari dari Jakarta yaitu Adita Irawati, Carla Felany kemudian, Nicky Hogan selanjutnya, Erry Permana.
Para pelari start dari halaman Kantor Bupati Lombok Utara dan finish di Masjid Kuno Barong Biraq Desa Sambik Elen.
Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R ST MEng usai menerima laskar pelari di garis finish, berterima kasih dan mengapreasiasi IOA atas sumbangsih kepada Lombok Utara terlebih kepada laskar pelari yang luar biasa telah menyelesaikan 60 kilometer.
“Jarak tempuh yang luar biasa, ini menjadi modal dan semangat untuk kita semua. Kita memiliki semangat dan tekad yang kuat. Apapun bisa kita lakukan. Kegiatan ini menjadi contoh. Jangan cepat putus asa, kuatkan tekad agar bisa sampai di garis finish,” tandasnya.
“Mungkin nanti di HUT ke-13 yang dilaksanakan bulan depan, kita bisa mencoba kegiatan berlari. Misalnya lari 13 kilometer,” urainya.
IOA telah membantu dunia pendidikan di KLU, peningkatan kapasitas kepada tenaga pengajar. Terlebih saat pandemi Covid-19 sektor pendidikan mengalami dampak paling besar.
“Mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan, karena pandemi belum berakhir dan saat ini mengalami peningkatan untuk itu kita tetap waspada,” tuturnya.
Sementara itu Carla Felany saat diwawancara sebagai orang yang finish pertama kalinya mengungkapkan, fenomena alam Lombok Utara bagus dan indah, finish dengan sempurna.
“Pengalaman pertama saya lari di KLU, jalanannya sepi dan udaranya enak (segar). Terlebih saat melewati pinggir pantai, pemandangan yang indah. Pada titik kilometer 40 saat siang, cuaca mulai panas dan menjadikan tantangan baru, ada tanjakan tinggi yang menguras tenaga, tetapi bisa finish dengan sempurna,” imbuhnya.
Berkat dukungan masyarakat, Pemda KLU, TNI-Polri serta pihak lainnya, Lombok Charity Run diharapkan dapat memacu spirit olahraga alam di masa pandemi. Sekaligus sebagai stimulan pemulihan ekonomi dan meminimalkan dampak Covid-19, melalui olahraga peduli kemanusiaan.
Hadir pada acara tersebut, Ketua Umum Perkumpulan Indonesian Overseas Alumni (IOA) Erick Sumar, Wakapolres Lotara Kompol Setia Wijatono SH, Danramil Gangga Kapten Muhadi. Dari unsur OPD, hadir diantaranya Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan H Simparudin SH, Plt Asisten III Setda KLU Drs Abdul Hamid, Inspektur Inspektorat H Zulpadli SE, Kepala BPKAD Sahabudin MSi, Kadis P2KBPMD Drs H Kholidi MM, Camat Tanjung Samsul Bahri MSi, unsur pimpinan OPD serta tamu undangan lainnya.
wld/rar
Pelari Lombok Charity Run Diterima Bupati Lombok Utara
Kedatangan Laskar Pelari Lombok Charity Run di Lombok Utara surprise. Karena selain lari menempuh jarak 60 kilometer, sekaligus membantu Lombok Utara bangkit
TANJUNG.lombokjournal.com ~ B upati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu SH beramah tamah serta santap malam bersama Empat Laskar Pelari Peserta Lombok Charity Run di Tanjung (18/06/21).
Lombok Charity Run adalah Event Lari untuk Charity Event sebagai support pelari kepada para korban ari musibah yang terjadi di Lombok akibat gempa.
Hadir dalam acara itu Pj Sekda KLU Drs H Raden Nurjati, Wakapolres Lotara Kompol Setia Wijatono SH, Danramil Gangga Kapten Muhadi.
Ketua Umum Perkumpulan IOA, Erick Sumar juga hadir, termasuk Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, H Simparudin SH, Plt Asisten III Drs Abdul Hamid, Kepala OPD, Camat Tanjung Samsul Bahri MSi, unsur pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.
Bupati Djohan menyampaikan Kedatangan Laskar Pelari di KLU ini surprise. Karena selain lari menempuh jarak 60 kilometer, sekaligus membantu Lombok Utara bangkit.
“Perkumpulan Indonesian Overseas Alumni (IOA) ini telah membantu peningkatan kapasitas melalui pelatihan kepala sekolah dan guru di KLU. Kebetulan saya sempat membuka pelatihannya. Pemda KLU mengucapkan terima kasih sudah memilih KLU sebagai tempat lokasi kegiatan,” tuturnya.
Kabupaten Lombok Utara sebagai daerah otonomi baru, pemekaran dari Lombok barat pada 2008 silam, saat ini berusia 13 tahun.
Lombok Utara batasnya dari ujung perbatasan Senggigi sampai dengan perbatasan timur Desa Sambik Elen dengan jumlah penduduk sekitar 250 ribu jiwa ini, menjadi modal sosial dalam pembangunan daerah.
“Semoga dengan adanya kegiatan Lombok Charity Run, menambah semangat masyarakat Lombok Utara. Terlebih yang ikut ada perempuan. Bisa menggunggah semangat kaum perempuan KLU menjadi pelari atau bahkan atlet kedepannya. Kita tahu, saat ini ada atlet lari kita Lalu Muhamad Zohri yang sedang persiapan Olimpiade Tokyo yang luar biasa,” tandasnya.
Ketua Umum Perkumpulan IOA Erick Sumar menyampaikan terima kasih kepada Pemda KLU dan relawan, yang membantu menyukseskan acara ini. Dimana para pelari sudah berada di KLU dan dari panitia juga bersiap untuk berjuang hari Sabtu (19/06).
Kegiatan olahraga lari dimulai pada pagi hari dengan jarak tempuh sejauh 60 kilometer.
“Sebelumnya ada kegiatan pelatihan yang bertujuan baik. Berusaha membantu teman-teman guru di Lombok utara, meningkatkan kapasitasnya. Semoga apa yang kita lakukan dipermudah oleh Yang Maha Kuasa,” imbuhnya.
Pada kegiatan ini, dihadiri Empat Laskar Pelari dari Jakarta yaitu Adita Irawati, sehari-hari sebagai Staf Khusus/Jubir Kementerian Perhubungan sekaligus Komisaris Citilink Indonesia.
Sedangkan Laskar Pelari lainnya adalah Carla Felany yang aktif pada kegiatan lari jarak tempuh jauh, untuk kegiatan amal (fundraising). Kemudian, Nicky Hogan seorang Investor Saham dan Penulis Buku.
Selain itu, Erry Permana merupakan Konsultan Akuntan Publik, telah Sembilan kali mengikuti ajang Charity Run. Para pelari start dari Halaman Kantor Bupati Lombok Utara dan finish di Masjid Kuno Barong Biraq Desa Sambik Elen.
Acara ramah tamah, diakhiri dengan Pemasangan Sapuq dan Jong khas Lombok Utara dan foto bersama dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
rar
PON XX, Mi16 Ajak Galang Open Donasi untuk Kontingen NTB
Kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB dipastikan akan berangkat berlaga alam ajang PON XX di Tanah Papua, namun kontingen NTB masih terkendala masalah logistik untuk berangkat
MATARAN.lombokjournal.com ~ Perhelatan PON ke XX di Jayapura akan berlangsung September 2021 Mendatang.
Kontingen PON NTB yang dipimpin Mori Hanafi dipastikan akan mengirim sejumlah atlet dari berbagai cabor untuk menyukseskan setiap 4 tahun sekali tersebut.
Meskipun demikian rumors yang beredar kontingen PON NTB masih terkendala masalah logistik selama pelaksanaan Pekan Olah Nasional di tanah Papua.
Apalagi acara Pembukaan Pelatda PON NTB Gemilang Papua 2021 tanggal 3 Juni 2021, Ketua Kontingen PON NTB, Mori Hanafi secara ekplisit dan terbuka akan mencari sponsor untuk kontingen PON NTB yang dipimpin.
Terkait hal tersebut, Gubernur NTB, Dr Zul menyatakan dirinya tidak pernah meragukan kemampuan Ketua Kontingen PON NTB dalam mencari sponsor di ajang olah raga nasional, karena itu kelihaian Mori Hanafi sebagai politisi.
Sementara itu, Mi6 mendorong Pemprov NTB dan Kontingen PON NTB menggalang open donasi kepada masyarakat NTB maupun luar NTB.
Open Donasi ini dimaksudkan agar ada partisipasi maupun keswadayaan Masyarakat NTB dalam memberikan atensi dan apresiasi terhadap pejuang NTB dalam ajang PON XX.
“Jika sponsorship terbatas pada sejumlah orang atau badan usaha, maka Open Donasi akan bersifat masif dan partisipatif karena melibat seluruh komponen masyarakat NTB untuk menyumbang atlet kesayangannya,” kata Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, SH, Sabtu (19/06/21) .
Selanjutnya pria yang akrab disapa Didu itu mengatakan, di tengah pandemi yang berdampak kepada seluruh sektor kehidupan warga NTB, maka penggalian dana Open Donasi ini haruslah dimaknai saling menguatkan dan solidaritas dari masyarakat NTB untuk pejuang olah raganya.
“Untuk itu Pemprov NTB atau KONI segera merumuskan taktik dan strateginya agar Open Donasi ini bisa sukses merebut hati masyarakat NTB,” papar didu.
Transparansi Debit – Kredit
Mi6 menambahkan kunci merebut hati warga NTB agar bergerak menjadi sponsorship secara massal, salah satunya adalah soal transparansi atau keterbukaan anggaran untuk ajang PON XX.
Ini penting karena warga NTB ingin memastikan donasinya tepat sasaran untuk atlet pujaan hatinya.
“Debet-Kredit anggaran PON NTB dibuka saja ke publik, berapa yang masuk, sumbernya, kekurangannya maupun item-item rincian penggunaannya. Makin Transparan ke publik makin bagus. Tidak ada dusta di antara kita,” tandas didu.
Didu menambahkan, di tengah defisit keuangan yang dialami Pemprov NTB, maka open donasi ini merupakan salah satu solusi yang baik untuk menutupi kekurangan dana untuk atlet PON NTB.
“Masalahnya sekarang apakah Pemprov NTB atau KONI dengan jejaring yang dimilikinya mampu nggak menggerakkan seluruh semesta rakyat NTB bersatu padu dan bergandengan tangan menggalang Open Donasi secara massal dan Masif?” kata Mantan Direktur Walhi NTB dua periode tersebut.