LFC Belanja Pemain Anyar, Rekrut Tiga Talenta Terbaik Persebaya

Bergabungnya tiga pemain baru dari Ex Persebaya ke dalam LFC akan menambah kedalaman skuad LFC dalam mengarungi kompetisi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Lombok Foottball Club (LFC), klub sepakbola profesional yang didirikan Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/Pulau Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) kembali mendatangkan pemain anyar.

Tiga pemain direkrut dari Ex Persebaya Surabaya, salah satu klub papan atas di Indonesia.

Juru Bicara LFC, Rannya Agustyra Kristiono menuturkan, komitmen LFC menghimpun talenta-talenta terbaik. Bergabungnya tiga pemain baru kami dari Ex Persebaya ke dalam tim, akan menambah kedalaman skuad LFC dalam mengarungi kompetisi.

“Ini akan membawa LFC kian dekat dengan target-target yang telah ditetapkan,” kata Juru Bicara LFC Rannya Agustyra Kristiono, Minggu (10/10/21).

Ketiga pemain yang direkrut LFC tersebut adalah playmaker Arif Rahman, gelandang serang Ananda Naufal Fahreza dan Vijay Arafik.

Ketiganya telah tiba di Mataram pada hari Sabtu (09/10), dan langsung bergabung dalam pemusatan latihan LFC di markas Yonif 742/SWY.

Belanja pemain LFC terbaru ini adalah rekrutan kedua di awal Oktober ini.

BACA JUGA: Wabup Danny dan Kadis DKPPP Serap Aspirasi Petani Tegalan

Sebelumnya, LFC telah resmi mengikat kontrak tiga pemain dari Persiraja Banda Aceh, salah satu kontestan Liga 1, liga sepakbola kasta tertinggi di Indonesia.

Para pemain ini, akan bahu membahu mencapai target LFC yang akan memulai Liga 3 akhir November ini. LFC memasang target tinggi dengan menjadi juara Liga 3, untuk selanjutnya membuka jalan bagi LFC promosi ke Liga 2 Indonesia tahun depan.

Rannya mengatakan, hari ini LFC secara resmi telah memulai pemusatan latihan. Training Center digelar di Maskas Batalyon Infantri 742/SWY Mataram di kompleks TNI AD di Gebang.

Presiden LFC, H. Bambang Kristiono (HBK) sedang di Paris

Selama 45 hari, para pemain LFC akan digembleng oleh para pelatih untuk penguatan mental,  fisik, dan pemahaman taktik. Selain itu, pemusatan latihan juga diharapkan akan menghasilkan tim work yang kuat dan para pemain memiliki disiplin yang tinggi.

“Selama pemusatan latihan, para pemain LFC akan tinggal di barak. Seluruh pemain akan menjalani sesi latihan setiap pagi dan sore,” imbuh dara yang saat ini masih menempuh study di Brunnel University, London, Inggris ini.

Setiap satu sesi latihan akan berlangsung selama 1,5 – 2 jam. Dan dari hasil training center tersebut kata Rannya, akan terlihat kelemahan dan kelebihan masing-masing pemain sebagai bahan evaluasi dan perbaikan performa tim work.

Era Baru Sepakbola Modern

Presiden  LFC H. Bambang Kristiono bersama Juru Bicara LFC Rannya Agustyra Kristiono, saat ini sedang berada di “Kota Cinta” Paris, Prancis.

HBK tengah mempelajari dari dekat pengelolaan klub sepakbola Paris Saint Germain (PSG), salah satu klub sepakbola ternama negeri pendiri Uni Eropa ini. PSG, saat ini adalah rumah bagi pemain-pemain bertalenta hebat di dunia seperti Lionel Messi, Kylian Mbappe, Neymar Jr, dan Angel di Maria.

Sebelum tiba di Paris, HBK dan Rannya telah lebih dulu melihat langsung bagaimana klub profesional seperti Ajax Amsterdam di Belanda mengelola manajemen klub sepakbola modern.

Termasuk membina dan melahirkan pemain-pemain muda berbakat dari akademi sepakbola yang mereka miliki.

Selama di Belanda, HBK mengatakan, dirinya banyak membangun diskusi dengan tokoh-tokoh sepakbola Negeri Kincir Angin terkait arah perkembangan sepakbola modern saat ini.

Hal yang sama juga akan dilakukan pria yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini selama berada di Prancis.

“Rupanya di era sepkabola modern seperti saat ini, fisik yang tinggi dan besar itu sudah tidak penting lagi,” kata HBK.

Politisi Partai Gerindra ini mengungkapkan, yang terpenting dari pemain-pemain sepakbola saat ini adalah tenaga yang prima, pergerakan yang gesit, dan kesehatan kardio yang bagus.

HBK memberi contoh bagaimana N’golo Kante di Chelsea dan Kevin de Bruyne di Manchester City. Dua pemain dengan postur yang tidak tinggi besar, namun mampu menjelma menjadi pemain kelas dunia yang ditakuti lawan.

BACA JUGA: Irigasi Tetes dan Hamzah Emiter

Bahkan, baik di Chelsea maupun Manchester City, dua klub papan atas Liga Inggris, rata-rata postur pemainnya relatif kecil-kecil, tapi mereka lincah-lincah dengan tenaga atau power yang prima.

Selain itu, HBK menekankan, saat ini para pemain sepakbola juga dituntut kreatif dan terus bergerak mengusai lapangan. HBK mencontohkan bagaimana pemain yang berprofesi sebagai bek, sekarang mereka tidak hanya menunggu dan statis menanti lawan datang. Tetapi mereka juga harus mampu menyerang dan bahkan mencetak gol.

“Filosofi sepakbola modern inilah yang akan diadopsi oleh pelatih dan seluruh pemain LFC. Postur pemain yang kecil, bukan menjadi penghalang untuk mencapai prestasi terbaik,” tandas HBK.

Me

 




Kompetisi Reguler Bupati Cup 2022, Ini Rencana PSSI KLU

PSSI Kabupaten Lombok Utara (KLU) merancang penyelenggaraan Kompetisi reguler usia 23 tahun Bupati Cup, setelah beberapa tahun persepakbolaan KLU mati suri

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Kompetisi reguler usia 23 tahun Bupati Cup akan diselenggarakan PSSI Kabupaten Lombok Utara.

Ketua PSSI Kabupaten Lombok Utara, H. Raden Nuna Abriadi, S.IP mengungkapkan itu saat rapat internal bersama Bupati Lombok Utara, H Djohan Syamsu, SH, Jum’at (08/10/21).

Rapat internal yang membahas rencana kompetisi reguler usia 23

Dalam rapat internal itu, Nuna Abriadi menyayangkan keberadaan PSSI yang memprihatinkan, lantaran tidak ada sama sekali kegiatannya belakangan ini.

Nuna membandingkan ketika awal merintis kegiatan event turnamen Bupati Cup, saat itu Bupati Lombok Utara terpiih pertama adalah H Djohan Syamsu, ungkapnya.

“Komunikasi kami sangat inten dengan Bupati saat itu, sehingga kegiatan berbagai evet pun barjalan baik dan berprestasi,” ungkapnya.

BACA JUGA; Pengurus DPC PAPPRI Lombok Utara Dikukuhkan

Ia mengakui, pada tahun sebelumnya komunikasi PSSI KLU dengan Pemda dalam pembinaan persepakbolaan kurang lancar.

Menurutnya, mungkin hal ini disebabkan masalah persepakbolaan kurang dipahami dengan baik sehingga kurang mendapat perhatian.

Padahal permainan oahraga sepakbola ini sudah menjadi bagian kehidupan dari masyarakat, bukan saja di Kabupaten Lombok Utara, namun juga Dunia.

“Untuk menggapai prestasi sepakbola, tidak bisa berdiri sendiri. Harus seluruh kekuatan, seluruh stakeholder pemangku kebijakan termasuk masyarakat harus berperan aktif membangun persepakbolaan,” kata Nuna.

Awal pelaksanaan event turnamen, di era kepemimpinan Bupati Djohan yang pertama, persepakbolaan mampu berprestasi berturut-turut, baik di tingkat Kabupaten, dan menjadi runner-up di kompetisi Kabupaten lain.

Nuna menuturkan di depan Bupati dan pengurus dan anggota PSII lainnya, waktu itu persepakbolaan KLU sangat maju.

Dulu Askab PSSI sampai bisa mengikuti Kompetisi Reguler di luar pulau Lombok, karena sinerginas antara Askab dan Pemda KLU berjalan dengan baik

“Kami ini dan siapapun sangat mencintai sepak bola dan ini menjadi bagian dari keseharian kami. Kecintaan itulah mengikat emosional kami,” katanya.

Namun dituturkannya, dalam masa sulit pun tidak pernah ada kompetisi yang tidak diikuti. Nuna mengaku mengirim tim sepak bola KLU ke pulau Sumbawa.

Walaupun dalam 2 tahun ini tidak mendapatkan dana hibah tapi Askab PSSI KLU tetap mengikuti kompetisi reguler yang diadakan Asprov PSSI NTB baik U. 23 . Maupun U. 17 th

Termasuk mengikuti kompetisi ke Kabupaten lain, meski tidak ada pembiayaan sama sekali.

BACA JUGA: Klinik Pertanian Desa Jenggala, Wadah Konsultasi Petani

“Kami sengaja memberikan gambaran ini kepada bapak Bupati, agar masyarakat maupun Pemerintah Daerah punya perspektif atau cara pandang yang sama terhadap sepakbola kita,” kata Nuna.

Ia menekankan, untuk saat ini keberadaan klub yang ada di Kabupaten Lombok Utara harus diketahui pihak PSSI KLU.

Nuna bertekad membangun manajemen persepakbolaan yang semi-profesional yang berbasis ITEE dalam bulan ini.

Dan satu bulan ke depan PSSI Nusa Tenggara Barat menggelar kompetisi reguler usia 23 dan 17 tahun, yang diselenggarakan oleh Asprov Provinsi NTB dan diikuti oleh seluruh Kabupaten/kota se Nusa Tenggara Barat.

Saat ini telah ada tim yang sedang bekerja melakukan seleksi para pemain sepak bola dari Kecamatan Bayan sampai Pamenang.

Diharapkan, kegiatan yang dimaksud bisa didukung Pemda dalam pembiayaan operasional. Sebab kegiatan yang dimaksud merupakan upaya penataan organisasi dan rekrutmen pemain.

Persiapan tim yang membawa panji-panji Kabupaten Lombok Utara pada kompetisi pada bulan November mendatang ittu sangat penting.

Dalam rapat internal itu Nuna mendesak pada Pemda KLU memberi dukungan pada agenda penyelenggaraan Bupati Cup kompetisi reguler usia 23 tahun.

Penyelenggaraan yang dimaksud dalam bentuk kompetisi reguler PSSI Kabupaten Lombok Utara. Kompetisi reguler ini membantu membentuk insan sepak bola, agar mereka memahami bahwa sepakbola Kabupaten Lombok Utara tidak sekedar menjadi hobi harian.

“Tapi benar-benar sepak bola menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Lombok Utara,” kata Nuna.

Pemda terjun langsung

Bupati Djohan Sjamsu dalam pertemuan interna itu mengakui, persepakbolaan  memang memerlukan pembiayaan cukup besar dalam rangka pembinaan.

“Saya salut tadi ada menyebutkan ada pembinaan di usia 17 tahun juga grup 23 tahun. Mudah-mudahan pemerintah daerah ikut terjun langsung di dalamnya,” sambut bupati.

Bupati juga menyinggung soal lapangan Gondang yang segera akan ditertibkan, karena masih berdiri bangunan hunian sementara (Huntara).

Selain itu, Bupati Djohan merencanakan lokasi baru untuk lapangan umum, karena tidak menutup kemungkinan lapangan Supersemar Tanjung akan dibangun pusat perkantoran, ungkapnya.

Di akhir rapat internal, PSSI menyerahkan dokumen/proposal rencana kegiatan dan pembiayaan.

@ng

 




Sirkuit Mandalika Ajang MotoGP, Ini Komentar Marquez dan Rossi

Pembalap top dunia, Mac Marquez dan Valentino Rossi punya komentar hampir senada tentang Sirkuit Mandalika yang akan menjadi ajang MotoGP 2022

lombokjournal.com ~ Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat. yang menawarkan panorama keindahan laut dan perbukitan membuat penasaran dua pembalap top dunia, Mac Marquez dan Valentino Rossi.

Secara resmi Sirkuit Mandalika, yang konsepnya punya lintasan balap yang merupakan jalan umum di area wisata ini, tahun 2022 masuk dalam kalender resmi sebagai MotoGP.

Tak heran baik Marques maupun Rossi terpancing berkomentar tentang Sirkuit Mandalika di Lombok ini.

BACA JUGA: Ajang WSBK dan MotoGP, TIK di Lombok Tak Boleh Lemot

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, memang mengakui mengenai faktor keamanan menjadi perhatianya mengingat Sikuit Mandaika merupakan ajang dengan lintasan balap terbuka.

Dia juga menyebut akan sangat tidak mudah mengendarai kendaraan di Sirkuit Mandalika.

“Balapan di sirkuit terbuka tentu bukan hal yang lazim di balapan era sekarang, khususnya jika berbicara mengenai aspek keamanan. Jika standar keamanan sudah terpenuhi, tentu ini adalah hal yang bagus, tapi tentu tidak mudah,” kata Marquez dikutip dari Solopos.com.

Menurut Marquez, jika balapan di trek perkotaan pada masa depan pasti akan sangat menyenangkan.

“Namun, itu membutuhkan banyak hal di sektor keselamatan. Misalnya area run-off yang cukup panjang dan itu akan sangat sulit,” kata Marquez.

Menilai sikuit mandalika panas
Valentino Rossi

Bukan hanya Marquez yang menyampaikan komentarnya, pembalap gaek Valentino Rossi pun turut berkomentar dengan konsep yang diusung oleh Sirkuit Mandalika.

Rossi mengaku sudah melihat tata letaknya [lay out], dan video lintasannya. Menurutnya, terlihat ada beberapa tikungan untuk melaju cepat, itu akan menyenangkan untuk balapan.

“Tapi untuk memahami sirkuit secara keseluruhan, trek harus selesai lebih dulu. Dan saya turun langsung dengan motor untuk mencobanya,” kata Rossi yang disampaikan dalam unggahan akun Youtube, Nurdien Korindo, (20/05/21).

Dalam wawancara yang dilakukan Lucy Wiryono itu Rossi engatakan, ada begitu banyak tuntutan pada sirkuit Mandalika, khususnya karena cuaca di indonesia sangat panas.

Rossi pernah turun balapan di Indonesia pada 1996 dan 1999, dan cuaca Indonesia menurutnya lebih panas dari Malaysia.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Dinilai Lebih Baik Dari yang Diduga

“Jadi ini akan sangat sulit, terlebih lagi trek akan sangat dekat dengan laut. Jika sangat terik, maka kita bisa langsung terjun ke laut,” tutur ’The Doctor’ sembari tertawa.

Ist

 




Lombok Football Club (LFC), 2024 Targetnya Masuk Liga 1

Bulan November Lombok Football Club (LFC) mulai bertandi di Liga 3, selama 2 tahun ditargetkan masuk Lihga 2, dan tahun 2024 targetnya bertanding di Liga 1

MATARAM.lombokjournal.com ~ Manajemen Lombok Football Club (LFC) pasang target tinggi demi mengukir sejarah sebagai klub sepakbola profesional pertama dari NTB yang berlaga di Liga 1, liga sepakbola kasta tertinggi Indonesia.

“Tahun 2024, LFC sudah harus sudah masuk di Liga 1,” kata Chairman LFC H Bambang Kristiono (HBK) dalam pertemuan dengan awak media di Mataram, tadi malam (26/9).

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menggelar silaturahmi dengan awak media di sela memimpin kunjungan kerja Komisi I ke NTB. Dalam pertemuan, HBK didampingi Juru Bicara LFC, Rannya Agustyra Kristiono, Komisaris LFC Ali Al Khairi dan Manajer Tim LFC Novar Farinduan.

HBK mengatakan, sebagai klub sepakbola baru, LFC akan mulai bertanding dalam Liga 3 yang akan digelar di NTB November mendatang.

HBK menargetkan, LFC langsung bisa menjadi juara Liga 3. Sehingga, LFC akan mewakili NTB untuk ikut menjalani putaran nasional Liga 3. Nantinya, sebanyak delapan klub terbaik akan mendapat jatah promosi ke Liga 2.

“Kami menargetkan LFC berada di Liga 2 selama dua tahun. Dan pada 2024, LFC sudah bisa promosi ke Liga 1,” kata HBK.

Politisi Partai Gerindra ini mengungkapkan, sejumlah langkah strategis kini telah disiapkan pihaknya untuk meretas jalan tersebut. Mulai dari merekrut lima pemain andalan dari Persiraja Banda Aceh yang sebelumnya telah ditempa kompetisi yang kompetitif.

Antara lain satu pemain depan, satu pemain belakang, satu penjaga gawang, dan dua pemain tengah.

LFC juga sudah menjalin kesepakatan dengan sejumlah sponsor utama. Yakni perusahaan transportasi darat terbesar di Indonesia, PO Primajasa. Juga akan ada sponsor lainnya dari anak usaha perusahaan BUMN, dan sejumlah perusahaan lain.

Saat ini, LFC juga tengah menyiapkan dua bus ekskutif untuk para pemain dan official. Home base juga telah mulai dibangun dengan berbagai fasilitas memadai untuk training center.

Pekan depan, HBK akan ke Belanda untuk melihat dari dekat bagaimana klub-klub profesional di sana menyiapkan home base, dan juga training center. Dirinya juga akan melihat hal serupa di Madrid, Spanyol.

BACA JUGA: Pemprov Siap Sukseskan WSBK, Ini Penjelasan Gubernur

“Saya akan adopsi apa yang mereka lakukan. Tentu dengan penyesuaian-penyesuaian dan mempertimbangkan kultur masyarakat kita di sini,” ujar HBK.

Dia memastikan akan all out untuk mewujudkan klub profesional yang akan menjadi kebanggaan NTB. Kelak, HBK menginginkan, selain NTB punya destinasi wisata Mandalika, para wisatawan domestik maupun internasional yang datang ke NTB akan memiliki destinasi wisata lain, yakni klub sepakbola LFC.

“Saya berharap LFC menjadi satu ikon yang menjadi tempat tujuan orang datang ke Lombok. Begitu orang ke Lombok, maka tidak lupa mengunjungi markas LFC,” papar HBK.

HBK menegaskan, LFC akan bertransformasi menjadi club yang solid dan profesional, gigih bertarung dan memiliki spirit kuat. Klub ini juga akan menjadi kebanggaan generasi milenial di Lombok.

Jika milenial menyukai sepakbola, HBK mengatakan, mereka akan terhindar dari tindak pidana narkotika. Karena memiliki hobi baru yang lebih positif.

Juru Bicara Rannya Agustyra Kristiono menambahkan, LFC merekrut beberapa pemain dari Persiraja Aceh. Langkah ini untuk melengkapi 25 skuad yang terdiri talenta-talenta terbaik dari Lombok.

Para pemain dari luar tersebut akan menjadi booster bagi para pemain LFC mengingat mereka sebelumnya telah ditempa dalam kompetisi yang kompetitif dan panjang.

“Jika lolos liga satu, kita berencana merekrut pemain potensial lain dari klub lainnya. Mungkin dari Persebaya atau lainnya. Yang jelas saat ini kita akan fokus menjadi juara liga tiga,” ujar putri tunggal HBK ini.

Rannya juga menegaskan, LFC akan membawa pulang pemain-pemain asal NTB yang kini sedang berkarir di klub lain di Indonesia.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Siap Sambut Fans WSBK dan MotoGP

Saat ini sudah ada dua pemain asal Pulau Lombok yang telah membangun komitmen untuk bergabung. Mereka adalah Rosi dan Ari yang saat ini merupakan pemain klub Liga 2, Sulut United.

Me (*)




Pemprov NTB Siap Sukseskan WSBK, Ini Penjelasan Gubenur

Target persentasi vaksinasi di Loteng maupun kesiapan pemprov terkait penggunaan bandara, bypass Mandalika, maupun rumah sakit, sudah siap

LOTENG.lombokjournal.com ~ Meskipun sempat terkendala logistik dan entry data capaian vaksinasi, Gubernur Dr Zulkieflimansyah SE, M. Sc mengatakan, vaksinasi khusus Loteng akan mencapai 70 persen dalam minggu ini.

“Secara keseluruhan (NTB) vaksinasi sudah 40 persen, dan Loteng hari ini sudah 50 persen meski di lapangan angka itu lebih besar dari data yang dikirim ke pusat,” jelas Gubernur dalam Rapat Koordinasi bersama Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Perekonomian di kantor ITDC, Kuta, Loteng, Ahad (26/09/21).

BACA JUGA : Sirkuit Mandalika Siap Sambut Fans WSBK dan MotoGP

Kesiapan lainnya dikatakan Gubernur juga sudah sangat siap digunakan seperti bandara, bypass Mandalika, rumah sakit dan lainnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Lombok Tengah, L Firman Wijaya mengatakan, pihaknya siap mendukung Pemerintah Provinsi dalam meyukseskan WSBK.

Ia minta penyelenggara benar benar menyiapkan area UMKM khusus bagi masyarakat Loteng.

“Karena potensi ekonomi dari gelaran kelas dunia ini sangat besar. Kami khawatir hanya akan jadi penonton orang yang menonton”, kata Firman.

Ia meminta penyelenggara memasukkan potensi masyarakat kedalam skenario bubble travel.

BACA JUGA: WSBK Digelar Tanggal 19-21 November di Sirkuit Mandalika

Pemkab Loteng juga telah menyiapkan lahan untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bagi aktifitas sirkuit dan KEK Mandalika.

jm




Kalender WSBK Resmi di Sirkuit Mandalika Tanggal 19-21 November

Pengundur klender WSBK agar pelaksanaannya tak bersamaan dengan final MotoGP yang berlangsung di Valencia

LOTENG.lombokjournal.com ~ Balap seri pemungkas musim kejuaraan dunia World Superbike (WSBK) resmi digelar di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, tanggal 19-21 November 2021.

Gubernur NTB Dr.H.Zulkieflimansyah optimis, persiapan Pemerintah Provinsi menyukseskan balap seri terakhir musim kejuaraan dunia tersebut telah rampung.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Siap Menyambut Fans WSBK dan MotoGP

Gubernur bersama Sekda Drs. HL. Gita Ariadi menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan World Superbike di KEK Mandalika, bersama  Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Wahyu Utomo, Ahad (26/09/21) di Mandalika Lombok Tengah.

Dalam Rakor turut hadir pula Kadis PU, Kadis Kesehatan, Kadis Perhubungan, Kadis PMPTSP, Kadis Koperasi & UMKM dan Kepala Bappeda.

Masing masing menjelaskan kewenangan dan tanggungjawab masing masing sebagai bahan laporan kepada Presiden.

Sebelumnya, WSBK yang rencana digelar tanggal 12-14 November 2021, diundur satu pekan ke tanggal 19-21 November 2021.

Menurut Mandalika Grand Prix Association selaku penyelenggara dalam keterangannya, salah satu alasan diundurnya ajang balap WSBK di Mandalika dari tanggal aslinya, yakni 12-14 November, karena adanya pertimbangan logistik dan pengiriman barang.

“Selain itu, balapan ini diundur bukan hanya karena faktor teknis, namun juga agar pelaksanaannya tidak bersamaan dengan final MotoGP yang berlangsung di Valencia,” demikian MGPA.

BACA JUGA: Pemprov NTB Siap Sukseskan WSBK, Ini Penjelasan Gubenur

Kendati kalender MotoGP 2022 belum dirilis oleh Dorna Sports, Sirkuit Mandalika sudah mendapatkan slot untuk menjadi tuan rumah tes pramusim MotoGP pada 11-13 Februari 2022, satu pekan berselang setelah tes pramusim pertama di Sepang, Malaysia.

Kondisi ini memungkinkan persiapan lain, seperti skenario pergerakan penonton pra dan pasca gelaran, peta sebaran akomodasi dan protokol kesehatan dipastikan berjalan sesuai rencana.

Jm




Sirkuit Mandalika Siap Sambut Fans WSBK dan MotoGP

Dalam gelaran World Superbike di Sirkuit Mandalika, Pemerintah menginginkan melibatkan penonton meskipun MGPA, penyelenggaran lokal, tetap akan menggelar walau tanpa penonton

LOTENG.lombokjournal.com ~ Gelaran World Superbike (WSBK) dan MotoGP dipastikan akan dipadati penonton.

Karenanya, kini mulai dibahas persyaratan 70 persen vaksinasi warga Lombok dan skenario manajemen lalu lintas, pintu masuk, pelayanan transportasi dan prosedur penanganan pandemi.

Rakor jelang gelaran WSBK di sirkuit Mandalika

Termasuk dibahas pula persiapan infrastruktur yang mendukung kehadiran penonton dalam gelaran balap dunia itu.

“Pemerintah pusat menginginkan gelaran WSBK melibatkan penonton meskipun MGPA tetap akan menggelar walau tanpa penonton”, ujar Deputi Kementerian Koordinator Ekonomi, Wahyu Utomo di kantor ITDC, Kuta, Loteng, Ahad (26/09/21).

BACA JUGA : WSBK Digelar Tanggal 19-21 November di Sirkuit Mandalika

Dijelaskannya, efek multi dari kehadiran penonton di sirkuit menjadi kesempatan NTB mendapatkan pemasukan, selain denda cukup besar yang dikenakan asosiasi MotoGP bagi penyelenggara lokal, dalam hal ini MGPA, jika digelar tanpa penonton.

Wahyu Utomo minta capaian vaksinasi dan skenario penanganan penonton dimatangkan.

Ari Ardiansyah, Project Manager ITDC menjelaskan, kapasitas sirkuit Mandalika menampung penonton terbagi atas 50.000 di area grand stand (festival) di beberapa titik pinggir lintasan, 7.700 tempat duduk hospitality suite dan non tempat duduk 138.000 yang total kapasitas sirkuit Mandalika 195.700 penonton.

Tim pembalap MotoGP sendiri yang terdiri dari pembalap, mekanik, kru dan media totalnya berjumlah 1.200 orang, dengan skenario bubble travel meminimalisir interaksi dengan lingkungan.

Penonton diwajibkan setidaknya telah satu kali vaksin dan protokol kesehatan (rapid antigen) di pintu masuk sirkuit yang diverifikasi melalui aplikasi PeduliLindungi.

Ditambahkannya, kedatangan kargo peralatan pembalap dipastikan dalam satu waktu. Rombongan MotoGP dan penonton akan datang bertahap selama tiga hari gelaran.

BACA JUGA: Pemprov NTB Siap Sukseskan WSBK, Ini Penjelasan Gubenur

Pelaksanaan balapan dipastikan 19 sampai 21 Nopember 2021 berturut turut dengan event free practice, qualification race day. Namun mulai 12 Nopember, sirkuit Mandalika telah mulai digunakan untuk balapan Junior MotoGP level Asia.

jm




PON Bukan Tujuan Akhir, NTB Targetkan Event Internasional

PON bukanlah capaian akhir namun kebanggaan yang lebih adalah saat atlet olahraga NTB memperoleh kemenangan di gelaran internasional.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah, mengatakan, kebanggaan sebagai orang NTB adalah ketika atletnya di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua membawa kemenangan.

PON“Karena kita mampu mengalahkan daerah lain yang fasilitas (olahraga) nya lebih lengkap. Seperti kebanggaan saat Lalu Zohri membawa kemenangan sampai ke event internasional”, ujar Gubernur saat pelepasan kontingen di Graha Bhakti Praja kantor Gubernur, Rabu (15/9).

Senada dengan Gubernur, Ketua KONI NTB, Andi Hadianto, mengatakan, target olahraga NTB adalah event internasional.

“PON bukan tujuan akhir tapi mengibarkan bendera merah putih di event event olahraga internasional”, ujar Andi.

Sementara itu Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalillah, berpesan agar seluruh ketentuan kesehatan dan keselamatan dipatuhi dengan benar agar para atlet kembali ke NTB sehat, selamat dan membawa kemenangan.

Dalam gelaran PON ke-XX yang diselenggarakan di Papua, kontingen NTB mengikutsertakan 106 atlet di 19 cabang olahraga. NTB menargetkan perolehan 17 emas dan pemerintah provinsi menjanjikan bonus Rp. 300 juta bagi atlet yang meraih medali emas.

jm




Lombok Football Club Didukung Penuh Klub Liga 1 Persiraja

Klub Sepak Bola Liga 1 Indonesia, Persiraja Banda Aceh, memberi dukungan kepada Lombok Football Club (LFC).

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dukungan terhadap Klub sepakbola profesional yang didirikan Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono (HBK), ini, disampaikan Presiden Persiraja Banda Aceh, Nazarudin Dek Gam, saat menggelar pertemuan secara khusus  dengan pengurus inti LFC, Jumat (10/9).

Nazar sedang berada di Lombok dalam rangka kunjungan kerja spesifik dalam kapasitasnya sebagai Anggota Komisi III DPR RI. Hadir dalam pertemuan tersebut, para pengurus inti LFC, antara lain Komisaris LFC Ali Al Khairi, Manajer Tim LFC Nouvar Farinduan, dan Direktur Teknik LFC Anang Zulkarnain.

Lombok

Pertemuan tersebut didasari keinginan LFC yang serius membangun dan mengembangkan dunia sepakbola di NTB di tengah kondisi sepakbola Bumi Gora yang diketahui khalayak mengalami pasang surut.

“Ini adalah kesempatan emas bagi kami para pengurus LFC, dapat menimba ilmu dan sekaligus pengalaman, langsung dari Presiden salah satu Klub Liga 1 Indonesia,” kata Juru Bicara LFC, Rannya Agustyra Kristiono, Sabtu (11/9).

Liga 1 Indonesia adalah liga sepakbola kasta tertinggi, tempat klub-klub sepakbola terbaik berlaga. Komisaris LFC, Ali Al Khairi mengatakan, Chairman LFC HBK ingin pengurus LFC menimba pengalaman langsung dari Persiraja, mengingat klub kebanggaan Tanah Rencong tersebut sanggup mengarungi kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia dan memiliki pengalaman yang layak ditiru.

“Sepakbola sebagai olah raga yang dicintai rakyat diyakini dapat membawa nama pulau Lombok semakin eksis di kancah nasional,” kata Ali.

Rannya, Jubir LFC, mengatakan bahwa HBK telah menginstruksikan pengurus inti LFC agar belajar banyak dan menimba ilmu yang seluas-luasnya dari kisah sukses klub-klub sepakbola di tanah air. Sejumlah rencana yang telah disiapkan Klub kini sudah siap dieksekusi. LFC akan segera mencari dan membangun asrama, termasuk menerapkan pemberian makanan bergizi kepada pemain dengan pengelolaan klub.

“Dengan ini, kekompakan tim dan asupan gizi pemain bisa terkontrol dengan baik,” ujar Rannya.

me




Lombok Football Club Didirikan HBK, guna Menuju Liga Indonesia

Yayasan HBK PEDULI secara resmi mendirikan klub sepakbola, Lombok Football Club (LFC), yang akan menjadi kebanggaan masyarakat NTB dan mampu berkiprah di kasta tertinggi Liga Indonesia.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dalam Siaran Persnya, anggota DPR-RI dari Dapil NTB-2/P Lombok, H. Bambang Kristiono (HBK), menyatakan bahwa memberi perhatian besar pada pembinaan sepakbola di Bumi Gora. Maka melalui Yayasan HBK PEDULI, dirinya mendirikan klub sepakbola yang bernama, Lombok Football Club (LFC).

Lombok
HBK dan Rannya Agustyra Kristiono

Klub sepakbola profesional ini bermarkas di lapangan sepakbola Narmada, Lombok Barat.  LFC sebelumnya adalah akademi dan klub sepak bola Garuda Muda pimpinan mantan Kapten Tim Sepakbola provinsi NTB, Anang Zulkarnaen. 6 tahun terakhir, klub sepakbola ini sangat aktif melakukan pembinaan dan mengikuti kompetisi-kompetisi lokal. Talenta-talenta mudanya telah menarik minat dan perhatian HBK pada masa depan persepakbolaan di pulau yang disebut Seribu Masjid.

“Kami bermusyawarah dan sepakat dengan pemilik klub, harus ada klub perwakilan dari NTB yang mampu berkiprah di tingkat nasional. Kami memiliki semangat yang sama untuk mendorong peningkatan prestasi klub ke jenjang yang lebih tinggi dengan menjalankan manajemen pengelolaan yang lebih professional,” kata HBK.

Melalui Yayasan HBK PEDULI, HBK kemudian secara resmi mengambil-alih pengelolaan akademi dan klub sepak bola Garuda Muda. Dengan manajemen pengelolaan yang lebih profesional, dan menanamkan nilai-nilai fighting spirit yang lebih kuat, klub ini kemudian berganti nama menjadi klub sepakbola Lombok Football Club (LFC), yang secara bertahap mencanangkan target di tingkat regional bahkan nasional.

“Harapan kami, LFC akan mampu menjadi klub sepak bola kecintaan dan sekaligus kebanggaan masyarakat NTB,” kata HBK.

Sebagai Direktur Utama dan sekaligus Manager Tim LFC adalah Nouvar Furqoni Farinduan, kemudian Anang Zulkarnaen selaku Direktur Tehnik Klub, dan Rannya Agustyra Kristiono menjadi Manager Hubungan Masyarakat (Humas) merangkap Juru Bicara (Jubir) Klub.
Rannya Agustyra Kristiono, mahasiswi Brunel University, London, Inggris, dimasukkan dalam susunan kepengurusan klub bertujuan untuk menarik minat kaum millenial agar lebih mencintai dan menggandrungi sepak bola, yang merupakan olah raga paling populer di dunia.

“Kalau kaum millenial Lombok bisa mencintai dan menggandrungi olahraga, Insya Allah mereka semua akan terhindar dari jerat kejahatan Narkoba”, ujar HBK.

Selama tiga bulan terakhir, manajemen klub sepakbola LFC telah menggulirkan kompetisi internal untuk menyeleksi, dan merekrut pemain-pemain di Tim U-15, Tim U-17 dan Tim U-21 atau Tim Utama. Perekrutan para pemain dan pelatih untuk masing-masing Tim sesuai kriteria umur telah selesai dilaksanakan pada pertengahan Agustus yang lalu.

Pada hari Rabu, tanggal 25 Agustus 2021, secara resmi manajemen klub sepakbola LFC mendaftarkan diri ke Asprov PSSI NTB untuk ikut berkompetisi di Liga 3. Pendaftaran dilakukan langsung oleh Direktur Utama merangkap Manager Tim LFC, yaitu Nouvar Furqoni Farinduan.

HBK sebagai Chairman klub mengetuk hati, mengajak para tokoh dan pengusaha NTB, agar bersedia melibatkan diri dalam membina klub-klub sepak bola yang ada di Bumi Gora. HBK yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi I DPR RI yakin sepenuhnya, manakala para tokoh dan pengusaha Bumi Gora mau berpartisipasi dalam membina klub-klub sepak bola NTB, maka perhelatan kompetisi Liga-3 di daerah ini akan berjalan dengan lebih bergairah, lebih ketat, dan sudah pasti lebih menarik.

“Minat masyarakat terhadap olahraga sepak bola pun akan semakin meningkat, dan sepak bola akan menjadi tontonan atau hiburan alternatif bagi masyarakat NTB. Saya sangat mengapresiasi semangat, tekad, dan dorongan Askab PSSI Kab. Lobar, Dr. Arbain yang sekarang ini juga adalah Sekretaris Asprov PSSI Prov. NTB atas visi, komitmen, dan konsistensinya dalam memajukan persepakbolaan NTB,” kata politisi Partai Gerindra ini.

Manager Tim LFC Nouvar Furqoni Farinduan mengatakan, dengan motto “Siap, Setia, dan Berani,” klub sepakbola LFC menargetkan menjadi juara di kompetisi Liga 3 NTB tahun ini.

“Dengan kualitas, teknik, dan semangat pemain, yang selalu ditunjukan pada setiap sesi latihan, saya optimis LFC bisa menjadi juara kompetisi Liga 3 NTB tahun ini,” kata Nouvar.

Sementara itu, Rannya Agustyra Kristiono, mengungkapkan betapa dirinya senang sekali mendapat kepercayaan ayahnya menjadi Humas sekaligus Jubir Klub. Sepakbola baginya adalah olahraga yang sudah sangat familiar, Ia bahkan selalu mendampingi ayahnya menonton pertandingan-pertandingan Chelsea di stadion Stamford Bridge manakala HBK sedang datang ke London untuk menjenguk sang buah hati. The Blues Chelsea adalah salah satu klub papan atas Liga Inggris dengan prestasi mentereng.

“Mohon doa nya saja, semoga saya bisa menjalankan amanah ini dengan baik,” pinta Rannya.