Sirkuit Mandalika Ukir Sejarah, Catat Juara Baru WSBK

Sejarah bari di ajang WSBK terjadi saat seri terakhir WSBK 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok, persaingan ketat antara dua penantang gelar, Toprak Razgatlioglu dan Jonathan Rea

LOTENG.lombokjournal.com ~ Toprak Razgatlioglu, pembalap asal Turki andalan tim Yamaha, akhirnya bisa mematahkan dominasi pebalap tim Kawasaki asal Irlandia Utara, Jonathan Rea.

Dominasi pembalap asal Irlandia Utara itu, yang menjarai ajang World Superbike (WSBK), berlangsung selama enam musim terakhir, tepatnya mulai 2015-2020.

Tapi dominasi Rea, yang sebelumnya bisa memastikan gelar saat musim belum rampung, berakhir di Sirkuit Mandalika pada musim 2021. Pebalap tim Kawasaki yang kini menginjak usia 33 tahun harus mengakui munculnya nama juara baru,  Toprak Razgatlioglu.

BACA JUGA: Jelang MotoGP 202, Ini Masukan Positif Dari Penonton

Sejarah bari di ajang WSBK terjadi saat seri terakhir WSBK 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Minggu (21/11/2021).  Rea memang berhasil memenangi balapan Race 1 yang dimulai sekitar pukul 11.00 Wita atau 10.00 WIB.

Hasil balapan Race 1 it tak cukup membuatnya mampu menahan laju pesaing beratnya sepanjang musim ini, Toprak Razgatlioglu.

Balapan Race 1 WSBK di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, menyajikan persaingan ketat antara dua penantang gelar, Toprak Razgatlioglu dan Jonathan Rea.

Juara WSBK Sirkuit Mandalika, Toprak Razgatlioglu

Setelah berlangsun persaingan penuh drama, Toprak Razgatlioglu dipastikan menjadi juara dunia WSBK 2021, padahal Jonathan Rea memenangi balapan pertama di WSBK Mandalika.

Dan Toprak Razgatlioglu justru menjadi juara dunia setelah dirinya finis di peringkat kedua WSBK Mandalika 2021.

Toprak Razgatlioglu selaku pemimpin klasemen WSBK Mandalika telah mengantongi 551 poin. Sedang Jonathan Rea yang memenangi balapan pertama WSBK Mandalika 2021 berada di peringkat kedua klasemen dengan koleksi 526 poin.

Rea masih bisa menyamai raihan poin Toprak Razgatlioglu pada balapan kedua (Race 2) WSBK Mandalika pada Minggu sore. Namun, apa pun hasil Race 2 tidak akan berpengaruh lagi di klasemen.

Razgatlioglu dan Rea memang terpaut 25 poin. Secara matematis, Rea masih bisa menyamai poin Razgatlioglu jika mampu memenangi Race 2, dengan catatan Razgatlioglu gagal meraih satu pun poin.

BACA JUGA: Menko Luhut, Menhub dan Aburizal Bakrie Nonton WSBK

Namun Razgatlioglu punya koleksi kemenangan yang lebih banyak dari Rea. Jadi, kalaupun poin keduanya sama, Razgatlioglu-lah yang berhak jadi juara dunia.

Razgatlioglu pun berhasil mematahkan dominasi Rea dan mencetak sejarah baru. Ia tercatat jadi juara WSBK pertama dari Yamaha dalam satu dekade terakhir.

Yamaha sebelumnya belum pernah jadi juara dunia WSBK lagi sejak raihan Ben Spies (Amerika Serikat) pada 2009.

Toprak Razgatlioglu tercatat jadi pebalap Turki pertama yang mampu menjuarai ajang WSBK.

Ks

 




Menko Luhut, Menhub dan Aburizal Bakrie Nonton WSBK

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah Sambut kedatangan tiga tokoh nasional di Bandara Internasional Zainul Abdul Majdi (BIZAM), ketiganya datang untuk nonton WSBK

LOTENG.lombokjournal.com ~ Kedatangan tokoh pebisnis Aburizal Bakrie dan dua menteri tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan RI, dan Ir. Budi Karya Sumadi disambut,  hangat Gubernur NTB, Zulkieflimansyah di Bandara Internasional Zainul Abdul Majdi (BIZAM), Minggu (21/11/21).

Selain menyambut ketiganya langsung di bandara, Gubernur Zul juga menulisnya di akun medsos.

Menko Luhut disambut gbernnr untk nonton WSBK Gubernur sambut tokoh yang akan nonton WSBK

“Selamat datang pak Menko Luhut, Pak Menhub dan Bang Aburizal Bakrie ke Mandalika,” sambut Bang Zul ditulis di akun medsosnya.

BACA JUGA: Perekonomian Masyarakat Sekitar KEK Mandalika Bangkit

Kedatangan tiga tokoh nasional tersebut untuk menyaksikan perhelatan World Superbike yang digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah.

Ajang balap WSBK di Sirkuit Mandalika merupakan seri terakhir musim 2021 pada 19-12 November.

Namun, untuk race pertama WSBK pada Sabtu (20/11) kemarin, harus ditunda karena hujan lebat yang mengguyur sirkuit. Sehingga semua seri akan kembali digelar pada Minggu pagi sekaligus seri kedua  pada sore nya.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang sempat menyaksikan race pertama  WSBK sebelum hujan lebat, memilih untuk tetap bertahan di Lombok untuk tetap bisa menyaksikan WSBK pada Minggu nya.

Selain itu, Ketua Umum TP PKK Pusat Ny Tri Tito Karnavian juga dijadwalkan akan menyaksikan perhelatan WSBK di Sirkuit Mandalika.

BACA JUGA: Gubernur Langsung Kontak Menteri Perdagangan

Ia sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat Desa Sengkol. Kedatangan istri Mendagri itu ke NTB juga akan sambut oleh Ketua TP PKK NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.

Ikp

kominfo

 




LFC Kembali Lakukan Uji Coba, Ditahan Imbang UNDIKMA

Lombok Football Club (LFC) Kembali Lakukan laga persahabatan sebagai uji coba, kali ini ditahan imbang 2-2 saat melawan UNDIKMA

MATARAM.lombokjournal.com ~ Lombok Football Club (LFC) kembali menggelar pertandingan uji coba jelang Liga 3 Asprov NTB.

Kali ini lawan LFC adalah tim sepak bola Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) Mataram. Pertandingan di lapangan Gebang, Kamis 18 November sore, berakhir dengan skor sama kuat 2-2.

Pertandingan melawan Undikma, LFC memainkan tiga pemain asal Papua. Duet striker Paulus Isak Onna dan Edwin Harold Iboy serta pemain belakang Andresius Kristian Bonsapiah.

BACA JUGA: LFC Datangkan Tiga Pemain Anyar dari Papua

Pemain LFC membuat gol cepat melalui kaki Edwin di menit 4 tercipta dari umpan satu-dua dengan Paulus. Sentuhan Paulus mengecoh pemain bertahan Undikma, Ia kemudian mengirimkan bole ke Edwin dan gol tercipta dengan mudah.

Setelah gol ini, Undikma bermain ngotot berupaya menembus pertahanan LFC. Seperti duet striker, back asal Sorong, Andresius Kristian Bonsapiah bermain tenang. Beberapa kali ia menghalau umpan terobosan dari gelandang serang Undikma.

Hingga turun minum skor 1-0 untuk LFC tak berubah.

Di babak kedua, pemain Undikma mengambil inisiatif serangan. Lini tengah Undikma cukup lihai menguasai bola. Beberapa kali umpan terobosan yang dilakukan pemain-pemain Undikma sanggup menerobos lini bertahan LFC.

Beruntung bagi LFC, karena penyelesaian akhir striker Undikma kurang tenang.

Kreativitas lini tengah LFC tak berjalan maksimal, Paulus dan Edwin beberapa kali mengambil inisiatif menjemput bola.

Petaka terjadi di menit 73, Parlian Agung Dewantara menyamakan kedudukan. Memanfaatian kesalahan komunikasi lini belakang LFC, Dewa dengan tenang menceploskan bola.

Gol ini membuat LFC kembali  berinisiatif menyerang. Memanfaatkan kecepatan sayapnya tim asuhan Hamzah Wardi dan Margono ini menusuk. Tapi banyak bola kandas oleh solidnya lini belakang Undikma.

BACA JUGA: Mengenal Corak Batik Sasambo di NTB

Buntunya serangan membuat pemain LFC, Aldy mencoba menendang bola dari jarak jauh. Hasilnya di menit 76, tendangannya membentur mistar gawang Undikma. Skor nyaris bertambah untuk LFC.

Lewat skema serangan dari sayap kiri, akhirnya LFC benar-benar mencetak gol di menit ke 82. Paulus yang menerima umpan silang dengan tenang menceploskan bola. Skor 2-1 untuk LFC.

Gol ini rupanya tak bertahan lama, sehingga pada menit 82 pemain Undikma Slamet Riyadi menyamakan skor 2-2 setelah memanfaatkan kemelut di muka gawang.

Hingga peluit akhir pertandingan ditiup, skor imbang tetap bertahan.

Presiden LFC H. Bambang Kristiono, SE (HBK) seusai pertandingan memberikan catatan khusus, meski bertajuk laga persahabatan tapi ia menilai komposisi tim masih butuh berbagai pembenahan. Menurutnya, pemain antar lini di LFC belumlah merata.

“Yang kita mainkan ini adalah pemain-pemain yang belum bermain pada laga sebelumnya. Cuma secara kemampuan, memang masih harus ditingkatkan,” katanya.

HBK menilai pertandingan persahabatan yang digelar sekaligus menjadi ajang evaluasi untuk membentuk komposisi pemain yang solid. Pekan depan pemain-pemain LFC akan mulai mengarungi Liga 3 Asprov NTB.

“Performa pemain baru dari Papua cukup memuaskan. Tinggal selanjutnya kita asah lagi pemain yang lain,” ujarnya.

“Saya optimis komposisi terbaik akan tampil di kompetisi Liga 3 nanti,” sambungnya.

Sementara itu, Juru Bicara LFC Rannya Agustyra Kristiono mengatakan, skuad inti dari LFC masih terus digodok oleh pelatih. Pertandingan melawan Undikma kian menunjukkan performa individu pemain. Selain skill, daya tahan serta daya juang di lapangan perlu ditingkatkan.

“Determinasi sepak bola itu berjalan 90 menit. Kalau fisik habis sebelum pertandingan selesai, maka kita akan kedodoran. Satu menit di sepak bola itu berarti dan gol bisa tercipta,” katanya.

Untuk itu, sesuai arahan Presiden LFC kepada tim pelatih komposisi pemain inti dan cadangan diharapkan tak berbeda jauh sehingga rotasi dapat berjalan baik.

Kompetisi Liga 3 NTB akan berjalan cukup padat, ada 10 tim yang harus dihadapi oleh LFC di fase pertama.

“Pertandingannya hanya jeda sehari, bahkan ada yang berturut-turut. Kalau cadangan kurang siap, maka skuad inti kesulitan pelapis. Saya yakin skuad inti dan pelapis nanti benar-benar  sepadan disaat kompetisi berjalan,” tambahnya.

Me

 




LFC Datangkan Tiga Pemain Anyar dari Papua

Tiga pemain baru yang direkrut LFC merupakan bakat-bakat terbaik dari Papua, untuk penuhi ambisi LFC menjuarai Liga III NTB tahun ini

MATARAM.lombokjournal.com ~ Upaya memperkuat tim terus dilakukan Lombok Fottball Club (LFC),

Klub sepakbola profesional yang dibidani H. Bambang Kristiono, SE (HBK), Anggota DPR RI dari Dapil NTB-2/P. Lombok ini, makin memperkuat timnya dengan mendatangkan tiga pemain muda Papua berbakat.

“Bergabungnya tiga pemain baru kami yang saat ini merupakan bakat-bakat terbaik dari Papua, akan membawa LFC kian dekat dengan target menjuarai Liga III NTB tahun ini,” kata Juru Bicara LFC Rannya Agustyra Kristiono, Rabu (17/11/21).

BACA JUGA: Pertandingan Persahabatan, LFC Tekuk Hamzanwadi 5-0

Ketiga pemain yang direkrut LFC tersebut adalah dua striker Paulus Isak Onna dan Edwin Harold Iboy. Satu pemain lagi yakni Andesius Kristian Bonsapiah, merupakan seorang stoper.

Ketiga pemain ini telah berada di Mataram dan bergabung dengan TC squad LFC di Batalyon 742.

Selain tiga pemain tersebut, Rannya mengungkapkan, pada saat yang sama, LFC juga telah mendatangkan pelatih dari Papua.

Dia adalah Gerald Pangkali, yang merupakan salah satu legenda Persipura Jayapura. Sebelum bergabung dengan LFC, Gerald adalah Asisten Pelatih Tim Sepakbola PON Papua.

Rannya mengatakan, selama LFC menjalani training center, sejumlah evaluasi dilakukan. Salah satunya adalah perlunya menambah kedalaman squad dengan mendatangkan dua striker dan satu stoper.

Para pemain ini akan bahu membahu mencapai target LFC yang segera akan memulai musim pertama di Liga 3 NTB. LFC memasang target tinggi dengan menjadi juara di Liga 3, untuk selanjutnya membuka jalan bagi LFC untuk promosi ke Liga 2 Indonesia tahun depan.

Paulus Isak Onna dan Edwin Harold Iboy adalah dua striker muda dengan nama besar di Papua.

Paulus merumput di salah satu klub profesional di Jayapura sementara  Edwin didatangkan LFC dari salah satu klub profesional di Kota Sorong. Paulus adalah salah satu striker andalan Tim

Andresius adalah pemain muda dari Sorong yang akan memperkuat lini belakang LFC. Andresius akan menjadi andalan LFC untuk mematikan pergerakan striker-striker lawan dengan kemampuan tekel dan kemampuan memperebutkan bola-bola atas.

Rannya menegaskan, para pemain muda berakat dari Papua ini direkrut LFC atas rekomendasi dari Boas Salosa, salah satu ikon sepakbola tanah air yang gemilang selama malang melintang memperkuat Tim Nasional sepakbola Indonesia.

Liga 3 Segera Kick Off

Presiden LFC H. Bambang Kristiono, SE (HBK) menambahkan, langkah LFC yang menghimpun talenta-talenta terbaik pesepakbola muda sepenuhnya untuk memenuhi ekspektasi publik sepakbola di Bumi Gora.

HBK menegaskan, komitmen LFC adalah menghadirkan pemain-pemain yang memiliki kemampuan dan teknik tinggi.

“Sehingga dalam setiap pertandingannya, LFC akan mampu menyuguhkan laga yang atraktif sekaligus menghibur para pencinta sepkabola NTB,” kata Wakil Ketua Komisi I  DPR RI ini.

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, seiring dengan kian dekatnya kick off Liga 3, LFC saat ini terus mempersiapkan diri.

BACA JUGA: Profil Dyan Dilato, yang Dipecat Dari MGPA

Termasuk dengan menggelar pertandingan-pertandingan persahabatan dengan sesama klub profesional di NTB.

Asosiasi Provinsi PSSI NTB sendiri akan segera menggelar manajer meeting bersama klub peserta Liga 3 NTB. Rencananya manajer meeting akan digelar pada Rabu (17/11) hari ini.

Dalam manajer meeting tersebut akan dibahas teknis pertandingan. Mulai dari sistem pertandingan yang akan bergulir di Liga 3 NTB serta peraturan pertandingan lainnya.

Dengan begitu, semua klub yang berlaga akan paham dengan aturan yang ada dan tidak ada pertanyaan-pertanyaan lain di kemudian hari.

Liga 3 NTB 2021, akan diikuti 18 klub yang masing-masing berasal dari P. Lombok dan P. Sumbawa. Ada 11 tim yang berasal dari P. Lombok dan 7 tim yang berasal dari P. Sumbawa.

Babak penyisihan Liga 3 NTB digelar di P. Lombok dan P. Sumbawa. Peringkat satu dan runner up dari masing-masing wilayah akan melaju ke tingkat Provinsi.

Sebagai tuan rumah Liga 3 NTB, Kab  Lombok Barat menjadi lokasi penyisihan Grup A yang dihuni klub-klub yang berasal dari P. Lombok.

Sedangkan KSB menjadi lokasi pertandingan penyisihan Grup B yang dihuni klub-klub yang berasal dari P. Sumbawa.

LFC’s Fans Club

Sementara itu LFC’s Fans Club telah terbentuk dengan nama BABALO (Barisan Batur Lombok) yang dipimpin oleh Sawaluddin Awenk (Ketua), H. Mohammad Nur Said, mantan Wakil Ketua DPRD Kab. Lobar (Sekretaris), dan Rusman, anggota DPRD Kab. Loteng (Bendahara).

Nama BABALO sendiri berasal dari Quiz atau Give Away yang telah dilakukan LFC selama 2 minggu.

Penyerahan hadiah sebesar rp. 5 juta bagi pemenang give away ini akan diberikan berbarengan dengan pengumuman 30 pemain squad utama LFC untuk gelaran Liga 3.

Me

 




Profil Dyan Dilato, yang Dipecat dari MGPA

Dyan Dilato yang perkataannya yang ditujukanpada Marshal  Sirkuit Mandalika, yang dinilai bisa melukai perasaan masyarakat, mempunyai karir panjang di dunia balap

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kepala Divisi Operasional MGPA, Dyan Dilato menuai sorotan negatif setelah diberhentikan dari jabatannya karena menghina Marshal Sirkuit Mandalika.

Sebelumnya diberitakan, Dyan Dilato dipecat setelah menyampaikan komentar tidak pantas soal Tim Marshal local  “Katrok dan Ndeso”.

“Marshalnya katrok semua, ndeso. Bukannya bertugas sebagai marshal, tapi malah pada nonton balap.” kata Dyan Dilato.

BACA JUGA:  Persiapan Ajang WSBK, Dipastikan Profesional dan Optimal

Sejumlah media lokal mengutip ucapan Dyan Dilato yang ditujukan pada marshall yang bertugas saat ajang Final Race IATC di Sirkuit Mandalika, Minggu (14/11/21) tidak berkompeten.

Karena perkataannya yang tidak terkontrol itu membuat pihak Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) termasuk Mandalika Grand Prix Association (MGPA), meminta maaf karena pernyataan Dylan Dilato dianggap bisa melukai hati masyarakat.

Ini sosok Dyan Dilato di dunia balap internasional?

Pada 2016, kepada media lokal, Dyan Dilato mengaku bertugas sebagai salah satu juri di kejuaraan dunia MotoGP dan WSB.

“Beliau sedang menjadi presiden juri seri X WSB di Lausitzring, Jerman.” tulis situs media lokal, September 2016.

Tapi karier Dyan Dilato di dunia balap dimulai jauh sebelum itu. Pada 2009 bergabung dengan Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) yang bertugas di unit CTL (Comission Touring and Leisure). Dyan Dilato bertugas menginspeksi.

Pria kelahiran 30 Mei 1964, Dyan Dilato memulai karier organisasi bermotornya di PP IMI pada 2008.

BACA JUGA: IATC 2021 Ditunda Pekan Depan, Demi Keamanan Pembalap

Sebelumnya, pria bergelar master of bisnis administrasion (MBA) dari Universitas Antwerp di Belgia itu, mulai terlibat di dunia otomotif sebagai pembalap di kelas supersport dan superbike.

Nn

 




Persiapan Ajang WSBK, Dipastikan Profesional dan Optimal

Mandalika Grand Prix Association atau MGPA memastikan bahwa penyelenggaraan ajang WSBK Profesional dan Optimal, menyusul pengunduran jadwal Idemitsu Asia Talent Cup (IATC)

LOTENG.lombokjournal.com ~ Pihak-pihak internal maupun eksternal yang terlibat dalam persiapan dan penyelenggaraan balap MOTUL FIM Superbike World Championship (WSBK) Indonesia 2021 dan Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) pekan ini, dipastikan bekerjasama dengan profesional dan optimal.

Presiden menjajal sirkuit Mandalika yang jadi ajang WSBK
Presiden Jokowi

Penegasan itu disampaikan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) bagian dari ITDC Group, selaku penyelenggaran ajang balapan itu.

Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah juga menjelaskan, pihaknya meminta maaf. Dan MGPA telah menerima pengunduran diri resmi dari Dyan Dilato, Head of Operation Sporting MGPA per tanggal 15 November 2021.

BACA JUGA: Profil Dyan Dilato, yang Bekata Tidak Pantas

Sebagai perusahaan penyelenggara, pihak MGPA menyampaikan permohonan maaf atas perkataan Dyan Dilato yang menyakiti hati masyarakat NTB terutama tim marshal.

“Kami paham bahwa menghina dan apapun yang terjadi di lapangan bukanlah hal yang profesional,” jelas Ricky.

Dyan Dilato secara resmi mengundurkan diri dari MGPA.  Ditegaskan, segala sesuatu yang dilakukan Dyan tidak lagi menjadi tanggung jawab MGPA.

Sudah lebih dari dua dekade, Indonesia tidak menggelar event balap motor berkelas internasional.

“Terpilihnya Pertamina Mandalika International Street Circuit sebagai tuan rumah IATC 2021, WSBK 2021 dan MotoGP 2022 merupakan bentuk kepercayaan masyarakat balap motor Internasional khususnya Dorna Sports atas kemampuan kita dalam menggelar event berskala besar,” kata Ricky.

BACA JUGA: IATC Ditunda Pekan Depan, Demi Keamanan Pembalap

Ia sangat berharap, hubungan dan kerjasama MGPA dengan masyarakat semakin baik, serta berhasil menyelenggarakan event balap internasional di sirkuit kebanggaan Indonesia ini.

Nn

 




Balapan IATC 2021 Batal Digelar, Penonton Kecewa

Demi keamanan para pembalap maka penyeleggaraan IATC di Sirkuit Pertamina Mandala terpaksa harus diundur penyelenggaraannya

LOTENG.lombokjournal.com ~ Kekecewaan penonton tak bisa disembunyikan atas pembatalan event balap Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2021 yang sedianya berlangsung hari Minggu (14/11/21) di sirkuit Mandalika.

BACA JUGA: IATC 2021 Dituda Pekan Depan, Demi Keselamatan Pembalap

Ajang balap IATC seharusnya jadi event balap insternasional pertama yang digelar di Sirkuit Mandalika.

Balapan tersebut sedianya dimulai pada hari Minggu (14/11) pukul 16:00. Tapi panitia membatalkan dan menjadwalkan ulang balapan menjadi tanggal 19-21 November.

BACA JUGA: Balap IATC 2021 Bisa Ditonton Secara Live

Penudaan tersebut penting karena menyangkut keamanan pembalap. Pihak MGPA, sebagai pihak penyelenggara memberi keterangan tertulis.

“Kami meminta maaf bagi para pendukung yang sudah datang untuk menyaksikan para pembalap Asia Talent Cup 2021. Demi keamanan para pembalap, jadwal pertandingan akan diubah menjadi tanggal 19-21 November nanti. Yuk tetap dukung terus pembalap favoritmu.” tulis MGPA dilansir dalam keterangan resminya, Minggu (14/11) sore..

Masyarakat yang sudah menantikan sirkuit baru milik Indonesia menggelar balap tersebut berakhir dengan kekecewaan.

Padahal antusiasme masyarakat cukup tinggi untuk menyaksikan IATC di Sirkuit Mandalika.

Salah seorang penonton mengungkapkan kekecewaanny, ia mengaku tak menyangka bila event internasional seperti itu tiba-tiba ditunda..

Kekecewan itu muncul karena sejak pukul 11:00 WITA, dia sudah datang antre dan menunggu untuk menonton balapan. Tapi hingga pukul 16:00 WITA balapan yang ditunggu-tunggu tidak ada.

Nn

 




Pertandingan Persahabatan, LFC Tekuk Hamzanwadi 5-0

Semangat pemain LFC patut diapresiasi. Meski, menurut HBK, kemampan pemainnya perlu terus ditingkatkan kemampuannya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Lombok Football Club (LFC) terlalu meski perkasa bagi PS Hamzanwadi. Bertanding di tengah guyuran hujan, akhirnya LFC yang baru saja dinyatakan lolos berlaga di Liga III Provinsi NTB itu menang telak 5-0.

Para pemain LFC Tampak bersemangat

Dalam pertandingan persahabatan melawan PS Hamzanwadi di di GOR Turida, Minggu (14/11/21), baik  kehadiran H. Bambang Kristiono, SE (HBK) Presiden LFC dan H.M Syamsul Luthfi Presiden PS Hamzanwadi terasa isimewa.

Kedua anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/Pulau Lombok ini menyaksikan pertandingan hingga usai.

Jalannya pertandingan babak pertama, baik LFC maupun Hamzanwadi berusaha mengambil inisiatif serangan. Namun, lini tengah LFC yang dikendalikan trio Alfarizi, Arif, dan Rudi lebih cekatan mengambil inisiatif.

BACA JUGA: Festival Budaya Loloan, Memelihara Adat Budaya

LFC yang memainkan formasi 4-3-3 terbukti lebih jeli memanfaatkan lebar lapangan. Beberapa kali dua striker Vijay dan Agus menusuk lewat sayap.

Usaha ini berbuah manis di menit 14 ketika Agus mengirim umpan kepada Bagas. Tanpa ampun Bagas menaklukkan kiper Hamzanwadi dengan sontekan menipu.

Hamzanwadi seolah tersengat dengan gol ini. Pemain-pemain asal Lombok Timur ini mencoba mengembangkan permainan. Tusukan Hamzanwadi berulangkali kandas oleh Zahran, Ramzi, Yunus, dan Lodrico.

Di menit 30, LFC nyaris menggadakan kedudukan melalui kaki Agus. Umpan terobosan lini tengah gagal dimaksimalkan. Jelang berakhirnya babak pertama LFC mendapat hadiah pinalti akibat pelanggaran di kotak putih.

Tomy yang turun sebagai eksekutor menendang bola dengan dingin. Skor berubah menjadi 2-0 untuk LFC hingga peluit babak pertama berakhir. Pada pertandingan babak pertama lini belakang LFC cukup perkasa. Sang Kiper Ilham tak merasakan shoot on goal.

Di babak kedua, LFC memberikan kesempatan bermain kepada beberapa pemain baru. Di awal babak kedua, kedua tim banyak berkutat di lini tengah. Aliran-aliran bola gagal masuk hingga lini belakang.

BACA JUGA: Presiden Didampingi Gubernur NTB, Resmikan Sirkuit Mandalika

Setelah 15 menit babak kedua, LFC kembali memainkan umpan terobosan. Melalui skema umpan silang, Wahab menambah gol di menit 20. Sepakan dengan kaki bagian dalam gagal dihalau kiper PS Hamzanwadi.

Lini tengah LFC bergairah begitu Pogay masuk di menit 67. Pemain berpostur mungil namun lincah ini memainkan ritme permainan di lini tengah. Beberapa gocekan-gocekannya membuat repot gelandang PS Hamzanwadi.

Tak hanya sekadar mengadu skill, beberapa kali Pogay menusuk ke jantung pertahanan. Umpan lambung Pogay di sisi kanan pertahanan berbuah sepak pojok. Wahab memanfaatkan sepak pojok dengan jeli. Skor bertambah menjadi 4-0 di menit 82.

PS Hamzanwadi yang tak ingin kehilangan muka mencoba kembali membangun serangan. Lagi-lagi lini pertahanan tim asuhan Hamzah Wardi tampil tangguh. Seperti babak pertama, hingga penghujung babak kedua kiper dari LFC tak mendapat serangan mematikan.

Keasyikan mengalirkan bola ke lini depan, pemain Hamzanwadi kembali kebobolan. Di menit 87 melalui aksi individu Pogay, umpan lambung terukur diselesaikan dengan manis oleh Rizwal.

Gol tersebut menambah skor kemenangan LFC menjadi 5-0. Hingga peluit akhir pertandingan, skor pertandingan tak berubah.

Kemampuan Pemain Harus Ditingkatkan

Usai pertandingan Presiden LFC H. Bambang Kristiono, SE (HBK) berjumpa dengan pelatih dan pemain. Politisi Partai Gerindra ini memuji semangat pemain LFC. Meski bermain dalam guyuran hujan mereka sanggup menunjukkan determinasi.

“Kemampuan pemain masih bisa terus ditingkatkan. Uji coba ini untuk mengukur fisik, teknik dan tim work” katanya.

HBK memberi apresiasi kepada tim Hamzanwadi yang telah bersedia uji tanding. Menurutnya pertandingan persahabatan ini sebagai salah satu hiburan bagi masyarakat. Kerinduan masyarakat NTB terhadap sepakbola begitu tinggi.

“Terima kasih untuk Pak Lutfi atas kesempatan uji coba ini,” sambungnya.

Dari pantauan HBK sepanjang 90 menit pertandingan, masih ada kelemahan dari LFC. Ia yakin kekurangan tersebut akan diperbaiki secara optimal. Sehingga pada pertandingan Liga III seluruh pemain benar-benar siap tanding.

“Masih ada waktu. Nanti tinggal diuji pada pertandingan berikutnya,” imbuhnya.

Sementara itu Juru Bicara LFC Rannya Agustyra Kristiono mengatakan, pertandingan ujicoba masih akan dilakukan oleh LFC beberapa waktu ke depan. Pelatih terus mencari komposisi terbaik.

“Untuk pertandingan sore ini secara umum kita sudah ada gambaran seperti apa strateginya nanti,” katanya.

Rannya mengaku, komposisi pemain LFC dimaksimalkan antara lini utama dan kedua. Pemain cadangan LFC secara kualitas tak jauh berbeda dengan pemain utama. Dengan begitu, kompetisi Liga III Provinsi dan Nasional dapat dilalui maksimal.

“Kita ingin rotasi pemain berjalan dengan baik, jadi komposisi pemain harus merata,” imbuhnya.

Me

 




IATC Ditunda Pekan Depan, Demi Keamanan Pembalap

Penudaan IATC terpaksa dilakukan dilakukan demi keselamatan para pembalap yang akan menjajal sirkuit ini

LOTENG.lombokjournal.com ~  Idemitsu Asia Talent Cup 2021 yang sejatinya digelar hari Minggu (14/11/21), ditunda pelaksanaannya.

Gubernur ungkapkan alasan penuanndaan IATC
Gubernur Zulkieflimansyah

Dan balapan itu direncanakan kembali akan digelar pekan depan.

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) melalui keterangan resminya, menyampaikan, alasan penudaan tersebut penting karena menyangkut keamanan pembalap.

“Kami meminta maaf bagi para pendukung yang sudah datang untuk menyaksikan para pembalap Asia Talent Cup 2021. Demi keamanan para pembalap, jadwal pertandingan akan diubah menjadi tanggal 19-21 November nanti. Yuk tetap dukung terus pembalap favoritmu.” tulis MGPA dilansir dalam keterangan resminya, Minggu (14/11) sore.

BACA JUGA:

“Ini kita jadikan pengalaman dan memang dari awal kita maknai demikian sehingga pas penyelenggaraan WSBK dan MOTOGP lebih baik dan tak salah lagi,” ujar gubernur saat ditemui di Sirkuit Mandalika.

Mengenai kesiapan Marshal yang menjadi kendala balapan, Gubernur Zulmengingatkan keselamatan adalah yang utama.

“Hari ini banyak yang antusias ingin menyaksikan Race ATC tetapi nggak jadi, karena Marshal kita belum dirasakan siap menurut standar safety dari Dorna. Ada yang terlambat menjawab panggilan, Ada terlambat angkat bendera dan lain lain” jelasnya.

Gubernur NTB yang ditemui di Sirkuit Mandalika, mengajak warga NTB tetap optimis dan bisa mengambil hikmah dari kejadian ini.

“Walau kecewa karena nggak jadi lihat race nya perlu juga dilihat sisi positif atau ambil hikmahnya sehingga ketika penyelenggaraan WSBK minggu depan dan Penyelenggaraan MotoGP kita sdh benar-benar siap,” jelas Bang Zul.

BACA JUGA: Balap IATC Bisa Ditonton Secara Live

“Menjadi Marshal balapan kelihatan sepele dan sederhana tapi kalau salah bisa fatal akibatnya. Masih ada waktu seminggu lagi untuk memperbaiki yang kurang-kurang. Setiap langkah awal pasti ada kesalahan-kesalahan. Karena Kadang dengan kesalahan-kesehatan lah kita dipaksa belajar, dan berubah,” tutupnya.

Nn

Diskominfotikntb

 




Balap IATC 2021 Bisa Ditonton Secara Live

Bagi masyarakat yang tidak bisa menyaksikan Balap IATC 2021 di Sirkuit Mandalika, bisa menontonnya secara live melalui kanal youtube Asia Talent Cup

LOTENG.lombokjournal.com ~ Seri pamungkas Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2021 siap digelar di Sirkuit Mandalika Lombok Tengah pada hari Sabtu-Minggu, 13-14 November 2021 nanti.

Kompetisi balap motor bagi para pembalap muda Asia dan Oseania itu juga dapat disaksikan secara live melalui kanal youtube “Asia Talent Cup”.

Penonton langsung Balap IATC 2021

Tim medis Balap IATC 2021

“Bagi masyarakat yang tidak bisa menyaksikan secara langsung di Sirkuit Mandalika, juga bisa menontonnya secara live melalui kanal youtube Asia Talent Cup,” jelas Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy, Sabtu (13/11) di Sirkuit Mandalika.

BACA JUGA: Presiden Didampingi Gubernur NTB Resmikan Sirkuit Mandalika

Akan ada 6 pembalap Indonesia yang berlaga di balapan kali ini, Selain 4 pembalap reguler, ada 2 pembalap Indonesia yang mendapatkan wild card untuk gelaran IATC 2021https://www.motorplus-online.com/read/252989059/jadwal-asia-talent-cup-2021-di-sirkuit-mandalika-dimulai-hari-jumat di sirkuit Mandalika.

4 pembalap reguler tersebut adalah, Herlian Dandi, Herjun Atna Firdaus, Dheyo Wahyu dan Fadillah Arbi yang telah mewakili Indonesia sejak musim 2020.

Sementara itu, 2 pembalap yang mendapatkan wild card adalah Veda Ega Pratama (12 tahun) dan Reykat Yusuf Fadillah (13 tahun).

BACA JUGA: Gubernur NTB: Dampak Ekonomi Sirkuit Mandalika Nyata

Sesi latihan bebas (FP) dan kualifikasi ATC 2021 dipadatkan pada hari Sabtu. Sedangkan dua sesi balapan akan digelar pada hari Minggunya.

Berikut jadwal Asia Talent Cup Indonesia 2021:

Sabtu (13/11/2021)

14.00-14.40 WIB: Latihan Bebas
16.30-17.10 WIB: Kualifikasi

Minggu (14/11/2021)

Race 1: 12.00 WIB
Race 2: 16.00 WIB

Sebelumnya, rangkaian ATC di Mandalika rencananya digelar selama tiga hari.

Berhubung peresmian Sirkuit Mandalika oleh Presiden Joko Widodo digelar pada Jumat (12/11/21), sehingga jadwalnya mengalami pergeseran.

Nn

diskominfotikntb