Unggul Telak, Lombok FC Menggilas Selaparang Raya 4-1

Lombok FC unggul telak lawan Selaparang Raya 4-1, kemenangan ini membuat posisinya di klasemen naik di posisi ketiga

MATARAM.lombokjournal.com ~ Lombok FC ungguli Selaparang Raya dengan skor 4-1 dalam pertandingan lanjutan Liga 3 Asprov PSSI NTB yang mempertemukan Lombok FC dengan PS Selaparang Raya.

Jalannya babak pertama, kedua tim berupaya mengambil inisiatif serangan. Hingga pertengahan babak pertama, serangan kedua tim kandas oleh para pemain bertahan masing-masing tim.

Pemain LFC sempat drop akhirnya bangkit dan unggul telak

Semangat pemain LFC bangkit dan di babak dua unggul telak

Pelanggaran pemain Lombok FC di menit 34 menghasilkan tendangan bebas bagi PS Selaparang Raya. Lalu Abdul Ghani yang mengambil tendangan bebas langsung mengarahkan bola ke kiper Khaerul.

Tendangan Lalu Abdul Ghani gagal ditangkap Kahirul dengan sempurna. Bola yang terlepas disapu  oleh Naufal, skor 1-0 untuk keunggulan PS Selaparang Raya.

BACA JUGA: Bertanding Melawan PS Daygun, Lombok FC Unggul 2-0

Gol ini membuat pemain Lombok FC tersengat. Anak-anak asuh S. Margono langsung menyerang total, namun sampai babak pertama usai, PS Selaparang Raya masih unggul 1-0.

Memasuki babak kedua, striker andalan Lombok FC, Paulus Issac Ona masuk ke lapangan. Daya gedor Lombok FC semakin kencang.

Pemain Lombok FC Lodrico mengirim tendangan jarak jauh. Bola lepas dari tangkapan kiper. Paul tanpa ampun menceploskan bola.

Skor 1-1 di menit 53. Dominasi pemain-pemain Lombok FC semakin tinggi. Serangan sayap dari Agus maupun Edwin silih berganti mengirim umpan silang ke tengah lapangan.

Menit 62 pemain Lombok FC, Vijay mengirim umpan silang. Bola sundulan Agus yang membentur tiang disapu oleh Rudi. Skor 2-1 untuk keunggulan Lombok FC.

Tiga menit kemudian, lagi-lagi melalui umpan silang pemain Lombok FC, Nanda Juanda menggandakan skor. Sundulannya gagal ditahan oleh kiper PS Selaparang Raya.

Unggul 3-1 tak membuat serangan Lombok FC mengendorkan tekanannya. PS Selaparang Raya yang berupaya memperkecil kedudukan justru kembali kebobolan.

Di menit 75 memanfaatkan serangan balik Paul mengirim umpan kepada Edwin. Pemain nomor punggung 89 itu memainkan skill.

Setelah melewati dua pemain belakang, ia menendang keras ke kiper. Bola terlepas dan mengarah ke Rudi, dan gol kembali tercipta.

Kemenangan Lombok FC ini membuat posisi di klasemen naik satu tingkat, menggeser posisi Perslotim di posisi ketiga yang sehari sebelumnya bermain imbang.

Dari Istanbul, Turki, Juru Bicara LFC Rannya Agustyra Kristiono, melalui sambungan telephone menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim pelatih juga para pemain LFC yang terus ngotot berjuang dengan penuh semangat untuk membalikkan keadaan.

“Sesuai arahan Presiden LFC, para pelatih dan pemain telah memperlihatkan kwalitas permainannya yang semakin matang. Dan diucapkan selamat, serta terima kasih kepada tim pelatih dan para pemain LFC atas kemenangannya.

“Pertahankan, dan tingkatkan terus performa tim, pertandingan belum selesai,” kata Rannya melalui sambungan telpnya.

BACA JUGA: Kader PKK Jadi Fasilitator Administrasi Masyarakat

Sementara itu usai pertandingan pelatih LFC , S Margono mengatakan skuad tim LFC dibabak pertama banyak mendapat peluang goal tapi tembakannya  beberapa membentur mistar gawang.

“Tercatat ada 4 kali peluang, tapi masih belum beruntung  membuahkan gol,” imbuhnya.

S Margono mengakui setelah kebobolan satu goal lewat tendakan bebas, mental pemain LFC langsung drops.

“Anak-anak mental mainnya masih labil, belum stabil,” ujarnya.

Kemudian saat turun main, kata Margono , tim pelatih LFC lainnya Gerard Pangkali dan Nanang hidayat memberikan motivasi dan spirit untuk bermain tenang dan tidak mudah down.

“Hasilnya LFC unggul 4 – 1 berkat kerjasama timwork yang mulai rapi,” tambah Gerard Pangkali.

Tim Pelatih LFC yakni S Margono, Gerard Pangkali dan Nanang Hidayat berharap untuk bertandingan liga kedepan masalah jadwal pertandingan perlu diperhatikan agar para pemain mendapat istirahat yang cukup.

“Dengan jadwal pertandingan yang tiada jeda yang cukup , sulit memulihkan kondisi stamina pemain yang fit dan bugar,” tukas S Margono sembari menambahkan idealnya waktu istirahat pertandingan setiap tiga atau 4 hari.

“Anak-anak mental mainnya masih labil, belum stabil,” ujarnya.

Kemudian saat turun main, kata Margono, tim pelatih LFC lainnya Gerard Pangkali dan Nanang hidayat memberikan motivasi dan spirit untuk bermain tenang dan tidak mudah down.

“Hasilnya LFC unggul 4 – 1 berkat kerjasama timwork yang mulai rapi,” tambah Gerard Pangkali.

Tim Pelatih LFC yakni S Margono, Gerard Pangkali dan Nanang Hidayat berharap untuk bertandingan liga kedepan masalah jadwal pertandingan perlu diperhatikan agar para pemain mendapat istirahat yang cukup.

“Dengan jadwal pertandingan yang tiada jeda yang cukup , sulit memulihkan kondisi stamina pemain yang fit dan bugar,” tukas S Margono sembari menambahkan idealnya waktu istirahat pertandingan setiap tiga atau 4 hari.

Me

 




Bertanding Melawan PS Daygun, Lombok FC Unggul 2-0

Lombok FC telah mampu bangkit dari kekalahan 2-1 pada pertandingan sebelumnya ketika melawan PS Bima Sakti.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Lombok FC (LFC) mampu bangkit setelah menelan kekalahan perdana dari PS Bima Sakti di pertandingan sebelumnya.

Bertanding melawan PS Daygun, Lombok FC berhasil mengalahkan PS Daygun dengan skor 2-0 dalam lanjutan Liga 3 NTB Grup A yang digelar di GOR 17 Desember, Kamis (2/12).

Tim yang dikomandoi pemain belakang Lodrico ini langsung tancap gas di babak pertama. Serangan cepat dari sektor sayap yang diperagakan anak-anak asuh Margono ini terbukti efektif.

Salah seorang pemain Lombok FC tengah menembakkan bola

Pemain Lombok FC mengecoh awan

Pemain Lombok FC, Rudy mencetak gol pertama di menit 11 melalui set up serangan dari sayap kiri pertahanan PS Daygun.

Setelah gol pertama tersebut, kedua tim mendapatkhttps://lombokjournal.com/wanita-nekat-gantung-diri-di-pohon-ketapang-pinggir-pantai/an banyak peluang. Namun finishing yang kurang sempurna dari kedua tim tidak bisa menghasilkan gol tambahan di babak pertama.

BACA JUGA: Wanita Gantung Diri di Pohon Ketapang Pinggir Pantai

Babak pertama berakhir dengan keunggulan sementara Lombok FC atas PS Daygun, 1-0.

Memasuki babak kedua, Lombok FC tampil menyerang. Peluang emas didapatkan di awal babak kedua melalui umpan tarik dari sektor sayap tetapi tidak bisa disambut penyerang Lombok FC sehingga gagal menjadi gol.

Sepanjang babak kedua, permainan kedua tim begitu terbuka. Masing-masing tim memiliki peluang emas tetapi tidak bisa diteruskan menjadi gol.

Gol kedua Lombok FC baru tercipta di paro babak kedua. Pemain pengganti bernomor punggung 14, Agus, mencetak gol kedua Lombok FC di menit 76. Gol ini sekaligus menjadi gol terakhir yang tercipta di pertandingan tersebut.

”Hasil akhir sudah puas. Tapi kualitas permainan tim masih belum puas 100 persen,” ujar pelatih Lombok FC, Margono.

Margono menjelaskan, dengan hasil pertandingan tersebut masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan. Khususnya saat menghadapi transisi dari menyerang ke bertahan.

Presiden LFC, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) bersama Jubir LFC, Rannya Agustyra Kristiono menonton pertandingan Lombok FC PS Daygun langsung dari Istanbul, Turki melalui live streaming Lombok TV di Youtube.

BACA JUGA: Pemdes Sesait Tingkatkan Kapasitas Digital Pelaku UMKM

“Terima kasih kepada tim pelatih serta para pemain LFC yang telah mampu bangkit dari kekalahan 2-1 pada pertandingan sebelumnya ketika melawan PS Bima Sakti. Mudah-mudahan para pemain LFC akan terus mempertahankan penampilannya pada pertandingan-pertandingan selanjutnya, perjalanan masih sangat panjang, soliditas dan kekompakan tim harus terus ditingkatkan,” kata Rannya penuh optimis.

Me

 




MotoGP dan MXGP Sudah Pasti di NTB, Giliran F-1 Diperjuangkan

Peyelenggaraan MotoGP dan MXGP, balap motor cross paling elit di dunia, sudah dikonfirmasi akan diselengarakan di NTB, kini gelaran F-1 diperjuangkan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Berbagai gelaran internasional sedang diperjuangkan untuk bisa diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat (NTB), salah satunya adalah ajang balap Formula – 1 (F1).

Sebelumnya peyelenggaraan MotoGP dan MXGP, balap motor cross paling elit di dunia, sudah dikonfirmasi akan diselengarakan di NTB.

setelah memastikan penyelenggaraan MotoGP di NTB, kini giliran perjuangkan F-1 agar di NTB

“Rencananya kami akan ke Abu Dhabi untuk menindaklanjuti pembicaraan kemungkinan Mandalika akan menjadi host untuk F1, ini akan sangat menarik, selain itu kita juga akan menjadi tuan rumah untuk MXGP,” tutur Bang Zul.

Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB menyampaikan itu saat menerima audiensi IDN Times Indonesia di Pendopo Gubernur NTB, Senin (29/11/21).

BACA JUGA: MXGP, Motocross Paling Elit di Dunia, Tahun 2022 di NTB

Adanya gelaran – gelaran internasional yang akan berlangsung di Provinsi NTB diharapkan terus menumbuhkan prekonomian masyarakat.

“Jangan sampai yang berjualan orang Malaysia atau singapura, tetapi harus para UMKM kita bisa siap juga, masyarakat lokal juga ekonominya semakin menggeliat,” harapnya.

Orang nomor satu di NTB tersebut juga menyampaikan,  Pemerintah tengah serius mempersiapkan gelaran MotoGP 2022 yang akan berlangsung pada bulan Maret di Pertamina Mandalika International Street Circuit.

Perkiraannya, event MotoGP akan menjadi gelaran yang skalanya sepuluh kali lebih besar dibandingkan WSBK 2021 yang sukses digelar kemarin.

“Perkiraannya MotoGP akan sepuluh kali lebih besarnya dan sekitar 200 Ribu orang akan datang menyaksikan MotoGP. Semoga dengan waktu tiga bulan ini kita bisa maksimal mempersiapkan ” jelas Bang Zul.

Ia sempat mengatakan, saat rapat terbatas dengan Presiden dan Menteri – menteri di Bogor beberapa waktu lalu, gelaran Superbike telah mampu menyedot perhatian dunia.

Karenanya, bukan saja sirkuit yang akan terus dipermak, namun fasilitas penunjang juga akan diperhatikan oleh Pemerintah Pusat.

BACA JUGA: Bukan Hanya MotoGP, Tahun 2022 NTB Tuan Rumah MXGP

Para pengunjung gelran IATC dan WSBK sudah eyaksikan, Sirkuit Mandalika sangat indah.

“Kalau disempurnakan, bukan mustahil ini akan menjadi ikon yang mengantarkan kita untuk dikenal dunia secara lebih luas apalagi kalau pelaksanaan motoGP sukses,” ungkap Bang Zul.

Nn

 




LFC Berbenah, Setelah Tersandung 1-2 Lawan PS Bima Sakti

Meski dikalahkan 1-2 lawan PS Bima Sakti, namun peluang LFC untuk mencapai target menjuarai Liga 3 NTB juga masih terbuka lebar

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemain, pelatih, dan manajemen Lombok Football Club (LFC) terus berbenah menyusul kekalahan 1-2 dari PS Bima Sakti dalam laga kedua Liga 3 NTB, akhir pekan lalu.

Para pemain dan pelatih dipastikan akan tetap mendapatkan bonus dan asuransi selesai gelaran Liga 3 NTB.

HBK melupakan kekalahan LFC dari PS Bima, dan siap bangkit hadapi Liga 3 NTB

“Tidak ada kekalahan yang diinginkan. Tentu, hasil pertandingan tersebut sangat melukai kami. Tapi sejujurnya, ada banyak aspek bagus yang telah ditunjukkan tim, kecuali hasil akhirnya,” kata Juru Bicara LFC Rannya Agustyra Kristiono, di Mataram, Senin (29/11/21).

LFC sebetulnya unggul lebih dulu dalam pertandingan di GOR 17 Desember Mataram tersebut. Namun, keunggulan itu tak mampu dipertahankan LFC. Sejumlah peluang yang dimiliki LFC juga belum mampu terkonversi menjadi gol.

BACA JUGA: Main di Tengah Hujan, LFC Sikat PSLT 2-0

PS Bima Sakti kemudian menyamakan kedudukan dan berbalik leading di pertandingan 3 menit tambahan waktu, untuk menyudahi laga dengan kemenangan tipis PS Bima Sakti 1-2.

Rannya menegaskan, LFC segera melupakan kekalahan tersebut, dan kini LFC tengah fokus mempersiapkan diri menghadapi laga-laga lanjutan.

LFC, kata Rannya, masih memiliki peluang yang sangat besar untuk berkembang di 8 pertandingan sisa. Peluang LFC untuk mencapai target menjuarai Liga 3 NTB juga masih terbuka lebar.

“Kejuaraan ini tidak ditentukan oleh hasil akhir satu atau dua laga. Ini baru pertandingan kedua, masih ada delapan laga sisa yang harus dimainkan. LFC sudah pasti akan menegakkan kepala untuk menyambut laga-laga berikutnya,” imbuh Rannya.

Dara yang masih menempuh pendidikan di Brunnei University, London, Inggris tersebut memastikan, hasil akhir melawan PS Bima Sakti tak akan mempengaruhi apapun dari target yang telah ditetapkan manajemen bersama Presiden LFC sebelumnya.

Malah, manajemen LFC sudah menyiapkan bonus besar untuk para pemain dan pelatih. Selain itu, LFC juga tengah menyiapkan asuransi untuk seluruh pemain dan tim pelatih.

“Manajemen juga telah menyiapkan bonus akhir tahun untuk bekal para pemain pulang ke kampung halamannya masing-masing pada saat jeda kompetisi,” kata Rannya.

Sementara itu, sebelum bertolak menuju Turki untuk memimpin Kunjungan Kerja Komisi I DPR RI, Presiden LFC H. Bambang Kristiono, SE (HBK) telah mengumpulkan tim pelatih dan manajemen LFC di salah satu rumah makan seafood di daerah Lembar, Lombok Barat, usai laga dengan PS Bima Sakti.

BACA JUGA: Infrastruktur Jalan di NTB, Desember Tahun Ini Selesai

Pertemuan tersebut dilaksanakan untuk melakukan koreksi dan evaluasi kemudian memastikan pembenahan-pembenahan yang harus dilakukan menyambut laga-laga berikutnya.

“LFC bersiap bangkit dari kekalahan melawan PS Bima Sakti,” kata HBK.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut menegaskan, bahwa jalan untuk sampai ke titik dimana sang juara ditentukan itu masih sangat panjang.

Total ada sepuluh pertandingan yang harus dilakoni LFC.

Karena itu, HBK menegaskan, kesempatan LFC untuk berbenah dan memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada masih sangat terbuka, sehingga target yang telah dicanangkan manajemen LFC masih dapat dicapai.

Politisi Partai Gerindra yang dikenal humble ini memastikan, LFC committed untuk membangun klub sepakbola profesional yang akan menjadi kecintaan dan kebanggaan masyarakat NTB.

Karena itu, andai pun tahun ini takdir menentukan lain, dimana LFC belum berhasil menjadi juara Liga 3 NTB, kemudian tidak dapat lolos ke putaran berikutnya di tingkat nasional, maka LFC akan legowo dan mempersilakan klub manapun untuk mewakili NTB melanjutkan kiprahnya di level nasional.

Dan LFC akan mengonsentrasikan budget dana yang awalnya disiapkan untuk bertarung di level Nasional akan dialihkan kepada penyiapan infrastruktur LFC, sekaligus melakukan pembiaaan dan meningkatkan kesejahteraan skuadnya.

“Apa pun posisi akhir LFC pada kejuaraan Liga 3 NTB ini, tidak akan melunturkan komitmen dan semangat LFC untuk menempa diri menjadi klub kecintaan dan kebanggaan masyarakat NTB,” tandas HBK.

Terkait dirinya yang hendak memimpin kunjungan kerja Komisi I DPR RI ke Turki, HBK menyampaikan bahwa Dubes RI di negara Turki saat ini adalah Lalu Muhamad Iqbal,  putra asli Lombok Tengah.

HBK mengatakan, saat uji kepatutan dan kelayakan Dubes Lalu Muhamad Iqbal di Komisi I DPR RI, dirinyalah yang memimpin langsung pelaksanaan fit and proper test Iqbal. HBK pun menegaskan, dirinya mengawal dan memberi dukungan penuh pencalonan Iqbal sebagai Dubes RI di Turki.

Me

 




MXGP, Motocross Paling Elit di Dunia, Tahun 2022 di NTB

Setelah Pangkalpinang, Sumatra jadi tuan rumah MXGP tahun 2017, kini Nusa Tenggara Barat akan jadi penyelenggara pada tahun 2022

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sirkuit Mandalika baru saja sukses menjadi ajang IATC dan WSBK, dan telah menjadi perhatian dunia, khususnya kalangan pecinta balap motor.

Kini kabar baru disampaikan Gubernur Zullkieflimansyah yang sedang di Jakarta dan bertemu dengan pengurus IMI (Ikatan Motor Indonesia).

Kabar dari gubernur, bisa dipastikan, Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menjadi tuan rumah motocross MXGP pada bulan Juni tahun 2022.

Kabar ini tentu membanggakan, tahun 2022 bukan hanya MotoGP yang akan berlangsung di Lombok (NTB) tapi juga MXGP. NTB akan menjadi tuan rumah para pebalap motocross terbaik dunia.

BACA JUGA: Bukan Hanya MotoGP, Tahun 2022 NTB Jadi Tuan Rumah MXGP

Ada baiknya kita mengenal lebih jauh tetang motocross MXGP yang disebut event balap motocross paling elit di dunia. MXGP seperti halnya MotoGP, event ini juga berada di bawah FIM (Fédération Internationale de Motocyclisme).

Kalau balapan pertama MotoGP dihelat tahun 1949, seri dunia motocross pertama digelar pada 1957.

Kapasitas Mesin

Seri MXGP dibagi dalam beberapa kelas berbeda. Pertengahan dekade lalu, event ini dibagi dalam dua kelas yakni MX1 dan MX2.

Namun pada 2014 FIM memutuskan untuk melakukan perubahan: MX1 diubah menjadi MXGP, sementara MX2 bertahan dengan nama yang sama.

MXGP menggunakan mesin dua langkah berkapasitas 250cc hingga mesin empat langkah berkapasitas 450cc. Sementara kelas MX2 diperuntukkan bagi mesin dua langkah 125cc hingga mesin empat langkah 250cc.

Qatar dan Indonesia menjadi satu-satunya negara Asia yang jadi tuan rumah seri balapan ini. Tahun 2017, seri MXGP berlangsung di Pangkalpinang, Sumatra.

Masing-masing sirkuit memiliki tantangannya masing-masing. Lintasan di Belgia dan Belanda terkenal dengan pasirnya yang dalam, sementara trek di Prancis memiliki karakter bebatuan dan tanah liat keras.

BACA JUGA:

Persiapan MotoGP, Gubernur Temui Presiden dan Menko Perekonomian

Berbeda lagi dengan Argentina, yang punya lintasan tanah vulkanis.

Waktu Balapan

Balapan umumnya dilangsungkan hari Minggu, sementara sesi latihan dan kualifikasi dihelat Sabtu. Sesi kualifikasi akan menentukan posisi keberadaan posisi pebalap.

Berbeda dengan MotoGP, balapan motocross menempatkan seluruh kontestan pada garis start sejajar. Pebalap yang mendapat hasil terbaik di kualifikasi, berhak memilih di sisi (gate) mana akan memulai balapan.

Pebalap posisi dua terbaik kualifikasi akan berada di sampingnya, pebalap tercepat ketiga ditempatkan di samping posisi dua. Begitu terus begitu sampai pemilik catatan waktu terburuk akan berada di sisi start yang berbeda dengan pemilik pole position.

Setiap seri MXGP terdiri dari dua balapan. Masing-masing balapan tersebut berdurasi 30 menit plus dua lap.

Poin Penentuan Pemenang

Pebalap yang memenangi balapan akan mendapat 25 poin. Pebalap di posisi dua dan selanjutnya akan berturut-turut mengantongi 22, 20, 18, 16, 15, 14, 13, 12, 11, 10, 9, 8, 7, 6, 5, 4, 3, 2, dan 1 poin.

Tiap seri terdiri dari dua race, maka satu pebalap bisa mendapat nilai maksimal 50 (dengan asumsi dia menang di kedua race). Pemenang sebuah seri akan didapat dengan menjumlahkan poin yang diraih pada kedua race tersebut.

Jika ternyata ada dua pebalap mendapat jumlah poin yang sama, maka hasil balapan kedua akan jadi penentu posisi.

Pebalap dengan poin terbanyak di akhir musim akan dikukuhkan sebagai juara dunia.

Mesin atau manusianya?

Dibanding ajang balap motor lainnya, motocross diklaim sebagai event yang paling banyak menuntut kondisi fisik dan skill pebalap. Kondisi trek dengan segala tantangannya menuntut banyak hal dari setiap rider.

Tentu saja, mesin yang disetting sempurna dan sesuai dengan gaya setiap rider, handling yang oke, serta suspensi juga punya peran sangat penting.

Namun bagian paling vital berada pada teknik, kondisi fisik, serta kondisi psikologi dan kekuatan mental pebalap.

Mas

Sumber: detiksport

 




Bukan Hanya MotoGP, Tahun 2022 NTB Tuan Rumah MXGP

Bukan hanya MotoGP dan WSBK, penyelenggaraan MXGP tahun depan juga akan berlangsung di NTB, bocoran lokasinya bisa di Lombok, Moyo atau Tambora

MATARAM.lombokjournal.com ~ Setelah sukses menggelar Idemitsu Asia Talent Cup (IATC), dan World Superbike (SBK), DI Lombok tahun depan direncanakan bukan saja ada ajang MotoGP, namun juga akan ada  MXGP.

Kabar akan adanya kesempatan NTB menjadi tuan rumah  balapan  MXGP itu disampaikan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, setelah bertemu pengurus IMI di Jakarta.

“Bukan hanya MotoGP dan WSBK, MXGP Insya Allah 26 June akan di laksanakan juga di NTB !” kata Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB melalui laman Facebook resminya, Sabtu (28/11/21) malam.

BACA JUGA:

 Persiapan MotoGP, Gubernur Temui Presiden dan Menko Perekonomian

MXGP dikabarkan sebagai ajang balap motocross paling elit di dunia. Sama seperti MotoGP, balapan ini juga berada di bawah naungan FIM (Federation Internationale de Motocyclisme).

Seri dunia motocross ini sudah berusia cukup tua, ajang balap ini pertama kali digelar pada 1957 silam.

Tak tanggung – tanggung, selain memberikan “spoiler” waktu pelaksanaan, Bang Zul juga langsung memberikan bocoran lokasi balapan.

“MXGP will also be held on the 26th of June, NTB !! Lombok, Tambora dan Moyo alternative tempatnya!” lanjutnya.

Sudah ada kesepakatan dengan Wakil Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, sehingga ajang World Class Sport Tourism ini dipastikan akan diselengarakan di NTB.

Bang Zul mengabarkan, pada Sabtu malam sudah ada kata sepakat dengan Mas Heppy Wakil Ketua Umum IMI Pusat untuk mengadakan MXGP di NTB tanggal 26 June 2022.

“MXGP ini adalah Kejuaraan Moto Cross Dunia. Event MXGP ini logistiknya lebih besar dari WSBK,” kata gubernur.

Dilansir dari superadventure.co, dari seluruh ajang balap motor, motocross atau MXGP diklaim paling banyak menuntut kondisi fisik dan skill pembalap.

BACA JUGA: Hati-hati, Akibat Hujan Lebat Jalur Lintas Pusuk Longsor

Ditambah lagi kondisi lintasan yang penuh obstacle alias rintangan.

Tentu aja setelan mesin sempurna dan sesuai gaya setiap rider, handling yang mumpuni, serta suspense punya peran penting.

Namun, bagian paling vital berada pada teknik, kondisi fisik, serta kondisi psikologis dan kekuatan mental dari masing-masing pembalap itu sendiri.

BACA JUGA: MXGP, Motocross Paling Elit di Dunia, Tahun 2022 di NTB

MAS

 




Persiapan MotoGP, Gubernur Temui Presiden dan Menko Perekonomian

Penyelenggaraan MotoGP pada bulan Februari dan Maret 2022 mendatang membutuhkan persiapan yang lebih baik dan mantab, sebab ini program bangsa dan negara

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M. Sc gerak cepat, gas pool dengan menemui Presiden Joko Widodo dan Menko Perekonomian Airlangga Hartanto di Bogor, Jawa Barat, Jum’at (26/11/21).

Gubernur bertemu presiden dan menteri untuk bahas persiapan MotoGP

Menurut Gubernur NTB, penyelenggaraan MotoGP pada bulan Februari dan Maret 2022 mendatang membutuhkan persiapan yang lebih baik dan mantap, mengingat daya tarik dan eventnya akan jauh lebih besar.

“Banyak sekali yang harus dibenahi dan segera dikeroyok maksimal bersama-sama. Ini bukan program Lombok Tengah. Ini bukan Program NTB. Ini program bangsa dan negara kita,” jelas Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB dilansir di sosial media resminya.

Baca juga: Sukses Selenggarakan IATC dan WSBK, Ini Persiapan Berikutnya

Bertempat di Istana Bogor, Presiden RI Joko Widodo juga mengundang Mensesneg, Menteri BUMN, Menteri Keuangan, Menteri PU, Menteri Perhubungan, Menteri Pariwisata, serta Menpora dalam rangka membahas secara komprehensif persiapan perhelatan MotoGP di Mandalika tahun depan.

“Tidak hanya Pulau Lombok yang akan merasakan ‘multiplier effect’ dari setiap perhelatan internasional di Mandalika, namun Pulau Sumbawa dan bahkan juga Indonesia akan merasakan dampak positifnya secara bertahap dan proporsional,” lanjut Doktor Ekonomi Industri tersebut.

Bang Zul meyakini bahwa meskipun banyak yang harus dibenahi dan banyak hal yang bisa dijadikan pembelajaran atas event WSBK lalu, jika dilakukan bersama pasti akan selalu ada jalan.

“Kesuksesan WSBK di Mandalika kemarin bukan hanya kesuksesan Lombok Tengah atau NTB, tapi kesuksesan Indonesia! Kesuksesan Pak Jokowi Presiden kita!,” kata Bang Zul.

Gubernur melanjutkan, dengan disorotnya ajang World Superbike di Mandalika secara global menjadikan Indonesia semakin menarik di dunia internasional.

Terlebih lagi, di saat ini program-program pembangunan nasional dan daerah juga terus digaungkan. Namun, tidak ada yang semasif dan menarik perhatian nasional dan internasional seperti ajang WSBK.

BACA JUGA: Mobil Listrik Karya SMK 3 Mataram Tampil di IEMS 2021

“Dengan satu WSBK kemarin, Country Brand Indonesia jadi tak ternilai brand equity nya. Dahsyat sekali!” puji bang Zul.

“Jadi mari saling bantu dan saling dukung demi kebaikan kita bersama. Kebaikan kita semua,” tutupnya.

Nn

Diskominfotikntb

 




Sukses Selenggarakan IATC dan WSBK, Ini Persiapan Berikutnya

Penyelenggaraan IATC dan WSBK di Sirkuit Mandalika berjalan dengan lancar dan sukses, kekurangan yang ada dibenahi sebagai bentuk bentuk kesiapan jadi tuan rumah MotoGP

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si ,  suksesnya terselengara IATC dan WSBK 2021 di NTB menjadi bahan evaluasi bersama untuk kembali mempersiapkan Mandalika sebagai tuan rumah perhelatan MotoGP pada tahun 2022 mendatang.

Setelah sukses menyelenggarakan IATC dan WSBK
Lalu Gita Aryadi

Hal tersebut diungkapkan Miq Gite sapaan akrabnya saat menghadiri Rapat Analisa dan Evaluasi Event IATC dan WSBK 2021 Road to MotoGP 2022, di Lombok Astoria Hotel, Jumat (26/11/21).

BACA JUGA: Bupati Djohan Minta Maaf, Anggaran RTG Masih Diblokir

“Alhamdulillah penyelenggaraan IATC dan WSBK di Mandalika berjalan dengan lancar dan bisa dikatakan sukses. Meskipun masih ada kekurangan-kekurangan kecil, insyaAllah bisa kita benahi bersama sebagai bentuk kesiapan kita menjadi tuan rumah pada perhelatan MotoGP tahun depan di Sirkuit Mandalika,” kata Miq Gite.

Bertindak sebagai pemimpin rapat, Miq Gite juga menuturkan bahwa kesuksesan penyelenggaraan dua event internasional tersebut merupakan sebuah prestasi, mengingat ini adalah kali pertama Provinsi NTB mengadakan ajang balap berskala internasional.

“Prestasi sebuah pengalaman pertama adalah nilai pencapaian kita yang berada di atas rata-rata melebihi apa diharapkan,” tuturnya.

Selain Miq Gite, turut hadir dalam rapat tersebut, yaitu Kepala Kepolisian Daerah NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal.

Kapolda menyatakan kesiapan dari tim keamanan, dalam meningkatkan mutu dan kualitas pelayanannya dengan belajar dari evaluasi kekurangan-kekurangan yang ada pada saat event IATC dan WSBK 2021.

“Kita akan terus berusaha meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan untuk masyarakat, karena kita benar-benar semangat dan insyaAllah siap melaksanakan perhelatan MotoGP pada Maret 2022 mendatang,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa terdapat tiga variabel yang telah berhasil dilakukan pada saat sebelum penyelenggaraan, saat event berlangsung maupun pasca diselenggarakannya IATC dan WSBK.

Menrutnya, ada tiga variabel yang sudah dilakukan, yaitu terkait dengan sengketa lahan, pelaksaan protokol kesehatan serta pengamanan yang luar biasa.

“Hal tersebut tentunya akan terus kita benahi agar perhelatan MotoGP 2022 di NTB semakin berkualitas” jelas Moh Iqbal.

BACA JUGA: Gubernur Hadiri HUT PGRI dan Hari Guru Nasional di Sumbawa

Menyikapi pemaparan itu, Miq Gite menghimbau kepada seluruh panitia daerah pendukung agar terus melakukan sinkronisasi agar perhelatan MotoGP di tahun 2022 mendatang dapat terselenggara dengan baik.

“Panitia daerah pendukung harus melakukan sinkronisasi sehingga kita bisa pastikan perhelatan MotoGP tahun depan akan terselenggara dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi NTB sedang berupaya untuk mengendalikan berbagai agenda nasional yang rencananya akan diselenggrakan di NTB namun berdekatan dengan event MotoGP 2022.

“Pemerintah Provinsi sedang berusaha untuk mengendalikan agenda-agenda nasional yang akan diselenggrakan di KEK Mandalika. Jadi, kita bisa fokus untuk mempersiapkan dengan matang perhelatan MotoGP 2022 tanpa adanya gangguan yang berarti,” tutupnya.

Turut hadir juga dalam rapat tersebut, yaitu Managing Director ITDC, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Kadisops Lanud ZAM, KSOP Lembar serta beberapa stakeholders terkait.

Nn

Diskominfotikntb




LFC Launching Skuad Utama Jelang Kompetisi Liga 3 PSSI NTB

Lombok Football Club atau LFC telah menyiapkan mental, fisik, taktik dan teknik menyambut kompetisi Liga 3 NTB untuk penuhi target jadi juara

MATARAM.lombokjournal.com ~ Lombok Football Club (LFC) resmi melaunching skuad utama untuk mengarungi kompetisi Liga 3 PSSI NTB yang dimulai akhir pekan ini.

Launching skuad utama LFC yang berlangsung semarak.itu dilakukan langsung Presiden LFC H Bambang Kristiono (HBK) di Lombok Astoria Hotel, Rabu (24/11/21) malam.

Launching skuad utama LFC hadapi Kompetisi Liga 3 PSSI NTB HBK salami tim yng akan hadapi kompetisi Liga 3 PSSI NTB

“Saya telah memerintahkan seluruh pengurus, pelatih, dan pemain LFC untuk segera menyiapkan diri menyambut Liga 3 Provinsi NTB,” kata HBK saat memberi sambutan dalam launching tersebut.

BACA JUGA: LFC Datangkan Tiga Pemain Anyar dari Papua

Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut memastikan, LFC telah menyiapkan diri dengan sangat baik, mulai persiapan mental, fisik, taktik, dan teknik.

Sehingga bisa memenuhi target yang telah dicanangkan. Di tahun pertama berkompetisi di Liga 3 Provinsi NTB, LFC menargetkan langsung juara sehingga membuka peluang LFC bisa promosi ke Liga 2.

HBK mengatakan, LFC telah mendatangkan pemain dari Banda Aceh, Jakarta, Surabaya, hingga Papua, untuk mendorong dan menutup celah kekurangan di LFC.

Sebelumnya, LFC telah menggelar dua pertandingan persahabatan dengan hasil sekali menang besar dan sekali imbang.

“Saya memiliki tekad menjadikan klub ini sebagai juara. Menuju titik itu kita telah melakukan berbagai usaha dan upaya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, politisi Partai Gerindra yang menjadi Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/Pulau Lombok ini menuturkan, dia menerima banyak kritik lantaran dituding kurang memiliki rasa kepedulian terhadap daerah menyusul langkah LFC mendatangkan pemain dari luar NTB ketimbang menampung banyak talenta lokal dari NTB.

HBK mengatakan, sebagai klub paling berusia muda, LFC tidak memungkinkan merekrut banyak pemain dari Lombok. Sebab, saat LFC terlahir, para pemain tersebut telah banyak terikat kontrak dengan klub yang ada di Lombok maupun di luar Lombok.

Karena itu, pilihan bagi LFC adalah memaksimalkan merekrut talenta-talenta  muda.

Namun begitu, diakuinya, seluruh proses tersebut banyak memiliki tantangan. HBK pun mengungkapkan, banyak pengalaman pahit mendirikan LFC.

Pasang surut dan titik jenuh pemain dirasakan. Bahkan kurang percaya diri LFC bisa bertarung dengan klub besar lainnya.

Talenta-talenta yang dikumpulkan tersebut pun banyak orang “melarikan diri” meninggalkan LFC, karena tidak yakin klub bisa berkompetisi di Liga 3.

Kali lain, ada talenta muda yang sudah bergabung di LFC. Namun, karena orang tuanya seorang ASN, sehingga muncul intimidasi.

BACA JUGA: Pertandingan Persahabatan, LFC Tekuk PS Hamzanwadi 5-0

“Terpaksa anaknya saya relakan,” katanya.

Namun HBK tidak menyerah. HBK telah membulatkan tekad untuk membangun klub yang bisa membanggakan para pecinta sepakbola di Bumi Gora.

Karena itu, segala tantangan tersebut sebagai dinamika diharapkan bakal membawa LFC menjadi klub juara. Karena, klub-klub hebat di dunia lahir dari banyak dinamika. Dengan akses dan jejaring yang dirinya miliki, para pemain pun kemudian didatangkan.

Saat ini LFC telah memiliki 25 pemain yang menjadi skuad utama. Sebanyak 13 orang adalah talenta-talenta terbaik yang dimiliki NTB. Sementara 12 lainnya, merupakan para talenta dari luar NTB.

Seluruh pemain tersebut tadi malam diperkenalkan. Mereka dipanggil satu per satu untuk tampil di hadapan para tamu undangan. Mereka tampil dengan jersey kandang LFC. Turut diperkenalkan pelatih kepala, asisten pelatih, dan pelatih kiper.

LFC akan dilatih Margono, mantan pemain Persebaya Surabaya yang memiliki rekam jejak melatih sejumlah klub yang berlaga di liga Indonesia.

Sementara Asisten Pelatih adalah Nanang Hidayat yang memiliki track record yang mumpuni sebagai pelatih gawang. Kemudian  Gerrad Pangkali, yang merupakan salah satu pelatih Persipura Jayapura. Terakhir, Pangkali adalah pelatih Tim Pon Papua.

HBK paham, bahwa sebagai klub pendatang baru, tentu jalan yang akan dilalui LFC tak akan mudah.

Karena itu, dia mengingatkan seluruh manajemen LFC, para pemain, pelatih dan ofisial, bahwa mereka akan menjalankan tugas yang berat.

Namun, melihat kerja keras seluruh tim selama pemusatan latihan dua bulan, juga dalam berbagai pertandingan persahabatan, maka prestasi dan keberhasilan bukanlah suatu hal yang mustahil untuk dicapai LFC.

“LFC akan menyongsong kompetisi dengan spirit, keyakinan dan kepercayaan. Dengan kerja keras dan tekad kuat, tiap pertandingan harus menang, menang, dan menang. Tidak boleh seri. Apalagi kalah,” kata HBK memberi semangat.

Saling belajar

Juru Bicara LFC, Rannya Agustyra Kristiono mengatakan, banyaknya pemain luar Lombok yang berada di LFC, selain karena banyak pemain Lombok telah terikat kontrak dengan klub lain, juga agar para pemain dapat saling belajar, karena memiliki banyak pemain dari berbagai daerah.

“Saya amat bahagia menjadi bagian dari LFC, karena perbedaan menjadi sesuatu yang indah di sini. Aceh, Jakarta, Surabaya, Sorong, dan Jayapura,” katanya.

Meskipun banyak pemain berlatarbelakang berbeda, namun Rannya mengatakan yang mempersatukan LFC adalah kecintaan terhadap sepakbola.

Rannya juga mengutip quote dari legenda basket Michael Jordan, yang memiliki pesan jangan pernah menyerah untuk menggapai tujuan.

“Rintangan tidak harus menghentikan kita. Jika kita berlari dan menabrak tembok jangan pernah berlari dan menyerah. Temukan cara mendaki, atau improvisasi menaklukkan. Bila perlu merobohkannya,” katanya.

Selain launching skuad, LFC juga memperkenalkan julukan bagi suporter LFC yakni BABALO. Julukan tersebut dipilih dari ratusan usulan yang berasal dari para pecinta sepakbola di NTB. BABALO adalah akroni  dari “Barisan Batur Lombok”.

Selain julukan untuk suporter, juga diperkenalkan logo baru LFC yang kini menjadi klub sepakbola dengan julukan Kijang Rinjani.

Dua pemenang uang mengusulkan julukan untuk suporter dan julukan untuk klub tersebut pun tampil di panggung, dan mereka mendapatkan hadiah masing-masing senilai Rp 5 juta.

BABALO, dipastikan akan selalu hadir dalam setiap pertandingan LFC. Mereka bersiap menjadi suporter LFC yang militan. Pantang pulang sebelum klub kebanggaan mereka menuai kemenangan.

Akhir pekan ini, LFC akan mengawali perjalanannya di Liga 3 dengan bertanding di GOR 17 Desember Mataram di Turida dengan menghadapi PLST Lombok TengahSelasa, 23 November 2021.

Me

 




Bupati Djohan Lepas PS Daygun Berlaga di Liga 3 NTB

Bupati Lombok Utara, Djohan Sjamsu yang juga mantan pesepakbola menekanka pentingnya bagi PS Daygun memperkuat kekompakan tim

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu SH melepas Tim Sepak Bola PS Daygun untuk mengikuti kompetisi Liga 3 Asprov NTB 2021, di Aula Bupati Setempat (24/11/21).

Hadir dalam pelepasan itu, Ketua Askab PSSI KLU H. Raden Nuna Abriadi, SIP, Ketua PS. Daygun H.L. Rodi Karyawan, S.Pd.Pelatih, Official dan Para Pemain.

Optimis PS Daygun akan berprestasi PS Daygun diharap menguatkan kerjasama

Bupati Djohan mengatakan, sepak bola adalah olahraga  rakyat yang paling digemari  masyarakat, khususnya di Lombok Utara.

BACA JUGA: UPTD Tanjung Bersama PPL Lakukan Pendampingan Program P2L

“Pesan saya untuk yang anak-anak  yang bertanding mulai nanti sore, agar optimis, sungguh-sungguh dan serius, serta tidak cepat menyerah,” kata bupati.

Bupati Lombok Utara yang juga pernah menjadi pemain sepak bola dan pernah  mengikuti Porseni cabang Meraoke yang diselenggarakan oleh Departemen Penerangan di Senayan Jakarta menambahkan, yang penting dalam sepak bola adalah kerja sama.

“Sehebat apapun seseorang jika tidak bisa kerjasama dengan teman satu tim tentu kita tidak akan meraih hasil yang maksimal. Karenanya, jika kita menginginkan hasil terbaik, mutlak harus perkuat kerjasama tim,” tuturnya.

Harapannya, PS Daygun sukses di Liga 3 sehingga mampu mengharumkan daerah Kabupaten Lombok Utara.

“Saya berharap, kepulangan anak-anak semua akan membawa prestasi terbaik,” kata bupati.

Di tempat sama, itu Ketua Askab PSSI KLU Nuna Abriadi menyampaikan, sejak awal berdirinya Askab PSSI KLU selalu mengikuti kompetisi di level Provinsi NTB baik itu kategori usia 23,17 maupun 15 Tahun.

BACA JUGA: Bupati Djohan Sjamsu Serahkan Tanah Sertifikat Program PTSL

“Ini bentuk tanggung jawab moral kami selaku asosiasi persepak bolaan di KLU untuk selalu mengibarkan panji-panji sepak bola  dihadapan insan masyarakat pecinta sepakbola  NTB,” kata Nuna.

Dalam situasi yang tidak mendukung karena pandemi Covid 19 untuk melahirkan atlet berprestasi khususnya sepak bola, namun Askab PSSI KLU  tidak pernah menyerah.

Nuna menegaskan, dalam situasi bagaimana pun, asosiasi terus melakukan kegiatan pembinaan tim.

“Para pemain Ps. Daygun ini merupakan seleksi yang dilakukan oleh kami di Askab selama tiga bulan yang lalu, sehinga terdapat 25  putra-putra terbaik yang berasal dari seluruh klub  di Lima Kecamatan yang ada di KLU,” katanya.

Ia menuturkan, sepak bola merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat terutama pemuda. Karena itu, tahun depan sudah diprogramkan kompetisi reguler liga 3 Askab PSSI KLU dengan tajuk  Bupati Cup.

Saat ini sudah terdaftar di Askab sekitar 148 Club yang ada di kabupaten Lombok Utara.

Sebagai informasi, laga perdana di ajang Kompetisi Liga 3 Asprov NTB 2021, PS.Daygun akan berhadapan dengan Perselotim di GOR, tanggal 17 Desember pukul 14:00 Wita.

@ng.