Jelang Liga 3 Tahun 2022, LFC Buka Rekrutmen Pemain

Lombok Football Club buka rekrutmen pemain untuk mencari talenta sepakbola terbaik dari seluruh wilayah NTB jelang Liga 3 tahun 2022

MATARAM.lombokjournal.com ~ Talenta sepakbola terbaik Bumi Gora harus bersiap-siap. Lombok Football Club (LFC) secara resmi membuka rekrutmen pemain untuk menghadapi Liga 3 tahun 2022.

Rekrutmen dibuka mulai hari Senin, 27 Desember 2021, dan akan berlangsung hingga 10 Januari 2022.

“Kami mencari talenta sepakbola terbaik dari seluruh wilayah NTB, baik Lombok maupun Sumbawa,” kata Juru Bicara LFC Rannya Agustyra Kristiono, di Mataram, Senin (27/12/21).

Rannya mengatakan, seluruh pemain yang lolos seleksi akan menjalani training center (TC) selama enam bulan di markas baru LFC.

Proses seleksi ini akan melibatkan 5 legenda sepakbola NTB 5 dari tim pelatih dan manajemen LFC. Adapun tim manajemen yang terlibat yakni Direktur Teknik dan Direktur Operasi LFC.

BCA JUGA: Thailand Bertekad Kalahkan Indonesia dalam Final Piala AFF

Secara khusus, juga kata Rannya, untuk menganalisis kemampuan fisik, skill, dan intelegensia para pemain, akan terlibat pula akademisi olahraga dari Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma).

Analisis tersebut akan dilakukan melalui pengujian di Laboratorium Olahraga milik Undikma.

“Sesuai dengan regulasi PSSI, kami mencari 33 pemain dari NTB. Manakala kuota ini tidak mampu dipenuhi dari NTB, baru LFC akan menyiapkan opsi lain untuk mendatangkan pemain dari luar NTB,” imbuh Rannya.

Segera setelah pendaftaran ditutup  pada 10 Januari, kemudian tim seleksi akan mulai bekerja hingga 10 Februari.

Setelah itu, pemain yang lolos seleksi akan menjalani Training Center (TC) selama enam bulan. Selama proses TC tersebut, seluruh pemain akan mendapat gaji bulanan.

Mereka juga akan tinggal di mess milik LFC dan memastikan asupan makanan para pemain tetap terjaga untuk menopang performa di lapangan.

“Para pemain juga akan mendapatkan asuransi kesehatan, beasiswa, dan dukungan seluruh peralatan dan perlengkapan mulai dari jersey, kostum latihan, sepatu, training pack, dan transportasi,” kata Rannya.

Dara yang masih menempuh pendidikan di Brunell University, London, Inggris ini mengungkapkan, LFC mencari pemain dengan usia 20 hingga 30 tahun.

Para pemain tersebut mesti memiliki fisik dan mental yang kuat, kemampuan bermain bola secara teknik dan taktik yang masih berkembang, serta memiliki pula loyalitas terhadap klub.

Saat ini, para skuad LFC yang berlaga di Liga 3 tahun 2021, seiring dengan telah tuntasnya fase penyisihan grup, telah kembali ke kampung halamannya masing-masing.

Seluruhnya telah mendapatkan gaji, bonus, maupun biaya transportasi dari manajemen LFC.

Khusus para pemain lama, kata Rannya, akan kembali diundang untuk mengikuti proses seleksi pada saat yang sama. Sehingga, mereka juga telah diminta untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya.

Komitmen Kuat LFC

Presiden LFC H. Bambang Kristiono, SE (HBK) mengatakan, sesuai evaluasi yang telah dilakukan, manajemen LFC membutuhkan persiapan lebih awal untuk menghadapi Liga 3 tahun depan.

Jika tak ada aral melintang, Liga 3 NTB 2022 akan mulai digelar pada bulan Agustus atau September tahun depan. Sehingga LFC memiliki waktu lebih dari cukup untuk menggelar Training Center (TC) selama 6 bulan bagi pemain yang telah dinyatakan lulus seleksi.

BACA JUGA: Ini Jadwal Final Piala AFF 2022 Indonesia vs Thailand

“Selama Training Center, selain penguasaan taktik dan teknik bermain bola, LFC juga akan menggelar berbagai laga persahabatan dengan sejumlah klub dan juga laga internal,” kata HBK.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menekankan, mengikuti Liga 3 di musim pertama tahun 2021 ini telah memberi banyak pengalaman berharga. Bahwa Training Center selama 2 bulan yang telah dilakukan sebelumnya, tidak cukup untuk menyiapkan dan mematangkan skuad yang mumpuni.

“Masukan dari para legenda sepakbola dan para praktisi sepakbola, Training Center idealnya memang harus dilakukan paling tidak selama 6 bulan,” kata HBK.

Di sisi lain, politisi Partai Gerindra ini menekankan, LFC ingin menjadi rumah bagi talenta-talenta sepakbola terbaik di NTB. Sehingga, proses seleksi pemain hingga 10 Januari 2022 mendatang, dipriortaskan untuk bakat-bakat sepakbola terbaik dari Bumi Gora.

Di samping itu, rekrutmen pemain ini lebih awal digelar LFC selain untuk menunjukkan komitmen kuat sebagai klub sepakbola profesional di NTB, juga bagian dari ikhtiar untuk benar-benar mempersiapkan diri secara serius menghadapi Liga 3 musim depan.

“LFC menyadari sepenuhnya bahwa tidak ada jalan pintas untuk meraih prestasi. Rekrutmen yang benar dan Training Center yang terencana dengan baik adalah cara yang paling ideal bagi LFC untuk menunjukkan komitmen kuatnya bagi pengembangan industri sepakbola di Bumi Gora,” imbuh HBK.

Me

 




Thailand Bertekad Kalahkan Indonesia di Final Piala AFF

Menjelang pertandingan final Piala AFF 2020, muncul optimisme dari para pemain Thailand untuk mengalahkan Indonesia

MATARAM.lombokjournal.com ~ Tim Thailand yang berjuluk Gajah Perang menjadi satu-satunya tim yang meraih hasil sempurna 12 poin di babak penyisihan grup.

Hasil sempurna itu diperoleh Thailand saat bertanding melawan Timor Leste (2-0), Myanmar (4-0), Filipina (2-1), dan Singapura (2-0).

Nadeo Argawinata, kiper Indonesia yang jadi tmpuan melawan Thailand

Karena itu, tak berlebihan kalau para pemain Thailand optimis akan memenangkan pertandingan melawan tim manapun dalam final.

Seperti Kiper Thailand, Siwarak Tedsungnoen, bertekad untuk membawa pulang trofi Piala AFF 2020. Hal itu diungkapkan Siwarak Tedsungnoen menjelang laga timnas Thailand vs Vietnam pada leg kedua semifinal Piala AFF 2020.

Thailand memang tampil mengesankan seusai tak terkalahkan dalam lima pertandingan di Piala AFF 2020.

Hasil-hasil itu pun mengantarkan Thailand ke babak semifinal Piala AFF 2020 melawan sang juara bertahan, Vietnam.

BACA JUGA:  Ini Jadwal Final Piala AFF 200, Indonesia Melawan Thailand

Thailand sudah menjalani leg pertama semifinal Piala AFF 2020 melawan Vietnam di National Stadium pada Kamis (23/12/21).

Pada laga leg pertama semifinal Piala AFF 2020, Thailand berhasil menumbangkan Vietnam dengan skor 2-0. Dua gol Thailand ke gawang Vietnam seluruhnya dicetak oleh Chanathip Songkrasin pada menit ke-14 dan ke-23.

Bagi Vietnam, kekalahan ini membuat mereka untuk kali pertama kebobolan sepanjang keikutsertaannya di Piala AFF 2020

Di lain sisi, Thailand menjadi tim yang kebobolan paling sedikit (1 gol) di Piala AFF edisi 2020.

Satu-satunya pemain yang mampu menjebol gawang Thailand adalah Patrick Reichelt (Filipina).

Kini, pasukan Alexandre Polking memiliki kesempatan besar untuk maju ke final dan kembali menjadi juara Piala AFF.

Sebelumnya,Thailand sudah menjuarai Piala AFF pada tahun 1996, 2000, 2002, 2014, dan 2016. Siwarak Tedsungnoen pun menegaskan keinginannya untuk membawa pulang trofi Piala AFF 2020.

“Tim di semifinal adalah tim terbaik di kompetisi ini. Jadi, tidak masalah tim mana yang akan kami lawan,” ucap Siwarak, dikutip dari laman resmi AFF.

BACA JUGA: Tes MotoGP di Sirkuit Mandalika, 11-13 Februari 2022

Meskipun ada pembicaraan yang mengatakan, final tahun ini adalah Thailand vs Vietnam. Tapi menghadapi tim mana pun, para pemain Thailand bertekad membawa kembali Piala AFF. ***

 




Sirkuit Mandalika Jadi Magnet Olahraga Balap Kelas Internasional

Sirkuit Mandalika yang sukses menggelar event Internsional seperti WSBK, bakal menjadi ajang seri penutup GT World Challenge Asia 2022 yang digelar pada 21-23 Oktober 2022

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sirkuit Mandalika International Street Circuit telah berhasil menjadi magnet olahraga balap kelas internasional.

Balapan mobil tak mau ketinggalan, secara resmi sirkuit sepanjang 4,3 km itu bakal menjadi venue baru buat GT World Challenge Asia 2022.

Sirkuit Mandalika International Street Circuit melakukan debutnya dalam gelaran GT World Challenge Asia. Indonesia bakal menjadi seri penutup yang digelar pada 21-23 Oktober 2022.

Co-director Championship GT World Challenge Asia, Benjamin Franassovici mengatakan terpukau dengan Sirkuit Mandalika, selain karena keindahan alam yang ditawarkan, Sirkuit tersebut sudah teruji kualitasnya, karena sukses menggelar event balap internasional seperti WSBK, dan MotoGP 2022.

BACA JUGA: Indonesia Maju ke Final AFF, Vietnam Masih Tak Percaya

“Sudah dua tahun rasanya sejak SRO Motorsport Group menggelar balap di Asia dan akhirnya kami kembali dengan ide dan kalender baru,” terangnya.

“Sirkuit Mandalika International Street Circuit adalah sirkuit baru yang luar biasa dan sangat layak mendapatkan tempat di setiap jadwal balapan kejuaraan Asia, termasuk GT World Challenge,” tutur Benjamin.

Sebagai informasi, kata dia GT World Challenge Asia merupakan balapan selama 12 jam yang tersebar di enam sirkuit.

Dalam balapan GT World Challenge Asia, dua pembalap dalam satu tim bergantian ke trek untuk mencatatkan waktu terbaik dengan total waktu sejam yang digelar dua kali dalam tiap seri.

Disamping itu, Benjamin menyebutkan total ada enam seri yang bakal digelar. GT World Challenge Asia bakal dimulai perdana di Sirkuit Sepang International Circuit pada 20 – 22 Mei 2022.

Seri selanjutnya berlangsung di Jepang, yakni Suzuka International Circuit, Fuji International Speedway, dan Sportlands Sugo.

“Ajang ini dilombakan atas empat kelas, yakni GTC, dan GT2 merupakan kategori baru. Lainnya, ialah kelas GT3 dan GT4,” tandasnya.

BACA JUGA: Makan Kecambah Tiap Hari untuk Manfaat Luar Biasa ini

Pada musim 2019 lalu ada sejumlah tipe mobil supercar dan sportcar yang ikut meramaikan di antaranya Audi R8, BMW M4, Ferrari 488, Honda NSX, Lamborghini Huracan, McLaren 720S, Mercedes-AMG, Porsche 911, dan Porsche Cayman.

Sejumlah nama pebalap asal Indonesia juga pernah ikutan GT World Challenge Asia, yakni Rio Haryanto, dan David Tjiptobiantoro. Mereka tergabung bersama T2 Motorsport yang turun menggunakan Ferrari 488 GT3 pada musim 2019 lalu.***

 




Tes Resmi MotoGP di Mandalika Sirkuit, 11-13 Februari 2022

Penyelenggaraan tes resmi MotoGP 2022 di Sirkuit Mandaika, Loteng, NTB, berlangsung 11-13 Februari

MATARAM.lombokjournal.com ~ Tes Resmi MotoGP 2022 yang akan berlangsung di Mandalika International Street Circuit, NTB akan dilaksanakan tanggal 11 Februari sampai dengan 13 Februari 2022 mendatang.

sirkuit Mandalika yang jadi tes MotoGP Pramusim

Dilansir dari halaman CNN,  berdasarkan jadwal yang disusun Dorna Sports, MotoGP 2022 dimulai pada 6 Maret dengan seri MotoGP Qatar di Sirkuit Losail jadi pembuka.

Dilanjutkan dengan MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika pada 20 Maret dan MotoGP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo sebagai tiga seri awal.

Dikutip dari GP One, sebelum tes resmi yang bisa diikuti seluruh pembalap, akan ada tes shakedown yang hanya diperuntukkan bagi tim pabrikan musim ini.

Shakedown test itu akan dilangsungkan pada 31 Januari sampai 2 Februari, atau tiga hari sebelum tes resmi bagi seluruh pembalap.

Rangakaian tes itu berlanjut pada tes resmi di Sepang pada tanggal 5 – 6 Fabruari. Dari Malaysia, perjalanan pembalap jelang MotoGP 2022 bersambung ke tes di Sirkuit Mandalika pada 11-13 Februari.

Sesi tes resmi MotoGP akan kembali dilanjutkan pada 2 Mei di Sirkuit Jerez atau setelah MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez pada 1 Mei.

Setelah tiga balapan di Eropa: MotoGP Prancis, MotoGP Italia, dan MotoGP Catalunya, tes resmi kembali hadir di Sirkuit Barcelona, 6 Juni.

Sejauh ini tes di Sirkuit Misano jadi yang terakhir, yaitu pada tanggal 6-7 September, setelah MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, atau sebelum MotoGP Aragon di Sirkuit Aragon.***

diskominfotik




Indonesia ke Final Piala AFF, Vietnam Masih Tak Percaya

Kemenangan Tim Nasional Indonesia dalam laga leg kedua melawan Singapura dinilai penuh kejutan dan tak terduga

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pada laga leg kedua semifinal Piala AFF 2020 antara Timnas Indonesia vs Singapura yang berakhir 4-2 untuk kemenangan Indonesia, yang membawa Timnas Indonesia ke final Piala AFF 2020.

Ternyata kemenangan dalam pertandinganleg kedua, Sabtu (25/12/21), yang berjalan penuh kejutan tak terduga, mengundang berbagai komentar, salah satunya dari pengamat asal Vietnam, Pham Nhu Thuan yang mengaku terkejut bukan main.

Tim Indonesia setelah menyarangkan bola

Seperti dilansir dari soha.vn, Pham Nhu Thuan mengaku tak pernah menyaksikan laga seperti itu di Piala AFF sebelumnya.

“Saya belum pernah menyaksikan pertandingan yang tidak terduga di Piala AFF. Pertandingan itu memiliki terlalu banyak kejutan dan situasinya terus berubah hingga membuat pusing,” ujar Pham Nhu Thuan.

Bahkan yang paling tak terduga menurut Pham Nhu Thuan yakni permainan yang ditunjukan skuad Shin Tae Yong justru lebih buruk dibandingkan sebelumnya.

“Yang paling mengejutkan adalah Indonesia bermain lebih buruk dari sebelumnya, sementara Singapura bermain lebih baik setelah pemainnya dikeluarkan,” imbuh Pham Nhu Thuan.

BACA JUGA: Indonesia Singkirkan Singapura 4-2, Maju ke Final Piala AFF

Pendapat Pham Nhu Thuan memang bisa dipahami, setelah melihat pertandingan tersebut, di mana Singapura dipaksa bermain dengan 9 pemain usai Safuwan Baharudin (45+2′) dan Irfan Fandi (67′) mendapat kartu merah.

Namun, uniknya dengan kekurangan pemain, Singapura justru berhasil mencetak gol melalui tendangan Song Ui Yong (45+4′) membuat kedudukan imbang 1-1.

Memasuki babak kedua, Singapura semakin membara menahan serangan skuad Garuda yang bertubi-tubi dan sukses mencetak gol melalui tendangan Shahdan Sulaiman pada menit ke-74.

Dengan bersarangnya bola di gawang Nadeo Argawinata, Singapura pun unggul 2-1, namun 13 menit berselang Pratama Arhan mengubah keadaan dengan menyamakan kedudukan 2-2.

Namun suasana kembali menjadi tegang setelah penalti diberikan kepada Singapura menjelang detik-detik akhir babak kedua.

Penalti yang dieksekusi oleh Faris Ramli berhasil digagalkan oleh Nadeo Argawinata yang berdiri kokoh di bawah mistar gawang, memaksa babak tambahan dilakukan.

Memasuki babak tambahan, permainan Timnas Indonesia mulai membaik, tekanan yang diberikan skuad Garuda membuat Shawal Anuar melakukan gol bunuh diri pada menit ke-91.

Selanjutnya, Egy Maulana Vikri menyumbang gol terakhir pada menit ke-105+2 dan kedudukan 4-2 tidak berubah hingga akhir babak tambahan.

Dengan demikian, Timnas Indonesia berhasil lolos ke babak final dengan agregat 5-3 setelah sebelumnya imbang 1-1 di leg pertama pada Rabu (22/12).

BACA JUGA: LFC Akan Fokus Benahi Infrastruktur dan Fasilitas Klub

Skuad Garuda dipastikan akan melaju ke final berhadapan dengan pemenang dari leg kedua antara Thailand vs Vietnam yang akan digelar pada Minggu (26/12).

Pertandingan final Piala AFF 2020 akan digelar dalam dua leg yakni pada 29 Desember 2021 dan 1 Januari 2022.***

 




Indonesia Singkirkan Singapura 4-2, Maju ke Final Piala AFF

Tim Nasional (Timnas) Indonesia berhasil menang atas Singapura dan berhak lolos ke Final Piala AFF 2020

lombokjournal.com.KALLANG; Kemenangan Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengalahkan Singapura 4-2 di leg kedua semifinal Piala AFF 2020 dalam pertandingan sanagt emosional, Sabtu (25/12/21).

Pertandingan itu sendiri banyak hal yang sangat emosional terjadi. Tiga kartu merah yang dikeluarkan untuk pemain Singapura. Pada pertandingan babak tambahan, terjadi gol bunuh diri oleh pemain tim tuan rumah.

Timnas Indonesia dalam pertandingan melawan Singura di leg 1

Timnas Indonesia pun berhasil menyingkirkan Singapura dan berhak lolos ke final usai menang 5-3 secara agregat.

BACA JUGA: Produk UMKM NTB Diminati Pasar Mancanegara

Beberapa hal penting terjadi selama 120 menit, beberapa hal di antaranya pun menjadi kunci kemenangan Timnas Indonesia atas Singapura di leg kedua tersebut.

Dikutip dari catatan wartawan dari okebola, kemenangan Timnas Indonesia menyingkirkan mimpi Singapura untuk maju ke Final Piala AFF 2020 itu, ditentukan 5 hal, yaitu:

BACA JUGA: Gugatan Demokrat Kubu Moeldoko Ditolak Pengadilan TUN

  • Gol Cepat Ezra Walian Ezra Walian membuka gol di pertandingan Timnas Indonesia vs Singapura ketika laga baru berjalan 11 menit. Gol ini sangat berarti, mengingat Timnas Indonesia membutuhkan kemenangan untuk bisa lolos ke final Piala AFF 2020. Satu gol Ezra itu membuat pemain Timnas Indonesia tampil percaya diri. Tentunya jalannya pertandingan akan berbeda jika saja pihak Singapura yang pertama kali cetak gol. Apa yang dilakukan Ezra yang mencuri gol pertama menjadi salah satu kunci sukses keberhasilan Timans Indonesia dalam mengatasi Singapura.
  • Gol Penyeimbang Pratama Arhan Timnas Indonesia nyaris kalah dari Singapura karena hingga laga memasuki menit ke-85, skuad Garuda sedang tertinggal 1-2. Untungnya mental para pemain Timnas Indonesia sangat kuat sehingga mereka tak lelah berhenti berjuang. Pratama Arhan pun hadir bak pahlawan karena mampu mencetak gol penyeimbang di menit 87. Berkat Pratama, laga pun berlanjut ke babak tambahan. Momen gol Pratama sangatlah berarti untuk kesuksesan Timnas Indonesia di laga semifinal tersebut.
  • Masuknya Egy Maulana Vikri Serangan Timnas Indonesia semakin baik ketika Egy Maulana Vikri masuk di babak kedua. Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong tepatnya baru memasukkan Egy pada menit ke-66 untuk menggantikan Ricky Kambuaya. Keputusan Tae-yong pun nyatanya sangat tepat karena serangan Timnas Indonesia menjadi lebih variasi semenjak masuknya Egy. Bahkan berkat Egy, Timnas Indonesia berhasil unggul saat babak tambahan karena terjadi gol di menit 91. Nama yang terpampang di papan skor mungkin adalah gol bunuh diri yang dilakukan pemain Singapura, Shawal Anuar. Namun sebelum Shawal melakukan own goal, bola liar yang menyambar kaki pemain Singapura itu berasal dari tepisan tendangan Egy yang sangat kencang. Egy pun lagi-lagi membantu gol Timnas Indonesia. Kali ini namanya benar-benar terlihat karena ia memang berhasil menjebol gawang Singapura di menit 105+2. 2.
  • Keunggulan Pemain Jadi Alasan Utama Timnas Indonesia Mampu Menang Timnas Indonesia menang 4-2 atas Singapura yang bermain dengan delapan pemain hingga laga berakhir. Awalnya Singapura bermain dengan sembilan pemain sejak menit 67 karena kartu merah yang diberikan kepada Safuwan Baharudin (45+2’) dan Irfan Fandi (67’). Kartu merah terakhir pun baru dikeluarkan pada menit 119 atau ketika babak tambahan ingin berakhir. Kartu merah ketiga itu diberikan kepada kiper Singapura, Hassan Sunny yang bermain baik di laga tersebut. Hebatnya disaat Singapura sudah bermain dengan sembilan pemain, mereka masih mampu membobol gawang Timnas Indonesia di menit 74 lewat gol Shahdan Sulaiman.
  • Gol itu membuat kedudukan Singapura ungul 2-1 atas Timnas Indonesia. Untungnya Pratama Arhan hadir bak pahlawan karena mampu mencetak gol penyeimbang di menit 85. Berkat gol Pratama, pertandingan berlanjut ke babak tambahan dan membuat Timnas Indonesia lolos ke final. Timnas Indonesia berhasil menang karena unggul jumlah pemain yang berada di lapangan. Namun, menariknya Singapura bermain tak kalah baik karena dapat mengimbangi permainan Garuda yang masih komplit 11 pemain.
  • Penampilan Gemilang Nadeo Argawinata di Bawah Mistar Gawang Nadeo memang kebobolan dua gol di leg kedua saat melawan Singapura. Namun, penampilannya tetaplah luar biasa, apalagi saat menghentikan tendangan penalti Singapura yang dieksekusi oleh Faris Ramli. Momen Nadeo menipis tendangan penalti bisa dikatakan menjadi momen kebangkitan Timnas Indonesia. Bagaimana tidak, ketika Pratam Arhan susah payak menyeimbang skor 2-2, tiba-tiba saja Singapura dihadiahi tendangan penalti oleh wasit di menit 90+1. Andai Faris mampu mencetak gol dari titik putih itu, maka skor akan menjadi 2-3 untuk keunggulan Singapura di menit-menit akhir pertandingan.

 




Mantan Panglima TNI pun Dapat Tugas Sukseskan MotoGP 2022

Mantan Panglima TNI Marsekal Purn Hadi Tjahjanto perintah Presiden langsung guna mempersiapkan event MotoGP, agar menjadi event yang sukses besar

MATARAM.lombokjournal.com ~ Presiden Joko Widodo menaruh perhatian besar pada penyelenggaraan Kejuaraan Dunia MotoGP di Sirkuit Mandalika, NTB.

Guna mensukseskan even bergengsi itu, mantan Panglima TNI Marsekal Purn Hadi Tjahjanto pun mendapat perintah Presiden langsung menyiapkan event MotoGP

Mantan Panglima TNI bersilaturahmi dengan Wagub NTB
Silaturrahmi bersama Wagub NTB

Hadi Tjahjanto diberikan mandat khusus langsung oleh Presiden Joko Widodo sebagai Komandan lapangan persiapan penyelenggaraan MotoGP pada bulan Maret 2022.

“Kunjungan saya disini adalah atas perintah Presiden langsung guna mempersiapkan event MotoGP, beliau berharap MotoGP ini harus menjadi event yang sukses besar,” ungkap Hadi dalam siaran pers yang dirilis Pemprov NTB.

Ia bersilaturrahmi dengan Wakil Gubernur NTB  Hj. Sitti Rohmi Djalillah beserta jajaran di Ruang Kerja Wagub, Selasa (21/12/2021).

Berhasilnya NTB menyelenggarakan event  Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan World Superbike (WSBK) mendapat apresiasi langsung oleh mantan orang nomer satu di TNI tersebut.

“IATC dan WSBK merupakan bukti bahwa NTB telah berhasil menyelenggarakan event Internasioanal sekalipun, namun kita ingatkan kembali MotoGP jauh lebih besar dari event sebelumnya,” ujarnya.

BACA JUGA: E-katalok Lokal, Agar Produk Lokal NTB Maju

Ia mengingatkan, beberapa aspek perlu disiapkan matang untuk mewujudkan keberhasilan event MotoGP, mulai sektor infrastruktur, kesehatan dan juga tidak lupa UMKM.

“Saya tadi didampingi Sekda NTB telah melihat secara langsung dan berdiskusi.Kita perlu melengkapi kekurangan dari event WSBK terakhir. Contohnya dari sektor infrastuktur akses jalan dan lampu jalan menju sirkuit harus dimaksimalkan lagi,” ujarnya.

Untuk faktor kesehatan, akan dipikirkan jalan terbaik untuk permasalahan penambahan dosis vaksin dan karantina bagi wisatawan internasioanal . UMKM lokal pun akan digencarkan, khususnya yang di sekitar wilayah Mandalika.

Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah mengungkapkan terimakasih dan exited kepada Mantan Panglima TNI Marsekal Purn Hadi Tjahjanto. Perhatian Pemerintah Pusat sangat besar terhadap event MotoGP.

Mengenai sektor kesehatan dan UMKM, Ummi Rohmi panggilan akrabnya, mengharapkan adanya penambahan jumlah dosis vaksin untuk masyarakat NTB khususnya Lombok Tengah. Dan memprioritaskan UMKM lokal yang dimiliki NTB dalam event MotoGP.

“Saya berharap untuk jumlah dosis vaksin ditingkatkan lagi guna menyambut event sebesar MotoGP ini. Tidak lupa diprioritaskan juga UMKM lokal kami, karena UMKM kami telah memproduksi banyak produk-produk yang tidak kalah dengan UMKM daerah lain” harap Wagub NTB.

BACA JUGA: Pilkades Serentak Berlangsung Hari Selasa di 13 Desa KLU

Ummi Rohmi minta sinergritas seluruh stakeholder demi suksesnya event berkelas Internasional MotoGP.

Dalam Kunjungan Mantan Panglima TNI tersebut, turut hadir Sekda Provinsi NTB beserta beberapa Kepala Perangkat Daerah Provinsi NTB, Perwakilan Polda NTB dan Rombongan dari Kemenko Marves RI.

Mas

 




LFC Akan Fokus Benahi Infrastruktur dan Fasilitas Klub

Setelah gelaran Liga 3 usai, yang akan dilakukan LFC yakni benahi Infrastruktur dan fasilitas Klub dan menempa diri menjadi klub kecintaan dan sekaligus kebanggaan masyarakat Pulau Lombok

MATARAM.lombokjournal.com ~ Lombok Football Club atau LFC akan fokus memperbaiki dan meningkatkan infrastruktur dan fasilitas klub begitu Liga 3 usai.

Langkah tersebut sebagai ikhtiar untuk memastikan klub dengan julukan Kijang Rinjani ini siap untuk liga di musim berikutnya.

HBK dan juru Bicara LFC akan benahi infrastruktur klub

“Terima kasih atas segala bahasan, ulasan, kritik, saran, ataupun masukan-masukan buat LFC,” kata Presiden LFC H. Bambang Kristiono, SE (HBK), Minggu (12/12/21).

LFC masih menyisakan tiga pertandingan di Grup A Liga 3 PSSI NTB.

HBK pun atas nama pemilik dan juga pengurus klub menyampaikan permohonan ma’af yang sebesar-besarnya, bila kiprahnya di musim pertama di Liga 3 NTB tahun 2021 ini, LFC belum bisa tampil sebagaimana ekspektasi para pencinta sepakbola Bumi Gora.

BACA JUGA: Gubernur NTB Serius Siapkan Blapan Formula-1

HBK menekankan, secara pribadi, dirinya sangat bangga dengan tim pelatih dan para pemain LFC.

Bayangkan, hanya dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan, LFC sudah menjelma menjadi klub sepakbola yang diperhitungkan di NTB.

Bahkan, dari skuad LFC yang disiapkan untuk mengarungi Liga 3 NTB, ada di antaranya yang baru bergabung dengan klub hanya beberapa hari sebelum kick off Liga 3 NTB dimulai.

HBK menekankan, apapun posisi akhir LFC di klasemen akhir grup A Liga 3 NTB, dirinya dan seluruh manajemen klub akan legowo, dan mempersilahkan klub manapun yang berhasil menjuarai Liga 3 NTB tahun ini untuk bertarung ke level Liga 3 di tingkat Nasional.

“Saya bersama manajemen sudah menyiapkan skenario-skenario yang terbaik untuk kiprah LFC ke depan,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini.

Politisi Partai Gerindra ini menegaskan, yang pasti, setelah gelaran Liga 3 usai, LFC tidak akan berhenti berkegiatan dan akan terus menempa diri untuk menjadi klub kecintaan dan sekaligus kebanggaan masyarakat Pulau Lombok. Sejumlah program pun telah disiapkan.

HBK menjelaskan, di antara program-program tersebut adalah fokus LFC untuk memperbaiki dan meningkatkan infrastruktur dan fasilitas-fasilitas pendukung klub.

Saat ini, LFC sedang membangun markas yang akan menjadi home base bagi para pemain LFC melakukan training center (TC). Akan disiapkan pula, lapangan sendiri di markas tersebut untuk training taktik dan tehnik skuad LFC nantinya.

LFC ke depan akan melakukan restrukturisasi manajemen. Antara lain dengan menghire para profesional yang lebih paham tentang pengelolaan klub sepakbola.

Selain itu, tentu juga akan dilakukan evaluasi terhadap para tim pelatih dan juga para tim pemain yang mengisi skuad LFC saat ini.

“Khusus buat pemain, LFC akan berusaha memanggil pulang para pemain NTB yang saat ini bermain di klub-klub Liga 2 Nasional, dan yang sudah confirm diantaranya Rossi dan Ari Marin yang sekarang ini main di klub Liga 2 Sulud United,” kata HBK.

Sementara itu, untuk melanjutkan pembinaan, LFC juga akan tetap melakukan latihan terpusat (TC), maupun melakukan pertandingan-pertandingan persahabatan dengan klub-klub dari dalam maupun dari luar Pulau Lombok.

BACA JUGA: Pelajaran Setelah Banjir, Masyarakat Harus Sadar Potensi Becana

Laga-laga persehabatan tersebut akan menempa skuad LFC menjadi lebih matang dalam menghadapi kompetisi yang sangat ketat dan melelahkan.

“Pada intinya, saya ingin menyampaikan, bahwa perjuangan LFC untuk menjadi klub kecintaan dan sekaligus kebanggaan masyarakat Pulau Lombok tidak akan berhenti andai LFC belum berhasil menjadi juara Liga 3 di tahun ini,” tandas HBK.

Sementara itu, Juru Bicara LFC Ranny Agustyra Kristiono menegaskan, evaluasi terhadap perjalanan LFC di Liga 3 terus dilakukan untuk memastikan LFC bisa tampil maksimal di sisa pertandingan yang ada.

Sejauh ini, sejumlah pemain-pemain LFC, kata Rannya, telah tampil menonjol secara individu tapi belum padu dalam permainan tim. Karenanya, LFC sadar sepenuhnya, sepakbola adalah soal kerja sama tim, bukan sekedar aksi-aksi one man show.

Suply dan aliran bola dari lini belakang ke depan tentu juga menjadi salah satu fokus perhatian untuk dibenahi. LFC ingin tampil atraktif dengan meminimalisir blunder dan kesalahan-kesalahan elementer dalam distribusi bola, termasuk dalam transisi dari bertahan ke menyerang maupun sebaliknya.

“Dengan begitu, skuad LFC bisa tampil menekan dengan variasi serangan yang beragam dalam setiap pertandingan,” imbuh Rannya.

Me

 




Kompetisi Itu Tempat Lahirnya yang Kalah dan yang Menang

Saat membuka kejuaraan Sepak Takraw, Gubernur Zulkieflimansyah berharap dlam kompetisi selau menjunjung tinggi sportivitas

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kompetisi merupakan tempat lahirnya mereka yang kalah dan mereka yang menang.

Jadikan kemenangan untuk meningkatkan kualitas diri, dan jadikan kekalahan itu sebagai bahan evalusi untuk bisa meraih kemenangan di ajang yang akan datang.

Kompetisi diminta menjujung sportivitas

Menjeang kompetisi sepak takraw

“Tetap menjunjung tinggi sportivitas jangan pernah pesimis,” kata Gubernur NTB, H. Zulkifliemansyah.

BACA JUGA: Kirab Pataka NTB 2021, 63 Tahun Terbentuknya NTB

Hal itu dikatakannya  Zulkifliemansyah saat memberikan sambutan pada pembukaan acara kejuaraan Sepak Takraw, di Gelangggang Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB, Sabtu (11/12/21)

Gubernur Zul juga berharap agar tidak hanya cabang olahraga Takraw yang dimajukan, tapi semua cabang olahraga.

Setelah dilombakan ditingkat Kabupaten dan kota, lalu pastikan itu juga agar dilombakan ditingkat Provinsi. Supaya siswa-siswa yang ada di NTB memiliki aktivitas yang bermanfaat

“Buat kesibukan pada mereka generasi NTB saat ini dengan aktivitas yang produktif, agar kelak mereka bisa meraih mimpi-mimpi yang gemilang,” ungkap gubernur.

Sebelumnya, Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia Provinsi NTB, Sambirang Ahmadi M.Si melaporkan, yang ikut lomba pada ajang kali ini merupakan utusan Sekolah Menengah Atas yang ada di Kabupaten Kota di Nusa Tenggara Barat.

Jumlahnya 18 klub, 10 untuk golongan Putra dan 8 klub untuk golongan putri.

“Untuk tahun ini, cabang Takraw golongan putri utusan Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Utara alpa,” kata pria yang akrab disapa Sambirang Ahmadi itu

Selain itu, ia juga memaparkan nama-nama sekolah mewakili Kabupetan/kota.

Untuk Kota Bima golongan Putra diwakili oleh SMA 3 Kota Bima, dan golongan putri, SMA 4 kota Bima.

Untuk Kab. Bima golongan putra, SMAN Bolo dan golongan putri, SMAN 1 Palibelo, sedang Kab. Dompu golongan putra, SMAN 1 HU’U, dan golongan putri, SMAN 1 HU’U.

BACA JUGA: Budidaya Madu Trigona, Harapan Pemulihan Ekonomi Masyarakat

Kab. Sumbawa golongan putra, SMAN 1 Utan dan golongan putri, SMAN 3 Sumbawa. Kabupten Sumbawa Barat golongan putra, SMAN 1 Taliwang, dan golongan putri, SMAN 1 Taliwang.

Kab. Lombok Timur golongan putra, SMAN 1 Sambelia dan golongan putri, SMAN 2 Selong, Kab. Lombok Tengah golongan putra, SMK 1 Alhaniyah Bodak dan golongan putri SMAN 1 Praya.

Kab. Lombok Barat golongan putra, SMAN 1 Gerung, Kab. Lombok Utara golongan putra, SMAN 1 Pemenang.

Kemudian terakhir Kota Mataram, golongan Putra diwakili oleh SMAN 3 Mataram dan golongan putri, diwakili oleh SMKN 7 Mataram.

Nn

 




Bang Zul Bidik NTB Jadi Tuan Rumah PON XVIII

Membidik untuk bisa menjadi tuan rumah PON XVIII, Gubernur Zul akan berkoordinasi dengan KONI NTB dan KONI Bali, guna mempersiapkan langkah-langkah yang diperlukan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Atlet NTB diharapkan berprestasi pada Cabang Olahraga (Cabor) unggulan, agar upaya Gubernur NTB, H. Zulkiflimansyah membidik NTB sebagai tuan rumah PON XVIII yang akan datang bersama provinsi Bali, bisa terwujud.

Dan untuk berpestasi itu, Gubernur menginginkan atlet NTB mengikuti Cabor yang sifatnya tehnik.  Kalau mengikuti cabor yang menguras tenaga itu membuat Atlet NTB minim prestasinya.

Mewujudkan NTB jadi tuan rumah PON XVIII
Gubernur H Zulkiefimansyah

Upaya Gubernur Zul membidik jadi tuan rumahPON XVIII

Gubernur Zul mengatakan, untuk bisa menjadi tuan rumah PON XVIII akan berkoordinasi dengan Koni NTB dan Koni Bali, guna mempersiapkan langkah-langkah yang akan dilakukan.

BACA JUGA: Wagub NTB Apresiasi 26 OPD Informtif di Pempprov NTB 

“Sehingga nanti bisa konpetitif dengan provinsi lain yang tentunya sangat tertarik menjadi tuan rumah,” ucap Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB.

Hal itu disampaikan gubernur pada pembukaan sosialisasi Perpres no 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), di Grand Imperial Ballroom Mataram, Kamis (09/12/21).

Menanggapi keinginan gubernur itu, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Zainudin Amali mengatakan, harus mulai dari sekarang mempersiapkan prestasi atlet yang baik.

Serta stakeholder yang ada di NTB harus mendukung keinginan tersebut. Terlebih suksesnya penyelenggaraan harus dibarengi dengan prestasi yang membanggakan juga.

Sebelumnya, Zainudin Amali menjelaskan tujuan dan fungsi DBON yang kini sudah ada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2021. Ia menyebut lahirnya DBON ini karena dipandang perlu mengenai arah kebijakan pembinaan dan pengembangan keolahragaan nasional.

“Tujuan desain besar olahraga nasional yaitu meningkatkan budaya olahraga di masyarakat,” katanya.

BACA JUGA: Korban Jiwa Bencana Banjir di Batu Layar Terima Santunan

Lebih lanjut, Menpora ingin desain besar olahraga nasional menjadi pedoman bagi semua pihak dalam pelaksanaannya.

Ditegaskan, sejauh ini pembinaan olahraga belum terdesain dengan baik. Dengan lahirnya DBON, diharapkan prestasi olahraga di Tanah Air dapat tercipta dengan baik.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Deputi Kementerian Pemuda dan Olahraga beserta rombongan, Rektor Undikma Mataram, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga NTB serta para peserta sosialisasi, dan tamu undangan lainnya.

Mas