Event Sport Tourism, Lombok Incaran Para Pemacu Adrenalin

Lombok menjadi salah satu empat di Indonesia yang menjadi ajang event sport tourism incaran  para pemacu adrenalin dunia

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pulau Lombok  merupakan salah satu tempat di Indonesia yang eksotik untuk penyelenggaraan event sport tourism. 

Adanya Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah, maka Pulau Lombok menjadi makin kerap menjadi ajang para gowes mengembangkan olahraga kegemarannya sambil menjelajahi lokasi-lokasi eksotis.

event Tour de Singkarak

Setelah kerap menjadi ajang olahraga bersepeda kelas dunia, hadirnya Sirkuit Mandalika makin memperkuat Lombok dengan superbike, bulan Maret ada MotoGP, dan baru-baru ini dimulai dengan penyelenggaraan event L’etape Indonesia by Tour de France.

Olahraga tidak hanya dilakukan di rumah saja, namun bisa sekaligus sambil menjelajahi berbagai destinasi wisata. Tren olahraga sambil berwisata inilah yang kemudian melahirkan istilah, sport tourism. Ini menjadi  sebagai salah satu tren pariwisata yang populer akhir-akhir  ini.

Popularitas sport tourism menjadi awal yang baik bagi pariwisata Indonesia, termasuk di Lombok. Pasalnya, sport tourism menjadi atraksi wisata dengan pertumbuhannya yang pesat, dan memiliki pasar yang cukup besar. Karena banyak wisatawan mancanegara yang tertarik pada aktivitas olahraga di Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno pernah mengatakan dalam satu kesempatan webinar dalam Pelatihan Pengembangan Pariwisata Olahraga Untuk Pemuda; diperkirakan pertumbuhan sport tourism di Indonesia bisa mencapai Rp 18,790 triliun pada 2024 mendatang. 

BACA JUGA: Start L’etape Indonesia 2022 di Mandalika Lombok

Angin segar ini menjadi langkah awal dalam membangkitkan pariwisata dan ekonomi di Indonesia, sekaligus membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

Saat ini, ada dua jenis sport tourism yang cukup umum. Pertama adalah hard tourism, sebagai acara perlombaan bersifat regular, seperti Asian Games, Sea Games, atau World Cup. 

Kemudian, ada juga soft sport tourism, yang dikenal dengan pariwisata olahraga dan berkaitan dengan gaya hidup (lifestyle), seperti bersepeda, berlari, hingga berselancar.

Menariknya, ini bukan hal baru, mengingat di Indonesia memiliki banyak event sport tourism yang banyak menarik wisatawan mancanegara untuk mengikutinya. 

Apa saja itu? Berikut 7 event sport tourism di Indonesia incaran para pemacu adrenalin dunia:

Tour de Singkarak

Bersepeda sambil keliling kota atau desa tentu adalah hal yang menyenangkan. Sangat masuk akal jika bersepeda menjadi salah satu aktivitas sport tourism yang banyak diminati, contohnya Tour de Singkarak.

Diadakan sejak 2009, Tour de Singkarak menjadi ajang balap sepeda incaran wisatawan dalam negeri maupun luar negeri pecinta olahraga bersepeda. Kompetisi sepeda ini diadakan di sekitar Danau Singkarak, Sumatera Barat, yang memberikan pengalaman balapan mengasyikkan.

Pasalnya, rutenya melewati pinggir pantai, danau, dan berbagai tikungan tajam. Tour de Singkarak pun menjadi ajang balap sepeda bergengsi yang selalu diikuti berbagai tim sepeda lebih dari 18 negara.

Tour de Banyuwangi Ijen

Selain di Sumatera Barat, lomba balap sepeda bergengsi kelas dunia berikutnya adalah Tour de Banyuwangi Ijen. Diadakan sejak 2012, Tour de Banyuwangi Ijen menjadi ajang balap sepeda yang menjadi favorit para pemacu adrenalin dunia.

Hal ini dibuktikan dengan keikutsertaan 23 negara yang ambil bagian dalam Tour de Banyuwangi Ijen 2019, di antaranya Jepang, Cina, Malaysia, Australia, Singapura, Malaysia, hingga Tiongkok. 

Peserta bersaing sambil menikmati keindahan lereng Gunung Ijen yang megah, sekaligus menjelajahi Kabupaten Banyuwangi dengan pesonanya tersendiri.

Borobudur Marathon

Lari menjadi salah satu olahraga yang sangat populer dan kerap dilakukan di berbagai destinasi wisata di Indonesia. Salah satu event sport tourism yang populer di kalangan atlet lari dalam dan luar negeri adalah Borobudur Marathon.

Borobudur Marathon merupakan salah satu event lomba lari berkelas internasional yang telah diikuti ribuan pelari dari berbagai negara. Pada gelaran Borobudur Marathon 2019 lalu, lomba lari ini diikuti sekitar 11.000 peserta dan sekitar 350 di antaranya adalah pelari internasional dari 35 negara.

Tidak hanya sekedar berlari, Borobudur Marathon mengajak para pelari menjelajah, menghirup udara segar, menikmati pemandangan indah, serta mencoba kuliner khas Magelang yang nikmat. Ditambah, sebelum dan sesudah marathon para peserta juga bisa berkeliling Candi Borobudur atau mengunjungi museum dan galeri seni di sekitar candi.

BACA JUGA: L’etape Indonesia di Mandalika Dimeriahkan 1.308 Peserta

Belitong Geopark Ultra Run

Selain di Borobudur, event sport tourism lari di Indonesia yang tidak kalah seru adalah Belitong Geopark Ultra Run. Rutenya pun dibuat cukup unik, karena para pelari melewati berbagai destinasi wisata seperti Bukit Peramun, Tanjung Kelayang, hingga Danau Kaolin. Pesertanya tak hanya dari dalam negeri, tapi dari berbagai negara, seperti Eropa dan Amerika Serikat.

Ironman Bintan

event pebalap sepeda di Bintan

Event sport tourism di Indonesia berikutnya yang menjadi incaran para pemacu adrenalin dunia adalah Ironman Bintan. Menjadi ajang triathlon paling menantang di Asia adalah daya tarik dari Ironman Bintan. Bayangkan, pada 2019 Ironman Bintang diikuti sekitar 1.044 peserta dari 58 negara!

Daya tarik dari Ironman Bintan adalah pemandangan yang disajikan. Mulai dari berenang di pantai dengan pasir putih dan bawah laut yang indah. Bersepeda di jalur tunggal yang berliku-liku dengan pemandangan hutan hijau yang lebat, hingga berlari sambil menikmati pemandangan indah.

World Surf League

Memiliki pantai dan pemandangan laut yang indah menjadi alasan dipilihnya Bali sebagai tuan rumah World Surf League (WSF) Champions Tour 2019. Ajang berselancar yang bertajuk “Corona Bali ProTected” ini membawa berbagai peselancar terbaik dari seluruh dunia untuk menaklukkan ombak di Bali.

Ada sekitar 56 peselancar terbaik dunia dari berbagai negara mengikuti World Surf League. Diangkatnya Bali menjadi tuan rumah lomba surfing sebenarnya menjadi awalan yang baik, sebab Indonesia memiliki ratusan pantai yang pas untuk surfing, dan 30 di antaranya sudah berlabel dunia.

World Superbike & MotoGP

Satu lagi sport tourism yang bakal menjadi event tahun paling ditunggu pecinta balap motor tercepat di dunia. Yap, World Superbike dan MotoGP bakal segera digelar di Indonesia, tepatnya di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Ajang balap motor World Superbike telah digelar pada pertengahan November 2021 ini. Sedangkan MotoGP diagendakan digelar pada bulan Maret 2022. Ajang balap motor ini bisa dibilang paling ditunggu para pembalap dunia, pasalnya Sirkuit Mandalika termasuk salah satu sirkuit kelas dunia dengan pemandangan terindah! ***

 




Start L’Etape Indonesia 2022 di Mandalika Lombok 

Dengan start L’Etape Indonesia menjadi pra event menyambut MotoGP 2022 di Mandalika 

LOTENG.lombokjournal.com ~ Pelepasan 1.308 Peserta L’etape Indonesia by Tour de France di Mandalika untuk memulai racenya di lapangan masjid Nurul Bilad Kuta Mandalika pada hari Minggu (19/02/22). 

Kegiatan L’etape Indonesia by Tour de France merupakan salah satu pra event menyambut MotoGP 2022 di Mandalika sebagai destinasi wisata dunia di Nusa Tenggara Barat (NTB) 

BACA JUGA: L’etape Indonesia Dimeriahkan 1.308 Peserta dari Seluruh Indonesia

pelepasan peserta l'etape Indonesia untuk start memulai race

Kegiatan ini dilepas langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno. 

“Hati-hati, jaga kesehatan jaga tentunya keselamatan kita, save the first, enjoy Mandalika,” kata Sandiaga Uno. 

Sebelumnya Kadis Pariwisata NTB juga memimpin do’a untuk kelancaran kegiatan.

Untuk rute peserta L’etape Indonesia bersepeda start di Mandalika dan finish di Mandalika. Namun untuk rute masing-masing kategori ada yang menempuh jarak 124 km dan 84 km.

Untuk kategori Long Distance melintasi wilayah Praya Barat, Praya Kota, Praya Tengah, Pujut dan Finish di Mandalika. Dan untuk Short Distance melintasi wilayah Praya Timur, Praya Tengah, Kopang, Kota Praya hingga Pujut dan selanjutnya Finish di Mandalika.

BACA JUGA: Menparekraf RI Buka Bimtek Pengeolan Homestay

Acara tersebut juga berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan dan terintegrasi aplikasi PeduliLindungi. ***

 

 




L’etape Indonesia di Mandalika Dimeriahkan 1.308 Peserta

Penyelenggaraan Event L’etape Indonesia by Tour de France yang berlangsung di Mandalika diharapkan akan berlangsung kembali tahun depan

LOTENG.lombokjournal.com ~ Event L’etape Indonesia by Tour de France akan diikuti 1.308 peserta atlet balap sepeda amatir se-Indonesia 

Para peserta akan dimanjakan dengan indahnya pemandangan alam yang disajikan Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

BACA JUGA: Start L’etape Indonesia 2022 di Mandalika Lombok

Dinas Pariwisata dalam konferensi pers L'etape Indonesia

Kadis Pariwisata Pemprov NTB diwakili Kabid. Pemasaran Amjad, SH, MH pada Konferensi Pers L’ etape, Sabtu (19/02/22) di Hotel Novotel, Lombok Tengah menyatakan, Pemrov NTB, menyambut baik dan mengapresiasi setinggi tingginya atas terpilihnya Provinsi NTB sebagai tempat terselenggaranya L’etape Indonesia. 

“Kami berharap event L’etape akan terus berlangsung di tahun depan dan seterusnya,” katanya.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri sangat bangga event Sport Tourism seperti L’etape Indonesia ini diselenggarakan di Lombok Tengah. Menurutnya, Sport Tourism memiliki multi effect yang luar biasa.

“Dengan 1000 peserta lebih, ekonomi masyarakat pasti bergerak dan banyak sektor yang dapat diuntungkan dan ini sangat baik bagi kami masyarakat NTB khususnya Lombok Tengah,” tuturnya.

Direktur L’etape Indonesia, Zacky Badrudin menerangkan, ajang L’etape Indonesia merupakan salah satu bagian Tour de France dengan menyongsong sport tourism, dimana pembalapnya akan merasakan experience euforia Tour de France itu sendiri. 

“L’etape Indonesia ini sudah kami rencanakan sejak tahun 2018 dengan segala macam halangan dan kondisi, besok tepat hari Minggu 20 Februari ajang ini akan berlangsung di Mandalika,” tandasnya.

Dikatakan, ajang L’etape ini digelar di 21 negara dan Indonesia merupakan yang pertama diadakan untuk season 2022. 

L’etape Indonesia ini dilaksanakan di tengah kondisi pandemi, sehingga penyelenggaraan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dan sesuai standarisasi CHSE.

“Semua peserta dan panitia harus telah divaksin dua kali serta melaksanakan swab antigen,” ungkapnya.

Terdapat dua kategori yaitu Long Distance berjarak 124 km yang dimulai dari Mandalika melintasi wilayah Praya Barat, Praya Kota, Praya Tengah, Pujut dan Finish di Mandalika.

Lalu untuk Short Distance berjarak 84 km dimulai dari Mandalika melintasi wilayah Praya Timur, Praya Tengah, Kopang, Kota Praya hingga Pujut dan selanjutnya Finish di Mandalika.

Direktur Event Nasional dan Internasional Kemenparekraf RI, Desi Ruhati sangat menantikan event-event

BACA JUGA: Budidaya Udang Vaname Kolam Bioflok di KLU, Panen Perdana

Di acaa konferensi pers L'etape Indonesia

“Dengan event ini berhasil maka akan terbuka bagi para penyelenggara di luar sana yang berniat mengadakan eventnya di Mandalika.  Dan dapat menjadi pemicu dan pendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di NTB bahkan Indonesia,” katanya.***

Sangat meriah! Event Event L’etape Indonesia by Tour de France selain dimeriahkan 1.308 peserta atlet balap sepeda amatir se-Indonesia, peserta juga dimanjakan dengan indahnya pemandangan alam Pulau Lombok




MotoGP di Tengah Pandemi, Gubernur Minta Tetap Waspada

Gubernur Zulkieflimansyah mengatakan, event MotoGP yang berlangsung di tengah pandemi harus jaga kewaspadaan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Jelang MotoGP bulan Maret mendatang, semua pihak meningkatkan kewaspadaan di tengah pandemi Covid-19, terutama men

Peringatan itu disampaikan Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah dalam rapat koordinasi dengan kabupaten/kota di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Selasa (15/02/22)

“Penanganan pandemi sudah berjalan sangat baik. Dengan travel bubble kemarin mudah-mudahan gelaran MotoGP akan berjalan cukup aman dan kita semua tetap mematuhi protokol kesehatan”, ujar Gubernur saat . 

Direktur RSUP NTB, dr.Herman Mahaputra menjelaskan, kondisi fasilitas kesehatan dan penanganan  pasien Covid-19 di Provinsi NTB.

BACA JUGA: Omicron Aman, Kabupaten/Kota Diminta Fokus Vaksinasi

Ditegaskannya, kondisi rumah sakit  dan fasilitas layanan bagi pasien Covid-19 yang sudah sangat baik. 

“Kita sudah bersiap dan secara medis varian Omicron ini memang menyebar sangat cepat tapi penyembuhannya juga cepat. Jumlah pasien dengan kasus berat yang rawat inap di rumah sakit juga masih kecil angkanya, dan pasien ICU belum tercatat. Sehingga diharapkan semua faskes di bawah rumah sakit bisa menangani pasien”, jelasnya. 

Diungkapkan Herman, pasien  Covid-19 terbanyak karena komorbid dan belum pernah divaksin. 

MEngenai fasilitas, saat ini ketersediaan kamar sudah 4000 dari 2000 kamar yang disyaratkan tersedia, dan  ruang isolasi  sebanyak 1.956 kamar dan fasilitas ICU yang telah diupgrade. 

BACA JUGA: Pabrik Pengolah Sampah Plastik Segera Dibangun di NTB

Terkait lansia dan komorbid, data tersebut telah ada di Puskesmas sehingga diharapkan penanganan kasus dimulai dari faskes di bawah rumah sakit. ***

 

 




Mandalika Jadi Tuan Rumah Formula-1, Kapan Terwujud?

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah tengah mendiskusikan langkah lebih lanjut tentang rencana Formula 1 di Sirkuit Mandalika

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sukses menjadikan NTB sebagai tuan rumah event internasional seperti MotoGP, World Superbike, Asia Talent Cup, hingga L’etape By Tour de France, kini giliran balap Formula-1 (F-1) jadi target Gubernur NTB Zulkieflimansyah.

Ikhtiar menjadikan Sirkuit Mandalika sebagai tuan rumah ajang F-1, sedang diakukan gubbernur.

BACA JUGA: Omicron Melonjak, Wagub NTB Minta Tenang dan Jaga Prokes

Merencanakan balap Formula-1 di SirkuitMandalika

Itu tersirat saat Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB saat mengundang promotor F1, Mr. Gerwin Beran, di ruang kerjanya, Senin (14/02/22).

“Bersama Mr. Gerwin Beran dari Tim Formula 1 mendiskusikan langkah lebih lanjut tentang rencana Formula 1 di Sirkuit Mandalika, Lombok NTB,” ungkap Bang Zul, Senin (14/02/22) di Mataram. 

Gubernur yang juga doktor ekonomi industri tersebut juga menyampaikan, Tim Formula 1 telah melihat langsung Sirkuit Mandalika, dan mereka sangat terkesima dengan keindahan dan keamanannya. 

“Beliau sangat terkesima dengan Sirkuit Mandalika, sangat pas dan memadai untuk penyelenggaraan Formula 1,” tambahnya.  

Terakhir, Bang Zul berharap agar ikhtiar NTB bersama Pemerintah Pusat dan stakeholder lainnya bisa berbuah manis. Dan NTB kembali mencatatkan sejarah seperti penyelenggaraan World Superbike 2021 lalu. 

“Doakan agar diskusi selanjutnya dengan pihak Formula 1 berbuah manis dan sesuai dengan harapan,”  tutur Bang Zul.

BACA JUGA: Event MotoGP di Mandalika, Harus Tonjolkan Budaya Sasak

F1 sendiri, (atau lengkapnya FIA Formula One World Championship), adalah kelas tertinggi balap mobil kursi tunggal yang diatur oleh Federasi Otomotif Internasional (FIA) dan dimiliki oleh Formula One Group.***

 

 

 




Pre-Season MotoGP di Mandalika, Berkah bagi Pariwisata NTB

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, H. Yusron Hadi mengatakan, adanya Pre-Season MotoGP, NTB mendapatkan promosi pariwisata gratis

MANDALIKA.lombokjournal.com ~ Penyelenggaraan pre-season MotoGP Mandalika yang diselenggarakan mulai tanggal 11 hingga 13 Februari 2022 merupakan keberkahan bagi Provinsi NTB.

Khususnya untuk mempromosikan potensi pariwisatanya.

penyelenggaraan pre-season berdampak positif

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, H. Yusron Hadi, saat acara konferensi pers dengan tema Potensi Pariwisata dan Kesiapan Akomodasi Jelang MotoGP 2022,  di Media Center Indonesia (MCI), Lombok Tengah, Sabtu (12/02/22).

“Alhamdulillah dengan adanya event pre-season MotoGP ini, NTB mendapat berkah. Kita mendapatkan promosi pariwisata secara gratis dari para riders. Mereka jalan-jalan di area bubble-nya dan mempromosikan keindahan Mandalika, Lombok,” kata Kadis Yusron.

Ia menyatakan, pre-season tersebut membawa berbagai dampak positif bagi NTB. Tidak hanya untuk bidang pariwisata tetapi juga dalam hal pertumbuhan ekonomi.

BACA JUGA: Kapolri Pantau Vaksinasi di NTB, Upaya Kendalikan Covid

“Event ini manfaatnya banyak sekali untuk NTB, termasuk dalam hal promosi pariwisata dan pertumbuhan ekonomi. Apalagi kedepan pasti akan  lebih banyak lagi gate-gate untuk promosinya. Jadi kita semua harus bersiap,” jelasnya.

Senada dengan hal di atas, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah, Lendek Jayadi, juga mengungkapkan, momen MotoGP adalah momen promosi wisata yang dahsyat.

“Momen MotoGP ini adalah momen promosi yang dahsyat, apalagi dengan adanya bantuan para riders yang tentu kita harus buat image daerah yang luar biasa,” ungkap Lendek.

Lendek mengajak seluruh stakeholders dan masyarakat untuk terus membangun destinasi pariwisata di NTB untuk memanjakan mata para wisatawan.

BACA JUGA: Gubernur Yakin, NTB Daaerah yang Ramah dan Kondusif Jelang MotoGP

“Mari kita membangun destinasi pariwisata bersama untuk memanjakan mata wisatawan yang datang berkunjung ke NTB,” tuturnya.***

 




Kapolri Pantau Vaksinasi di NTB, Upaya Kendalikan Covid

Mengingat NTB akan menyelenggarakan banyak event internasional, Kapolri menegaskan pentingnya dilakukan percepatan vaksinasi

LOTENG.lombokjournal.com ~ Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya percepatan vaksinasi, mengingat NTB akan menghadapi banyak event internasional, salah satunya MotoGP, yang akan berlangsung dalam waktu dekat. 

Kapolri didampingi Gubernur NB
Kapolri dan Gubernur NTB

Listyo Sigit mengungkapkan itu saat memantau pelaksanaan vaksinasi serentak secara nasional, yang dilakukan secara virtual, dipusatkan di Rumah Sakit Internasional Mandalika, Pujut, Lombok Tenah, Jumat (11/02/22)

Diterangkannya, kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan di Rumah Sakit Mandalika tersedia sebanyak 2000 vaksin, diperuntukkan bagi  lansia, anak-anak dan masyarakat umum. 

“Vaksinasi ini bertujuan menekan angka pertumbuhan Covid, agar kita dapat mengendalikannya,” harap Sigit.

Sigit juga meminta segala persiapan menjelang berlangsungnya event MotoGP agar selalu dipantau. Hal ini bertujuan mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Percepatan vaksinasi, kesiapan rumah sakit, kesiapan obat-obat harus selalu di cek terus menerus. Hal ini bertujuan agar tak terjadi lonjakan kasus covid khususnya Omicron. Semua persiapan sudah tersedia dan dapat dikendalikan dengan baik,” harapnya. 

BACA JUGA: Media Center Diresmikan, Memudahkan Wartawan Meliput MotoGP

Pantauan vaksin serentak oleh Kapolri yang dipusatkan di Rumah Sakit Mandalika, Lombok Tengah ini juga sekaligus melihat kesiapan NTB  khususnya Lombok Tengah sebagai tuan rumah event MotoGP 2022.

Kegiatan memantau vaksinasi yang dilakukan Kapolri dihadiri Kapolda NTB, Irjen Pol Djoko Poerwanto, Danrem 162/WB, Brigjen TNI Lalu Rudi Ircham Srigede, M.Si, Bupati Lombok Tengah HL Fathul Bahri, S.IP dan anggota Forkopimda Lombok Tengah.

Saat ini, terpenting bagi masyarakat adalah selalu mematuhi protokol kesehatan  (Prokes) dan melakukan vaksinasi.

Sebelumya, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang ikut mendampingi  Kapolri jua menekankan pentingnya percepatan vaksinasi.

“Vaksin dan mematuhi prokes merupakan dua hal yang sangat penting saat ini. Khususnya masyarakat di Lombok Tengah yang merupakan tempat diselenggarakannya event MotoGP nanti.” kata Gubernur Zul.

Kapolri memantau vaksinasi serentak di Mandalika

Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB berterima kasih atas kunjungan dan perhatian Kapolri terhadap penyelenggaraan event MotoGP. 

BACA JUGA: NTB dan NTT Sepakat Jadi Tuan Rumah PON Nusa Tenggara 2028

Menurutnya,  keberhasilan segala persiapan event MotoGP saat ini tidak terlepas dari peran Polri dan seluruh stakeholder baik itu Kabupaten, provinsi maupun Pemerintah Pusat.***

 

 




Media Center Diresmikan, Memudahkan Wartawan Meliput MotoGP

Media Center Indonesia (MCI) yang difasilitasi oleh Kementerian Kominfo RI diharapkan mengabarkan hal baik dari event MotoGP 

MANDALIKA.lombokjournal.com ~ Peresmian penggunaan Media Center Indonesia (MCI) MotoGP 2022,  di sirkuit Mandalika Lombok Tengah, dilakukan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dan Komandan Lapangan MotoGP Mandalika, Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto, Kamis (10/02/22)

Gubernur NTB menyambut baik keberadaan Media Center Indonesia (MCI) yang difasilitasi oleh Kementerian Kominfo RI bekerjasama dengan Pemprov. NTB, Polda NTB dan Kabupaten Lombok Tengah.

Meresmikan Medi Center Indonesia (MCI)
Gubernur Zulkieflimansyah dan Menparekraf Sandiaga Un0

“Semoga, dapat memudahkan dan membantu jurnalis, mengabarkan hal baik dari event MotoGP ini,” kata Gubernur Zul, didampingi Kadis Kominfotik NTB Dr. Najamuddin Amy.

BACA JUGA: Tes Pramusim MotoGP, Disiapkan Media Center untuk Fasilitasi Media Lokal

Hal sama disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf)/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.

MCI ini diharapkan menghasilkan narasi-narasi positif dari kegiatan MotoGP.

“Tentunya dengan kaidah-kaidah jurnalistik yang ada,” pesan Sandi.

Sementara itu, Komandan Lapangan MotoGP Mandalika, Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto mendukung kehadiran MCI ini.

Ia mengajak seluruh awak media untuk bekerja sama mendukung kesuksesan kegiatan MotoGP

“Jika ada hal yang perlu ditanyakan, silakan kontak saya. Saya siap menjawab seluruh pertanyaan rekan-rekan media. karena saya selalu berada di Mandalika untuk mensukseskan event ini, atas perintah Presiden Jokowi,” ujar mantan Panglima TNI itu.

Selain itu, diingatkannya agar seluruh awak media tetap menjaga protokol kesehatan selama berada di MCI dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. 

Direktur Infomasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo, Septriana Tangkary mengatakan, MCI diperuntukkan bagi seluruh wartawan nasional dan daerah yang melakukan peliputan event MotoGP 2022.

Mulai dari tes ketiga resmi pramusim, 11-13 Februari 2022 maupun saat Pertamina Grand Prix of Indonesia, 18-20 Maret 2022 mendatang. 

BACA JUGA: Gubernur Yakin, NTB Daerah yag Ramah dan Kondusif Jelang MotoGP

“Kami berupaya memenuhi kebutuhan penunjang untuk kemudahan peliputan bagi awak media selama berada di dalam MCI,” terangnya.

Gubernur NTB, Menteri MenparEkraf, Komandan Lapangan MotoGP Mandalika, menyempatkan diri melihat fasilitas yang terdapat di dalam MCI, yang memiliki luas 200 meter persegi dan dibangun di lokasi Sirkuit  Mandalika. ***

 




NTB Dan NTT Sepakat Jadi Tuan Rumah PON Nusa Tenggara 2028

Wagub NTB dan Gubernur NTT telah menandatangani MoU bersama-sama menjadi tuan rumah PON Nusa Tenggara tahun 2028

KUPANG.lombkjournal.com ~ Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur sepakat Bidding tuan rumah PON tahun 2028 mendatang.

Gubernur NTT dan Wagub NTB usai penandataganan MoU

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). 

Penandatangan nota kesepakatan tersebut disaksikan langsung Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Anggota DPRD NTB dan NTT, Kamis (10/02/22) di Kota Kupang. 

Dalam penandatanganan tersebut, Wakil Gubernur NTB Dr.Hj.Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan, Provinsi NTB dan NTT memiliki mimpi yang sama, memiliki kesiapan dan kekompakan yang kokoh dan utuh. 

Siti Rohmi optimis, NTB dan NTT sangat cocok sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional tahun 2028 mendatang. 

BACA JUGA: Tes Pramusim MotoGP, Disiapkan Media Center Untuk Fasilitasi Media Lokal

“NTB dan NTT siap menjadi tuan rumah PON, kami siap menjadi tim yang solid, yang kokoh,” ungkapnya. 

Dikatakan, pekerjaan besar ini butuh ikhtiar yang tidak mudah. Semuanya harus dengan sinergi yang baik. 

Umi Rohmi mengajak masyarakat NTB dan NTT melangkah bersama, berdo’a, serta menjaga kekompakan menuju PON 2028.

“Semuanya kita niatkan demi kemajuan daerah dan bangsa kita tercinta,” kata Wagub.

wagub NTB sedang di Kupang, NTT

Senada dengan itu, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dengan lantang menyiapkan kesiapannya bersama NTB sebagai tuan rumah PON.

“NTT dan NTB merupakan miniatur Indonesia, kami siap sebagai tuan rumah yang baik. Kami telah siap menyambut PON Nusatenggara pada 2028 mendatang,” ungkap Viktor optimis.

BACA JUGA: Kader Siaga Rabies se Puau Sumbawa Diajak Nonton MotoGP

Turut mendampingi Wagub NTB, Kadispora NTB dan Karo Pemerintahan Setda NTB.***

 




Pembalap MotoGP Berdatangan, Termasuk Marc Marquez

Marc Marquez salah satu pembalap yang akan berlaga di MotoGP di Sirkuit Mandalika

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sejumlah pembalap MotoGP dan krunya mulai berdatangan di Bandara International Zainul Abdul Madjid (BIZAM) NTB. 

Para pembalap yang tersohor tersebut direncanakan akan melakukan free season (tes pramusim) MotoGP di sirkuit Mandalika, pada 11-13 Februari 2022.

Salah satu pembalap MotoGP yang sangat dinanti dan telah terlihat tiba, Senin (07/02/2022) sore adalah juara dunia delapan kali Marc Marquez.

BACA JUGA: Gubernur NTB: Mandalika Siap Pre Seson MotoGP 2022

“Marquez sudah tiba di Lombok Alhamdulillah.. Jumat Sabtu dan Minggu sudah bisa melihatnya langsung di Mandalika!” ujar Bang Zul, sapaan akrabnya, Senin (07/02) di Mataram. 

Sementara itu jagad sosial media telah viral dan ramai usai Pembalap asal Spanyol tersebut turun dari pesawat dan menyapa langsung warga NTB. 

“Hallo Lombok, Hallo Indonesia,” sapa pembalap yang dikenal dengan The Baby Alien didunia MotoGP, sambil melambaikan tangannya dikamera.

BACA JUGA: Media Diajak Sebarkan Informasi Positif Jelang Event MotoGP

Pembalap yang mengenakan nomor 93 ini, mengatakan senang bisa sampai di Lombok dan siap mencoba lintasan sirkuit Mandalika.

Tes pramusim MotoGP Mandalika akan di ikuti oleh 24 pembalap dari 12 tim MotoGP.  Terdiri dari sesi tes dan latihan selama tiga hari. ***