Pertemuan Rannya dengan Asnawi Mangkualam di Korsel

Melakukan pertemuan dengan CEO Lombok Football Club (Lombok FC), Rannya Agustyra, mendapat bekal Asnawi cara mengembangkan potensi pemain muda Lombok FC

MATARAM.lombokjournal.com ~ President/CEO Lombok Football Club (Lombok FC), Rannya Agustyra Kristiono, saat mendampingi kunjungan kerja reses Wakil Ketua Komisi I DPR RI H. Bambang Kristiono, SE (HBK) ke Seoul, Korea Selatan, bertemu dengan Asnawi Mangkualam, Jumat (29/07/2022).

Asnawi Mangkualam, merupakan salah satu pemain Timnas Indonesia yang kini merumput di Ansan Greeners FC, Kota Ansan, Korsel.

BACA JUGA: Skuad Lombok FC Makin Mentereng, Siap Melaju ke Level Atas

Pertemuan Rannya dan Asnawi Mangkualam di Seoul
Asnawi, HBK dan Rannya

“Saya sengaja menyempatkan waktu, dan meminta bantuan staf KBRI Seoul untuk bertemu Asnawi, untuk belajar banyak perihal kehidupan Asnawi sebagai pemain sepakbola profesional di Negeri Ginseng,” kata Rannya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/07/22).

Bek kiri Asnawi Mangkualam adalah salah satu pemain muda Indonesia yang sukses berkarier di kompetisi luar negeri. Bermain untuk Ansan Greeners semenjak Januari 2021, Asnawi tampil sangat impresif. 

Awal tahun ini, kontraknya pun terus diperpanjang manajemen klub yang berkarkas di Kota Ansan, Provinsi Gyeonggi, Korsel tersebut.

Dari diskusi dengan Asnawi, banyak mendapat pengetahuan bagaimana seorang pesepakbola profesional menempa diri.

Mulai dari kehidupan sehari-harinya di tempat tinggal (Apartemen), sampai dengan kegiatan latihan di lapangan. Secara khusus mendiskusikan kedisiplinan.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, kedisiplinan adalah salah satu faktor pembeda, antara klub amatir dengan klub profesional,” kata Rannya.

Butuh satu jam berkendaraan darat dari Seoul, ibu kota Korsel, ke kota Ansan. 

Bagi masyarakat Indonesia di Korsel, kata Rannya, Kota Ansan dikenal sebagai miniaturnya Indonesia di Korsel. 

Sebab banyak orang Indonesia yang berasal dari berbagai daerah tinggal di Kota ini. Diperkirakan, jumlah masyarakat Indonesia di Kota Ansan lebih dari tujuh ribu orang.

Sebagai figur yang saat ini sedang membangun klub sepakbola profesional di NTB, Lombok FC, Rannya banyak mendengar dari Asnawi, bagaimana ia sebelumnya juga seorang pemain amatir. 

Kemudian menjelma menjadi seorang pemain profesional yang telah membanggakan bukan hanya dirinya sendiri, tapi juga keluarga, bahkan Negara.

Kepada Rannya, Asnawi menuturkan bahwa ia memilih bermain di luar negeri dan keluar dari zona nyaman sebagai pemain Timnas di Indonesia. 

BACA JUGA: Skuad Lombok FC Sudah Komplet, Yakin Juara Liga 3 NTB

Ia ingin mengembangkan dirinya sebagai pemain yang berkarakter.

“Para pemain yang dipilih para pelatih adalah mereka-mereka yang memiliki karakter kuat. Dan saya merasa, di Korea inilah tempat yang tepat untuk saya menempa diri dan belajar banyak untuk menjadi pemain yang berkarakter,” tutut Asnawi.

Rannya yakin, dengan bekal pengetahuan dan pengalaman dari Asnawi, bisa mendorong pemain-pemain muda Lombok FC untuk bisa mengembangkan potensi dirinya hingga bisa seperti sosok Asnawi.

“Kalau kita mendengarkan pengalaman Asnawi yang telah mampu mengembangkan dirinya menjadi seorang pemain profesional, memang tidak mudah,” katanya.

Diperlukan semangat, kerja keras, dan disiplin yang tinggi untuk mencapainya. Ini yang harus dimiliki oleh talenta-talenta sepakbola kita di NTB.Terutama dalam mengasah kedisiplinan agar para pemain bisa menjadi lebih kuat.

Dara yang kini sedang merampungkan pendidikan di Brunell University, London, Inggris ini menjelaskan, akan selalu ada tantangan yang harus dihadapi dan diatasi oleh setiap pesepakbola profesional. 

Seperti halnya Asnawi yang juga memiliki tantangan besar untuk menembus skuad utama di klub sepakbola Ansan Greeners FC. Selama ini para pelatih Korsel masih kurang percaya dengan kwalitas kemampuan para pemain yang berasal dari Asia Tenggara. 

Terlebih lagi diawal-awal kompetisi, dimana dibutuhkan adaptasi yang cepat dan latihan yang ekstra keras supaya dilirik dan dipercaya pelatih.

Kemauan besar yang disertai dengan effort atau usaha yang besar, terbukti telah menjadikan Asnawi bisa menjadi pesepakbola profesional dengan penghasilan atau gaji yang cukup besar.

Asnawi berlatar-belakang kehidupan keluarga pesepakbola, dimana ayahnya adalah pemain dan sekaligus pelatih di PSM Makassar. 

Dengan penghasilan sebagai pesepakbola profesional, Asnawi menuturkan dirinya bisa membahagiakan diri sendiri, orang tua, maupun adiknya.

Paling tidak, pada kesempatan bertemu dengan Rannya tersebut, Aswani mengatakan, dirinya dapat memberikan gambaran, berbagi pengalaman, dan meyakinkan talenta-talenta muda yang dimiliki Lombok FC saat ini.

Meniti karier sebagai pesepakbola juga bisa menghasilkan pendapatan yang tidak kalah besarnya dengan profesi-profesi lain, asalkan sungguh-sungguh dalam menjalaninya.

“Harus tahan banting, dan melewati berbagai kesulitan di dalam latihan maupun pertandingan dengan penuh semangat dan kegembiraan. Artinya enjoy sajalah, nikmati, dan jangan pernah mengeluh karena banyaknya tantangan dan kesulitan,” kata Asnawi menitipkan pesan untuk para pemain Lombok FC.

Pesepak bola profesional menjanjikan

Chairman Lombok FC H. Bambang Kristiono, SE (HBK), juga menyempatkan diri hadir bersama Rannya bertemu Asnawi di sela waktu memimpin kunjungan kerja reses Komisi I DPR RI di KBRI Seoul, Korsel.

HBK menuturkan, Asnawi adalah prototipe, inspirasi, dan tauladan bagi anak-anak muda Indonesia. 

Asnawi telah membuktikan, meniti karier sebagai pesepakbola profesional juga sangat menjanjikan. 

Dan sejauh para pemain mampu bersungguh-sungguh dalam menempa dirinya, maka kesuksesan akan datang dengan sendirinya.

“Bagi Asnawi, kesuksesan, kegagalan, dan keberhasilan, adalah sebuah proses yang akan berjalan secara beriringan. Jika hasilnya gagal, bisa jadi refleksi buat ke depannya. Dan, andai kata berhasil, maka itu bisa jadi standar baru buat masa depan,” tandas HBK.

Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok ini ingin agar talenta-talenta muda Lombok FC, yang memiliki skil bermain sepakbola yang sangat baik, bisa menjadikan Asnawi sebagai sosok dan figur penyemangat.

Agar selalu memberikan penampilan terbaik di tiap laga yang akan dijalani Lombok FC di Liga 3 NTB yang akan bergulir sebentar lagi.***

 




Gubernur NTB Tanam Pohon di Sirkuit MXGP Samota

Merayakan tahun baru Muharram 1444 Hijriah, Gubernur NTB menanam Ketapang Kencana sebagai perindang

SUMBAWA.lombokjournal.com ~  Penanaman pohon di arena sirkuit MXGP Samota dilakukan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, menyambut tahun baru Muharram 1444 Hijriah, Sabtu (30/07/22) di Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan penanaman pohon itu sekaligus untuk menghijaukan lokasi tersebut, 

BACA JUGA: Karnaval Hijraturrasul Semarakkan Tahun Baru 1444 Hijriyah

Gubernur NTB menanam pohon agar event MXGP 2023 JADI TEDUH

“Merayakan tahun baru dengan menanam pohon di Sirkuit MXGP Samota,” kata Gubernur Zulkiflimansyah, di dampingi ketua TP. PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.

Penanaman pohon itu diperlukan agar saat penyelenggaraan event internasional MXGP di Samota tahun 2023 mendatang, lokasi ini bisa lebih teduh dan hijau dengan adanya pohon yang rindang.Penanaman itu Mengusung tema “Muharram Menanam”.

Kadis LHK Provinsi NTB Julmansyah menambahkan, tanggal 1 Muharram menjadi momentum menghijaukan lingkungan bersama MUI, khususnya arena MXGP Samota. 

Diharapkan, kegiatan itu menjadi pengungkit semangat dan kesadaran masyarakat. 

Penghijauan arena MXGP Samota akan terus dilakukan dengan target Juni 2023. Sehingga hasil penghijauan menjadi peneduh di arena MXGP.

Tanaman yang digunakan Ketapang Kencana dengan ukuran minimal 1,5 meter. Jenis tanaman ini tahan panas dan dapat menjadi perindang disebabkan memiliki tajuk payung.

Menurut Julmansyah, ini bagian untuk  mengkampanyekan program NTB HIJAU yang menjadi bagian dari Misi NTB Gemilang. Kegiatan melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

BACA JUGA: Askab PSSI Lobar, Asosiasi Sepakbola Terbaik di NTB

“Harapannya MUI di Kabupaten/kota yang lain turun ambil bagian juga. Termasuk dengan membangun diskusi dengan KPH dan Dinas LH kabupaten/kota se-NTB, untuK ikut menghijaukan alam NTB,” katanya.

Turut hadir pada penanaman pohon tersebut, Kepala OPD lingkup Pemprov. NTB, Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, OPD lingkup Pemkab Sumbawa dan steakholder lainnya. ***

 

 




Askab PSSI Lobar,  Asosiasi Sepak Bola Terbaik di NTB

Dari segi manajemen tata kelola organisasi Askab PSSI Lobar jadi rujukan asosiasi daerah lain

LOBAR.lombokjournal.com ~ Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Lombok Barat (Askab PSSI Lombok Barat) disebut jadi asosiasi sepakbola terbaik di Provinsi NTB. 

Hal tersebut disampaikan Ketua Askab PSSI Lombok Barat, dr. Arbain saat memberi sambutan di acara Technical Meeting (TM) Gubernur Cup 2022 di lapangan Gelora Sujarman Lingsar Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (20/07/22). 

Dikatakan, dari segi manajemen tata kelola organisasi Askab PSSI Lombok Barat jadi rujukan asosiasi daerah lain.

BACA JUGA: Gubernur Cup 2022, Lapangan Lingsar akan Berganti Nama Jadi Gelora Sujarman

Askab PSSI Lobar jadi asosiasi terbaik di NTB
Peserta technical meeting

Beberapa hal seperti pendataan klub, pendataan pemain, penyelenggaraan liga, penyediaan perangkat pertandingan seperti wasit turut diikuti daerah lain. 

“Kita punya wasit terbaik di NTB. Ada 50 wasit di Lombok Barat,” jelasnya. 

Termasuk dalam hal penyelenggaraan kegiatan-kegiatan sepakbola tingkat kecamatan, Lombok Barat jadi daerah yang paling banyak mengadakan turnamen sepakbola terbuka. Saat ini tercatat ada 10 titik penyelenggaraan. 

“Alhamdulillah Lombok Barat jadi barometer. Semua belajar dari Lombok Barat terkait peraturan liga dan kartu Askab,” katanya. 

Arbain mengaku bahagia dengan capaian tersebut. Kendati demikian ada beberapa catatan terkait disiplin wasit dan penertiban suporter. 

Dijelaskan, wasit dan penyelenggara pertandingan mustinya mencerminkan disiplin khususnya disiplin waktu agar pertandingan tidak molor oleh ulah perangkat pertandingan. 

Terkait hal itu, Arbain meminta Komite Wasit Askab PSSI NTB tegas memberi sangsi wasit bermasalah. 

“Komwas (komite wasit) tolong tegas kalau ada wasit yang tidak sesuai aturan datang telat tolong dinonaktifkan. Termasuk panitia pelaksana pertandingan tolong ditindak. Kita beri kepercayaan penuh pada Komwas untuk wasit,” ujarnya. 

BACA JUGA: Skuad Lombok FC Makin Mentereng, Siap Melaju ke Level Atas

Hal lain yang disampaikan Arbain, yakni adanya penambahan esco Askab PSSI Lombok Barat dari tiga wilayah yakni wilayah utara, tengah dan selatan. 

Ia pun berharap kebijakan penambahan jumlah tersebut diimbangi dengan semakin majunya sepak bola di Kabupaten yang terkenal dengan slogan Patut Patuh Pacu atau tripat ini. 

“Alhamdulillah kemarin kita menambah jumlah personil terutama pemabahan exco wilayah tengah utara dan selatan. Jadi perwakilan di wilayah yang sudah kita bagi. Itu terkait dengan kongres, Alhamdulillah teman teman. Mudahan ke depannya kita terus bekerjasama meningkatkan sepak bola Lobar,” terangnya. ***

 

 




Sepeda Unik dari Barang Bekas, Gubernur NTB Pesan 20 Unit 

Mayung menciptakan sepeda unik dengan memanfaatkan barang bekas, Gubernur NTB langsung pesan 20 unit

MATARAM.lombokjournal.com ~ Mayung, asal Kekalek, Kota Mataram benar-benar kreatif yang inovatif dengan sepeda unik dengan memanfaatkan barang bekas.

Gubernur Zul pesan sepeda unik 20 unit
Gubernur Zul dan sepeda unik

Ia bercerita awal mula ide pembuatan sepeda pada tahun 2018, yang bisa dibawa kemana saja dengan memanfaatkan berbagai barang bekas. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Minta KNPI Mulai Berorientasi Ekonomi

“Awalnya saya membawa vespa ingin membawa sepeda kemana-mana, sehingga saya membuat sesuatu yang orang lain belum tepikirkan, lahirlah sepeda unik ini,” tuturnya. 

Mayung menamakan sepeda unik dengan nama 6415 Grand Army Independent Sepeda Gaes, memiliki bentuk unik yang bisa digunakan untuk jalan-jalan dan berolahraga.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengaku kepincut dengan sepeda unik kreatif karya Putra Daerah NTB dengan memanfaatkan barang bekas. 

Tak tanggung-tanggung, Dubernur NTB mengapresiasi karya dari Mayung dengan memesan sebanyak 20 sepeda. 

“Kami pesan 20 unit ya, ini bisa kita persembahkan besok untuk para pembalap WSBK,” ucap Gubernur NTB saat menerima kehadiran sepeda unik di Pendopo Gubernur NTB, Selasa (26/07/22).

BACA JUGA: Sekda NTB Ingatkan Beratnya Tugas Jadi Pengayom Masyarakat

Tentu saja Mayung sangat bangga dan berterima kasih atas apresiasi Gubernur NTB, dan ia pun mempersiapkan diri untuk membuat pesanan 20 unit sepeda pesanan Gubernur.

“Tentu ini menjadi sebuah kebanggaan bagi saya, dipesan sebanyak 20 unit sepeda, nanti akan khusus kita berikan untuk Pak Gubernur,” ujar Mayung. ***

 




Skuad Lombok FC Kian Mentereng, Siap Melaju ke Level Atas

Empat Pemain Pra PON NTB 2019/2020 asal Bali, Jatim, Jateng serta Papua Resmi memperkuat skuad Lombok FC

MATARAM.lombkjournal.com ~ Sebanyak empat pemain Pra PON NTB 2019/2020, resmi bergabung dengan Lombok Fottball Club (LFC).

Seperti diketahui, LFC merupakan klub sepakbola profesional yang didirikan anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK). 

Empat talenta berbakat NTB, masing-masing adalah Nanda Juanda, sebelumnya bermain di Bali United, klub juara bertahan Liga 1 Indonesia. Kemudian ada Apriyanto, sebelumnya bermain di Perseden Denpasar, Bali. 

BACA JUGA: Skuad Lombok FC Sudah Komplet, Yakin Juara Liga 3 NTB

Skuad Lombok FC komplet, dengan 25 pemain
Rannya dan HBK

Selain itu ada Yanuar Baihaqi, yang sebelumnya bermain di PS Batang, Jawa Tengah, dan Fahrurrozi Beko, yang sebelumnya bermain di PS Mojosari Putra, Jawa Timur.

“Sebenarnya masih ada satu orang pemain lagi dengan posisi penyerang yang sudah deal untuk bergabung di Lombok FC,” kata HBK dalam keterangan pers di Mataram, Ahad (24/07/22).

Namun, entah dengan alasan apa, salah satu tokoh sepakbola terkenal di NTB malah merintangi pemain itu bergabung ke Lombok FC. Anehnya, justru mengirim pemain itu ke luar daerah. 

Padahal sang pemain sudah setuju menjadi bagian penting dari skuad Lombok FC. Bahkan, pelatih maupun agen di klub sebelumnya sudah tidak ada masalah.

“Sekarang terjawab sudah, kenapa sebegitu sulitnya bagi klub sepakbola NTB untuk berkiprah di level yang lebih tinggi, di level nasional. Kalau cara berfikir tokoh-tokoh bolanya masih amatiran seperti ini,” tandas HBK.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menegaskan, mestinya tokoh sepakbola tersebut lebih memprioritaskan karier dan jam terbang para pemain. Bukan gengsi ataupun kepentingan diri pribadinya.

HBK menegaskan, kalau dulu bolehlah banyak pemain NTB yang bermain di luar. Karena NTB belum memiliki klub yang dikelola secara profesional. 

Tapi untuk saat ini, NTB sudah memiliki Lombok FC. Klub yang pelatihnya maupun fasilitasnya, serta dukungan infrastrukturnya tidak kalah mentereng dengan klub-klub sepakbola di Pulau Jawa.

Karena pemain tersebut urung bergabung, untuk melapis kekosongan pemain tersisa, HBK menjelaskan, Lombok FC terpaksa harus kembali mendatangkan pemain yang berasal dari luar NTB. 

Bergabungnya empat pemain dari klub elit, skuad makin komplet
Clifton Fonataba

Dan pilihan jatuh kepada Clifton Fonataba, pemain lulusan klub sepakbola Persipura, Jayapura.

“Clifton Fonataba adalah talenta muda sepakbola asal Papua yang baru saja pulang dari bermain selama dua tahun di Pro Direct Academy, Aveiro, Portugal,” imbuh HBK.

Skuad LFC Sudah Komplet

Lombok FC pun kini telah memiliki skuad utama yang komplet, terdiri dari 25 pemain. Mereka dilatih oleh Head Coach Jessie Mustamu, pelatih yang sebelumnya adalah legenda klub sepakbola PSIS Semarang.

BACA JUGA: Gubernur NTB: Jangan Takut Menulis Cerita Bangsa Sendiri

Dalam melaksanakan tugas kepelatihannya, Jessie Mustamu akan dibantu oleh Asisten Pelatih Coach Viktor Simon Badawi, mantan asisten pelatih PON Kaltim yang menggantikan Asisten Pelatih S. Margono yang sebelumnya mengundurkan diri.

Khusus untuk Coach Fabio Oliveira, pelatih asal Brazil, Chief Executive Officer (CEO) Lombok FC, Rannya Agustyra Kristiono menjelaskan, pelatih berlisensi A dari AFC tersebut sekarang dipercaya Manajemen Lombok FC sebagai Direktur Teknik Klub.

“Saya kira memang Coach Fabio passionnya di situ. Mengurusi pemain dan pelatih. Bukan di manajemen. Dan kelihatan sekali, beliau lebih enjoy sekarang,” ungkap Rannya.

Dara yang sedang merampungkan pendidikannya di Brunell University, London ini pun memastikan, evaluasi dan perbaikan, baik di manajemen, tim pelatih, maupun para pemain terus dilakukan Lombok FC sebelum gelaran Liga 3 NTB dimulai.

“Tujuannya tentu saja, dicapainya end result atau hasil akhir terbaik,” kata Rannya.

Untuk mematangkan starting eleven-nya, Lombok FC bahkan telah menyelenggarakan enam kali pertandingan persahabatan yang hasilnya menunjukan trend positif. 

Hal tersebut menandakan tim pelatih sudah semakin paham pemain-pemain mana yang harus berposisi dimana. 

Dan ada beberapa pemain yang ternyata harus pindah posisi seperti Nanda Juanda yang semula striker murni, sekarang menjadi gelandang serang.

“Saya merasa, di sisa waktu persiapan yang ada, Lombok FC akan semakin matang, padu, dan mampu mewujudkan ekspektasinya,” imbuh Rannya.

Beberapa kejadian yang tidak diharapkan memang sempat mewarnai sejumlah laga uji coba dan pertandingan persahabatan. Seperti terjadinya keributan-keributan di lapangan. 

Hal tersebut, kata Rannya, telah dievaluasi dan dikoreksi manajemen. Sehingga tidak boleh terjadi lagi.

“Para pelatih dan pemain harus lebih mampu menahan diri, cool, dan bertindak profesional. Nggak boleh kasar dan ugal-ugalan,” tandas Rannya.

Rannya sendiri, dalam kesempatan mendampingi HBK melakukan kunjungan kerja reses ke Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, beberapa waktu yang lalu. Sempat bertemu dan berinteraksi langsung dengan talenta-talenta muda sepakbola di daerah Raja Ampat, Papua Barat.

Dan bersama Manajer Tim Persipura, Yan Permenas Mandenas, yang juga adalah anggota Komisi I DPR RI dari Partai Gerindra, Rannya turut memberikan bantuan bola dan jersey-jersey sepakbola kepada beberapa klub masyarakat yang ada di Kab. 

Raja Ampat yang dikenal memiliki destinasi wisata bawah laut ternama tersebut.

“Kita harus belajar banyak dari masyarakat Raja Ampat yang telah sukses mempertahankan kelestarian wilayah gunung dan lautnya yang tetap terjaga.

Tidak heran kalau selama ini Raja Ampat dikenal sebagai destinasi wisata diving terbaik di dunia karena keanekaragaman hayati, karang, dan biota lautnya,” tutup Rannya.***

 




NTB Peringat 9 Nasional pada Ajang Pesonas 2022 di Semarang

Gubernur NTB mengaku terharu menyambut atlet-atlet NTB yang berlaga di Special Olympic Games di Semarang

MATARAM.lombokjournal.com ~ Atlet-atlet Pekan Special Olympic Nasional (Personas) 2022 NTB berhasil mengharumkan nama daerah, dengan perolehan 26 Medali dengan perincian: 7 Emas, 13 Perak dan 6 Perunggu.

Penyelenggaraan Personas 2022, berlangsung mulai Minggu-Kamis (3 sd.8 Juli 2022) di Holy Stadium Semarang, Jawa Tengah.

Personas 2022 resmi dibuka  oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali pada hari Senin (04/07/22).  

BACA JUGA: Gubernur Meletakkan Batu Pertama Masjid Al Muttaqin

Gubernur menyambut Atlet Pesonas NTB mengharumkan nama daerah

Sebanyak 21 provinsi berpartisipasi dalam kejuaraan penyandang disabilitas tersebut, termasuk Atlet dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

Rombongan Atlet-atlet Personas NTB ini siang tadi diterima Gubernur NTB di Pendopo yang didampingi Asisten Pak Dani. 

Laporan oleh Ketua Soina NTB, Andi Hadianto SH, MH sampaikan hasil yang dicapai atlet-atlet NTB pada kegiatan Pesonas 2022 ini.

Gubernur NTB, Dr H. Zulkieflimansyah sangat bersemangat menerima para atlet dan pendamping yang ikut di Pesona 2022 ini.

Gubernur NTB  yang akrab disapa Bang Zul ini dalam sambutan menyatakan selamat  dan  haturkan terimakasih serta apresiasi yang tinggi atas prestasi yang diraih  atlet Pesonas 2022 yang meraih banyak medali.

“Terharu dan bangga menyambut atlet-atlet NTB yang berlaga di Special Olympic Games di Semarang. Ini kejuaraan Nasional untuk anak-anak berkebutuhan khusus atau difabel. Alhamdulillah mereka semua bersemangat mengharumkan nama NTB dan berada di peringkat 9 Nasional! Terima Kasih Para pelatih, pendamping dan Para Official yg sudah berjuang luar biasa !” ucap Bang Zul bangga.

BACA JUGA: KLU Dapat Kuota 900 Vaksin PMK Ternak Sapi

Gubernur NTB memberikan apresiasi berupa hadiah bagi semua atlet dan para pendamping 

Ini nama-nama perolehan medali :

Cabor Atletik

  1. Rosika Apriani nomor 25 meter (putri) Div.1 medali PERAK
  2. Muhammad Agha nomor 25 meter (putra) Div. 1 medali PERAK
  3. Zakaria nomor 400 meter (putra) Div. 1 medali EMAS
  4. Yogi Tri Anggoro nomor 50 meter (putra) Div. 2 medali PERUNGGU
  5. Moh Indrawan nomor 100 meter (putra) Div. 1 medali PERUNGGU
  6. Yusrina Hidayati nomor 100 meter (putri) Div. 2 medali PERAK
  7. M.Nasir (putra) nomor lompat jauh tanpa awalan Div. 1 medali EMAS
  8. Moh.Fadliyansyah (putra) nomor lempar roket Div. 2 medali EMAS
  9. Wardiah (putri) lompat jauh dengan awalan Div. 1 medali PERUNGGU
  10. Kadek Kartini (putri) lompat jauh tanpa awalan LA Div. 1 medali PERAK
  11. Natia Dewi (putri) lempar bola sofball LA Div. 1 medali PERAK
  12. Ahmad Fathul Huda (putra) lempar bola sofball Div.1 medali PERAK
  13. Baiq Alifia Lubna (putri) tolak Peluru LA Div. 3 medali PERAK
  14. Dimas Vernanda (putra) tolak peluru LA Div 3 medali EMAS

Cabor Bocce

  1. Nurul Rizki dan Nuraini nomor beregu putri medali PERAK Div 5.
  2. Hisyam Nafis Nurahman single putra medali EMAS Div 9.
  3. M Tarmizi single putra medali PERAK Div 9.
  4. Feri Rahmat single putra medali PERAK Div 10.
  5. Nuraini single putri medali PERAK Div 4.
  6. Maya Ashari Putri single putri medali PERUNGGU Div 13.

Cabor Renang

  1. Ananda Rizki nomor 100 meter HA medali EMAS

Cabor Bulutangkis

  1. Pasangan Muh Irvan dan Muh Fitrahwan medali EMAS
  2. Tunggal Putra Habib Mutalib Alwi Mendali PERUNGGU

Cabor Futsal

  1. Tim Putra medali PERUNGGU

Cabor Tenis Meja

  1. Tomi single putra medali PERAK

Kategori Seni Tari

  1. Dimas medali PERAK

Total menjadi  26 MEDALI, terdiri dari 7 EMAS, 13 PERAK, 6 PERUNGGU. Selamat dan Sukses untuk NTB Gemilang.***

 

 




Turnamen Bulu Tangkis Bupati Cup I, Resmi Ditutup

Turnamen bulu tangkis Bupati Cup I tahun 2022 yang berlangsung selama tujuh hari, resmi ditutup 

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Turnamen Bulu Tangkis Bupati Cup I tahun 2022 yang diselenggarakan oleh  Persatuan Badminton Seluruh Indonesia (PBSI) KLU resmi ditutup Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu SH  di GOR Giyfa Pantura Gondang, Kamis  (07/07/22).

Turnamen bulu tangkis ini berlangsung selama tujuh hari dengan 17 katagori lomba, sebagai rangkaian HUT KLU Ke-14. Jalannya turnamen berlangsung seru, terlihat dari antusias para penonton yang luar biasa.

Bupati usai menutup resmi Turnamen Bulu Tangkis Bupati Cup I

Nampak hadir Ketua KONI KLU H. Burhan M.Nur, SH,  Ketua PBSI KLU Amrih Usodo, ST, Perwakilan PBSI NTB, serta undangan lainnya. 

BACA JUGA: MTQ XXIX 2022 Provinsi, Kabupaten Bima Juara Umum

Sebelum menyerahkan piala, Bupati Lombok Utara H.Djohan Sjamsu menyampaikan apresiasi kepada para peserta dan juri yang sudah menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.

Turnamen bulu tangkis dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lombok Utara (KLU) ke- 14, selain bulu tangkis Pemda KLU  menyelenggarakan berbagai kegiatan dan perlombaan.

“Turnamen bulu tangkis ini kita akan gelar kembali tahun depan,” tutur bupati.

Dengan banyak turnamen bulu tangkis, para atlet Lombok Utara semakin berkembang serta meraih prestasi yang baik di berbagai event.

Serta  dapat mengharumkan gumi Tioq Tata Tunaq di tingkat nasional maupun internasional.

Di tempat yang sama, Ketua Ketua PBSI KLU Amrih Usodo, ST  mengatakan, keberhasilan penyelenggaraan turnamen bulu tangkis, tidak hanya menjadi  keberhasilan PBSI sendiri  tapi keberhasilan semua pihak lebih khususnya masyarakat Lombok Utara.

“Para penggemar bulu tangkis di Lombok Utara sangat mendukung kegiatan ini sehingga kegiatan berjalan dengan lancar,  tertib dan penuh dengan sportivitas,” katanya.

Turnamen bulu tangkis menjadi turnamen pertama yang diselenggarakan oleh PBSI KLU di tingkat provinsi.

BACA JUGA: NTB Kembangkan Paket Wisata, Manfaatkan Event Internasional

Harapannya ke depan, turnamen bisa terselenggara kembali guna menjaring atlet-atlet Lombok Utara.***

 




PON XXII, NTB dan NTT Calon Tuan Rumah Bersama

Sekda NTB Serahkan berkas persyaratan Calon Tuan Rumah PON XXII Tahun 2028, di Kantor KONI Pusat, Jakarta

JAKARTA.lombokjournal.com ~  Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Drs.H.Lalu Gita Ariadi,M.Si, mewakili Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah, 

Penyerahkan berkas persyaratan sebagai Calon Tuan Rumah Pelaksana PON XXII Tahun 2028 dilakukan Sekda NTB, H.Lalu Gita Ariadi, kepada Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan, Mayjen TNI (Purn) Suwarno.

Sekda NTB melakukan penyerahan berkas persyaratan itu mewakili Gubernur NTB. 

BACA JUGA: Posyandu Keluarga Kunci Pencegahan ATM di NTB

Penyerahan berkas calon tuan rumah PON XXII

“Peluang NTB dan NTT sebagai tuan rumah bersama sangat kuat.” kata Sekda Lalu Gita.

Ia mengaku diliputi perasaan bangga, bahagia, antusiastis, dan penuh harap. 

“Semoga niat baik bersama saudara kami dari NTT menjadi tuan rumah kembar PON XXI tahun 2028 mendapatkan sesuatu yang melebihi harapan,” kata Miq Gite sapaan populernya, Selasa (05/07/22) di Kantor KONI Pusat, Jakarta.

Miq Gite menjelaskan, pengurus KONI Pusat segera akan visitasi ke daerah-daerah yang mengajukan usulan. 

Untuk mengecek venue olahraga existing, daya dukung akomodasi, ksesibilitas-konektivitas moda transportasi laut, darat, udara dan sarana prasarana pendukung lainnya.

Menurut Miq Gite, penunjukan NTB sebagai tuan rumah PON XXII – 2028, sejalan dengan konsep pengembangan kepariwisataan ke depan, yang terus mengembangkan sport tourism.

“Sehingga sebagai tuan rumah kita pastikan harus mampu meraih Tri Sukses, sukses penyelenggaraan, sukses prestasi dengan lahirkan atlet-atlit unggul peraih medali emas dan sukses menarik minat investasi & ekonomi,” papar Sekda.

Sekda mengajak Pemda dan masyarakat NTB untuk berbenah, bergegas, menyiapkan diri jadi tuan rumah PON XXII – 2028. 

Sementara itu, Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Tuan Rumah Pelaksana PON XXII Tahun 2028, Mayjen TNI (Purn) Suwarno, menyampaikan bahwa  tim panitia penjaringan dan penyaringan akan melakukan verifikasi berkas. 

BACA JUGA: Bank Indonesia Paparkan Sistem Pembayaran QRIS

Beberapa hal yang akan diteliti seperti, dukungan pemerintah daerah dan masyarakat setempat secara tertulis. 

“Di antaranya dukungan dari Gubernur dan Ketua DPRD,” kata pria yang juga menjabat sebagai  Wakil I Ketua Umum KONI Pusat, dan juga disaksikan langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman.

Setelah lolos verifikasi, tim panitia akan melakukan kunjungan lapangan, untuk memeriksa berbagai hal penting terkait persyaratan dan juga fisik, seperti kondisi arena, akomodasi, transportasi, SDM dan sebagainya.

“Sesuai rencana panitia akan melaporkan dan menetapkan tuan rumah PON XXII Tahun 2028 dalam Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (MUSORNASLUB) yang rencananya digelar Agustus 2022 mendatang,”pungkasnya.

Turut hadir dalam pendaftaran yang telah dibuka sejak 1 Juli  hingga 8 Juli 2022,  Ketua Umum KONI NTB bersama jajaran KONI NTB.  Wakil Gubernur NTT yang juga sebagai Ketua Umum KONI NTT bersama jajarannya.***

 

 




Partai Golkar Ajak Warga KLU Senam Sehat 

Selain melakukan senam sehat, Partai Golkar juga bagi-bagi hadiah seperti sepeda, magic jar, blender, kompor gas, dan sembako

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Berolah raga senam bersama Partai Golkar berlangsung meriah di Lapangan Umum Tanjung, Minggu (03/07/22). 

Kegiatan senam sehat itu dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Nusa Tenggara Barat, H Mohan Roliskana, S.Sos, MH, Ketua DPD ll, Maryadi, S.Ag dan Ketua KPPG Partai Golkar Provinsi NTB.

“Olah raga senam bersama inimengajak warga menjaga dan memulihkan kesehatan,” kata Alfan Hadi,SH, selaku Ketua Pelaksana kegiatan itu.

BACA JUGA: Festival Balap Sampan di Jerowaru Jadi Event Rutin Pariwisata

Partai Golkar ajak masyarakat KLU senam sehat
H mohan Roliskana

Partai Golkar kampanyekan hidup sehat

Kegiatan senam itu menyediakan doorprize, seperti sepeda, magic jar, blender, kompor gas, dan sembako. 

Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Lombok Utara, Maryadi, mengatakan, pihaknya tak henti berinovasi memberikan pendidikan politik yang sehat kepada masyarakat. 

Serangkaian acara roadshow juga diadakan Partai Golkar Kabupaten Lombok Utara, terkait harapan mereka terhadap pemimpin pemimpin yang memiliki integritas, sebagai penggerak utama organisasi. 

“Harapan kita, kegiatan kegiatan yang dilakukan Partai Golkar KLU dapat memperkokoh makna dan implementasi integritas dalam perilaku kerja, serta menjadikan unit organisasi Partai Golkar sebagai institusi yang memiliki kesungguhan untuk mempraktikkan integritas,” lanjut Maryadi.

Ditemui di tempat sama, Ketua DPD I NTB, H Mohan Roliskana, mengatakan Partai Golkar sengaja menebar berbagai kegiatan.

“Salah satunya adalah Senam Bersama hari ini untuk kesehatan yang dilanjutkan dengan undian pembagian hadiah sepeda, alat rumah tangga dan sembako guna memantik semangat peduli kepada sesama warga,” kata Mohan.

Senam Sehat ini diprakarsai pengurus dan simpatisan Partai Golkar di Lombok Utara, dan dilaksanakan di Lapangan Tioq Tata Tunaq, Tanjung, Lombok Utara.

Setidaknya kegiatan itu dihadiri oleh 70 0an orang terdiri dari, Pengurus DPD II Partai Golkar 25 orang, Fraksi Partai Golkar 15 orang, Ketua ketua PK, 25 orang, Ketua KPPG 25 orang, Ketua AMPG 10 orang, Ketua HWK 15 orang, Ketua BSN 20 orang, Ketua Bapilu 25 orang, Ketua Advokasi 25 orang dan ratusan simpatisan Partai Golkar Kabupaten Lombok Utara tutupnya.

Peserta yang diundang antara 240 sampai 300 an, namun antusias masyarakat untuk hadir cukup besar.

BACA JUGA: Sukses MXGP Samota 2022, Dalam Tiga Perspektif

“Alhamdulillah, setengah lapangan umum Tanjung dipadati kader dan simpatisan Partai dari setiap Kecamatan akunya,” kata Mohan.  

Rencananya, akan diselenggarakan berbagai kegiatan di setiap Kecamatan, baik olah raga sepak bola, Peresean, main Gasingan dan sebagainya.***

 

 

 




Sukses MXGP SAMOTA 2022, Dalam Tiga Perspektif

Tiga perspektif meninjau sukses MXGP Samota 2022, ini pandangan Ridwansyah

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kesuksesan Motor Cross Grand Prix (MXGP)  of Indonesia Samota Sumbawa 2022 dapat dilihat dalam tiga perspektif, yaitu perspektif olahraga, ekonomi dan kebudayaan.

Hal ini dikatakan oleh Komandan Lapangan MXGP Samota, Ir. Ridwan Syah saat berkunjung ke Kantor BPS Provinsi NTB, Kamis (30/06/22).

Ia mengatakan, pada perspektif yang pertama yaitu pada sisi olahraga otomotifnya, event MXGP Samota sangat sukses. 

Itu bisa dilihat dari berbagai antusias dari pembalap, banyaknya negara lain yang ikut serta, bahkan sirkuit yang luar biasa indahnya. 

BACA JUGA: Wapres Puji Konsistensi Gubernur NTB Bangun SDM NTB

ilustrasi ~ Motocross Grand Prix

“Dari sisi penyelenggaraan olahraga otomotifnya, ini sangat sukses, dari jumlah pembalap yang hadir, jumlah negara yang ikut serta dan dari segi catataan waktu maunpun kelayakan sirkuitnya sendiri sangat excellent, sikuitnya sendiri adalah sirkuit terbaik dengan segala tantangannya,” tuturnya.

Sesuai kalendar internasional, MXGP Samota  memperoleh seri ke – 12 dari seluruh seri MXGP yang diadakan oleh  Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM).

Selanjutnya, Ridwansyah juga mengungkapkan perspektif kedua, yaitu dari segi ekonomi, MXGP Samota memberikan pengaruh perekonomian yang signifikan kepada masyarakat. Sehingga diperlukannya sinergitas dengan BPS Provinsi NTB untuk melakukan analisis dan survey data, sehingga hasil dari survey tersebut bisa bisa menjadi acuan bersama. 

“Berapa pun angka yang keluar nantinya, bagi saya yang sebagai orang lapangan dan melihat secara langsung dilokasi, baik itu pada main event dan side eventnya, puluhan ribu penonton sampai jam 12 malam, ratusan UMKM hadir, saya yakin data itu bisa memperkuat apa yang kita lihat secara spasial di lapangan,” ungkapnya.

Ketiga, dari segi kebudayaan, event MXGP mengahdirkan banyak orang dari penjuru negeri dan terjadilah interaksi sosial budya. Sehingga menjadikan masyarakat Sumbawa memahami dan terbiasa dengan berbagai budaya yang hadir dan mengenalkan juga kebudayaan dari Sumbawa.

BACA JUGA: Joki Cilik akan Hilang dengan Peraturan PORDASI

“Kita mengenalkan budaya Sumbawa keluar juga sukses, orang – orang hadir, sebanyak 22 stasiun televisi menyiarkan keunikan budaya Sumbawa, lalu yang tidak kalah penting, Sumbawa berubah mindset masyarakatnya bahwa ada kepercayaan diri mereka , ternyata kabupaten Sumbawa bisa melaksanakan event kelas Internasional,” tutupnya. ***