Sepakbola Kades Cup di Labuhan Haji, Ini Pesan Sportivitas Gubernur NTB 

Gubernur NTB: Turnamen sepakbola menjadi wadah mencari bakat pemain bola masa depan

LOTIM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, .Zulkieflimansyah menyampaikan sambutan pada peresmian Kades Cup lll, bertempat di Lapangan Umum Sepakbola Desa Labuhan Haji Lombok Timur, Rabu (01/09/22).

Ia minta seluruh pemain yang bertanding pada turnamen sepakbola Kades Cup lll Desa Labuhan Haji Lombok Timur tetap menjaga sportifitas olahraga dijunjung tinggi dengan baik.

BACA JUGA: Program Mawar Emas Dipastikan Dinikmati Masyarakat

Gubernur NTB menekankan [pentingnya sportivitas dalan pertandingan sepakbola

“Bertanding itu bukan soal menang dan kalah, yang paling utama adalah persaudaraan dan sportifitas,” ungkap Gubernur Zul. 

Bang Zul mengatakan, turnamen ini bisa menumbuhkan kebersamaan untuk memperkuat persatuan dan menjadi wadah manifestasi untuk berbahagia. Sehingga tidak perlu ribut-ribut karena kalah dan menang.

Sebagai pecinta bola, adanya banyak turnamen sepakbola di setiap desa menjadi wadah untuk mencari bakat pemain bola masa depan.

“Kelak, dari Labuhan Haji, dari Lombok Timur yang kita cintai ini, lahir pesepakbola yang hebat, hingga membanggakan daerah dan bangsa tercinta,” kata Bang Zul.

Untuk diketahui, pada turnamen Kades Cup lll Desa Labuhan Haji terdapat 25 klub yang ikut bertanding. Turnamen ini diharapkan bisa berjalan lancar dan damai sampai final. 

BACA JUGA: Jalan Sehat Desa Anjani, Gubernur Juga Tinjau Lapak UKM

Secara simbolis Bang Zul didampingi Kadispora NTB, Kadis Sosial NTB, Kades Labuhan Haji, Polsek dan Danramil untuk menendang bola ke tengah lapangan sebagai tanda dimulainya turnamen sepakbola. ***

 




Pelangi Nusantara TNI, Diharapkan Jadi Destinasi Olahraga Favorit

Saat menutup event nasional Pelangi Nusantara, Sekda NTB berharap event di NTB itu ke depan jadi destinasi olahraga dirgantara favorit

MATARAM.lombokjournal.com ~ Event Nasional Pelangi Nusantara TNI – Angkatan Udara yang berlangsung di Ex Bandara Selaparang, ke depan diharapkan dapat menjadi destinasi olahraga dirgantara yang favorit dan menarik berbagai wisatawan untuk hadir.

Hal itu dikatakan Miq Gite sapaan akrab Sekda NTB menghadiri penutupan Event Nasional Pelangi Nusantara TNI – Angkatan Udara yang berlangsung di Ex Bandara Selaparang, Minggu (28/08/22).

BACA JUGA: Festival Gerabah Masbagik Lotim, Membuka Pasar Gerabah

Sekda berharap jadi destinasi olahraga favorit

“Semoga Kegiatan Pelangi Nusantara TNI AU di NTB sukses. Semoga NTB ke depan menjadi destinasi olahraga dirgantara yang favorit dan menarik kunjungan wisatawan,” tutur Sekda NTB.

Kegiatan Pelangi Nusantara merupakan salah satu bentuk nyata aksi peduli TNI Angkatan Udara kepada masyarakat.  

Disamping sebagai edukasi untuk memperkenalkan olah raga kedirgantaraan dan menumbuhkan rasa bangga terhadap Angkatan Udara (AU) sebagai bagian dari Bangsa Indonesia.

Sementara itu, Asisten Potensi Dirgantara (ASPOTDIRGA) KASAU, Marsda TNI Bowo Budiarto, S.E., CHRMP, mengucapkan terimakasih dan memohon doa restu agar ditahun kedepannya bisa melakukan kegiatan kembali di NTB. 

“Kita berharap di tahun depan kita bisa melakukannya kembali di NTB,” ungkapnya.

Berbagai rangkaian kegiatan kedirgantaraan  berlangsung pada event yang mejadi kegiatan tahunan TNI AU tersebut. 

BACA JUGA: Pekan Teater Pelajar se NTB Ditutup Gubernur NTB

Seperti demo udara pesawat tempur, olahraga dirgantara, aksi penerbang Paramotor, Paralayang dan UAV-Drone dari Federasi Aero Sport Indonesia, kampanye minat dirgantara, bakti sosial dan kegiatan lain yang mewarnai acara tersebut.***

 




Jalan Sehat Desa Anjani, Gubernur NTB Juga Tinjau Lapak UKM

Gubernur NTB lepas peserta jalan sehat di Desa Anjani, juga turut berkeliling dengan Kepala Desa Anjani untuk melihat kolam ikan, kolam renang dan lapak UKM   

LOTIM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menghadiri sekaligus melepas para peserta jalan sehat di Desa Anjani, Kec. Suralaga, Kab. Lombok Timur, Minggu (28/08/22).

Gubernur NTB bicara dengan peserta jalan sehat di Desa Anjani

“Hilang semua kepenatan kalau bisa membuat masyarakat senang dan bergembira. Pagi ini jalan sehat bersama masyarakat di Desa Anjani. Terima Kasih atas undangan dan sambutannya yang begitu hangat dan penuh kekeluargaan,” ujar Gubernur.

BACA JUGA: Festival Gerabah Masbagik Lotim, Membuka Pasar Gerabah

Setelah mengikuti Jalan Sehat, Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB juga turut berkeliling dengan Kepala Desa Anjani untuk melihat Kolam Ikan, Kolam Renang, Lapak UKM, dan lainnya yang dikelola oleh Kades dan masyarakat di Desa Anjani.

“Pak Kades Desa Anjani mengelola Kolam Ikan, Kolam Renang dan Lapak UKM untuk PAD Desa. Ekonomi Desa jadi bergeliat, murah meriah dan masyarakat bisa berwisata bersama. Terbaik memang Kades dan pemuda-pemuda desa Anjani,” pujinya.

Sementara itu, salah satu Pengurus Karang Taruna Pancaran Muda Desa Anjani, Kusuma menyambut hangat dan mengucapkan terima kasih kepada Gubernur karena telah menyempatkan hadir pada event tersebut.

“Kami dari pengurus Karta Pancaran Muda Desa Anjani mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kehadiran bapak Gubernur di acara jalan sehat ini,” ucap Kusuma. 

BACA JUGA: Pelangi Nusantara TNI, Diharapkan Jadi Destinasi Olahraga Favorit

Jalan sehat tersebut diadakan dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-77 dengan mengambil posisi start dan finish di Kolam Embulan Boroq Dewi Anjani. ***

 

 




Bang Zul Tutup Turnamen Sepakbola IEARN BOT AKUR CUP 2022

Bang Zul mengingatkan,  yang penting dalam kompetisi adalah menjaga persaudaraan dan persahabatan

LOTENG.lombokjournal.com ~ Menyaksikan  final antara tuan rumah Jarot FC vs Gelogor FC dengan skor 3-2, dalam kompetisi turnamen sepakbola IEARN BOT AKUR CUP 2022, Gubernur NTB mengaku senang bisa hadir. 

Dalam pertandingan final itu dimenangkan tim tamu Gelogor FC.

Bang Zul berharap kompetisi tetap menajaga persaudaraan
Gubernur Zul menyerahkan tropy pemenang

“Saya senang bisa hadir pada kompetisi ini, namun yang lebih penting adalah bagaimana meningkatkan persaudaraan dan persahabatan dalam sebuah kompetisi,” tutur Bang Zul sapaan Gubernur NTB Zulkieflimansyah,, Senin (22/08/22).

Diceritakan Bang Zul, mengapa orang sering berkelahi karena selalu ingin mengejar hadiah yang besar. Sehingga menimbulkan sakit hati bahkan terjadi perkelahian antar kampung.

“Sekarang harus mulai dirubah supaya pertandingan sepakbola itu penuh persahabatan dan persaudaraan yang kalah harus diberikan hadiah yang lebih besar agar tidak bersedih berkepanjangan,” ujarnya.

Ditambahkan Bang Zul, tidak harus menjadi juara satu, karena di Negara Eropa tidak lagi memperebutkan juara satu, nilainya paling tinggi namun tidak bisa berkorban buat orang lain.

“Sekarang yang diberikan penghargaan adalah juara terakhir karena ada kesabaran, ada orang di atas dia yang bergembira,” pungkasnya.

Bang Zul mengapresiasi kompetisi turnamen sepakbola IEARN BOT AKUR CUP 2022 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa, di lapangan umum desa Presak Batukliang Lombok Tengah.

BACA JUGA: Kunjungi Posyandu Keluarga, Wagub NTB: Stunting Masalah Gizi

Ia mengucapkan selamat kepada sang juara Gelogor FC, dan pesannya agar menjunjung tinggi olahraga dengan sportifitas selalu menjaga dan meningkatkan persaudaraan dan persahabatan. ***

 




APKLI dan Karman BM Bagi Tiket Gratis Nonton Liga 3 NTB

Karman BM bersama  APKLI NTB membagikan tiket gratis untuk penonton setiap hari sebanyak 50 tiket setiap pertandingan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Memeriahkan Liga 3 Bank NTB Syariah PSSI NTB, Karman BM bekerjasama dengan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Nusa Tenggara Barat (APKLI NTB), membagikan tiket gratis untuk para penonton Liga 3.

BACA JUGA: Liga 3 NTB Belum Waktunya Menjual Tiket, Ini Kritik HBK

Untuk mendapatkan tiket tersebut, aktivis pemuda itu menjelaskan bisa menghubungi APKLI di sekretariatnya di Perumahan Lingkar Permai Jalan Lingkar Selatan, Loang Baloq Kota Mataram. 

“Bersama APKLI NTB, saya akan membagikan tiket gratis untuk penonton setiap hari sebanyak 50 tiket setiap pertandingan,” kata Karman, Senin (08/08/22) di Mataram. 

Menurutnya, ini bentuk dukungan kita terhadap pesta bola rakyat ini. 

“Saya tegaskan ini bukan gagah-gagahan tapi ini bentuk kepedulian kita terhadap sepakbola di NTB,” jelasnya. 

Ketua APKLI NTB, Abdul Majid dikonfirmasi menegakkan, akan memberikan dukungan terhadap liga 3 ini, dengan memberikan tiket gratis.

Ini khusus untuk penonton yang tidak mampu membeli tiket di loket tiket yang tersedia di GOR 17 Desember Turida Kota Mataram. 

“APKLI NTB ikut mensukseskan dan memeriahkan liga 3 ini dengan membagikan tiket gratis kepada penonton yang tidak mampu membeli tiket,” tegas aktivis pemuda NTB ini. 

BACA JUGA: Turnamen Volley Ball Gubernur Cup Pelajar se NTB, Digelar

Untuk diketahui, liga 3 Bank NTB Syariah telah dilakukan kick off pada, Sabtu 6 Agustus 2022 Minggu kemarin. Liga 3 ini akan diikuti oleh 26 klub di NTB dibagi beberapa zona, yaitu zona Pulau Lombok, Zona Sumbawa dan Zona Bima. (*)

 

 




Turnamen Voley Ball Gubernur Cup Pelajar se NTB Digelar

Penyelenggaraan turnamen Bola Voly antar pelajar SLTA untuk menemukan atlit berbakat dari lingkungan pendidikan 

LOBAR.lombokjournal.com ~ Kejuaraan Bola Voly antar pelajar SLTA sederajat se NTB memperebutkan piala Gubernur Cup dimulai, Minggu (07/08/22) di GOR  Mini, Gerung, Lombok Barat. 

Sebanyak 10 Tim dari 10 kabupaten/kota se NTB pada event  untuk mencari atlit-atlit berbakat dari lingkungan pendidikan  turut ambil bagian dalam Tournamen ini.

BACA JUGA: Gubernur NTB Buka Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2022

Sekda membuka turnamen bola voli pelajar se NTB
Lalu Gita Ariadi

Sekda NTB Drs. HL. Gita Ariadi, M.Si atas nama Pemprov NTB mengapresiasi gelaran turnamen bola voley ini. 

Ia memastikan atlit-atlit bola voley asal NTB cukup diperhitungkan di tingkat nasional, bahkan turut memperkuat tim voley nasional ke kejuaraan bertaraf internasional. 

Turnamen Voley Ball ini dinilai sebagai ajang untuk mencari bibit-bibit olahraga berbakat, bertalenta dan berprestasi, menjadi atlit andalan NTB yang suatu saat i bisa mengharumkan nama daerah di ajang nasional bahkan internasional.   

Kecuali itu, Miq Gita sapaan akrabnya juga mengharapkan agar para atlit-atlit muda voley NTB bisa menunjukkan kemampuannya dalam event ini untuk mempersiapkan diri pada event-event nasional terutama menjelang terselenggaranya PON 2028 mendatang, dimana NTB sebagai tuan rumah.

“Jadi kita inginkan, NTB tidak hanya sukses dalam sebagai tuan rumah PON 2028, namun juga jauh lebih penting bagaimana atlit-atlit NTB bisa menunjukkan kemampuannya untuk bisa meraih medali emas sebanyak-banyaknya pada PON di NTB nanti,” harap mantan Kepala DPMTSP NTB ini.

Untuk tujuan tersebut, Miq Gita memerintahkan secara khusus kepada Kadispora NTB untuk membenahi cabang olaharga yang belum secara serius melakukan pembinaan termasuk yang belum terbentuk kepengurusannya.

Menurutnya, dengan adanya pengurus yang terorganisir dengan baik, akan memudahkan untuk melakukan koordinasi, kolaborasi dan pembinaan secara lebih intens. 

Untuk meraih hasil yang lebih baik dari hasil pembinaan yang sudah dilakukan selama ini. 

“Demikian juga kompetisi akan bisa terlaksana dengan baik jika koordinasi dan semangat untuk meraih prestasi di bidang olahraga tentu akan lebih mudah. Saya harapkan juga tim yang berlaga dalam event ini untuk tetap menjjnjung sportivitas bertanding dan memiliki mental bertanding yang tinggi untuk bisa meraih yang terbaik,” tutupnya.

Asisten III Setdakab Lobar, H. Ilham, M.Pd berterima kasih atas terslenggaranya event ini di Lombok Barat. Ilham menyebutkan, banyak atlit-atlit asal Lombok Barat yang memperkuat NTB pada event-event nasional maupun internasional.

Atlit kebanggaan NTB

Dirut Bank NTB Kukuh Raharjo berkomitmen untuk terus mendukung berbagai event olahraga yang melibatkan generasi muda, yang dimulai dari sekolah-sekolah. 

Harapannya, agar dari event semacam ini akan lahir atlit kebanggaan NTB menuju event nasional dan internasional.

BACA JUGA: Liga 3 NTB Belum Saatnya Menjual Tiket, Ini Kritik HBK

Ketua Panitia penyelenggara, Abdurrasyid Zainal mengungkapkan, kejuaraan bola voley ini ddikuti oleh 10 tim voley dari NTB.  

Masing-masing kabupate/kota mengirimkan masing-masing satu tim. Event  ini sebagai ajang untukmemperoleh bibit-bibit handal NTB yang  nantinya bisa memperkuat NTB di event nasional.

Turnamen ini, terselenggara atas kerjjasama Pemprov NTB, Bank NTB, Pemkab Lombok Barat, PDAM Giri Menang dan sejumlah media online yang tergabung  dalam Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) NTB. ***

 

 

 




Liga 3 NTB Belum Saatnya Jual Tiket Masuk, Ini Kritik HBK

HBK menyampaikan kritik ditujukan pada Asprov PSSI NTB, belum saatnya jual tiket masuk untuk Liga 3 NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Langkah Asprov PSSI NTB yang memberlakukan tiket masuk bagi penonton, menuai kritik keras berbagai pihak. 

Seperti diketahui, gelaran Liga 3 NTB yang dimulai pada hari, Sabtu (06/08/22), dengan kick off yang dilakukan di GOR 17 Desember, Kota Mataram, sudah mulai bergulir.

Namun langkah Asprov PSSI NTB untuk menjual tiket masuk tiap laga Liga 3 NTB mengundang kritik banyak pihak.

Salah satu kritik datang dari Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) yang juga Chairman Lombok Football Club (Lombok FC). 

Ia menilai, belum saatnya Liga 3 NTB diberlakukan pembelian karcis, mengingat Liga 3 sifatnya juga masih amatir.

BACA JUGA: Pertemuan Rannya dengan Asnawi Mangkualam di Korsel

Ranya menyumbangkan dana pembinaan untuk pembelian tiket bagi Babalo, group suporter Lombok FC di laga Liga3 NTB
Rannya (tengah) di antara pemain Lombok FC

Komersialisasi Liga 3 NTB oleh Asprov PSSI NTB dinilai belum saatnya, dan dianggap kurang sensitif dalam memahami kondisi kehidupan masyarakat. Terlebih masih dalam suasana Covid19, ekonomi masyarakat masih terpuruk dan belum benar-benar pulih.

“Saya berpendapat bahwa karcis buat penonton baru boleh diberlakukan apabila sepakbola NTB sudah berada di level profesional atau Liga 2,” kata HBK, Sabtu (06/08/22).

Asprov PSSI NTB telah mengumumkan menjual dua kategori tiket selama penyelenggaraan Liga 3 yang diikuti 26 klub. 

Tiket terbagi dalam empat group masing-masing dua group di P. Lombok dan dua group di P. Sumbawa. 

Tiket VIP dijual dengan harga Rp 500.000,- dan tiket untuk kelas biasa dijual dengan harga Rp 15.000,- untuk setiap pertandingan.

HBK menegaskan, Asprov PSSI NTB seharusnya lebih kreatif dalam mencari pendanaan. Salah satunya adalah dengan lebih banyak menarik sponsor untuk turut membantu menopang pembiayaan kompetisi.

“Intinya, gelaran Liga 3 yang masih amatir ini jangan dululah dikomersialisasikan,” kata HBK. Menurutnya, prioritas para petinggi Asprov PSSI NTB saat ini mestinya adalah, mendorong agar GOR terisi penuh penonton. 

“Mulai membangun antusiasme, fanatisme, dan militansi para supporter terhadap klub kebanggaannya masing-masing,” tandas Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini.

BACA JUGA: Skuad Lombok FC Makin Mentereng, Siap Melaju ke Level Atas

Seharusnya Asprov PSSI NTB memberikan dulu insentif kepada masyarakat pecinta sepakbola NTB, menonton laga Liga 3 NTB secara gratis. 

HBK ingin agar momentum kembali bergulirnya Liga 3 NTB tahun ini, bukan menjadi momentum komersialisasi kompetisi. Tetapi, momentum untuk memupuk dan membina loyalitas fans klub peserta Liga 3.

“Berikan kesempatan kepada para pecinta sepakbola NTB untuk bisa menikmati gelaran sepakbola klub-klub kecintaannya, karena sepakbola tanpa suporter itu seperti sayur tanpa garam, anyep dan nggak ada menarik-menariknya,” tandas HBK.

Sumbangkan Rp 20 Juta untuk Supporter Klub

Sebagai wujud keberpihakannya kepada para suporter, manajemen Lombok FC sendiri sudah mengambil keputusan untuk menyumbangkan seluruh dana pembinaan yang akan diberikan Asprov PSSI NTB bagi setiap klub peserta Liga 3. 

Nilainya Rp 20 juta kepada manajemen Babalo, group supporter Lombok FC.

Dana sebesar Rp 20 juta tersebut, akan digunakan para Babalo, sebutan untuk para suporter Lombok FC di seluruh NTB, untuk membeli tiket menonton setiap pertandingan yang akan dijalani Lombok FC.

Rencananya, penyerahan dana kepada group suporter Babalo tersebut akan dilakukan langsung oleh Presiden/CEO Lombok FC, Rannya Agustyra Kristiono di ruang pertemuan Mess Lombok FC, sebelum Lombok FC bertanding menjalani laga perdananya.

“Kami memahami sepenuhnya, para suporter merupakan bagian yang sangat penting dalam setiap moment pertandingan. Akan terasa hampa sebuah pertandingan sepakbola tanpa kehadiran suporter,” kata Rannya.

Ia menjelaskan, langkah pihaknya yang menyumbangkan dana pembinaan untuk pembelian tiket bagi Babalo, group suporter Lombok FC.

Dara yang banyak menginspirasi para millenial di NTB ini menegaskan, para suporter tak ubahnya pemain kedua belas dalam sebuah klub sepak bola.

BACA JUGA: Skuad Lombok FC Sudah Komplet, Yakin Juara Liga 3 NTB

Dan bagi Lombok FC, Babalo merupakan sumber semangat, sumber energi, dan sumber kekuatan bagi seluruh pemain Lombok FC yang sedang bertanding di lapangan. 

Kehadiran Babalo dalam setiap pertandingan juga dapat memberikan semangat, kekuatan, dan motivasi bagi para pemain, tim pelatih, maupun official klub.

“Lebih dari pada itu, suporter adalah penopang dan prasyarat utama jika sebuah klub ingin menjadi klub sepakbola profesional.” imbuh Rannya.***

 

 




Gubernur NTB Ajak Bikers Nikmati Wisata Lombok-Sumbawa

Menyambut Funny Pirate Riders, Gubernur NTB ajak biker Sirkuit Mandalika dan Sirkuit Motocross Grand Prix (MXGP)

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengajak seluruh bikers dari Batam menikmati berbagai tempat wisata di Lombok dan Sumbawa, terutama mengunjungi Sirkuit Mandalika dan Sirkuit Motocross Grand Prix (MXGP)

Ajakan itu disampaikan saat Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB meneriman audiensi Organisasi Motor Funny Pirate Riders, yang merupakan bagian dari Komite Olah Raga BP Batam, di Ruang Kerja Pendopo Gubernur NTB, Rabu (03/08/22).

BACA JUGA: Organisasi Umat Budha Indonesia Gelar Kegiatan di NTB

Gubernur NTB ajak tamu para biker untuk kunjungi destinasi wisata Lombok-Sumbawa

“Menyambut tamu-tamu kita dari Batam yang tergabung dalam Funny Pirates Raiders, para bikers tangguh yang naik motor dari Batam ke Lombok NTB,” sambut Bang Zul.

Sebagian besar anggota dari Funny Pirate Riders merupakan Pegawai Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Dan Pelabuhan Bebas Batam (Badan Pengusahaan Batam/ BP Batam).

Perjalanan wisata bermotor roda dua tersebut, dimulai dari DKI Jakarta dan telah melewati delapan provinsi antara lain DKI Jakarta, Provinsi Banten, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, Dl Yogyakarta, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Bali dan Provinsi Nusa Tenggara Barat).

Perjalanan itu membantu Badan Pengusahaan Batam melakukan kegiatan promosi investasi dan pariwisata Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau paska pandemi.

Djoe selaku pendiri dari komunitas FPR mengatakan, kegiatan touring tersebut merupakan agenda tahunan.

Menurut Djoe, komunitas sepeda motor memiliki agenda tahunan untuk melakukan touring sepeda motor menuju kota kota yang berbeda. Empat tahun lalu mereka melakukan perjalanan dari Batam ke Pulau Sabang. 

BACA JUGA: Dewan NTB Setujui Regulasi Perlindungan Petambak Garam

“Dan untuk tahun berikutnya rute touring kami dari Batam menuju Bromo. Di awal pandemi 2020 agenda kami terkendala karena wabah pandemi Covid 19. Dan untuk tahun lalu kami melakukan touring dari Batam menuju Sumatera Barat,” tutur Djoe. ***

 

 




Gubernur NTB Buka Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2022

Gubernur NTB membuka open turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2022, yang akan berlangsung tiga bulan 

LOBAR.lombokjournal.com ~ Open Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2022 di Lapangan Gelora Sujarman Lingsar,  Lombok Barat, diharapkan bisa memajukan sepak bola di NTB.

BACA JUGA: Askab PSSI Lobar, Asosiasi Sepak Bola Terbaik di NTB

Gubernur NTB berharap MEMAJUKAN SEPAK BOLA NTB

Harapan itu disampaikan Gubernur NTB,  Zukifliemansyah dalam pembukaan Open Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2022 di Gelora Sujarman, Lingsar, Senin (01/08/22).

“Saya berharap turnamen ini semakin memupuk persaudaraan bersama untuk memajukan sepak bola di NTB,” harapnya.

Gubernur Zulkiefli akan memberikan hadiah yang lebih besar dari juara pertama.  Ini dimaksudkan untuk tidak mengecewakan bagi juara-juara yang lainnya.  

Dan lebih menyemangati club lainnya agar berlatih dan makin memperbaiki prestasinya. 

Kades Lingsar, Sahyan melaporkan open turnamen ini diselenggarakan rutin tiap tahun. Open Turnamen ini akan berlangsung selama tiga bulan. 

Gubernur NTB berharap agar turnamen sepak bola memupuk persaudaraan

Hadir pada kesempatan itu,  sejumlah Kepala OPD lingkup Provinsi NTB,  Muspida Kabupaten Lombok Barat dan Muspika  Kecamatan Lingsar, Dirur PDAM Giri Menang-Mataram dan undangan lainnya. 

Tim yang turun di open turnamen ini sebanyak 65 Tim se Pulau Lombok. ***

BACA JUGA: Gubernur Cup 2022, Lapangan Lingsar Ganti Nama Jadi Gelora Sujarman

 

 




Pertemuan Rannya dengan Asnawi Mangkualam di Korsel

Melakukan pertemuan dengan CEO Lombok Football Club (Lombok FC), Rannya Agustyra, mendapat bekal Asnawi cara mengembangkan potensi pemain muda Lombok FC

MATARAM.lombokjournal.com ~ President/CEO Lombok Football Club (Lombok FC), Rannya Agustyra Kristiono, saat mendampingi kunjungan kerja reses Wakil Ketua Komisi I DPR RI H. Bambang Kristiono, SE (HBK) ke Seoul, Korea Selatan, bertemu dengan Asnawi Mangkualam, Jumat (29/07/2022).

Asnawi Mangkualam, merupakan salah satu pemain Timnas Indonesia yang kini merumput di Ansan Greeners FC, Kota Ansan, Korsel.

BACA JUGA: Skuad Lombok FC Makin Mentereng, Siap Melaju ke Level Atas

Pertemuan Rannya dan Asnawi Mangkualam di Seoul
Asnawi, HBK dan Rannya

“Saya sengaja menyempatkan waktu, dan meminta bantuan staf KBRI Seoul untuk bertemu Asnawi, untuk belajar banyak perihal kehidupan Asnawi sebagai pemain sepakbola profesional di Negeri Ginseng,” kata Rannya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/07/22).

Bek kiri Asnawi Mangkualam adalah salah satu pemain muda Indonesia yang sukses berkarier di kompetisi luar negeri. Bermain untuk Ansan Greeners semenjak Januari 2021, Asnawi tampil sangat impresif. 

Awal tahun ini, kontraknya pun terus diperpanjang manajemen klub yang berkarkas di Kota Ansan, Provinsi Gyeonggi, Korsel tersebut.

Dari diskusi dengan Asnawi, banyak mendapat pengetahuan bagaimana seorang pesepakbola profesional menempa diri.

Mulai dari kehidupan sehari-harinya di tempat tinggal (Apartemen), sampai dengan kegiatan latihan di lapangan. Secara khusus mendiskusikan kedisiplinan.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, kedisiplinan adalah salah satu faktor pembeda, antara klub amatir dengan klub profesional,” kata Rannya.

Butuh satu jam berkendaraan darat dari Seoul, ibu kota Korsel, ke kota Ansan. 

Bagi masyarakat Indonesia di Korsel, kata Rannya, Kota Ansan dikenal sebagai miniaturnya Indonesia di Korsel. 

Sebab banyak orang Indonesia yang berasal dari berbagai daerah tinggal di Kota ini. Diperkirakan, jumlah masyarakat Indonesia di Kota Ansan lebih dari tujuh ribu orang.

Sebagai figur yang saat ini sedang membangun klub sepakbola profesional di NTB, Lombok FC, Rannya banyak mendengar dari Asnawi, bagaimana ia sebelumnya juga seorang pemain amatir. 

Kemudian menjelma menjadi seorang pemain profesional yang telah membanggakan bukan hanya dirinya sendiri, tapi juga keluarga, bahkan Negara.

Kepada Rannya, Asnawi menuturkan bahwa ia memilih bermain di luar negeri dan keluar dari zona nyaman sebagai pemain Timnas di Indonesia. 

BACA JUGA: Skuad Lombok FC Sudah Komplet, Yakin Juara Liga 3 NTB

Ia ingin mengembangkan dirinya sebagai pemain yang berkarakter.

“Para pemain yang dipilih para pelatih adalah mereka-mereka yang memiliki karakter kuat. Dan saya merasa, di Korea inilah tempat yang tepat untuk saya menempa diri dan belajar banyak untuk menjadi pemain yang berkarakter,” tutut Asnawi.

Rannya yakin, dengan bekal pengetahuan dan pengalaman dari Asnawi, bisa mendorong pemain-pemain muda Lombok FC untuk bisa mengembangkan potensi dirinya hingga bisa seperti sosok Asnawi.

“Kalau kita mendengarkan pengalaman Asnawi yang telah mampu mengembangkan dirinya menjadi seorang pemain profesional, memang tidak mudah,” katanya.

Diperlukan semangat, kerja keras, dan disiplin yang tinggi untuk mencapainya. Ini yang harus dimiliki oleh talenta-talenta sepakbola kita di NTB.Terutama dalam mengasah kedisiplinan agar para pemain bisa menjadi lebih kuat.

Dara yang kini sedang merampungkan pendidikan di Brunell University, London, Inggris ini menjelaskan, akan selalu ada tantangan yang harus dihadapi dan diatasi oleh setiap pesepakbola profesional. 

Seperti halnya Asnawi yang juga memiliki tantangan besar untuk menembus skuad utama di klub sepakbola Ansan Greeners FC. Selama ini para pelatih Korsel masih kurang percaya dengan kwalitas kemampuan para pemain yang berasal dari Asia Tenggara. 

Terlebih lagi diawal-awal kompetisi, dimana dibutuhkan adaptasi yang cepat dan latihan yang ekstra keras supaya dilirik dan dipercaya pelatih.

Kemauan besar yang disertai dengan effort atau usaha yang besar, terbukti telah menjadikan Asnawi bisa menjadi pesepakbola profesional dengan penghasilan atau gaji yang cukup besar.

Asnawi berlatar-belakang kehidupan keluarga pesepakbola, dimana ayahnya adalah pemain dan sekaligus pelatih di PSM Makassar. 

Dengan penghasilan sebagai pesepakbola profesional, Asnawi menuturkan dirinya bisa membahagiakan diri sendiri, orang tua, maupun adiknya.

Paling tidak, pada kesempatan bertemu dengan Rannya tersebut, Aswani mengatakan, dirinya dapat memberikan gambaran, berbagi pengalaman, dan meyakinkan talenta-talenta muda yang dimiliki Lombok FC saat ini.

Meniti karier sebagai pesepakbola juga bisa menghasilkan pendapatan yang tidak kalah besarnya dengan profesi-profesi lain, asalkan sungguh-sungguh dalam menjalaninya.

“Harus tahan banting, dan melewati berbagai kesulitan di dalam latihan maupun pertandingan dengan penuh semangat dan kegembiraan. Artinya enjoy sajalah, nikmati, dan jangan pernah mengeluh karena banyaknya tantangan dan kesulitan,” kata Asnawi menitipkan pesan untuk para pemain Lombok FC.

Pesepak bola profesional menjanjikan

Chairman Lombok FC H. Bambang Kristiono, SE (HBK), juga menyempatkan diri hadir bersama Rannya bertemu Asnawi di sela waktu memimpin kunjungan kerja reses Komisi I DPR RI di KBRI Seoul, Korsel.

HBK menuturkan, Asnawi adalah prototipe, inspirasi, dan tauladan bagi anak-anak muda Indonesia. 

Asnawi telah membuktikan, meniti karier sebagai pesepakbola profesional juga sangat menjanjikan. 

Dan sejauh para pemain mampu bersungguh-sungguh dalam menempa dirinya, maka kesuksesan akan datang dengan sendirinya.

“Bagi Asnawi, kesuksesan, kegagalan, dan keberhasilan, adalah sebuah proses yang akan berjalan secara beriringan. Jika hasilnya gagal, bisa jadi refleksi buat ke depannya. Dan, andai kata berhasil, maka itu bisa jadi standar baru buat masa depan,” tandas HBK.

Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok ini ingin agar talenta-talenta muda Lombok FC, yang memiliki skil bermain sepakbola yang sangat baik, bisa menjadikan Asnawi sebagai sosok dan figur penyemangat.

Agar selalu memberikan penampilan terbaik di tiap laga yang akan dijalani Lombok FC di Liga 3 NTB yang akan bergulir sebentar lagi.***