UPDATE Covid-19: Hari Selasa, 21 Juli 2020, Bertambah 12 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 9 (Sembilan) orang, Tidak Ada Kematian

Protokol kesehatan dan pencegahan ini harus terus kita terapkan secara disiplin dan ketat sampai vaksin atau obat Covid-19 ditemukan, agar kasus positif baru dan korban meninggal dapat benar-benar kita tekan dan hentikan

MATARAM.lombokjournal.com – Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, dan Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir mengkonfirmasi, ada tambahan 12 pasien positif Covid-19, dan pasien yang dinyatakan sembuh 9 (Sembilan) orang.

Lalu Gita Ariadi

Siaran pers hari Selasa (21/07/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. HL Gita Ariadi, M.Si menjelaskan, telah diperiksa sebanyak 112 sampel dengan hasil 85 sampel negatif, 15 sampel positif ulangan, dan 12 sampel kasus baru positif Covid-19, pasien sembuh 9 (Sembilan) orang, tidak ada kasus kematian.

Dijelaskan,  adanya tambahan 12 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 9 (sembilan) tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Selasa  (21/07/20) sebanyak 1.789 orang, dengan perincian 1.133 orang sudah sembuh, 98 meninggal dunia, serta 558 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,“ kata Lalu Gita Aryadi.

Diharapkan, petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus Covid-19.

TAMBAHAN 12 PASIEN POSITIF COVID-19, PASIEN SEMBUH 9 (SEMBILAN) ORANG, TIDAK ADA KEMATIAN BARU

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 1778, an. Tn. A, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Desa Jenggala, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Kabupaten Lombok Utara dengan kondisi baik;
  2. Pasien nomor 1779, an. Ny. SW, perempuan, usia 54 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1691. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  3. Pasien nomor 1780, an. Tn. PAD, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  4. Pasien nomor 1781, an. Tn. RHK, laki-laki, usia 45 tahun, Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  5. Pasien nomor 1782, an. An. AZK, laki-laki, usia 6 tahun, penduduk Kelurahan Penaraga, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1761. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Bima dengan kondisi baik;
  6. Pasien nomor 1783, an. Ny. M, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  7. Pasien nomor 1784, an. Ny. W, perempuan, usia 56 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  8. Pasien nomor 1785, an. Ny. NH, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  9. Pasien nomor 1786, an. An. PDZ, laki-laki, usia 7 bulan, penduduk Desa Lembuak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1598. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  10. Pasien nomor 1787, an. Ny. F, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Lembuak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1598. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  11. Pasien nomor 1788, an. Ny. APW, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Desa Keramat Jaya, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  12. Pasien nomor 1789, an. Ny. NAD, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Probolinggo, Jawa Timur. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik.

Hari ini terdapat penambahan 9 (sembilan) orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif, yaitu :

  1. Pasien nomor 1054, an. Ny. M, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Desa Murbaya, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah;
  2. Pasien nomor 1065, an. Ny. UH, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Lendang Bajur, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat;
  3. Pasien nomor 1077, an. Ny. R, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat;
  4. Pasien nomor 1232, an. Ny. RD, perempuan, usia 21 tahun, penduduk Kelurahan Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram;
  5. Pasien nomor 1322, an. Tn. MD, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram;
  6. Pasien nomor 1330, an. Tn. H, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Desa Kalijaga, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur;
  7. Pasien nomor 1394, an. Ny. J, perempuan, usia 46 tahun, penduduk Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat;
  8. Pasien nomor 1533, an. Tn. MU, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  9. Pasien nomor 1658, an. Ny. UH, perempuan, usia 44 tahun, penduduk Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat.

Sekda NTB sebagai Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19,  Lalu Gita Aryadi mengkatakan, angka penambahan kasus positif baru di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat masih cukup tinggi.

Menurutnya, ini menunjukkan bahwa penularan Covid-19 secara transmisi lokal masih terus terjadi dan hingga saat ini belum dapat dikendalikan dengan baik.

Seluruh masyarakat agar senantiasa tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam seluruh aktifitas sosial, selalu menggunakan masker ketika berada di luar rumah, menjaga jarak,menghindari kerumunan serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Ditekankan, pencegahan dan disiplin pada protokol Covid 19 ini harus dilakukan secara kolektif dan gotong royong oleh seluruh masyarakat, baik di rumah tangga, lingkungan desa/kelurahan maupun ditempat-tempat keramaian, area publik, pasar dan perkantoran.

“Tidak boleh ada stigma negatif jika ada diantara warga kita atau tetangga yang terkonfirmasi positif. Mereka semua harus kita bantu dan berikan motivasi agar cepat sembuh, seraya kita semua tetap disiplin menjaga kesehatan sesuai protokol yang telah ditetapkan,” kata Lau Gita Aryadi.

AYA/Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 08180211 8119.

 




UPDATE Covid-19: Hari Senin, 20 Juli 2020, Bertambah 18 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 14 Orang, Kasus Kematian 2 (dua) orang

Protokol kesehatan dan pencegahan inharus terus diterapkan secara disiplin dan ketat sampai vaksin atau obat Covid-19 ditemukan, agar kasus positif baru dan korban meninggal dapat benar-benar ditekan dan hentikan

MATARAM.lombokjournal.com – Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, Laboratorium TCM RSUD Kota Mataram, Laboratorium TCM R. Soedjono Selong, dan Laboratorium TCM RSUD Praya a mengkonfirmasi, ada tambahan 18 pasien positif Covid-19, dan pasien yang dinyatakan sembuh 14 orang, kasus kematian 2 (dua) orang.

Lalu Gita Aryadi

Siaran pers hari Jum’at (17/07/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. HL Gita Ariadi, M.Si menjelaskan, telah diperiksa sebanyak 229 sampel dengan hasil 185 sampel negatif, 26 sampel positif ulangan, dan 18 sampel kasus baru positif Covid-19, pasien sembuh 14 orang, kasus kematian 2 (dua) orang.

Dijelaskan,  adanya tambahan 18 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 14 tambahan sembuh baru, dan 2 (dua) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (20/7/2020) sebanyak 1.777 orang, dengan perincian 1.124 orang sudah sembuh, 98 meninggal dunia, serta 555 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata Lalu Gita Aryadi

Diharapkan petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus Covid-19.

TAMBAHAN 18 PASIEN POSITIF COVID-19, PASIEN SEMBUH 14 ORANG, KEMATIAN BARU 2 (DUA) ORANG

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 1760, an. Tn. LR, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Desa Bunut Baok, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya dengan kondisi baik;
  2. Pasien nomor 1761, an. Tn. FS, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk ber-KTP Desa Bre, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima. Pasien berdomisili di Kelurahan Penaraga, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Bima dengan kondisi baik;
  3. Pasien nomor 1762, an. An. MAS, perempuan, usia 3 tahun, penduduk Kelurahan Penaraga, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1761. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Bima dengan kondisi baik;
  4. Pasien nomor 1763, an. Ny. SR, perempuan, usia 38 tahun, ber-KTP Desa Bre, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima. Pasien berdomisili di Kelurahan Penaraga, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1761. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Bima dengan kondisi baik;
  5. Pasien nomor 1764, an. Ny. N, perempuan, usia 44 tahun, penduduk Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya dengan kondisi baik;
  6. Pasien nomor 1765, an. Ny. AM, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1733. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  7. Pasien nomor 1766, an. Ny. N, perempuan, usia 46 tahun, penduduk Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  8. Pasien nomor 1767, an. Ny. H, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Desa Danger, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  9. Pasien nomor 1768, an. Tn. S, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Desa Masbagik Selatan, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  10. Pasien nomor 1769, an. Tn. M, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Desa Pringgajurang, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  11. Pasien nomor 1770, an. Ny. UA, perempuan, usia 19 tahun, penduduk Desa Telaga Waru, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  12. Pasien nomor 1771, an. Tn. AF, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1256. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Tanjung dengan kondisi baik;
  13. Pasien nomor 1772, an. An. IH, laki-laki, usia 16 tahun, penduduk Desa Apitaik, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji dengan kondisi baik;
  14. Pasien nomor 1773, an. Ny. F, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Gerung Utara, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1691. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  15. Pasien nomor 1774, an. An. ZAF, perempuan, usia 12 tahun, penduduk Desa Gerung Utara, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1691. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  16. Pasien nomor 1775, an. An. GZA, laki-laki, usia 4 tahun, penduduk Desa Gerung Utara, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1691. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  17. Pasien nomor 1776, an. Tn. MS, laki-laki, usia 80 tahun, penduduk Desa Tanak Beak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19;
  18. Pasien nomor 1777, an. An. HM, perempuan, usia 15 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19.

Dipermaklumkan beberapa hal sebagai berikut:

Berdasarkan hasil klarifikasi terhadap pasien Covid-19 nomor 1751 yang semula diumumkan berusia 45 tahun, penduduk Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur, dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong, pasien sesungguhnya berusia 29 tahun, penduduk Kelurahan Tiwugalih, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah dan dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya;

Berdasarkan hasil klarifikasi terhadap pasien Covid-19 nomor 1759 yang semula diumumkan penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, bahwa pasien sesungguhnya berdomisili di Desa Bug Bug, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat.

Hari Senin terdapat penambahan 14 orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif, yaitu :

  1. Pasien nomor 871, an. Tn. I, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  2. Pasien nomor 1092, an. Ny. H, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  3. Pasien nomor 1117, an. Ny. HF, perempuan, usia 21 tahun, penduduk Desa Kembang Kerang, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur;
  4. Pasien nomor 1151, an. Tn. K, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Desa Tembeng Putik, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur;
  5. Pasien nomor 1182, an. Ny. H, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Suka Makmur, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat;
  6. Pasien nomor 1210, an. Tn. P, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Desa Mamben Lauk, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur;
  7. Pasien nomor 1237, an. Tn. MSZ, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Desa Borok Toyang, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur;
  8. Pasien nomor 1319, an. Tn. S, laki-laki, usia 54 tahun, penduduk Desa Babusalam, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat;
  9. Pasien nomor 1382, an. Tn. MN, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Desa Mesanggok, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat;
  10. Pasien nomor 1396, an. Tn. S, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Desa Mamben Lauk, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur;
  11. Pasien nomor 1457, an. Tn. IAM, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Jember, Jawa Timur;
  12. Pasien nomor 1458, an. Tn. NH, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Banyuwangi, Jawa Timur;
  13. Pasien nomor 1527, an. Ny. KH, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram;
  14. Pasien nomor 1582, an. Tn. H, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Gerung Selatan, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.

Hari Senin ini juga terdapat penambahan 2 (dua) kasus kematian baru, yaitu :

  1. Pasien nomor 1776, an. Tn. MS, laki-laki, usia 80 tahun, penduduk Desa Tanak Beak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Pasien memiliki penyakit komorbid;
  2. Pasien nomor 1777, an. An. HM, perempuan, usia 15 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid;

Sekda NTB sebagai Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB, Lalu Gita Aryadi menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak memberikan stigma negatif kepada pederita Covid-19 beserta keluarganya.

“Covid-19 bisa disembuhkan dan tidak menular jika penderitanya melakukan isolasi diri secara ketat, baik di rumah sakit maupun di tempat-tempat yang telah ditentukan,” katanya.

Menurutnya, protokol kesehatan dan pencegahan inharus terus diterapkan secara disiplin dan ketat sampai vaksin atau obat Covid-19 ditemukan, agar kasus positif baru dan korban meninggal dapat benar-benar ditekan dan hentikan.

“Mari kita terus memperkuat kolaborasi, kerja sama dan tetap semangat untuk melakukan pembinaan, sosialisasi dan edukasi secara humanis dan persuasif untuk meminimalisir jatuhnya korban akibat Covid-19,” kata Lalu Gita Aryadi.

AYA/Rr

 Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

 Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 08180211 8119.

 

 




Pelacakan Masif dan Disiplin Penerapan Protokol Kesehatan, Kunci Tekan Penyebaran Corona

Kementerian Kesehatan telah menerbitkan surat keputusan tentang perpanjangan pemberian insentif bagi tenaga kesehatan hingga bulan Desember

MATARAM.lombokjournal.com —  Rapat rutin terkait evaluasi penanganan Covid-19 yang dipimpin oleh Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah berlangsung di Ruang Rapat Anggrek Kantor Gubernur NTB, Senin (20/07/20).

Dalam rapat evaluasi itu, Wagub kembali mengajak semua pihak terus  meningkatkan sinergi dalam mencegah penyebaran pandemi Covid-19.

Selain itu ditekankan, pelacakan masif dan disiplin protokol kesehatan disebutnya menjadi kunci yang dapat menekan penyebaran pandemi yang satu ini.

“Kesiapan kita untuk semakin preventif dalam menangani penyebaran Covid-19 ini, kita tahu bahwa kuncinya ada dua. Pertama, tracing (pelacakan) yang masif dan kedua, protokol Covid-19,” jelasnya.

Rapat kali ini diikuti pula oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda NTB, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Provinsi NTB, Direktur RSUD Provinsi NTB, Kepala Satuan Pol PP Provinsi NTB dan Kepala BPBD Provinsi NTB.

Umi Rohmi sapaan akrabnya, juga menyinggung kesiapan sarana prasarana yang disebutnya tak kalah pentingnya.

Untuk itu, fasilitas kesehatan yang ada haruslah dapat dimaksimalkan dan ditingkatkan ketersediaannya.

“Sehingga proteksi kita terhadap sarana prasarana baik itu ruangan, alat, rapid, APD, nakes ini menjadi konsen yang betul-betul harus dalam keadaan selalu siap dan tersedia,” ujar Umi Rohmi.

Terkait pelacakan, Ia meminta agar Dinas Kesehatan dan pihak terkait dapat melaksanakan secara masif ke tempat-tempat yang memang berpotensi penularan virus corona.

Dengan melakukan ini, sumber penyebaran pandemi Covid-19 dapat diatasi secara cepat dan tepat.

“Khusus pasar, agar tracingnya sangat masif dan serius dilakukan,” tegasnya.

Insentif bagi tenaga kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi dalam laporannya menyampaikan perkembangan kasus Covid-19. Terhitung 19 Juli 2020, kasus positif Covid-19 di NTB sebanyak 1.759 kasus.

Untuk pasien sembuh mencapai 1.110, sedangkan yang meninggal sebanyak 96 orang.

Selain itu, Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini Kementerian Kesehatan telah menerbitkan surat keputusan tentang perpanjangan pemberian insentif bagi tenaga kesehatan hingga bulan Desember.

Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi para nakes yang terus berjuang menangani pandemi Covid-19.

“Sudah keluar SK Menteri Kesehatan, bahwa insentif tenaga kesehatan itu diperpanjang sampai dengan Desember,” ungkapnya.

Wakil Gubernur mengajak OPD-OPD dan pihak terkait bersama-sama dalam menekan angka kematian yang diakibatkan Covid-19.

“Masyarakat pun diharapkan agar selalu disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan. Dengan sinergi dan kekompakan, pandemi ini diyakini akan dapat diatasi dengan baik di NTB,” kata Wagub.

AYA/HmsNTB

 




Adakan Rapat, Tak Perlu Ada Hidangan 

Mulai hari ini hilangkan kebiasaan menghidangkan makanan, minuman di ruang rapat, Baru berlaku hari ini di kantor Gubernur

MATARAM.lombokjournal.com —  Masih tingginya  Kasus Covid-19 dan terus bertambah tiap hari, tak hanya  terjadi di kluster pasar. Justru penularan Covid-19 di lingkungan kantor disebut paling tinggi.

Hal itu dinyatakan oleh Sekretaris Daerah NTB, H Lalu Gita Aryadi di Mataram, Senin (20/07/20).

Mengikuti arahan dari Juru bicara Presiden Achmad Yurianto pada Minggu (19/07/20) kemarin, dalam konfrensi persnya terkait Update Covid.

Sekda menegaskan, jika mengadakan rapat di kantor  pemerintahan agar waktu rapat dipersingkat menjadi kurang lebih satu Jam. Dan ini yang penting, tidak diadakannya Jamuan atau snak saat rapat berlangsung.

Sekda menyatakan ,Jangan sampai epicentrum Covid-19 ada dikantor- kantor. Untuk menghindarinya harus dipastikan kalau rapat yang hadir adalah orang yang tidak sakit .

“Yang bagus imunitasnya, perlu ada termogan untuk mengecek suhu peserta rapat,yang sakit jangan ikut rapat. Serta presentasi jangan lama tapi singkat padat, jelas, diupayakan tidak lebih setengah jam atau satu jam. Jangan lupa  selalu gunakan masker, karena selalu gunakan masker makan tidak boleh  makan minum dalam rapat,” tegas Sekda.

Sekda menjelaskan,  alasan tak boleh menghilangkan kebiasaan menyediakan hidangan apa pun selama rapat atau pertemuan berlangsung, sebab akan memberikan kesempatan orang yang hadir untuk membuka masker.

“Upayakan tidak ada hidangan makan dan minum apapun selama rapat, sehingga semua tidak berkesempatan membuka masker,” tegasnya.

Sekda kembali menekankan, mulai hari ini hilangkan kebiasaan menghidangkan makanan, minuman di ruang rapat, Baru berlaku hari ini di kantor Gubernur.

“Nanti kita akan sosialisaikan ke kantor- kantor pemetintahan yang ada di NTB,” kata Sekda.

AYA




UPDATE Covid-19: Hari Minggu, 19 Juli 2020, Bertambah 34 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 13 Orang, Kasus Kematian 2 (dua) orang

Covid-19 bisa disembuhkan dan tidak menular jika penderitanya melakukan isolasi diri secara ketat, baik di rumah sakit maupun di tempat-tempat yang telah ditentukan.

 MATARAM.lombokjournal.com – Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD R. Soedjono Selong, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir, Laboratorium TCM RSUD Kota Mataram, dan Laboratorium TCM RSUD Praya Praya mengkonfirmasi, ada tambahan 34 pasien positif Covid-19, dan pasien yang dinyatakan sembuh 13 orang, kasus kematian 2 (dua) orang.

Siaran pers hari Jum’at (17/07/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. HL Gita Ariadi, M.Si menjelaskan, telah diperiksa sebanyak 147 sampel dengan hasil 100 sampel negatif, 13 sampel positif ulangan, dan 34 sampel kasus baru positif Covid-19, pasien sembuh 13 orang, kasus kematian 2 (dua) orang.

Dijelaskan,  adanya tambahan 34 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 13 tambahan sembuh baru, dan 2 (dua) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (19/7/2020) sebanyak 1.759 orang, dengan perincian 1.110 orang sudah sembuh, 96 meninggal dunia, serta 553 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Diharapkan petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus Covid-19.

TAMBAHAN 34 PASIEN POSITIF COVID-19, PASIEN SEMBUH 13 ORANG, KEMATIAN BARU 2 (DUA) ORANG

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 1726, an. Tn. IGNGYP, laki-laki, usia 63 tahun, penduduk Kelurahan Punia, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  2. Pasien nomor 1727, an. Ny. P, perempuan, usia 34 tahun, penduduk Desa Beleke, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  3. Pasien nomor 1728, an. Tn. APB, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  4. Pasien nomor 1729, an. Ny. E, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Sayang Sayang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  5. Pasien nomor 1730, an. Tn. DPTS, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  6. Pasien nomor 1731, an. Ny. M, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Desa Tegal Maja, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Tanjung dengan kondisi baik;
  7. Pasien nomor 1732, an. Tn. LM, laki-laki, usia 85 tahun, penduduk Desa Dangiang, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Tanjung dengan kondisi baik;
  8. Pasien nomor 1733, an. Tn. LAK, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  9. Pasien nomor 1734, an. Tn. AKP, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  10. Pasien nomor 1735, an. Ny. TS, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Siloam Mataram dengan kondisi baik;
  11. Pasien nomor 1736, an. Tn. M, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Desa Kekere, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  12. Pasien nomor 1737, an. Tn. SM, laki-laki, usia 56 tahun, penduduk Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19;
  13. Pasien nomor 1738, an. Tn. BBD, laki-laki, usia 56 tahun, penduduk Kelurahan Mayura, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Siloam Mataram dengan kondisi baik;
  14. Pasien nomor 1739, an. Ny. H, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Desa Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD H.L. Manambai Abdulkadir dengan kondisi baik;
  15. Pasien nomor 1740, an. Tn. R, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1685. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  16. Pasien nomor 1741, an. Tn. WH, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk ber-KTP Blitar, Jawa Timur. Pasien berdomisili di Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  17. Pasien nomor 1742, an. Nn. FL, perempuan, usia 19 tahun, penduduk Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid19 nomor 1556. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  18. Pasien nomor 1743, an. Ny. IK, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid19 nomor 1556. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  19. Pasien nomor 1744, an. Tn. M, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk ber-KTP Desa Jia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Pasien berdomisili di Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  20. Pasien nomor 1745, an. Ny. WA, perempuan, usia 29 tahun, penduduk ber-KTP Desa Jia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Pasien berdomisili di Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  21. Pasien nomor 1746, an. Tn. N, laki-laki, usia 82 tahun, penduduk Desa Babusalam, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  22. Pasien nomor 1747, an. An. E, perempuan, usia 16 tahun, penduduk Desa Dasan Geres, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid- 19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  23. Pasien nomor 1748, an. Ny. K, perempuan, usia 21 tahun, penduduk Desa Mamben Lauk, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  24. Pasien nomor 1749, an. Ny. NH, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Mamben Lauk, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  25. Pasien nomor 1750, an. Ny. F, perempuan, usia 45 tahun, penduduk Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  26. Pasien nomor 1751, an. Ny. BDI, perempuan, usia 45 tahun, penduduk Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  27. Pasien nomor 1752, an. Tn. PPW, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  28. Pasien nomor 1753, an. Ny. SR, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  29. Pasien nomor 1754, an. Ny. YEA, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  30. Pasien nomor 1755, an. Ny. SM, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19;
  31. Pasien nomor 1756, an. Tn. BFA, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  32. Pasien nomor 1757, an. Tn. H, laki-laki, usia 78 tahun, penduduk Desa Kalijaga, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  33. Pasien nomor 1758, an. Tn. INAS, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  34. Pasien nomor 1759, an. An. IGBGA, laki-laki, usia 7 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Unram dengan kondisi baik.

Hari Minggu terdapat penambahan 13 orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif, yaitu :

  1. Pasien nomor 815, an. Tn. MI, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat;
  2. Pasien nomor 891, an. Ny. S, perempuan, usia 53 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  3. Pasien nomor 971, an. Tn. BR, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Kelurahan Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram;
  4. Pasien nomor 1134, an. Ny. IS, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  5. Pasien nomor 1287, an. Ny. NKDP, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  6. Pasien nomor 1290, an. Ny. AA, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram;
  7. Pasien nomor 1295, an. Tn. R, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Desa Nunggi, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima;
  8. Pasien nomor 1318, an. Tn. LHA, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Desa Sakra, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur;
  9. Pasien nomor 1424, an. Tn. MN, laki-laki, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram;
  10. Pasien nomor 1437, an. Tn. MY, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat;
  11. Pasien nomor 1451, an. Ny. NNP, perempuan, usia 45 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  12. Pasien nomor 1467, an. Tn. ADB, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram;
  13. Pasien nomor 1675, an. Tn. R, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Desa Dopang, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat.

Hari Minggu ini juga terdapat penambahan 2 (dua) kasus kematian baru, yaitu

  1. Pasien nomor 1737, an. Tn. SM, laki-laki, usia 56 tahun, penduduk Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat;
  2. Pasien nomor 1755, an. Ny. SM, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

Sekda NTB sebaga Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB, Lalu Gita Aryadi menghimbau, agar masyarakat untuk tidak memberikan stigma negatif kepada pederita Covid-19 beserta keluarganya. Ditegaskan, Covid-19 bisa disembuhkan dan tidak menular jika penderitanya melakukan isolasi diri secara ketat, baik di rumah sakit maupun di tempat-tempat yang telah ditentukan.

“Kita semua harus kompak melaksanakan seluruh protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19. Pada saat yang sama juga bisa memberikan dukungan moril maupun materil kepada penderitanya berserta keluarganya agar saudara-saudara kita yang terpapar Covid-19 dapat segera sembuh, dan keluarganya yang melaksanakan karantina mandiri juga bisa melaksanakannya dengan patuh dan disiplin,” kata Lalu Gita Aryadi .

AYA/Rr

 Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id,

 Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 08180211 8119.

 




UPDATE Covid-19: Hari Sabtu, 18 Juli 2020, Bertambah 31 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 19 Orang, Kasus Kematian 5 (lima) orang

Protokol kesehatan dan pencegahan ini harus terus kita terapkan secara disiplin dan ketat sampai vaksin atau obat Covid-19 ditemukan, agar kasus positif baru dan korban meninggal dapat benar-benar kita tekan dan hentikan

MATARAM.lombokjournal.com – Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir, Laboratorium TCM RSUD Kota Mataram, dan Laboratorium TCM RSUD Praya mengkonfirmasi, ada tambahan 31 pasien positif Covid-19, dan pasien yang dinyatakan sembuh 19 orang, kasus kematian 5 (lima) orang.

Lalu Gita Aryadi

Siaran pers hari Jum’at (17/07/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. HL Gita Ariadi, M.Si menjelaskan, telah diperiksa sebanyak 153 sampel dengan hasil 111 sampel negatif, 11 sampel positif ulangan, dan 31 sampel kasus baru positif Covid-19, pasien sembuh 19 orang, kasus kematian 5 (lima) orang.

Dijelaskan, adanya tambahan 31 kasus baru terkonfirmasi positif, 19 tambahan sembuh baru, dan 5 (lima) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (18/7/2020) sebanyak 1.725 orang, dengan perincian 1.097 orang sudah sembuh, 94 meninggal dunia, serta 534 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

Menurutnya, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

“Diharapkan petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus Covid-19,” kata Lalu Gita Aryadi.

TAMBAHAN 31 PASIEN POSITIF COVID-19, PASIEN SEMBUH 19 ORANG, KEMATIAN BARU 5 (LIMA) ORANG

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 1695, an. Tn. MW, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  2. Pasien nomor 1696, an. Tn. N, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Desa Perina, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  3. Pasien nomor 1697, an. Tn. DI, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  4. Pasien nomor 1698, an. Tn. SAP, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Banjar, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  5. Pasien nomor 1699, an. Ny. WW, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Desa Taman Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Unram di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;
  6. Pasien nomor 1700, an. Tn. EBP, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Bhayangkara Mataram dengan kondisi baik;
  7. Pasien nomor 1701, an. Tn. ARH, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Nyiur Tebel, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Bhayangkara Mataram dengan kondisi baik;
  8. Pasien nomor 1702, an. Ny. YY, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  9. Pasien nomor 1703, an. Tn. IGPW, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  10. Pasien nomor 1704, an. Tn. LSJ, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Desa Telaga Waru, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  11. Pasien nomor 1705, an. Ny. F, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Desa Labuapi, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19;
  12. Pasien nomor 1706, an. Tn. PH laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Karang Bongkot, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19;
  13. Pasien nomor 1707, an. Tn. LDI, laki-laki, usia 69 tahun, penduduk Desa Mantang, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19;
  14. Pasien nomor 1708, an. Tn. B, laki-laki, usia 75 tahun, penduduk Desa Dopang, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19;
  15. Pasien nomor 1709, an. Tn. M, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  16. Pasien nomor 1710, an. Ny. GAA, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  17. Pasien nomor 1711, an. Ny. D, perempuan, usia 55 tahun, penduduk Desa Lekong, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD H.L. Manambai Abdulkadir dengan kondisi baik;
  18. Pasien nomor 1712, an. Ny. ENWA, perempuan, usia 21 tahun, penduduk Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1504. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  19. Pasien nomor 1713, an. Tn. S, laki-laki, usia 56 tahun, penduduk Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  20. Pasien nomor 1714, an. Ny. S, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Desa Dasan Griya, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1565. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  21. Pasien nomor 1715, an. Tn. M, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Labuapi, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  22. Pasien nomor 1716, an. Ny. BA, perempuan, usia 34 tahun, penduduk Desa Labuapi, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  23. Pasien nomor 1717, an. Tn. AM, laki-laki, usia 65 tahun, penduduk Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah Terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1401. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Bima dengan kondisi baik;
  24. Pasien nomor 1718, an. Ny. R, perempuan, usia 61 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  25. Pasien nomor 1719, an. Ny. M, perempuan, usia 79 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Risa Sentra Medika dengan kondisi baik;
  26. Pasien nomor 1720, an. Ny. S, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Desa Prapen, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya dengan kondisi baik;
  27. Pasien nomor 1721, an. Tn. SA, laki-laki, usia 70 tahun, penduduk Desa Darek, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya dengan kondisi baik;
  28. Pasien nomor 1722, an. Tn. AIS, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya dengan kondisi baik;
  29. Pasien nomor 1723, an. Tn. AS, laki-laki, usia 47 tahun, penduduk Banyuwangi, Jawa Timur. Pasien merupakan pelaku perjalan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  30. Pasien nomor 1724, an. Tn. I, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Sleman, Yogyakarta. Pasien merupakan pelaku perjalan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  31. asien nomor 1725, an. Tn. FB, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk ber-KTP di Sidoarjo, Jawa Timur. Pasien berdomisili di Kelurahan Praya, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;

Dipermaklumkan bahwa berdasarkan hasil klarifikasi terhadap pasien Covid-19 nomor 1687 yang semula diumumkan berjenis kelamin perempuan, bahwa pasien sesungguhnya berjenis kelamin laki-laki.

Hari Sabtu terdapat penambahan 19 orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif, yaitu :

  1. Pasien nomor 1123, an. Ny. HS, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Bengkaung, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat;
  2. Pasien nomor 1157, an. Tn. S, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  3. Pasien nomor 1165, an. Tn. ZK, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  4. Pasien nomor 1171, an. Ny. CSV, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Desa Karang Bongkot, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
  5. Pasien nomor 1276, an. Ny. DPAP, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  6. Pasien nomor 1393, an. Tn. MTA, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Desa Senteluk,Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat;
  7. Pasien nomor 1402, an. Ny. AR, perempuan, usia 21 tahun, penduduk Kelurahan Penaraga, Kecamatan Raba, Kota Bima;
  8. Pasien nomor 1403, an. Tn. A, laki-laki, usia 86 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu Utara, Kecamatan Raba, Kota Bima;
  9. Pasien nomor 1404, an. Ny. RK, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima;
  10. Pasien nomor 1430, an. Tn. S, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Lembah Sari, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat;
  11. Pasien nomor 1471, an. Tn. MT, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Mesanggok, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat;
  12. Pasien nomor 1472, an. Ny. H, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Desa Bagik Polak Barat, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
  13. Pasien nomor 1515, an. Ny. P, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Banyu Urip, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat;
  14. Pasien nomor 1516, an. Tn. AM, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat;
  15. Pasien nomor 1536, an. Tn. IKP, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Desa Mantang, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah;
  16. Pasien nomor 1539, an. Ny. NNP, perempuan, usia 53 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  17. Pasien nomor 1551, an. Tn. MFR, laki-laki, usia 45 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  18. Pasien nomor 1575, an. Tn. KRP, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram;
  19. Pasien nomor 1624, an. Ny. SK, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Hari Sabtu ini juga terdapat penambahan 5 (lima) kasus kematian baru, yaitu

  1. Pasien nomor 1562, an. Ny. S, perempuan, usia 45 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien memiliki penyakit komorbid;
  2. Pasien nomor 1705, an. Ny. F, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Desa Labuapi, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
  3. Pasien nomor 1706, an. Tn. PH, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Karang Bongkot, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien memiliki penyakit komorbid;
  4. Pasien nomor 1707, an. Tn. LDI, laki-laki, usia 69 tahun, penduduk Desa Mantang, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien memiliki penyakit komorbid;
  5. Pasien nomor 1708, an. Tn. B, laki-laki, usia 75 tahun, penduduk Desa Dopang, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien memiliki penyakit komorbid.

Protokol kesehatan dan pencegahan ini harus terus kita terapkan secara disiplin dan ketat sampai vaksin atau obat Covid-19 ditemukan, agar kasus positif baru dan korban meninggal dapat benar-benar kita tekan dan hentikan.

“Mari kita terus memperkuat kolaborasi, kerja sama dan tetap semangat untuk melakukan pembinaan, sosialisasi dan edukasi secara humanis dan persuasif untuk meminimalisir jatuhnya korban akibat Covid-19,” kata Lalu Gita Aryadi.

AYA/Rr

 Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

 Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 08180211 8119.

 




UPDATE Covid-19: Hari Jum’at, 17 Juli 2020, Bertambah 25 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 13 Orang, Kasus Kematian 3 (tiga) orang

Protokol kesehatan dan pencegahan ini harus terus kita terapkan secara disiplin dan ketat sampai vaksin atau obat Covid-19 ditemukan

MATARAM.lombokjournal.com – Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir, dan Laboratorium TCM RSUD Kota Mataram mengkonfirmasi, ada tambahan 21 pasien positif Covid-19, dan pasien yang dinyatakan sembuh 11 orang, kasus kematian 1 (satu) orang.

Lalu Gita Aryadi

Siaran pers hari Jum’at (17/07/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. HL Gita Ariadi, M.Si menjelaskan, telah diperiksa sebanyak 255 sampel dengan hasil 180 sampel negatif, 50 sampel positif ulangan, dan 25 sampel kasus baru positif Covid-19, pasien sembuh 13orang, kasus kematian 3 (tiga) orang.

Dijelaskan, adanya tambahan 25 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 13 tambahan sembuh baru, dan 3 (tiga) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (17/7/2020) sebanyak 1.694 orang, dengan perincian 1.078 orang sudah sembuh, 89 meninggal dunia, serta 527 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata Lalu Gita Aryadi.

TAMBAHAN 25 POSITIF COVID-19, PASIEN SEMBUH 13 ORANG, KASUS KEMATIAN 3 (TIGA) ORANG

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 1670, an. Ny. FRS, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1492. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  2. Pasien nomor 1671, an. Ny. JH, perempuan, usia 20 tahun, penduduk Desa Mekar Sari, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1417. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  3. Pasien nomor 1672, an. Ny. HS, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Desa Merembu, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  4. Pasien nomor 1673, an. Ny. IS, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  5. Pasien nomor 1674, an. Ny. NASS, perempuan, usia 45 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1534. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  6. Pasien nomor 1675, an. Tn. R, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Desa Dopang, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  7. Pasien nomor 1676, an. Tn. MJN, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1552. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  8. Pasien nomor 1677, an. Tn. MRA, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk ber-KTP Desa Belo, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien berdomisili di Kelurahan Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Siloam Mataram dengan kondisi baik;
  9. Pasien nomor 1678, an. Tn. Z, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSI Siti Hajar Mataram dengan kondisi baik;
  10. Pasien nomor 1679, an. Tn. A, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSI Siti Hajar Mataram dengan kondisi baik;
  11. Pasien nomor 1680, an. Tn. SRP, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Bhayangkara Mataram dengan kondisi baik;
  12. Pasien nomor 1681, an. Tn. AR laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Bhayangkara Mataram dengan kondisi baik;
  13. Pasien nomor 1682, an. Ny. S, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Lingkar Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  14. Pasien nomor 1683, an. Tn. T, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Desa Tolouwi, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  15. Pasien nomor 1684, an. Tn. IWP, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  16. Pasien nomor 1685, an. Ny. W, perempuan, usia 61 tahun, penduduk Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  17. Pasien nomor 1686, an. Tn. IDGL, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Abian Tubuh Baru, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  18. Pasien nomor 1687, an. Ny. JS, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Kuripan Utara, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1371. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;
  19. Pasien nomor 1688, an. Tn. MAM, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Desa Mesanggok, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;
  20. Pasien nomor 1689, an. Ny. J, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Desa Labuapi, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;
  21. Pasien nomor 1690, an. Ny. NMCR, perempuan, usia 56 tahun, penduduk Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  22. Pasien nomor 1691, an. Tn. B, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Desa Gerung Utara, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  23. Pasien nomor 1692, an. Ny. S, perempuan, usia 68 tahun, penduduk Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19;
  24. Pasien nomor 1693, an. Tn. R, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19.
  25. Pasien nomor 1694, an. Ny. NM, perempuan, usia 70 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19.

Hari Jum’at terdapat penambahan 13 orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif, yaitu :

  1. Pasien nomor 1089, an. Tn. Z, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
  2. Pasien nomor 1094, an. Tn. IGP, laki-laki, usia 45 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  3. Pasien nomor 1100, an. Tn. B, laki-laki, usia 74 tahun, penduduk Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram;
  4. Pasien nomor 1228, an. Tn. AM, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram;
  5. Pasien nomor 1231, an. Ny. NA, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kabupaten Pati, Jawa Tengah;
  6. Pasien nomor 1260, an. Ny. AJ, perempuan, usia 44 tahun, penduduk Kelurahan Dayan Peken, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  7. Pasien nomor 1261, an. Ny. M, perempuan, usia 49 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  8. Pasien nomor 1399, an. Ny. YH, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  9. Pasien nomor 1408, an. Tn. MH, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk ber-KTP Kelurahan Panda, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima. Pasien berdomisili di Batu Dawe, Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram;
  10. Pasien nomor 1416, an. Tn. F, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Desa Meninting, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat;
  11. Pasien nomor 1466, an. Tn. IMS, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram;
  12. Pasien nomor 1490, an. Ny. RI, perempuan, usia 20 tahun, penduduk Desa Taman Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat;
  13. Pasien nomor 1553, an. Tn. S, laki-laki, usia 66 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

Hari Jum’at ini juga terdapat penambahan 3 (tiga) kasus kematian baru, yaitu :

  1. Pasien nomor 1692, an. Ny. S, perempuan, usia 68 tahun, penduduk Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah;
  2. Pasien nomor 1693, an. Tn. R, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid;
  3. Pasien nomor 1694, an. Ny. NM, perempuan, usia 70 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid.

Sekda NTB sebagai Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB, Lalu Gita Aryadi menekankan, protokol kesehatan dan pencegahan ini harus terus kita terapkan secara disiplin dan ketat sampai vaksin atau obat Covid-19 ditemukan.

Agar kasus positif baru dan korban meninggal dapat benar-benar kita tekan dan hentikan.

“Kepada aparat TNI dan Polri serta seluruh petugas kesehatan dan aparat terkait lainnya, mari kita terus

memperkuat kolaborasi, kerja sama dan tetap semangat untuk melakukan pembinaan, sosialisasi dan edukasi secara humanis dan persuasif untuk meminimalisir jatuhnya korban akibat Covid-19,” kata Lalu Gita Aryadi..

AYA/Rr

 Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

 Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 08180211 8119.




UPDATE Covid-19: Hari Kamis, 16 Juli 2020, Bertambah 21 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 11 Orang, Kasus Kematian 1 (satu) orang

 Petugas kesehatan di kabupaten/kota diharapkan melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus Covid-19

MATARAM.lombokjournal.com – Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir, dan Laboratorium TCM RSUD Dompu mengkonfirmasi, ada tambahan 21 pasien positif Covid-19, dan pasien yang dinyatakan sembuh 11 orang, kasus kematian 1 (satu) orang.

Lalu Gita Aryadi

Siaran pers hari Kamis (16/07/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. HL Gita Ariadi, M.Si menjelaskan, telah diperiksa sebanyak 136 sampel dengan hasil 93 sampel negatif, 21 sampel positif ulangan, dan 21 sampel kasus baru positif Covid-19, pasien sembuh 11 orang, kasus kematian 1 (satu) orang.

Dijelaskan,  adanya tambahan 21 kasus baru terkonfirmasi positif, 11 tambahan sembuh baru, dan 1 (satu) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (16/7/2020) sebanyak 1.669 orang, dengan perincian 1.065 orang sudah sembuh, 86 meninggal dunia, serta 518 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Diharapkan petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus Covid19.

TAMBAHAN 21 POSITIF COVID-19, PASIEN SEMBUH 11 ORANG, KASUS KEMATIAN 1 (SATU) ORANG

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 1649, an. Tn. S, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Kuripan Timur, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  2. Pasien nomor 1650, an. Ny. IW, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Timur, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  3. Pasien nomor 1651, an. Ny. JW, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Timur, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  4. Pasien nomor 1652, an. Tn. AST, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Timur, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  5. Pasien nomor 1653, an. Ny. NWS, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  6. Pasien nomor 1654, an. Tn. MM, laki-laki, usia 70 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Utara, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  7. Pasien nomor 1655, an. Ny. S, perempuan, usia 55 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  8. Pasien nomor 1656, an. Ny. F, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Desa Kelayu, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  9. Pasien nomor 1657, an. Ny. K, perempuan, usia 46 tahun, penduduk Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  10. Pasien nomor 1658, an. Ny. UH, perempuan, usia 44 tahun, penduduk Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSAD Wirabhakti Mataram dengan kondisi baik;
  11. Pasien nomor 1659, an. Tn. IBM, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Dasan Tereng, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1137. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  12. Pasien nomor 1660, an. Tn. A, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1213. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  13. Pasien nomor 1661, an. Ny. J, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Desa Merembu, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  14. Pasien nomor 1662, an. Ny. A, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  15. Pasien nomor 1663, an. Ny. S, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Desa Dasan Geres, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  16. Pasien nomor 1664, an. Ny. NWY, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Desa Jagaraga, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  17. Pasien nomor 1665, an. Tn. WA, laki-laki, usia 67 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Timur, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1464. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  18. Pasien nomor 1666, an. Ny. JDA, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Timur, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1464. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  19. Pasien nomor 1667, an. An. NLH, perempuan, usia 2 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Timur, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1464. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  20. Pasien nomor 1668, an. Ny. M, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  21. Pasien nomor 1669, an. Tn. RG, laki-laki, usia 20 tahun, penduduk Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1256. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;

Hari Kamis terdapat penambahan 11 orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif, yaitu :

  1. Pasien nomor 1052, an. Tn. N, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
  2. Pasien nomor 1188, an. An. RNWU, perempuan, usia 13 tahun, penduduk Desa Jatisela, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat;
  3. Pasien nomor 1191, an. Tn. DB, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  4. Pasien nomor 1218, an. Ny. BJDN, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Gegelang, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat;
  5. Pasien nomor 1247, an. Tn. TAR, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat;
  6. Pasien nomor 1343, an. Ny. IAKA, perempuan, usia 34 tahun, penduduk Desa Dasan Tereng, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat;
  7. Pasien nomor 1352, an. Tn. SM, laki-laki, usia 64 tahun, penduduk Desa Bengkel, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
  8. Pasien nomor 1369, an. Ny. SR, perempuan, usia 67 tahun, penduduk Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram;
  9. Pasien nomor 1373, an. Ny. F, perempuan, usia 68 tahun, penduduk Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah;
  10. Pasien nomor 1406, an. Ny. ED, perempuan, usia 20 tahun, penduduk ber-KTP Lebak, Banten. Pasien berdomisili di Desa Pernek, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa;
  11. Pasien nomor 1449, an. Tn. DS, laki-laki, usia 68 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram.

Hari Kamis ini juga terdapat penambahan 1 (satu) kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 1520, an. Tn. AK,laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Desa Karang Bedil, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.

Sekda NTB sebagai Ketua Pelaksana Haian Gugus Tugas NTB, Lalu Gita Ariadi menyapaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai penularan virus Covid-19.

Dengan cara tetap tinggal di rumah, memakai masker jika keluar rumah dan menghindari kerumunan, physical distancing minimal 2 meter, serta selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

“Seluruh petugas, baik dari jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-NTB juga kepada aparat TNI dan Polri serta seluruh petugas kesehatan dan aparat terkait lainnya. Mari kita terus memperkuat kolaborasi, kerja sama dan tetap semangat untuk melakukan pembinaan, sosialisasi dan edukasi secara humanis dan persuasif untuk meminimalisir jatuhnya korban akibat Covid-19,” kata Lalu Gita

AYA/Rr

 Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

 Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemik Covid-19 NTB di nomor 081802118119.

 




Wagub NTB Minta Anggota DPD RI Juga Serukan Disiplin Penerapan Protokol Kesehatan

Pesan Wagub, saat mengedukasi masyarakat harus dengan cara-cara yang sejuk. Dan menyampaikan bukti bahwa Covid-19 ini berbahaya

MATARAM.lombokjournal.com — Wakil Gubernur yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, minta dukungan anggota DPD RI, TGH. Ibnu Halil, S.Ag, M.Pd.I dalam menekan penyebaran Covid-19 di Provinsi NTB.

Permintaan dukungan itu disampaikan saat kunjungan kerja anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) itu mengadakan audiensi dengan Pemerintah Provinsi NTB, terkait penanganan Virus Corona (Covid-19), Kamis (16/07/20).

Kedatangan anggota DPD RI, TGH. Ibnu Halil, S.Ag, M.Pd.I, disambut langsung Wakil Gubernur di ruang kerjanya.

Wagub minta banyak dukungan dari semua kalangan, juga pada senator asal NTB tersebut, dalam menekan penyebaran Covid-19 di provinsi NTB.

Menurutnya, seluruh pemangku kepentingan harus punya suara sama, menyampaikan kepada masyarakat, Covid-19 ini berbahaya dan tetap menjalani protokol kesehatan.

“Tugas kita, membuat masyarakat paham. Jangan sampai, ada masyarakat menganggap Covid-19 ini tidak ada,” ujar Wagub.

Umi Rohmi menilai, penerapan protokol kesehatan sesungguhnya tidak terlalu susah. Masker harganya cukup terjangkau, bahkan banyak dibagikan oleh pemerintah.

Tidak hanya itu, menjaga jarak dan mencuci tangan juga gratis. Intinya hanya membutuhkan kemauan.

“Kasihan Nakes kita, ketika kita semua bisa tidur nyenyak, mereka berjibaku seharian membantu menyembuhkan masyarkat,” tambah Wagub.

Umi Rohmi Ketika berpesan, saat mengedukasi masyarakat harus dengan cara-cara yang sejuk. Dan menyampaikan bukti bahwa Covid-19 ini berbahaya.

Setelah beberapa kali turun ke pasar, masyarakat rata-rata mau dan tidak keberatan menjalankan protokol kesehatan.

“Kita bantu nakes kita. Kasihan, mereka rela jauh dari keluarga, setengah mati berjuang memakai APD. Itu semua dilakukan demi kesehatan kita semua,” tambah Umi Rohmi.

Cucu pahlawan nasional ini melanjutkan, di tengah pandemi Covid-19 ini semua harus tetap semangat, tetap jalani protokol kesehatan, konsisten dalam mengingatkan masyarakat.

“Tidak hanya nakes, ada TNI, Polri, Satpol PP, kasihan mereka semua, menjalankan tugas seharian,” tutup Wagub.

Dianggap virus biasa

TGH. Ibnu Halil dalam kesempatan tersebut menyampaikan laporannya kepada Wagub NTB. Dikatakannya, masyarakat saat ini banyak yang menganggap Covid-19 ini hanya virus biasa.

“Banyak masyarakat kita menganggap Covid-19 ini virus biasa, bahkan ada masyarakat menganggap Covid-19 ini tidak ada,” ujarnya.

Insya Allah, lanjut TGH. Halil, DPD RI konsisten menyampaikan sesuai arahan pemerintah untuk mengedukasi masyarakat supaya tetap menjalankan protokol kesehatan dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

“Insya Allah kami istikamah, mengedukasi masyarakat, itu semua, demi daerah kita tercinta,” tambahnya.

Direktur RSUD Provinsi NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, MARS yang hadir pada kesempatan itu, menyampaikan bahwa tenaga kesehatan perlu disemangati. Psikologis mereka harus dijaga. Jangan sampai tenaga kesehatan kita menyerah.

“Nakes kita sangat lelah, kita harus pandai-pandai semangati psikologis mereka, kalo tidak, mereka bisa nyerah,” ujar Dirut RSUD singkat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr. Nurhandini Eka Dewi, S.PA yang juga ikut mendampingi wagub, minta seluruh pihak untuk terus menyemangati, menjaga mental tenaga kesehatan untuk tetap semangat di garda terdepan.

“Mental tenaga kesehatan kita perlu dijaga, mereka juga punya keluarga, bisa saja mereka nyerah kalo kita menganggap Covid-19 ini tidak ada,” ujar Kadikes menanggapi laporan TGH. Ibnu Halil.

Menurutnya, penerapan protokol kesehatan itu, lanjut Kadikes, mendatangkan hikmah. Misalnya, dengan banyaknya penerbangan yang ditutup, langit pun menjadi lebih cerah.

Karenanya, ia menyerukan agar semua pihak tetap mendukung penerapan protokol kesehatan ini.

“Masyarakat diminta disiplin menjalankan protokol kesehatan tanpa harus mengeluarkan uang jutaan rupiah,” katanya.

AYA/HmsNTB




UPDATE Covid-19: Hari Rabu, 15 Juli 2020, Bertambah 30 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 27 Orang

Penanganan dan pencegahan wabah Covid-19 harus dilakukan bersama-sama dan bergotong royong dengan lebih masif lagi

 MATARAM.lombokjournal.com – Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, dan Laboratorium TCM RSUD Praya mengkonfirmasi, ada tambahan 30 pasien positif Covid-19, dan pasien yang dinyatakan sembuh 27 orang.

Lalu Gita Aryadi

Siaran pers hari Rabu (15/07/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. HL Gita Ariadi, M.Si menjelaskan, telah diperiksa sebanyak 561 sampel dengan hasil 500 sampel negatif, 31 sampel positif ulangan, dan 30 sampel kasus baru positif Covid-19, paien sembuh 27 orang, tidak ada kasus kematian baru.

Dijelaskan, adanya tambahan 30 (tiga puluh) kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 27 (dua puluh tujuh) tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (15/7/2020) sebanyak 1648 (seribu enam ratus empat puluh delapan) orang, dengan perincian 1054 (seribu lima puluh empat) orang sudah  sembuh, 85 (delapan puluh lima) meninggal dunia, serta 509 (lima ratus sembilan) orang masih positif dan dalam keadaan baik.

“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata Lalu Gita Aryadi.

TAMBAHAN 30 PASIEN POSITIF Covid-19, PASIEN SEMBUH 27 ORANG

Kasus baru positif tersebut,yaitu :

  1. Pasien nomor 1619, an. Tn. S, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSAD Wirabhakti Mataram dengan kondisi baik;
  2. Pasien nomor 1620, an. Tn. IMP, laki-laki, usia 67 tahun, penduduk Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  3. Pasien nomor 1621, an. Tn. SS, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  4. Pasien nomor 1622, an. Tn. CW, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  5. Pasien nomor 1623, an. Tn. M, laki-laki, usia 77 tahun, penduduk Desa Sesela, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  6. Pasien nomor 1624, an. Ny. SK, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  7. Pasien nomor 1625, an. An. ARB, laki-laki, usia 9 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  8. Pasien nomor 1626, an. Tn. DSH, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1213. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  9. Pasien nomor 1627, an. Tn. M, laki-laki, usia 70 tahun, penduduk Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1213. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  10. Pasien nomor 1628, an. Tn. AN, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  11. Pasien nomor 1629, an. Tn. NRS, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  12. Pasien nomor 1630, an. Tn. TH, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Desa Pringgarata, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik;
  13. Pasien nomor 1631, an. Tn. ZEW, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  14. Pasien nomor 1632, an. Ny. NY, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1504. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  15. Pasien nomor 1633, an. Ny. DF, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  16. Pasien nomor 1634, an. Ny. M, perempuan, usia 52 tahun, penduduk Desa Jia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1581. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  17. Pasien nomor 1635, an. Tn. PJ, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Siloam Mataram dengan kondisi baik;
  18. Pasien nomor 1636, an. Tn. MRE, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk ber-KTP Desa Bujak, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien berdomisili di Desa Rakam, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  19. Pasien nomor 1637, an. Tn. MSD, laki-laki, usia 80 tahun, penduduk Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Siloam Mataram dengan kondisi baik;
  20. Pasien nomor 1638, an. Tn. VHS, laki-laki, usia 49 tahun, penduduk Desa Midang, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik;
  21. Pasien nomor 1639, an. Tn. AW, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Sayang Sayang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  22. Pasien nomor 1640, an. Tn. PBM, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk wilayah Puskesmas Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Tanjung dengan kondisi baik;
  23. Pasien nomor 1641, an. Ny. F, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Sumbawa dengan kondisi baik dengan kondisi baik;
  24. Pasien nomor 1642, an. Tn. IM, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Desa Dalam, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit.Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Sumbawa dengan kondisi baik;
  25. Pasien nomor 1643, an. Ny. S, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Desa Luar, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Sumbawa dengan kondisi baik;
  26. Pasien nomor 1644, an. Ny. H, perempuan, usia 58 tahun, penduduk Desa Lekong, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD H.L. Manambai Abdulkadir dengan kondisi baik;
  27. Pasien nomor 1645, an. Ny. N, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Desa Gontar, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD H.L. Manambai Abdulkadir dengan kondisi baik;
  28. Pasien nomor 1646, an. Tn. S, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Desa Sepakat, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD H.L. Manambai Abdulkadir dengan kondisi baik;
  29. Pasien nomor 1647, an. Tn. MDHMN, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Desa Sepakat, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD H.L. Manambai Abdulkadir dengan kondisi baik;
  30. Pasien nomor 1648, an. Tn. A, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Desa Bunga Eja, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD H.L. Manambai Abdulkadir dengan kondisi baik.

Hari ini terdapat penambahan 27 (dua puluh tujuh) orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif, yaitu

  1. Pasien nomor 839, an. Ny. S, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  2. Pasien nomor 861, an. Ny. H, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram;
  3. Pasien nomor 906, an. Ny. H, perempuan, usia 56 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram;
  4. Pasien nomor 913, an. Ny. AFB, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Kelurahan Banjar, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  5. Pasien nomor 930, an. Tn. I, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru,Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram;
  6. Pasien nomor 955, an. Ny. R, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  7. Pasien nomor 999, an. An. RR, laki-laki, usia 16 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Selatan, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram;
  8. Pasien nomor 1060, an. Ny. NKSS, perempuan, usia 52 tahun, penduduk Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat;
  9. Pasien nomor 1098, an. Ny. M, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  10. Pasien nomor 1121, an. Ny. V, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Desa Tempos, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat;
  11. Pasien nomor 1122, an. Tn. HB, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram;
  12. Pasien nomor 1124, an. Tn. ABK, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Desa Kekait, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat;
  13. Pasien nomor 1140, an. Ny. END, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Desa Banyu Urip, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat;
  14. Pasien nomor 1178, an. Tn. N, laki-laki, usia 67 tahun, penduduk Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat;
  15. Pasien nomor 1238, an. Tn. B, laki-laki, usia 54 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  16. Pasien nomor 1249, an. Tn. NDN, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Bandung, Jawa Barat;
  17. Pasien nomor 1279, an. Tn. IGRA, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk Tabanan, Bali;
  18. Pasien nomor 1281 an. Nn. NANA, perempuan, usia 21 tahun, penduduk Surabaya, JawaTimur;
  19. Pasien nomor 1303, an. An. MGAW, laki-laki, usia 2 tahun, penduduk Kelurahan Karang Panas, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  20. Pasien nomor 1345, an. Ny. M, perempuan, usia 37 tahun, penduduk Desa Lembah Sari, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat;
  21. Pasien nomor 1427, an. Ny. P, perempuan, usia 55 tahun, penduduk Desa Tanak Gadang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur;
  22. Pasien nomor 1444, an. Ny. WDSM, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  23. Pasien nomor 1465, an. Tn. INS, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram;
  24. Pasien nomor 1510, an. Ny. ZH, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  25. Pasien nomor 1542, an. Tn. ADW, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Semarang, Jawa Tengah;
  26. Pasien nomor 1565, an. Tn. AY, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Desa Dasan Griya, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat;
  27. Pasien nomor 1570, an. Tn. HZ, laki-laki, usia 20 tahun, penduduk ber-KTP Sidoarjo, Jawa Timur. Pasien berdomisili di Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;

Sekda NTB sebagai Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB, Lalu Gita Aryadi mengajak, penanganan dan pencegahan wabah Covid-19 harus dilakukan bersama-sama dan bergotong royong dengan lebih masif lagi.

“Sangat penting kita bersama mengambil tindakan tegas untuk memastikan kedisiplinan masyarakat dan seluruh pihak dalam mematuhi protokol pencegahan Covid-19, seperti menggunakan masker, jaga jarak dan menghindari kerumunan serta penerapan protokol kesehatan pada semua area publik, termasuk pada area ekonomi, wisata, perkantoran dan pusat perbelanjaan atau pasar,” katanya.

AYA/Rr

 Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

 Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemik Covid-19 NTB di nomor 08180211 8119.