Sekda Tegaskan, Penyembelihan Hewan Kurban Harus Terapkan Protokol Covid-19

Saat menyembelih hewan qurban tidak mendatangkan orang banyak, demikian juga saat proses pembagian daging hewan Qurban

MATARAM.lombokjournal.com —  Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, H.Lalu Gita Ariyadi menegaskan,  penyembelihan hewan qurban harus terapkan protokol Kesehatan Covid-19.

Penerapan protokol Covid-19 saat penyembelihan hewan qurban dimaksudkan sebagai upaya  mencegah penularan virus Corona.

Perayaan Hari Raya Iedul Adha atau Hari Raya Qurban bagi umat muslim, akan dilaksanakan pada tanggal 10 Zulhijjah atau hari Jum’at 31 juli 2020

Namun hari raya Iedul Adha tahun ini akan sangat berbeda jika dibandingkan pada tahun sebelumnya.

Pasalnya, tahun ini umat muslim merayakan Hari Raya Iedul Adha di tengah Pandemi virus Corona Covid-19

“Untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona saat penyembelihan hewan qurban maka panitia penyembelih hewan qurban diminta agar menerapkan protokol Kesehatan Covid-19, yakni menggunakan masker dan menjaga jarak saat proses penyembelihan Qurban dilaksanakan,” ujar Lalu Gita,  Selasa(28/07/20).

Gita Ariyadi mengatakan, protokol Kesehatan Covid-19 yang dimaksud, saat menyembelih hewan qurban tidak mendatangkan orang banyak, demikian juga saat proses pembagian daging hewan Qurban.

“Kita meminta agar panitia penyembelih hewan Qurban tidak membagikan daging Qurban di lokasi penyembelihan, namun harus diantar dari rumah ke rumah. Ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya kerumunan Warga serta sebagai upaya dalam mencegah terjadinya penularan virus,” kata Sekda.

AYA




UPDATE Covid-19: Hari Senin, 27 Juli 2020, Bertambah 20 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 6 (enam) Orang, Kasus Kematian 1 (satu) Orang

Kasus-kasus kematian yang disebabkan oleh Covid-19 tidak hanya disertai oleh penyakit komorbid, sehingga kita semua perlu senantiasa waspada dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19

MATARAM.lombokjournal.com — Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR RSDU R. Soedjono Selong, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, dan Laboratorium TCM RSUD Kota Mataram mengkonfirmasi, ada tambahan 20 pasien positif Covid-19, dan pasien yang dinyatakan sembuh 6 (enam) orang.

Lalu Gita Aryadi

Siaran pers hari Senin (25/07/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. HL Gita Ariadi, M.Si menjelaskan, telah diperiksa sebanyak 179 sampel dengan hasil 151 sampel negatif, 8 (delapan) sampel positif ulangan, dan 20 sampel kasus baru positif Covid-19, sembuh 6 (enam) orang, kasus kematian baru 1 (satu) orang..

Dijelaskan, adanya tambahan 20 kasus baru terkonfirmasi positif, 6 (enam) tambahan sembuh baru, dan 1 (satu) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Senin  (27/07/20) sebanyak 1.946 orang, dengan perincian 1.224 orang sudah sembuh, 110 meninggal dunia, serta 612 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

TAMBAHAN 20 PASIEN POSITIF COVID-19, PASIEN SEMBUH 6 (ENAM) ORANG, KEMATIAN BARU 1 (SATU) ORANG

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 1927, an. Tn. M, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Desa Telaga Waru, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19;
  2. Pasien nomor 1928, an. Ny. SK, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  3. Pasien nomor 1929, an. Tn. IDA, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Desa Sedau, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  4. Pasien nomor 1930, an. Tn. LH, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Kelurahan Punia, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  5. Pasien nomor 1931, an. Tn. SHS, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Jatisela, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  6. Pasien nomor 1932, an. Ny. DUS, perempuan, usia 22 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  7. Pasien nomor 1933, an. Tn. F, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Unram dengan kondisi baik;
  8. Pasien nomor 1934, an. Ny. DVH, perempuan, usia 20 tahun, penduduk Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Tanjung dengan kondisi baik;
  9. Pasien nomor 1935, an. Ny. S, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Tanjung dengan kondisi baik;
  10. Pasien nomor 1936, an. Ny. M, perempuan, usia 61 tahun, penduduk Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Tanjung dengan kondisi baik;
  11. Pasien nomor 1937, an. Ny. ERA, perempuan, usia 65 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Bhayangkara Mataram dengan kondisi baik;
  12. Pasien nomor 1938, an. Tn. SP, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Bhayangkara Mataram dengan kondisi baik;
  13. Pasien nomor 1939, an. Ny. EDS, perempuan, usia 44 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  14. Pasien nomor 1940, an. Tn. HH, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  15. Pasien nomor 1941, an. Tn. LW, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya , Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Bhayangkara Mataram dengan kondisi baik;
  16. Pasien nomor 1942, an. Ny. M, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Sukarema, Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  17. Pasien nomor 1943, an. An. SRA, perempuan, usia 4 tahun, penduduk Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  18. Pasien nomor 1944, an. Ny. YN, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Desa Lenek Baru, Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  19. Pasien nomor 1945, an. Ny. R, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Desa Karang Bayan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  20. Pasien nomor 1946, an. Tn. INK, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik.

Dipermaklumkan, berdasarkan hasil klarifikasi terhadap pasien Covid-19 nomor 1908 yang semula diumumkan penduduk Kelurahan Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, bahwa pasien sesungguhnya penduduk di Desa Pelambik, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah.

Hari Senin terdapat penambahan 6 (enam) orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif, yaitu :

  1. Pasien nomor 1385, an. Ny. YKM, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  2. Pasien nomor 1594, an. Ny. LNP, perempuan, usia 46 tahun, penduduk Desa Karang Bongkot, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
  3. Pasien nomor 1602, an. Tn. JA, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Gapura, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah;
  4. Pasien nomor 1641, an. Ny. F, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa;
  5. Pasien nomor 1642, an. Tn. IM, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Desa Dalam, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa;
  6. Pasien nomor 1643, an. Ny. S, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Desa Luar, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa.

Hari Senin ini juga terdapat penambahan 1 (satu) kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 1927, an.Tn. M, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Desa Telaga Waru, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien memiliki penyakit komorbid.

Sekda NTB sebagai Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB mengingatkan masyarakat bahwa Covid-19 adalah penyakit yang berbahaya.

Menurutnya, kasus-kasus kematian yang disebabkan oleh Covid-19 tidak hanya disertai oleh penyakit komorbid, sehingga kita semua perlu senantiasa waspada dengan tetap melaksanakan protocol kesehatan dan pencegahan Covid-19.

“Dihimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam seluruh aktifitas sosial dan ekonomi, terutama di tempat-tempat  keramaian seperti mall, pasar tradisional dan pusat-pusat perbelanjaan serta diberbagai tempat diselenggarakannya kegiatan-kegiatan social,“ kata Lalu Gita Aryadi.

Ditegaskan, hal terpenting bagi kita untuk dapat beradaptasi dengan tatanan baru kehidupan saat ini adalah dengan taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19. Agar kita semua dapat tetap beraktifitas, produktif, sehat dan aman di tengah pandemi ini.

“Protokol kesehatan dan pencegahan ini harus terus kita terapkan secara disiplin dan ketat sampai vaksin atau obat Covid-19 ditemukan, agar kasus positif baru dan korban meninggal dapat benar-benar kita tekan dan hentikan,” katanya.

AYA/Rr

 Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

 Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 081802118119.




Klaim Covid-19, BPJS Kesehatan Cabang Mataram Terima Klaim 44,9 miliar Dari 12 Rumah Sakit

BPJS Kesehatan Cabang Mataram mendapat tugas khusus dari Menko PMK hanya melakukan verifikasi

MATARAM.lombokjournal.com —  Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Mataram, dr. Putu Gede Wawan Swandayana, Senin, (27/07/20) di Mataram mengatakan, Menko PMK memberikan tugas khusus kepada BPJS Kesehatan untuk melakukan verifikasi klaim Covid-19.

Tugas khusus tertuang dalam Surat Keputusan nomor 5.22/Menko/PMK/3/2020 tentang penugasan khusus verifikasi klaim Covid 19.

Dan pelaksanaan tugas khusus tersebut dilakukan pada pihak rumah sakit yang selama ini sudah menjadi mitra BPJS Kesehatan.

“Jadi kami dari BPJS Kesehatan diberikan tugas verifikasi klaim Covid-19. Ingat, hanya sebatas veifikasi saja,” ujar Wawan Swandayana kepada sejumlah wartawan.

Dijelaskan, saat ini angka kasus Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)  terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan update data Gugus Tugas Covid 19 Provinsi NTB tanggal 26 Juli 2020 jumlah kasus positif Covid-19 di NTB sebanyak 1.926 kasus.

Dari kasus sebanyak itu, 599 di antaranya Positif Dalam Pengawasan (PDP), 1.218 orang dinyatakan sembuh,  109 orang meninggal dunia,  451 Orang Dalam Pengawasan (ODP)  dan 246 orang Dalam Pemantauan.

Dari jumlah pasien Covid-19 tersebut, tidak sedikit yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Hasil verifikasi klaim Covid-19 ini, nantinya akan dikirim ke Kementerian Kesehatan untuk selanjutnya melakukan pembayaran klaim.

Menurut Wawan Swandayana, jumlah rumah sakit di bawah wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Mataram yang mengajukan klaim sebanyak 12 rumah sakit.

Klaim yang diajukan ke BPJS Kesehatan Mataram sebesar 44,9 miliar rupiah dengan total kasus sebanyak 682 kasus.

“Dari sekian Rumah Sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Cabang Mataram baru 12 yang mengajukan klaim Covid 19,” terangnya.

Wawan Swandayana menambahkan dari 12 rumah sakit yang mengajukan klaim Covid-19 tersebut nilainya berbeda-beda.

“Proporsi terbesar untuk jumlah klaimnya sementara berasal dari Rumah Sakit Umum Daerah  NTB, yakni mencapai 19 hingga 20 miliar dari 44,9 miliar rupiah,” jelasnya.

AYA




UPDATE Covid-19: Hari Minggu, 26 Juli 2020, Bertambah 23 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 21 Orang, Kasus kematian 3 (tiga) Orang

Hingga hari ini kondisi rumah sakit rujukan dan rumah sakit second line untuk penanganan Covid-19 sudah penuh. Bahkan Ruang Intensif di Rumah Sakit Provinsi NTB juga telah penuh

 MATARAM.lombokjournal.com – Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR RSDU R. Soedjono Selong, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, Laboratorium TCM RSUD Kota Mataram, dan Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir mengkonfirmasi, ada tambahan 23 pasien positif Covid-19, dan pasien yang dinyatakan sembuh 21 orang.

Lalu Gita Aryadi

Siaran pers hari Sabtu (25/07/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. HL Gita Ariadi, M.Si menjelaskan, telah diperiksa sebanyak 543 sampel dengan hasil 500 sampel negatif, 20 sampel positif ulangan, dan 23 sampel kasus baru positif Covid-19, pasien sembuh 21 orang, kasus kematian 3 (tiga) orang.

Dijeaskan, adanya tambahan 23 kasus baru terkonfirmasi positif, 21 tambahan sembuh baru, dan 3 (tiga) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Minggu ini (26/07/20) sebanyak 1.926 orang, dengan perincian 1.218 orang sudah sembuh, 109 meninggal dunia, serta 599 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Selain itu, diharapkan petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus Covid-19.

TAMBAHAN 23 PASIEN POSITIF COVID-19, PASIEN SEMBUH 21 ORANG, KEMATIAN BARU 3 (TIGA) ORANG

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 1904, an. Ny. AR, perempuan, usia 41 tahun, penduduk Desa Meninting, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  2. Pasien nomor 1905, an. Tn. LM, laki-laki, usia 82 tahun, penduduk Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  3. Pasien nomor 1906, an. Ny. RR, perempuan, usia 71 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1821. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  4. Pasien nomor 1907, an. Tn. LP, laki-laki, usia 54 tahun, penduduk Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  5. Pasien nomor 1908, an. Ny. BMN, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  6. Pasien nomor 1909, an. Ny. WR, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  7. Pasien nomor 1910, an. Tn. LGBPP, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Desa Panji Sari, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  8. Pasien nomor 1911, an. Tn. IPM, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Bhayangkara Mataram dengan kondisi baik;
  9. Pasien nomor 1912, an. Ny. PL, perempuan, usia 54 tahun, penduduk Kelurahan DayanPeken, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  10. Pasien nomor 1913, an. Ny. H, perempuan, usia 53 tahun, penduduk Desa Telagawaru, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  1. Pasien nomor 1914, an. Tn. FBH, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  2. Pasien nomor 1915, an. Tn. H, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  3. Pasien nomor 1916, an. Ny. JS, perempuan, usia 77 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19;
  4. Pasien nomor 1917, an. Tn. FR, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1859. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  5. Pasien nomor 1918, an. Ny. SR, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Desa Sesela, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  6. Pasien nomor 1919, an. Tn. AZH, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Merembu, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  7. Pasien nomor 1920, an. Ny. EN, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1868. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSI Siti Hajar Mataram dengan kondisi baik;
  8. Pasien nomor 1921, an. Ny. S, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Kebon Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  9. Pasien nomor 1922, an. Ny. BK, perempuan, usia 41 tahun, penduduk Desa Masbagik Utara, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  10. Pasien nomor 1923, an. Tn. MKA, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Desa Tababan, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  11. Pasien nomor 1924, an. Ny. FK, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Songak, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  12. Pasien nomor 1925, an. Tn. LMLR, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Desa Gelora, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  13. Pasien nomor 1926, an. Tn. S, laki-laki, usia 68 tahun, penduduk Desa Sandubaya, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19.

Hari Minggu terdapat penambahan 21 orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif, yaitu :

  1. Pasien nomor 1078, an. Tn. RMF, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  2. Pasien nomor 1271, an. Ny. H, perempuan, usia 45 tahun, penduduk Desa Telaga Waru, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur;
  3. Pasien nomor 1298, an. Ny. SM, perempuan, usia 56 tahun, penduduk Desa Aikmel, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur;
  4. Pasien nomor 1335, an. Tn. SH, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram;
  5. Pasien nomor 1356, an. Tn. SAK, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  6. Pasien nomor 1389, an. Tn. M, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur;
  7. Pasien nomor 1512, an. Ny. ERI, perempuan, usia 44 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  8. Pasien nomor 1524, an. Tn. M, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah;
  9. Pasien nomor 1622, an. Tn. CW, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram;
  10. Pasien nomor 1659, an. Tn. IBM, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Dasan Tereng, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat;
  11. Pasien nomor 1672, an. Ny. HS, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Desa Merembu, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
  12. Pasien nomor 1676, an. Tn. MJN, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  13. Pasien nomor 1726, an. Tn. IGNGYP, laki-laki, usia 63 tahun, penduduk Kelurahan Punia, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  14. Pasien nomor 1735, an. Ny. TS, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  15. Pasien nomor 1784, an. Ny. W, perempuan, usia 56 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  16. Pasien nomor 1835, an. Tn. A, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk berdomisili di Kelurahan Cakranegara Selatan, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram;
  17. Pasien nomor 1847, an. Ny. PAP, perempuan, usia 21 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram;
  18. Pasien nomor 1848, an. Ny. Z, perempuan, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  19. Pasien nomor 1849, an. Tn. LW, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  20. Pasien nomor 1876, an. Ny. NNRS, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Timur, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram;
  21. Pasien nomor 1877, an. Ny. NMW, perempuan, usia 68 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Selatan, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

Hari Minggu ini juga terdapat penambahan 3 (tiga) kasus kematian baru, yaitu :

  1. Pasien nomor 1768, an. Tn. S, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Desa Masbagik Selatan, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Pasien memiliki penyakit komorbid;
  2. Pasien nomor 1916, an. Ny. JS, perempuan, usia 77 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid;
  3. Pasien nomor 1926, an. Tn. S, laki-laki, usia 68 tahun, penduduk Desa Sandubaya, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pasien memiliki penyakit komorbid.

Sekda NTB sebagai Ketua Pelaksana Gugus Tugas NTB, Lalu Gita Aryadi mengingatkan, Covid-19 adalah penyakit yang berbahaya.

Menurutnya, Kasus-kasus kematian yang disebabkan oleh Covid-19 tidak hanya disertai oleh penyakit komorbid, sehingga kita semua perlu senantiasa waspada dengan tetap melaksanakan protocol kesehatan dan pencegahan Covid-19.

“Hingga hari ini kondisi rumah sakit rujukan dan rumah sakit second line untuk penanganan Covid-19 sudah penuh. Bahkan Ruang Intensif di Rumah Sakit Provinsi NTB juga telah penuh,” kata Lalu Gita.

Masyarakat harus agar senantiasa tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam seluruh aktifitas sosial dan ekonomi, terutama di tempat-tempat keramaian seperti mall, pasar tradisional dan pusat-pusat perbelanjaan serta diberbagai tempat iselenggarakannya kegiatan-kegiatan sosial.

Lalu Gita menekankan, semua memiliki tanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang lain disekitar kita, sehingga hal terpenting bagi kita untuk dapat beradaptasi dengan tatanan baru kehidupan saat ini adalah dengan taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19.

“Agar kita semua dapat tetap beraktifitas, produktif, sehat dan aman di tengah pandemi ini,” katanya.

AYA/Rr

 Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

 Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 081802118119.

 




Dirut BPJS Kesehatan, Fachmi Idris, Terpilih Sebagai Best CEO yang Sukses Saat Pandemi

Apresiasi tersebut diharapkan dapat memacu kinerja BPJS Kesehatan dalam melayani masyarakat

lombokjournal.com —

JAKARTA ;     Sejumlah pemimpin perusahaan yang dinilai berhasil membawa institusinya survive di tengah pandemi Covid-19, mendapat penghargaan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris, merupakan salah satu pemimpin institusi yang dinilai berhasil survive menghadapi pandemi Covid-19.

Fachmi Idris masuk dalam daftar 55 Best CEO – Employees’ Choice Award 2020 yang diselenggarakan oleh Iconomics.

Founder and CEO Iconomics, Bram S. Putro mengatakan, pada kondisi saat ini, kehebatan sosok pemimpin diuji. Disrupsi kali ini melengkapi ujian disrupsi-disrupsi yang sebelumnya sudah melanda, seperti disrupsi digital, politik, dan lainnya

“Kali ini pula CEO seperti menghadapi ujian kelulusan, mampukah para CEO menghadapi dan melewati fase-fase ini,” kata Bram, dalam webinar penyerahan apresiasi Best CEO-Employees’ Choice Awards, Kamis (23/07).

Bagaimana penilaian Best CEO – Employees’ Choice Award 2020 dilakukan?

Bram menjelaskan, penilaian Best CEO – Employees’ Choice Award 2020 dilakukan melalui survei online terhadap ribuan staf berbagai industri dan kategori, dengan total responden mendekati 10.000 pada awal Juni 2020.

Penilaian dilakukan melalui kusioner online dan tanpa melakukan kuota geografis maupun jenjang jabatan.

Responden diminta melakukan penilaian terhadap CEO institusinya, dan diperkenankan melakukan penilaian terhadap CEO institusi lain dalam kategori industri/kegiatan sejenis.

Dijelaskan, dengan mempertimbangkan efisiensi eksekusi, maka hanya sekitar 200 CEO/institusi yang diikutsertakan ke dalam survei. Pemilihan kandidat CEO dan institusinya berdasarkan pilihan redaksi Iconomics.

“Best CEO – Employees’ Choice Award 2020 diberikan kepada pemimpin instansi dengan skor tertinggi di kategori sub-industrinya,” jelasnya.

BPJS Kesehatan berhasil memperoleh skor 4,08 dari 5 dalam parameter penilaian yang meliputi popularity, competency, personality, dan crisis leadership.

Memacu kinerja

Kepala Humas BPJS Kesehatan, M. Iqbal Anas Ma’ruf mengatakan apresiasi tersebut diharapkan dapat memacu kinerja BPJS Kesehatan dalam melayani masyarakat.

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami agar terus bekerja lebih baik lagi dan mengedepankan integritas, profesional, pelayanan prima, dan efisiensi operasional dalam menyelenggarakan Program JKN-KIS. Yang pasti ini penghargaan karena para Duta yang bekerja luar biasa,” ucap Iqbal.

Kemudian menginisiasi dan menggalang dana kemanusiaan untuk para tenaga medis lewat Gerakan Gotong Royong Bantu Tenaga Kesehatan Cegah Corona (GEBAH Corona), yang diprakarsai BPJS Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan Republika.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga menjalankan tugas khusus dari pemerintah.

Dijelaskan, tugas khusus yang dimaksud adalah melakukan verifikasi tagihan pelayanan kesehatan yang telah diberikan kepada peserta JKN-KIS, dari fasilitas kesehatan yang ditelah ditunjuk pemerintah untuk penanganan wabah Covid-19. sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.

Diugkapkan Iqbal, pihak BPJS Kesehatan berupaya semaksimal mungkin membantu pemerintah dalam melakukan penanganan terhadap kasus Covid-19.

Sejumlah dukungan BPJS Kesehatan dalam penanganan pandemi Covid-19 antara lain melakukan percepatan pembayaran klaim RS yang menjadi RS rujukan kasus Covid-19, mengalihkan layanan konvensional di Kantor Cabang dan Kantor Kabupaten/Kota ke layanan digital (Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 1500, dan Chat Assistant JKN/Chika).

“Kami juga memastikan peserta JKN-KIS memperoleh akses ke fasilitas kesehatan yang ditunjuk pemerintah untuk penanganan wabah Covid-19 sesuai prosedur dan ketentuan,” jelas  Iqbal.

(dob/dob/CNBC Indonesia)




UPDATE Covid-19: Hari Sabtu, 25 Juli 2020, Bertambah 20 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 22 Orang, Kasus kematian 1 (satu) Orang

Masyarakat dihimbau agar senantiasa tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam seluruh aktifitas sosial dan ekonomi

MATARAM.lombokjournal.com — Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, dan Laboratorium TCM RSUD Praya mengkonfirmasi, ada tambahan 20 pasien positif Covid-19, dan pasien yang dinyatakan sembuh 22 orang.

Lalu Gita Aryadi

Siaran pers hari Sabtu (25/07/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. HL Gita Ariadi, M.Si menjelaskan, telah sebanyak 505 sampel dengan hasil 458 sampel negatif, 27 sampel positif ulangan, dan 20 sampel kasus baru positif Covid-19, pasien sembuh 22 orang, kasus kematian 1 (satu) orang.

Dengan adanya tambahan 20 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 22 tambahan sembuh baru, dan 1 (satu) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Sabtu (25/7/2020) sebanyak 1.903 orang, dengan perincian 1.197 orang sudah sembuh, 106 meninggal dunia, serta 600 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus Covid-19.

TAMBAHAN 20 PASIEN POSITIF COVID-19, PASIEN SEMBUH 22 ORANG, KEMATIAN BARU 1 (SATU) ORANG

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 1884, an. Tn. KS, laki-laki, usia 59 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  2. Pasien nomor 1885, an. Ny. NJ, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Kelurahan Sayang Sayang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1055. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  3. Pasien nomor 1886, an. Tn. MFHW, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  4. Pasien nomor 1887, an. Tn. FKAP, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Desa Tanak Beak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1776. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  5. Pasien nomor 1888, an. Ny. AW, perempuan, usia 46 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  6. Pasien nomor 1889, an. Tn. MA, laki-laki, usia 49 tahun, penduduk Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSAD Wirabhakti Mataram dengan kondisi baik;
  7. Pasien nomor 1890, an. Ny. LE, perempuan, usia 37 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  8. Pasien nomor 1891, an. An. MAS, laki-laki, usia 12 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  9. Pasien nomor 1892, an. Tn. M, laki-laki, usia 73 tahun, penduduk Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  10. Pasien nomor 1893, an. Ny. M, perempuan, usia 34 tahun, penduduk Desa Kuripan Timur, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1649. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  11. Pasien nomor 1894, an. Tn. IKS, laki-laki, usia 56 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  12. Pasien nomor 1895, an. Ny. IL, perempuan, usia 58 tahun, penduduk Desa Lembar, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  13. Pasien nomor 1896, an. Ny. BASA, perempuan, usia 22 tahun, penduduk Desa Babusalam, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  14. Pasien nomor 1897, an. Tn. MFAA, laki-laki, usia 22 tahun, penduduk Desa Rensing, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Bhayangkara Mataram dengan kondisi baik;
  15. Pasien nomor 1898, an. Ny. SIS, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Bhayangkara Mataram dengan kondisi baik;
  16. Pasien nomor 1899, an. Tn. S, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Desa Parampuan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Bhayangkara Mataram dengan kondisi baik;
  17. Pasien nomor 1900, an. Ny. LP, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  18. Pasien nomor 1901, an. An. ASN, perempuan, usia 15 tahun, penduduk Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  19. Pasien nomor 1902, an. Tn. IMAA, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Desa Lingsar, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1364. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  20. Pasien nomor 1903, an. Tn. KJ, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik.

Hari Sabtu terdapat penambahan 22 orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif, yaitu :

  1. Pasien nomor 812, an. Ny. M, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  2. Pasien nomor 1163, an. Ny. BNA, perempuan, usia 45 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram;
  3. Pasien nomor 1166, an. Tn. HF, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Peteluan Indah, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat;
  4. Pasien nomor 1169, an. Ny. BS, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Desa Bagik Polak, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
  5. Pasien nomor 1246, an. Tn. IMA, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Utara, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram;
  6. Pasien nomor 1252, an. Ny. ADL, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa;
  7. Pasien nomor 1312, an. Tn. MT, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Desa Bengkel, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
  8. Pasien nomor 1334, an. Tn. PES, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  9. Pasien nomor 1342, an. Ny. BS, perempuan, usia 55 tahun, penduduk Desa Rumak, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat;
  10. Pasien nomor 1355, an. Tn. MF, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  11. Pasien nomor 1426, an. Ny. B, perempuan, usia 70 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  12. Pasien nomor 1474, an. Ny. SS, perempuan, usia 45 tahun, penduduk Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
  13. Pasien nomor 1558, an. Tn. IND, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram;
  14. Pasien nomor 1589, an. Tn. F, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  15. Pasien nomor 1590, an. Tn. FS, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  16. Pasien nomor 1629, an. Tn. NRS, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  17. Pasien nomor 1630, an. Tn. TH, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Desa Pringgarata, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah;
  18. Pasien nomor 1660, an. Tn. A, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat;
  19. Pasien nomor 1678, an. Tn. Z, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  20. Pasien nomor 1679, an. Tn. A, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  21. Pasien nomor 1695, an. Tn. MW, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  22. Pasien nomor 1696, an. Tn. N, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Desa Perina, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah.

Hari Sabtu ini juga terdapat penambahan 1 (satu) kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 1751, an. Ny. BDI, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Tiwugalih, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah.

Sekda NTB sebagai Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB, Lalu Gita Aryadi berharap, masyarakat yang memiliki penyakit tidak menular tesebut untuk lebih menjaga kesehatan, segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Berupaya mencegah terinfeksi Covid-19 dengan cara tidak keluar rumah, memakai masker bila harus keluar rumah, melakukan physical distancing, sering cuci tangan, dan tidak merokok,” katanya.

Masyarakat dihimbau agar senantiasa tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam seluruh aktifitas sosial dan ekonomi, terutama di tempat-tempat keramaian seperti mall, pasar tradisional dan pusat-pusat perbelanjaan serta diberbagai tempat  diselenggarakannya kegiatankegiatan sosial.

“Hal terpenting bagi kitam untuk dapat beradaptasi dengan tatanan baru kehidupan saat ini adalah dengan taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19, agar kita semua dapat tetap beraktifitas, produktif, sehat dan aman di tengah pandemi ini,” kata Lalu Gita Aryadi.

AYA/Rr

 Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

 Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 08180211 8119




UPDATE Covid-19: Hari Jum’at, 24 Juli 2020, Bertambah 33 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 13 Orang, Kasus kematian 2 (dua) Orang

“Bagi kita, yang terpenting dapat beradaptasi dengan tatanan baru dengan taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19”

MATARAM.lmbokjournal.com – Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir, dan Laboratorium TCM RSUD Kota Mataram mengkonfirmasi, ada tambahan 33 pasien positif Covid-19, dan pasien yang dinyatakan sembuh 13 orang.

Lalu Gita Aryadi

Siaran pers hari Jum’at (24/07/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. HL Gita Ariadi, M.Si menjelaskan, telah sebanyak 526 sampel dengan hasil 441 sampel negatif, 52 sampel positif ulangan, dan 33 sampel kasus baru positif Covid-19,  kasus kematian 2 (dua) orang.

Dijeaskan, adanya tambahan 33 kasus baru terkonfirmasi positif, 13 tambahan sembuh baru, dan 2 (dua) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Jum’at ini (24/7/2020) sebanyak 1.883 orang, dengan perincian 1.175 orang sudah sembuh, 105 meninggal dunia, serta 603 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

Menurut Lalu Gita, untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

TAMBAHAN 33 PASIEN POSITIF COVID-19, PASIEN SEMBUH 13 ORANG, KEMATIAN BARU 2 (DUA) ORANG

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 1851, an. Tn. SS, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  2. Pasien nomor 1852, an. Tn. D, laki-laki, usia 64 tahun, penduduk Desa Tempos, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Provinsi NTBdengan kondisi baik;
  3. Pasien nomor 1853, an. Ny. N, perempuan, usia 54 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  4. Pasien nomor 1854, an. Ny. NA, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  5. Pasien nomor 1855, an. Ny. SR, perempuan, usia 61 tahun, penduduk Kelurahan Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  6. Pasien nomor 1856, an. Tn. AD, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  7. Pasien nomor 1857, an. Tn. PP, laki-laki, usia 63 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Awet Muda Narmada dengan kondisi baik;
  8. Pasien nomor 1858, an. Tn. T, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  9. Pasien nomor 1859, an. Ny. SH, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Siloam Mataram dengan kondisi baik;
  10. Pasien nomor 1860, an. Tn. U, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Desa Naru, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1581 dan 1745. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas Sape dengan kondisi baik;
  11. Pasien nomor 1861, an. Ny. T, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Desa Jis, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1581. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas Sape dengan kondisi baik;
  12. Pasien nomor 1862, an. Ny. TL, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  13. Pasien nomor 1863, an. Tn. SJ, laki-laki, usia 64 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  14. Pasien nomor 1864, an. Ny. DI, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Desa Gerung Selatan, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Patuh Patut Patju dengan kondisi baik;
  15. Pasien nomor 1865, an. Tn. IKD, laki-laki, usia 67 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Utara, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  16. Pasien nomor 1866, an. Ny. HRN, perempuan, usia 63 tahun, penduduk Desa Presak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  17. Pasien nomor 1867, an. Ny. A, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Bagik Polak, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  18. Pasien nomor 1868, an. Tn. SAPY, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSI Siti Hajar Mataram dengan kondisi baik;
  19. Pasien nomor 1869, an. Ny. R, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Tanjung dengan kondisi baik;
  20. Pasien nomor 1870, an. Ny. S, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Tanjung dengan kondisi baik;
  21. Pasien nomor 1871, an. Ny. HA, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji dengan kondisi baik;
  22. Pasien nomor 1872, an. Ny. W, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Desa Mamben Daya, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji dengan kondisi baik;
  23. Pasien nomor 1873, an. Ny. S, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Kelurahan Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  24. Pasien nomor 1874, an. Ny. LD, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Desa Tegal Maja, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Tanjung dengan kondisi baik;
  25. Pasien nomor 1875, an. Ny. N, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya dengan kondisi baik;
  26. Pasien nomor 1876, an. Ny. NNRS, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Timur, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  27. Pasien nomor 1877, an. Ny. NMW, perempuan, usia 68 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Selatan, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  28. Pasien nomor 1878, an. Ny. NKM, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Selatan, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  29. Pasien nomor 1879, an. Tn. DU, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  30. Pasien nomor 1880, an. Ny. AR, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  31. Pasien nomor 1881, an. Ny. NDP, perempuan, usia 22 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  32. Pasien nomor 1882, an. Ny. MM, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  33. Pasien nomor 1883, an. Tn. IPW, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik.

Dipermaklumkan beberapa hal sebagai berikut:

  • Berdasarkan hasil klarifikasi terhadap pasien Covid-19 nomor 1817 yang semula diumumkan sebagai penduduk Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, bahwa pasien sesungguhnya berdomisili di Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
  • Berdasarkan hasil klarifikasi terhadap pasien Covid-19 nomor 1824 yang semula diumumkan penduduk Desa Tapir, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat, bahwa pasien sesungguhnya berdomisili di Desa Lekong, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa.

Hari Jum’at ini terdapat penambahan 13 orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif, yaitu :

  1. Pasien nomor 983, an. Ny. SR, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  2. Pasien nomor 1017, an. Ny. K, perempuan, usia 64 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  3. Pasien nomor 1143, an. Tn. LMFK, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Desa Puyung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah;
  4. Pasien nomor 1214, an. Ny. H, perempuan, usia 54 tahun, penduduk Desa Lembah Sari, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat;
  5. Pasien nomor 1288, an. An. CNR, perempuan, usia 7 tahun, penduduk Desa Langko, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat;
  6. Pasien nomor 1514, an. Ny. S, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Desa Parampuan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
  7. Pasien nomor 1517, an. Ny. DMDP, perempuan, usia 34 tahun, penduduk Desa Bug Bug, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat;
  8. Pasien nomor 1635, an. Tn. PJ, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram;
  9. Pasien nomor 1697, an. Tn. DI, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  10. Pasien nomor 1709, an. Tn. M, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  11. Pasien nomor 1717, an. Tn. AM, laki-laki, usia 65 tahun, penduduk Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima;
  12. Pasien nomor 1756, an. Tn. BFA, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  13. Pasien nomor 1758, an. Tn. INAS, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

Hari Jum’at ini juga terdapat penambahan 2 (dua) kasus kematian baru, yaitu :

  1. Pasien nomor 1769, an. Tn. M, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Desa Pringgajurang, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur;
  2. Pasien nomor 1821, an. Tn. LM, laki-laki, usia 75 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien memiliki riwayat komorbid.

Sekda NTB sebagai Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB menghimbau, seluruh masyarakat agar senantiasa tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam seluruh aktifitas sosial dan ekonomi, terutama di tempat-tempat keramaian seperti mall, pasar tradisional dan pusat-pusat perbelanjaan serta di berbagai tempat diselenggarakannya kegiatan-kegiatan sosial.

“Bagi kita, yang terpenting dapat beradaptasi dengan tatanan baru kehidupan saat ini adalah dengan taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19, agar kita semua dapat tetap beraktifitas, produktif, sehat dan aman di tengah pandemi ini,” katanya.

Ditegaskan, protokol kesehatan dan pencegahan ini harus terus kita terapkan secara disiplin dan ketat sampai vaksin atau obat Covid-19 ditemukan, agar kasus positif baru dan korban meninggal dapat benar-benar kita tekan dan hentikan.

Selain itu untuk memaksimalkan upaya pencegahan, diharapkan kepada masyarakat untuk dapat kooperatif terhadap kegiatan contact tracing yang dilakukan oleh petugas. Serta tidak boleh ada stigma negatif jika ada di antara warga kita atau tetangga yang terkonfirmasi positif.

“Mari kita terus memperkuat kolaborasi, kerja sama dan tetap semangat untuk melakukan pembinaan, sosialisasi dan edukasi secara humanis dan persuasif untuk meminimalisir jatuhnya korban akibat Covid-19,” kata Lalu Gita Aryadi

AYA/Rr

 Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

 Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 08180211 8119.

 




Pemprov Akan Lakukan Tracing dan Swab Gratis untuk Pedagang di Pasar

Tim Gugus Tugas telah menemukan empat pasien Covidi-19 yang tertular di pasar tradisional. Salah satu dari pasien tersebut dinyatakan meninggal

MATARAM.lombokjournal.com — Pemerintah Provinsi melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan dengan melibatkan TNI dan Polri,  pada hari Selasa (28/07/20), akan melakukan Tracing kontak kepada pegawai serta pedagang  yang ada di pasar Kebon Roek Ampenan, Mataram.

“Kita besok itu tracing dulu karena ternyata dari data kita, ada pasien-pasien positif dari yang bekerja di sekitar pasar  Kebon Roek,” ujar Kepala Dinas Kesehatan, Nurhandini Eka Dewi usai menggelar rapat di Kantor Gunernur NTB, Jumat (24/07/20).

Nurhandini menjelaskan, jika akan mulai traching kepada orang-orang terdekat pasien yang bekerja di pasar Kebon Roek, tak terkecuali tracing juga akan dilakukan kepada para pedagang yang ada di pasar tersebut.

“Kita mulai dari tracing hari Selasa, di satu tempat sebanyak 300  orang yang akan dites, seperti tes Swab guna mengetahui apa ada yang reaktif atau tidak dan tes itu akan kita lakukan sehari saja dalam satu gerakan,”ujar Eka sapaan akrabnya

Sebelumnya Tim Gugus Tugas telah menemukan empat pasien Covid-19 yang tertular di pasar tradisional. Salah satu dari pasien tersebut dinyatakan meninggal.

“Data kita yang bekerja di Kebon Roek itu positif, kalau di Mandalika ada dua, satu meninggal  dan sekarang ada 4 orang di Kebon Roek. Ini posisi sekarang terkena di pasar,” katanya.

Petugas kesehatan yang akan diterjunkan untuk mengambil swab dan rapid test sebanyak 12 orang.

“Ada 12 tenaga kesehatan yang sudah kita latih itu nanti yang akan kita turunkan,” katanya.

AYA




UPDATE Covid-19: Hari Kamis, 23 Juli 2020, Bertambah 28 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 16 Orang, Kasus kematian 5 (lima) Orang

Ditekankan hal terpenting, agar kita  beradaptasi dengan tatanan baru kehidupan saat ini adalah dengan taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19

MATARAM.lombokjournal.com – Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD R. Soedjono Selong, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir, dan Laboratorium TCM RSUD Praya mengkonfirmasi, ada tambahan 33 pasien positif Covid-19, dan pasien yang dinyatakan sembuh 13 orang.

Lalu Gita Aryadi

Siaran pers hari Kammis (23/07/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. HL Gita Ariadi, M.Si menjelaskan, telah sebanyak 268 sampel dengan hasil 205 sampel negatif, 35 sampel positif ulangan, dan 28 sampel kasus baru positif Covid-19, pasien sembuh 16 orang,  kasus kematian 5 (lima) orang.

Dijelaskan,  adanya tambahan 28 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 16 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Kamis  (23/7/2020) sebanyak 1.850 orang, dengan perincian 1.162 orang sudah sembuh, 103 meninggal dunia, serta 585 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Diharapkan petugas kesehatan di Kabupaten/Kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus Covid-19.

TAMBAHAN 28 PASIEN POSITIF COVID-19, PASIEN SEMBUH 16 ORANG, KEMATIAN BARU 5 (LIMA) ORANG

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 1823, an. Ny. HS, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Menala, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asyifa dengan kondisi baik;
  2. Pasien nomor 1824, an. Ny. MBS, perempuan, usia 49 tahun, penduduk Desa Tapir, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1644. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Asyifa dengan kondisi baik;
  3. Pasien nomor 1825, an. Ny. S, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya dengan kondisi baik;
  4. Pasien nomor 1826, an. Ny. MHN, perempuan, usia 52 tahun, penduduk Desa Taman Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19;
  5. Pasien nomor 1827, an. An. ASP, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Bima dengan kondisi baik;
  6. Pasien nomor 1828, an. Ny. DA, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu Selatan, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Bima dengan kondisi baik;
  7. Pasien nomor 1829, an. Ny. N, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Bima dengan kondisi baik;
  8. Pasien nomor 1830, an. Ny. AS, perempuan, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu Utara, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerahterjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Bima dengan kondisi baik;
  9. Pasien nomor 1831, an. Ny. N, perempuan, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Mande, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi.Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Bima dengan kondisi baik;
  10. Pasien nomor 1832, an. Ny. ER, perempuan, usia 58 tahun, penduduk Kelurahan Sadia,Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkitCovid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat inidirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Bima dengan kondisi baik;
  11. Pasien nomor 1833, an. Tn. F, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Nae, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Bima dengan kondisi baik;
  12. Pasien nomor 1834, an. Tn. IGM, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19;
  13. Pasien nomor 1835, an. Tn. A, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk berdomisili di Kelurahan Cakranegara Selatan, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji dengan kondisi baik;
  14. Pasien nomor 1836, an. Ny. N, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Desa Pringgabaya, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  15. Pasien nomor 1837, an. Tn. A, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Desa Masbagik, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  16. Pasien nomor 1838, an. Ny. R, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Desa Masbagik Utara, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1248. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  17. Pasien nomor 1839, an. Ny. S, perempuan, usia 53 tahun, penduduk Desa Dasan Geres, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  18. Pasien nomor 1840, an. An. QRR, perempuan, usia 3 tahun, penduduk Desa Gerung Utara, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1395. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  19. Pasien nomor 1841, an. Ny. R, perempuan, usia 70 tahun, penduduk Desa Gerung Utara, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1395. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  20. Pasien nomor 1842, an. Nn. SA, perempuan, usia 19 tahun, penduduk Desa Jagaraga, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  21. Pasien nomor 1843, an. Ny. BDW, perempuan, usia 41 tahun, penduduk Desa Barejulat, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya dengan kondisi baik;
  22. Pasien nomor 1844, an. Ny. IH, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Desa Batuyang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19;
  23. Pasien nomor 1845, an. Ny. M, perempuan, usia 66 tahun, penduduk Desa Banjar Sari, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien meninggal dan dilakukanatalaksana Covid-19;
  24. Pasien nomor 1846, an. Ny. BS, perempuan, usia 58 tahun, penduduk Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya dengan kondisi baik;
  25. Pasien nomor 1847, an. Ny. PAP, perempuan, usia 21 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1622. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  26. Pasien nomor 1848, an. Ny. Z, perempuan, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik; dengan kondisi baik;
  27. Pasien nomor 1849, an. Tn. LW, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  28. Pasien nomor 1850, an. An. AAM, laki-laki, usia 2 tahun, penduduk Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik.

Hari Kamis terdapat penambahan 16 orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif, yaitu :

  1. Pasien nomor 942, an. Ny. SH, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram;
  2. Pasien nomor 1135, an. Tn. FR, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  3. Pasien nomor 1209, an. Tn. M, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Desa Mamben Lauk, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur;
  4. Pasien nomor 1234, an. Tn. RK, laki-laki, usia 49 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram;
  5. Pasien nomor 1328, an. Ny. NPCPD, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  6. Pasien nomor 1340, an. Ny. UR, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  7. Pasien nomor 1370, an. Tn. M, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  8. Pasien nomor 1398, an. Ny. MK, perempuan, usia 69 tahun, penduduk Kelurahan Pejanggik, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  9. Pasien nomor 1478, an. Tn. A, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Karumbu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima;
  10. Pasien nomor 1531, an. Tn. IWKP, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  11. Pasien nomor 1543, an. Ny. SK, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram;
  12. Pasien nomor 1572, an. Ny. RA, perempuan, usia 21 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  13. Pasien nomor 1573, an. Ny. MAJ, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram;
  14. Pasien nomor 1653, an. Ny. NWS, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram;
  15. Pasien nomor 1667, an. An. NLH, perempuan, usia 2 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Timur, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram;
  16. Pasien nomor 1682, an. Ny. S, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Lingkar Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Hari Kamis ini juga terdapat penambahan 5 (lima) kasus kematian baru, yaitu :

  1. Pasien nomor 1748, an. Ny. K, perempuan, usia 21 tahun, penduduk Desa Mamben Lauk, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Pasien memiliki penyakit komorbid;
  2. Pasien nomor 1826, an. Ny. MHN, perempuan, usia 52 tahun, penduduk Desa Taman Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien memiliki penyakit komorbid;
  3. Pasien nomor 1834, an. Tn. IGM, perempuan, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid;
  4. Pasien nomor 1844, an. Ny. IH, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Desa Batuyang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Pasien memiliki penyakit komorbid;
  5. Pasien nomor 1845, an. Ny. M, perempuan, usia 66 tahun, penduduk Desa Banjar Sari, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Pasien memiliki penyakit komorbid.

Sekda NTB sebagai Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 NTB, Lalu Gita Aryadi menghimbau, agar masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam seluruh aktifitas sosial dan ekonomi, terutama di tempat-tempat keramaian seperti mall, pasar tradisional dan pusat-pusat perbelanjaan serta diberbagai tempat diselenggarakannya kegiatan-kegiatan sosial.

Ditekankan hal terpenting, agar kita  beradaptasi dengan tatanan baru kehidupan saat ini adalah dengan taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19, agar kita semua dapat tetap beraktifitas, produktif, sehat dan aman di tengah pandemi ini.

“Tidak boleh ada stigma negatif jika ada diantara warga kita atau tetangga yang terkonfirmasi positif. Mereka semua harus kita bantu dan berikan motivasi agar cepat sembuh, seraya kita semua tetap disiplin menjaga kesehatan sesuai protokol yang telah ditetapkan,” Lalu Gita Aryadi..

AYA/Rr

 Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

 Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 08180211 8119.

 




UPDATE Covid-19: Hari Rabu, 22 Juli 2020, Bertambah 33 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 13 Orang

Hari Rabu ini penambahan kasus baru positif Covid-19 di Kabupaten Sumbawa cukup tinggi, yakni sebanyak 17 orang. Selain itu, Kota Bima yang awalnya dalam kategori zona hijau juga telah berubah menjadi zona kuning

 MATARAM.lombokjournal.com – Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, dan Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir mengkonfirmasi, ada tambahan 33 pasien positif Covid-19, dan pasien yang dinyatakan sembuh 13 orang.

Lalu Gita Ariadi

Siaran pers hari Rabu (22/07/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. HL Gita Ariadi, M.Si menjelaskan, telah diperiksa sebanyak 528 sampel dengan hasil 471 sampel negatif, 24 sampel positif ulangan, dan 33 sampel kasus baru positif Covid-19, pasien sembuh 13 orang, tidak ada kasus kematian.

Dijelaskan,  adanya tambahan 33 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 13 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (22/7/2020) sebanyak 1.822 orang, dengan perincian 1.146 orang sudah sembuh, 98 meninggal dunia, serta 578 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

TAMBAHAN 33 PASIEN POSITIF COVID-19, PASIEN SEMBUH 13 ORANG, TIDAK ADA KEMATIAN BARU

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 1790, an. Ny. N, perempuan, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Sayang Sayang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  2. Pasien nomor 1791, an. Tn. AES, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk ber-KTP Kelurahan Selong, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pasien berdomisili di Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  3. Pasien nomor 1792, an. Ny. NR, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Tonda, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sondosia dengan kondisi baik;
  4. Pasien nomor 1793, an. Tn. A, laki-laki, usia 23 tahun, Desa Rade, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sondosia dengan kondisi baik;
  5. Pasien nomor 1794, an. Tn. IYR, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Desa Pesa, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sondosia dengan kondisi baik;
  6. Pasien nomor 1795, an. Ny. B, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Desa Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Sumbawa dengan kondisi baik;
  7. Pasien nomor 1796, an. Ny. M, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Desa Dalam, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD H.L. Manambai Abdulkadir dengan kondisi baik;
  8. Pasien nomor 1797, an. Tn. AA, laki-laki, usia 59 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1562. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Sumbawa dengan kondisi baik;
  9. Pasien nomor 1798, an. Tn. A, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1562. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Sumbawa dengan kondisi baik;
  10. Pasien nomor 1799, an. Ny. H, perempuan, usia 64 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1562. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD H.L. Manambai Abdulkadir dengan kondisi baik;
  11. Pasien nomor 1800, an. Tn. I, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1562. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Sumbawa dengan kondisi baik;
  12. Pasien nomor 1801, an. Ny. K, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1562. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Sumbawa dengan kondisi baik;
  13. Pasien nomor 1802, an. Ny. KH, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1562. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Sumbawa dengan kondisi baik;
  14. Pasien nomor 1803, an. Ny. M, perempuan, usia 55 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1562. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Sumbawa dengan kondisi baik;
  15. Pasien nomor 1804, an. Ny. M, perempuan, usia 55 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1562. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Sumbawa dengan kondisi baik;
  16. Pasien nomor 1805, an. Ny. M, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1562. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD H.L. Manambai Abdulkadir dengan kondisi baik;
  17. Pasien nomor 1806, an. Ny. M, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1562. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD H.L. Manambai Abdulkadir dengan kondisi baik;
  18. Pasien nomor 1807, an. Ny. N, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1562. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Sumbawa dengan kondisi baik;
  19. Pasien nomor 1808, an. Ny. N, perempuan, usia 49 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1562. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Sumbawa dengan kondisi baik;
  20. Pasien nomor 1809, an. Ny. R, perempuan, usia 49 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1562. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Sumbawa dengan kondisi baik;
  21. Pasien nomor 1810, an. Ny. S, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan kedaerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1562. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Sumbawa dengan kondisi baik;
  22. Pasien nomor 1811, an. Ny. S, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Desa Brang Kolong,Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1562. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD H.L. Manambai Abdulkadir dengan kondisi baik;
  23. Pasien nomor 1812, an. Ny. NA, perempuan, usia 44 tahun, penduduk Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Siloam Mataram dengan kondisi baik;
  24. Pasien nomor 1813, an. Ny. EDN, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Desa Langko,Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSAD Wirabhakti Mataram dengan kondisi baik;
  25. Pasien nomor 1814, an. Tn. JH, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSAD Wirabhakti Mataram dengan kondisi baik;
  26. Pasien nomor 1815, an. Ny. DMS, perempuan, usia 46 tahun, penduduk Desa Dasan Tapen, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSAD Wirabhakti Mataram dengan kondisi baik;
  27. Pasien nomor 1816, an. Tn. DMG, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Desa Dasan Tapen, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSAD Wirabhakti Mataram dengan kondisi baik;
  28. Pasien nomor 1817, an. Ny. WMN, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSAD Wirabhakti Mataram dengan kondisi baik;
  29. Pasien nomor 1818, an. Ny. N, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Desa Beleke, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  30. Pasien nomor 1819, an. Tn. ABS, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Desa Suryawangi, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSJ Mutiara Sukma dengan kondisi baik;
  31. Pasien nomor 1820, an. Ny. DES, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Desa Midang, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid19 nomor 1638. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  32. Pasien nomor 1821, an. Tn. LM, laki-laki, usia 75 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  33. Pasien nomor 1822, an. Tn. AHDH, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Warga Negara Asing. Pasien berdomisili Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik;

Hari Rabu terdapat penambahan 13 (tiga belas) orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif, yaitu;

  1. Pasien nomor 981, an. Ny. HKYQ, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Pejanggik, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  2. Pasien nomor 1215, an. Ny. IWSFW, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat;
  3. Pasien nomor 1315, an. Ny. LM, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Warga Negara Asing. Pasien merupakan pelaku perjalanan yang lama tinggal di Kabupaten Lombok Barat;
  4. Pasien nomor 1316, an. Tn. SM, laki-laki, usia 63 tahun, penduduk Warga Negara Asing. Pasien merupakan pelaku perjalanan yang lama tinggal di Kabupaten Lombok Barat;
  5. Pasien nomor 1364, an. Tn. IWW, laki-laki, usia 56 tahun, penduduk Desa Lingsar, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat;
  6. Pasien nomor 1366, an. Ny. A, perempuan, usia 54 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  7. Pasien nomor 1417, an. Tn. REP, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Desa Mekar Sari, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat;
  8. Pasien nomor 1470, an. Tn. S, laki-laki, usia 59 tahun, penduduk Desa Peteluan Indah, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat;
  9. Pasien nomor 1547, an. Tn. PB, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur;
  10. Pasien nomor 1569, an. Ny. RA, perempuan, usia 76 tahun, penduduk Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  11. Pasien nomor 1576, an. Ny. NA, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Labuapi, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
  12. Pasien nomor 1640, an. Tn. PBM, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk wilayah Puskesmas Tanjung, Kabupaten Lombok Utara;
  13. Pasien nomor 1727, an. Ny. P, perempuan, usia 34 tahun, penduduk Desa Beleke, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.

Sekda NTB sebagai Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19, Lalu Gita Aryadi mengingatkan, hari Rabu ini penambahan kasus baru positif Covid-19 di Kabupaten Sumbawa cukup tinggi, yakni sebanyak 17 orang. Selain itu, Kota Bima yang awalnya dalam kategori zona hijau juga telah berubah menjadi zona kuning.

“Artinya kita semua tidak boleh lengah dan harus tetap waspada,” katanya.

Sekda menghimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam seluruh aktifitas sosial, selalu menggunakan masker ketika berada di luar rumah, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Pencegahan dan disiplin pada protokol Covid-19 ini harus dilakukan secara kolektif dan gotong royong oleh seluruh masyarakat, baik di rumah tangga, lingkungan desa/kelurahan maupun ditempat-tempat keramaian, area publik, pasar dan perkantoran.

“Tidak boleh ada stigma negatif jika ada diantara warga kita atau tetangga yang terkonfirmasi positif. Mereka semua harus kita bantu dan berikan motivasi agar cepat sembuh, seraya kita semua tetap disiplin menjaga kesehatan sesuai protokol yang telah ditetapkan,” kata Lalu Gita Ayadi.

AYA/Rr

 Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

 Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 08180211 8119.