UPDATE Covid-19: Hari Minggu, 13 Desember 2020, Bertambah 38 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 4 (Empat) Orang, Tidak Ada Kasus Kematian

MATARAM.lombokjournal.com –

Laboratorium PCR RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD Dr. R. Soedjono Selong, Laboratorium TCM RSUD Dompu dan Laboratorium TCM RSUD Bima mengkonfirmasi ada tambahan 38 kasus baru terkonfirmasi Covid-19.

H. Lalu Gita Aryadi

Dalam siaran pers, Minggu (13/12/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB, DRS Lalu Gita Aryadi, M.Si menjelaskan, telah di[eriksa sebanyak 146 sampel dengan hasil 103 sampel negatif, 5 (lima) sampel positif ulangan, dan 38 sampel kasus baru positif Covid-19, 4 (empat) pasien sembuh, Tidak ada kasus kematian.

Dengan adanya tambahan 38 kasus baru terkonfirmasi positif, 4 (empat) tambahan sembuh baru, dan

tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Minggu (13/12/20) sebanyak 5.068 orang, dengan perincian 4.324 orang sudah sembuh, 266 meninggal dunia, serta 478 orang masih positif.

“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata Lalu Gia Aryadi.

Tambahan 38 kasus baru positif Covid-19, Pasien Sembu 4 (empat) orang, tidak ada kasuss kematian

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 5031, an. ESH, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat;
  2. Pasien nomor 5032, an. G, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat;
  3. Pasien nomor 5033, an. I, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Lompo, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat;
  4. Pasien nomor 5034, an. M, perempuan, usia 37 tahun, penduduk Kelurahan Lepadi, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dompu;
  5. Pasien nomor 5035, an. A, laki-laki, usia 68 tahun, penduduk Kelurahan Kandai II, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dompu;
  6. Pasien nomor 5036, an. R, perempuan, usia 54 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Siloam Mataram;
  7. Pasien nomor 5037, an. JN, laki-laki, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Siloam Mataram;
  8. Pasien nomor 5038, an. FJCD, laki-laki, usia 81 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Siloam Mataram;
  9. Pasien nomor 5039, an. HA, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Harapan Keluarga Mataram;
  10. Pasien nomor 5040, an. UJ, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Batu Tulis, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Harapan Keluarga Mataram;
  11. Pasien nomor 5041, an. H, perempuan, usia 54 tahun, penduduk Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Harapan Keluarga Mataram;
  12. Pasien nomor 5042, an. N, laki-laki, usia 44 tahun, penduduk Desa Bagik Polak Barat, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Harapan Keluarga Mataram;
  13. Pasien nomor 5043, an. R, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Harapan Keluarga Mataram;
  14. Pasien nomor 5044, an. TK, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Harapan Keluarga Mataram;
  15. Pasien nomor 5045, an. JH, laki-laki, usia 63 tahun, penduduk Desa Bugbug, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Harapan Keluarga Mataram;
  16. Pasien nomor 5046, an. S, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Harapan Keluarga Mataram;
  17. Pasien nomor 5047, an. RM, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Desa Rumbuk Timur, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Harapan Keluarga Mataram;
  18. Pasien nomor 5048, an. EIC, laki-laki, usia 45 tahun, penduduk Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 4938. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Sumbawa;
  19. Pasien nomor 5049, an. S, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 4938. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Sumbawa;
  20. Pasien nomor 5050, an. KZC, laki-laki, usia 12 tahun, penduduk Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 4938. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Sumbawa;
  21. Pasien nomor 5051, an. ES, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Desa Lagam, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa dan Puskesmas Lopok;
  22. Pasien nomor 5052, an. PI, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Desa Labuan Kuris, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa dan Puskesmas Lape;
  23. Pasien nomor 5053, an. WDA, laki-laki, usia 20 tahun, penduduk Desa Labuan Mapin, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa dan Puskesmas Alas Barat;
  24. Pasien nomor 5054, an. FA, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit II Sumbawa;
  25. Pasien nomor 5055, an. ES, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Desa Maronge, Kecamatan Maronge, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Maronge;
  26. Pasien nomor 5056, an. PMA, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram;
  27. Pasien nomor 5057, an. IGAMPS, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram;
  28. Pasien nomor 5058, an. DWU, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Pejanggik, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram;
  29. Pasien nomor 5059, an. IGBS, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram;
  30. Pasien nomor 5060, an. BLES, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram;
  31. Pasien nomor 5061, an. IA, perempuan, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Nyiur Tebel, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R. Soedjono Selong;
  32. Pasien nomor 5062, an. N, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Desa Rumbuk, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R. Soedjono Selong;
  33. Pasien nomor 5063, an. A, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Pauk Motong, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R. Soedjono Selong;
  34. Pasien nomor 5064, an. H, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R. Soedjono Selong;
  35. Pasien nomor 5065, an. MAM, laki-laki, usia 11 tahun, penduduk Desa Sandubaya, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 4877. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R. Soedjono Selong;
  36. Pasien nomor 5066, an. U, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Bima;
  37. Pasien nomor 5067, an. A, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Sangia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Bima;
  38. Pasien nomor 5068, an. PAYP, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Harapan Keluarga Mataram.

Hari Minggu ini terdapat 4 (empat) penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19, yaitu :

  1. Pasien nomor 4766, an. K, perempuan, usia 53 tahun, penduduk Desa Kembang Sari, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur;
  2. Pasien nomor 4951, an. N, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Tanjung, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur;
  3. Pasien nomor 4952, an. KN, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Rumbuk, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur;Pasien nomor 4952, an. KN, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Rumbuk, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur.

Rr/Aya.

 Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

 Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.




HUT NTB  Ke-62 Dirayakan Dalam Ruangan, Dengan Protokol Covid-19

Baik lokasi maupun pemberlakuan protocol Kesehatan itu untuk menghindari penyebaran Covid-19

MATARAM.lombokjournal.com

Provinsi NTB akan mencapai usianya yang ke-62 pada tanggal 17 Desember mendatang. Persiapan terus dilakukan oleh Pemprov NTB untuk merayakan HUT ke-62 di tahun ini.

Namun demikian, Pemprov tidak serta merta melupakan bahwa Indonesia termasuk NTB masih dalam masa pandemi.

Karena itu, Pemprov NTB merancang peringatan HUT yang ke-62 lokasi indoor dan dengan sepenuhnya menerapkan protokol covid-19  secara ketat.

Hal ini disampaikan Karo Humas dan Protokol, Najamudin Ammy S.Sos, M.M.  yang juga selaku Sekretaris pada pelaksanaan Hut NTB tahun ini.

Sekda NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si mengatakan, seluruh peserta maupun petugas upacara dalam rangka memperingati HUT ke-62 Provinsi NTB dipastikan dalam keadaan sehat dan tidak terpapar oleh Covid-19.

Selain itu, banyak hal-hal yang berbeda pada acara yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 Desember mendatang, mulai dari pengurangan petugas upacara, hingga terbatasnya tamu  maksimal 100.

“Kalau tahun-tahun sebelumnya, Gubernur NTB periode-periode sebelumnya dihadirkan, namun dalam situasi ini, kita lakukan dengan cara virtual,” terang Sekda pada acara rapat persiapan HUT ke-62 NTB di RRU Kantor Gubernur, Sabtu (12/12/20).

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari penyebaran Covid-19 pada saat berlangsungnya acara yang dinantikan ini.

Ia juga mejelaskan bahwa acara peringatan HUT ke-62 ini dilaksanakan di dalam ruangan, mengambil tempat di Gedung Graha Bhakti Praja Kompleks Kantor Gubernur.

“Kalau kita buat acara di lapangan, itu akan mengundang kerumunan, oleh karenanya, acara dilaksanakan di dalam ruangan, jadi tidak ada was-was lagi, mau angin mau hujan dan lain sebagainya, tidak khawatir ” jelasnya.

Sebelum puncak acara, mulai tanggal 14 hingga 16 Desember akan diadakan berbagai kegiatan, mulai dari pameran produk-produk lokal, pasar murah oleh Dinas Ketahanan Pangan di Lapangan Jaka Mandala,  seminar literasi, hingga pengenalan program-program unggulan hingga Lounching NTB Mall tanggal 16 Agustus. Oleh Dinas Perdagangan.

Tidak hanya itu, video pendek yang berisi program-program di tahun sebelumnya harus ditampilkan.

Mulai dari penanganan gempa, pencegahan Covid-19,  hingga prestasi NTB di tengah pandemi harus ditampilkan sebelum puncak HUT NTB tanggal 17 Desember mendatang.

Pelaksanaan HUT NTB ini akan disiarkan langsung di akun Facebook  (FB) Humas NTB secara live streaming. Semua OPD dan  10 Kabupaten/Kota bisa mengikuti secara virtual.

Sekda NTB juga meminta kekompakan para Pimpinan OPD Lingkup Provinsi untuk turut serta memeriahkan acara ini dengan memberikan persembahan masing-masing sesuai dengan programnya.

“OPD diperkenankan melaksanakan rangkaian kegiatan secara sederhana, tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Rr/HmsNTB




Era ‘Ageing Population’, Mendorong Pengembangan Jaminan Sosial Kesehatan

Jumlah peserta JKN-KIS berusia di atas 60 tahun saat ini mencapai 27 juta jiwa. Risiko akan penyakit kronik degeneratif —  hipertensi, artritis, stroke, PPOK, diabetes melitus, kanker, penyakit jantung koroner, batu ginjal, gagal ginjal dan gagal jantungdalam — usia tersebut sangat tinggi

MATARAM.lombokjournal.com

Indonesia saat ini tengah memasuki periode ageing population, suatu kondisi proporsi penduduk lansia di suatu daerah mengalami peningkatan secara progresif.

Sensus Sosial Ekonomi Nasional 1 (Susenas) tahun 2015 menunjukkan, jumlah lansia sebesar 21,72 juta jiwa atau 8,43 persen dari jumlah penduduk.

Kondisi itu menjadi tantangan dalam pengelolaan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Menurut proyeksi penduduk dari BPS, diperkirakan pada tahun 2020 penduduk lansia akan mencapai 27,09 juta atau 9,99 perssen dari jumlah penduduk, dan pada tahun 2035 sebesar 48,20 juta atau 15,77 persen dari jumlah penduduk,” kata Fachmi dalam keterangan tertulis yang diterima media, Kamis (10/12/20).

Dalam webinar yang diselenggarakan International Social Security Association (ISSA) bertemakan The Long-Term Care Challenge In Europe-Innovative Solutions In A Comparative Perspective, Rabu (09/12/20) Fachmi Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2015.

“Diperkirakan pada tahun 2050 penduduk lansia mencapai 61,7 juta atau 19,2 persen dari jumlah penduduk,” ungkapnya.

Tantangan ageing population

Saat ini jumlah peserta JKN-KIS berusia di atas 60 tahun mencapai 27 juta jiwa. Risiko akan penyakit kronik degeneratif dalam usia tersebut sangat tinggi.

Berdasarkan Riskesdas 2013, 10 penyakit kronik degeneratif terbanyak pada lansia adalah hipertensi, artritis, stroke, PPOK, diabetes melitus, kanker, penyakit jantung koroner, batu ginjal, gagal ginjal dan gagal jantung.

Kecenderungan yang ada, semakin meningkat usia maka semakin meningkat pula prevalensi penyakitnya.

Namun Pemerintah Indonesia saat ini telah memastikan kebutuhan dasar kesehatan khususnya bagi peserta lansia sudah terpenuhi.

Tantangan ageing population mendorong pengembangan jaminan sosial.

Bagaimana jaminan sosial memenuhi kebutuhan yang meningkat bukan hanya pada layanan kesehatan dan perawatan sosial jangka panjang (PJP) atau long term care (LTC) dengan cara yang berkelanjutan secara finansial, memadai, dan berkualitas tinggi, jelas Fachmi.

Menurut definisi WHO (2012), perawatan jangka panjang adalah sistem kegiatan-kegiatan terpadu yang dilakukan oleh caregiver informal atau profesional untuk memastikan, lanjut usia yang tidak sepenuhnya mampu merawat diri sendiri, dapat menjaga kualitas tertinggi kehidupannya, sesuai dengan keinginannya, dan dengan kemungkinan terbesar 4 memiliki kebebasan, otonomi, partisipasi, pemenuhan kebutuhan pribadi serta kemanusiaan.

Pentingnya LTC bagi lansia adalah untuk mempertahankan tingkat kemandirian, mengurangi ketergantungan, mencegah komplikasi penyakit atau disabilitas, mencegah kecelakaan, menjaga harga diri dan kualitas hidup, mengurangi rasa sakit, serta merasa bermartabat.

Dengan demikian kualitas hidup lansia dapat dijaga dengan seoptimal mungkin.

“Walaupun implementasi jaminan sosial di Indonesia baru berusia 7 tahun, namun cakupan kepesertaannya sudah besar. Diharapkan melalui diskusi dan kajian bersama negara-negara di dunia terkait jaminan sosial dan penerapan LTC di Indonesia akan semakin optimal dan berkesinambungan,” ungkap Fachmi.

Direktur Utama BPJS Kesehatan saat ini ditunjuk sebagai Ketua Komisi Kesehatan atau Technical Commission on Medical Care and Sickness Insurance ISSA Periode 2020-2022.

Komisi Kesehatan ISSA (TC Health) terdiri dari negara Algeria, Argentina, Belgia, Perancis, Gabon, Georgia, Hungaria, Indonesia, Iran, Kazakhstan, Korea, Peru, Rusia, Rwanda, Turki, dan Uruguay.

TC Health selama periode 2020-2022 memprioritaskan tema pada fenomena ageing population, tantangan perluasan cakupan jaminan sosial dan kompilasi studi terkait hubungan antara Universal Health Coverage (UHC) dengan peningkatan Kohesi Sosial dan Inklusi Sosial.

ega/ega/Detik.news




  UPDATE Covid-19: Hari Jum;at, 11 Desember 2020, Bertambah 37 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 28 Orang, Kasus Kematian 1 (Satu) Orang

MATARAM.lombokjournal.com

Laboratorium PCR RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RS Dr. R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR Prodia Mataram, Laboratorium TCM RSUD Dompu dan Laboratorium TCM RS H.L Manambai Abdulkadir Sumba mengkonfirmasi ada tambahan 37 kasus baru terkonfirmasi Covid-19.

H. Lalu Gita Aryadi

Dalam siaran pers, Jum’at (110/12/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB, DRS Lalu Gita Aryadi, M.Si menjelaskan, telah di[eriksa sebanyak 180 (seratus delapan puluh) sampel dengan hasil 137 (seratus tiga puluh tujuh) sampel negatif, 6 (enam) sampel positif ulangan, dan 37 (tiga puluh tujuh) sampel kasus baru positif Covid-19, 28 pasien sembuh, kasus kematian 1 (satu) orag.

Dengan adanya tambahan 37 (tiga puluh tujuh) kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 28 (dua puluh delapan) tambahan sembuh baru, dan 1 (satu) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Jum’at ini (11/12/20) sebanyak 5.001 (lima ribu satu) orang. Dengan perincian 4.304 (empat ribu tiga ratus empat) orang sudah sembuh, 264 (dua ratus enam puluh empat) meninggal dunia, serta 433 (empat ratus tiga puluh tiga) orang masih positif.

“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Tambahan 37 Kasus Positif Covid-19, Pasien Sembbuh 28 Orang, Kasus Kematian 1 (satu) Orang

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 4965, an. GD, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat;
  2. Pasien nomor 4966, an. H, perempuan, usia 62 tahun, penduduk Desa Sintung, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Awet Muda Narmada;
  3. Pasien nomor 4967, an. MD, perempuan, usia 10 tahun, penduduk Desa Tanjung, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 4879. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R. Soedjono Selong;
  4. Pasien nomor 4968, an. HMS, perempuan, usia 20 tahun, penduduk Desa Geres, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R. Soedjono Selong;
  5. Pasien nomor 4969, an. N, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Desa Adu, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dompu;
  6. Pasien nomor 4970, an. DI, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Kandai II, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dompu;
  7. Pasien nomor 4971, an. M, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Desa Bara, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dompu;
  8. Pasien nomor 4972, an. R, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dompu;
  9. Pasien nomor 4973, an. WASU, laki-laki, usia 20 tahun, penduduk Kelurahan Setanggor, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Bhayangkara Mataram;
  10. Pasien nomor 4974, an. HP, laki-laki, usia 20 tahun, penduduk Desa Jontlak, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Bhayangkara Mataram;
  11. Pasien nomor 4975, an. MRF, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Kelurahan Gerunung, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Bhayangkara Mataram;
  12. Pasien nomor 4976, an. MAIS, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Bhayangkara Mataram;
  13. Pasien nomor 4977, an. ESY, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Bhayangkara Mataram;
  14. Pasien nomor 4978, an. SRU, perempuan, usia 4 tahun, penduduk Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Bhayangkara Mataram;
  15. Pasien nomor 4979, an. J, perempuan, usia 49 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  16. Pasien nomor 4980, an. K, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Menala, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  17. Pasien nomor 4981, an. YMS, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Desa Tambak Sari, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  18. Pasien nomor 4982, an. ZK, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Batu Tering, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Moyo Hulu;
  19. Pasien nomor 4983, an. RK, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Desa Leseng, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Moyo Hulu;
  20. Pasien nomor 4984, an. AS, laki-laki, usia 47 tahun, penduduk Desa Batu Tering, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Moyo Hulu;
  21. Pasien nomor 4985, an. MMT, laki-laki, usia 47 tahun, penduduk Desa Batu Tering, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Moyo Hulu;
  22. Pasien nomor 4986, an. AM, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Desa Batu Tering, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Moyo Hulu;
  23. Pasien nomor 4987, an. S, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit II Sumbawa;
  24. Pasien nomor 4988, an. S, laki-laki, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Pekat, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Sumbawa;
  25. Pasien nomor 4989, an. Y, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Baru, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Alas;
  26. Pasien nomor 4990, an. SH, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Desa Baru, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Alas;
  27. Pasien nomor 4991, an. DN, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Nijang, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unter Iwes;
  28. Pasien nomor 4992, an. EP, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Desa Nijang, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unter Iwes;
  29. Pasien nomor 4993, an. ISS, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Uma Beringin, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unter Iwes;
  30. Pasien nomor 4994, an. FA, perempuan, usia 37 tahun, penduduk Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Labuhan Badas;
  31. Pasien nomor 4995, an. DNA, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Desa Kerato, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unter Iwes;
  32. Pasien nomor 4996, an. HP, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD H.L. Manambai Abdulkadir Sumbawa;
  33. Pasien nomor 4997, an. H, perempuan, usia 49 tahun, penduduk Desa Stowe Brang, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD H.L. Manambai Abdulkadir Sumbawa;
  34. Pasien nomor 4998, an. H, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Darurat Wisma Seganteng Mataram;
  35. Pasien nomor 4999, an. D, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu Utara, Kecamatan Raba, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Penanae;
  36. Pasien nomor 5000, an. MK, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Jatiwangi;
  37. Pasien nomor 5001, an. S, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Santi, KecamatanMpunda, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Mpunda.

Hari ini terdapat 28 (dua puluh delapan) penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid19, yaitu :

  1. Pasien nomor 3781, an. S, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima;
  2. Pasien nomor 4026, an. IPD, perempuan, usia 13 tahun, penduduk Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa;
  3. Pasien nomor 4028, an. AMM, laki-laki, usia 9 tahun, penduduk Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa;
  4. Pasien nomor 4117, an. F, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat;
  5. Pasien nomor 4192, an. YS, perempuan, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa;
  6. Pasien nomor 4205, an. ASS, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Desa Muer, Kecamatan lampang, Kabupaten Sumbawa;
  7. Pasien nomor 4206, an. S, perempuan, usia 14 tahun, penduduk Desa Karang Dima, Kecamatan Labuan Badas, Kabupaten Sumbawa;
  8. Pasien nomor 4622, an. MB, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Desa Gunung Rajak, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur;
  9. Pasien nomor 4659, an. SIL, perempuan, usia 4 tahun, penduduk Desa Boak, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa;
  10. Pasien nomor 4716, an. AK, laki-laki, usia 59 tahun, penduduk Desa Perigi, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur;
  11. Pasien nomor 4718, an. P, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Desa Jenggik, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur;
  12. Pasien nomor 4742, an. N, perempuan, usia 57 tahun, penduduk Desa Lepadi, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu;
  13. Pasien nomor 4748, an. A, laki-laki, usia 47 tahun, penduduk Desa Tembalai, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu;
  14. Pasien nomor 4769, an. MMA, laki-laki, usia 13 tahun, penduduk Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu;
  15. Pasien nomor 4770, an. DR, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Kelurahan Sarae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima;
  16. Pasien nomor 4772, an. A, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Desa Madaprama, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu;
  17. Pasien nomor 4778, an. S, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa;
  18. Pasien nomor 4780, an. H, perempuan, usia 53 tahun, penduduk Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa;
  19. Pasien nomor 4781, an. SK, perempuan, usia 8 tahun, penduduk Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa;
  20. Pasien nomor 4782, an. DK, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Karang Dima, KecamatanLabuhan Badas, Kabupaten Sumbawa;
  21. Pasien nomor 4783, an. WAK, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa;
  22. Pasien nomor 4785, an. RA, laki-laki, usia 15 tahun, penduduk Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa;
  23. Pasien nomor 4819, an. R, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  24. Pasien nomor 4840, an. A, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Kelurahan Karijawa, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu;
  25. Pasien nomor 4841, an. MJ, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Karijawa, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu;
  26. Pasien nomor 4844, an. SM, perempuan, usia 66 tahun, penduduk Desa Daha, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu;
  27. Pasien nomor 4845, an. AH, laki-laki, usia 63 tahun, penduduk Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu;
  28. Pasien nomor 4852, an. A, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa.

Hari Jum’at juga terdapat penambahan 1 (satu) kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 4807, an. G, lakilaki, usia 74 tahun, penduduk Desa Potu, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien memiliki penyakit komorbid dan dilakukan tatalaksana Covid-19.

Rr/Aya

 Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

 Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.




JKN-KIS Menolong Istri Murdika Dari Penyakit Lupus

Dan semua juga sudah tau betapa mahalnya biaya atau harga obat untuk penyakit autoimun atau Lupus

MATARAM.lombokjournal.com

Penyakit lupus atau eritematosus adalah penyakit autoimun kronis yang dapat menyebabkan peradangan di beberpa bagian tubuh, seperti kulit, sendim ginjal, hingga otak.

Lupus sendiri tentunya bisa dialami oleh siapa saja, tetapi lebih sering dialami oleh seorang wanita.

Pada kondisi manusia normal sistem imun tentunya akan melindungi tubuh dari infeksi atau cedera. Tapi saat seseorang mengalami yang namanya penyakit autoimun atau yang kita sering kenal dengan lupus, sistem imunnya justru menyerang sel, jaringan dan orga tubuh yang sehat.

I Made Murdika (47) adalah seorang suami dari Ida Ayu Swendri (45), sang istri Ida Ayu Swendri telah mengidap penyakit lupus sejak tahun 2004 sampai dengan saat ini.

Saat ditemui di tempat kerjanya Made pun menceritakan pengalaman istrinya berobat dengan menggunakan kartu JKN-KIS.

Made sangat terbantu sekali dengan adanya kartu JKN-KIS dari BPJS Kesehatan sehingga pengobatan lupus istrinya dapat di tanggung full oleh BPJS Kesehatan.

“Untungnya kami telah menjadi peserta BPJS Kesehatan,  sehingga semua pengobatan istri saya dapat di tanggung oleh BPJS Kesehatan.” ungkap Made.

Kita pun tau penyakit lupus ini membutuhkan ekstra pengobatan dan perawatan, saya tidak tahu apa jadinya kalau keluarga saya belum terdaftar jadi peserta JKN-KIS, mungkin sudah banyak biaya yang kami keluarkan untuk perawatan dan pembelian obat.

Tentunya kisemua sudah mengetahui bagai mana bahayanya penyakit ini apa bila tidak di tangani dengan baik. Dan semua juga sudah tau betapa mahalnya biaya atau harga obat untuk penyakit autoimun ini.

“Sekarang dalam banyangan saya apa jadinya saya dengan keluarga apa bila tidak terdaftar sebagai peserta JKN-KIS ? tentunya sudah banyak biaya yang saya keluarkan untuk pengobatan istri saya dan mungkin saya pun tidak sanggup untuk biaya perawatan dan pengobatan istri saya jika kami keluarga saya tidak menjadi peserta JKN-KIS.” ujar Made saat ditemui tim Jamkesnews ditempat kerjanya.

I Made Murdika pun menyadari betapa pentingnya jaminan kesehatan untuk kehidupannya dan keluarganya, terkadang kita sedikit agak meremehkan akan pentingnya jaminan kesehatan yang ternyata mempunyai manfaat yang sangat besar.

“Iya, terkadang kita suka teledor dan sedikit meremehkan yang namanya jaminan kesehatan yang sebenarnya itu sangat penting untuk kita dan keluarga karna kita tidak tau apa yang akan terjadi kedepannya,” kata Made.

dh/yn/Jamkesnews




Samsul Akhirnya Percaya, JKN-KIS Jamin Biaya Berobatnya

Banyak penduduk Indonesia yang sudah tertolong oleh program JKN-KIS

MATARAM.lombokjournal.com

Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) semula diragukan oleh Samsul Hadi Setiawan (30).

Samsul masih tidak percaya, dengan iuran yang sedikit, Program JKN-KIS yang diselenggarakan BPJS Kesehatan akan menjamin segala pengobatan seluruh masyarakat. Namun, rasa tidak percayanya terjawab saat Samsul mengalami sakit gigi.

Di temui tim jamkesnews saat berkunjung ke salah satu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) wilayah Kota Mataram, Samsul mengaku dirinya telah mendapatkan manfaat yang dihadirkan oleh Program JKN-KIS.

Ia tak sungkan untuk bercerita tentang pengalaman saat berobat menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) ketika ia mengalami infeksi pada gigi yang membuat Samsul tidak kuat menahan rasa sakit tersebut sehingga memutuskan untuk segera berobat.

“Tiga minggu yang lalu saya sempat mengalami rasa sakit pada gigi geraham, saya tidak kuat untuk menahan rasa sakit itu, karena tidak kuat untuk menahan rasa sakit itu, saya langsung berobat ke Puskesmas Mataram, karena saya memang terdaftar di sana, setelah ditangani oleh dokter gigi, ternyata saya mengalami infeksi pada gusi gigi,” ungkap Samsul.

Penyebab dari infeksi pada gusi gigi yang dialami Samsul Hadi karena terdapat gigi berlubang dan tidak mendapatkan perawatan serta penanganan segera, sehingga menyebabkan infeksi dan harus dilakukan operasi pencabutan gigi.

Ia mengungkapkan bahwa pada saat mendengar hal tersebut tidak ada rasa khawatir tentang biaya operasi pencabutan gigi, karena sebagai peserta dengan status aktif, sehingga seluruh biaya pelayanan kesehatan yang ia peroleh sepenuhnya dijamin program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

“Saya merasa sangat terbantu dengan adanya program JKN-KIS, semua biaya mulai dari awal konsultasi, resep obat hingga operasi pencabutan gigi ditanggung penuh BPJS Kesehatan, saya tidak mengeluarkan biaya sepeserpun,” ujarnya.

Ia pun berharap agar Program JKN-KIS tetap ada di negara Indonesia karena telah banyak penduduk Indonesia yang tertolong oleh program mulian ini.

“Manfaat besar telah saya rasakan, saya harap pogram JKN-KIS semakin dipercaya masyarakan,” tutupnya pada tim Jamkesnews.

dh/yn/Jamkesnews




Tak Seluruh Peserta BPJS Kesehatan Dapat Vaksin Covid-19 Gratis

Keputusan tak memberikan vaksin kepada seluruh peserta PBI karena vaksinasi tidak harus dilakukan kepada seluruh masyarakat

MATARAM.lombokjourna.com

Program penyuntikan vaksin Covid-19 gratis hanya diberikan kepada peserta BPJS Kesehatan tanpa penyakit penyerta (komorbid).

Hal itu diungkapkan Juru bicara Program Vaksinasi, Siti Nadia Tarmizi bahwa yang divaksin yang tidak ada comorbid.

“Yang divaksin itu yang enggak ada comorbid, kan tidak semua orang divaksin. Cakupan vaksinasi minimal 67 persen,” ujar Siti ketika seperti dikutip Tempo.com, Selasa (08/12/20).

Terhitug mulai akhir November 2020, terdapat 96,51 juta orang yang terdaftar di segmen penerima bantuan iuran (PBI) atau mencakup 43,26 persen dari total peserta BPJS Kesehatan yang mencapai sebanyak 223,06 juta.

Namun, Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) belum menyebutkan berapa jumlah peserta PBI tanpa comorbid.

Siti menjelaskan, keputusan tak memberikan vaksin kepada seluruh peserta PBI karena vaksinasi tidak harus dilakukan kepada seluruh masyarakat.

Peserta PBI tanpa comorbid menjadi salah satu lapisan masyarakat yang dipilih pemerintah untuk vaksinasi, beserta beberapa segmen lainnya.

“Sekarang untuk tenaga kesehatan terlebih dahulu. Sasaran program pemerintah pertama adalah tenaga kesehatan, kedua pelayan publik, dan ketiga kelompok rentan termasuk pelaku ekonomi dan PBI,” ujar Siti yang juga Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan.

Rr/Tempo.co




BPJS Kesehatan Terima Recognition Award Dari ASSA

Aplikasi Moniks sangat berguna dalam memantau kerjasama untuk menentukan kebijakan

MATARAM.lombokjournal.com

ASEAN Social Security Association ( ASSA) memberikan Recognition Award kepada BPJS Kesehatan.

Penghargaan itu diberikan dalam acara 37th ASSA Board Meeting yang digelar National Social Security Fund (NSFF) Kamboja secara virtual. Penyerahannya dilakukan oleh Chairman ASSA 2019–2020, Omar Mohd Dali kepada BPJS Kesehatan.

Penghargaan ini diperoleh atas inovasi BPJS Kesehatan dalam menciptakan aplikasi “One Stop Apps: Monitoring of Strategic Cooperation Implementation” atau Aplikasi Monitoring Kerja Sama Strategis (Moniks).

Selain Indonesia, acara penghargaan virtual tersebut juga dihadiri sejumlah negara ASEAN, diantaranya Brunei Darussalam, Malaysia, Thailand, Myanmar, Filipina, Kamboja, Vietnam, dan Laos.

Memantau kemitraan strategis

Aplikasi Moniks  berfungsi untuk memantau secara real-time semua kemitraan strategis BPJS Kesehatan. Kemitraan strategi situ mulai dari institusi, kementerian, dan lembaga nasional maupun internasional.

Kantor Cabang BPJS Kesehatan mencatat pelaksanaan kerja sama di aplikasi Moniks secara kontinu.mulai dari jumlah kerja sama, kemajuan implementasi kerja sama, hingga early warning system masa berakhirnya kerja sama.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris dalam keterangan tertulisnya menjelaskan kemitraannya.

BPJS telah menjalin kemitraan dengan beberapa institusi internasional untuk terus mengoptimalkan kerja sama Kesehatan.

Beberapa diantaranya, adalah National Health Insurance Service (NHIS) Korea Selatan, Japan International Cooperation Agency (JICA), The Health Insurance Review and Assessment Service (HIRA) Korea Selatan, Sosyal Güvenlik Kurumu (SGK) Turki, dan International Social Security Association (ISSA).

“Sampai Oktober 2020, BPJS kesehatan telah menjalin 135 kerja sama dengan berbagai institusi dalam dan luar negeri,” kata Fachmi Idris dalam keterangannya, Rabu (09/12/20).

Fachmi juga menuturkan, aplikasi Moniks sangat berguna dalam memantau kerjasama untuk menentukan kebijakan.

“Penghargaan dari ASSA ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi agar pengelolaan Program JKN-KIS bisa lebih optimal,” imbuhnya.

Rr/bpjs kes




UPDATE Covid-19: Hari Kamis, 10 Desember 2020, Bertambah 34 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 14 Orang, Tidak Ada Kasus Kematian

Adanya tambahan kasus terkonfirmasi positif baru menandakan Covid-19 nyata dan masih harus diwaspadai

MATARAM.lombokjournal.com

Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RS Dr. R. Soedjono Selong dan Laboratorium TCM RS H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa mengkonfirmasi ada tambahan 34 kasus baru terkonfirmasi Covid-19.

Lalu Gita Aryadi

Dalam siaran pers, Kamis (10/12/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB, DRS Lalu Gita Aryadi, M.Si menjelaskan, telah di[eriksa sebanyak 146 sampel dengan hasil 99 sampel negatif, 13 sampel positif ulangan, dan 34 sampel kasus baru positif Covid-19, 14 pasien sembuh, tidak ada kasus kematian.

Dengan adanya tambahan 34 kasus baru terkonfirmasi positif, 14 tambahan sembuh baru dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Kamis (10/12/20) sebanyak 4.964 orang, dengan perincian 4.276 orang sudah sembuh, 263 meninggal dunia, serta 425 orang masih positif.

“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata Lalu Gita Aryadi.

Tambahan 34 Kasus Baru Positif Covid-19, Pasien Sembuh 14 Orang, Tidak Ada Kasus Kematian

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 4931, an. M, laki-laki, usia 49 tahun, penduduk Desa Lape, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa;
  2. Pasien nomor 4932, an. DS, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Desa Sabedo, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Sumbawa;
  3. Pasien nomor 4933, an. A, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Desa Labuhan Mapin, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Alas Barat;
  4. Pasien nomor 4934, an. S, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, KecamatanSumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit II Sumbawa;
  5. Pasien nomor 4935, an. YS, perempuan, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit II Sumbawa;
  6. Pasien nomor 4936, an. LK, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Uma Sima, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit II Sumbawa;
  7. Pasien nomor 4937, an. MS, laki-laki, usia 44 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit II Sumbawa;
  8. Pasien nomor 4938, an. LJS, perempuan, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Sumbawa;
  9. Pasien nomor 4939, an. S, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Desa Baru, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Alas;
  10. Pasien nomor 4940, an. RK, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Desa Baru, Kecamatan Alas,Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Alas;
  11. Pasien nomor 4941, an. A, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Alas;
  12. Pasien nomor 4942, an. DRM, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Desa Luar, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Alas;
  13. Pasien nomor 4943, an. HA, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Alas;
  14. Pasien nomor 4944, an. F, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Labuhan Alas, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Alas;
  15. Pasien nomor 4945, an. I, laki-laki, usia 47 tahun, penduduk Desa Kalabeso, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Buer;
  16. Pasien nomor 4946, an. GS, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Labuhan Badas;
  17. Pasien nomor 4947, an. AH, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Labuhan Badas;
  18. Pasien nomor 4948, an. N, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Labuhan Badas;
  19. Pasien nomor 4949, an. MI, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Labuhan Badas;
  20. Pasien nomor 4950, an. MR, laki-laki, usia 20 tahun, penduduk Desa Labuhan Badas, KecamatanLabuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Labuhan Badas;
  21. Pasien nomor 4951, an. N, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Tanjung, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Dr. R. Soedjono Selong;
  22. Pasien nomor 4952, an. KN, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Rumbuk, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Dr. R. Soedjono Selong;
  23. Pasien nomor 4953, an. I, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Desa Tirtanadi, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Dr. R. Soedjono Selong;
  24. Pasien nomor 4954, an. H, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Tirtanadi, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Dr. R. Soedjono Selong;
  25. Pasien nomor 4955, an. R, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Kembang Kerang, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Dr. R. Soedjono Selong;
  26. Pasien nomor 4956, an. BF, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Rumbuk, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Dr. R. Soedjono Selong;
  27. Pasien nomor 4957, an. A, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Desa Seteluk Tengah, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  28. Pasien nomor 4958, an. DAP, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  29. Pasien nomor 4959, an. EJW, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Dalam, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  30. asien nomor 4960, an. LA, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Desa Beru, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  31. Pasien nomor 4961, an. SH, perempuan, usia 22 tahun, penduduk Desa Beru, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  32. Pasien nomor 4962, an. RK, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Desa Labuhan Mapin, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  33. Pasien nomor 4963, an. AL, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Labuhan Kertasari, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  34. Pasien nomor 4964, an. H, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Kelurahan Menala, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;

Hari Kamis ini terdapat 14 tambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19, yaitu :

  1. Pasien nomor 3341, an. RAP, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Desa Ropang, Kecamatan Ropang, Kabupaten Sumbawa;
  2. Pasien nomor 3690, an. IPP, laki-laki, usia 12 tahun, penduduk Desa Bangsal, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa;
  3. Pasien nomor 3710 an. RS, laki-laki, usia 13 tahun, penduduk Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa;
  4. Pasien nomor 3721, an. MBA, laki-laki, usia 13 tahun, penduduk Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa;
  5. Pasien nomor 3751, an. MN, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Desa Kerato, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa;
  6. Pasien nomor 3753, an. YU, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Desa Mapin Rea, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa;
  7. Pasien nomor 3755, an. MAM, perempuan, usia 20 tahun, penduduk Desa Labuhan Badas, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa;
  8. Pasien nomor 3962, an. A, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Naru, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima;
  9. Pasien nomor 4112, an. MP, perempuan, usia 20 tahun, penduduk Kabupaten Tegal, Jawa Tengah;
  10. Pasien nomor 4130, an. FR, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Desa Tenga, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima;
  11. Pasien nomor 4229, an. SD, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Naru, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima;
  12. Pasien nomor 4247, an. N, perempuan, usia 56 tahun, penduduk Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat;
  13. Pasien nomor 4482, an. P, perempuan, usia 45 tahun, penduduk Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa;
  14. Pasien nomor 4768, an. I, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Jatisela, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat.

Lalu Gita Aryadi mengatakan, adanya tambahan kasus terkonfirmasi positif baru menandakan Covid-19 nyata dan masih harus diwaspadai.

Dikatakan, hari ini tambahan pasien positif baru terkonfirmasi Covid-19 didominasi di Pulau Sumbawa.

“Diharapkan contac tracing terhadap pasien positif baru ini dapat berjalan baik dan maksimal, agar peyebaran virus ini segera dapat ditekan dan terkendali,” kata Lalu Gita..

Masyarakat  dihimbau senantiasa tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam seluruh aktifitas sosial dan ekonomi, terutama di tempat-tempat keramaian seperti mall, pasar tradisional dan pusatpusat perbelanjaan serta diberbagai tempat diselenggarakannya kegiatan-kegiatan sosial.

Rr/Aya

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.




Kompetisi BPJS Visualthon 2020, Kembangkan Inovasi Digital

MATARAM.lombokjournal.com  –

Generasi milenial yang ahli di bidang teknologi informasi (TI) ditantang untuk menyalurkan ide terbaiknya demi kemajuan teknologi di bidang pelayanan kesehatan

Kepala Humas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS) Kesehatan M Iqbal Anas Ma’ruf mengatakan, pihaknya menyadari pengadopsian teknologi di bidang jaminan pelayanan kesehatan sangat penting.

Muhamad Iqbal Annas Maruf

BPJS Kesehatan bekerja sama dengan KUMPUL menginisiasi ajang bertajuk “BPJS Visualthon 2020” guna menciptakan inovasi digital.

Hal ini tidak terlepas dari adanya perubahan perilaku dan gaya hidup masyarakat Indonesia yang serba mobile dan digital.

Kompetisi ini diharapkan memberikan solusi bagi dan kemudahan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Dengan demikian, meski di tengah pandemi saat ini, harapannya generasi milenial yang ahli di bidang teknologi informasi (TI) dapat berkontribusi untuk menyalurkan ide terbaiknya demi kemajuan teknologi di bidang pelayanan kesehatan,” ungkapnya keterangan tertulis yang diterima media, Selasa (08/12/20).

Iqbal mengatakan, kompetisi ini dimaksudkan pula untuk menggali kreativitas dan inovasi melalui pengolahan dan visualisasi data.

Tujuannya suapaya dapat menghadirkan solusi yang dihadapi BPJS Kesehatan dalam pengelolaan data terkait pelaksanaan Program JKN-KIS.

Hal tersebut BPJS Kesehatan lakukan sebagai upaya memprioritaskan kepuasan dan kenyamanan para peserta program JKN-KIS dalam mengakses layanan kesehatan.

Program ini ditujukan untuk developer, data scientist, praktisi TI, maupun kalangan umum, baik individu atau tim.

“Jadi bagi Anda warga negara Indonesia yang memiliki minat pada data intelligence, passion pada pengolahan data dengan approach yang kreatif dan inovatif, silakan mengikuti BPJS Visualthon 2020,” ujarnya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Melalui tahapan Hackathon dan Final Demo Day, para peserta akan ditantang untuk membangun dashboard dengan visual data terbaik, kreatif, dengan fitur dan kegunaan yang tepat dan menarik.

Tiga visualisasi data terbaik akan mendapatkan hadiah menarik dari BPJS Kesehatan.

Peserta dapat berpartisipasi dengan maksimal tiga orang atau sendiri, dan mendaftar di BPJS Visualthon 2020. Pendaftaran dibuka mulai Jumat-Senin, 4-14 Desember 2020 melalui laman visualthon2020.bpjs-kesehatan.go.id.

Rr