Pasien Positif Covid-19, Minggu, Bertambah 14 Orang

MATARAM.lombokjournal.com

Dari pemeriksaan laboratorium di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada  181 sampel, telah dikonfirmasi adanya penambahan 14 pasien positif Covid-19 di NTB, hari Minggu (06/06/21).

Pemeriksaan dilakukan di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR RSD Praya, dan Laboratorium Antigen.

Hasil lengkap pemeriksaan pada 181 sampel dengan 158 sampel negatif, 9 positif ulangan, dan penambahan 14 pasien positif Covid-19.

Update Covid-19 itu disampaikan Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, Minggu (0’6/06).

Hari Minggu hanya ada penambahan 3 orang yang selesai isolasi, dan dinyatakan sembuh dari Covid-19.

BACA JUGA:

Pelaksanaan Dana Aspirasi Narsudin di Desa Gumantar Jadi Sorotan

“Hari Minggu terdapat 2 penambahan kasus kematian baru,” Lalu Gita melalui press release pada Hari Minggu.

Dengan adanya tambahan 14  kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 3 tambahan sembuh baru, dan 2 (kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di
Provinsi NTB sampai hari Minggu (06/06) sebanyak 13.715 orang.

Rinciannya, 12.589 orang sudah sembuh, 608 meninggal dunia, serta 518 orang masih positif.

Dijelaskan Lalu Gita, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 20.289 orang dengan perincian 184 orang (0,9%) masih dalam isolasi, 29 orang (0,1%) masih berstatus probable, 20.076 orang (99%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 88.750 orang, terdiri dari 2.868 orang (3,2%) masih dalam
karantina dan 85.882 orang (96,8%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.449 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.057 orang (0,9%).

BACA JUGA:

Desa Senaru dan Malaka di KLU Kecipratan Dana Kementerian Desa RI

Dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.392 orang (99,1%).

Lalu Gita berharap, penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu yang masih berjuang melawan Covid-19. Caranya?

“Dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” kaanya.

Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.
\




Pasien Positif Covid-19 di NTB, Sabtu, Bertambah 23 Orang

MATARAM.lombokjournal.com

Dari pemeriksaan laboratorium di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 403 sampel, hasilnya telah dikonfirmasi hari Sabtu (05/06/21), pasien Covid-19 di NTB bertambah 23 orang.

Hasil lengkapnya, pemeriksaan yang dilakukan pada 403  sampel dengan 368 sampel negatif, 12 positif ulangan, dan bertambah 23 pasien positif Covid-19.

Update Covid-19 itu disampaikan Sekretaris Daerah Selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, DRS H Lalu Gita Ariadi, M.Si, Sabtu (05/06/21) melalui press release untuk media.

Pemeriksaan itu telah dilakukan di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR STP Sumbawa, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR RSD Praya, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram, dan Laboratorium Antigen.

“Hari ini terdapat 13 (tiga belas) penambahan orang yang selesai isolasi, dan sembuh dari Covid-19” kata Lalu Gita Ariadi melalu press releasenya.

BACA JUGA:

Desa Senaru dan Malaka di KLU Kecipratan Dana Kemendes RI

Lalu Gita juga menyampaikan, hari Sabtu juga terdapat 1 penambahan kasus kematian pasien.

Dengan adanya tambahan 23 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 13 tambahan sembuh baru, dan 1 kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid19 di Provinsi NTB sampai hari Sabtu (05/06) sebanyak 13.701 orang.

Rinciannya, 12.586 orang sudah sembuh, 606 meninggal dunia, serta 509 orang masih positif.

Lalu Gita menegaskan, untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 20.275 orang dengan perincian 194 orang (1%) masih dalam isolasi, 30 orang (0,1%) masih berstatus probable, 20.051 orang (98,9%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 88.675 orang, terdiri dari 2.795 orang (3,2%) masih dalam
karantina dan 85.880 orang (96,8%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.449 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.057 orang (0,9%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.392 orang (99,1%).

BACA JUGA:

Gili Matra dan Gili Balu Menuju Rehabilitasi Terumbu Karang

“Bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) diharapkan untuk ikut serta membantu saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” harap Lalu Gita Ariadi.

Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.




Pasien Covid-19 di NTB, Hari Jum’at, Bertambah 20 Orang

MATARAM.lombokjournal.com

Dari pemeriksaan 233 sampel di laboratorium, telah dikonfirmasi terdapat penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 20 orang.

Update Covid-19 itu disampaikan melalui press release oleh Sekda Selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, yang diterima media hari Jum’at (04/06/21).

Pemeriksaan dilakukan di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR STP Sumbawa, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram, dan Laboratorium Antigen.

BACA JUGA: Konferensi Internasional FK Unram Bisa Hidupkan Pariwisata

Dari sebanyak 233 sampel dengan 211  sampel negatif, 2 positif ulangan, dan 20 sampel kasus baru positif Covid-19.

“Hari ini terdapat 23 penambahan orang yang selesai isolasi, dan sembuh dari Covid-19,” kata Lalu Gita Ariadi melalui press release, hari Jum’at

Dengan adanya tambahan 20 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 23 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid19 di Provinsi NTB sampai hari Jum’at (04/06/21) sebanyak 13.678 orang.

Rinciannya, 12.574 orang sudah sembuh, 604 meninggal dunia, serta 500 orang masih positif.

“Hari ini tidak terdapat penambahan kasus kematian baru,” kata Lalu Gita.

Menurutnya, mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 20.230 orang dengan perincian 220 orang (1,1%) masih dalam isolasi, 31 orang (0,2%) masih berstatus probable, 19.979 orang (98,7%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 88.554 orang, terdiri dari 2.810 orang (3,2%) masih dalam
karantina dan 85.744 orang (96,8%) selesai karantina.

BACA JUGA: Desa Senaru dan Malaka di KLU Kecipratan Dana Kemendes RI

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.440 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.077 orang (0,9%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.363 orang (99,1%).

“Bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) diharapkan ikut membantu
saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19, dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” harap Lalu Gita Ariadi.

Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.
.




Pasien Covid-19 di NTB, Kamis, Bertambah 30 Orang Positif

MATARAM.lombokjournal.com

Pemeriksaan laboratorium pada 384 sampel, diketahui hasilnya pasien Covid-19 yang positif Covid-19, Kamis (03/06/21) bertambah 30 Orang.

Hasil itu dikonfirmasi dari Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR STP Sumbawa, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Selong, Laboratorium PCR Labkesda Banyuwangi, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram, dan LaboratoriumAntigen.

Dari pemeriksaan sebanyak 384 sampel dengan 348 sampel negatif, 6 positif ulangan, dan 30  sampel kasus baru positif Covid-19.

Update Covid-19 itu disampaikan dalam press release oleh Sekretaris Daerah Selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita  Ariadi, M.Si, hari Kamis (03/06).

Meski terjadi penambahan, namun hari ini juga terdapat 39 penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19.

BACA JUGA:

Blue Economy Akan Kembangkan Mangrove di Mandalika

“Hari ini tidak terdapat penambahan kasus kematian baru,” kata Lalu Gita Ariadi melalui press release pada media, hari Kamis.

Dengan adanya tambahan 30  kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 39 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif
Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Kamis (03/06) sebanyak 13.658 rang.

Rinciannya, 12.551 orang sudah sembuh, 604  meninggal dunia, serta 503 orang masih
positif.

“Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” jelas Lalu Gita.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 20.214 orang dengan perincian 222 orang (1,1%) masih dalam isolasi, 39 orang (0,2%) masih berstatus probable, 19.953 orang (98,7%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 88.186 orang, terdiri dari 2.632 orang (3%) masih dalam karantina dan 85.554 orang (97%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.440 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.077 orang (0,9%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.363 orang (99,1%).

BACA JUGA:

Pemprov NTB Akan Tempuh Addendum Terkait Kontrak PT GTI

Lalu Gita mengharapkan, penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19. Caranya?

“Dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” katanya.

Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan  Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.

.




Pasien Covid-19 di NTB, Melonjak 139 Positif

MATARAM.lombokjournal.com

Pasien baru positif Covid-19 di Nusa Tenggara Barat (NTB), hari Senin (31/05/21), bertambah  139 kasus baru positif Covid-19.

Hasil pemeriksaan telah dilakukan di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR STP Sumbawa, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR RS Bhayangkara, Laboratorium PCR RSUD Praya, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram, dan Laboratorium Antigen.

Dari pemeriksaan sebanyak 1088 (seribu delapan puluh delapan) sampel dengan 938 sampel negatif, 11 positif ulangan, dan 139  sampel kasus baru positif Covid-19.

Meski terjadi lonjakan 139 pasien positif, namun hari Senin juga terdapat 139 penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19

Update Covid-19 itu disampaikan dalam press release Sekretaris Daerah Selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang diterima media hari Senin (31/05/21)

BACA JUGA:

Pariwisata NTB Berbenah Jelang Event Internasional

“Hari ini tidak terdapat penambahan kasus kematian baru,” kata Lalu Gita Aryadi melalui press releasenya, hari Senin.

Dengan adanya tambahan 139 (seratus tiga puluh sembilan) kasus baru terkonfirmasi positif Covid19, 139 (seratus tiga puluh sembilan) tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Senin (31/05/21) sebanyak 13.550 orang.

Rinciannya,  12.467  orang sudah sembuh, 604 meninggal dunia, serta 479 orang masih positif.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif, jelas Lalu Gita.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 20.097 orang. Rinciannya, 254 orang (1,3%) masih dalam isolasi, 36 orang (0,2%) masih berstatus probable, 19.807 orang (98,5%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 87.993 orang, terdiri dari 2.808 orang (3,2%) masih dalam karantina dan 85.185 orang (96,8%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.340 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.084 orang (0,9%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.256 orang (99,1%).

BACA JUGA:

Wagub NTB Minta Dinsos Perkuat Peran Revitalisasi Posyandu

“Bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” kata Lalu Gita Aryadi.

Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119




Wagub NTB Minta Dinsos Perkuat Peran Revitalisasi Posyandu

MATARAM.lombokjournal.com

Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah meminta Dinas Sosial Provinsi NTB untuk memperkuat peran dalam membantu mensukseskan program Revitalisasi Posyandu. Hal tersebut disampaikan Sitti Rohmi saat memimpin rapat internal bersama Dinas Sosial di Aula Pendopo Wakil Gubernur pada Senin (31/05/21).

“Dalam program unggulan NTB Gemilang, peran Dinsos sangat besar, terutama pada program Revitalisasi posyandu,” tegasnya.

Karena menurut Sitti Rohmi, jika Revitalisasi Posyandu sukses dilaksanakan akan berdampak besar terhadap penuntasan kemiskinan yang ada di NTB. Dengan menjadikan Posyandu sebagai Center of Education atau Pusat Pendidikan, maka akan mampu membuat banyak masyarakat paham terhadap berbagai isu.

BACA JUGAPariwisata NTB Akan Berbenah Jelang Event Internasional

Tak hanya isu kesehatan, melainkan juga isu sosial, ketenagakerjaan, pendidikan, dan isu-isu lainnya. Sehingga kesejahteraan hidup masyarakat otomatis bisa meningkat.

“Kemiskinan bukan hanya karena kurang biaya tapi juga karena kurang edukasi. Perlu edukasi yang terus menerus dan konsisten melalui Revitalisasi Posyandu,” ujarnya.

Untuk itu, Sitti Rohmi meminta Dinsos untuk meningkatkan sinergitas, baik antar sesama bidang di dalamnya maupun dengan OPD dan mitra lainnya. Dinsos memiliki peran yang sangat strategis terutama menangani kemiskinan di NTB.

BACA JUGA:

Beri Perhatian Saat Anak Pegang Handphone

“Dengan adanya Dinsos kita tidak mau masyarakat NTB terlantar, dan tidak terlayani karena tidak mampu,” tandasnya.

novita@diskominfotikntb




Pasien Positif Covid-19 di NTB, Minggu: Bertambah 20 Positif

MATARAM.lombokjournal.com

Pasien baru positif Covid-19 di Nusa Tenggara Barat (NTB), hari Minggu (30/05/21), bertambah  20 sampel kasus baru positif Covid-19.

Hasil pemeriksaan telah dilakukan di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR STP Sumbawa, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Selong, dan Laboratorium Antigen Klinik Dena Medika.

Pemeriksaan dilakukan pada 86 sampel dengan 57 sampel negatif, 9 positif ulangan, dan 20 sampel kasus baru positif Covid-19.

Hari ini terdapat 23 penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19.

Update Covid-19 itu disampaikan Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si dalam siara pers, hari Minggu (30/05/21).

“Hari ini tidak terdapat penambahan kasus kematian baru,” kata Lalu Gita Aryadi melalui press release yang diterima media, hari Minggu (30/05).

Dengan adanya tambahan 20 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 23 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid19 di Provinsi NTB sampai hari Minggu (30/05/21) sebanyak 13.411 orang.

BACA JUGA:

Gubernur NTB Ingatkan Kolaborasi dan Inovasi Dunia Usaha

Rinciannya, dengan perincian 12.328 orang sudah sembuh, 604 meninggal dunia, serta 479 orang masih positif.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 20.082 orang dengan perincian 272 orang (1,4%) masih dalam isolasi, 32 orang (0,1%) masih berstatus probable, 19.778 orang (98,5%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 87.807 orang, terdiri dari 2.881 orang (3,3%) masih dalam karantina dan 84.926 orang (96,7%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.339 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.084 orang (0,9%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.255 orang (99,1%).

BACA JUGA:

Kompetensi Naker Harus “Link and Match” Dengan Industri

Lalu Gita berharap, penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu yang masih berjuang melawan Covid-19.

“Caranya,  dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” kata Lalu Gita Aryadi.

Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.




Pasien Covid-19 di NTB Hari Sabtu; Bertambah 46 Positif

MATARAM.lombokjournal.com

Pasien baru positif Covid-19 di Nusa Tenggara Barat (NTB), hari Sabtu (29/05/21), bertambah  46 sampel kasus baru positif Covid-19.

Hasil pemeriksaan telah dilakukan di laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR STP Sumbawa, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram dan Laboratorium Antigen.

Pemeriksaan dilakukan pada 447 sampel dengan 395 sampel negatif, 6  positif ulangan, dan 46 sampel kasus baru positif Covid-19. A.

BACA JUGA:

Industrialisasi di NTB, Pemda Dorong Masyarakat Manfaatkan Fasilitas SPark

Hari ini terdapat 44 penambahan pasien yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19.

Update Covid-19 itu disampaikan Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si dalam siara pers, hari Sabtu (29/05/21).

“Hari ini tidak terdapat penambahan kasus kematian baru,” kata Lalu Gita Aryadi.

Adanya tambahan 46 (empat puluh enam) kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 44 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Sabtu (29/05) sebanyak 13.391 orang.

Rinciannya, 12.305 orang sudah sembuh, 604 meninggal dunia, serta 482  orang masih positif.

“Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata Lalu Gita dalam siaran pers yang diterima media.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 20.025 orang dengan perincian 262 orang (1,3%) masih dalam isolasi, 31 orang (0,15%) masih berstatus probable, 19.732 orang (98,5%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 87.594 orang, terdiri dari 2.835 orang (3,2%) masih dalam karantina dan 84.759 orang (96,8%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.316 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.084 orang (0,9%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.232 orang (99,1%).

BACA JUGA:

Kompetensi Naker Harus “Link and Match” dengan Industri 

Lalu Gita Berharap, penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19.”

“Caranya dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” harapnya.

Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.

 




Update Covid-19 di NTB: Bertambah 19 Positif, 23 Sembuh

MATARAM.lombokjournal.com

Hari Jumat (28/05/21), Pasien baru positif Covid-19 di Nusa Tenggara Barat (NTB), bertambah 19 orang.

Hasil pemeriksaan di laboratorium sebanyak 410 sampel dengan 388 sampel negatif, 3 positif ulangan, dan 19 sampel kasus baru positif Covid-19.

Hari ini terdapat 23 penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19.

Update Covid-19 itu disampaikan Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si dalam siara pers, hari Jum’at (28/05/21).

BACA JUGA:

Update Covid-19 di NTB: Bertambah 61 Pasien Positif

Hasil pemeriksaan tersebut dilakukan di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR STP Sumbawa, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR RSUD Praya, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram dan Laboratorium Antigen.

“Hari ini tidak terdapat penambahan kasus kematian baru,” kata Lalu Gita Aryadi dalam siaran persnya.

Dengan tambahan 19 (sembilan belas) kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 23 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Jum’at (28/05/21) sebanyak 13.345  orang.

Rinciannya, 12.261 orang sudah sembuh, 604 meninggal dunia, serta 480 orang masih positif.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 20.010 orang dengan perincian 268 orang (1,3%) masih dalam isolasi, 32 orang (0,2%) masih berstatus probable, 19.710 orang (98,5%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 87.395 orang, terdiri dari 2.774 orang (3,2%) masih dalam karantina dan 84.621 orang (96,8%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.305 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.073 orang (0,9%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.232 orang (99,1%).

Lalu Gita berharap, bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu pasien yang masih berjuang melawan Covid-19.

BACA JUGA:

Kawasan Budidaya Lobster Terintergrasi di NTB, Dibangun Tahun Ini

“Caranya, dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” katanya melalui siaran persnya.

Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.

 




Paska Idul Fitri dan Liburan, Covid 19 di NTB Terkendali

MATARAM.lombokjournal.com

Paska Idul Fitri dan libur Lebaran, Wakil Gubernur DR Hj Sitti Rohmi Djalillah menegaskan, penanganan dan pengendalian pandemi Covid 19 di NTB berjalan dengan baik.

Sebelum Lebaran, angka pasien terpapar Covid 19 di 10 kabupaten/kota sebanyak 453 kasus dan setelah Lebaran naik menjadi 482 kasus, dalam kurun waktu 7 hari (14 – 21 Mei) .

“Kondisi di NTB saat ini masih aman terkendali. Dari data angka kasus duabelas hari sebelum dan sesudah Lebaran, naiknya hanya 6,4 persen”, ujar Ummi Rohmi dalam acara Indonesia Bicara di TVRI, Kamis (27/05).

Penanganan yang terkendali didasarkan pada persentase kesembuhan dan bed occupancy rate (BOR) atau ketersediaan tempat tidur di rumah sakit dalam batas normal.

Bahkan angka kesembuhan NTB masih di atas rata rata nasional dan ketersediaan tempat tidur di bawah 50 persen dari indikator normal.

BACA JUGA:

Update Covid-19 di NTB: Bertambah 61 Pasien Positif

Selain itu, capaian vaksinasi saat ini sudah menyasar 219.819 orang untuk vaksin dosis pertama atau 195,8 persen dan vaksinasi dosis ke-dua sudah sebesar 136,1 persen.

Hampir dipastikan target vaksinasi bagi tenaga kesehatan (nakes), aparat pelayanan publik, guru dan lansia tidak mengalami hambatan berarti.

“Vaksinasi dosis pertama sudah jauh melampaui seratus persen. Hanya PR nya untuk dosis kedua bagi lansia baru 50,7 persen”, jelas Sitti Rohmi.

Pemerintah provinsi juga terus merevitalisasi peran Posyandu Keluarga dari fungsi semula yang hanya melayani kesehatan ibu dan anak, menjadi sarana vaksinasi serta persoalan sosial lainnya, seperti; remaja dan buruh migran, edukasi dan literasi di berbagai sektor.

Selanjutnya, sebagai strategi penanganan, penggunaan alat rapid tes antigen, Entram, produksi NTB, telah didistribusikan penggunannya di kabupaten/kota. Selain lebih murah, Entram juga memiliki sensitifitas yang cukup baik untuk mendeteksi penyebaran virus dari pemeriksaan setiap orang.

BACA JUGALomba Kampaye Sehat Sukses Tekan Lonjakan Covid 19 di Pilkada 2020

Sementara itu, pakar pandemi dari Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono, mengatakan bahwa surveillance dan contact tracing bagi orang tanpa gejala (OTG) dan bergejala seharusnya makin ditingkatkan. Sebab sejak September 2020, pemeriksaan PCR yang terbatas dan contact tracing yang menurun secara nasional dikhawatirkan menyebabkan ledakan kasus yang tak terduga dalam masyarakat.

Oleh karena itu, ia menyarankan agar contact tracing di kabupaten/kota makin digencarkan, selain menerapkan protokol kesehatan terus menerus dan disiplin pada semua orang.

“Ini agar kita tahu penyebarannya sebab perbandingan OTG dan yang bergejala saat ini satu banding satu setengah. Ini harus diperbaiki sehingga deteksi kasus lebih cepat. Vaksinasi dan pembatasan mobilitas juga harus dipercepat serta dibuatkan kebijakan yang tepat dalam mencegah penyebaran virus”, ujar Miko.

Sebelumnya, Presiden Jokowi dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) penanganan Covid 19 yang digelar secara virtual (video conference) pasca Idul Fitri, menyebut NTB masuk dalam lima besar zona merah daerah yang tertinggi angka kasusnya.

jm