Apa itu Faskes BPJS Kesehatan

Faskes atau ‘fasilitas kesehatan’ penting dimengerti karena terkait prosedur layanan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan

lombokjournal.com

Bagi peserta baru BPJS Kesehatan,  atau yang hendak mendaftar sebagai peserta, tentu pernah mendengar istilah ‘Faskes’ terkait layanan BPJS Kesehatan.

Faskes merupakan kepanjangan dari ‘fasilitas kesehatan’.  Ini penting dimengerti karena terkait prosedur layanan bagi peserta BPJS Kesehatan. Nah, sebelum mendapat layanan berobat ke rumah sakit,  hendaknya peserta bpjs datang ke faskes tingkat pertama dahulu, yakni bisa dokter keluarga, puskesmas maupun klinik yang setara.

Jika nantinya anda perlu rujukan ke rumah sakit, maka faskes tingkat pertama yang akan memberikan rujukan yang bisa anda bawa ke rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Biasanya, faskes tingkat pertama sudah anda tentukan sendiri saat anda mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan. Namun jika anda sakit tapi sedang di luar kota, anda bisa datang faskes seperti puskesmas atau klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Jika mau ganti faskes atau perubahan data, bisa saja namun perlu menunggu hingga 3 bulan. Tentang ini perlu ditanyakan lagi, mungkin kebijakan bisa berubah.

Di Fasilitas Kesehatan (Faskes) tingkat pertama, akan mendapat pelayanan sebagai berikut:

  • Pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis
  • Pelayanan gigi
  • Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif
  • Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai, dan pemberian obat Program Rujuk Balik (PRB)
  • Pemeriksaan penunjang diagnostik laboratorium tingkat pertama
  • Pemeriksaan ibu hamil, nifas, ibu menyusui dan bayi
  • Upaya penyembuhan terhadap efek samping kontrasepsi, termasuk penanganan komplikasi KB pasca persalinan
  • Rehabilitasi medik dasar
  • Pelayanan promotif preventif (kegiatan penyuluhan kesehatan perorangan, imunisasi dasar, KB, skrining kesehatan tertentu, dan Program Pengelolaan Penyakit Kronis/Prolanis)
  • Rawat inap sesuai indikasi medis (tidak atas permintaan pasien itu sendiri)
  • Pelayanan darah sesuai indikasi medis
  • Pemberian rujukan sesuai indikasi medis

Namun dalam situasi darurat, misalnya sakit berat yang bisa menyebabkan kematian maupun cacat, bisa langsung ke rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Mudaha-mudahan tulisan ini menambah pemahaman tentang apa itu Faskes BPJS Kesehatan.

(Sumber: Informasi BPJS Kesehatan)




BPJS Kesehatan dan Asuransi Kesehatan, Apa Bedanya?

Hingga kini, animo masyarakat dalam kepesertaan BPJS Kesehatan tetap tinggi.  Sejak BPJS Kesehatan dibuka di awal Januari 2014, masyarakat yang mendaftar sangat tinggi

Mengapa demikian? Karena BPJS Kesehatan mampu menjadi angin segar bagi masyarakat Indonesia, dalam memberi jaminan sosial di bidang kesehatan.

Harus diakui, hingga kini masih muncul ketidakpuasan terkait layanannya. Namun di sisi lain, BPJS Kesehatan terus melakukan pembenahan dan memajukan sistem agar tercipta kepuasan.

Manusia hidup tidak bisa dijamin selamanya sehat. Tanpa kita duga, tiba-tiba musibah sakit datang, dan pasti membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Apakah kita berpikir paling baik menjadi peserta asuransi kesehatan?

Ada baiknya kita mengetahui kelebihan BPJS Kesehatan dibanding asuransi swasta. Uraian sedikit ini agar masyarakat lebih gamblang atau transparan dan mempunya wawasan terkait keunggulan BPJS Kesehatan:

Murah

Murah bukan berarti murahan. Hanya dengan membayar premi atau iuran per bulan yang relatif muurah, baik untuk peserta kelas 1, kelas 2 dan kelas 3, peserta bpjs Kesehatan sudah bisa dicover puluhan penyakit, rawat inap, pembedahan, obat dan lain sebagainya.

Kita banyak mendengar kisah masyarakat yang harus sering cuci darah puas karena gratis. Ada juga cerita seseorang yang istrinya melahirkan, tanpa mengeluarkan biaya alias gratis. Bahkan ada terkena musibah kecelakaan, kaki patah, tak ada mengeluarkan biaya sepeser pun karena sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan.

No Medical check up

Jika mendaftar di asuransi kesehatan swasta, akan kena medical cek up. Jika seseorang terkena penyakit kritis dan sudah berumur di atas 40 tahun, maka premi akan menjadi mahal bahkan malah pengajuan polis anda bisa di tolak.

Sedang di bpjs Kesehatan di umur berapa pun boleh mendaftar dan tanpa medical cek up, bahkan bayi yang masih dalam kandungan saja bisa di daftarkan.

Berani jamin seumur hidup

Hanya BPJS Kesehatan yang berani menanggung proteksi peserta hingga seumur hidup. Adakah asuransi swasta yang berani menanggung seumur hidup?

No Pre Existing

Di asuransi swasta jika seseorang sudah terkena penyakit kronis tapi tetap mendaftar bisa ditolak. Kalaupun tidak, pasti preminya mahal, bahkan polis kemunngkinan ditolak. Di BPJS Kesehatan , seseorang yang sedang sakit jantung pun bisa daftar BPJS Kesehatan.

Wajib

Pada awal tahun 2019, diharapkan seluruh masyarakat sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan.  Menjadi peserta BPJS Kesehatan merupakan kewajiban, karena Undang- undang sudah mengaturnya. Jika  seseorang ikut asuransi swasta, maka juga harus menjadi peserta BPJS Kesehatan

 

Inilah sekilas informasi tentang BPJS Kesehatan dibanding asuransi swasta. Yang jelas, BPJS Kesehatan selalu memperbaiki dan membuat terobosan yang membantu masyarakat dengan prinsip gotong royong. Mereka yang sehat menolong yang sakit, hanya dengan membayar iuran yang terjangkau.

(Sumber: Info BPJS Kesehatan)




Cara Mendaftar Program Menabung Sehat

Peserta yang ingin mengikuti Program Menabung Sehat ini sangatlah mudah. Pertama peserta JKN-KIS datang ke Kantor Cabang Bank Mandiri atau Bank BRI terdekat dengan membawa KTP, KK, Kartu JKN-KIS dan menyetorkan saldo atau setoran awal.

lombokjournal.com –

JAKARTA – Petugas Bank Mandiri maupun Bank BRI akan menyampaikan gambaran jumlah setoran bulanan yang harus disetor, sesuai dengan jumlah tunggakan dan jangka waktu yang diinginkan.

Setelah menentukan jumlah setoran dan jangka waktu, peserta mengisi form autodebet pembayaran iuran JKN-KIS.

Setoran selanjutnya peserta dapat melakukan melalui channel Bank Mandiri dan Bank BRI terdekat diseluruh Indonesia maupun ke Kantor Bank Mandiri dan Bank BRI terdekat.

Saldo peserta tidak akan didebet sebelum memenuhi dari jumlah yang ditentukan.

Syarat mengikuti Program Angsuran atas Tunggakan Iuran JKN-KIS yang bekerjasama dengan Koperasi Nusantara, adalah peserta PBPU yang memiliki tunggakan 6-12 bulan.

Peserta dapat datang ke Kantor Koperasi Nusantara terdekat atau dapat menghubungi Kader JKN di sekitar wilayah tempat tinggalnya untuk diikutkan program angsuran  iuran JKN-KIS melalui Koperasi Nusantara.

Peserta membawa persyaratan dokumen dasar Foto Copy Kartu JKN- KIS, Foto Copy Kartu Keluarga dan persyaratan lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Koperasi. Jangka waktu mengangsur bagi peserta yang mengikuti program angsuran adalah 1 – 12 bulan.

Pada program angsuran ini peserta tidak dikenakan beban bunga pinjaman alias 0%. Sehingga program ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi peserta.

Sebagai informasi Koperasi Nusantara memiliki 12 kantor wilayah dan sekitar 200 Kantor Cabang di seluruh Indonesia, atau dapat ditemukan hampir semua Cabang Kantor Pos di seluruh Indonesia.

Koperasi Nusantara memiliki dukungan IT dan menjadi Koperasi pertama yang memberikan jasa layanan channeling dengan sistem online terbanyak. Sehingga diharapkan mampu menjangkau layanan yang luas dengan kualitas layanan yang baik.

Rr (*)

BACA JUGA:

 




Perbankan dan Koperasi Komitmen Atasi Tunggakan Iuran Peserta BPJS

Lembaga keuangan berkomitmen meningkatkan layanan yang optimal, mendukung program-program BPJS Kesehatan salah satunya melalui Program Menabung Sehat.

lombokjournal.com –

JAKARTA — Direktur Retail Banking Bank Mandiri Tardi, mengungkapkan dukungan penuh perseroan pada Program Menabung Sehat ini dan diharapkan dapat membantu BPJS Kesehatan dalam menghimpun iuran peserta.

Peserta BPJS Kesehatan diberikan prioritas membuka rekening di Bank Mandiri. Sedangkan peserta yang telah menjadi nasabah Bank Mandiri, rekening tersebut akan menjadi rekening yang akan ditambahkan fitur autodebet.

 “Itu untuk memastikan pembayaran iuran BPJS Kesehatan,” kata Tardi.

Dalam kesempatan sama,  Direktur Institution Bank BRI Sis Apik Wijayanto mengatakan, Bank BRI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan yang optimal dalam mendukung program-program BPJS Kesehatan salah satunya melalui Program Menabung Sehat.

“Kerja sama dan terobosan ini merupakan upaya Bank BRI untuk meningkatkan pelayanan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk membayar tunggakan iuran JKN-KIS, melalui kegiatan menabung yang diberi nama Program Menabung Sehat,” ujar Sis Apik.

Ucapan senada disapaikan  Direktur Koperasi Nusantara Dedi Damhudi. “Koperasi Nusantara ingin membantu masyarakat dalam mengatasi kesulitan membayar tunggakan iuran JKN-KIS,” uungkapnya.

Mekanisme yang ingin dijalankan dari kerjasama ini, yaitu Koperasi Nusantara memberikan fasilitas dana talangan bagi peserta JKN-KIS yang menunggak lebih dari enam bulan atau tidak sanggup membayar, sehingga peserta JKN-KIS dapat mengaktifkan kembali kepesertaannya.

Dikatakannya, Koperasi Nusantara ikut membantu pemerintah mengatasi kesulitan masyarakat yang tidak bisa menggunakan lagi keanggotaannya akibat menunggak dalam menggunakan iuran JKN-KIS.

Fasilitas dana talangan kepada peserta JKN-KIS dari Koperasi Nusantara ini, akan membantu program wajib pemerintah mengikuti program JKN-KIS.

BPJS Kesehatan meyakini, program-program tersebut merupakan langkah awal untuk mempermudah aksesibilitas masyarakat terhadap layanan keuangan perbankan.

Ke depan, diharapkan ada layanan-layanan keuangan lainnya yang dapat disinergikan antara BPJS Kesehatan dengan Bank Mandiri, Bank BRI dan Koperasi Nusantara, juga bank-bank lain dalam upaya mendukung Program JKN-KIS.

Sebelumnya, Bank BNI telah meluncurkan Program Menabung Sehat beberapa waktu yang lalu.

Rr (*)

BACA JUGA:




Atasi Tunggakan Peserta, BPJS Kesehatan Gandeng Bank dan Koperasi

Saat ini jumlah peserta JKN-KIS yang menunggak pembayaran iuran cukup besar.  Perlu solusi, agar peserta yang memiliki tunggakan lebih mudah menyelesaikan kewajibannya

lombokjournal.com –

Jakarta Dalam upaya menjaga keberlangsungan program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan kini menggandeng Bank Mandiri dan Bank BRI melalui Program Menabung Sehat.

Selain itu, melalui Program Angsuran atas Tunggakan Iuran JKN-KIS, BPJS Kesehatan bekerjasama dengan Koperasi Nusantara.

Kerjasama dengan lembaga-lembaga pengelola keuangan itu, dalam upaya meningkatkan kolektabilitas iuran peserta JKN-KIS, melalui berbagai inovasi dan terobosan produk jasa keuangan.

Penandatanganan sekaligus peluncuran program ini diselenggarakan di Kantor Pusat BPJS Kesehatan di Jakarta, Senin  (18/12), yang dihadiri oleh Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso, Direktur Retail Banking Bank Mandiri Tardi, Direktur Hubungan Kelembagaan Bank BRI Sis Apik Wijayanto dan Direktur Utama Koperasi Nusantara Dedi Damhudi.

“Kami mengapresiasi langkah Bank Mandiri, Bank BRI dan Koperasi Nusantara untuk senantiasa mendukung Program JKN-KIS,” jelas Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Kemal Imam Santoso di Jakarta, saat penandatanganan kerjasama dengan Bank Mandiri, Bank BRI dan Koperasi Nusantara di Jakarta (18/12).

Melalui Program Menabung Sehat dan Program Angsuran atas Tunggakan Iuran JKN-KIS ini, diharapkan peserta JKN-KIS khususnya yang memiliki tunggakan dapat lebih mudah menyelesaikan kewajibannya membayar iuran.

“Langkah Bank Mandiri, Bank BRI dan Koperasi Nusantara selaras dengan strategi BPJS Kesehatan untuk keberlangsungan finansial di antaranya peningkatan kolektabilitas iuran peserta dan peningkatan kepastian dan kemudahan pembayaran iuran,” jelas Kemal

Kemal menambahkan, saat ini terdapat peserta JKN-KIS yang menunggak pembayaran iuran dan sudah terlanjur memiliki tunggakan yang cukup besar.

PJS Kesehatan senantiasa mengingatkan peserta yang menunggak untuk membayar iurannya baik secara langsung maupun melalui Kader JKN, digital campaign dan penagihan iuran melalui sms dan surat.

Alhasil cukup banyak peserta yang berniat melunasi tunggakannya, namun ada sebagian peserta yang tidak bisa melunasi sekaligus. Melalui inovasi Program Menabung Sehat dan Program Angsuran atas Tunggakan Iuran JKN-KIS ini, diharapkan dapat menjadi jawaban terkait permasalahan tersebut, sehingga peserta dapat melunasi tunggakan iuran dan mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa menemui hambatan.

BPJS Kesehatan terus melakukan berbagai upaya untuk terus memberikan kemudahan pembayaran iuran.

Di antaranya implementasi Kader JKN, perluasan kerjasama dengan Bank Swasta dan Bank Pemerintah Daerah (BPD), perluasan channel PPOB, tercatat jumlah channel/kanal pembayaran saat ini telah mencapai lebih dari 600.000 titik layanan, yang terdiri atas modern outlet, traditional outlet maupun perbankan, pembayaran melalui Vending Machine, E- Commerce, Mobile Aps, dsb.

Saat ini jumlah titik pembayaran iuran JKN-KIS mencapai lebih dari 600.000 titik. Dengan berbagai kemudahan ini, diharapkan animo peserta JKN-KIS di berbagai daerah untuk membayar iuran tepat waktu dapat meningkat.

Sehingga sustainibilitas program JKN-KIS terus terjaga. “Secara bertahap kami akan terus memperluas kanal pembayaran dan mencanangkan strategi untuk memberi lebih banyak kemudahan dan manfaat bagi peserta JKN-KIS,” kata Kemal Imam Santoso.

Rr (*)

BACA JUGA:




Kosmetik dan Obat Tradisional Ilegal Disita BPOM NTB

Disita obat berlabel tradisional tapi mengandung kimia, yang berbahaya bagi ginjal konsumennya

MATARAM.lombokjournal.com —  Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyita ratusan obat tradisional dan kosmetik ilegal dengan berbagai jenis dan merek yang dijual di sejumlah tempat, Kabupaten Kota NTB

“Hasil operasi bersama BPOM dengan Dinas Kesehatan,  Dinas Perdagangan dan aparat Kepolisian, sebanyak 139 item” kata Kepala BPOM NTB, Ni Gusti Ayu Nengah Suarningsih di Mataram, Rabu (6/12)

Dari 139 item tersebut, 127 item di antaranya merupakan produk kosmetik, 3.676 pcs dengan nilai 69.710.000, sementara untuk obat tradisional 22 item 2.088 pcs dengan nilai ekonomi 14.332.000

Ia mengatakan, selain ilegal, ratusan obat tradisional dan kosmetik yang disita petugas juga sangat berbahaya bagi kesehatan setiap orang yang mengkonsumsi atau memakai kosmetik obat – obatan tradisional tersebut

“Obatnya, obat tradisional, tapi bahannya tidak murni dari bahan alami, tapi dicampur bahan kimia yang sangat berbahaya bagi kesehatan, salah satunya bisa mengakibatkan gangguan fungsi ginjal,” katanya

Banyak pasien cuci darah di rumah sakit, salah satunya akibat mengkonsumsi obat mengandung bahan kimia berbahaya, ketika dikonsumsi memang terasa kinclong, tapi dampak buruknya akan terasa secara perlahan, karena tidak sesuai ketentuan peraturan Kementerian Kesehatan dan BPOM, demikian juga dengan kosmetik

Dikatakan, total sarana yang diperiksa sendiri sebanyak 50 sarana dengan hasil, sebanyak 19 sarana memenuhi ketentuan, 31 sarana tidak memenuhi ketentuan yang disita di warung dan pasar tradisional

AYA




Merokok, Merusak Hampir Semua Organ Tubuh

Merokok menyebabkan kerusakan pada hampir tiap organ tubuh, dan secara langsung menjadi sumber sejumlah penyakit

 lombokjournal.com

Anda pasti sering mendengar anjuran agar segera berhenti merokok.  Sayangnya, anjuran ini selalu diabaikan.

Kalau di Amerika Serikat tiap tahun, lebih 480.000 orang mati akibat penyakit yang berkaitan dengan tembakau. Jumlah itu sama dengan sekitar 1 dari 5 semua kematian di A.S. setahun. Diperkirakan 1 dari 2 perokok akan mati akibat penyakit yang berkaitan dengan merokok.

Bahkan kematikan akibat merokok lebih banyak dibanding kematian akibat penggunaan alkohol, HIV, atau narkotika. Bahkan lebih banyak dibanding kematian akibat kecelakaan kendaraan bermotor.

Merokok memendekkan kehidupan seorang lelaki sekitar 12 tahun, dan bagi kehidupan seorang wanita umurnya jadi sekitar 11 tahun.

Dua racun dalam tembakau yang merusak kesehatan manusia, yakni karbon monoksida yang menggantikan oksigen dalam darah, dan membuatnya tak berfungsi dengan baik. Kemudian tar yaitu bahan berwarna coklat yang melapisi paru-paru yang lambat lau menggangu pernafasan.

Berikut ini satu persatu organ tubuh yang akan rusak akibat  merokok, yaitu otak, tulang,      Jantung dan peredaran, sistem imun, paru-paru, mulut, kesuburan, kulit, kanker

Otak ; Merokok bisa meningkatkan kemungkinan mengalami strok sebanyak 2 hingga 4 kali. Strok boleh menyebabkan kerusakan otak dan kematian. Stroke bisa menyebabkan cedera otak melalui aneurisma otak.  Hal ini terjadi bila dinding saluran darah melemah dan membuat benjolan.  Kemudian benjolan ini bisa pecah dan menyebabkan pendarahan subarachnoid.

Tulang ; Merokok membuat tulang lemah dan rapuh, yang sangat berbahaya bagi wanita, yang lebih rentan terhadap osteoporosis dan tulang patah.

Jantung dan peredaran darah ; Merokok menyebabkan plak yang menyumbat darah. Plak melekat pada dinding arteri (aterosklerosis), menjadikannya lebih sempit; ini mengurangkan aliran darah dan meningkatkan risiko pembekuan.  Merokok juga mengecilkan arteri, aliran darah terganggu, serta meningkatkan tekanan darah dan kadar denyutan jantung. Juga, bahan kimia dalam asap tembakau meningkatkan peluang masalah jantung dan penyakit kardiovaskular.

Para perokok beresiko dua kali lebih berkemungkinan terkenan serangan jantung.
Karbon monoksida dan nikotin dalam rokok membuat jantung bekerja lebih keras, dan lebih cepat.

Perokok yang menghisap 5 atau kurang rokok setiap hari bisa mempunyai tanda-tanda awal penyakit kardiovaskular.

Sistem imun ; Sistem imun melindungi tubuh terhadap timbulnya penyakit. Dengan merokok, sistem imun yang bisa disebut sebagai kekebalan tubuh bisa merosot drastis. Dan membawa kepada penyakit autoimun, seperti penyakit Crohn dan rheumatoid arthritis.

Paru-paru ; Paling jelas dari organ tubuh yang langsung berresiko dari kebiasaan merokok adalah paru-paru. Terutama, merokok merusakkan saluran udara dan kantung udara (dikenali sebagai alveoli) di dalam paru-paru.

Penyakit paru-paru yang disebabkan kebiasaan merokok ini setelah bertahun-tahun atau jangka waktu panjang baru kelihatan. Banyak masalah paru-paru dan pernafasan yang disebabkan kebiasaan merokok, di bawah tiga hal paling biasa terjadi :

  • Penyakit paru-paru obstruktif kronik (COPD); Ini penyakit jangka panjang yang makin memburuk dari waktu ke waktu. Yang menyebabkan antara lain, sesak nafas, dan ketegangan dada. Ini penyebab kematian ketiga utama di AS. Tidak ada penawar.
  • Bronkitis kronik: Ini terjadi bila saluran udara menghasilkan lendir terlalu banyak, yang menyebabkan Saluran udara menjadi radang, dan batuk itu berlangsung lama. Dalam waktu singkat, lendir dapat menghalangi sepenuhnya saluran pernafasan. Tidak ada obatya, tapi berhenti merokok bisa mengurangi gejala itu.
  • Emfisema; Ini sejenis COPD yang mengurangi fungsi kantung di paru-paru dan memecah di antara dindingnya. Ini membuat seseorang sulit Atau, hanya bisa bernafas menggunakan oksigen. Tidak ada obatnya. , dan
    Penyakit-penyakit lain yang disebabkan oleh merokok termasuk radang paru-paru, asma, dan tuberkulosis.

Mulut ; Merokok menyebabkan nafas mau dan gigi menguning, serta penyakit gusi, kehilangan gigi, dan kerusakan rasa.

Reproduksi dan kesuburan ; Wanita perokok bisa lebih sulit hamil. Kalau toh hamil hamil, bisa beresiko bai bayi, termasuk lahir prematur, keguguran, kelahiran mati, berat lahir rendah atau sindrom kematian bayi mendadak

Merokok dapat menyebabkan impotensi pada pria karena merusak pembuluh darah di penis. Hal ini juga bisa merusak sperma dan mempengaruhi jumlah sperma. Pria yang merokok memiliki jumlah sperma lebih rendah dibanding pria yang bukan perokok.

Kulit ; Merokok mengurangi jumlah oksigen ke kulit, mempercepat proses penuaan kulit dan bisa membuatnya kusam dan abu-abu.

Merokok dini usia kulit dengan 10-20 tahun dan membuat kerutan wajah, terutama di sekitar mata dan mulut, tiga kali lebih mungkin.

Kanker ; Merokok menyebabkan sekitar 30 persen dari semua kematian akibat kanker di AS. Dalam kasus kanker paru-paru, sekitar 80 persen dari semua kematian disebabkan kebiasaan merokok. Kanker paru-paru adalah penyebab utama kematian akibat kanker pada pria dan wanita; sangat sulit untuk diobati.

Asap tembakau memiliki sekitar 7.000 bahan kimia di dalamnya, dan sekitar 70 di antaranya terkait langsung dengan penyebab kanker.

Serta paru-paru, merokok juga merupakan faktor risiko jenis kanker mulut, laring (kotak suara),  faring (tenggorokan), kerongkongan (menelan tabung), ginjal, leher rahim, hati, kandung kemih, pankreas, dan  perut.

Cerutu, rokok pipa, rokok mentol, tembakau kunyah, dan bentuk tembakau lainnya menyebabkan kanker dan masalah kesehatan lainnya. Tidak ada cara aman untuk menggunakan tembakau.

 

(sumber;




Bupati Najmul Ajak Cuci Tangan Pakai Sabun, Jangan BAB Sembarangan

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) harus dilaksanakan masyarakat secara kolektif

LOMBOK UTARA.lombokjurnal.com — Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar. mengajak seluruh masyarakat KLU membiasakan diri hidup sehat. Caranya, masyarakat harus cuci tangan pakai sabun, dan tak boleh BAB sembarangan.

Demikian dikatakannya dalam acara Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang dibarengi dengan deklarasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan gerakan cuci tangan masal, Kamis (30/11).

“Masyarakat harus membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun. Begitu juga dengan BAB di jamban, tidak boleh BAB sembaragan,” kata Najmul dalam acara yang dipusatkan di lapangan Gondang Kecamatan Gangga itu.

Lebih jauh Najmul menambahkan, STBM harus dilaksanakan masyarakat secara kolektif. Salah satunya perduli dengan kebersihan lingkungan sekitar.

Hadir juga dalam acara tersebut sejumlah Kepala Desa, Camat Gangga, Kepala dan staf lingkup Dinas Kesehatan, serta berbagai lapisan masyarakat.

Di penghujung acara juga diramaikan senam masal yang diikuti oleh seluruh staf lingkup Dinas Kesehatan bersama siswa-siswi sekolah dasar.

DNU

 




Bupati Najmul Ajak Cuci Tangan Pakai Sabun, Jangan BAB Sembarangan

 

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) harus dilaksanakan masyarakat secara kolektif

LOMBOK UTARA.lombokjurnal.com — Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar. mengajak seluruh masyarakat KLU membiasakan diri hidup sehat. Caranya, masyarakat harus cuci tangan pakai sabun, dan tak boleh BAB sembarangan.

Demikian dikatakannya dalam acara Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang dibarengi dengan deklarasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan gerakan cuci tangan masal, Kamis (30/11).

“Masyarakat harus membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun. Begitu juga dengan BAB di jamban, tidak boleh BAB sembaragan,” kata Najmul dalam acara yang dipusatkan di lapangan Gondang Kecamatan Gangga itu.

Lebih jauh Najmul menambahkan, STBM harus dilaksanakan masyarakat secara kolektif. Salah satunya perduli dengan kebersihan lingkungan sekitar.

Hadir juga dalam acara tersebut sejumlah Kepala Desa, Camat Gangga, Kepala dan staf lingkup Dinas Kesehatan, serta berbagai lapisan masyarakat.

Di penghujung acara juga diramaikan senam masal yang diikuti oleh seluruh staf lingkup Dinas Kesehatan bersama siswa-siswi sekolah dasar.

DNU

 




Kartu JKN-KIS Diberikan Secara Simbolis Untuk Warga KLU

Pemerintah Kabupaten  Lombok Utara menggelontorkan anggaran sebesar Rp. 950 juta pada tahun 2017 untuk mendaftarkan warganya yang kurang mampu

LOMBOK UTARA.lombokjurnal.com- Menindaklanjuti penandatanganan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, BPJS Kesehatan  Cabang Mataram menyerahan kartu JKN-KIS secara simbolis kepada satu Kepala Keluarga (KK), Rabu (29/11)

“Penyerahan ini dilakukan secara simbolis oleh pak Bupati KLU, kepada 4 orang warga,” kata Kepala BPJS Cabang Mataram, Muhammad Ali. usai mengikuti upacara peringatan hari jadi PGRI, KORPRI dan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di lapangan umum Tioq Tata Tunak, Tanjung.

Dikatakan Ali, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp. 950 juta untuk mendaftarkan warganya yang kurang mampu dalam Universal Health Coverage (UHC) pada tahun 2017 ini.

“Lombok Utara merupakan kabupaten ke dua di NTB yang telah melampaui target nasional dengan jumlah peserta JKN-KIS diatas 95 persen atau 97,46 persen,” paparnya.

Sementara secara nasional, Lombok Utara bergabung bersama 70 kabupaten/kota lainnya di Indonesia yang telah melampaui target diatas 95 persen.

DNU