Wagub: Penanganan PMK di NTB Berjalan Baik

Dalam Rakor percepatan penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak, Wagub NTB mengungkapkan, seluruh stakeholder bersinergi menghadapi PMK 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Penanganan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak di NTB berjalan baik. 

Seluruh stakeholder terkait bersinergi dan terus bergerak menghadapi PMK dengan tenang. Bahkan, Idul Adha bisa dilewati dengan lancar. 

BACA JUGA: Sebaran Kasus PMK di NTB Trendnya Menurun

Wagub ungkapkan, penanganan wabah PMK di NTB berjalan baik

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang digelar di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB Kamis, (21/07/22). 

Dalam Rakor tersebut dihadiri oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto.

Penanganan PMK di NTB berjalan baik, karena Pemprov NTB banyak belajar dari penangan kasus Pandemi Covid-19 yang terjadi sebelumnya. Sehingga, treatment penanganannya bisa lebih cepat dan tepat. 

“Banyak hal yang bisa kita adopsi dari pandemi dalam mengatasi PMK,” tutur Ummi Rohmi.

Ke depan, diharapkan proses penanganannya berjalan baik. Sehingga NTB, khususnya pulau Lombok yang berstatus Wabah PMK, terbebas dari penyakit tersebut. 

Hingga kini tercatat, dari populasi hewan rentan PMK (sapi, kerbau, kambing, domba, dan babi) sebanyak 950.551 ekor di NTB. 

Jumlah kasus, 83.387 ekor, sakit 13.392 ekor, sembuh 69.580 ekor, potong bersyarat 221 ekor dan mati 194 ekor. 

BACA JUGA: Wagub NTB Lepas Dua Wakil Paskibraka Nasional 2022

Sementara untuk vaksinasi gelombang 1 sejumlah 2.400 dosis, vaksin Gelombang 2 sejumlah 2.600 dosis, vaksin Gelombang 3 sejumlah 35.000 dosis. 

Total alokasi 40.000 dosis. Jenis vaksin Aftopor. Suntikan 4.880 dosis. Sisa 35.120 dosis. Kebutuhan 418.721 dosis (sapi dan kerbau). ***

 

 




Sebaran Kasus PMK di NTB Trendnya Menurun

Dengan penanganan yang masif dan baik, sebaran kasus PMK dapat teratasi dan trendnya menurun

MATARAM.lombokjournal.com ~ Jumlah kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak sapi, kerbau dan kambing di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) trennya semakin menurun, seiring dengan penanganan yang masif dan baik.

“Penanganan wabah PMK pada ternak yang merata terjadi di lima kabupaten dan kota di Pulau Lombok, kini mulai dapat teratasi dan trendnya turun,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi,M.Si.

Dengan penanganan yang baik, sebaran kasus PMK MENURUN

Sekda mengungkapkan itu pada rapat membahas perkembangan penanganan PMK yang dipimpin kepala BNPB, Kamis (14/07/22) di Mataram.

Menurutnya, sebaran PMK di NTB, terdiri dari  dua kategori wilayah, yaitu daerah wabah ada 4 Kabupaten, 37 kecamatan dan 424 desa dan kelurahan. 

Sedangkan daerah tertular ada 1 kota, 6 kecamatan dan 19 kelurahan. 

Perkembangan PMK di pulau Lombok, hingga tanggal 13 Juli 2022 berdasarkan data, ada 950.551 ekor populasi hewan rentan PMK yang terdiri dari sapi, kerbau, kambing, domba dan babi. 

Dari angka tersebut, jumlah kasus sebanyak 75.487 ekor, yang sakit sebanyak 14.839 ekor dan sembuh 60.289 ekor. 

Sekda yang juga Selaku Ketua Satgas Penanganan PMK Prov. NTB menjelaskan, setelah dilakukan penanganan dengan pengobatan ternak sakit, isolasi ternak, desinfeksi kandang, dan diberikan vaksin, maka ternak sapi yang terinveksi PMK kesembuhan semakin meningkat.

“Sehingga ternak sapi yang sakit semakin menurun, ini terjadi di semua Kabupaten,” jelas Miq Gite sapaan Sekda.

BACA JUGA: Rapat Asistensi Penyesuaian Perda Pajak Daerah dan Restribusi Daerah

Serapan vaksin ternak juga telah dilaksanakan di 5 Kabupaten/Kota di Provinsi NTB. Namun, kebutuhan vaksin untuk ternak masih kurang, oleh sebab telah dilakukan pengajuan alokasi vaksin yang akan segera dikirim oleh Pemerintah Pusat.

Untuk kebutuhan vaksin yang diterima sebanyak 5.000 Dosis, terdiri dari jenis Vaksin Aftopor dan telah disuntikan sebanyak 4.008 Dosis. 

Sehingga sisanya masih ada 992 Dosis. Kemudian tambahan alokasi vaksin ada 38.000 Dosis. Sedangkan kebutuhan vaksin sebanyak 418.721 Dosis untuk Sapi dan Kerbau.

“Target akhir kami, Provinsi NTB harus bebas PMK,” kata Lalu Gita.

Sementara itu, pihaknya juga akan tetap mempertahankan pulau Sumbawa untuk tetap bebas PMK,

Langkah yang ditempuh seperti menutup masuknya hewan rentan PMK ke pulau Sumbawa, melakukan protokol biosecurity di pintu-pintu masuk (pelabuhan) ke pulau Sumbawa dan mengusulkan vaksinasi di pulau Sumbawa.

“Langkah penanganan PMK, telah kami lakukan, dengan membentuk satgas dan posko, memperketat dan mengawasi lalu lintas ternak, menyediakan dan menyiapkan logistic penunjan seperti antibiotic, melakukan vaksinasi, menyiapkan SDM dilapangan seperti dokter hewan, dan sosialiasi serta edukasi kepadamasyarakat,” ujarnya. 

BACA JUGA: Wagub NTB Lepas Dua Wakil Paskibraka Nasional 2022

Lebih lanjut tambah Miq Gite, bahwa terbentuknya Satgas penanagan wabah PMK di  6 Kabupaten/ kota, termasuk di Kabupaten Sumbawa, menjadi kunci percepatan penanganan kasus PMK pada ternak sapi, kerbau dan kambing di Pulau Lombok, NTB.

“Sehingga,dalam waktu dekat, kepala BNPB berencana akan berkunjung ke NTB untuk meninjau perkembangan penanganan PMK,”ungkap pria yang pernah menjabat Kabag Humas Setda Provinsi NTB ini. ***

 




Wagub NTB Lepas Dua Wakil Paskibraka Nasional 2022 

Dua wakil Paskibraka Nasional dipesan Wagub NTB agar mereka melakukan yang terbaik 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dua perwakilan Paskibraka Nasional asal NTB untuk bertugas di Istana Negara pada 17 Agustus 2022, yakni Melinda Trihapsari siswi SMAN 1 Selong dan Muhammad Talbiah Taranggana siswa SMAN 1 Dompu, dilepas di Pendopo Wagub (14/07/22). 

Saat melepas duta Paskibraka Nasional asal NTB itu, Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan pesan, agar mereka melakukan yang terbaik selama masa pelatihan nanti. 

Namun, para siswa diminta untuk tidak terbebani dan bisa menikmati tiap kegiatan latihan. Wagub juga berpesan untuk dapat menjaga kesehatan selama masa pandemi ini.

BACA JUGA: Pesan Bunda Niken untuk Pengurus APJI NTB

Wagub NTB minta wakil Paskibraka Nasional asal NTB UNTUK MEMBERIKAN YANG TERBAIK

“Harus banyak baca juga agar tau tentang NTB dan bisa menyampaikan kepada teman-temannya. Supaya tertarik datang ke NTB,” pesannya. 

Ummi Rohmi juga meminta kepada seluruh sekolah untuk memperhatikan olahraga yang mensupport tinggi badan siswa untuk ditingkatkan. 

Agar banyak siswa siswi yang memiliki potensi menjadi paskibraka, namun terkendala tinggi badan bisa terbantu.

Sementara itu, baik Melinda Trihapsari maupun Muhammad Talbiah Taranggana sama-sama mengungkapkan akan memberi yang terbaik bagi daerah ketika samapai di Jakarta nanti. 

“Saat sudah sampai di jakarta saya berharap bisa membanggakan nama Nusa Tenggara Barat (NTB) dan saya juga bisa memberikan dan menampilkan hal yang terbaik untuk NTB,” tutur dedare asal Rakam Lombok Timur tersebut.

Sementara Muhammad mengaku, akan menampilkan tarian tradisional asal daerahnya, agar teman-temannya bisa mengenal NTB. 

BACA JUGA: Bunda Niken Himbau UMKM Lokal Terus Berinovasi

“Saya adalah perwakilan dan putra terbaik dari NTB, jadi kalau saya sudah sampai di Jakarta saya akan menampilkan tarian-tarian tradisional dan juga membanggakan provinsi Nusa Tenggara Barat,” tandasnya. ***

 




Pemuda di FKUB Diharapkan Berikan Edukasi Melalui Sosmed

Gubernur Zulkieflimansyah kegadiran pemuda di FKUB dapat mengedukasi kerukunan umat melalui sosmed

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kehadiran generasi muda dalam kepengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi NTB, diharapakan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat melalui sosial media (Sosmed).

Gubernur berharap, permuda di FKUB mengedukasi kerukunan umat di sosial media

Sebab, beragam konflik antar umat beragama terjadi di tengah masyarakat melalui sosial media (sosmed). 

BACA JUGA: Ikatan Alumni Universitas Mataram Silaturahmi ke Gubernur

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan itu saat menerima audiensi Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur NTB, Rabu (13/07/22).

“Peta konflik yang ada saat ini banyak dari sosial media. Yang muda dapat memberikan edukasi melalui sosial media tersebut,” terangnya. 

Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB juga mengatakan, selain peran serta generasi muda, peran perempuan juga dibutuhkan dalam kepengurusan. 

“Keterwakilan dari unsur wanita diharapkan ada dipengurus harian harus ada,” kata Bang Zul.

Sekretaris FKUB Provinsi NTB, Dr. H. Muslihun berharap agar FKUB dapat menjadi mitra bagi Pemerintah Provinsi NTB dalam rangka menjaga kerukunan umat beragama. 

BACA JUGA: Investasi Didukung Tapi tak Boleh Lupakan Warga Lokal

“Karena kalau langsung pemerintah yang menangani secara langsung, maka penyelesaian persoalan keagamaan akan lebih mudah, antara Toga Toma dan pemerintah harus bersinergi dalam rangka menjaga kerukunan umat beragama,” ungkapnya. ***

 




Investasi Didukung Tapi tak Boleh Lupakan Warga Lokal

Gubernur NTB berharap warga lokal benar benar siap menjadi bagian dari investasi

LOBAR.lombokjournal.com ~ Kehadiran investasi di Nusa Tenggara Barat harus didukung  sepenuhnya, namun investor tak boleh mengabaikan warga lokal. 

Hal itu dikatakan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat ground breaking hotel The Apurva Kempinsky di Pantai Mekaki, Sekotong, Lombok Barat, Rabu (13/07/22). 

Masyarakat diharapkan bagian dari investasi

“Agar pada saatnya nanti warga lokal benar benar siap menjadi bagian dari investasi tidak hanya menjadi pekerja rendah”, tegas Gubernur Zul 

BACA JUGA: Standarisasi Jajanan Anak Sekolah, Perlu Monitoring

Apalagi, beberapa investor sebelumnya yang hadir di Pantai Mekaki belum ada yang berhasil membangun fasilitas hotel. 

Gubernur berharap, semua pihak terkait membantu kesulitan investasi sejak dari perizinan hingga operasional. 

Dan membuka peluang kerja maupun ekonomi yang mendukung pariwisata. 

Diusulkan, agar SMK Pariwisata dapat hadir di Lombok Barat agar sumberdaya manusia dapat bersaing dengan kebutuhan investasi. 

Mendatangkan manfaat

Bupati Lombok Barat, H Fauzan Halid mengatakan, sebagai upaya mendukung pariwisata khususnya Sekotong, Pemerintah Kabupaten berharap investasi yang dilakukan benar benar mendatangkan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat. 

“Pantai Mekaki punya potensi luarbiasa. Di sebelahnya ada Bangko Bangko yang dikenal menjadi spot surfing dunia,” kata Fauzan. 

Pemkab Lobar telah merencanakan agar kualifikasi World Surfing League tahun ini bisa dilakukan disana. 

Perwakilan Direksi Apurva Kempinsky, Hendra Sriyanto menjelaskan, hotel yang akan dikerjakan selama tiga tahun ini berdiri di atas lahan seluas 12 Ha berarsitektur rumah adat Sasak

Selain fasilitas umum hotel, Apurva Kempinsky akan membangun ballroom seluas 4000 meter persegi, hotel tower dan komplek villa dengan 5000 kamar. 

BACA JUGA:  Wagub NTB Terima Audensi Perempuan Adat Sasak

Adapula birdview mengingat kawasan ini adalah lalu lintas migrasi burung. 

Hadir pula dalam acara groundbreaking, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala DPMPTSP, Asisten I dan para Kepala OPD Pemkab  Lobar serta Ketua DPRD Lombok Barat. ***

 




Atasi Sampah Plastik, Pemprov Siap Implementasi EPPIC di NTB

Pemprov akan mengimplikasikan EPPIC untuk mengaatasi permasalahan sampah plastik

MATARAM.lombokjournal.com ~ Program Ending Plastic Pollution Innovation Challenge (EPPIC) siap untuk diimplementasikan  di NTB sebagai solusi mengatasi sampah plastik 

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat menerima audiensi dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) beserta Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut (TKN PSL) di ruang kerjanya, Selasa (12/07/22). 

BACA JUGA: Lomdeskel, Percepat Berbagai Program Berbasis Desa

NTB siap implementasikan EPPIC untuk atasi sampah plastik
:

“Bagus, lanjutkan! Ini luar biasa, kita sangat welcome. Terima kasih, saya sangat happy dengan ini, sekarang tinggal realisasinya,” kata Wagub bersemangat.menerima audiensi dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) beserta Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut (TKN PSL) di ruang kerjanya, Selasa (12/07/22)

NTB mempunyai mimpi yang sangat tinggi untuk mengatasi permasalahan plastik, sehingga penerapan program EPPIC merupakan suatu terobosan baru untuk mencapai NTB Net Zero Emission 2050.

“NTB ini punya mimpi yang tinggi untuk capai Net Zero Emission di tahun 2050. Kita juga merupakan provinsi yang lengkap, biomassa ada, biothermal juga ada. Dan memang untuk masalah plastik, kita sudah komit dari dulu. Jadi, kalau ada program-program bagus begini, ayo cepat direalisasikan,” katanya. 

Dalam hal ini, Rendra Kurnia, selaku Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Kemenko Marves, menjelaskan bahwa EPPIC merupakan suatu program dari United Nation Development Program (UNDP) Indonesia dan Filipina, melalui proyek Sekretariat TKN PSL dan Archipelagic and Island States (AIS) Forum, Norwegian Agency for Development Cooperation (Norad), dan Kementerian Luar Negeri Norwegia.

Serta Kemenko Marves yang dapat dijadikan sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan sampah plastik di Indonesia, bahkan di ASEAN.

“Jadi EPPIC ini merupakan suatu program dari UNDP terkait dengan bagaimana inovasi para peserta untuk menyelesaikan masalah sampah, khususnya plastik. Tujuannya supaya bisa mitigasi sampah dan menemukan solusi untuk sampah plastik,” jelas Rendra.

Sementara itu, salah satu inovator asal Indonesia, yaitu Siklus, berhasil menjadi pemenang pada Final Pitching EPPIC tahun 2021. Dalam hal ini, Siklus akan mengimplementasikan solusi yang mereka usung di Provinsi NTB.

BACA JUGA: Gubernur NTB Minta BAPANAS Revisi HPP Jagung Jadi Rp4.400

“Sebenarnya konsep kita sama dengan NTB, yaitu Zero Waste. Kami memanfaatkan apa yang terbuang. Bagaimana pemanfaatan limbah makanan untuk membuat produk pengganti plastik, hal ini yang nantinya akan kita coba di NTB,” jelas Tim Siklus. 

Turut hadir dalam audiensi tersebut, yaitu Asisten I Setda Provinsi NTB, Kepala Dinas Kominfotik NTB, serta Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Dinas LHK NTB.***

 




PIRN XX, Jangan Hanya Berkompetisi, Carilah Sahabat

Gubernur NTB harapkan peserta PIRN XX memanfaatkan momen PIRN sebagai wadah mencari sahabat untuk sama – sama membangun Negara menjadi lebih baik

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengajak seluruh peserta Pekan Pemuda Inovasi dan Riset Nasional ke-20 (PIRN XX) untuk memanfaatkan momen PIRN sebagai wadah mencari sahabat untuk sama – sama membangun Negara menjadi lebih baik.

Gubernur sarankan PIRN XII juga ajang mencari sahabat

“Jangan sampai niat teman – teman berkompetisi tetapi tidak memiliki sahabat, adanya sahabat dan meninggalkan pesan yang mendalam di sahabat kita yang lainnya,” ujar Bang Zul.

BACA JUGA: Gubernur NTB Bertemu Konsultan Konstruksi Lokal

Ia mengatakan itu saat memberikan sambutan dalam pembukaan Pekan PRIN di Gedung Graha Bakti Praja Kantor Gubernur NTB, Senin (11/07/22).

Pelaksanaan Pekan PIRN XX NTB ini menjadi pelaksanaan PIRN pertama oleh BRIN dan menjadi PIRN pertama yang diikuti oleh Mahasiswa. 

Hal ini dikatakan oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko.

“PIRN ini adalah awal pembentukan talenta Riset dan Inovasi Nasional kita, yang saat ini menjadi tanggung jawab BRIN,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, momen PIRN menjadi ajang awal untuk melihat potensi – potensi talenta dari generasi muda.

“BRIN bertanggungjawab untuk pembentukan talenta, hadirnya PIRN sebagai ajang awal melihat potensi anak – anak kita, kenapa kita lakukan didaerah? Karena di daerah justru banyak talenta ungguL,” pungkasnya.

BRIN bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTB serta Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi NTB akan menyelenggarakan Pekan Pemuda Riset dan Inovasi (Pekan PIRN) ke-20 pada tanggal 10-17 Juli 2022 di Mataram, Lombok, NTB.

Sebanyak 400 peserta siswa SMP-SMA dan guru dari seluruh Indonesia, serta mahasiswa dari Provinsi NTB akan mengikuti Pekan PIRN. 

BACA JUGA: UPTD Dinas Pertanian Tanjung Lakukan Operasi Pasar

Rangkaian kegiatannya meliputi pelatihan metodologi penelitian, penelitian lapangan dan laboratorium, presentasi ilmiah, karakterisasi alat material dan kimia, pelatihan penulisan artikel ilmiah populer, pengayaan insersi mutiara, pengayaan akuisisi pengetahuan lokal dan lain sebagainya.***

 

 




NTB Peringat 9 Nasional pada Ajang Pesonas 2022 di Semarang

Gubernur NTB mengaku terharu menyambut atlet-atlet NTB yang berlaga di Special Olympic Games di Semarang

MATARAM.lombokjournal.com ~ Atlet-atlet Pekan Special Olympic Nasional (Personas) 2022 NTB berhasil mengharumkan nama daerah, dengan perolehan 26 Medali dengan perincian: 7 Emas, 13 Perak dan 6 Perunggu.

Penyelenggaraan Personas 2022, berlangsung mulai Minggu-Kamis (3 sd.8 Juli 2022) di Holy Stadium Semarang, Jawa Tengah.

Personas 2022 resmi dibuka  oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali pada hari Senin (04/07/22).  

BACA JUGA: Gubernur Meletakkan Batu Pertama Masjid Al Muttaqin

Gubernur menyambut Atlet Pesonas NTB mengharumkan nama daerah

Sebanyak 21 provinsi berpartisipasi dalam kejuaraan penyandang disabilitas tersebut, termasuk Atlet dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

Rombongan Atlet-atlet Personas NTB ini siang tadi diterima Gubernur NTB di Pendopo yang didampingi Asisten Pak Dani. 

Laporan oleh Ketua Soina NTB, Andi Hadianto SH, MH sampaikan hasil yang dicapai atlet-atlet NTB pada kegiatan Pesonas 2022 ini.

Gubernur NTB, Dr H. Zulkieflimansyah sangat bersemangat menerima para atlet dan pendamping yang ikut di Pesona 2022 ini.

Gubernur NTB  yang akrab disapa Bang Zul ini dalam sambutan menyatakan selamat  dan  haturkan terimakasih serta apresiasi yang tinggi atas prestasi yang diraih  atlet Pesonas 2022 yang meraih banyak medali.

“Terharu dan bangga menyambut atlet-atlet NTB yang berlaga di Special Olympic Games di Semarang. Ini kejuaraan Nasional untuk anak-anak berkebutuhan khusus atau difabel. Alhamdulillah mereka semua bersemangat mengharumkan nama NTB dan berada di peringkat 9 Nasional! Terima Kasih Para pelatih, pendamping dan Para Official yg sudah berjuang luar biasa !” ucap Bang Zul bangga.

BACA JUGA: KLU Dapat Kuota 900 Vaksin PMK Ternak Sapi

Gubernur NTB memberikan apresiasi berupa hadiah bagi semua atlet dan para pendamping 

Ini nama-nama perolehan medali :

Cabor Atletik

  1. Rosika Apriani nomor 25 meter (putri) Div.1 medali PERAK
  2. Muhammad Agha nomor 25 meter (putra) Div. 1 medali PERAK
  3. Zakaria nomor 400 meter (putra) Div. 1 medali EMAS
  4. Yogi Tri Anggoro nomor 50 meter (putra) Div. 2 medali PERUNGGU
  5. Moh Indrawan nomor 100 meter (putra) Div. 1 medali PERUNGGU
  6. Yusrina Hidayati nomor 100 meter (putri) Div. 2 medali PERAK
  7. M.Nasir (putra) nomor lompat jauh tanpa awalan Div. 1 medali EMAS
  8. Moh.Fadliyansyah (putra) nomor lempar roket Div. 2 medali EMAS
  9. Wardiah (putri) lompat jauh dengan awalan Div. 1 medali PERUNGGU
  10. Kadek Kartini (putri) lompat jauh tanpa awalan LA Div. 1 medali PERAK
  11. Natia Dewi (putri) lempar bola sofball LA Div. 1 medali PERAK
  12. Ahmad Fathul Huda (putra) lempar bola sofball Div.1 medali PERAK
  13. Baiq Alifia Lubna (putri) tolak Peluru LA Div. 3 medali PERAK
  14. Dimas Vernanda (putra) tolak peluru LA Div 3 medali EMAS

Cabor Bocce

  1. Nurul Rizki dan Nuraini nomor beregu putri medali PERAK Div 5.
  2. Hisyam Nafis Nurahman single putra medali EMAS Div 9.
  3. M Tarmizi single putra medali PERAK Div 9.
  4. Feri Rahmat single putra medali PERAK Div 10.
  5. Nuraini single putri medali PERAK Div 4.
  6. Maya Ashari Putri single putri medali PERUNGGU Div 13.

Cabor Renang

  1. Ananda Rizki nomor 100 meter HA medali EMAS

Cabor Bulutangkis

  1. Pasangan Muh Irvan dan Muh Fitrahwan medali EMAS
  2. Tunggal Putra Habib Mutalib Alwi Mendali PERUNGGU

Cabor Futsal

  1. Tim Putra medali PERUNGGU

Cabor Tenis Meja

  1. Tomi single putra medali PERAK

Kategori Seni Tari

  1. Dimas medali PERAK

Total menjadi  26 MEDALI, terdiri dari 7 EMAS, 13 PERAK, 6 PERUNGGU. Selamat dan Sukses untuk NTB Gemilang.***

 

 




KLU Dapat Kuota 900 Vaksin PMK Ternak Sapi 

Setelah ada penambahan jatah kuota vaksin untuk KLU, DKP3 melakukan peluncuran penyuntikan vaksin PMK

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Peluncuran penyuntikan vaksin PMK untuk ternak sapi berlangsung di Dusun Kelui Desa Malaka Kecamatan Pamenang, Jum’at (08/07/22).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Lombok Utara, Tresna Hadi, didamping Kabid Peternakan, dr.Sarudi, mengawasi langsung di Dusun Kelui Rt 2. 

Kegiatan ini sebagai tindak lanjut kegiatan vaksin sebelumnya di tempat tempat berbeda, di seluruh Kecamatan di wilayah Kabupaten Lombok Utara. 

DKP3 KLU melakukan peluncuran Vaksinasi PMK

Tim terdiri dari Dinas DKP3 KLU, Kepolisian, dan anggota TNI yang bertugas di wilayah Kabupaten Lombok Utara, di sela-sela peluncuran penyuntikan vaksin, juga menyempatkan meninjau kandang sapi milik warga setempat.

Selain itu, memberikan saran agar tetap menjaga kebersihan sesuai standar kesehatan PMK.

BACA JUGA: Turnamen Bulu Tangkis Bupati Cup I, Resmi Ditutup

Tresna Hadi mengatakan, untuk Kabupaten Lombok Utara mendapatkan jatah kuota vaksin 900 dosis, yang sebelumnya hanya 600 dosis. 

Menurutnya, KLU populasi sapinya cukup besar dan dokternya bersama petugas yang lain juga siap,  jadi jatah vaksin sitambah 300 lagi dari 600 jatah sebelumnya. 

“Kami berterima kasih kepada Pak Bupati atas antisipasi dalam Wabah PMK ini. Kepada masyarakat dihimbau, jika hendak menjual hewan ternak untuk dilihat kondisinya terlebih dahulu. Gejalanya ada tidak, jika ada bisa dilaporkan supaya lebih aman,” tutur Tresna Hadi.

Tresna Hadi juga berharap, jika ada kematian ternak sapi akibat PMK, masyarakat dihimbau agar tidak langsung mengubur atau membuangnya. 

Karena tentu ada tata caranya dalam mengubur hewan, sarannya.

Tresna Hadi menjelaskan, vaksin yang diterima langsung akan disalurkan ke desa desa yang rawan PMK. 

“Petugas kita siap, para dokter hewan juga siap dan diharapkan kepada masyarakat yang menjumpai gejala PMK langsung laporan ke Dinas terkait. Kebersihan kandang harus dijaga, dan penyemprotan desinfektan harus dilakukan secara berkala,” katanya.

Menurutnya, pemberian vaksinasi PMK adalah hal baik bagi ternaknya. Sebab, peternak tidak lagi diliputi kekhawatiran ternaknya akan terkena PMK.

“Kita resah dan waspada sebelumnya, namun dengan adanya vaksin ini tentu membuat lega kami sebagai peternak,” ucapnya.

BACA JUGA: BPBD KLU “Pentingnya Perencanaan Partisipatif Kebencanaan”

Tresna Hadi menceritakan, selaku Kepala Dinas DKP3 KLU, pihaknya juga berupaya perintahkan seluruh petugas untuk segera perawatan ternak, seperti menyemprot desinfektan ke kandang. 

Bahkan, ia juga menyarankan membuat ramuan sendiri untuk diberikan pada ternak masing masing, tuturnya pada wartawan media ini.

“Upaya apa pun kita lakukan agar ternak bisa sembuh, kami buat ramuan sendiri dari campuran buah mengkudu, daun binahong, daun ketela, daun jarak dan lain lain. Dan Alhamdulillah berhasil, ternak bisa sembuh,” imbuhnya.

Sampai Jum’at (08/07) ini ternak yang sudah di vaksin sejumlah 200 ekor. 

Sementara untuk Kecamatan Kayangan masih dalam proses dan akan di sampaikan dalam berita selanjutnya. ***

 

 




Wagub Tutup MTQ ke-XXIX 2022 di Lotim, Luar Biasa, Katanya

MTQ ke-XXIX 202 Tingkat Provinsi di Kab. Lombok Timur ditutup, menurut Wagub NTB sukses luar biasa

LOTIM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah memberikan apresiasinya kepada Kabupaten Lombok Timur selaku tuan rumah atas terselenggaranya MTQ ke-XXIX dengan sukses dan lancar.

Itu dikatakan wagub saat menutup lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIX Tahun 2022 tingkat Provinsi di Kabupaten Lombok Timur, Rabu (06/07/22).

BACA JUGA: Masyarakat Dihimbau untuk Segera Mengupgrade ke 4G

Wagub menilai MTQ di Lotim sukses luar biasa

“MTQ ke-XXIX di Lombok Timur ini Alhamdulillah sukses dengan luar biasa. Lombok Timur luar biasa, seluruh khafilah luar biasa,” puji Ummi Rohmi sapaan wagub.

Ia kemudian menutup MTQ ke-XXIX di Lombok Timur. Semoga Allah memberkahi kita semua. Aamiinn, kata Ummi Rohmi di Arena Utama MTQ ke-XXIX Lapangan Gotong Royong Masbagik.

Harapannya, MTQ ke-XXIX di Kab. Lombok Timur berakhir, dapat terus mendorong motivasi masyarakat untuk membumikan Al-Qur’an di Lombok Timur, NTB bahkan Indonesia.

Ummi Rohmi berharap setelah ditutupnya MTQ ke-XXIX di Lombok Timur ini, ghiroh yang kita rasakan selama satu minggu akan betul-betul mendorong motivasi membumikan Al-Qur’an di Lombok Timur, NTB dan Indonesia.

Sementara itu, Bupati Lombok Timur, H. Sukiman Azmy turut mengucapkan selamat kepada seluruh khafilah yang telah berhasil meraih juara, sehingga berhak mewakili NTB pada lomba MTQ tingkat nasional bahkan internasional.

Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kemeriahan MTQ ke-XXIX tingkat Provinsi di Kabupaten Lombok Timur. 

Sukiman Azmy menyampaikan selamat kepada para juara.

“Semoga yang terpilih pada MTQ ke-XXIX ini dapat mewakili dan mengharumkan nama Provinsi NTB pada kancah nasional bahkan internasional,” ucap Bupati Lombok Timur.

Ia juga berpesan kepada seluruh khafilah, baik yang meraih juara maupun tidak, agar selalu mengaplikasikan ajaran-ajaran Islam sebagaimana yang tercantum dalam Al-Qur’an.

BACA JUGA: PON XXII, NTB dan NTT Calon Tuan Rumah Bersama

“Yang lebih utama lagi semoga dapat mengaplikasikan ajaran-ajaran Islam yang indah sebagaimana tercantum dalam Al-Qur’an dimanapun kita berada,” katanya.

Sebagai informasi, setelah sukses diselenggarakan di Kabupaten Lombok Timur, MTQ ke-XXX tingkat Provinsi rencananya akan dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa Barat pada tahun 2024 mendatang. ***