Program Mawar Emas Dipastikan Dinikmati Masyarakat

Gubernur NTB mengatakan, dengan program Mawar Emas masyarakat tidak lagi terjebak rentenir yang menawarjkan kemudahan meminjam dengan bunga berlipat 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Akses keuangan bagi masyarakat melalui program Melawan Renternir Berbasis Masjid atau Mawar Emas dipastikan dapat dinikmati masyarakat. 

Penegasan itu disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah saat mengunjungi jamaah masjid Al Ikhlas, Karang Tatah, Kota Mataram, Kamis (01/09/22).

“Saya yakin banyak jamaah masjid kita yang meminjam uang di rentenir. Saya pastikan program Mawar Emas akan diberikan pada jamaah masjid yang membutuhkan,” katanya.

BACA JUGA: Pemprov NTB bersama Plan Indonesia Perangi Perkawinan Anak

Gubernur menyadari masih banyak masyarakat yang memanfaatkan rentenir untuk soal keuangan karena kemudahan meminjam, meski dengan bunga yang berlipat. 

Ia berharap, program ini akan membantu jamaah masjid untuk perekonomian. 

Ditambahkan pula, akses keuangan masih belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat dan lembaga keuangan seperti bank, kerap masih sulit diakses karena persyaratan yang menyulitkan. 

“Tapi uang yang dipinjam dari masjid harus dikembalikan dan pengurus akan memilih siapa yang amanah di antara jamaah nantinya,” tambah Gubernur. 

Hal serupa disampaikan pula saat menemui jamaah masjid Nurul Huda, Karang Tapen agar     warga maupun jamaah masjid bisa mendapatkan bantuan keuangan melalui program Mawar Emas. 

Gubernur berpesan, agar selalu mensyukuri keadaan karena setiap orang memiliki persoalannya masing-masing. 

Hal ini ditegaskan agar masyarakat tetap optimis dan berkontribusi bagi kemajuan lingkungan dan daerah. 

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Karang Tatah, Prof Zaenal Asikin  mengatakan, kehadiran Gubernur sangat dinanti warga. 

“Sebagai warga kampung di tengah kota terkadang merasa kurang diperhatikan walau persoalan di kampung sama,” sebut Asikin. 

Namun demikian, ia mengapresiasi Gubernur Zulkieflimansyah yang selalu menyediakan waktu untuk berkeliling mengunjungi warga masyarakat di kampung, desa dan dusun di NTB. 

Hadir pula mendampingi Gubernur, Ketua Baznas NTB, Karo Kesra, Karo Adpim dan anggota DPRD kota Mataram.*** 

 




Pemprov NTB Bersama Plan Indonesia Perangi Perkawinan Anak

Serius memerangi perkawinan anak, Pemprov NTB lakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Plan Indonesia

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB menggelar Rapat Koordinasi dan Penandatanganan Nota Kesepahaman, serta Perjanjian Kerjasama dengan Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) Tentang Pencegahan Perkawinan Anak, di Gedung Sangkareang, Kamis (01/09/22).

Ini salah satu upaya serius Pemprov NTB memerangi isu perkawinan anak. 

BACA JUGA: Lulusan Hamzanwadi Diminta Berkontribusi untuk Masyarakat

Wagub mengatakan Pemprov sudah punya Perda Pencegahan Perkawinan Anak
Wagub Sitti Rohmi dan Direktur Eksekutif Plan Indonesia Dini Widiastuti

Penandatanganan nota kesepahaman itu dilakukan Plan Indonesia dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB (DP3AP2KB) tentang Pencegahan Perkawinan Anak.

Selanjutnya, penandatangan antara Dinas Kesehatan NTB dengan Plan Indonesia tentang kemitraan mendukung sanitasi berbasis masyarakat di NTB. 

Kemudian penandatanganan kerjasama dengan BKKN NTB terkait stunting melalui Project Masmirah. 

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah menjelaskan, Pemprov NTB menjadi Provinsi pertama di Indonesia yang memiliki Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pencegahan Perkawinan Anak.

Namun, Perda tersebut tidaklah cukup hanya menjadi bahasan di tingkat kabupaten dan kota. 

Perda perkawinan anak tersebut perlu diteruskan ke tingkat dusun, sehingga bisa langsung menyasar anak, orangtua, dan pemangku kepentingan. 

Dikatakan Wagub, melalui Posyandu Keluarga hal tersebut bisa diwujudkan. Juga bisa turut disosialisaikan dalam berbagai program Plan Indonesia yang ditujukan untuk menekan angka perkawinan anak. 

“Regulasi sudah ada, bagaimana PRnya regulasi ini dipahami di tingkat dusun dan desa,” tutur Wagub. 

Menurutnya, perkawinan anak merupakan permasalahan yang rumit. Hanya bisa diatasi dengan kolaborasi dan sinergi berbagai pihak. Khususnya dalam mengedukasi persuasif terus menerus kepada masyarakat.

Wagub mengucapkan terima kasih atas kontribusi yang telah diberikan oleh Plan Indonesia. 

Diharapkan, kerjasama yang dilakukan dapat menurunkan angka perkawinan anak di tahun 2023. 

“Yang paling penting adalah actionnya di lapangan. Mudah-mudahan di tahun 2023 angka perkawinan anak ini akan turun dengan baik,” harapnya.

BACA JUGA: HUT Kota Matarm ke 29, Gubernur NTB: Perkuat Kolaborasi

Program Gema Cita

Sementara itu, Direktur Eksekutif Plan Indonesia Dini Widiastuti mengatakan, penandatanganan ini sebagai salah satu upaya memperkuat implementasi Perda Pencegahan Perkawinan Anak yang dibuat NTB.

Pemprov menggandeng Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) untuk bekerja sama secara formal, yang dituangkan melalui nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS). 

Dini melanjutkan, perjanjian kerja sama ini menjadi langkah positif upaya pencegahan perkawinan anak di NTB, secara lebih kuat dan berdampak luas ke depan. 

Di NTB sendiri, salah satu upaya yang telah ditempuh Plan Indonesia dalam pencegahan perkawinan anak adalah melalui Program Gema Cita (Generasi Bangsa Bebas Perkawinan Usia Anak). 

Gema Cita dirancang untuk melanjutkan praktik baik yang dilakukan Plan Indonesia dan mitra sebelumnya untuk memperkuat remaja dan kaum muda. Terutama perempuan, dalam mengambil keputusan tepat agar bebas dari perkawinan anak dan kehamilan remaja. 

Di samping itu, program ini juga mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung bagi remaja dan kaum muda dalam bentuk penguatan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis. 

Selain Gema Cita, ada juga program  Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM). 

BACA JUGA: Lingkungan Bersih Salah Satu Faktor Penurunan Stunting

Program ini merupakan gerakan dari jaringan atau kelompok warga pada tingkat masyarakat yang bekerja secara terkoordinasi untuk mencapai tujuan perlindungan anak. sekolah ramah anak dan forum anak.

PATBM terbukti berhasil mendorong kapasitas dan komitmen pemerintah dan warga desa termasuk remaja dan kaum muda, dalam memerangi perkawinan anak dan kehamilan remaja secara lebih terstruktur,

holistik, dan integratif. 

Pemprob NTB menandatangani MoU dengan Plan Indonesia

“Program ini berkolaborasi dengan pemerintah, kelompok kaum muda, sekolah dan organisasi masyarakat, khususnya di Lombok Barat. Selain di NTB, program ini juga diimplementasikan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 

Ini merupakan upaya keberlanjutan memperkuat advokasi pencegahan perkawinan anak di dua provinsi tersebut,” tutur Dini. ***

 

 




Pelantikan Waka II DPRD NTB, Ini Pesan Gubernur NTB 

Gubernur NTB dalam pelantikan Waka II DPRD NTB Yek Agil, berpesan agar menjadi orang tua yang mampu menenangkan anggotanya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketua DPW PKS NTB, Yek Agil dilantik sebagai Wakil Ketua II DPRD NTB dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk Pengambilan Sumpah/Janji dan Pelantikan Pimpinan DPRD Provinsi NTB Pengganti Antar Waktu (PAW) Sisa Masa Jabatan Tahun 2019-2024, di Ruang Paripurna DPRD Provinsi NTB, Rabu (31/08/22).

Gubernur NTB berpesan, agar jadi orang tua bagi anggotanya
Gubernur Zulkieflimansyah

Jabatan Wakil Ketua DPRD NTBsemula dijabat H. Abdul Hadi. 

BACA JUGA: HUT Kota Mataram ke 29, Gubernur NTB: Perkuat Kolaborasi

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dihadiri Gubernur NTB Zulkieflimansyah itu, dilakukan Ketua Pengadilan Tinggi NTB Achmad Setyo Pudjoharsoyo dan dipimpin Baiq Isvie Rupaeda, S.H., M.H selaku Ketua DPRD NTB. 

Bang Zul sapaan Gubernur, berpesan kepada pimpinan baru, dapat menjadi layaknya orangtua yang mampu menenangkan para anggotanya dalam berbagai gejolak kondisi dan situasi. 

“Mudah-mudahan tetap kompak dan bersinergi bersama kami pemerintah, dan menjadi orang tua yang baik menanamkan konsep dan solusi yang menyebakan hidup kita makin berwarna,” pesan Bang Zul. 

Sementara itu, Baiq Isvie Rupaeda, S.H., M.H dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada Wakil Ketua II DPRD NTB yang semula dijabat H. Abdul Hadi. 

Menurutnya, Abdul Hadi telah bekerja dengan sepenuh hati mengamalkan samiqna wa’atoqna atau mendengarkan dan mentaati berbagai keputusan. 

Ia juga meengucapkan selamat kepada Waka DPRD yang baru dan berharap Yek Agil dapat segera beradaptasi dengan berbagai pekerjaan yang menanti, meningkatkan koordinasi dengan Pemprov NTB, sehingga bisa menghasilkan produk dewan yang berkualitas. 

“Kami mengucapkan selamat bekerja dalam mengemban amanah,” pesan Isvi. 

BACA JUGA: Puan Maharani Ajak Kolaborasi Ciptakan Dunia yang Lebih Baik

Selain dihadiri Gubernur NTB, pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah NTB Lalu Gita Ariadi, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), perwakilan KPU, BAWASLU, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, LSM, dan awak media cetak maupun elektronik.***

 

 




HUT Kota Mataram ke-29, Gubernur NTB: Perkuat Kolaborasi

Dalam peringatan HUT Kota Mataram, Gubernur NTB berharap warga mengedepankan kolaborasi membangun kota

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kota Mataram merayakan Hari Ulang Tahunnya yang ke-29 tahun, tanggal 31 Agustus, yang menjadi momen spesial bagi Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pada momen spesial ini, kepada masyarakat kota Mataram Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyampaikan pesan, agar selalu mengedepankan kolaborasi dan kerja sama, sebagai ikhtiar kolektif dalam membangun Kota Mataram menuju visi misi yang dicita-citakan. 

BACA JUGA: Pemprov NTB Dukung Prpgram Teknologi Hemat Energi IKA ITS

Pesan HUT Kota Mataram, perkuat kerja bersama membangun kota

“Seluruh komponen Kota Mataram diharapkan mengedepankan kolaborasi, bekerja bersama sebagai ikhtiar kolektif dalam membangun Kota Mataram menuju visi-misi yang dicita-citakan,” pesan Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB.

Menurutnya, momentum ini menunjukkan Kota Mataram yang tetap tangguh, semakin solid, dan harus bangkit lebih kuat serta pulih lebih cepat.

Bang Zul menyampaikan pesan itu dalam sambutan yang dibacakan Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana, S.Sos, M.H di Lapangan Taman Sangkareang, Rabu (31/08/22). 

Bang Zul juga mengapresiasi Pemerintah Kota Mataram atas keberhasilannya dalam menekan laju penyebaran Covid-19, terutama untuk pemulihan sosial ekonomi masyarakat. 

“Kita patut memberikan apresiasi kepada pemerintah Kota Mataram dalam menghadapi pandemi berhasil menekan laju penyebaran covid-19 terutama pemulihan sosial ekonomi masyarakat. Dimana dalam penanganan covid-19, tetap berpedoman dalam mengedepankan strategi menjaga titik keseimbangan antara kebijakan pemulihan kesehatan dan pemulihan ekonomi, seiring sejalan,” kata Bang Zul.

Selain itu, perjalanan membangun Kota Mataram ke depan masih sangat panjang dengan segala tantangan sehingga diperlukan kekuatan kepemimpinan daerah dalam menciptakan inovasi dan peningkatan SDM.

Menurut Bang Zul, perjalanan membangun Kota Mataram masih panjang dengan segala tantangannya. Peningkatan daya saing itu penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kota Mataram. 

“Semoga hari jadi Kota Mataram ini memberi inspirasi dan semangat baru kepada seluruh masyarakat Kota Mataram untuk bekerja nyata dan memantapkan ikhtiar pembangunan kota Mataram,” ujarnya.

Gubernur Zulkieflimansyah menegaskan, dalam menyambut tahun politik di 2023 mendatang, masyarakat diimbau agar tetap menjaga kondusifitas dan persatuan untuk menyukseskannya.

BACA JUGA: Kenggulan dan Potensi NTB Diungkap pada Peserta PKA

“Tahun 2023 akan memasuki tahun politik, perbedaan pendapat dan perbedaan pilihan harus dimaknai dengan cara tuhan memperkaya kita bukan untuk memantik perseteruan. Diimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas daerah menuju pesta demokrasi dengan penuh rasa kekeluargaan, rasa persahabatan, saling menyayangi, saling mendukung, dan saling menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian wilayah masing-masing,” ujar H. Mohan Roliskana sebagai Inspektur Upacara, membacakan sambutan.

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah yang juga turut mengucapkan selamat hari jadi untuk Kota Mataram yang ke-29. 

Momen HUT Kota Mataram menginspirasi warga berihtiar membangun kota

Wagub Sitti Rohmi menyampaikan selamat pada Kota Mataram, apalagi pada HUT ke-29 ini banyak hal-hal luar biasa yang dilakukan dan diapresiasinya. 

BACA JUGA: Puan Maharani Ajak Kolaborasi Bangun Dunia yang Lebih Baik

“Yang pertama 5 pilar STBM, itu tidak gampang. Kemudian ada Mall Pelayanan Publik, ini juga bagus karena pelayanan ke masyarakat itu nomor satu. Jadi hal-hal prinsip banyak dilakukan. Selain itu, kebersihan di Kota Mataram ini besar sekali kemajuannya, harus kita apresiasi, progressnya udah luar biasa. Dan Kota Mataram juga concern untuk menekan angka stunting, luar biasa sekali,” ucap Wagub NTB. *** 

 

 




Geopark Tambora Akan Miliki Pusat Informasi Geologi

Didukung KESDM RI, Geopark Tambora tak lama lagi akan membangun Pusat Informasi Geologi (PIG) 

BIMA.lombokjournal.com ~ Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) Republik Indonesia, Melalui Badan Geologi telah menganggarkan melalui DIPA KESDM untuk perencanaan dan Pengisian konten Pusat Informasi Geologi (PIG) Geopark Tambora, di Pulau Sumbawa Provinsi NTB pada tahun 2023. 

BACA JUGA: Keunggulan dan Potensi NTB Diungkap pada Peserta PKA

Hadi Santoso mengatakan, pengisian konten PIG Geopark Tambora sudah dianggarkan melalui DIPA KESDM RI
Hadi Santoso

“Alhamdulillah sudah final teralokasi dalam DIPA KESDM RI. Tinggal tugas kami dalam waktu dekat ini adalah mengkomunikasikan dengan Pemerintah Provinsi NTB, Pemkab Bima, Pemkab Dompu dan Pemkab Sumbawa untuk dukungan gedung yang representatif dan strategis serta berstatus asset/milik Pemerintah Daerah,” ungkap General Manager Geopark Tambora-Samota Biosphere Reserve Pulau Sumbawa, Ir. Hadi Santoso, ST., MM, Selasa (30/08/22) di Sekretariat DP Geopark Tambora, Desa Panda, Kabupaten Bima. 

Menurut Wakil Ketua KADIN Bima ini, hal tersebut sesuai Surat Kepala Pusat Survei Geologi Badan Geologi KESDM, Nomor T-503/GL.03/BGS/2022 tertanggal 29 Agustus 2022 tentang Permohonan Data Calon Lokasi Pusat Informasi Geologi. 

Dijelaskan, untuk tahun 2023 akan dilakukan perencaaan dan pengisian Pusat Informasi Geologi di kawasan Geopark Nasional Ijen dan Geopark Nasional Tambora. 

Pelaksanaan Perencanaan dan Pengisian Pusat Informasi Geologi di kawasan Geopark Nasional Ijen dan Geopark Nasional Tambora akan dilaksanakan oleh pihak ketiga, yang akan diseleksi melalui proses lelang pada bulan November 2022 oleh Kementrian ESDM RI.

“Dalam rangka mensukseskan Perencanaan dan Pengisian PIG tersebut. Kami diminta untuk sesegera mungkin mengirimkan data dan informasi terkait usulan lokasi bangunan calon Pusat Informasi Geologi, yang dilengkapi dengan alamat lengkap, status kepemilikan aset, dan lampiran pendukung seperti denah dan foto penunjang lainnya,” ujar Hadi.

Ia optimis baik proses penyediaan bangunan oleh Pemda maupun perencanaan dan pengisian PIG oleh Kementrian ESDM RI akan berjalan lancar. 

Karena keberadaan PIG ini sangat penting dan sudah lama dinantikan oleh masyarakat Pulau Sumbawa, Pemprov NTB, maupun oleh Pemkab se Pulau Sumbawa. 

“Pak Gubernur NTB, Zulkieflimansyah sangat mengapreasiasi dan mensupport penuh rencana PIG ini. Dan langsung memerintahkan kami untuk segera memenuhi persyaratan yang diminta oleh Kepala PSG Badan Geologi,” sambung Hadi.

BACA JUGA: Puan Maharani Ajak Kolaborasi Bangun Dunia yang Lebih Baik

PIG Geopark Tambora sudah dianggarkan melalui DIPA KESDM RI
Pusat Informasi Geologi Geopark Tambora

Keberadaan PIG Geopark Tambora berfungsi untuk mendukung visibiltas Geopark Tambora. Selain itu juga merupakan sarana eduwisata, geowisata dan penyebarluasan informasi kegeologian dan Geopark Tambora. 

“Serta akan menjadi pendorong peningkatan kunjungan wisata, khususnya di kawasan Geopark Tambora,” tandas pria yang pernah menjabat Pimpinan Perguruan Tinggi di Bima ini. ***

 




Keunggulan dan Potensi NTB Diungkap pada Peserta PKA

Visitasi peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) untuk belajar dari keunggulan dan prestasi yang dicapai NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi memaparkan keunggulan, prestasi dan potensi yang dimiliki Provinsi NTB.

Hal itu disampaikan pada peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Kementerian Dalam Negeri, di Aula Wisma Tambora Kantor BPSDMD, Selasa (30/08/22).

BACA JUGA: Temu Mahasiswa NTT se Indonesia ‘Melihat NTT dari Luar NTT’ 

Sekda NTB menjelaskan keunggulan dan prestasi NTB diharapkan menginspirasi peserta PKA

Sekda NTB yang akrab disapa Miq Gita mengungkapkan keunggulan itu, karena visitasi ini dimaksudkan untuk melihat beberapa  keunggulan dan prestasi yang dicapai NTB.

Keunggulan NTB yang dimaksud antara lain setelah menjadi tuan rumah penyelenggaraan event nasional dan internasional, seperti WSBK, MotoGP, MXGP. 

Prestasi yang diraih NTB, di antaranya Inovation Government Award 2021 yang sebelumnya NTB berada di posisi bawah. 

Selain itu sebagai provinsi pertama adanya BRIDA, Peringkat 3 Nasional Provinsi Informatif kategori Keterbukaan Informasi tahun 2021, WTP sebelas kali berturut-turut dan lain-lain.

“Semoga ada kabar baik yang bisa dipetik dari NTB selama kunjungan in. Dan kabar baik tersebut bisa menginspirasi, memotivasi peserta PKA sehingga pasca pendidikan dapat diterapkan sebaik-baiknya di daerah masing-masing,” ucap Miq Gita.

Diskusi Capaian Provinsi NTB

Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Kepamongprajaan dan Menejemen Kepemimpinan Dr. Hj. Nahliani Budi Lestari M.Si mengatakan, kesempatan luar biasa dan membanggakan bagi para peserta PKA untuk berkunjung ke Provinsi NTB yang terkenal dengan alamnya. 

Yang menjadi fokus pada pelatihan ini adalah diskusi atas capaian dan prestasi yang telah dicapai oleh Pemerintah Provinsi NTB, karena dilihat sebagai provinsi yang menjadi pemenang IGA (Inovatif Govervent Award) tahun lalu. 

“Karena itu teman-teman begitu bersemangat ingin melihat berbagai inovasi yang ada di Pemerintah Provinsi NTB. Dan kami sangat yakin, setelah ini akan memberikan manfaat yang sangat penting bagi bapak ibu para peserta yang berasal dari seluruh Indonesia”, ungkap Bu Nahliani.

BACA JUGA: Membangun NTB Butuh Terobosan dan Ide Kompatibel Kekinian

Peserta juga berharap, kedatangannya bukan hal yang sia-sia tapi memperoleh manfaat. Karena sebentar lagi mereka akan menyusun rancangan aksi perubahan, dan biasanya lokasi dari stula ini sangat berpengaruh terhadap inovasi-inovasi yang akan dilaksanakan oleh peserta.

“Kami mendengar banyak sekali kisah sukses di Provinsi NTB ini dan kami menunggu inovasi-inovasi baru dari Provinsi NTB untuk pengembangan SDM kami, karena kita saling belajar dan kita saling menjadi narasumber inovasi untuk diterapkan di daerah yang lain”, lanjutnya.

Dari pelatihan ini diharapkan sinergitas akan terus terjaga dan meningkat di masa-masa mendatang, yang merupakan harmonisasi dan sinergitas bagi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. ***

 

 




Membangun NTB Butuh Terobosan dan Ide Kompatibel Kekinian

Membangun NTB bukan semata berkompetisi di dunia global tapi juga bisa menyelami cara berpikir generasi sekarang

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pembangunan daerah saat ini membutuhkan ide segar dan terobosan pemimpin yang menguasai situasi. 

Penegasan itu disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah  di Pondok Pesantren Darul Falah, Pagutan, Kota Mataram, Senin (29/08/22).

BACA JUGA: Temu Mahasiswa NTT, ‘Melihat NTT dari Luar NTT’ 

iKata Gubernur, membangun NTB butuh de yang kompatibel dengan kekinian sangat dibutuhkan

“Siapa saja yang memiliki pemikiran dan ide yang kompatibel dengan kekinian sangat dibutuhkan saat ini,” ujar Gubernur Zulkieflimansyah

Dikatakan, situasi dunia yang berubah seperti digitalisasi dan industrialisasi harus dapat dikerjakan di NTB. Tak hanya ikut berkompetisi dalam dunia global namun juga bisa menyelami cara berpikir generasi sekarang yang jauh berbeda. 

Hal ini menurut Gubernur menjadi salah satu cara untuk menggerakkan program pembangunan, bahkan yang telah ada agar mampu menyesuaikan dengan dinamika baru. 

Salah satu peluang meningkatkan ekonomi secara signifikan adalah dengan event internasional yang menjadi perhatian masyarakat dunia. 

Dengan begitu, NTB akan membuka banyak kesempatan lain karena langsung beradaptasi dengan perkembangan. 

Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Darul Falah, TGH Muammar Arafat mengatakan, sosok pemimpin cerdas, rendah hati dan milenial masih akan dibutuhkan menjelang tahun pergantian kepemimpinan daerah

Ia menilai, kepemimpinan Zul Rohmi akan sedikit mendapatkan tantangan, karena jika pun  maju dalam pemilu 2024 kedua sosok ini telah dikenal masyarakat. 

Namun demikian, Muammar yang juga mengasuh kanal podcast  Jalan Tengah sejak beberapa tahun belakangan, mengakui dinamika politik NTB masih sangat cair. 

BACA JUGA: Lingkungan Bersih Salah Satu Faktor Penurunan Stunting

“Seperti dikatakan Pak Gub, bukan soal personalnya tapi tentang kualitas pemimpin yang dibutuhkan masyarakat NTB,” ujarnya. ***

 

 




TPAKD se NTB Harus Bersinergi dengan Pemprov dan OJK

Mulai saat ini TPAKD kabupaten/ kota mulai merencanakan program kerja bersama dan bersinergi dengan program Pemerintah Provinsi maupun OJK 

LOTENG.lombokjournal.com ~ Tujuh kabupaten/ kota sekarang telah memiliki Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), tugasnya memastikan masyarakat dapat mengakses lembaga keuangan dalam menggerakkan ekonomi melalui modal usaha. 

“Setiap daerah sekarang harus punya program agar masyarakat tahu tentang keuangan dan lembaga keuangan, juga mudah mengakses uang,” ujar Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah saat pengukuhan tujuh TPAKD di Hotel Pullman, Kuta, Mandalika, Loteng, Senin (29/08/22). 

BACA JUGA: Festival Gerabah Masbagik Lotim, Membuka Pasar Gerabah

Gubernur NTB mengatakan tiap daerah harus punya program agar masyarakat tahu tentang keuangan dan lembaga keuangan

Dikatakannya, kendala keuangan atau modal usaha seringkali karena keterbatasan pengetahuan atau rumitnya syarat memperoleh bantuan keuangan. 

Ia berharap TPAKD kabupaten/ kota kreatif selain  melahirkan program literasi, juga membantu kesulitan masyarakat mengakses lembaga keuangan. Serta intens berkomunikasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait layanan keuangan oleh bank maupun lembaga keuangan lain. 

Tujuh TPAKD yang dikukuhkan hari ini adalah Kabupaten Sumbawa, Sumbawa Barat, kota Mataram, Dompu, Bima, Lobar dan Loteng melengkapi TPKAD Lotim, Lotara, dan Bima sehingga semua kabupaten/ kota se NTB telah memiliki TPAKD. 

Frederica Widyasari Dewi, anggota komisioner Otoritas Jasa Keuangan mengatakan, mulai saat ini kabupaten/ kota diharapkan mulai merencanakan program kerja bersama dan bersinergi dengan program Pemerintah Provinsi maupun OJK sendiri. 

“Untuk produk jasa keuangan bisa menyesuaikan. Kalau di NTB produk syariah lebih laku maka harus didorong agar lembaga keuangan syariah menyediakan akses dan layanan yang memudahkan masyarakat,” ujar Dewi. 

Ia juga mengapresiasi pemimpin daerah di NTB yang memiliki modal kekompakan, sehingga diharapkan kemajuan ekonomi melalui akses jasa keuangan dapat berkembang. 

Sementara itu, Ketua OJK RI, Rico Rinaldy mengapresiasi program Melawan Rentenir Berbasis Mesjid atau Mawar Emas besutan TPKAD provinsi dengan layanan pembiayaan ultra mikro tanpa bunga bagi jamaah masjid. 

Bagi IKM ada Simanis atau aplikasi sistem manajemen industri untuk percepatan perizinan dalam memperoleh modal. 

BACA JUGA: Gubernur NTB: Pastikan NTB Daerah yang Aman untuk Usaha

Di Bima adapula program layanan keuangan berbasis gotong royong bagi wanita. Dan di lotim ada akses jasa keuangan bagi peternak, seperti juga di Lobar dengan satu pelajar satu rekening. 

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kepala Lembaga Keuangan, Kepala Daerah se NTB dan masyarakat. ***

 

 




Angka Stunting di Lingkungan Kamasan Turun

Wagub NTB mengapresiasi penurunan angka stunting di Lingkungan Kamasan, hindari perkawinan anak, pesannya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Penurunan angka stunting di Posyandu Tulip, Lingkungan Kamasan Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram mengalami penurunan. 

Pada bulan Februari 2022 tercatat 35 anak, mengalami penurunan anak yang mengalami stunting per bulan Juli 2022 sebanyak 12 anak. 

BACA JUGA: Paguyuban Muslimah Diminta Atasi Masalah Domestik Perempuan

Wagub berpesan, hindari perkawinan anak
Wagub Ummi Rohmi di Kamasan

“Kamasan Luar biasa, penurunan angka stunting sudah bagus dari bulan  Februari ke Juli bagus, semoga akhir tahun semakin menurun,” tutur Ummi Rohmi saat melakukan kunjungan kerja ke Posyandu Tulip, Lingkungan Kamasan, Senin (29/08/22).

Kasus stunting disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya maraknya perkawinan anak. Dalam UU No 16 Tahun 2019 dijelaskan, perkawinan pada usia anak menimbulkan dampak negatif bagi tumbuh kembang anak.

Dan akan menyebabkan tidak terpenuhinya hak dasar seperti hak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, hak sipil anak, hak kesehatan, hak pendidikan dan hak sosial anak.

Ummi Rohmi menegaskan agar anak-anak dapat terus sekolah setinggi- tingginya dan terhindar dari maraknya perkawinan anak.  

“Anak-anak di dorong sekolah, jangan perkawinan anak, anak anak kita harus sekolah setinggi tingginya,” tutur Ummi Rohmi.

Ummi Rohmi juga berpesan agar pemberian asupan gizi pada anak-anak harus terus diperhatikan, seperti pemberian protein hewani, sayuran dan lain sebagainya.

“Jangan lupa dikasi protein hewani, tiap hari harus dikasi telur atau ayam, ikan air tawar, laut mana mana yang penting tiap hari harus ada protein hewaninya,” ungkapnya.

Sementara itu Lurah Monjok, Leo Amri Saleh mengatakan, terus berupaya memperhatikan tumbuh kembang anak-anak melalui berbagai langkah-langkah yang dilakukan. 

BACA JUGA: Posyandu Terintegrasi dengan Bank Sampah di Desa Sesela

“Kami terus melakukan pemantauan dan pemberian susu lactona bagi anak-anak yang mendapatkan perhatian yang khusus, bahkan langsung berkunjung kerumahnya,” tuturnya. 

***

 




Konsumsi Protein Hewani untuk Turunkan Angka Stuinting

Tinjau Posyandu Lingkungan Turida Barat, Wagub tekankan pentingnya konsumsi protein hewani agar angka stunting membaik sebagai hadiah  HUT Kota Mataram 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Melihat angka stunting yang masih tinggi, Wagub NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd., menekankan kepada kader Posyandu agar lebih fokus kepada asupan protein hewani yang diberikan kepada anak-anak.

“Pastikan anak-anak mendapatkan telur setiap pagi selama 2 bulan, di luar dana PMT kelurahan ya,” tuturnya pada kesempatan Kunjungan Kerja di Posyandu Subuhussalam II Lingkungan Turida Barat, Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Mataram, Senin (29/08/22).

BACA JUGA: Lingkungan Bersih Salah Satu Faktor Penurunan Stunting

Wagub NTB meningatkan orang tua agar memberi konsumsi protein hewani untuk anak

Ummi Rohmi, sapaan akrab Wagub NTB juga menambahkan bahwa anak-anak harus dijaga makanannya.

“Jangan seneng snack aja, 1 bungkus snack sama dengan 1 telur harganya, anak-anak harus seneng makan telur, tempe, tahu, ikan laut atau tawar, ayam juga boleh, jangan lupa sayur dan buah-buahan,” ungkapnya.

Ummi Rohmi berharap Posyandu Kelurahan Turida dapat aktif setiap bulan, dengan pemberian protein hewani yang maksimal, paling tidak angka stunting dapat membaik sebagai hadiah  HUT Kota Mataram yang tinggal menghitung hari.

Selanjutnya, Ummi Rohmi juga berpesan kepada masyarakat terutama orang tua untuk bisa memenuhi kebutuhan gizi anak, jangan ada yang stunting, jangan ada kematian bayi dan ibu hamil, juga beliau titip jangan ada perkawinan dini, anak-anak harus sekolah terus sampai setinggi-tingginya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Puskesmas Cakranegara, dr. Wiwik Nurlaela melaporkan bahwa tercatat dalam 46 Posyandu yang ada dengan sasaran 4000 anak, angka stunting mencapai 20 persen atau sekitar 800 anak. 

Sedangkan angka stunting tertinggi ada di Lingkungan Turida Barat dengan jumlah 159 anak.  

BACA JUGA: Angka Stunting di Lingkungan Kamasan Turun

Sebagai penutup, Lurah Turida, Musadi Azani, mewakili warga Lingkungan Turida mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas kehadiran serta perhatian dan bantuan Wagub NTB. 

Ia berharap, semoga kunjungan Wagub akan mempererat silahturahmi. ***