LFTN 2 IPI Digelar Di Bukit Jokowi Mandalika

Bukit Jokowi Sircuit Mandalika menjadi pilihan lokasi penyelenggaraan Lombok Friendly Travel Networking  atau LFTN 2

MATARAM.lombokjournal.com ~ Lombok Friendly Travel Networking (LFTN) 2 Insan Pariwisata Indonesia (IPI) akan digelar di Bukit Jokowi Sircuit International Mandalika, Kuta Lombok Tengah. 

Ketua Panitia penyelenggara, Nazarudin mengatakan, Bukit Jokowi Sircuit Mandalika menjadi pilihan lokasi penyelenggaraa LTFN 2 . 

Nazarudin memastikan itu setelah panitia  bertemu dengan manajemen ITDC.

BACA JUGA: Empat Tahun Zul-Rohmi, Ada Apel Pengkhidmatan dan Bazar Murah

Bukit Jokowi menjadi pilihan lokasi penyelenggaraan LFTN 2
Bukit Jokowi

“Insya  Allah Table Top akan dilaksankan di Bukit Jokowi,” katanya saat melakukan kunjungan ke Hotel Pullman, Senin (19/08/22).

Hotel Pullman menjadi bagian dari lokasi rangkaian acara LFTN 2 yang akan digelar 26-28 September 2022. 

Kegiatan LFegiTN 2 IPI yang bertujuan untuk mendorong pulihnya kondisi pariwisata NTB ini, akan menghadirkan ratusan buyer dalam dan luar negeri. Terdiri dari travel agent, pengusaha makan serta artshop . 

“Semua pihak harus bekerjasama intens untuk bersama sama mendorong pulihnya  pariwisata NTB pasca covid,’’ ujarnya.

Menurut dia, pelaksanaan LTFN 2 di Bukit Jokowi Sircuit Internasional Mandalika menjadi  luar biasa dan istimewa karena  para peserta dapat menikmati keindahan lintasan sircuit  dari atas bukit sekaligus menikmati panorama alam Pantai Kuta disela sela kegiatan. 

“Kami menyampaikan penghargaan setinggi tingginya kepada pihak ITDC atas dukungan ini. Semoga kerja sama ke depannya akan makin erat dalam upayamenodorng pulihnya  pariwisata NTB,’’  ungkapnya.

Ketua DPD IPI NTB Zul Padli berharap event tahunan itu dapat melahirkan transaksi signifikan, sehingga akan menggerakkan kembali berbagai komponen yang terkait dengan bisnis di industri pariwisata di daerah ini. 

“Kondisi saat ini “mewajibkan” kita untuk saling bahu membahu untuk sama sama mendorong pulihnya pariwisata NTB pasca gempa dan covid,’’ ujarnya.

Namun Zul Padli mengungkapkan,  harga tiket yang tinggi saat ini akan memberi dampak signifikan dalam upaya pemulihan bisnis pariwsata. 

Dia berharap semoga dalam waktu dekat secara signifikan ada penurunan harga tiket pesawat  demi menggerakkan industri pariwisata

‘’Harapannya LFTN 2 bisa mengangkat kembali kepariwsataan NTB ditengah harga tiket yang tidak berpihak kepada pelaku pariwisata,’’’ paparnya.

BACA JUGA: Aset Masyarakat Gili Trawangan, Ada Titik Terang

Dalam agenda penyelenggaraan LFTN 2  para peserta akan diajak berkunjung ke berbagai obyek wisata diseputaran Kuta. Antara lain, ke Bukit Marese, Pantai Kuta, Tanjung Ann, tempat Kerajinan Sukarara. 

Peserta juga dijadwalkan menikmati keindahan Gili Nanggu, Gili Sudak dan visit ke toko oleh oleh seperti Koakao, Exotic dan Sasaku.***

 

 




Empat Tahun Zul-Rohmi, Ada Apel Pengkhidmatan dan Bazar Murah

Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi memimpin apel pengkhidmatan empat tahun kepemimpinan Zul-Rohmi, diikuti oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Provinsi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Apel pengkhidmatan sekaligus kegiatan Bazar Murah serta berbagi sembako sebagai bentuk peduli inflasi, menandai peringatan empat tahun kepemimpinan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. dan Wakil Gubernur, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, yang berlangsung di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, hari Senin (19/09/22).

Kata Sekda NTB, peringatan empat tahun Zul-Rohmi menjadi waktu yang tepat untuk mengapresiasi dan mengevaluasi

Peringatan itu dipimpin Sekertaris Daerah NTB, Lalu Gita Ariadi, dan diikuti oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Provinsi serta jajarannya. 

BACA JUGA: Pemprov NTB Beri Penghargaan Kiprah Ali BD di Perbankan

Dalam kesempatan itu, Miq Gite mengungkapkan, momentum peringatan empat tahun Zul-Rohmi menjadi waktu yang tepat untuk mengapresiasi, mengevaluasi, dan antisipasi proyeksi masa kepemimpinan.

“Setidaknya dua makna, yang pertama adalah momentum untuk melakukan evaluasi sejauh mana empat tahun perjalanan kita mengawal 2018-2023 tertunaikan dengan sebaik baiknya. Kemudian momentum yang kedua, adalah momentum untuk melakukan antisipasi proyeksi setidaknya bagaimana paripurnakan pelaksanaannya,” tutur Miq Gite selaku pembina upacara.

Di tengah Inflasi yang terjadi, Provinsi NTB dikatakan Miq Gite, menjadi salah satu provinsi terbaik dalam mengendalikannya di kawasan Indonesia Timur.

Hal disebutkan Miq Gite merupakan hasil kerjasama semua belah pihak dan kinerja OPD di berbagai instansi yang sangat baik. 

“NTB termasuk raih Provinsi terbaik pengendalian inflasi untuk kawasan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua,” tutur Miq Gite. 

Selepas Upacara, Miq Gite kemudian berkeliling menyaksikan operasi pasar murah yang digelar di halaman Kantor Gubernur NTB. 

Bazar murah tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, telur, bumbu dapur, minyak goreng dan berbagai lainnya. 

Tak hanya itu, Miq Gite juga turut berbagi sembako kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk peduli inflasi.

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Pantau Penyaluran BLT BBM di Pulau Lombok 

Selain Bazar, ada juga perpustakaan keliling, samsat keliling, dan Mobil NTB Care yang membuka pelayanan gratis kepada masyarakat. ***

 

 




Nilai Perjuangan Sang Maulana, Serukan ke Penjuru Dunia

Kata Gubernur NTB, organisasi NWDI mampu mengintegasikan nilai perjuangan maulana syaikh untuk kita implementasikan di seluruh Indonesia

LOTIM.lombokjournal.com ~ NWDI sebagai organisasi terbesar di NTB memiliki modal besar membentangkan sayap perjuangan sampai ke penjuru dunia.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan ini saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Ulang Tahun ke 87 NWDI dan Haul ke 25 TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid di Pancor, Lombok Timur (18/09/22).

BACA JUGA: MTQ IPQQH Lotim Dihadiri Gubernur NTB

Gubernur NTB ajak NWDI serukan nilai perjuangan Maulana
Gubernur Zul berdampingan dengan TGB

“Ini merupakan ulang tahun bersejarah bagi saya, karena NWDI memiliki visi luar biasa di masa mendatang,” ungkap Bang Zul Eksistensinya NWDI sampai detik ini tidak terlepas dari buah dari nilai perjuangan sang pendiri, yakni maulana syaikh TGKH M.Zainuddin Abdul Madjid. 

Gubernur NTB yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pakar NWDI mengajak seluruh warga NWDI yag hadir untuk terus mentauladani perjuangan sang Maulana dalam menebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin.

” NWDI ini bukanlah ormas orang Lombok atau orang NTB. Tapi NWDI adalah organisasi yang mampu menghimpun dan mengintegasikan nilai perjuangan maulana syaikh untuk kita gaungkan serta implementasikan bersama diseluruh Indonesia bahkan penjuru dunia,” jelas Bang Zul.

Pada kesempatan sama, Ketua Umum pengurus besar NWDI, TGB.Dr. M.Zainul Majdi, mengungkapkan, tantangan ataupun problem paling besar manusia saat ini adalah sering kali berlebihan membanggakan prestasi yang dicapai.

Menurutnya, saat ini yang lebih penting yakni mengisi hati kita sepanjang hari dengan kebaikan.

“Sebaik baik guru adalah orang yang selalu memberikan segala kebaikan, untuk jalan menuju ridho Allah. Dan semua itu sudah terbukti ada di sang maulana Tgkh.M.Zainuddin Abdul Madjid,” terang mantan Gubernur NTB dua periode tersebut.

Selain itu, TGB juga mengingatkan kepada jamaah NWDI, agar di era yang serba digital ini, untuk selalu menahan diri dari aktifitas yang sifatnya memecah belah. Seperti saling umpat, menyebarkan berita hoax yang berujung timbulnya fitnah antar sesama.

BACA JUGA: Aset Masyarakat Gili Trawangan Ada Titik Terang

“Tetaplah pada prinsip nilai perjuangan sang Maulana, kompak, utuh, bersatu dan bingkailah dengan kebersamaan,. Karena cara ternikmat untuk berIndonesia yakni dengan kebersamaan,” jelas Ketua Organisasi Ikatan Alumni Al Azhar Cabang Indonesia itu.

Dalam acara tersebut, turut hadir Wakil gubernur NTB, Hj.Sitti Rohmi Djalillah, Bupati dan Wakil bupati Lombok Timur, Forkopimda NTB serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.*** 

 

 




Empat Tahun Kepemimpinan Zul Rohmi Mewujudkan NTB GEMILANG (DUA)

Genap empat tahun kepemimpinan Zul-Rohmi, capaian program unggulan NTB menjadi indikator menuju NTB Gemilang. 

MATARAM.lombokjournal.com ~ 65 unggulan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di berbagai sektor menjadi cara pembuktian dalam ikhtiar Zul- Rohmi dalam membangun daerah dengan progresif. 

Sejak awal kepemimpinan tahun 2018 silam, Gubenur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah dan Wagub Dr Hj Siti Rohmi Djalilah, menetapkan 6 misi pembangunan yang dijabarkan dalam 65 program unggulan daerah. 

Di tahun ke empat 2022 ini, keberhasilan sejumlah program Unggulan NTB gemilang mulai terbukti dan bisa dirasakan oleh indikator-indikator  keberhasilannya dengan terukur, baik secara kualitas maupun kuantitas. 

BACA JUGA: Empat Tahun Kepemimpinan Zul-Rohmi Mewujudkan NTB Gemilang (Satu)

Proyeksi kemandirian masyarakat dapat dilihat tidak saja dari capaian data namun juga tingkat kepuasan masyarakat dengan program unggulan seperti Industrialisasi, Posyandu Keluarga, Beasiswa Keluar Negeri, Desa Wisata dan Zero Waste serta program unggulan lainnya sembari menggali potensi melalui gelaran event-event internasional.

Semua capaian itu meneguhkan eksistensi dengan meraih penghargaan penghargaan nasional  maupun internasional di berbagai bidang.

Sambil membedah keberhasilan itu, capaian beberapa program unggulan menjadi indikator menuju NTB Gemilang. 

Industrialisasi 

Dari program unggulan Industrialisasi, selain jumlah IKM dan UKM yang terus tumbuh di tahun 2022, peta jalan industrialisasi dengan enam industri prioritas dimulai dari bahan baku, pengolahan mesin, pengemasan hingga pemasaran diukur pula dari perubahan mindset ekonomi kerakyatan yang terus menerus diintervensi oleh Zul Rohmi dengan stimulus infrastruktur sampai kebijakan. 

Saat masa pandemi awal 2020, kebijakan Zul-Rohmi meluncurkan bantuan sosial JPS Gemilang untuk warga terdampak ekonomu sosial, menjadi trigger pertumbuhan ekonomi di sektor UMKM. 

JPS Gemilang hingga tiga tahap, membuat pelaku UMKM di NTB digesa untuk beradaptasi dengan teknologi. 

Industrialisasi empat tahun terakhir juga membuat NTB menjadi salah satu daerah trendsetter untuk produk kendaraan listrik. Cukup banyak pelaku dan sentra  sepeda dan sepeda motor listrik bertumbuh di NTB.

Menteri Pariwisata dan Ekraf, Sandiaga Salahudin Uno sempat menjajal sepeda listrik buatan NTB, saat berkunjung ke kawasan Mandalika, Lombok Tengah di awal 2022 lalu.

“NTB bukan hanya alamnya yang indah dan penduduknya yang ramah. Tetapi juga pemerintahnya yang kreatif dan inovatif. Gubenur Zulkieflimansyah memang pemimpin yang inspiratif,” ujar Sandiaga Uno. 

Posyandu Keluarga

Program unggulan Posyandu Keluarga yang dikembangkan menjadi pusat layanan kesehatan plus telah menjangkau sampai ke dusun. 

Salah satunya dengan integrasi bank sampah ke dalam sistem pelayanan posyandu keluarga yang hampir menjangkau seluruh persoalan di masyarakat mulai kesehatan sampai masalah sosial.

Tercatat sebanyak 7.656 Posyandu Keluarga, 90,26 persen adalah Posyandu aktif dengan berbagai intervensi di luar pelayanan kesehatan primer. 

Saat ini 200 lebih Posyandu Keluarga telah mulai terintegrasi dengan bank sampah dan PAUD Holisitk sebagai upaya intervensi life cycle yang mensyaratkan pelayanan menyeluruh oleh pelbagai pihak seperti pernikahan dini, gizi, sanitasi, permasalahan sosial menggunakan sarana Posyandu Keluarga di dusun-dusun. 

BACA JUGA: Catcalling di Gili, Kadis Pariwisata NTB: Harus Bijak dan Tidak Panik

Begitupula dengan penanganan pandemi vaksinasi hingga menjaga kesehatan keluarga dan masyarakat dengan deteksi dini penyakit tidak menular, yang mendapatkan apresiasi Pemerintah Pusat sebesar  20 persen deteksi screening untuk penanganan awal dan edukasi dengan entry data ril strategis rata-rata diatas 95 persen di kabupaten/ kota. Termasuk intervensi nasional seperti stunting dan lain-lain. 

Zero Waste

Terobosan  ini mendukung pula program unggulan Zero Waste dalam pelibatan masyarakat. Target bebas sampah 2023 dengan beragam inovasi memberikan output pengurangan dan penanganan sampah secara signifikan. Inovasi dari hulu ke hilir tersebut selain dengan intervensi perubahan perilaku dalam pengurangan sampah juga didukung kebijakan dan investasi penanganan untuk mewujudkan masyarakat yang sadar dan mandiri tentang pengolaan sampah terutama rumah tangga.*** (Bersambung)

 

 




Empat Tahun Kepemimpinan Zul Rohmi Mewujudkan NTB GEMILANG (satu)

Selama empat tahun memimpin Provinsi NTB, pasangan Zul-Rohmi mampu melewati masa sulit menghadapi bencana gempa bumi dan pandemi Covid-19

MATARAM.lombokjournal.com ~ Periode kepemimpinan Zul Rohmi genap memasuki tahun ke empat, pada September 2022. 

Mengusung visi misi NTBGEMILANG, pasangan yg dikenal ‘duo doktor’ ini, berhasil mengubah wajah NTB cukup signifikan. 

Mengajak masyarakat menapak langkah pertama untuk perjalanan panjang bagi NTB di masa depan.

BACA JUGA: Senaru Festival 2022 Dibuka Bupati Lombok Utara

Pasangan Dr H Zulkieflimansyah dan Dr Hajjah Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur pada September 2018, setelah memenangkan Pilkada Gubernur NTB di tahun yang sama.

Sebagai pasangan pemimpin NTB periode 2018-2023, Zul Rohmi memulai kepemimpinannya di NTB dengan tantangan dan ujian. Rentetan gempa bumi Lombok sepanjang Juli hingga akhir tahun 2018, menimbulkan dampak yang sulit. 

Ratusan ribu rumah penduduk rusak, demikian juga infrastruktur sarana pendidikan, kesehatan dan perkantoran. Kantong-kantong pengungsian dan sejumlah masalah sosial bermunculan. 

NTB yang kesohor sebagai destinasi wisata unggulan, praktis tersungkur saat itu.

Proses recovery pasca bencana gempa didanai Pemerintah Pusat. Toh, percepatan realisasi harus didorong di daerah. 

BACA JUGA: Masjid di NTB Serentak Serukan Pencegahan Stunting

Zul Rohmi di tengah fokus pada visi misi pembangunannya, tetap berhasil mengawal proses recovery dengan kolaborasi yang baik bersama unsur Forkompinda, TNI dan Polri. 

Tahapan recovery pasca gempa, rehabilitasi dan rekonstruksi akhirnya tuntas tepat dua tahun pasca gempa. 

Pasca gempa bumi  2018, tantangan dan ujian kembali datang, ketika pandemi covid19 melanda hampir seluruh belahan dunia. NTB merasakan dampak sulitnya sejak awal 2020. Namun, dampak ekonomi bisa di minimalisir. 

Zul Rohmi dengan kebijakannya menyalurkan JPS Gemilang, program bantuan yang menyokong masyarakat ekonomi bawah dan menengah, untuk meringankan beban melewati masa pandemi

Bencana gempa bumi dan pandemi Covid-19 adalah tantangan dan ujian, yang justru menguatkan karakter NTB sebagai buah daerah kecil di timur Nusantara.

Dan keberhasilan Zul Rohmi menangani tantangan itu semacam dengan visi revolusioner yang penuh terobosan dan inovasi. 

Duet kepemimpinan ini mengubah orientasi pembangunan, di saat yang sama bergulat dengan perubahan global dengan segenap dinamika masyarakatnya.*** (Bersambung)




Senaru Festival 2022 Dibuka Bupati Lombok Utara 

Penyelenggaraan Senaru Festival 2022 diharapkan membangkitkan ekonomi masyarakat dari sektor pariwisata

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Senaru Festival  yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata bersama Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Utara, resmi dibuka Bupati Lombok Utara H.Djohan Sjamsu di Terminal Parkir Senaru, Lombok Utara, Sabtu (17/09/22). 

Bupati berharap Senaru Festival 2022 diharapkan membangkitkan pariwisata Lombok Utara

Hadir pula Wakil Bupati Danny Karter Febrianto R.,ST..M.Eng, Wakapolres Lotara Kompol Samnurdin SH, Para Kepala PD,Camat Bayan Denda Peniwarni SE, Kades Senaru Raden Akria Buana, serta undangan lainnya.

BACA JUGA: Catcalling di Gili, Kadis Pariwisata NTB: Harus Bijak dan Jangan Panik

Bupati Djohan mengatakan, sejak gempa bumi tahun 2018 kemudian berlanjut wavah Covid-19 dan sekarang adanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) binatang ternak yang melanda Lombok Utara, membuat aktivitas pariwisata  lumpuh sehingga berdampak pada perekonomian masyarakat.

“Dengan kegiatan Senaru Festival ini salah satu cara membangkitkan kembali ekonomi masyarakat. Sehingga saya menaruh apresiasi kepada penyelenggara kegiatan ini, semoga mampu membangkitkan semangat dalam rangka membangkitkan pariwisata dan ekonomi,” ucapnya.

Bupati juga mengharapkan festival seperti ini tidak hanya di Senaru saja melainkan juga di desa wisata yang lain untuk memantik hadirnya para wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara di KLU.

“Festival seperti ini bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan utamanya di beberapa desa wisata yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah,” harapnya.

Sementara itu Ketua Panitia Datu Danu melaporkan memilih Senaru sebagai tempat diselenggarakan kegiatan festival, karena Senaru bagian dari icon destinasi wisata yang ada di Lombok Utara.

Saat ini destinasi wisata di Lombok Utara butuh partisipasi semua, baik itu Pemerintah Daerah maupun pelaku wisata. untuk kembali untuk bangkit pasca pandemi dan gempa.

BACA JUGA: Aset Masyarakat di Gili Trawangan, Ada Titik Terang

Dalam festival ini ada dua kegiatan yang diselenggarakan, pertama ada fun bike yang diikuti oleh 40 sampai 50 peserta dengan lokasi start dari Pelabuhan Carik kemudian finis di desa Senaru.

“Selain itu juga ada pasar budaya yang berlangsung di Rumah Adat Senaru,” tutur Datu Danu.***

 




Aset Masyarakat Gili Trawangan Ada Titik Terang

Permasalahan aset di Gili Trawangan sudah ada titik terang, masyarakat bisa mengelola dan diberikan kepastian hukum yaitu Sertifikat Hak Guna Bangunan

KLU.lombokjouenal.com ~ Kunjungan Gubernur NTB,  Zulkieflimansyah bersama Menteri ATR/BPN Purnawirawan TNI, Marsekal TNI Dr. Hadi Tjahjanto, S.I.P ke Gili Trawangan, memberi titik terang terkait aset masyarakat di Gili Trawangan. 

Dikatakan Gubernur Zulkieflimansyah, Pemerintah akan memberikan Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) kepada para pemiliki aset di Gili Trawangan setelah melalui proses verifikasi data. 

BACA JUGA: Acara Gala Dinner BNN, Gubernur NTB Ajak Kunjungi Obyek Wisata 

Terkait aset di Gili Trawangan, masyarakat akan diberikan Hak Guna Bangunan
Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahyanto

“Sekarang pemerintah akan memberikan HGB, sertifikatnya ada. Ini untuk menjaga kita semua. Karena kami tugasnya memastikan rakyat itu aman, nyaman, adil dan sejahtera. Intinya kita tidak akan melupakan masyarakat dan tidak mungkin mengorbankan masyarakat,” kata Gubernur di Gili Trawangan, Jumat (16/09/22).

Ia berharap setelah kunjungannya kali ini untuk bersilaturrahmi dengan masyarakat Gili Trawangan, tidak ada lagi rasa kecurigaan antara Pemerintah dan masyarakat. 

“Mudah-mudahan setelah ini tidak ada lagi salah sangka, kecurigaan, dan lainnya. Bahkan nanti kami juga akan kirim tim kesini untuk mendata secara detail siapa sebenarnya yang harus diperlakukan secara adil, tentunya dengan cara yang baik dan benar,” ujar Bang Zul, sapaan akrabnya. 

Sementara itu, Menteri ATR/BPN sekaligus Purnawirawan TNI, Marsekal TNI Dr. Hadi Tjahjanto, S.I.P., juga menegaskan, masyarakat akan segera mendapatkan haknya dalam mengelola aset di Gili Trawangan untuk berusaha dan mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

Menteri ATR/BPN datang ke Gili Trawangan bersama Wamen, Gubernur, Kapolda untuk berdialog dan juga memberikan kepastian hukum atas tanah di Gili Trawangan agar masyarakat untuk berusaha.

“Kita berikan kesempatan kepada masyarakat untuk bisa mengelola ini dan diberikan kepastian hukum, yaitu Sertifikat Hak Guna Bangunan,” jelas Marsekal Hadi Tjahjanto. 

Ia menjelaskan, Sertifikat HGB tersebut dapat dimanfaatkan dan diperpanjang untuk keperluan masyarakat sendiri. 

“Sertifikat HGB itu bisa dimanfaatkan oleh Bapak Ibu sekalian dan bisa diperpanjang, Pemda juga bisa mengontrol bahwa masyarakat masih terlibat di dalamnya. Supaya masyarakat juga tidak tergeser oleh kekuatan besar yang berusaha mengelola wisata ini. Sertifikat ini juga bisa untuk usaha. Bapak Ibu silahkan berusaha disini sebaik-baiknya, kemudian manfaatkan tanah nanti yang akan diberikan oleh Pemda dengan disertifikatkan oleh BPN,” tambahnya.

Setelah melalui proses verifikasi oleh Pemerintah Daerah, sertifikat HGB akan langsung diberikan kepada masyarakat pengelola aset Gili Trawangan, sehingga masyarakat tidak perlu risau lagi akan kepastian hukum.

BACA JUGA: Kunjungan UNICEF Indonesia untuk Bahas Capaian SDG’s

“Oleh sebab itu nanti dari Bapak Gubernur, dari Pemda juga akan memverifikasi Bapak Ibu sekalian untuk mengetahui siapa yang harus mendapatkan hak tersebut dan jangan sampai keluar dari wilayah sini. Itu semua akan diatur oleh Bapak Gubernur dan diberikan satu sertifikat HGB,” kata Menteri ATR/BPN RI.

Turut hadir pada acara tersebut yaitu, Wamen ATR/BPN RI, Kapolda NTB, para Pejabat Kementerian ATR/BPN, serta segenap Pimpinan OPD ruang lingkup Pemprov NTB.***

 




Strategi Cegah Penyalahgunaan Narkotika, Ini Kata Kepala BNN

Wagub NTB, Sitti Rohmi Jalillah hadiri apel besar NTB Bersinar, mendampingi Kepala BNN RI mengungkapkan strategi cegah penyalahgunaan narkotika

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd., menghadiri Apel Besar NTB Bersinar mendampingi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI yang berlangsung di lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Mataram (15/09/22).

Dalam mewujudkan Indonesia yang Bersinar, Kepala BNN RI saat memimpin Apel mengungkapkan, strategi pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. 

BACA JUGA: NTB Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pengendalian Inflasi

Dalam Apel Besar NTB Bersinar diungkapkan strategi pencegahan pemberantasan Narkotika

Di antaranya dengan melakukan upaya pencegahan melalui pemberdayaan masyarakat, pelaksanaan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika. 

Selain itu, Kepala BNN RI Komjen Pol. Petrus Reinhard Golose, M.M. menyampaikan, kejahatan narkotika merupakan transnational organized crime atau kejahatan transnasional terorganisir. 

Dimana tindak pidana ini terjadi di lintas perbatasan Negara yang melibatkan berbagai kelompok jaringan untuk bekerja lebih dari satu Negara, guna merencanakan dalam melaksanakan kejahatan yang berdampak pada Negara lain. 

Sehingga perlu diberantas secara tuntas termasuk di Negara Indonesia.

Ditambahkan Kepala BNN, dengan tagline “War on Drugs” diharapkan seluruh bidang BNN RI, pusat maupun di wilayah serta stakeholder terkait lainnya bersama-sama bersinergi dalam program pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. 

“Hal ini dilakukan untuk mewujudkan lembaga BNN sebagai lembaga yang transtable dan akuntabel sebagaimana amanat Presiden RI,” ungkapnya.

Tak lupa, Kepala BNN Komjen Pol Petrus mengapresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTB yang telah membentuk 10 Desa Bersih dari Narkoba (Bersinar) di kabupaten/kota se-NTB, untuk dijadikan best praktis awal sebagai role model bagi daerah lain.

“Semoga dengan program tersebut mampu menciptakan NTB menjadi Provinsi yang bersinar menuju Indonesia bersinar,” tutupnya. 

BACA JUGA:  Wagub NTB: Instrumen Fiskal Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Terakhir, Kepala BNN mengajak kepada seluruh stakeholder dan komponen masyarakat lainnya untuk peduli, bangkit dan terus bergerak melakukan upaya pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan segala potensi yang dimiliki. 

Sehingga tercipta lingkungan yang sehat, terhindar dari peredaran gelap narkotika. ***

 

 

 




NTB Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pengendalian Inflasi

Sekda NTB mengatakan,  NTB meraih TPID Award untuk kawasan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua

SURABAYA,lombokjournal.com ~  Pemerintah Provinsi NTB menerima TPID Award 2021 atas kinerja TPID Provinsi NTB dalam mengendalikan inflasi di daerah.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Lalu Gita Ariadi, menyambut baik capaian prestasi yang diraih Pemerintah Provinsi NTB.

BACA JUGA: Industrialisasi di Masa Depan Tergantung Peran Milenial

Denagn meraih prestasi TPID Award, diharapkan jadi semangat dan inspirasi NTB

“Alhamdulillah, NTB meraih TPID Award sebagai Provinsi terbaik pengendalian inflasi tahun 2021 untuk kawasan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua,” kata Sekda,  Rabu (14/09/22) di Shangrilla Hotel Surabaya.

Dijelaskan Miq Gite sapaan Sekda, ada 5 Provinsi yang terpilih meraih penghargaan tersebut, Provinsi NTB terbaik untuk kawasan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua,  Provinsi Bengkulu TPID terbaik kawasan Pulau Sumatera. 

Sedangkan Provinsi Jabar terbaik di kawasan Pulau Jawa dan Bali. Provinsi Kaltim terbaik di wilayah Pulau Kalimantan dan Provinsi Sulawesi Selatan terbaik untuk wilayah pulau Sulawesi.

Selain TPID tingkat Provinsi, TPID Award juga diraih Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat sebagai Kota dan kabupaten yang kinerja TPID nya terbaik di wilayah Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

Sedangkan Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Sumbawa ikut serta berkontribusi sebagai nominator TPID award Kabupaten/Kota Non IHK terbaik.

“Terima kasih kepada segenap anggota TPID dan semua stakeholders terkait yang telah menunjukkan dedikasi dan komitmen yang tinggi sehingga semua kerja keras mendatangkan prestasi dan kemanfaatan bagi masyarakat,” ujar Sekda.

Diharapkan, prestasi TPID Award 2021 dapat menjadi sumber inspirasi dan sumber motivasi agar TPID Provinsi, Kabupaten dan Kota, agar tetap bekerja keras untuk mengendalikan inflasi. Dan komoditi barang kebutuhan pokok tetap tersedia dan terjangkau dengan daya beli masyarakat.

“Sehingga dapat berbuah manis kembali meraih TPID Award 2022 di tahun mendatang,” harap Sekda. 

TPID Award merupakan penghargaan dalam upaya pengendalian inflasi dan inovasi kegiatan yang ditempuh untuk memperkuat 4K yaitu Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, serta Komunikasi yang efektif.

BACA JUGA: Roadshow di Kota Bima, Bang Zul Puji Kuliner Lokal

Sekda juga hadir langsung bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB Heru Saptaji, Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, dan Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid. 

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang juga merupakan Ketua Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) didampingi oleh Gubernur Bank Indonesia, Wakil Menteri Dalam Negeri. ***

 

 




Industrialisasi di Masa Depan Tergantung Peran Milenial 

Gubernur NTB menggelar talkshow industrialisasi bertema ‘Peningkatan Peran Milenial dalam Percepatan Industrialisasi’

BIMA.lombokjournal.com ~ Industrialisasi merupakan tuntutan zaman di era pesatnya perkembangan teknologi dan informasi.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur NTB Zulkieflimansyah yang akrab disapa Bang Zul, dalam Kunker roadshow dan talkshow Industrialisasi, Rabu (14/09/2022) di halaman museum ASI Mbojo, Kota Bima.

Dalam talkshow bertema ‘Peningkatan Peran Milenial dalam Percepatan Industrialisasi’ di Kota Bima, Bang Zul mengajak masyarakat menyamakan persepsi tentang program indusrialisasi yang diusung pemerintahan Zul-Rohmi.

BACA JUGA: Layanan Khusus di Hari Kunjungan Perpustakaan 

Gubernur NTB memuji industrialisasi di kalangan UMKM di Kota Bima
Gubernur NTB meninjau stand UMKM

Menurutnya, revolusi industri sebenarnya perkembangan dari tradisional menuju ke modern, sesuai perkembangan dan tuntutan zaman. 

“Dari cara tradsional masyarakat menuju cara modern dengan pendekatan teknologi,” jelas Bang Zul menjelaskan tentang industrialisasi.

Saat itu ia bersama Walikota Bima H . Muhammad Lutfi, Akademisi UIN Prof. Atun dan Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti, SE., ME.

Dalam industrialisasi masyarakat harus harus didorong dapat mengolah bahan baku menjadi produk olahan sebelum dijual dan dikirim ke pasar. 

Melalui upaya ini diharapkan produksi bahan-bahan baku di NTB dapat memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.

Gubernur NTB mengapresiasi keseriusan Walikota Bima, untuk mendorong para milenial muda menjadi wirausaha, mengelola potensi alam dan bahan baku atau bahan mentah di daerah.

Dikatakan, semangat industrialisasi harus mulai dari pemimpin. Untuk itu, daerah harus berani mengolah bahan mentah. Karena Industrialisasi itu upaya serius  semua pihak mengelolah bahan mentah.

“Kita jangan senang, produk mentah kita jual, kemudian kembali produk jadi yang lebih mahal, Maka pemda harus berani, memakai produk lokal. Karena Industrialisasi , merupakan proses mengolah menjadi memiliki nilai tambah,” tegasnya.

Sehingga hadir lahan baru untuk menciptakan lapangan kerja dan mampu menghadirkan kesejahteraan masyarakat.

Di tangan pemuda

Sementara itu, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE., mengatakan masa depan industrialisasi tergantung anak muda.

“Untuk itu, kami dorong para milenial untuk mengembangkan UMKM dengan konsep industrialisasi, di era digitalisasi ini,”kata Walikota Bima.

Sehingga, Pemkot Bima mendorong tempat berkembangnya anak muda membangun kreatifitas dan wirausaha.

Dikatakannya bahwa, ada 23.034 UMKM yang terdata di Kota Bima.  Begitu juga usaha yang tidak terdata, ada sekitar 10.000 UMKM.

“Ini modal besar ada kreasi masyatakat kita. Termasuk UMKM yang bergerak pada tenunan atau kuliner,” ungkapnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Kota Bima juga membangun rumah kemasan, untuk membina masyarakat yang bergerak di UMKM, agar produknya laku dipasar.

Sehingga  sinergikan misi dan program Prov. NTB,  dapat dikerucutkan dengan program Pemprov. NTB.

Selain itu, Pemkot juga mendorong sektor pariwisata untuk dimajukan dan dikembangkan di Kota Bima. Dalam mendukung UMKM di Bima.

Ditambahkan Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti, SE., ME., roadshow ini merupakan upaya untuk meningkatkan sinergitas industrialisasi dan pembangunan ekosistem industri di NTB.

“Termasuk menggelar Talkshow tematik industrialisasi juga digelar Expo produk industri, klinik konsultasi dan layanan dari masing-masing OPD serta stakeholder dengan  mengundang industri kecil mikro binaan OPD,” jelasnya.

Kadis juga mengaku, kelebihan Kota Bima, mahasiswa yang kuliah keluar daerah, ketika kembali ke daerahnya, berani berkreatifitas untuk membuka usaha.

BACA JUGA: NTB dan NTT Jadi Tuan Rumah PON XXII Tahun 2028

Sehingga, saat ini bagaimana Kota Bima terus  mengembangkan dan membina serta menajukan wirausaha muda dan UMKM.

Sedangkan Prof. Atun akademisi UIN Mataram pendiri sekilah perjumpaan Larimpu, mengatakan, mendirikan sekolah rintisan perempuan untuk melakukan pembaharuan.

“Karena perempuan juga perlu di dorong untuk berwirausaha. Apalagi kaum perempuan ini banyak yang terlibat membangun usaha,”terangnya.

Ia juga berpesan, pilihan hidup luas tidak sempit. Tidak perlu hanya mengandalkan untuk mengejar PNS 

“Karena peluang kerja juga, tidak melulu sebagai PNS, namun wirausaha menjadi pilihan, Ini nilai-nilai yang saya tanamkan kepada ibu-ibu disekolah perjumpaan perempuan,” ungkapnya.

Talshow yang dipandu Moderator Agus Talino, pimpinan media Suara NTB ditutup dengan pemberian bantuan kepada UMKM kota Bima.

Turut mendampingi Gubernur, Asisten 2 Setda Provinsi NTB,  Kadis Perindag, Sekertaris Bappeda, Kepala BridaK kepala Disdak,  Kadis ketahanan Pangan, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Koperasi dan UMKM, Kadis Tambun, Kadis LHK, Kadis Kesehatan, Kadis Peternakan dan Keswan, Kadus Dikbud, Kadis DPMPTSP, Kadis Desa dan Dukcapil,  Kadis DP3AP2KB, Kepala Bakesbangpol, Karo Ekonomi, Karo Adpim, PLT Karo PBJ, GM Geopark Tambora dan sejumlah Kepala Cabang, UPTD Provinsi di Bima. ***