Pengurus PGI NTB Diminta Masifkan Penjaringan Atlet Golf Muda 

Bang Zul berharap pengurus Persatuan Golf Indonesia (NTB) di PON XXII 2028, mampu hadirkan atlit Golf berprestasi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pengurus Persatuan Golf Indonesia (PGI) NTB diminta memasifkan bisa menjaring atlit muda golf NTB untuk dapat mengikuti PON 2028 dan menyumbangkan mendali bagi daerah. 

BACA JUGA: Porwanas XII jadi Ajang Promosi PON XXII NTB tahun 2028

Gubernur Zulkieflimansyah

Pesan khusus itu disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat menyampaikan sambutan pengukuhan pengurus PGI Provinsi NTB masa bhakti 2022-2026, di Hotel Santika Mataram Rabu (23/11/22).

Dalam kesempatan tersebut, Bang Zul sapaan Gubernur yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina PGI NTB mengingatkan, pada PON XXII tahun 2028, NTB akan menjadi tuan rumah.

Ia mengimbau agar NTB tidak hanya menyediakan venue atau tempat saja. Melainkan juga dapat menghadirkan atlit golf yang dapat bertanding dan menghadiahkan mendali bagi daerah. 

BACA JUGA: Atlet Golf Indonesia juga Mampu Raih Prestasi Internasional

“Pesan khusus kepada pengurus yang baru dikukuhkan, karena tahun 2028 kita akan menjadi tuan rumah PON. Kita tidak boleh hanya menyediakan venue saja. Mudah-mudahan tahun 2028 ada atlet golf NTB yang menyumbangkan mendali,” harap Bang Zul. 

Pengurus yang baru dibawah kepemimpinan Khairul Warisin diminta untuk dapat memasifkan sosialisasi terkait Golf ke sekolah-sekolah hingga ke desa-desa untuk menjaring atlit terbait. 

Dikatakan Gubernur, bukan hal yang mustahil bagi NTB untuk dapat menjadi juara dikarenakan potensi anak daerah yang besar.

BACA JUGA: Inovasi Unggulan Daerah NTB Dipaparkan di Kemendagri

“Saya kira dengan sosialisasi yang intensif, tidak susah mencari atlit golf yang piawai,” tandasnya. ***

 

 




Inovasi Unggulan Daerah NTB Dipaparkan di Kemendagri 

Gubernur NTB memaparkan inovasi unggulan daerah, seperti NTB Care, NTB Mall, Mahadesa dan JPS Gemilang

JAKARTA.lombokjournal.com ~ Inovasi unggulan daerah NTB dipaparkan di Ruang Sidang Utama Gedung A  Kemendagri, Jakarta, Senin (21/11/22).

Pemaparan itu disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah sebagai nominator penerima penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2022 pada klaster Provinsi,

BACA JUGA: Masyarakat NTB Dimbau untuk Konsumsi Ikan

Gubernur NTB memaparkan inovasi layanan masyarakat NTB Care, NTB Mall, Mahadesa, JPS Gemilang
Gubernur Zulkieflimansyah

Pemaparan itu disampaikan di hadapan Tim Juri yang berasal dari Kementerian Lembaga, Universitas, LSM, dan perwakilan media, Bang Zul Gubernur NTB memaparkan sejumlah inovasi yang menjadi unggulan daerah. 

Selain NTB, 6 provinsi lain yang terpilih sebagai nominator IGA 2022 adalah Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Barat dan  Jawa Barat dan Provinsi Bali.

Inovasi unggulan daerah yang dipaparkan Gubernur NTB di antaranya inovasi layanan masyarakat NTB Care, NTB Mall, Mahadesa, JPS Gemilang sebagai solusi kebangkitan ekonomi di masa pandemi. 

Juga inovasi OPD dengan kehadiran Brida (STP yang diperluas), Inovasi SMK menjadi Blud SMK dan Teaching Factory untuk mengakselerasi industrialisasi, inovasi industri permesinan, alat transportasi dan EBT melalui STP serta Lombok Sumbawa Fair sebagai bagian dari dampak gelaran event internasional WSBK 2022.

Semua produk NTB

Bang Zul memaparkan terkait externalitas positif event internasional di NTB. 

Gelaran event-event internasional itu berdampak positif bagi kemajuan pembangunan. Seperrti hadirnya jalan bypass Bizam-Mandalika, pengembangan Bandara Internasional, pengembangan RSUP berstandar internasional dan Lombok Sumbawa fair standar internasional.

“Di WSBK kemarin yang memenuhi lapangan internasional Mandalika bukan lagi produk dari Jawa Barat, dari China dan lain sebagainya. Semua dari provinsi kami,” tutur Bang Zul.

Bang Zul juga memaparkan tentang keberanian NTB untuk terus melakukan inovasi-inovasi di antaranya inovasi industrialisasi. 

BACA JUGA: Jangan Ada Kekerasan Fisik dan Verbal Kepada Anak

Seperti Sate Rembiga yang sekarang sudah dibungkus dengan kemasan, Ayam Taliwang yang sudah dikalengkan, hingga membuat alat rapid antigen.

“Kami ada berkah dengan hadirnya Covid. Ketika provinsi lain memilih ngasih bantuan berupa uang tunai, NTB dengan berani tidak memberikan uang tetapi memberikan komoditas lokal pada masyarakat. Masyarakat tidak bisa nolak karena pemberian. Jadi masker kami buat sendiri serbat jahe buat sendiri, teh kelor, kopi, gula aren, beras, garam, ikan kering, minyak kelapa semua kami bikin sendiri,” ungkap Bang Zul.

NTB Mall dan Mahadesa juga menjadi fokus paparan Bang Zul. NTB Mall hadir untuk membantu pemasaran produk-produk UMKM yang dibuat masyarakat lokal melalui digital marketing. 

Inovasi NTB Mall telah membantu para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya di lapak digital. 

Sedangkan Mahadesa adalah outlet BUMD-BUMD yang menampung produk-produk lokal yang siap memasuki pasar dan diintervensi pemerintah.

Inovasi di bidang permesinan juga disampaikan Bang Zul, Produk yang disampaikan diantaranya Sepeda listrik yang memaknai NTB sebagai green tourism, dokar listrik dan mesin-mesin indutri pertanian. 

BACA JUGA: Petilasan dan Artefak di Batu Kumbung, Lombok Barat

“Permesinan ini kita bikin sendiri, mungkin kualitasnya tidak sebagus yang dari China, harganya kadang lebih mahal tapi ada “cost of learning,” dan semua bantuan petani kita semua menggunakan mesin-mesin lokal,” tutur Bang Zul menutup presentasi.***

 

 




Masyarakat NTB Diimbau untuk Gemar Konsumsi Ikan

Bunda Niken menekankan pentingnya masyarakat mengonsumsi ikan, utamanya anak-anak yang dalam masa pertumbuhan

LOTENG.lombokjournal.com ~ Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, mengimbau masyarakat NTB untuk Gemar mengkonsumsi ikan. 

Ia beralasan mengonsumsi ikan dinilai penting bagi kesehatan, karena ikan memiliki gizi yang tinggi untuk kecerdasan, pertumbuhan dan mencegah stunting pada anak.

BACA JUGA: Wagub NTB Dukung Gerakan Event Nol Sampah di NTB

Bunda Niken mengajak masyarakat untuk gemar makan ikan
Bunda Niken

“Bahan dasar ikan bisa dijadikan bakso dan siomay yang nikmat dan bisa menjadi menu keluarga sehat kita,” ujarnya.

Ia menyampaikan itu dalam pengarahannya di Aula Kantor Desa Montong Gamang, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok tengah, Senin (21/11/22). 

Bunda Niken saat Sosialisasi Gemar Makan Ikan (Gemarikan) dan Pelatihan Pengelolaan Ikan yang bertepatan dengan Hari Ikan Nasional (Harkannas) juga menjelaskan, pentingnya mengonsumsi ikan untuk masyarakat, utamanya anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan. 

“Acara pelatihan seperti ini menjadi salah satu wadah untuk mensosialisasikan pentingnya mengonsumsi ikan. Acara ini sebagai bentuk kampanye kita dalam peningkatan konsumsi ikan mengingat konsumsi ikan sangat erat kaitannya dengan angka stunting. Semakin tinggi angka konsumsi ikan, maka semakin kecil angka stunting di NTB ini,” kata Bunda Niken.

Ketua Forikan NTB yang juga Ketua TP-PKK NTB ini mengungkapkan, ikan salah satu komoditi yang memiliki gizi lengkap dan harganya terjangkau. 

Hal ini kurang diperhatikan oleh masyarakat.

“Ikan adalah salah satu protein yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil dan menyusui serta masyarakat umumnya. Saya mengajak masyarakat untuk rajin mengonsumsi ikan agar masyarakat NTB dapat terbebas dari stunting,” pintanya.

Ia berharap kepada Kader PKK, Posyandu dan Ibu-ibu masyarakat Montong Gamang, untuk  terus diingatkan untuk mengonsumsi ikan seperti ini. 

Masyarakat lalai akan pentingnya hal ini untuk pertumbuhan generasi muda NTB.

“Ayo kita makan ikan setiap hari, karena ikan lebih murah dari daging dan proteinnya ikan sangat penting untuk kita semua. Mudah, murah dan lengkap gizinya. Kalau kita makan ikan Insya Allah kita akan jadi sehat, kuat dan cerdas,” tutupnya.

Kades Montong Gamang, Sofiyan S.Pd sangat terkesan dengan kehadiran Bu Niken.  Karena memberikan motivasi dan kesadaran bagi warganya agar mau dan gemar makan ikan.

BACA JUGA: Porwanas XIII jadi Ajang Promosi PON XII NTB 2028

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Niken memberikan quiz bagi ibu-ibu dan sesi foto bersama, Kehadiran Bunda Niken didampingi Kadis Dikbud, Bunda PAUD Kabupaten Lombok Tengah dan Pejabat dari Dinas Kelautan dan Perikanan Lombok Tengah serta Aparat Camat dan Desa Montong Gamang. ***

 




 Pengurus Ikatan Alumni SMA Pringgabaya, Dilantik Bang Zul

Gubernur NTB menghadiri pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Alumni  SMA Negeri 1 Pringgabaya (IKA SMANSABAYA) Periode 2022-2026

LOTIM.lombokjournal.com ~ Baru pertama terjadi, pelantikan Pengurus Ikatan Alumni SMA yang dihadiri Gubernur NTB.

Itu terjadi saat acara pengukuhan Pengurus Pusat Ikatan Alumni  SMA Negeri 1 Pringgabaya (IKA SMANSABAYA) Periode 2022-2026, yang dihadiri Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Sabtu (19/11/22).

BACA JUGA: Wisuda Poltekpar Berlangsung di Sirkuit Mandalika

Lebih dari itu, Gubernur NTB sekaligus menjadi narasumber acara ‘Talk Show Inspiratif Satu Jam bersama Gubernur NTB’ dengan tema  “Student To Day, Leader Tomorrow”., 

Saaat itu Gubernur NTB mengatakan, kehadiran para alumni bukan sekadar reunian. 

Para alumni dapat menjadi refleksi untuk menyemangati, dan menginspirasi siswa-siswi agar dapat belajar banyak hal tentang kesuksesan dan lain-lain. 

“Ini akan menjadi preseden, akan ada Alumni SMA seluruh NTB akan dilantik Gubernur NTB, dan itu dimulai dari SMA Negeri 1 Pringgabaya,” kata Gubernur Zul. 

Lebih lanjut dikatakan, kehadiran Alumni IKA SMA harus menjadi bahan refleksi menyemangati siswa siswi di sekolah tersebut. 

Apalagi banyak alumni yang sukses menceritakan, dari sekolah ini muncul orang terkenal, orang-orang besar yang akan merubah wajah Lombok Timur ini, Nusa Tenggara Barat bahkan wajah dunia di masa yang akan datang, ungkap Gubernur NTB..

Saat itu sempat disosialisasikan Program Beasiswa NTB yang sudah sampai hari ini lebih dari seribu-an mahasiswa beasiswa luar negeri dan BSU dalam negeri-pun tidak kalah banyaknya.

“Saya terkejut banyak orang-orang penting yang datang ke Lombok Utara, bukan undangan Gubernur, Presiden, Menteri, tapi undangan alumni beasiswa NTB dari Polandia, Alhamdulillah, anak-anak yang kita kirim ke Polandia banyak kesan yang dalam,” cerita Bang Zul panggilan akrab gubernur. 

Menurut orang Plandia, anak-anak NTB itu baik hati, pintar-pintar, dan bisa bersosialisasi. “Coba bayangkan anak-anak yang kita kirim ke luar negeri bukan sekedar mendapatkan gelar baru di belakang namanya, tapi memberikan kesan yang sangat baik bagi dunia, mereka mampu hadirkan menteri dari negara lain, walikota dari negara lain,” cerita Gubernur NTB.

Dalam talk show 1 Jam tersebut, Doktor Ekonomi UI itu menjelaskan, alumni-alumni beasiswa NTB akan mampu merubah wajah negeri ini. Bahkan wajah dunia ke depan, kalau kita kirimkan anak-anak NTB untuk sekolah keluar negeri.  

Bayangkan kalau ada 1000 orang bahkan 10 ribu orang NTB yang punya pengaruh dalam menentukan kebijakan, bukan hanya dalam negeri tapi wajah  dunia akan berubah. 

Ini betapa hebatnya Provinsi yang kita cintai ini,” ujar Bang Zul menyemangati siswa-siswi SMA N 1 Pranggabaya. 

Memang tidak mudah memulai sesuatu, sering di sampaikan memulai sesuatu harus dimulai dengan langkah pertama.

“Kenapa kita mengirim siswa kita ke luar negeri, kayak tidak ada kampus dalam negeri, dengan kondisi petani kita yang masih miskin, dan nelayan banyak yang miskin, di anggap terlampau mendramatisasi sesuatu. Padahal sebenarnya anak-anak NTB yang kita kirimkan keluar negeri belum tentu biaya mahal. Namun supaya mereka bisa melihat kesusksesan di negeri orang, kesuksesan itu akan merendahkan hatinya untuk banyak bersyukur,” katanya.

BACA JUGA: Porwanas XIII jadi Ajang Pormosi PON XXII NTB 2028

Terakhir Gubernur NTB berpesan pada guru-guru SMA Negeri 1 Pringgabaya, agar memperlakukan siswanya sebagaimana anak mereka sendiri, Para guru diminta memperlakukan siswa-siswi seperti anak sendiri. 

Ucapan terima kasih disampaikam oleh ketua IKA SMA Negeri 1 Pranggabaya Sukri Aruman atas kehadiran Gubenur NTB, di tengah padatnya kegiatan dan menghadiri berbagai undangan masyarakat. 

“Terimakasih Pak Gubenur NTB, di tengah banyaknya agenda menghadiri berbagai undangan masyarakat,” katanya. ***

 




Wagub NTB Dukung Gerakan Event Nol Sampah di NTB

Deklarasi Nol Sampah di NTB diharapkan Wagub NTB dapat menular kepada seluruh elemen masyarakat di NTB 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Asosiasi Penyelenggara Kegiatan Nusa Tenggara Barat (ASPPEK) NTB yang AKAN mendeklarasikan gerakan nol sampah di setiap event yang diselenggarakan di NTB, didukung Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah.

Dusukungan itu disampaikannya pada saat menghadiri Kegiatan Hortikultura Urban Fest X KINGSMAKER di Lapangan Sangkareang, Mataram, Sabtu (18/11/22).

BACA JUGA: Wagub NTB Launching Desa Berdaya

Wagub NTB mengapresiasi ASPPEK yang melakukan kegiatan menjaga kelestarian di NTB
Wagub Hj Sitti Rohmi

“Apresiasi kepada ASPPEK, karena telah melakukan satu hal untuk menjaga kelestarian di NTB,” ujarnya.

Ummi Rohmi panggilan akrab Wagub menjelaskan, kegiatan ini juga merupakan gerakan peduli kebersihan dan mendukung Program “Zero Waste” Pemprov NTB. 

Ia berharap agar langkah ini dapat di lakukan oleh seluruh elemen masyarakat di NTB.

“Melalui deklarasi ini mudah-mudahan dapat menular kepada seluruh elemen masyarakat di NTB. Mari tingkatkan kolaborasi agar deklarasi ini dapat terwujud di seluruh NTB,” tutupnya.

Sementara itu, Agus Panca selaku Ketua Panitia Hortikultura Urban Fest X KINGSMAKER, menyampaikan, gerakan event nol sampah NTB memberi perhatian pada event-event yang belakangan digelar di Lombok, baik dari skala nasional hingga internasional.

Lanjutnya, pihaknya berharap seluruh penyelenggara acara yang membuat event di NTB ke depan dapat mengakomodir secara mandiri sampah mereka pasca-event. 

Sehingga kebersihan dan kelestarian lingkungan juga dapat dijaga dengan upaya bersama.

BACA JUGA: Poswanas XIII jadi Ajang Promosi PON XXII NTB 2028

“Semoga dengan apa yang telah kami lakukan dapat membantu mewujudkan Program “Zero Waste” yang dicanangkan oleh Pemprov NTB. Terimakasih kepada bu Wagub yang secara langsung membersamai kami dalam deklarasi ini,” ucapnya. ***

 




Wisuda Poltekpar Lombok Berlangsung di Sirkuit Mandalika

Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul bersama Menparekraf RI, Sandiaga Uno hadiri wisuda Poltekpar Lombok

LOTENG.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mendampingi Menteri Perekonomian dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno untuk menghadiri acara Wisuda Politeknik Pariwisata Lombok tahun 2022, Jumat (18/11/22).

Kata Gubernur NTB, Mahasiswa Poltekpar Lombok banyak dukung event internasional
Menparekraf RI didampingi Gubernur NTB

Beda dan unik, wisuda ketiga Poltekpar Lombok kali ini diselenggarakan di salah satu ikon Provinsi NTB, yaitu Pertamina Mandalika International Street Circuit. 

BACA JUGA: Puteri Indonesia 2023, Diajeng Aulya Sekartaji

Banyaknya event internasional yang diselenggarakan di sirkuit tersebut tentu tidak terlepas dari bantuan dan dukung dari mahasiswa Poltekpar Lombok. 

Sehingga, Gubernur berharap nantinya para wisudawan tidak hanya siap mengatur penerimaan tamu, namun juga dapat meningkatkan pelayanan standar di NTB. 

“Nantinya teman-teman bukan hanya siap untuk menghandle Hospitality nya, tetapi benar-benar dapat meningkatkan pelayanan standar di NTB. Jadi, bukan hanya sekedar cari kerja tapi quality dari service harus lebih baik, sehingga betul-betul NTB berada di tangan yang piawai untuk mencapai itu,” kata Bang Zul, sapaannya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno mengungkapkan, para wisudawan tidak hanya berpotensi untuk masuk ke industri pariwisata, tetapi juga memiliki esensi untuk menjadi pengusaha.

“Potensinya bukan hanya memasuki industri pariwisata, tetapi mereka juga memiliki esensi untuk menjadi pengusaha yang menciptakan lapangan kerja,” kata Mas Menteri, sapaan akrab Menparekraf.

Selain mengajak wisudawan untuk belajar mencari peluang kerja, Mas Menteri juga berharap lulusan Poltekpar Lombok dapat mempersiapkan diri menyambut event lokal, nasional dan internasional di Nusa Tenggara Barat, seperti WSBK, MXGP, MotoGP dan lainnya.

Sebagai informasi, pada wisuda ketiga tersebut, Poltekpar Lombok mengukuhkan sebanyak 293 wisudawan dari empat program studi. 64 wisudawan Program D4 Pengaturan Perjalanan, 96 wisudawan Program D3 Divisi Kamar, 67 wisudawan Program D3 Seni Kuliner dan 66 wisudawan Program D3 Tata Hidang. 

BACA JUGA: Penonton WSBK di NTB Lampaui Rekor

Hadir pula pada acara tersebut, yaitu Sekretaris Kemenparekraf RI, Inspektur Utama Kemenparekraf RI, Kepala Pusat Pengembangan SDM Kemenparekraf RI, Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf RI, Kadispar NTB, Kadispar Loteng, Direktur Poltekpar Bali, Direktur Poltekpar Bandung, Plt. Direktur Poltekpar Medan, Direktur Poltekpar Makassar, Direktur Poltekpar Palembang, Managing Director ITDC, Dirut MGPA dan para stakeholders lainnya. ***

 




Puteri Indonesia NTB 2023: Diajeng Aulya Sekartaji

Wagub NTB agar Puteri Indonesia menyampaikan pesan, betapa indahnya NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Mewakili Kota Mataram, Diajeng Aulya Sekartaji terpilih sebagai Puteri Indonesia Nusa Tenggara Barat 2023 yang berlangsung di Hotel Prime Park, Jumat (18/11/22).

Wagub NTB berpesan agar Puteri Indonesia mengenalkan keindahan NTB
Wagub NTB

Setelah memberikan ucapan selamat kepada seluruh finalis Puteri Indonesia NTB, Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan pesan, agar seluruh finalis menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa NTB sebagai daerah yang sangat indah. 

BACA JUGA: Silaturahmi dengan Finalis Puteri Indonesia 2023

“Kepada seluruh Puteri Indonesia sampaikanlah kepada elemen masyarakat di Indonesia maupun seluruh dunia, betapa indahnya NTB yang merupakan daerah yang tangguh, tidak surut dengan berbagai permasalahan seperti Pandemi Covid – 19. Pertumbuhan ekonomi tetap baik,” tutur Ummi Rohmi. 

Sementara itu, Puteri Indonesia Laksmi Shari De-Neefe Suardana, begitu terkesima dengan Lombok, baik itu masyarakat, kuliner, bahkan tradisi yang ada di Lombok.

“Saya merasa seperti di rumah ketika di Lombok, saya begitu kagum dengan masyarakat yang ada di Lombok, sangat mengapresiasi tradisi tetapi juga menginginkan anak muda untuk mendukung kreativitas,” ujarnya. 

Shari mengatakan, NTB terkenal akan mutiara nya, sehingga bukan suatu hal yang tidak mungkin, kompetisi Miss Universe menjadi kesempatannya untuk memperkenalkan mutiara Lombok yang begitu indah 

terpilih sebagai Puteri Indonesia 2023sia 20
Diajeng Aulya Sekartaji
(tengah)

“Saya berharap agar ketika di Miss universe dapat membawa mutiara Lombok, berbicara tentang Lombok dan memperlihatkan keindahan Lombok kepada seluruh dunia,” tutupnya.***

BACA JUGA: NTB Mampu Bangkit Hadapi Tantangan

 




Satgas Investasi NTB Tuntaskan Sumbatan Investasi

Untuk memastikan NTB aman dan nyaman beraktivitas, Satgas Investasi berhasil menyelesaikan beberapa sumbatan investasi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah memastikan Provinsi NTB aman dan nyaman untuk aktivitas investasi. 

Dan kehadiran satgas investasi, harus menjadi solusi untuk mendukung, memfasilitasi dan mengakselerasi realisasi investasi di daerah.

BACA JUGA: Industrialisasi Mensejahterakan Para Pelakunya

Kata Gubernur NTB, Satgas Investasi NTB mencoba mengurai sumbatan sumbatan investasi di NTB
Gubernur Zulkieflimansyah

“Memastikan daerah kita aman dan nyaman untuk beraktivitas, Satgas Investasi NTB mencoba mengurai sumbatan sumbatan investasi di NTB,” ujar Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah, SE, Msc di Hotel Lombok Raya, Rabu (16/11/22). 

Aset Pemerintah Provinsi di Teluk Santong, Eco Tourism di Hutan Sekaroh, Villa di Tampah Hills dan hotel bintang lima di Teluk Mekaki, Sekotong, beberapa sumbatan investasi yang berhasil diselesaikan Satuan Tugas Percepatan Investasi Nusa Tenggara Barat. 

Di tengah keterbatasan kemampuan keuangan negara dan daerah, kehadiran investasi tentu menjadi tumpuan harapan untuk menggerakkan pembangunan di daerah.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, H Muhammad Rum mengatakan, dengan mengatasi beberapa sumbatan investasi ini diharapkan akan segera memacu geliat investasi di NTB. 

“Setelah kita kuasai, Teluk Santong akan kita tawarkan pada investor yang mau mengolah perikanan sekaligus pengolahannya,” jelas Rum. 

Proyeksi pertumbuhan ekonomi bagi daerah dan masyarakat nelayan cukup menjanjikan jika diolah dengan baik. 

Perputaran rupiah triliunan dalam setahun di wilayah perairan Teluk Saleh Samota juga bukan hal yang mustahil akan tercapai.

Ditambahkannya, dalam tiga tahun terakhir realisasi investasi memenuhi bahkan melampaui target yang telah di tetapkan. 

Tahun 2020 terealisasi 11,6 Triliun melampau target pusat 6,065 T dan target RPJMD 11,5 T. Kemudian pada tahun 2021 realisasi investasi 14,879 T melampaui target empus 9 T dan target RPJMD 13 T dan tahun 2022 ini.

BACA JUGA: NTB Gesah Industrialisasi Sektor Perikanan dan Kelautan

Hingga bulan lalu realisasi investasi mencapai 15,437 T melampaui target RPJMD 15.428 T dan optimis akan mencapai target Pemerintah PusAT 18,5 T di akhir tahun.

Selain pemerintah, hadir pula perwakilan investor Dirut ESL, konsultan Tampah Hills dan humas PT Sarana Bukit Alami.***

 




Wagub NTB: Peningkatan IPM Ditentukan para Ibu

Hadiri Seminar Pengasuhan Balita Anak dan Remaja, Wagub NTB mengingatkan bagaimana membangun IPM kalau para ibu tak punya kemampuan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wagub NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan,Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditentukan oleh 3 faktor yakni pendidikan meliputi angka rata-rata lama sekolah, kesehatan meliputi angka harapan hidup dan ekonomi.

Wagub NTB mengatakan, peningkatan IPM ditentukan para ibu

Hal tersebut disampaikan Ummi Rohmi, sapaannya, ketika menghadiri sekaligus membuka kegiatan Seminar Pengasuhan Balita, Anak, dan Remaja yang diselenggarakan oleh Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) di Hotel Lombok Plaza pada Rabu (16/11/22).

BACA JUGA: Wagub NTB Launching Desa Berdaya

“Ini sangat ditentukan oleh ibu-ibunya, karena bagaimana mungkin kita bisa membangun IPM yang baik, anak-anak memiliki tingkat pendidikan dan kesehatan yang tinggi, kalau ibu-ibunya tidak memiliki kemampuan untuk itu,” tuturnya.

Sebagai Ketua Umum BKOW, Ia juga menjelaskan, NTB masih perlu kerja keras yang dilakukan secara konsisten, karena pendidikan dan harapan hidup tidak bisa dibangun dengan spontan.

“Kita berusaha bagaimana caranya masyarakat NTB ini awet umurnya, ini tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk menyadarkan masyarakat kita akan pentingnya kesehatan,” tambahnya.

Perlu diketahui juga, NTB mendapatkan penghargaan sebagai salah satu provinsi terbaik yang memanfaatkan energi terbarukan di Indonesia dan diundang ke Denmark.

Negara maju tersebut sudah memulai renewable energy sejak 50 tahun yang lalu melalui sosialisasi dari tingkat TK, SD, dan SMP. 

Dapat dilihat bahwa pendidikan, kesehatan, dan ekonomi menjadi pondasi suatu pembangunan.

“Disini alhamdulillah BKOW selalu berusaha meningkatkan hal tersebut, contohnya mulai dari pemberian telur kepada anak-anak stunting, seminar dan sosialisasi terkait posyandu keluarga,” pungkas Ummi Rohmi.

BACA JUGA: NTB Salah Satu Terdepan Dalam Pembangunan Kesehatan

Saat ini angka stunting di NTB sudah berada di bawah 17 persen yang biasanya NTB selalu berada di posisi 5 terendah di atas 30-70 persen. 

Dengan aktifnya Posyandu Keluarga dan adanya data by name by address yang tidak bisa dibantah, memudahkan intervensi langsung kepada anak-anak stunting di setiap dusun. ***




Industrialisasi Mensejahterakan Para Pelakunya

Dalam talkshow Industrialisasi Goes To Campus, Gubernur NTB tegaskan industrialisasi menghadirkan kesejahteraan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Industrialisasi menjadi kunci untuk menjadikan sebuah daerah, bahkan sebuah bangsa, menjadi maju. 

Karena dengan Industrialisasi yang sederhana saja, seperti membuat produk tusuk gigi sendiri dan tidak mendatangkan dari luar daerah, maka produk tersebut dapat mensejahterakan para pelakunya. 

Karena itu, tanpa Industrialisasi masyarakat bisa terjebak kubangan kemiskinan dalam jangka waktu yang lama. 

BACA JUGA: NTB Gesa Industrialisasi Sektor Perikanan dan Kelautan

Mahasiswa aktif dalam talkshow Industrialisasi Goes To Campus

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyampaikan itu saat menjadi Narasumber pada Talkshow Industrialisasi Goes To Campus yang  bertajuk “Menggali Potensi dan Peran Mahasiswa Dalam menyongsong Industrialisasi di NTB Untuk Indonesia”, di Universitas Mataram, Selasa (15/11/22). 

“Industrialisasi adalah kebutuhan agar masyarakat bisa menghadirkan kesejahteraan. Tanpa Industrialisasi kita akan miskin selamanya,” ucap Bang Zul, di hadapan ratusan mahasiswa dan mahasiswi Unram. 

Menurutnya, untuk menopang industrialisasi tersebut, perlu adanya rasa mencintai dan bangga menggunakan produk lokal. Sehingga perlu mengamalkan Bela dan Beli Produk Lokal. 

Hal tersebut ditekankan pada para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemprov NTB yang ikut jadi peserta. 

“Ketika kita mampu mengolah bahan baku menjadi produk yang bernilai, insyaallah kesejahteraan akan mengikuti kita,” seru Bang Zul. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian NTB, Nuryanti, SE., ME mengajak para IKM besutan Mahasiswa untuk masuk ke dalam Komunitas Industri 4.0. 

Nantinya, Dinas Perindustrian akan memberikan pendampingan kepada para pelaku usaha, sejak dari mengembangkan ide hingga memasarkan produk dan mendaftarkan merek produknya. 

“Saya berharap dua hari kedepan kita bisa hadir mengajak yang lain juga masuk dalam Komunitas Industri 4.0. Masuk ke inkubasi bisnis di NTB,” jelasnya. 

Industrialisasi sendiri merupakan salah satu program unggulan pemerintah NTB, yakni melakukan penambahan nilai dalam sebuah produk. 

Sehingga masyarakat NTB tidak lagi menggunakan atau menjual produk mentah keluar daerah, namun memberikan nilai tambah didalamnya. 

Ini diharapkan mampu menyerap lapangan tenaga kerja dan menjadikan ekonomi daerah semakin baik.

BACA JUGA: Roadshow Industrialisasi di Kabupaten Dompu

Pemprov NTB sendiri secara rutin menggelar Roadshow dan Talkshow Industrialisasi di setiap Kabupaten dan kota se-NTB hingga ke institusi pendidikan. ***