Unram Mulai Buka Prodi Magister Mitigasi Bencana 

Pemprov NTB mendekung prodi baru Unram dengan memberikan beasiswa kepada lima calon mahasiswa yang akan diseleksi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Program Studi baru di Universitas Mataram atau Unram, yaitu Prodi Magister Mitigasi Bencana (PSMMB) mendapat dukungan dari Pemprov NTB yang berkomitmen mendukung pengembangan perguruan tinggi di daerah. 

“Ini (Prodi baru Unram) bagus dan sangat kita butuhkan pemanfaatannya untuk daerah kita dalam jangka panjang. Yang penting jalan dulu, kalau ngomongin siap, kita lebih siap,” kata Gubernur NTB, Zulkieflimansyah.

BACA JUGA: Menyelamatkan Ekosistem, Dimulai Pilah Sampah Dari Rumah

Gubernur NTB menerima audensi pengelola prodi baru Unram

Hal itu dikatakannya saat menerima audiensi Pengelola Prodi Magister Mitigasi Bencana Unram di ruang kerjanya, Jumat (06/01/22).

Bahkan untuk mendukung program studi baru tersebut, Pemprov NTB berencana memberikan beasiswa kepada lima orang calon mahasiswa terbaik, yang akan diseleksi sebelumnya pihak terkait untuk mengikuti perkuliahan.

Saat ini, sebanyak sepuluh orang calon mahasiswa telah terdaftar dalam Prodi Magister Mitigasi Bencana Unram. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Pascasarjana Unram, Prof. Ir. H. Muhammad Sarjan, M.Agr.CP., Ph.D.

“Sekarang kami sudah dapat sepupuh calon mahasiswa, dan akan ada tambahan lagi lima orang calon terbaik setelah diseleksi oleh Pemprov untuk ikut kuliah di prodi Magister Mitigasi Bencana,” kata Prof. Sarjan. 

Menurutnya, edukasi mengenai mitigasi bencana sangat penting. Mengingat Indonesia adalah wilayah Ring of Fire yang menjadi penyebab rawan terhadap gempa, termasuk di Lombok-NTB. 

“Sejak bencana gempa di Lombok, mitigasi bencana itu menjadi isu yang sangat penting, mengingat Indonesia letaknya Ring of Fire (Cincin Api), termasuk di Lombok. Kita bahkan punya tiga konsorsium perguruan tinggi di bidang mitigasi bencana yaitu Univ. Syiah Kuala Aceh, Univ. Tadulako Palu, dan Univ. Mataram karena ketiga daerah ini pernah punya pengalaman dalam bidang kebencanaan,” jelasnya.

BACA JUGA: Ekspo Produk UKM-IKM Dihadiri Mahasiswa Singapura

Sebagai informasi, PSMMB resmi mendapatkan SK Izin Operasional pada bulan Oktober 2022 lalu, dan telah melakukan penerimaan mahasiswa baru angkatan pertama pada bulan Desember 2022. 

Dengan dibukanya Prodi tersebut, menjadikan Unram sebagai satu-satunya universitas di wilayah Indonesia Tengah dan Timur yang mempunyai Prodi Magister Mitigasi Bencana.

Dengan pembukaan prodi baru ini, diharapkan menjadi pusat studi kegempaan, tsunami kegunungapian dan perubahan iklim terutama di wilayah Nusa Tengga dan sekitarnya.

BACA JUGA: Pola Pikir Jadi Kunci Sukses, Bagaimana Merubahnya?

Turut mendampingi Gubernur pada audiensi tersebut yaitu, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB dan Kepala BKD Provinsi NTB. ***

 




Menyelamatkan Ekosistem, Dimulai Pilah Sampah dari Rumah

Untuk menyelamatkan lingkungan, menurut Wagub NTB membutuhkan perhatian khusus dan serius untuk hindari bencana alam

MATARAM.lombokjournal.com ~ Memilah sampah dari rumah merupakan langkah awal untuk turut menyelamatkan ekosistem. 

Penegasan Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalillah itu disampaikan saat menjadi keynote speaker webinar series TP.PKK Provinsi NTB “Kesiapsiagaan Bencana Musim Penghujan Dari Rumah”.

Webinar bertema “Kebijakan Zero Waste Dalam Mewujudkan NTB Gemilang” melalui zoom meeting, hari kamis (05/01/22).

BACA JUGA: Ekspo Produk UKM-IKM Dihadiri Mahasiswa Singapura

Menyelamatkan ekosistem bisa dimulai pilah sampah dari rumah

“Pilah sampah dari rumah adalah faktor terpenting dan terbesar dalam kita mengelola sampah, bagaimana bank sampah terkelola dengan baik, semua adalah cara agar ekosistem kita tidak terancam,” ungkap Wagub NTB.

Ketidaksadaran memikirkan kondisi alam dalam memenuhi kebutuhan, mengakibatkan kondisi lingkungan terancam.

Ini membutuhkan perhatian khusus dan serius. Mengabaikan kondisi alam, mengakibatkan sering terjadinya bencana alam, longsor, perubahan iklim dan lain sebagainya.

Dikatakan, perubahan iklim dari musim hujan dan kemarau yang tidak menentu, menyebabkan pekerjaan menjadi terganggu, dan itu semua karena ekosistem telah terganggu oleh ulah manusia sendiri.

Emisi gas kaca, pemanasan global sudah menjadi hal yang sangat emergency untuk ditangani bersama. Tentu ini menyebabkan ekosistem dan keseimbangan di bumi terganggu.

NTB Bersih atau Zero Waste

Dalam mengatasi itu, di NTB memiliki beberapa program yang salah satunya yaitu NTB Bersih atau Zero Waste. Tentang bagaimana mengelola sampah, agar sampah tidak jadi musibah, dan bagaimana sampah dipilah agar menjadi sesuatu yang bermanfaat.

“Sumber dari banyak permasalahan sampah adalah sampah organik yang di hasilkan seperti dari bekas makanan dan lain sebagainya. Sampah organik ini kalau tidak di pilah bisa menyebabkan bau, penyakit. Itulah mengapa pentingnya pilah sampah dari rumah. Sehingga PKK, Dharma Wanita, BKOW dan organisasi lainnya sangat besar perannya agar bagaimana di NTB ini bisa memilah sampah dari rumah,” papar Ummi Rohmi sapaan wagub..

Harapannya, memilah sampah dari rumah harus dikampanyekan secara masif dan bersungguh-sungguh bersinergi, maka impact nya luar biasa bagi NTB. Sehingga resiko sampah menjadi penyakit hilang.

Ummi Rohmi juga menyampaikan bagaimana agar desa tangguh bencana,  masyarakatnya paham dengan potensi bencana yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal, bisa terproteksi agar semua bisa tanggap bencana.

“Semangat semua, sehat, terus berkolaborasi, mulai dari rumah, mari kita pilah sampah dari rumah, pilah antara sampah organik dan anorganik, karena dengan memilah sampah lah kita bisa memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan di NTB ini,” katanya.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Niken Saptarini Widiyawati Zulkieflimansyah ikut menjelaskan, perubahan iklim dan efeknya tanpa disadari merupakan dampak dari pola hidup yang kurang positif.

Pertambahan jumlah penduduk menyebabkan pertambahan jumlah sampah, di sisi lain pengelolaan sampah belum baik. Ditambah dengan pola hidup konsumsif saat ini. Padahal total keseluruhan sampah yang ada sekitar 62 persen dari sampah rumahtangga.

BACA JUGA: NTB Sebagai “Land of Infinitive Experiences”

“Semua akan bermuara kepada kita sendiri, misalnya kita meninggalkan sampah di plastik sembarangan, kemudian hilang. Sampah dibawa ke sungai kemudian laut, sampah di laut dengan efek pemanasan global plastiknya akan mencair, kita kira hilang ternyata tidak, plastik berubah menjadi mikroplastik, dimakan oleh ikan, ikan ditangkap kemudian kita makan. Akhirnya kita sedang meracuni diri kita sendiri karena didalam ikan itu banyak penyakitnya”, jelas Bunda Niken. 

Diharapkan, semua memiliki paradigma sama, mengubah pola pikir, memberikan pendidikan sejak dini kepada anak-anak untuk membuang sampah pada tempatnya. 

Dan memilah sampah, memperhatikan lingkungan, bersikap aktif dalam menyelamatkan bumi makan akan memberikan dampak yang signifikan. ***

 

 




Gubernur NTB Paparkan Strategi Pembangunan di NTB

Beri kuliah umum di hadapan mahasiswa dari 17 negara, Gubernur NTB paparkan strategi pembangunan di NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc, memberi kuliah umum pada acara Governor Lecture yang bertemakan “Public Initiative in Sustainability” t di Gedung Graha Bakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Selasa (03/01/23). 

Kuliah umum tersebut dihadiri puluhan mahasiswa Program Master in Public Administration (MPA) Lee Kuan Yew School Of Public Policy (LKYSPP) dari National Of Singapore (NUS). 

BACA JUGA: NTB Punya Gunung, Pantai dan Semua Wisata yang Dibutuhkan

Gubernur NTB beri kuliah umum yang dihadiri mahasiswa LKYSPP dari National Of Singapore

Gubernur memaparkan berbagai strategi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah dalam mengakselerasi proses pembangunan di NTB. Di antaranya, menjadi tuan rumah berbagai event internasional, industrialisasi dan memberikan beasiswa.

“Ada beberapa hal yang kami lakukan untuk membangun daerah pasca gempa dan Covid-19, seperti menyelenggarakan event internasional, Industrialisasi serta memberikan beasiswa bagi putra-putri NTB untuk melanjutkan studi di luar negeri,” jelasnya. 

Dengan menyelenggarakan berbagai event internasional, Provinsi NTB menjadi pusat perhatian dunia.

Hal tersebut mendorong Pemerintah Daerah maupun Pusat untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur di NTB menjadi lebih baik. 

Berkat hal tersebut, kini NTB telah memiliki berbagai infrastruktur bertaraf internasional, seperti bandara, pelabuhan, jalan raya, rumah sakit internasional, ketersediaan listrik dan telekomunikasi, hotel & resort, dan lain sebagainya.

Proses industrialisasi juga terus digaungkan untuk menjaga pembangunan berkelanjutan di NTB. Dan inovasi adalah kunci dari keberlanjutan tersebut. 

Selain itu, memberikan beasiswa bagi putra-putri NTB untuk melanjutkan studi di dalam dan luar negeri. 

Hal tersebut merupakan salah satu cara terbaik bagi mereka untuk melihat dunia dari berbagai sisi.

Menurutnya, tidak ada hal yang mustahil dalam membangun sebuah daerah, karena selama ada kemauan untuk melakukan sesuatu, maka jalan akan selalu ada.

“Terlihat mustahil, tapi kami telah membuktikannya. Kami selalu percaya where there’s a will, there’s a way. Jika kita percaya kita bisa, maka tidak ada hal yang mustahil,” tutur Bang Zul, sapaan Gubernur. 

Pada kesempatan yang sama, Kartini Binte Rahman selaku Associate Director (Career Services, Alumni Relations and Academic Partnerships) LKYSPP NUS menyampaikan, acara tersebut merupakan kolaborasi antara LKYSPP dan Universitas Teknologi Sumbawa. Ia berharap para mahasiswa dapat belajar dan mendapat pengalaman langsung dari Pemerintah Provinsi NTB. 

BACA JUGA: Kartu Indonesia Sehat, Ini Cara untuk mendapatkannya

“Program ini merupakan kerja sama kita dengan UTS yang diikuti sebanyak 45 mahasiswa dari 17 negara. Semoga kita bisa belajar dan mendapatkan banyak pengalaman disini sehingga program ini sukses berkat kita semua,” ujar Kartini.

Hadir pada acara tersebut yaitu, Dean of LKYSPP, Rektor UTS, beberapa Kepala OPD Pemprov NTB dan stakeholders terkait. ***

 

 




Realisasi PAD NTB Meningkat Rp392,94 miliyar 

Upaya yang dilakukan Bappenda NTB untuk meningkatkan PAD berbuah manis, realisasi PAD meningkat Rp. 392,94 miliyar atau tumbuh 43,11 persen

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap pendapatan daerah tahun 2022 ditargetkan sebesar 36,97 persen, dan hingga akhir tahun 2022 terealisasi sebesar 43,11 persen yakni mencapai 116,61 persen. 

Meningkatnya kontribusi PAD tersebut tidak terlepas dari upaya dan inovasi pelayanan yang terus dilakukan oleh Bappenda Provinsi NTB. 

BACA JUGA: NTB Sebagai “Land of Infinite Experiences”

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah, Hj. Eva Dewiyani menjelaskan, upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan pendapatan dalam tahun 2022 di antaranya peningkatan kualitas layanan dengan berbagai inovasi seperti QRIS, Samdel, Samsat apps dan lain sebagainya. 

Melaksanakan kegiatan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui Samsat Nigh Music, Samsat go to school dan Samsat Motor serta meningkatkan kerja sama dengan berbagai stakeholder.

Kepala Bappenda NTB menjelaskan, realisasi PAD NTB meningkat Rp392,94 miliyar
Konferensi pers Bappenda NTB

“Layanan yang kami siapkan memberikan kemudahan kepada masyarakat terutama untuk membayar pajak semakin tinggi,” ungkapnya saat konferensi pers di Aula Bappenda NTB, Rabu (04/01/23).

Ia menjelaskan realisasi pendapatan daerah tahun 2022 didominasi oleh pendapatan transfer sebesar 56,28, PAD sebesar 43,11 persen dan LLPD sebesar 0,61 persen.

Pendapatan Asli Daerah sendiri telah terealisasi sebesar Rp. 2,28 triliun atau 83,30 persen dengan penyumbang terbesar dari komponen pajak daerah 74,78 persen. 

Menyusul lain-lain PAD yang sah sebesar 22,45 persen, Hasil Pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan 2,22 persen dan retribusi daerah 0,55 persen.

“Adapun penerimaan realisasi PAD tersebut meningkat Rp. 392,94 miliyar atau sebesar 20,81 dari periode yang sama bulan Desember tahun anggaran 2021,” jelasnya.

Dilanjutkannya, kelima komponen pajak daerah tahun 2022 mengalami peningkatan dari penerimaan tahun sebelumnya. 

Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) terealisasi sebesar Rp. 512,74 miliyar meningkat 10,92 persen sebagai dampak positif dari Pergub nomo 97 tahun 2022 tentang insentif pajak kendaraan bermotor.

BBNKB terealisasi sebesar Rp. 353,84 meningkat 11,02 persen atau senilai Rp. 35,11 milyar ditandai dengan meningkatkan penerimaan dari kendaraan baru. 

PBBKB terealisasi Rp. 412,84 milyar meningkat 45,69 persen atau senilai Rp. 129,49 milyar akibat kenaikan harga BBM di tahun 2022, penetapan tarif tunggal serta event skala nasional dan internasional yang berlangsung di wilayah NTB. 

BACA JUGA: Ekspo Produk UKM-IKM NTB Dihadiri Mahasiswa Singapura

Dalam RPJMD Provinsi NTB tahun 2019-2023 Bappenda termasuk dalam OPD yang mengusung misi kedua, yakni “NTB Bersih dan Melayani” dengan indikator kinerja utama adalah kontribusi PAD terhadap pendapatan daerah. ***

 

 

 




NTB Punya Gunung, Pantai, dan Semua Wisata yang Dibutuhkan 

Semua orang harus memahami ‘The Land Of Infinite Experience’ di NTB, dan ini harus disampaikan

SENGGIGI.lombokjournal.com Gubernur NTB Zulkieflimansyah menginstruksikan,  agar seluruh pihak dapat bersama-sama pemerintah menggaungkan promosi NTB the Land Of Infinite Experience. 

“Kalau orang ingin memaknai hidup, NTB adalah Land of Infinite experience yang artinya semuanya ada. Ada gunung, pantai, semua wisata ada dsni. Ada kuliner, Desa wisata, atraksi tradisional, ini yang perlu disampaikan. Tagline harus jelas.. Hingga semua orang paham dan memaknai agar pesannya sama..” pesan Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB.

Hal itu disampaikannya dalam diskusi terkait promosi pariwisata di Exotic Lounge & Resto Senggigi Lombok Barat, Selasa (03/01/23)

BACA JUGA: Pelaku Pariwisata Diminta Buka Diri dan Terus Belajar

Bang Zul menganalogikan tagline Wonderfull Indonesia yang mampu mendeskripsikan Indonesia di mata dunia. 

“Daerah wisata di NTB sesungguhnya sangat lengkap dan menawarkan berbagai jenis dan konsep wisata yang. Semua kalangan harus tahu ‘NTB the Land Of Infinite Experience’,” bahkan kusir cidomo pun harus memahami. Ini perlu diramu khusus dan serius dari atas sampai bawah kita menghadirkan cita rasa yang sama,” tegas Bang Zul. 

Gubernur alumnus University of Strathclyde Glasgow tersebut berpesan, agar jabaran dan promosi keluar NTB harus mampu meyakinkan bahwa “Land Of Infinite Experience” tidak hanya ada Sport tourism seperti MXGP, MotoGP, dan WSBK. 

Di NTB juga terdapat berbagai destinasi unggulan lainnya di Lombok, Sumbawa, Dompu dan Bima yang menarik dan mampu memberikan pengalaman tidak terlupakan sehingga wisatawan berbondong – bondong datang ke NTB. 

Pada kesempatan tersebut, Gubernur NTB juga berpesan kepada perwakilan MGPA yang hadir agar dalam menyambut Event internasional World Superbike 2023 ini segala sesuatunya dapat disiapkan dengan baik dengan bersinergi dengan seluruh pihak.  

BACA JUGA: Awardee Beasiswa NTB Diminta Jadi Duta Investasi, Budaya dan Pariwisata

“MGPA harus bergerak bersama, semua struktur berjalan dan kita merasa memiliki,” katanya.

Kegiatan diskusi yang diinisasi oleh Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPBD) Provinsi NTB tersebut, dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kominfotik NTB, perwakilan MGPA serta awak media dan para pelaku pariwisata. *** 

 

 




Sekda NTB Klarifikasi Mispersepsi Data Kemiskinan Ekstrem 

Dalam konferensi pers Sekda NTB , Lalu Gita Ariadi menegaskan, validasi data P3KE  untuk mengetahui  kesejahteraan masyarakat disertai informasi by name by address

MATARAM.lombokjournal.com ~. Sekretaris Daerah NTB, Lalu Gita Ariadi memberikan klarifikasi terkait mispersepsi informasi data mengenai jumlah angka kemiskinan ekstrem melalui Konferensi Pers di Ruang Rapat Sekda NTB pada Senin (02/01/23).

BACA JUGA: Validasi Data Jadi Prioritas Penanggulangan Kemiskinan di NTB

Sekda NTB mengatakan, validasi basis data P3KE untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat
Lalu Gita Ariadi

“Untuk mempertajam sasaran dalam rangka penghapusan kemiskinan ekstrem, Pemprov NTB melalui BAPPEDA bekerjasama dengan BPS dan BKKBN NTB akan melakukan verifikasi dan validasi terhadap basis data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) sebanyak 1,8 juta jiwa,” kata Miq Gita sapaan Sekda.

Menurutnya, kegiatan verifikasi dan validasi basis data P3KE  untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat disertai dengan informasi by name by address. 

Diketahui, kebijakan menghapus kemiskinan ekstrem di seluruh wilayah Indonesia dicanangkan Pemerintah Pusat tahun 2024, melalui Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 4 Tahun 2022.

Sebagai implementasi kebijakan itu, Pemprov NTB melalui BAPPEDA NTB melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan di NTB. 

Rakor bertujuan mengurangi pengeluaran dan meningkatkan pendapatan masyarakat serta menghilangkan kantong kemiskinan. Sehingga intervensi program untuk menghapus kemiskinan betul-betul tepat sasaran.

Data kemiskinan ekstrem

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, Drs. Wahyudin, M.M. menyampaikan, data kemiskinan ekstrem yang dikeluarkan oleh BPS maupun Bappeda konsepnya sama.

Perlu diketahui, rentan kemiskinan dibagi dalam Desil 1-10. 

Desil 1 atau 10 persen masuk kelompok kemiskinan ekstrem.

Desil 2 atau 20 persen masuk dalam kelompok miskin dan sebagian lainnya masuk dalam kelompok hampir miskin.

“Jadi, data dari Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem dengan 1,8 Juta jiwa lebih penduduk NTB tersebut, merupakan bagian secara keseluruhan dari kemiskinan ekstrem sampai dengan kelompok miskin dan hampir miskin,” ucapnya.

Berdasarkan data pada Maret Tahun 2021 jumlah individu miskin ekstrem di Provinsi NTB sebesar 4,78 persen atau 252.048 jiwa. 

Pada Maret Tahun 2022 sebesar 3,29 persen atau 176.003 jiwa. Artinya, dari periode Maret Tahun 2021 s.d. Maret Tahun 2022 terjadi penurunan angka kemiskinan ekstrem di NTB sebesar 1,49 persen.

“Terkait hal tersebut, memang tidak bisa langsung menyasar 176.003 individunya, karena begitu ada gejolak seperti kenaikan harga BBM, inflasi dan lainnya, kemungkinan yang ada di luar kategori miskin ekstrem akan jatuh juga ke potensi kemiskinan ekstrem tersebut,” ungkap Wahyudin.

Kepala Bappeda NTB, H. Iswandi, M.Si., turut menjelaskan, kemiskinan tidak hanya bertambah atau berkurang oleh orang yang memang teridentifikasi miskin, tetapi juga orang yang berpotensi miskin.

Terkait anggaran yang mengintervensi kemiskinan, sumbernya ada dari Pusat, Daerah dan Lembaga Masyarakat. 

Secara konkrit, ada penerimaan bantuan PBI JK, PKH, sebagai bentuk-bentuk penanggulangan kemiskinan yang bersumber dari APBN. 

BACA JUGA: Pemilahan Sampah Mendukung Pertanian dan Kesehatan

Sedangkan dari Pemprov NTB ada bantuan sosial, hibah, serta bantuan lembaga masyarakat dengan APBD sekitar 1,2 Triliun.

“Tugas kita melakukan pemutakhiran agar yang menerima bantuan tersebut sesuai data sebagai basis dalam mengintervensi dan kita pastikan yang paling prioritas itu di desil 1 yang merupakan kelompok kemiskinan ekstrem,” jelas Iswandi. ***




Gubernur NTB, Bersama Forkopimda Gelar Patroli

Menjelang pergantian tahun, Gubernur NTB bersama Kapolda NTB, dan Danrem serta Forkopimda Provinsi NTB, juga menyempatkan mengunjungi Pondok Pesantren 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Untuk memastikan pergantian tahun baru 2023 berlangsung aman dan tenteram, Gubernur NTB ZulkieflimansyaH bersama Kapolda NTB, Irjen Pol Djoko Poerwanto, beserta Danrem dan Forkopimda Provinsi NTB, gelar patroli malam tahun baru.

BACA JUGA: Gubernur NTB Terima Penghargaan dari Kapolda NTB

Gubernur NTB versama Forkonpinda memastikan tahun baru aman .”Bersama Pak Kapolda dan Pak Danrem di Mandalika dan tempat-tempat lain di NTB memastikan pergantian tahun di NTB berlangsung dengan aman dan tenteram,” tutur Bang Zul sapaan Gubernur NTB di Mandalika, Sabtu (31/12/22) malam 

Malam itu Gubernur NTB menghimbau kepada masyarakat agar tidak mengisi tahun baru dengan hura-hura. 

Melainkan dengan banyak merenungi apa saja yang telah dilakukan selama satu tahun terakhit dan berdoa. Agar di tahun yang akan datang akan menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya. 

“Hindari merayakan tahun baru dengan hura hura. Isi dengan banyak merenung dan berdoa agar tahun 2023 lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Amiiin,” harap Gubernur.

Sebelumnya, Gubernur bersama rombongan mengunjungi beberapa tempat,  seperti menggunjungi Pondok Pesantren Darus Siddiqien NW di Mertak Paok  Lombok Tengah, Desa Wisata Tete Batu, hingga Berkunjung ke Yayasan Ar Rahman Masbagik Lombok Timur. 

BACA JUGA: Bantuan Bencana untuk Korban Bencana Ekstrim

Dan membagikan santunan ke anak-anak yatim, ke ibu-ibu lanjut usia, dan para santri di bawah bimbingan Yayasan hingga bertemu UMKM di Masbagik. ***

 

 




Gubernur NTB Terima Penghargaan dari Kapolda NTB 

Kapolda NTB mengapresiasi Gubernur NTB atas kontribusi Pemprov NTB baik sebagai mitra Polri maupun dalam peningkatan prasarana Polda NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur Zulkieflimansyah, menerima penghargaan dari Kapolda NTB, Irjen Pol Djoko Purwanto yang berlangsung di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Jumat (30/12/22).

BACA JUGA: Bantuan Bencana untuk Korban Bencana Cuaca Ekstrim 

Kapolda NTB menyampaikan penghargaan kepada Gubernur NTB seluruh Kepala Daerah di NTB
Kapolda NTB bersama Gubernur NTB dan seluruh Kepala Daerah se NTB

Penghargaan itu diberikan atas kontribusi  Pemprov NTB kepada Polda NTB dalam kerjasama dan kolaborasi untuk mewujudkan NTB yang aman dan Gemilang, 

Irjen Pol Djoko Purwanto menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Provinsi NTB yang memberikan kontribusi, baik sebagai mitra Polri dan masyarakat dalam meningkatkan sarana prasarana Polda NTB dan jajarannya.

“Pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas kalaborasi dan kerjasama dalam mewujudkan NTB Gemilang,” tuturnya. 

Kapolda NTB mengatakan, tugas Polisi tidak menjadi apa-apa dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif bila tidak ada pola kerjasama dan kemitraan yang dibangun.

“Kerjasama itu terdiri dari komunikasi, koordinasi dan kolaborasi. Oleh karena itu tanpa kolaborasi dan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi NTB, maupun Pemerintah Kabupaten/Kota dalam membangun kerjasama, maka kami tidak dapat melaksanakan tugas kepolisian dengan baik,” ujarnya.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Resmikan Huntap Korban Banjir di Bima

Selanjutnya, dilakukan pemusnahan barang bukti Narkotika dan Miras hasil pengungkapan Ditresnarkoba Polda NTB tahun 2022 oleh Gubernur yang akrab disapa Bang Zul bersama Kapolda NTB, Kepala Kejaksaan Tinggi, Kepala BNN dan pejabat lainnya menggunakan mobil pemusnahan. ***

 

 




Presiden Jokowi Resmikan Huntap Korban Banjir di Bima

Gubernur NTB ikut mendampingi Presiden Jokowi menyerahkan sertifikat secara simbolis, kepada masyarakat yang tinggal di hunian tetap (Huntap)

BIMA.lombokjournal.com ~ Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo didampingi Gubernur NTB Zulkieflimansyah, meresmikan Hunian Tetap (Huntap), Kamis (29/12/2022) di Desa Tambe kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Presiden Jokowi mengatakan huntap yang dibangun lebih baik dari rumah sebelumnya
Hunian tetap yang diresmikan

“Pada hari ini, Hunian Teta (Huntap) untuk korban banjir bandang pasca badai seroja tahun 2021, saya nyatakan diresmikan,” ucap Presiden Jokowi.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Beringin Sila Sumbawa

Disampaikan Jokowi, Huntap ini dibangun bagi masyarakat Kabupaten Bima korban banjir bandang akibat badai Seroja, tahun 2021. 

Setelah dibangun dan selesai, sekarang Presiden Jokowi menyerahkan sertifikat secara simbolis, kepada masyarakat yang tinggal di Huntap.

Diharapkan, Huntap Tambe dapat menjadi lingkungan yang Asri, Hijau dan nyaman bagi para penghuninya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi bersama Gubernur dan Bupati Bima meninjau sejumlah Fasilitas umum (Fasum) dan Musholla. Selain itu,  Presiden juga melihat langsung kondisi beberapa rumah relokasi.

“Saya berharap rumah relokasi yang telah dibangun ini, lebih baik dari pada rumah sebelumnya, mohon dijaga seluruh fasilitasnya,” harap Jokowi.

Didampingi Ibu Negara Iriana, Gubernur NTB, Menteri PUPR, Mensesneg, Menteri Agraria/BPN, ketua TP.PKK Provinsi NTB, Bupati Bima, Bupati Dompu, Walikota Kota Bima, dan sejumlah rombongan, Jokowi menyambangi dan menyapa masyarakat usai peresmian tersebut.

Peresmian  Huntap sebanyak 185 Unit Rumah tipe 36 yang dibangun di Kabuaten Bima, dan sebanyak 107 unit juga dibangun di Kabupaten Dompu. 

Sebelum peresmian Huntap, Gubernur NTB  mendampingi Presiden meninjau pemanfaatan pasar Sila di kecamatan Bolo, yang dibangun oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag).

BACA JUGA: Gubernur NTB Tinjau Rumah Jompo Meci Angi di Bima

Presiden Joko Widodo bersama, Gubernur NTB, Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono dan sejumlah rombongan, langsung bertolak ke Kabupaten Sumbawa, untuk meresmikan Bendungan Beringin Sila dan meninjau pasar di Kabuaten Sumbawa. ***

 




Presiden Jokowi Melakukan Kunjungan Kerja di Bima

Kunjungan kerja Presiden Jokowi meresmikan Hunian Tetap (Huntap) untuk masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Bolo tahun 2021 

BIMA.lombokjournal.com ~ Presiden RI, Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana melakukan kunjungan kerja (kunker), Rabu (28/12/2022) di Bima.

Kedatangan Kapala Negara di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin (SMS) Bima, Nusa Tenggara Barat disambut Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah bersama Bupati Bima dan pejabat lainnya, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Presidwn Jokowi.

BACA JUGA: Gubernur NTB Kunjungi Panti Jompo Meci Angi Bima

Kedatangan Presiden Jokowi disambut di Bandara

Tarian Wura Bongi Monca, tarian tradisional masyarakat suku Mbojo, memeriahkan sambutan pada tamu kehormatan. 

Gubernur NTB beserta Bupati Bima dan pejabat lainnya, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Presiden Jokowi.

“Selamat datang Pak Jokowi di Bima,” sambut Bang Zul, sapaan Gubernur, didampingi Ketua TP.PKK Prov. NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati.

Kedatangan Jokowi di Bima untuk meninjau dan meresmikan Hunian Tetap (Huntap) yang dibangun oleh Kementerian PUPR di desa Tambe, bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir di kecamatan Bolo Kabupaten Bima tahun 2021 yang lalu.

Kamis pagi (29/12/022) Presiden Jokowi, Gubernur NTB,  Menteri PUPR  dan pejabat lainnya akan meninjau langsung  sebanyak 185 Unit Rumah tipe 36 yang dibangun menggunakan tanah milik Pemerintah Daerah seluas 3,5 ha,  menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA).

Setelah itu, Gubernur Bang Zul juga akan mendampingi Presiden meninjau pemanfaatan pasar Sila di kecamatan Bolo, yang pembangunan bersumber dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).

BACA JUGA: Pemilahan Sampah Dukung Pertanian dan Kesehatan

Presiden Joko Widodo bersama Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono bersama Gubernur Zul, usai meresmikan Huntap langsung bertolak ke Kabuaten Sumbawa, untuk meresmikan Bendungan Beringin Sila merupakan satu dari enam bendungan proyek strategis nasional (PSN) yang dibangun di NTB. ***