Bang Zul Serap Aspirasi Warga Desa Labuan Alas. Sumbawa 

Berbagai aspirasi warga diserap Bang Zul saat silaturahmi di Dusun Bangsal, Desa Labuan Alas di Kecamatan 

SUMBAWA.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah melanjutkan kegiatan silaturahmi bersama masyarakat di Pulau Sumbawa. 

Kali ini, Gubernur yang akrab disapa Bang Zul tersebut menyapa dan mendengar aspirasi masyarakat Dusun Bangsal Desa Labuan Alas Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa, Selasa (04/04/23).

BACA JUGA; Pemprov NTB akan Kembangkan Industrialisasi Tenun di Oi Fo’o

Berbagai aspirasi disampaikan saat bertemu Bang Zul

Berbagai persoalan disampaikan, salah satunya disampaikan Kepala Desa Labuan Alas, Saharuddin. Kepada Bang Zul, ia mengungkapkan potensi wisata yang dimiliki Desa Labuan Alas, yakni Paralayang.

Saat ini, perencanaan pembangunan potensi pariwisata tersebut masih pada tahap pembuatan master plan. Ia pun berharap dukungan Pemprov NTB dan Pemkab Sumbawa dalam rencana tersebut.

Masyarakat setempat juga berharap perhatian pemerintah dalam pembangunan infrastruktur desa hingga pemanfaatan potensi yang dimiliki desa. 

Perwakilan masyarakat juga menyampaikan kehadiran Bang Zul berhasil mengobati kerinduan masyarakat akan pemimpinnya.

Merespon gagasan dan berbagai aduan masyarakat, Bang Zul menyampaikan akan segera menguatkan koordinasi dengan Pemda setempat. 

Salah satunya dalam upaya pemantapan pembangunan berbagai infrastruktur seperti jalan, selokan hingga destinasi wisata yang telah disampaikan sebelumnya.

BACA JUGA: Lombok FC U-16 akan Trining camp Dua Pekan di Barcelona

“Nanti kita akan komunikasi lagi dengan Pemda Sumbawa, sekaligus kita lihat langsung lokasinya,” kata Bang Zul.

Bang Zul juga mengaku senang dapat sering berkunjung menyapa dan mendengar langsung berbagai curahan hati masyarakat. 

BACA JUGA: Kursi Roda untuk Pensiunan PNS Difabel di Lotim

Ia berharap, silaturahmi dapat terus terjaga dalam ikhtiar membangun daerah bersama-sama.***

 

 




Bang Zul Buka Pasar Murah di Lapangan Serasuba, Kota Bima 

Masyarakat Kota Bima antusias adanya pasar murah yang dibuka Bang Zul bersama Pemda setempat

BIMA.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkiefliemansyah membuka kegiatan pasar murah untuk mengisi bulan Ramadhan di Lapangan Serasuba. Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasana’e Barat, Kota Bima, Ahad (02/04/23).

BACA JUGA: Pemprov NTB akan Kembangkan Industrialisasi Tenun di Oi Fo’o

Bang Zul berharap pasar murah membantu masyarakat berbelanja keperluan Ramadhan dengan murah

Bang Zul, sapaan Gubernur, membuka bazaar tersebut bersama Pemda setempat. 

Diharapkan, diadakannya pasar murah agar masyarakat bisa berbelanja keperluan ramadhan dengan harga terjangkau.  

‘Membuka bazaar Ramadhan bersama Pemda Kota Bima siang ini. 

Mudah-mudahan upaya sederhana ini bisa membantu masyarakat kita,” harap Bang Zul. 

Masyarakat Kota Bima tampak antusias menghadiri pasar murah tersebut. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Bahas MXGP 2023 bersama Wamen BUMN

Terlebih, dengan kehadiran Gubernur Zulkieflimansyah yang dikenal gemar menyambangi masyarakatnyanya. ***

 

 




Bang Zul Ajak Warga Dompu Jangan Rusak Hutan

Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul, akan menidak tegas para oknum yang sengaja merusak hutan

DOMPU.LombokJourna.com ~  Masyarakat didorong bersama-sama menjaga kelestarian hutan di sekitar wilayah masing-masing.

Mengigat Intensitas pembalakan liar atau illegal logging di NTB masih tinggi.

BACA JUGA: Gubernur NTB, Zulkieflimansyah Sapa Warga Desa di Kabupaten Bima

Bang Zul ingatkan jangan merusak hutan

Hal itu disampaikan Gubernur NTB, Zukieflimansyah saat Safari Ramadhan di Desa Tanju Kabupaten Dompu, Senin (0/04/23).

“Saya minta tolong kepada masyarakat, jaga hutan kita, agar tetap hijau,” kata Bang Zul panggilan akrab Gubernur.  

Bang Zul mengatakan, ia  tidak segan-segan menindak tegas para oknum yang dengan sengaja merusak hutan. Terlebih kalau yang bersangkutan dari kalangan aparatur Pemerintah Provinsi.

“Yang bermain-main dengan illegal logging ini, langsung dipecat. Kasih tau kita, kalau dari ASN Provinsi, kasih tau namanya siapa, kita langsung pecat,” tegasnya.

BACA JUGA: NTB Masuk Dua Kategori 10 Besar Anugerah Tinarbuka

Bang Zul juga menyinggug, Safari Ramadhan dilaksanakan karena kebijakan Pemerintah Pusat melarang buka bersama, yang sering terkesan bermewah-mewahan. Terlebih mewaspadai terulangnya pandemi Covid-19.

“Kami ganti kegiatan tersebut dengan mengadakan Bazar Ramadhan, hal ini untuk meringankan beban masyarakat selama bulan Ramadhan ini,” ungkapnya.

BACA JUGA: Sekda NTB Buka Pesona Khazanah Ramadhan

Acara bazar serupai dapat dilaksanakan di waktu-waktu lain, sehingga dampak positifnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat. ***.

 

 




Gubernur NTB, Zulkieflimansyah Sapa Warga Desa di Kab Bima

Gubernur NTB, Bang Zul berpesan agar masyarakat menjadi pemilih cerdas dalam Pileg 2023 

KabupataenBima.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkiefliemansyah mengunjungi Desa Cenggu Belo, Desa Dena Madapangga,dan Desa Kalampa Woha Kabupaten Bima dalam agenda Safari Ramadfhan, Sabtu (01/03/23).

BACA JUGA: Gubernur NTB Bahas MXGP 2023 Bersama Wamen BUMN

Gubernur NTB saat mengunjungi Kabupaten Bima

Bang Zul sapaan Gubernur didampingi Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri dan jajaran Pemprov NTBNTB disambut hangat masyarakat setempat. 

Dalam kesempatan tersebut, Bang Zul berpesan kepada masyarakat untuk menjadi pemilih yang cerdas pada Pemilihan Legislatif (Pileg) yang akan datang. 

Setiap desa atau kelompok desa disarankan Bang Zul memiliki wakil legislatif yang bisa dipilih saat pemilihan nanti. 

BACA JUGA: Operasi Pasar untuk Stabilisasi Harga Selama Ramadhan

Bang Zul juga berpesan agar masyarakat diminta untuk tidak melihat darimana partai caleg berasal, tapi lebih pada integritas dan kualitas personalnya.

“Saya sarankan agar setiap desa atau kelompok desa punya wakil yang dipilih dengan kesepakatan bersama tanpa melihat darimana partai dia berasal, tapi lebih pada integritas dan kualitas personalnya,” pesan Bang Zul.

Para Kepala Desa berkumpul di Desa Kelampa Woha. 

Gubernur NTB dan jajaran Pemprov NTB sendiri diagendakan kunker dan silaturahim ke 10 Kabupaten/Kota se NTB. 

BACA JUGA: MXGP 2023, Bang Zul Temui Nirwan Bakrie dan Dirut Lion Group 

Kunker itu dirangkai dengan meninjau pelaksanaan pasar murah dan penyerahan paket bantuan Ramadhan kepada warga penerima bantuan.***

 

 




MXGP 2023, Bang Zul Temui Nirwan Bakrie dan Dirut LION Group

Jelang MXGP 2023, Gubernur NTB melakukan pertemuan dengan Nirwan Bakrie dan Dirut LION Group

JAKARTA.LombokJournal.com ~ Jelang penyelenggaraan MXGP 2023, Gubernur NTBZulkieflimansyah bertemu Nirwan Bakrie dari TV One dan Dirut Lion Group, Kamis (30/03/23).

Dalam pertemuan itu dibahas persiapan mematangkan persiapan MXGP 2023 yang akan di laksanakan di NTB pada bulan Juni-Juli mendatang.

BACA JUGA: Gubernur NTB Bahas MXGP 2023 bersama Wamen BUMN

LION Group bersedia menjadi Airlines Partner untuk MXGP 2023

Di kediaman Nirwan Bakrie, membicarakan kemungkinan berbagai event nasional dan internasional di NTB yang akan di liput langsung oleh TV ONE.

“Alhamdulillah nampaknya Bang Iwan (Nirwan Bakrie) setuju,” jelas Bang Zul.

TV ONE akan menyiarkan secara langsung MXGP Lombok dan Sumbawa dan menjadi Media Partner MXGP.

Dalam kesempatan lain, Bang Zul juga bertemu dengan Dirut LION Group dan Super Jet di Kantor LION Jakarta.

“Karena mahalnya tiket Lombok Bima, kami minta agar frekwensi penerbangan ke Bima bisa di tambah dan harga tiket bisa ditekan,” katanya.

BACA JUGA: Waspada, NTB akan Alami Musim Kemarau Lebih Awal

LION Group juga bersedia menjadi Airlines Partner untuk MXGP 2023 di Lombok dan Sumbawa, NTB. ***

 

 




Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama, 19-25 April 2023    

Pemerintah telah menetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama lebaran tahun ini selama tujuh hari,  yang awalnya pada 21-26 April berubah menjadi tanggal 19 – 25 April 2023 

JAKARTA.LombokJournal.com ~ Penetapan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama lebaran ini diputuskan dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM).

Yakni Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, MenPANRB Abdullah Azwar Anas dan Menaker Ida Fauziah, yang dihadiri  Menko PMK Muhadjir Effendy.

Surat Keputusan Bersama tiga menteri yang menetapkan Hari Libur Nasional dan cuti bersama 2023 Rapat Tingkat Menteri itu terkait Evaluasi Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional & Cuti Bersama 2023, berlangsung di Ruang Rapat Menko PMK Lt.8, Jakarta Pusat, Rabu (29/03/23).

BACA JUGA: Provinsi NTB Siap-siap Hadapi Musim Kemarau

SKB tiga menteri itu ditandatangani oleh MenPANRB, Menaker dan Menag, dan disaksikan  disaksikan Menko PMK Muhadjir Effendy. 

“Rapat terkait Evaluasi SKB 3 Menteri Tentang Hari Libur Nasional & Cuti Bersama 2023 ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bapak Presiden Joko Widodo dalam rapat internal yang meminta libur dan cuti bersama yang awalnya pada 21-26 April diubah menjadi tanggal 19 – 25 April 2023, ” ujar Muhadjir Effendy dalam konferensi pers yang dilansir dari laman Kemenag.go.id, hari Rabu (29/03).  

Menurutnya, pertimbangan mengeser cuti bersama ini untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengambil cuti lebih awal.

Sehingga dapat menghindari terjadinya penumpukan massal pada puncak mudik 2023 yang diperkirakan bersamaan dengan perayaan Idulfitri 1444H. 

Ia menambahkan, berdasarkan hasil survey Kemenhub yang dilakukan secara periodik tiap tahun menjelang Idulfitri, tahun ini yang akan mudik sebanyak 123 juta orang.

Jumlah itu naik dari tahun sebelumnya yang hanya 85 juta. 

Muhajir berharap, seluruh pemangku kepentingan melakukan Asesmen secara berkala, mengantisipasi secara berkala mobilitas masyarakat saat mudik Idulfitri tahun 2023.

BACA JUGA: Pesan Ramadhan: Tak Ada yang Abadi, Semua Pasti Berlalu

“Sehingga pelaksanaan operasional pengendalian arus mudik bisa berjalan dengan baik, ” tandas Muhadjir. ***




PDI Perjuangan Siap Rebut Kursi DPR RI Dapil Sumbawa

Siapkan Caleg petarung ideologis, PDI Perjuangan pasang target tinggi untuk meraih kursi DPR RI untuk Dapil di NTB pada Pemilu 2024

MATARAM.LombokJournal.com ~ Mesin partainya dipanaskan, dan PDI Perjuangan mencanangkan target tinggi pada Pemilu 2024. Partai berlambang banteng itu menargetkan kursi DPR RI di dua Dapil di Nusa Tengara Barat dapat terisi. 

Sedang untuk DPRD Provinsi NTB, targetnya menambah tiga kursi dari perolehan Pemilu 2019.

Hal itu terungkap saat DPD PDIP NTB menggelar Rakor Penjaringan dan Penyaringan Bakal Calon Legislatif DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, yang digelar di kantor DPD PDIP NTB di Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram, Selasa (28/03/23) sore hingga petang.

BACA JUGA: Waspada, NTB akan Alami Musim Kemarau Lebih Awal

PDI Perjuangan pasang target tinggi untuk DPR RI Dapil NTB

Rakor tersebut dihadiri Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat, yang membuka langsung kegiatan tersebut. 

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu hadir bersama Ketua DPP Bidang Industri, Ketenegakerjaan dan Jaminan Sosial, Nusyirwan Soejono. 

Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, H Rachmat Hidayat menegaskan, kedisiplinan dalam berpartai harus terus dijunjung para kader. 

Sebagai contoh, ketika kegiatan dijadwalkan pada pukul 13.00 WITA, maka kader sudah seharusnya bersiap sebelum pukul 13.00 WITA.

“Kader PDIP di NTB harus melihat dan meniru Pak Djarot dan Pak Nusyirwan yang sudah berkeliling ke semua daerah di Indonesia, tapi bisa datang ke NTB tepat waktu,” kata Rachmat.

Ditegaskan, menjunjung tinggi kedisiplinan adalah dedikasi seorang pemimpin. Rachmat tak akan pernah berhenti menuntut dedikasi tersebut dari seluruh kader PDI Perjuangan di seluruh Bumi Gora.

Anggota DPR RI Dapil Pulau Lombok ini pun memberi contoh, bagaimana dirinya terus menanamkan sikap disiplin dalam berpartai. 

Salah satunya misalnya, Rachmat mengajak kader PDIP NTB untuk berziarah ke Makam Bung Karno di Blitar dan Makam Gus Dur di Jombang. Saat kunjungan itu, rombongan NTB disambut oleh Ketua DPRD hingga Wali Kota Blitar.

“Jadi izin Pak Djarot, karena disipilin harus terus ditegakkan di NTB, maka model kepemimpinan yang sedikit keras untuk semata-mata mendidik para kader agar tertib harus saya lakukan,” ujar Rachmat.

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Desak Pemda Siapkan Anggaran Pemulangan Jenasah

Ia menegaskan, sikap tegas dan tertib yang selama ini dilakukan dalam kepemimpinan partai di NTB, adalah buah sikap sayang dan peduli Rachmat pada para kadernya.

Terkait proses penjaringan calon DPR, DPRD provinsi hingga Kabupaten/Kota, Rachmat menjelaskan, pihaknya telah melakukan empat kali pleno, yang berpatokan pada Peraturan Partai Nomor 25-A.

Rachmat membuat kebijakan, agar daerah pemilihan (Dapil) yang kosong bisa terisi, maka pihaknya mewajibkan dapil yang terisi untuk membantu dapil yang kosong tersebut. 

Terlebih, dari delapan dapil di Provinsi NTB, pihaknya menargetkan dapat meraih tujuh kursi di Pemilu 2024. Itu artinya, ada peningkatan jumlah tiga kursi dari  pemilu tahun 2019. 

PDIP NTB pun kini sudah merekrut caleg dari berbagai latar belakang. Termasuk dari tokoh agama. PDI Perjuangan NTB kini juga punya tokoh Bamusi yang dicalonkan di kursi DPR RI.

“Untuk di Loteng kita juga sudah merekrut tokoh NU dan Muhammadiyah untuk masuk sebagai caleg,” ungkap Rachmat.

Untuk perebutan kursi DPR RI di Dapil Pulau Sumbawa, pihaknya menugaskan Bupati KSB, HW Musyaifirin untuk bergerak sebagai Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) untuk bisa meraih satu kursi di DPR RI di Pemilu 2024. 

“Kalian harus pahami, jika Pak Jokowi sudah datang ke Bima, juga Sumbawa dan KSB di Pulau Sumbawa. Itulah simbol, kader partai harus bergerak untuk merebut kursi di Pulau Sumbawa,” tandasnya.

Kerja-kerja luar biasa juga kata Rachmat dilakukan di Lombok Timur sehingga juga bisa kembali seperti tahun 1987, saat dirinya memimpin PDIP di sana hingga tahun 1999. 

Saat itu, kursi di Lotim bisa diraih sebagai Wakil Ketua DPRD.

BACA JUGA: Pesan Ramadhan: Tidak Ada yang Abadi Semua Pasti Berlalu

Petarung Ideologis

Sementara itu, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pihaknya menargetkan  rakor Penjaringan dan Penyaringan Bacaleg di semua wilayah Indonesia bisa tuntas akhir bulan ini. Penempatan para bacaleg harus merujuk pada peraturan partai. Selain itu, para caleg PDIP itu, wajib menjadi petarung ideologis. 

“Yang utama itu, bacaleg  yang harus  ditempatkan adalah sosok yang bisa meraih kursi. Kenapa saya ingatkan hal ini, sebab ada kecenderungan di banyak tempat, caleg kita bertempur dengan kawannya sendiri,” ungkap Djarot.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyarankan agar suara partai dapat bertambah dengan target yang sudah ditentukan, tentunya pembagian wilayah antarcaleg harus menjadi hal yang utama.

Selain itu, para caleg yang hanya memikirkan zona aman dan bersikap egois harus perlu dipertimbangkan untuk dicalonkan di Pemilu 2024. 

Sebab, Djarot menargetkan bahwa di DPR RI dapil Pulau Sumbawa harus bisa terisi.

Selanjutnya, DPRD NTB yang memiliki delapan dapil, harus dapat meraih satu kursi per dapilnya. Begitu pun di Kota Bima yang memiliki empat dapil, harus setiap dapilnya terisi.

“Termasuk juga di Kabupaten Bima, Lombok Tengah. Intinya, semua dapil itu harus terisi, dan itu akan kita cek. Ini karena tahun 2024, kita ingin menjadi pemenang pemilu. Maka, penempatan caleg itu jangan asal-asalan,” tegas Djarot. 

Terkait tipologi NTB yang masuk katagori daerah agamis. Djarot memastikan hal itu menjadi peluang bagus bagi para kader PDIP NTB untuk bisa bekerja meraup suara. Asalkan daerah basis bisa tetap dikelola. 

Selanjutnya,  jiwa PDIP sebagai partai yang bisa mengayomi siapapun. Utamanya, adalah kaum minoritas harus terus digelorakan oleh bacaleg di masyarakat.

“Jadi, kerja bacaleg jika ingin partai meraup kursi besar adalah dengan banyak berbagi bersama rakyat. PDIP butuh butuh petempur idiologis, yang selalu bonding bersama rakyat. Pokoknya, kader NTB jangan pesimistis, tetap berkerja seperti yang dilakukan Pak Haji Rachmat Hidayat selalu bersama rakyat,” tandas Djarot. 

BACA JUGA: Parpol Pendatang Baru, Sulit  Dapat Dukungan di Pemilu 2024

Bahaya Khilafah

Dalam kesempatan itu, Djarot juga meminta para kader PDIP untuk terus membumikan salam Pancasila yang dikenalkan oleh Ketua Umum DPP PDIP, Hj Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Dewan Pengarah BPIP. 

Hal ini lantaran banyak masyarakat sudah terbius dengan idiologi lain. Parahnya, anak muda saat ini, sudah mulai tidak paham akan  idiologi Pancasila 

Djarot lantas membuka hasil Survei SMRC yang menyebutkan, sistem khilafah sangat diterima baik dan disetujui oleh warga di Pulau Sumatera dengan raihan 48 persen. Selanjutnya di Pulau Sulawesi, ada sekitar 43 persen yang setuju akan sistem khilafah. Dan berikutnya di urutan ketiga adalah wilayah Jawa Barat.

Hasil survei ini kata Anggota DPR RI ini jelas memperlihatkan, idiologi khilafah untuk mengembalikan bangsa Indonesia sebagai negara Islam yang sejak era Bung Karno memang ada, kini mulai tumbuh kembali.

BACA JUGA: Ulama Jangan Jauhi Politik, Ini Harapan Bang Zul

“Maka, hasil survei itu jadi alarm untuk kita para kader yang jelas berideologi Pancasila, untuk melawan hal-hal yang berlawanan dengan konstitusi negara,” jelas Djarot Saiful.***

 

 




Provinsi NTB Siap-siap Hadapi Musim Kemarau  

Sebanyak 9 Kabupaten/Kota se Provinsi NTB, kecuali Kota Mataram, menjadi fokus dampak musim kemarau 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Musim kemarau di Provinsi NTB yang diperkiraan terjadi pada bulan Mei hingga September mendatang, penting dilakukan persiapan menyongsong pergantian musim. 

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menghimbau agar stakeholder terkait bersama-sama menjadi garda terdepan menghadapi musim kemarau.

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Desak Pemda Siapkan Anggaran Pemulangan Jenasah

Wagub minta dilakukan koordinasi kabupaten/kota se Provinsi NTB

“Harus dilakukannya koordinasi antara Provinsi dengan Kabupaten/Kota agar kita terus terupdate apa yang terjadi dengan kabupaten kota, dan harus diperhatikan bagaimana kesiapan mereka,” tutur Wagub NTB.

Hal itu disampaikannya pada Rapat Persiapan Musim Kemarau di Ruang Kerja Wagub NTB, Senin (27/03/23).

BACA JUGA: Waspada, NTB Akan Alami Musim Kemarau Lebih Awal

Sebanyak 9 Kabupaten/Kota di NTB, kecuali Kota Mataram, menjadi fokus terdampaknya musim kemarau. 

Kepala Pelaksana BPBD NTB, H. Ruslan Abdul Gani, SH, MH mengatakan, Provinsi NTB siap menghadapi kemarau.

BACA JUGA: Pesan Ramadhan: Tak Ada yang Abadi, Semua Pasti Berlalu

“Alhamdulillah Provinsi siap menghadapi musim kemarau dan akan kita tindaklanjuti dengan Rakor lebih luas lagi mengundang Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten/Kota, Basarnas, TNI/Polri dan seluruh stakeholder, akan kita undang untuk membicarakan lebih ke teknis,” tuturnya.

Ia juga mengatakan beberapa hal yang perlu diantisipasi, salah satunya terkait kebakaran hutan, kemarau yang lebih awal dan lebih lama sehingga kemungkinan tersebut harus segera dikoordinasi.

BACA JUGA: Kapal Pengangkut BBM Terbakar di Lepas Pantai Ampenan

“Wujud perhatian Gubernur dan Wakil Gubernur NTB untuk segera mempersiapkan dan menindaklanjuti dengan akan melakukan rapat koordinasi,” tutur Kalak BPBD NTB. ***

 




Pesan Ramadhan: Tak Ada yang Abadi Semua Pasti Berlalu 

Semua pasti berlalu, ungkapan itu disampaikan Bang Zul sebagai pesan Ramadhan, agar manusia menyadari tak ada yang abadi di dunia

MATARAM.LombokJournal.com ~ Tak ada kekuasaan, harta dan kesenangan lain yang abadi di dunia.

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah menyampaikan pesan Ramadhan, agar jamaah harus memiliki kelenturan jiwa menghadapi kesulitan dan kemudahan hidup. 

BACA JUGA: Puasa Ramadhan, Perjalanan Jadi Insan Muttaqin

Pesan Ramadhan disampaikan Gubernur NTB di Ponpes Darul Falah

“Alquran surah Ali Imran 190 mengatakan pergantian siang dan malam adalah tanda bagi orang yang berpikir,” kata Bang Zul sapaan Gubernur NTB.

Ia menyampaikannya saat memberikan tausyiah di hadapan jamaah dan santri Pondok Pesantren Darul Falah, Pagutan, Kota Mataram, Ahad (26/03/23) pagi.

Perjalanan hidup manusia selalu mengalami silih berganti, seperti penciptaan alam semesta yang berpasangan.  

Dikatakan Bang  Zul kalimat ungkapan “semua pasti berlalu” akan menumbuhkan kesadaran,  tak ada yang abadi di dunia seperti juga kekuasaan, harta dan kesenangan lain. 

Menegaskan hal tersebut, pimpinan Pondok Pesantrean Darul Falah, TGH Muammar Arafat, SH,MH mengatakan, kalimat ungkapan tersebut adalah bagian dari ajaran tasawuf, apa pun yang terjadi adalah kehendak Alloh SWT.

BACA JUGA: Modus Penipuan Whatsapp Mencatut Pejabat Pemprov NTB

Sehingga setiap kesulitan hidup akan mudah dan kemudahan hidup akan ikhlas dilepaskan jika Alloh berkehendak. 

Membuka pengajian perdana di bulan Ramadhan, jamaah Majelis Ta’lim  Badruttamam yang terdiri dari santri Ponpes Darul Falah, santri thoriqoh Abhariyah dan masyarakat umum, TGH Muammar yang juga mengelola akun medsos Youtube ‘Jalan Tengah Inspiratif’ yang telah memiliki 136 ribu subscriber memperingati ulangtahun ketiga. 

BACA JUGA: Aksi Kemanusiaan untuk Umat di Bulan Ramadhan

Selain zikir dan pengajian, majelis yang diakhiri dengan sholat dhuha berjamaah dihadiri  beberapa Kepala OPD dan lembaga Pemprov maupun Pemkot Mataram serta masyarakat sekitar. ***

 

 




Kapal Pengangkut BBM Terbakar di Lepas Pantai Ampenan

Kapal tanker MT. Kristin Surabaya  yang tengah antri mendistribusikan BBM ke Depo Pertamina Ampenan terbakar di lepas pantai

MATARAM.LombokJournal.com ~ Kapal tanker pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) terbakar di lepas Pantai Ampenan, Kota Mataram–Lombok, Minggu (26/03/23).

Kapal pengangkut BBM yang diidentifikasi sebagai MT. Kristin Surabaya milik PT. Andin Jaya Mandiri terbakar sekitar pukul 15.00 Wita itu  hendak mengantar BBM ke Depo Pertamina Ampenan.

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Desak Pemda Siapkan Anggaran Pemulangan Jenasah  

Kebakaran yang sempat menjadi tontonan masyarakat dari Pantai Ampenan itu, menurut informasi pihak kepolisian memang tengah antrian mendistribusikan BBM ke Depo Pertamina Ampenan

Saat itulah tiba-tiba terdengar ledakan dan dalam keadaan bersamaan bagian depan Kapal terbakar menurut saksi warga setempat.

“Kami masih menghimpun data dan informasi,” ujar salah satu anggota polisi yang berjaga di Pantai Ampenan.

Berdasarkan informasi sementara, Anak Bua Kapal (ABK) MT Kristin Surabaya yang berjumlah 17 orang, hingga saat ini 14 orang diantaranya berhasil dievakuasi. 

“Tiga diantaranya sampai saat ini belum bisa dievakuasi dan kami masih sedang mencari bersama-sama Tim,“ terang pihak polisi.

Namun berdasarkan informasi yang diperoleh selanjutnya, tiga awak kapal itu dinyatakan tewas.

BACA JUGA: Modus Penipuan WhatsApp Mencatut Pejabat Pemprov NTB

ABK yang berhasil dievakuasi mengalami luka ringan dan langsung mendapat perawatan dari Biddokes Polda NTB yang telah berada di Depo Pertamina Ampenan.

Untuk membantu Evakuasi Dit Polairud Polda NTB menurunkan 3 Kapal Baladewa 8002 Mabes Polri dan 2 unit Kapal tipe C milik Dit Polairud Polda NTB untuk mengamankan serta pengawasan kapal MT. Kristin Surabaya.

Belum bisa diperoleh informasi penyebab kebakaran tersebut. Petugas masih mengumpulkan keterangan para saksi serta masih membantu dalam evakuasi.

Dalam kegiatan evakuasi tersebut Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK didampingi Kasat Intelkam Kompol Refindo Pradikta Rulando SIK, Kapolsek Ampenan AKP Faisal Afrihadi SH beserta Tim Basarnas dan Dit Pol Airud Polda NTB.

BACA JUGA: Pesan Ramadhan: Tak Ada yang Abadi, Semua Pasti Berlalu

Pantauan wartawan di Pantai Ampenan, dari badan kapal masih tampak kepulan api. Sementara sejumlah perahu nelayan terlihat hilir mudik membawa awak kapal.***