Gubernur NTB Bertemu Menteri Pendidikan Malaysia 

Bang Zul sapaan Gubernur NTB berterimakasih pada Menteri Pendidikan Malaysia yang dinilai mengayomi mahasiswa asal NTB

PUTRAJAYA,MALAYSIA.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB. Zulkieflimansyah. didampingi oleh Duta Besar RI bertemu dengan selaku, 

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah berterimakasih kepada Menteri Pendidikan Malaysia karena mahasiswa asal NTB merasa aman dan diayomi selama di Malaysia.

BACA JUGA: Kunjungan Pererat Kerja Sama dengan Kampus Malaysia

Gubernur NTB bertemu dengan Mneteri Pendidikan Malaysia

Ucapan terima kasih itu disampaikan Bang Zul sapaan Gubernur NTB saat bertemu Menteri Pendidikan Malaysia, Dato Seri Mohamed Khaled Nordin, di Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia,  Selasa (23/05/23).

Saat itu Bang Zul ditemani Duta Besar RI untuk Malaysia.

“InsyaAllah ke depan akan lebih banyak lagi mahasiswa asal NTB yang akan kita kirim belajar di masa yang akan datang,” kata Bang Zul.

Selain menyampaikan rasa terimakasih atas kenyamanan yang diberikan kepada mahasiswa NTB, Bang Zul membahas kerjasama di bidang pendidikan

BACA JUGA: Gubernur NTB Kunjungi Majelis Rekabentuk Malaysia (MRM)

Sampai dengan tahun 2023 Provinsi NTB sudah mengirimkan 353 lebih mahasiswa untuk studi S2 dan S3 di beberapa Perguruan Tinggi yang ada di Malaysia.

Beberapa poin yang menjadi pembahasan dalam kunjungan itu, di antaranya memperbanyak peluang kerjasama program beasiswa untuk sekolah ke Malaysia. 

Kemudian program kuliah satu tahun anak-anak NTB untuk studi S2. Dan juga memperbanyak kerjasama pendidikan antara Universitas di NTB dan Malaysia.

Bang Zul  juga berterimakasih kepada Dubes RI yang selama ini telah melayani anak-anak asal NTB yang berkuliah di Malaysia. 

BACA JUGA: Sekda NTB Tekankan ASN Tetap Junjung Netralitas

Dalam kunjungan ini juga turut mendampingi Gubernur NTB, Novie Bin Tajuddin, Ketua Pegawai Eksekutif Education Malaysia Global Services/CEO EMGS. ***

 




Pengiriman Ternak Dari Pulau Sumbawa Meningkat

Jumlah ternak dari Pulau Sumbawa meningkat, sehingga Pemerintah Provinsi NTB mencari solusi pengiriman ternak tersebut ke luar daerah

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah memimpin rapat terkait pengiriman ternak dari NTB ke luar daerah, Senin (22/05/23).

Rapat tersebut merupakan upaya mencari solusi meningkatnya pengiriman ternak NTB, khususnya dari Pulau Sumbawa terutama dari Kabupaten Bima, melalui Pelabuhan Lembar. 

BACA JUGA: Wagub NTB Paparkan Program Gebrakan NTB

Pemprov NTB mencari solusi pengiriman ternak

“Insya Allah akan ketemu solusi terbaik,” ungkap Bang Zul sapaan Gubernur NTB di Mataram, Senin (22/05/23).

Rapat tersebut diikuti Kadis Perhubungan Lalu M Faozal, Kadis Peternakan drh. Khairul Akbar, Kab Bima serta Biro Hukum, pihak kepolisian, TNI, Pelindo, Asdp, pengusaha-pengusaha kapal, pengusaha ternak dan pemangku kepentingan lainnya. 

BACA JUGA: Sekda NTB Tekankan ASN Tetap Junjung Netralitas

Saat ini jumlah ternak dari Pulau Sumbawa meningkat, sehingga Pemerintah Provinsi NTB mencari solusi pengiriman ternak tersebut ke luar daerah. 

Menurut Bang Zul, meningkatnya jumlah ternak yang dikirim ke Jabodetabek patut disyukuri. Pasalnya, tahun ini peningkatan mencapai dua kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 

BACA JUGA: Santri di Ponpes Diajak Jadi Pengusaha Hebat

“Kalau ini lancar peternak dan pedagang ternak kita akan memperoleh untung yang lumayan dengan terbuka dan semakin pahamnya pedagang-pedagang kita pada pasar jabodetabek. Insya Allah masalah tahun ini akan jadi pembelajaran penting untuk tahun-tahun mendatang,” tuturnya. ***

 




Sekda NTB Tekankan ASN Tetap Junjung Netralitas

Dalam menyongsonmg perhelatan Pemilu 2024, Sekda NTB ingatkan ASN mentaati aturan yang berlaku agar terhindar dari berbagai pengaruh isu negatif

MATARAM.LombokJournal.com ~ Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjunjung netralitasnya, bekerja maksimal serta tidak terpengaruh terhadap berbagai dinamika politik yang berkembang saat ini.

BACA JUGA: Gubernur NTB dan Walikota Mataram Sehati Sukseskan MXGP

Sekda menekankan netralitas ASN dalam menghadapi perhelatan Pemilu 2024

Hal itu ditekankan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi saat menjadi komandan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 155, di halaman Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Senin (22/05/23).

Penyampaian Sekda itu terkait sikap ASN dalam memasuki tahun politik dan menyongsong perhelatan pemilu pada tahun 2024.

“Selaku ASN kita harus memiliki kepekaan dan kebijaksanaan yang tinggi menghadapi setiap situasi dalam seluruh tahapan proses pemilu, agar terhindar dari berbagai pengaruh isu negatif yang bisa saja muncul,” kata Miq Gita.

BACA JUGA: Sekda NTB Ajak Masyarakat Pormosikan Event di NTB

Dikatakan, peranan sebagai ASN di NTB Hari Kebangkitan Nasional adalah kesempatan menunjukkan semangat kebangsaan dan berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara.

“Sebagai ASN mari kita tunjukkan sikap mentaati aturan yang berlaku, lebih dari itu saya berharap ASN dapat memberikan edukasi kebersamaan dan persatuan yang telah terjalin baik selama ini di NTB agar kita terus pertahankan bersama-sama,” pesan Sekda NTB.

Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional pada hari ini dihajatkan sebagai momen penting bagi seluruh bangsa Indonesia termasuk Nusa Tenggara Barat.

BACA JUGA: Posyandu Keluarga Harus Lakukan Pelayanan Maksimal

Untuk merayakan semangat kebangkitan dan memupuk rasa cinta tanah air, semangat pengabdian dan perjuangan kita dalam membangun negeri. ***

 

 




Sekda NTB Ajak Masyarakat Promosikan Event di NTB

Sekda NTB pesan khusus dalam acara Gebyar Road to MXGP 2023 di tengah car free day hari inggu di Jalan Udayana Mataram

MATARAM.LombokJounal.com ~ Seluruh siswa dan masyarakat dijak mempromosikan seluruh event yang akan diselenggarakan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

BACA JUGA: NTB Layak Disebut Pusat Balap Motor Nasional, Dampak MXGP

Sekda NTB ajak siswa dan masyarakt sukseskan event internasional di NTB
Gebyar MXGP 2023

Ajakan tu disammpaikan Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi saat meramaikan Gebyar Road to MXGP Lombok-Sumbawa 2023 di Jalan Udayana, Kantor Dinas Kominfotik, Minggu (21/05/23).

“Adik-adik SMA undang teman-temannya dari luar daerah, di medsosnya dan lain sebagainya. Ajak untuk datang ke NTB menyaksikan sirkuit Mandalika, MXGP dan lain sebagainya,”pesannya.

Menurut Mi Gita sapaan akrab Sekda, tugas mempromosikan kegiatan ini bukan hanya pemerintah.

BACA JUGA: Target 20 Emas PON 2024, KONI NTB Harus Punya Mimpi Besar

“Anak-anakku semua juga berperan penting promosikan daerahnya sebanyak-banyaknya,” lanjutnya Miq Gita.

Agenda-agenda acara sport tourism di daerah, skala nasional maupun internasiona, tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi.

“Agenda-agenda pariwisata lainnya seperti promosi Limoff dan lain sebagainya yang dilakukan Pemerintah tahun 2022 lalu, bersama  event-event yang telah terselenggara, angka pertumbuhan ekonomi NTB termasuk dalam empat besar nasional.,” jelasnya

Miq Gita juga menyampaikan pesan,.agar Dinas Kominfotik terus menjaga kondisi berita yang sehat, mencegah tersebarnya berita hoax.

Dan memperbanyak bercerita tentang potensi, peristiwa-peristiwa sport tourism yang akan dilaksanakan untuk menciptakan NTB yang gemilang.

“Sebentar lagi selain MXGP ada Letape sepeda dari berbagai negara, MotoGP di bulan Oktober nanti, dan lainnya. Kita sukseskan bersama dan mari kita menjadi tuan rumah yang baik untuk terselenggaranya berbagai event di daerah kita,” pesan Miq Gita.

BACA JUGA; Santri di Ponpes Diajak Jadi Pengusaha Sukses

Hadir dalam kegiatan ini Asisten II, Kadis PUPR, tokoh pariwisata nasional, Kepala Dinas Kominfotik Kota Mataram, siswa/i SMAN 5 Mataram dan masyarakat.***

 

 




Target 20 Emas PON 2024, KONI NTB Harus Punya Mimpi Besar

Untuk meraih target 20 medali emas pada PON 2024, pengurus KONI NTB harus berihtiar dengan semangat tinggi

MATARAM.LombokJournal.com ~ Mengejar target untuk meraih 20 medali emas NTB pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 harus dibangun dengan mimpi besar dan ikhtiar maksimal. 

Ikhtiar yang dilakukan harus dimulai dari pengurus cabang olahraga di tiap kabupaten/ kota agar target tercapai. 

BACA JUGA: Posyandu Keluarga Harus Lakukan Pelayanan Maksimal

Bang Zul minta pengurus KONI NTB berihtiar maksimal untuk raih target 20 medali emas pada PON 2024
Gubernur NTB, Bang Zil

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang biasa disapa Bang Zul, menyampaikan itu saat membuka rapat kerja Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB di Hotel Lombok Raya Mataram, Jumat (19/05/23).

“Optimisme harus dibangun sejak dalam pikiran agar semua ikhtiar dan upaya yang dilakukan dikerjakan dengan semangat tinggi,” ujar Bang Zul.

Kendala pembinaan dan pembiayaan benar benar dipikirkan, dengan menempatkan kriteria pengurus yang punya jaringan luas dan dedikasi tinggi terhadap olahraga. 

Bang Zul mengingatkan, agar target prestasi tak melupakan kesejahteraan para atlit. 

“Sekarang, banyak atlit berprestasi tak lagi mengejar PNS, banyak juga yang berkeinginan menjadi pengusaha. Sehingga pendidikan dan peluang harus pula dipikirkan oleh pengurus cabang olahraga,” tambahnya.  

BACA JUGA: Santri Ponpes Diajak Jadi Pengusaha Hebat

Ketua KONI NTB, H Mori Hanafi mengatakan, target 20 medali dapat tercapai dengan kerja bersama mulai dari pengurus olahraga kabupaten/kota. 

Dari 66 cabang olahraga yang dipertandingkan di PON mendatang, setengahnya belum dipetakan potensinya. 

Sehingga jika KONI memiliki rencana ikut dalam 38 cabang atau lebih, akan memiliki konsekuensi pembinaan dan jumlah kontingen yang lebih besar. 

“Namun kami optimis target akan tercapai dengan prioritas potensi yang dimiliki dan kerja keras pembinaan pengurus cabang olahraga kabupaten/kota,” kata Mori. 

Pada PON XX Papua 2021 lalu, Kontingen PON NTB berhasil memecahkan rekor dengan meraih 15 medali emas. 

Dan naik ke peringkat sembilan secara nasional dari 34 provinsi peserta. Waktu itu targetnya 17 emas.

Mori berharap, Rakerda KONI yang berlangsung hari ini sampai besok menghasilkan rekomendasi yang dapat dikerjakan semua stakeholder.

BACA JUGA: Aksi Kemanusiaan Rachnat Hidayat, Bagikan Kursi Roda Adaptif

Hadir pula seluruh pengurus cabang olahraga dan pengurus KONI se NTB. *** 

 

 




Bang Zul Ingatkan Pentingnya Cinta dan Kasih Sayang

Saat menhadiri acara halalbihalal yang diselenggaraka Ikatan Keluarga Samawa (IKS), Bang Zul menyampaikan, ekpresinya halal bihalal yaitu rasa cinta dan kasih sayang. 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Momentum Halalbihalal ymerupakan semangat dalam melestarikan budaya orang-orang terdahulu. Sehingga buah manis ketakwaan dari kewajiban berpuasa, dapat dinikmati. 

BACA JUGA; Gubernur NTB ajak Pelihara Silaturahmi dan Saling Memaafkan

Bang Zul meghadiri acara halalbihalal ikatan keluarga samawa bersama istri

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, saat menghadiri Acara Halalbihalal Ikatan Keluarga Samawa (IKS) di Islamic Center (IC) di Mataram, Kamis (18/05/23).

Bang Zul menyampaikan, salah satu ekpresinya halal bihalal yaitu rasa cinta dan kasih sayang. 

“Tiba-tiba saja di Ramadan, hati kita begitu jernih, karena puasa menghilangkan iri hati hasad dan dengki,” katanya.

Diingatkan, berpuasa bukan sekedar menjalani diet. Yang lebih penting yaitu menjinakkan batin untuk tenang, dalam menyikapi dinamika hidup. 

Dengan kata lain, Ramadan adalah madrasah untuk menghadirkan rasa cinta kepada hati semua pihak.

“Kalau bahasa spanduknya ini, ramadan itu mestinya mampu melahirkan orang orang yang merasa ‘Basai Ate’. Hatinya satu dan itu hanya mungkin kalau ada cinta dan kasih sayang di dalam hati kita. Tanpa itu, hati kita tidak mungkin saling terpaut,” imbuhnya.

Menurut Bang Zul, semangat Ramadan dalam momentu ini, adalah munculnya rasa syukur. Bukan I Will Be Happy When atau bahagia jika ada kata ‘kalau’. 

BACA JUGA; Santri di Ponpes Diajak Jadi Pengusaha Hebat

Tapi mensyukuri apa yang dimiliki saat ini akan menentramkan bathin, katanya.

Kata Bang Zul bahwa kebahagian tidak akan dapat disyukuri, kalau tersandera banyak keinginan. Seperti jabatan, karier, kekayaan. Padahal, berbagai kenikmatan yang dihadirkan, tanpa maksud dan tujuan.

“Mungkin ada yang uangnya lebih banyak dan jabatannya lebih tinggi, tapi anaknya terkena narkoba misalnya. Tidak ada gunanya jabatan tinggi dan uang yang banyak, kalau sakit-sakitan. Bapak-bapak dapat jabatan eselon ll atau eselon lll tapi bapak-bapak harus cuci darah tiap hari,” terangnya.

Karena itu mensyukuri nikmat yang ada merupakan substansi ramadhan yang kita peringati lewat halal Bi halal hari ini. 

“Mungkin allah belum memberikan eselon II, tapi kesehatan kita tetap terjaga. Mungkin Allah belum memberikan rumah besar, tapi Allah menganugerahkan persahabatan dan persaudaraan kita,” kata Bang Zul mengingatkan.

Ramadan dan halalbihalal, mendidik umat muslim untuk legowo dan saling memaafkan. Terkadang selama bertahun-tahun tidak saling tegur sapa akibat persoalan yang sederhana dan sungkan untuk meminta maaf terlebih dahulu.

Padahal hanya dengan langkah pertama untuk saling memaafkan, akan memulai hubungan yang selama ini terputus.

BACA JUGA: Aksi Kemanusiaan Rachmat Hidayat Bagikan Kursi Roda Adaptif

“Saling memohon maaf akan mencairkan banyak hal. Kerendahan hati untuk meminta maaf terlebih dahulu, demi menyambung silaturahmi, nilai spritualnya lebih tinggi dari uang ratusan juta,” pesannya. ***

 

 




Gubernur NTB Mendorong Pelaku Usaha Manfaatkan IT

Baik Gubernur NTB maupun Menparekraf menekankan, agar para pelaku usaha ekonomi kreatif memanfaat kemajuan teknologi 

LOTIM.LombokJournal.com ~ Pelaku usaha harus fokus pada bidang yang ditekuni, dan agar makin melek teknologi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. 

BACA JUGA: Santri di Ponpes Diajak Jadi Pengusaha Hebat

Gubernur NTB dan Menparekraf ajak pelaku usaha ekonomi kreatif manfaat kemajuan teknologi
Gubernur NTB dan Menparekraf RI

Hal itu ditekankan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang biasa disapa Bang Zul saat mendampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno di BLK Kabupaten Lombok Timur, Rabu (17/05/23)

“Manfaatkan IT, manfaatkan smartphone mungkin di dalam smartphone yang bapak ibu genggam, akan menghadirkan bisnis yang menjanjikan di masa mendatang,” pesan Bang Zul.

Dalam kesempatan sama, Menteri Sandiaga memotivasi para pelaku usaha ekonomi kreatif di NTB. Pelaku usaha didorong terus mengembangkan bisnis atau usahanya dengan memanfaatkan teknologi informasi saat ini. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Tak Lelah Hadirkan Event Berkelas Dunia

“Bagi para pelaku usaha tidak perlu takut gagal, karena kegagalan adalah awal dari keberhasilan dan kesuksesan,” tegasnya. 

Menurutnya, Provinsi NTB khususnya di Lombok memiliki tiga subsektor unggulan ekonomi kreatif yakni fashion, kuliner dan kriya. 

Melalui subsektor unggulan ini, Menteri Sandi akan menjamin fasilitasi Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Indonesia (PMK3I) yang akan dilakukan Lombok Timur dan kabupaten/kota lain ke depan.

“Kita harus punya produk kreatif yang berkelas internasional,” tutur Sandi.

Selain itu, Lombok dengan berbagai keindahan alamnya diharapkan memanfaatkan berbagai potensinya dalam memajukan ekonomi kreatif. 

BACA JUGA: Peran Wanita Penting Menghadirkan Moderasi Beragama

Sehingga, melalui destinasi wisata yang dimiliki menjadi kesempatan besar untuk karya dan produk lokal NTB semakin mendunia.

“Mari kita bangun ekosistem ekonomi kreatif kita melalui dorongan ragam tatanan sosioekonomi kita, sehingga ragam parekraf semakin dapat kita wujudkan,” ajaknya.***

 

 




Wagub NTB Minta Posyandu Gunakan Timbangan Digital

Untuk menciptakan Posyandu yang berkualitas, Wagub NTB minta penggunaan peralatan standar 

LOTENG.LombokJournal.com ~ Posyandu Keluarga diminta menggunakan alat timbangan digital, tidak menggunakan dacin yang manual. 

Termasuk antropometri merupakan peralatan yang standar dalam menciptakan Posyandu yang berkualitas, sehingga datanya menjadi akurat dan valid.

BACA JUGA: NTB Harus Konsisten Tingkatkan Kualitas Posyandu Keluarga

Wagub NTB minta Posyandu gunakan alat timbangan standar
Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat peluncuran gerakan Gotong Royong Pelaksanaan Bakti Stunting di Desa Bujak Dusun Montong Paok Batukliang, Lombok Tengah, Selasa (16/05/23).

Dalam kunjungannya itu, Wagub NTB, Sitti Rohmi ingin memastikan di Posyandu menggunakan peralatan standar termasuk penggunaan timbangan digital.

“Dengan datanya yang akurat dan valid maka posisi NTB di nasional baik kesehatan pendidikan terus naik sehingga tidak diremehkan dengan pelayanan posyandu keluarga yang berkualitas,” tegas Umi Rohmi sapaan akrab Wagub.

BACA JUGA: Gubernur NTB Tak Lelah Hadirkan Event Berkelas Dunia

Diceritakan Umi Rohmi, Pemprov NTB telah memberikan tanggungjawab kepada para OPD untuk mengintervensi data-data anak stunting yang tergolong masih tinggi. 

Sehingga OPD memiliki Kecamatan binaan seperti di Desa Bujak ini adalah binaan RSUP.

“Saya harap pemerintah kabupaten Lombok Tengah bisa melakukannya sehingga bisa kalaborasi dengan salah satu OPD Provinsi dimasing-masing kecamatan dalam menurunkan angka stunting,” kata Ummi Rohmi.

Sementara itu, dalam laporannya Direktur RSUP, dr. Jack menyampaikan Desa Bujak merupakan desa binaan RSUP. Tentunya ucapan terimakasih kepada Ibu Wagub berkenan hadir.

BACA JUGA: Peran Wanita Penting Menanamkan Moderasi Beragama

“Kita berharap dengan sama-sama gotong royong melalui pelaksanaan bakti stunting ini, angka stunting bisa ditekan turun signifikan dengan pemberian protein hewani telur, daging, sayur-sayuran dan lain sebagainya,” kata dr Jack. ***

 

 

 




Peran Wanita Penting Menanamkan Moderasi Beragama

Eny Yaqut Jelaskan Pentingnya jadi narasumber acara talk show Peran Wanita dalam Moderasi Beragama

JAKARTA,LombokJournal.com ~ Peran wanita sangat vital dalam menanamkan pemahaman moderasi beragama kepada generasi penerus.

Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Eny Retno Yaqut menegaskan, pentingnya pemahaman moderasi beragama bagi para wanita. 

BACA JUGA: Cegah Perkawinan Anak Melalui Edukasi Kesehatan

Peran wanita sangat vital dalam menanamkan pemahaman moderasi beragama kepada generasi penerus
Moderasi beragama

Ia mengungkapkan itu saat menjadi narasumber pada acara Talk Show Peran Wanita dalam Moderasi Beragama, yang digelar Dirjen Bimas Buddha di Auditorium HM. Rasjidi, Jakarta, pada Senin (15/05/23).

Seorang wanita, sebagai seorang ibu, sebagai pendidik, mempunyai kewajiban mengajarkan akidah yang teguh terkait keyakinannya. 

Sehingga, anak kita kokoh dan nyaman dengan keyakinannya, dan nyaman dengan perbedaan keyakinan orang lain.

“Kalau di Agama Islam kita mengajarkan bagaimana menjadi agama yang rahmatanan lil alamin. Agar saling mengasihi sesama makhluk Tuhan,” ungkapnya.

Siapa pun harus mampu dan bisa dalam mentransfer pemahaman moderasi beragama. Hal itu demi kemaslahatan dan kebaikan bangsa ini. 

BACA JUGA: Lombok Sharia Festival (LSF) 2023 Dukung Fashion Muslimah

“Karena kelak bangsa ini dipegang oleh generasi penerus kita,” tegasnya.

Ia mengatakan, moderasi beragama itu penting, karena pada dasarnya semua agama mengajarkan kebaikan. 

“Karena esensinya semua agama adalah bagaimana cara memanuasiakan manusia,” Ungkapnya.

Namun, menurut Eny ada tantangan luar biasa dalam memberikan pemahaman moderat. 

Terutama di era digitalisasi seperti saat ini, di mana arus informasi begitu derasnya.

“Hari ini, anak kita sangat rentan dengan informasi yang begitu masif. Terlebih informasi-informasi tersebut beda tipis antara fakta dan hoaks. Banyak info yang provokatif, padahal isinya tidak sesuai judul,” ungkapnya.

Eny menekankan pentingnya pemahaman cara kerja dunia digital dengan meningkatkan literasi digital. Dengan bekal pemahaman yang mumpuni tentang dunia digital, ia berharap masyarakat Indonesia mampu menyaring informasi yang baik.

Sementara itu, Dewi ‘Dee’ Lestari seorang novelis dan musisi yang juga menjadi narasumber talkshow juga sepakat dengan apa yang diungkapkan Eny. 

Moderasi beragama pada dasarnya sangat berpengaruh dengan kehidupan sehari-hari.

“Sejak kecil, saya selalu diperkenalkan dengan toleransi Agama, namun satu hal yang menurut saya juga sangat penting, yaitu apresiasi beragama,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, apresiasi beragama merupakan bentuk toleransi yang bisa menimbulkan empty antar umat. Sehingga akan menimbulkan rasa saling menghargai dalam perbedaan.

Dee pun bercerita, setiap karyanya selalu menerapkan prinsip empati. 

Ia selalu berusaha memahami setiap karakternya, sehingga mampu memposisikan diri ketika melihat penadangan yang berbeda.

Ada dua cara yang ampuh bagi Dee sapaan akrab Dewi lestari, untuk memunculkan rasa empati. Pertama banyak membaca. Dengan membaca dia mendapat informasi baru yang sebelumnya kita belum ketahui.

BACA JUGA: Lombok Layak Disebut Pusat Balap Motor Nasional, Dampak MXGP

Kedua, banyak bepergian. Karena menurutnya bepergian mampu membukakan mata kita dengan budaya yang berbeda dengan kita. 

“Karena kita tahu Indonesia sangat luas dengan berbagai budaya yang berbeda dengan kita. Bepergian merupakan cara kita melihat situasi dan perbedaan yang berbeda dengan kita,” ungkap Dewi Lestari. ***




NTB Layak Disebut Pusat Balap Motor Nasional Dampak MXGP

Kata Menpora Dito, pelaksanaan MXGP 2023 di NTB yang akan berlangsung di Sumbawa dan Lombok akan berjalan lancar dan sukses.

JAKARTA.LombokJournal.com ~ Menteri mendukung NTB. Hal ini dikarenakan 

NTB mampu menyelenggarakan event MXGP yang sukses memutarkan perekonomian, karena itu didorong menjadi Provinsi Motor sport di Indonesia.

BACA JUGA: Gubernur NTB Dipuji Hadirkan Dua Seri MXGP Dunia

Menpora RI puji penyelenggara MXGP di NTB

Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo saat memberikan pemaparan pada Press Conference MXGP 2023 Sumbawa & Lombok yang berlangsung di Gedung Sarinah Jakarta, Sabtu (13/05/23).

“Ini adalah pembuktian kedua kalinya NTB menjadi penyelenggara MXGP, bahkan MotoGP sukses, tidak berlebihan jika NTB kita sebut bahwa provinsi pusatnya motor sport,” ungkapnya.

BACA JUGA: Angkasa Pura Berterima Kasih pada Pemprov NTB

Diakuinya, Ia takjub dengan hasil yang telah dicapai oleh MXGP tahun 2022, yang berhasil memutar roda perekonomian dengan jumlah 154 Miliar. 

“Ini merupakan ajang event yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, kemajuan pariwisata dan ekonomi daerah,” ungkapnya.

Dito optimis dengan pelaksanaan MXGP 2023 yang akan berlangsung di Sumbawa dan Lombok akan berjalan lancar dan sukses.

BACA JUGA: MXGP Sumbawa-Lombok, Promosi Destinasi Wisata Harus Masif

“Kami berharap semua peserta dan penonton dapat menikmati event ini dengan penuh antusias,” tutupnya. ***