Waspadai Curah Hujan Tinggi, Pemprov NTB Sigap Koordinasi kab/kota dan beri bantuan warga terdampak Banjir Sumbawa, Dompu dan Bima
MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) sigap melakukan koordinasi bersama Kabupaten/Kota untuk mewasdai curah hujan tinggi. Dan memberikan bantuan warga terdampak banjir yang terjadi di Sumbawa, Dompu dan Kota Bima yang pada, Jum’at (09/02/24).
Untuk mewaspadai curah hujan tinggi, Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi pun memberikan instruksikepada Pj Sekda dan Kepala OPD terkait untuk bergerak cepat, seperti kepada Kepala Dinas Sosial, Kepala Pelaksana BPBD, Asiste III, Kepala Dinas LHK. Seperti Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Bank NTB Syariah dan berbagai stakeholders terkait.
Kepala Dinas Kominfotik NTB, Najamuddin Amy menyampaikan, instruksi PJ Gubernur NTB terkait curah hujan tersebut. Sekaligus memberikan ruang kewaspadaandan segera bergerak cepat untuk mengerahkan sumber daya dan melihat kondisi masyarakat serta memberikan bantuan secepatnya.
Dalam kewaspadaan mengantisipasicurah hujan itu, dari laporan Tim Tagana Dinsos dan BPBD sudah berdiri dapur umum, dan secara berangsur-angsur air surut dan bantuan pun diberikan kepada warga yang terdampak.
“Bantuan beras dari koordinasi Dinas DKP dengan Bulog segera diserahkan juga. Gotong royong bersama TNI Polri dan Pemerintah setempat juga dilakukan membersihkan fasum-fasum yang terdampak genangan banjir,” jelas Najam.
Najam menghimbau seluruh masyarakat, agar tetap waspada dengan kondisi curah hujan tinggi dan cuaca yang ekstrim yang melanda sebagian wilayah di NTB.
Diharapkan seluruh masyarakat dan pemerintah dari tingkat Desa, Kecamatan, hingga kab/Kota dapat terus berhati-hati dan bersinergi dalam kesiapsiagaan waspada bencana alam.
“Saat ini kondisi curah hujan tinggi dan cuaca ekstrim di beberap wilayah NTB, sehingga diharapkan masyarakat dan pemerintah harus siap siaga dari tingkat desa, kecamatan hingga kab/kota. Pemerintah Provinsi NTB siap dan sigap mengkoordinasikan melalui dinas terkait, sehingga bisa melakukan antisipasi dan memberikan bantuan serta merta bagi warga yang terdampak,” jelasnya. ***
Pj Gubernur NTB Paparkan Program Jum’at Salam di Teras Negeri Tempo
Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi yang biasa disapa Miq Gite memperkenalkan Program Jum’at Salam menghadiri undangan PT Tempo Inti Media Harian di Jakarta
JAKARTA.LombokJournal.com ~Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Miq Mite sapaan Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si menghadiri Undangan PT Tempo Inti Media Harian di Jakarta. Pj Gubernur NTB sebagai narasumber dalam tapping Program Talkshow Teras Negeri.
Kedatangan Pj Gubernur NTB di Gedung Akademik Politèknik Tempo disambut langsung Direktur Utama PT. Tempo Ade Liesnasari dan jajarannya (07/02/24).
Dalam sesi tapping, dipandu host Veza Aditya (Tempodotcom). Pj Gubernur NTB memaparkan mandat dan amanah diperintahkan Presiden RI Joko Widodo dan Mendagri saat dilantik September 2023 lampau.
Pj Gubernur NTB atau Miq Gite memaparkan penyelenggaraan Pemilu 2024 dengan aman, damai, lancar, dan berkualitas dalam suasana gembira dan penuh persaudaraan. Upaya konsolidasi netralitas aparatur ASN, dalam bentuk regulasi, masif dilakukan baik melalui upacara, imbauan, maupun sosial media.
Pj Gubernur NTB, memperkenalkan Program Jum’at Salam, dalam pelaksanaannya para jurnalis turut serta turun ke pelosok désa. Jum’at Salam adalah akronim dari Jumpai Masyarakat dan Selesaikan Aneka Persoalan.
Dikatakan Pj Gubernur NTB, para jurnalis secara langsung mendapatkan fakta secara obyektif mengangkat dan menggali informasi bagaimana kondisi di desa itu dari zero to hero sukses atau keadaan sebaliknya.
Kendala apa saja di desa yang dihadapi dengan narasispirit inspirasi yang menyentuh. Tentunya menjadi kabar baik. Seluruh OPD setiap Jum’at merilis berita desa, maka ada ratusan kabar beredar baik media cetak maupun elektronik.
Tentu ini mampu menutup beredarnya pemberitaan negatif tendensius ataupun terutama hoax. Terlebih lagi dalam suasana Pemilu tahun ini.
Lebih lanjut Miq Gite mengungkapkan hasil karya jurnalistik dari para jurnalis tersebut, nantinya di akhir tahun mendapatkan kualifikasi apresiasi award.
Ditekankan, pelaksanaan Jum’at Salam ini merupakan kolaborasi Pemprov NTB, masyarakat, BUMN/D, media, dan stakeholders lainnya.
Selain itu pula, ada Program Senin Sehat, Selasa Makmur, Rabu Cerdas, Kamis Bahagia bersosialisasi dengan masyarakat secara virtual. Kemudian pada Hari Jum’at berinteraksi langsung dengan masyarakat di desa/kelurahan.trn/akn
Setelah Memantau Harga Sembako di Pasar, Rachmat Hidayat: Harga-harga Melambung
Rachmat Hidayat memantau sejumlah pasar tradisionil, diakuinya harga komoditi kebutuhan sehari-hari melonjak
MATARAM.LombokJournal.com ~ H. Rachmat Hidayat melakukan kunjungan ke sejumlah pasar tradisional, selain menyapa masyarakat dan pedagang pasar penuh keakraban, kunjungan Rachmat Hidayat Anggota DPR RI dari PDIP, untuk mengecek harga sembako di pasar tradisional.
Tampil trendy dan santai usai berolahraga, Kamis pagi Rachmat Hidayat tiba di pasar Selak Mandalika, Kota Mataram, Kamis (08/02/24) pagi.
“Katanya harga-harga pada naik, maka saya cek langsung ke pasar ini. Dan ternyata memang benar harga sejumlah sembako sedang naik cukup signifikan,” kata Rachmat Hidayat di sela kunjungannya.
Rachmat Hidayat dengan rinci menjelaskan, terjadinya kenaikan hargakebutuhan sehari-hari.
Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, Rachmat Hidayat mencatat sejumlah harga komoditi yang naik.
Antara lain beras yang mencapai Rp16 ribu – Rp17 ribu per kilo, atau Rp370 ribu per karung ukuran 25 Kg. Tomat Rp22 ribu per kilo, bawang merah Rp35 ribu per kilo, ayam Rp40 ribu per kilo, kopi Rp58 ribu per kilo, bawang merah Rp35 ribu per kilo, Bawang Putih Rp33 ribu, gula Rp17,5 ribu perkilo, minyak goreng Rp177 ribu/12 liter dan masih banyak lagi.
Terkait kenaikan harga sejumlah komoditi di pasar tradisional, Rachmat Mengatakan mengatakan, hal ini harus menjadi atensi pemerintah baik Pemerintah Pusat maupun Daerah.
Menurutnya, inflasi merupakan hal yang lazim terjadi namun harus tetap di dalam kontrol pemerintah.
“Ada komoditi yang bisa diintervensi pemerintah daerah, baik Pemprov NTB, Pemkot Mataram dan Pemda Kabupaten. Namun ada juga komoditi yang harus diintervensi pemerintah pusat. Jangan karena tahun politik, masalah inflasi ini tidak diatensi,” tegasnya.
Ia mengatakan, inflasi ibarat dua sisi mata uang yang berkaitan. Di tingkat lokal, papar Rachmat, kenaikan harga komoditi seperti hortikultura memang bisa membuat para petani tersenyum. Namun di sisi lain masyarakat umum sebagai konsumen harus menyediakan dana lebih untuk kebutuhan pokok mereka.
“Jadi yang harus dijaga adalah kestabilan harga. Naik boleh, karena petani bisa untung, tapi kenaikannya harus terjaga. Jangan sampai ada broker atau makelar yang mengambil keuntungan,” kata Rachmat.
Kehadiran Rachmat Hidayat di pasar Selak Mandalika Kota Mataram disambut baik sejumlah pedagang dan masyarakat di sana. Nampak Ketua DPD PDIP Provinsi NTB ini berdialog santai dengan pedagang yang ada.
Selain menyerap aspirasi mereka tentang harga sembako, Rachmat juga berdiskusi kecil tentang penataan pasar, kebersihan dan kenyamanannya. me
Apel Kesiapan Pengamanan Logistik Suara Pemilu 2024
Pj Gubernur NTB, Miq Gite saat Apel Kesiapan Pengamanan dan Pengecekan Logistik Pemilu 2024, pastikan semua aman dan lancar
MATARAM.LombokJournal.com ~Penjabat (PJ) Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si mengikuti Apel Kesiapan Pengamanan dan Pengecekan Logistik Tahap Pemungutan Suara Pemilu 2024 yang diinisiasi Polda NTB di Ex Bandara Selaparang Kota Mataram, Senin (05/02/24).
Apel pengamanan dan pengecekan logistik Pemilu 2024 tersebut dihadiri ribuan personel gabungan TNI-Polri, Pol PP dan Forkompinda Provinsi NTB.
Miq Gita sapaan akrabnya PJ Gubernur NTB memastikan, Pemerintah Provinsi NTB terus perkuat konsolidasi dan koordinasi kepada Pemerintah Kabupaten/Kota, telkom serta PLN untuk memastikan semua komunikasi dan ketersediaan listrik berjalan lancar selama kegiatan pemungutan suara Pemilu 2024 di seluruh NTB.
“Petugas kesehatan, direktur rumah sakit dan puskesmas kami juga siagakan. Begitu juga dengan daerah rawan bencana banjir dan longsor kami juga telah perintahkan Dinas PUPR dan BPBD untuk selalu siaga,” tegas Miq Gita usai mengikuti apel terkait Pemilu 2024.
Miq Gite mengapresiasiTNI/Polri yang telah mewujudkan kesiapan dalam mengawal proses demokratisasi pemungutan suara Pemilu 2024, dengan menggelar apel persiapan bagi seluruh personel TNI polri di seluruh NTB.
“Untuk itu, kami harap kepada seluruh masyarakat untuk memberikan hak suaranya dengan aman dan lancar. Persahabatan dan persaudaraan tetap terjaga meski berbeda pilihan,” harap Miq Gita.
Sementara itu, Kapolda NTB, Irjen Pol Umar Faroq mengatakan, TNI Polri telah menyiapkan sebanyak 7.629 personil untuk mengamankan sebanyak 16.244 TPS di seluruh Provinsi NTB. Sehingga Pemilu 2024 diharapkan dapat berjalan aman dan lancar.
“Kami menjamin untuk mengamankan pemilu 2024. Saya minta semua personil polisi untuk tetap siaga dan bijaksana dalam pengamanan selama proses pemungutan suara dengan aman dan lancar,” harap Kapolda NTB saat memimpin apel pengamanan. Manikp
Daycare di RSJ Mutiara Sukma akan Tingkatkan Produktivitas Kerja Civitas Hospitalia
Untuk peningkatan produktivitas civitas hospitalia, Rumah Sakiy Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma meluncurkan daycare
MATARAM.LombokJournal.com ~ Peluncuran daycare di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara untuk civitas hospitalia guna peningkatan produktivitaskerja, dihadiri Pj Gubernur NTB, Drs. H Lalu Gita Ariadi, M. Si, Minggu (04/02/24).
Peluncuran dalam upaya peningkatan produktivitas itu sekaligus peringatan HUT ke-34 tahun 2024 RSJ Mutiara Sukma, bertajuk “Bersinergi dan Berinovasi Menuju NTB Maju Melaju” di halaman RSJ,
“Sehingga bunda-bunda ASN milenial tetap meningkat produktivitas kerjanya, tetapi tugas kewajiban dasar untuk merawat putra putri juga tidak terabaikan,” ujar Miq Gite sapaan akrab Pj Gubernur.
Diharapkan dengan SOP yang baik dan subsektor yang terpenuhi standarnya, Miq Gite optimis daycare ini dapat menjadi percontohan terkait peningkatan produktivitas yang baik bagi cluster kantor lainnya.
“Kami sampaikan apresiasi, rasa syukur dan doa, mudah-mudahan Rumah Sakit Jiwa mutiara Sukma kedepan terus tumbuh berkembang dengan raihan-raihan prestasi yang membanggakan,” kata Miq Gite.san
Selewengkan Demokrasi Indonesia, Alumni Unram Desak Presiden Jokowi Mundur
Demokrasi Indonesia terburuk di era Jokowi, Komite Penyelamat Pemilu Jurdil dan Bermartabat alumni Unram Kecam cawe-cawe Jokowi di Pilpres 2024
MATARAM.LombokJournal.com ~ Kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo tidak saja diprutes civitas academica di kampus-kampus. Kini, para ikatan alumni juga melayangkan aksi serupa.
Komite Penyelamat Pemilu Jurdil dan Bermartabat alumni Inibersitas Mataram (Unram) atau KPPJ-BA Unram, melayangkan pernyataan sikapnya terhadap cawe-cawe Presiden Jokowi t.
Protes pada Jokowi melalui pernyataan sikapnya, alumni Unram Dikomandoi sepuluh orang alumni Unram, yakni Sirra prayuna, Imron, Isdiyanto, Edy Irsam, Joko Suhartono, Didi Aulia Harahap, Muhammad Syafiq Khan, Edi Irwan, Andi Kurniawan, dan Hermansah.
Mereka mengecam sikap pada Jokowi yang sudah menyelewangkan demokrasi di Indonesia.
Padahal, kontestasi Pemilu 2024 menjadi pesta demokrasi rakyat yang jurdil dan demokratis.
“Cawe-cawe Jokowi dalam perhelatan Pilpres sudah terlalu jauh. Jokowi sudah terlalu jauhmenyelewengkan demokrasi dan bertentangan dengan semangat reformasi,” tegas Koordinator KPPJ-BA Unram, Sirra Prayuna dalam siaran tertulisnya, Sabtu (03/02/24).
Menurut Sirra, cawe-cawe Presiden yang tidak pernah terlihat sejak memasuki era reformasi , atau sejak presiden dipilih secara langsung oleh rakyat sekarang ini nyata terjadi.
Fakta ketidaknetralan Jokowi, dengan cawe cawe tentunya telah merusak pemilu dan pelembagaan demokrasi di Indonesia.
“Kami mencatat, campur tangan Jokowi dimulai dari kasus MK, kemudian pembagian bansos di depan istana dan bagi bagi kaos untuk salah satu paslon. Dan parahnya, Jokowi juga menggunakan fasilitas negara untuk menyolisasikan paslon,” ujar Sirra.
Ia menegaskan, hanya di era Jokowi saja, Presiden terang-terangan melakukan cawe-cawe dalam pemilu. Perbuatan tercela ini, baru kali pertama terjadi sejak reformasi.
Sebab, keterlibatan dan keberpihakan presiden dan jajaran pemerintah yang berkuasa saat ini, membuat etika politik terjerembab ke titik nadir.
Sirra pun merasa prihatin atas kondisi Pemilu 2024 saat ini. Mengingat, hal ini akan menjadi yang terburuk dalam sejarah Indonesia.
Sebab cawe-cawenya terlalu dalam hingga berupaya memenangkan partai dan atau pasangan calon tertentu.
“Sejatinya pemilu adalah jalan damai untuk pergantian rezim yang sudah berkuasa selama maksimal masa jabatannya,” kata Sirra.
Karena itu, Komite Penyelamat Pemilu Jurdil dan Bermartabat Alumni Unram pun mendesak kepada Presiden Jokowi untuk kembali ke jalan yang benar
Jalan yang benar, lanjut Sirra, adalah bapak bangsa yang mengakomodir semua kepentingan elemen bangsa dan tetap netral dalam pemilu.
Dengan begitu Presiden Jokowi akan dikenang sebagai sosok yang mengutamakan etika dalam kepemimpinannya hingga akhir masa jabatannya.
“Di saat akhir pemilu ini, kami tidak ingin melihat, mendengar dan mendapatkan laporan ketidaknetralan yang dipertontonkan oleh Presiden Jokowi. Tapi jika terus bersikap tidak netral dan tidak demokratis sebaiknya Presiden mengundurkan diri saja,” tandas Sirra Prayuna.***
Pj Gubernur NTB Apresiasi Ponpes Al Ikhlas Taliwang
Pj Gubernur NTB hadir pada peringatan milad kr 40 Pondok Pesantren Modern Al Ikhlas Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), yang sudah 40 Tahun Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
KSB.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si hadir dan memberikan sambutan dalam Milad ke – 40 Pondok Pesantren Al Ikhlas Taliwang Sumbawa Barat NTB Indonesia.
Pj Gubernur NTB tampak didampingi oleh Kadis Kominfotik NTB Dr. Najamuddin Amy, S.Sos.,MM yang memang pernah berkiprah sebagai WR 3 di Universitas Cordova (Undova Indonesia). Undova adalah salah jenjang lembaga pendidikan tertinggi dibawah naungan Yayasan Wakaf Ponpes Al Ikhlas.
Al Mukarrom KH Zulkifli Muhadli telah terbukti melaksanakan tujuan pembangunan nasional yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan umum.
Karenanya, atas nama Pemprov NTB kami mengapresiasi Pondok Pesantren Modern Al Ikhlas Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat yang sudah berkhidmatselama 40 tahun lamanya, ungkap Miq Gita.
Hal tersebut disampaikan Miq Gite, sapaan Pj Gubernur, saat memberikan sambutan pada Milad Ponpes Modern Al Ikhlas Taliwang KSB, Kamis (01/03/24).
Ponpes yang didirikan 1 Februari 1984 oleh Dr. KH Lalu Zulkifli Muhadli, kini telah berusia 40 tahun.
“Alhamdulillah, berkesempatan hadir pada Milad Ponpes Modern Al Ikhlas Taliwang KSB. Ponpes yang didirikan 1 Februari 1984 oleh Almukarrom Dr. KH Lalu Zulkifli Muhadli, kini telah berusia 40 tahun. Selama itu Ponpes Modern Al Ikhlas turut mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara. Karena itu, perlu untuk diberikan apresiasi yang sebesar-besarnya. Barakallah!” jelas Miq Gite.
Pimpinan Pesantren Al-Ikhlas Taliwang Dr. K.H. Zulkifli Muhadli SH, MM, menjelaskan Rangkaian HUT ke 40 Ponpes ini akan berlangsung selama 1 tahun hingga 1 Februari 2025 memdatang. Selama itu, akan diisi oleh berbagai kegiatan seperti seminar, bedah buku, dan berbagai kegiatan lainnya.
“Rangkaian HUT ke-40 Ponpes ini akan dilaksanakan selama 1 tahun penuh,” jelasnya.
Hadir memberikan sambutan, Rektor Universitas Darussalam Gontor – Prof. Dr. KH. Hamid Fahmi Zarkasi yang juga Ketua Badan Wakaf Ponpes Al Ikhlas. Dalam kesempatan tersebut, KH Hamid menjelaskan Ponpes ini dalam proses tumbuh kembangnya, berafiliasike Ponpes Modern Darussalam Gontor Ponorogo.
Ponpes modern Al Ikhlas telah mampu menunjukkan berbagai kemajuan dan prestasi.
Seorang alumni ponpes Al Ikhlas lulusan tahun 2002, Prof. Faris Al Fadhat kini wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Yogjakarta juga hadir memberikan testimoni dan inspirasi bagi santri yang masih menimba ilmu di Ponpes Al Ikhlas. ***
Pj Gubernur NTB minta jajajannya melakukan progres perbaikan signifikan, agar laporan padai tahun 2024 mengalami perubahan
MATARAM.LombokJourmal.com ~ Catatan penting hasil pengawasan dan evaluasi Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) terkait tata kelola pemerintahan, akan menjadi panduan perbaikan penyusunan perencanaan pembangunan di awal tahun ini.
Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi menyampaikan itu saat menerima laporan rutin semester kedua tahun 2023 dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Nusa Tenggara Barat dari Kepala BPKP NTB di kantor Gubernur, Rabu (31/01/24).
Laporan BPKP itu terdiri dari lima klaster, yakni tentang infrastruktur, pariwisata, kualitas hidup, kemandirian daerah dan fiskal.
Atas laporan BPKP itu, Pj. Gubernur meminta jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) melakukan progres perbaikan signifikan, agar laporan mendatang di tahun 2024 mengalami perubahan.
Dalam pertemuan tersebut, beberapa catatan yang dibahas berdasarkan hasil pengawasan BPKP. Salah satunya pembangunan Smelter PT Amman Mineral di kabupaten Sumbawa Barat yang masih membahas mekanismepembebasan lahan dan rencana pengelolaan Smelter tersebut yang telah rampung delapan puluh persen lebih.
Pembahasan lintas pemangku kebijakan diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang bisa segera dilakukan aksinya dalam tahun ini juga.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BPKP, Sidi Purnomo menjelaskan, pembangunan smelter termasuk dalam klaster infrastruktur yang masif dilakukan selain serahterima pekerjaan jalan (Keruak -Sunggung).
Catatan BPKP adalah alokasi pajak kendaraan untuk infrastruktur yang belum maksimal serta perbaikan database jalan dan jembatan.
Terkait data, lanjutnya, BPKP juga mencatat pentingnya perencanaan dan data bantuan sosial, penanggulangan kemiskinan ekstrem, stunting dan program prioritas lain yang membutuhkan peningkatan capaian.
Adapun dalam kemandirian daerah, BPKP mendorong komitmen penggunaan produk lokal dan membatasi produk impor.
Sedangkan kemandirian fiskal, BPKP masih mencatat ada potensi anggaran yang tidak efektif dan potensi pendapatan asli daerah yang belum maksimal digali.
“Soal tata kelola saja dan peningkatan komitmen dalam manajemen resiko,” rincinya. jm/her
Aspek Keberlanjutan dan Kelestarian Lingkungan, Penting Ditegaskan dalam Menjalin Kerja Sama
Pj Gubernur NTB melakukan pertemuan daring yang membahas kerja sama dengan Intrinsic Exchange Group, dan menegaskan pentingnya kelestarian lingkungan
MATARAM.LombokJournal.com ~ Pertemuan virtual dilakukan Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Sc, dengan perwakilan dari Intrinsic Exchange Group, di Pendopo Timur, Senin (29/01/24), membahas potensi kerja samadi bidang aset alamdi wilayah NTB dan tegaskan pentingnya aspek keberlanjutan dan kelestarian lingkungan.
Pertemuan ini merupakan langkah penting dalam menggali peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat positif bagi pembangunan dan pemanfaatan aset alam di NTB.
Dalam pertemuan daring, Pj Gubernur Miq Gita menyambut baik kehadiran perwakilan Intrinsic Exchange Group dan menyatakan kesiapan NTB untuk menjajaki kerja sama yang saling menguntungkan.
“Kami melihat peluang besar dalam pemanfaatan aset alam di NTB dan berharap dapat melakukan kerja sama untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki wilayah ini,” ungkap Pj Gubernur.
Perwakilan dari Intrinsic Exchange Group menjelaskan profil perusahaan dan berbagai proyek yang telah berhasil dilaksanakan di berbagai wilayah.
Mereka juga menyoroti komitmen perusahaan dalam menjalankan proyek-proyek yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
Pj Gubernur yang akrab disapa Miq Gite menegaskan, pentingnya aspek keberlanjutan dan perlindungan lingkungan dalam setiap kerjasama di bidang aset alam.
“Kami mengutamakan pendekatan berkelanjutan dan berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan. Kerja sama ini harus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” tambahnya.
Diskusi dalam pertemuan ini membahas potensi kerja sama di berbagai sektor. Dan Pj Gubernur Miq Gita menyatakan, Pemerintah Provinsi memastikan, setiap langkah kerja sama dilakukan dengan memperhatikan kepentingan masyarakat NTB dan keberlanjutan lingkungan.
Pertemuan ini diharapkan menjadi landasan awal yang baik untuk membangun hubungan kerja sama yang berkelanjutan dan saling menguntungkan antara NTB dan Intrinsic Exchange Group. ***
Koalisi Deklamator Mataram dan GaMa Mataram Gelar Acara Sastra ‘Hidup Tanpa Etika’
Acara baca puisi/deklamasi yang bertajuk ‘Hidup Tanpa Etika’ menggugat praktik kehidupan sosial dan bernegara yang menabrak etika
MATARAM.LombokJournal.com ~Tanpa etika hidup seperti dalam kebun binatang. Itu yang bergaung dalam acara baca puisi/deklamasi yang bertajuk ‘Hidup Tanpa Etika’ yang diikuti belasan pembaca puisi yang berlangsung di kafe Bawah Pohon, jalan Panji Tilar, Mataram, Senin (29/01/24) malam.
Acara baca puisi, deklamasi dan nyanyian jalanan yang menggugat praktik kehidupan sosial dan bernegara yang mengabaikan etika itu, digelar Koalisi Deklamator Mataram yang didukung relawan Ganjar-Mahfud (GaMa) Mataram.
Acara yang juga menyoal hancurnya etika yang dilakukan para elit penyelenggara itu mendapat sambutan hangat publik Mataram
Para deklamator dan penyanyi jalanan yang malam itu banyak menggaungkan penolakan kehidupan yang mengabaikan etika itu, memilih membacakan puisi karya penyair WS Rendra dan Wiji Tulul, keduanya sudah meninggal dunia.
WS Rendra adalah penyair dan sutradara teater yang karya-karyanya banyak mengungat penguasa Orde Baru yang melanggar etika penyelenggaraan negara, salah satu penggalan puisinya;
……………………………………………….
Jangan kamu bilang negara ini kaya
karna orang-orang miskin berkembang di kota dan di desa.
Jangan kamu bilang dirimu kaya
bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
Lambang negara ini mestinya trompah dan blacu.
Dan perlu diusulkan
agar ketemu presiden tak perlu berdasi seperti Belanda.
Dan tentara di jalan jangan bebas memukul mahasiswa.
…………………………………………………………
Sedang Wiji Tukul merupakan penyair yang berasal dari kalangan buruh, dan sebagaimana Rendra, ia sangat keras mengkritik pelanggaran etika dalam penyelenggaraan negarayang dilakukan rezim Orde Baru. Malang nasib Wiji Tukul. Wiji Tukul yang banyak mendukung selama perjuangan reformasi yang dilakukan mahasiswa tahun 1998 itu hilang bersama beberapa mahasiswa dan aktivis yang kabarnya memang ‘dihilangkan’ oleh penguasa Orde Baru.
Ini penggalan puisi Wiji Tukul;
………………………………………..
Apabila usul ditolak tanpa ditimbang
Suara dibungkam
Kritik dilarang tanpa alasan
Dituduh subversiv dan mengganggu keamanan
Maka hanya ada satu kata
LAWAN!!!
Para deklamator yang bergabung dalam Koalisi Deklamator Mataram, dengan acara pergelaran sastra (puisi) itu, merupakan kepedulian seniman untuk mengingatkan, memilih pemimpin jangan sampai ‘terantuk batu yang sama’.
Maksudnya, jangan mengulangi kesalahan dalam memilih pemimpin, sehingga kehidupan bernegara kita kembali mundur ke belakang ke era Orde Baru.
“Sebab dalam proses pemilihan presiden (pilpres) di negara demokrasi ini, ada kecenderungan pelanggaran etika bernegara, misalnya maraknya politik uang, pelanggaran konstitusi atau secara tersamar ditengarai terjadi pelibatan aparat negara untuk kepentingan paslon tertentu,” kata seorang deklamator.
Etika bernegara
Dalam penyelenggaraan bernegara harus menjunjung etika, yang merupakan nilai dasar yang harus dijunjung tinggi. Kalau etika ditabrak, sendi-sendi kehidupan bernegara akan rusak ketika etika tidak dijunjung tinggi.
Calon pemimpin harus memberi contoh menjunjung tinggi etika bernegara harus diberikan pemimpin tertinggi. Menurutnya, akan terjadi kompromidan praktik yang merusak jika tak ada etika dibiarkan. Apalagi, oleh seorang (calon) pemimpin.
“Tugas pimpinan tertinggi harus memberi contoh bila ada pelanggaran etika,” kata Novri Opik yang mendeklamasikan puisi Wiji Tukul.
Menurutnya, menganjurkan kita bersuara bila seorang pemimpin melakukan pelanggaran. Seperti dalam puisi ‘Ucapkan Kata-katamu’.
jika kau tak sanggup lagi bertanya
kau akan ditenggelamkan keputusan-keputusan
jika kau tahan kata-katamu
apa maumu terampas
kau akan diperlakukan seperti batu
Sebanyak 16 deklamator menyadari pentingnya bersuara dan bertanya saat pelangaran etika dilakukan terang-terangan tanpa malu-malu.. Para deklamator yang berasal dari beragam latar belakang, ada seniman, mahasiswa, pekerja dan wiraswastawan sepakat bila negara sedang dijerumuskan dalam kehancuran moral.
Mereka juga membenarkan bahwa fenomena “orang dalam” yang terjadi di masyarakat, juga terjadi di proses yang paling puncak kekuasaan.
“Ada praktik kekuasaan yang nepotis, pembohongan, dan semua pelanggaran etika itu dilakukan tanpa malu-malu,” kata Ardiansyah yang juga membacakan puisi Wiji Tukul.
Acara pembacaan puisi dan deklamasi selama dua jam itu yang menyoal pentingnya etika, didukung para relawan Ganjar-Mahfud GaMa) Mataram itu, mendapat sambutan antusias penonton yang hadir.
Bahkan ada di antara penonton yang spontan maju ke podium untuk ikut membaca puisi yang memprotes pelanggaran etika bernegara, yang dilakukan salah satu paslon dalam Pilpres 2024..
Di tengah proses Pilpres 2024, gerakan moral melalui sastra itu telah membuka kesadaran yang hadir, calon pemimpin yang melanggar etika bernegara, jelas akan menjerumuskan kehidupan berbangsa dan bernegara ini dalam kebangkrutan moral bangsa. ***