Dishub NTB Minta Percepatan Perbaikan Dermaga Padangbai
Kerusakan dermaga II pelabuhan Padangbai, Bali, belum berdampak signifikan pada arus logistik ke wilayah NTB melalui pelabuhan Lembar.
Kadishub NTB, Lalu Bayu Windia (foto : AYA)
MATARAM.lombokjournal.com — Namun, perbaikan dermaga II Padangbai tetap perlu dipercepat untuk mencegah menumpuknya antrian kendaraan di pelabuhan Lembar, Lombok Barat.
“Kami sudah diminta pak Gubernur untuk bersurat ke Kementerian Perhubungan agar perbaikan dermaga Padangbai bisa dipercepat,” kata Kepala Dinas Perhubungan NTB, Lalu Bayu Windia, Jumat (17/3) di Mataram.
Bayu mengatakan, berdasar pantauan tim Dishub NTB hingga Jumat pagi, masih terjadi antrian kendaraan terutama roda empat di pelabuhan penyeberangan Lembar.
Kendaraan yang sebagian besar berjenis truk tersebut, sedianya hendak menyeberang ke Bali, tapi pemberangkatan tertunda lantaran trip kapal Lembar-Padangbai terganggu akibat kerusakan di dermagaII Padangbai.
“Masih banyak kendaraan yang ada di pelabuhan saat ini, terutama yang roda empat,”katanya.
Bayu mengatakan, informasi dari ASDP Lembar memperkirakan perbaikan dermaga II Padangbai membutuhkan waktu 7sampai 10 hari ke depan.
Atasi Hoax, Samalas Institute Gelar Diskusi Publik
Samalas Institute menggelar diskusi publik bertajuk “Peran Media menghadapi Hoax demi keutuhan NKRI”, Kamis (16/3) di Aula MAN 2 Mataram.
MATARAM.lombokjournal.com — Kegiatan yang melibatkan sejumlah pelajar, mahasiswa dan pelaku media itu, dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Gubernur, H Imhal.
“Masyarakat hendaknya mulai tanggap atas pemberitaan yang ada saat ini, untuk kita cek dan ricek atas kebenaran, keabsahan dan sumber yang jelas. Intinya bijak, untuk memilah mana berita yang jelas dan mana yang Hoax,” kata H Imhal, dalam sambutannya.
Menurut Imhal, dewasa ini berita hoax sudah merambah ke semua kalangan masyarakat akibat kemajuan teknologi dan informasi yang sangat pesat.
Sehingga untuk menghindari hoax terasa tidak mungkin dilakukan, selain berupaya untuk lebih teliti dan bijak menyerap informasi, atau pun menyebarkan informasi ke publik.
“Mari kita berusaha menyebarkan berita kebaikan, informasi bermanfaat untuk melawan pemberitaan yang menyesatkan/hoax,” tukas Imhal.
Ketua IJTI NTB, Herman Zuhdi mengatakan, media massa selama ini juga terus berupaya melawan hoax.
“Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia telah serius dan berusaha menjalankan amanah ini sesuai koridor,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informasi Statistik (Diskominfotik) NTB, Tarmidzi S.Kom mengatakan, darisisi regulasi pemerintah Provinsi NTB sudah melakukan upaya pencegahan dan penangkalan berita Hoax melalui Surat Edaran Gubernur No 550/002/Kominfotik 2017 tentang Implementasi E-Government dan Penggunaan Medsos di lingkup Pemprov NTB.
SE itu mengatur tiap lembaga dinas dan instansi lingkup Pemprov, dan juga jajaran aparat sipil negara (ASN) di lingkup Pemprov NTB untuk menerapkan email resmi Pemprov, memiliki akun Medsos.
Selain itu juga diminta menyebarkan informasi pembangunan, share ke web resmi Pemprov NTB, wajib blokir konten negatif, tidak copas berita hoax dan semua kegiatan ini termasuk dalam laporan kinerja ASN,” kata Tarmidzi.
Tarmidzi mengajak semua audiens yang kebanyakan hadir dari kalangan pelajar dan mahasiswa itu untuk maju bersama memerangi Hoax.
“Mari selamatkan bangsa ini dan jaga kebersamaan demi NKRI, andalah generasi muda harapan bangsa ini yang mampu untuk itu,” katanya.
AYA
Antrean Panjang di Lembar, Distribusi Logistik ke Lombok Tidak Terganggu
Meski terjadi antrian truk yang hendak menyeberang ke Padangbai di Pelabuhan Lembar, namun arus lalu lintas penyeberangan tetap mengalir.
Muhammad Yasin (foto: GRA)
LOMBOK BARAT.lombokjournal.com — Pihak ASDP Lembar memastikan kerusakan dermaga II pelabuhan Padangbai tidak sampai mengganggu distribusi logistik ke Lombok dan NTB pada umumnya.
“Memang ada antrian, tapi tidak sampai macet total, karena arus lalu lintas penyeberangan tetap kita upayakan mengalir, sehingga distribusi logistik tidak terganggu,” kata Manajer Operasional PT ASDP Lembar, Muhammad Yasin, Kamis (16/3) di Lombok Barat.
Pantauan Lombok Journal, Kamis sore di pelabuhan Lembar, antrian truk terjadi di lokasi parkir terminal pelabuhan Lembar, dan di lokasi parkir areal Food Court di sisi luar pelabuhan.
Belasan truk juga berderet di jalan akses menuju pelabuhan Lembar. Menurut Yasin, rata-rata unit truk dalam antrian hanya menunggu pemberangkatan antara 3-4 jam.
“Jadi yang kelihatan antri, kemudian berangkat, dan datang lagi yang lain, sehingga tetap ada antrian.Ini karena kami melakukan pengurangan trip kapal,” katanya.
GRA
Perbankan di NTB Akan Salurkan Pembiayaan untuk 3.540 UMKM
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB, jajaran perbankan, asuransi dan Pemda Provinsi NTB, Rabu (15/3) meluncurkan penandatanganan komitmen pembiayaan perbankan dan jasa keuangan, untuk 3.540 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sektor pariwisata dan sektor pertanian di wilayah provinsi NTB.
Kepala OJK NTB. M Yusri.
MATARAM.lombokjournal.com — Pasca penandatanganan komitmen tersebut, para pelaku UMKM di sektor pariwisata bisa mengakses kredit perbankan untuk modal usaha dan pengembangan usaha dengan berbagai kemudahan mulai tahun ini di 16 Bank yang ikut menandatangani komitmen.
Kepala OJK Perwakilan NTB, Muhammad Yusri mengatakan, penandatanganan komitmen pembiayaan dan kredit perbankan untuk UMKM sektor pariwisata di NTB, itu dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi para pelaku UMKM pariwisata dan sektor pertanian dalam akses pembiayaan modal usaha dan pengembangan usaha melalui kredit perbankan.
Selama ini sektor UMKM sulit mengakses pembiayaan perbankan, termasuk para pelaku UMKM pariwisata dan pertanian di NTB ini. “Penandatanganan komitmen ini kami harapkan bisa membantu mereka,” kata Yusri, saat peluncuran penandatangan komitmen, Rabu (15/3) di hotel Golden Tulip Mataram.
Yusri menjelaskan, sektor pariwisata dan pertanian menjadi dua sektor pembangunan prioritas di NTB. Namun faktanya, porsi penyaluran pembiayaan kredit perbankan untuk dua sektor tersebut masih sangat rendah.
Data OJK NTB menyebutkan, pada 2016 share pembiayaan perbankan di NTB untuk kredit produktif di sektor pariwisata hanya berkisar 2,94 persen dari total penyaluran kredit Rp29 Triliun. Sementara untuk sektor pertanian hanya berkisar 1,48 persen.
“Dari data yang kami miliki, perhatian perbankan kepada dua sektor ini masih sangat kurang. Selalu di bawah 3 persen, ini rendah sekali,” kata Yusri.
Menurutnya, rendahnya share pembiayaan kredit perbankan di dua sektor ini tidak lepas dari kekhawatiran bank terhadap risiko-risiko kredit bermasalah. Sehingga, melalui penandatanganan komitmen bersama itu diharapkan kekhawatiran tidak lagi perlu berlebihan.
Dijelaskan, secara teknis penyaluran pembiayaan kredit untuk 3.540 UMKM pariwisata dan pertanian akan dilakukan 16 Bank dari total 30 Bank yang ada di NTB melalui skema kredit umum.
Meski aspek teknis kredit dan prinsip kehati-hatian perbankan akan tetap berlaku, namun para pelaku UMKM tetap bisa mengaksesnya dengan rekomendasi dari Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas terkait.
“Disinilah peran Pemda melalui Dinas terkait. Jadi UMKM binaan yang ada di Dinas Pariwisata dan Dinas Pertanian bisa merekomendasikan,” katanya.
Yusri mengatakan, OJK menginisiasi penandatangan komitmen pembiayaan perbankan untuk UMKM itu, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat NTB terutama di dua sektor tersebut.
Penandatanganan komitmen, Rabu (15/3) dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin, perwakilan manajemen 16 bank di NTB, pejabat Dinas Pariwisata dan Dinas Pertanian NTB, serta perwakilan pelaku UMKM sektor pariwisata dan sektor pertanian.
Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) wanita asal Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), bernama Sarafiyah Binti Muhammad Saleh, tewas akibat dianiaya majikannya di Dubai.
TKI tewas
MATARAM.lombokjournal.com — Saat ini jenazah Salafiyah sudah diberangkatkan dari Dubai, Selasa (14/3). Jenazah itu diperkirakan tiba di Mataram, Rabu esok. BP3TKI NTB akan memfasilitasi kepulangan jenazah dari Mataram ke kampung halamannya di Dompu.
“Dari laporan yang kami terima, Sarafiyah meninggal akibat penganiayaan yang dilakukan majikannya,” kata Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI) NTB, Mucharom Ashadi, Selasa (14/3) kepada wartawan di Mataram.
Mucharom menjelaskan, kasus penganiayaan yang menyebabkan tewasnya Salafiyah saat ini tengah ditangani oleh pihak kepolisian Dubai.
“Yang bersangkutan tidak tercatat sebagai TKI resmi, jadi berangkatnya tidak terdata,” katanya.
Selain jenazah Salafiyah, BP3TKI NTB juga memfasilitasi pemulangan jenazah seorang TKI asal Bima, bernama Muslim Aljabar, pada Selasa (14/3).
Aljabar tewas dalam sebuah kecelakaan kerja di Port Moresby, Papua Nugini.
“Aljabar ini tertimpa kayu saat sedang bekerja.Kecelakaan kerja. Jenazahnya sudah tiba di bandara Lombok hari ini, dan langsung kami kirim ke kampung halamannya di Bima,” kata Mucharom.
Menurut Mucharom, Aljabar juga tidak tercatat sebagai TKI resmi. Diduga yang bersangkutan bekerja di luar negeri melalui jalur illegal.
GRA
Pelajar di NTB Dilarang Bawa HP, Mulai April
Pemerintah NTB akan memberlakukan larangan membawa handphone bagi pelajar SMP dan SMA sederajat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, HM Suruji
MATARAM.lombokjournal.com — Per 1 April mendatang larangan ini akan mulai diberlakukan di Kota Mataram yang menjadi percontohan untuk 9 daerah Kabupaten dan Kota lainnya di NTB.
“Larangan ini akan mulai efektif 1 April, kita mulai dari sekolah-sekolah di Kota Mataram,” kata Gubernur NTB, TGH Muhammad Zainul Majdi, saat melakukan sidak di SMA Negeri 1 Mataram, Selasa (14/3).
Larangan membawa handphone di lingkungan sekolah akan diatur melalui Surat Edaran Gubernur. Larangan ini berlaku untuk semua sekolah SMP, SMA, SMK dan juga Madrasah Mts dan MA di msemua Kabupaten dan Kota di wilayah NTB.
Berdasarkan pantauan dan pengawasan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) NTB, membawa handphone ke sekolah ternyata membuat daya konstentrasi peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar jadi menurun.
“Proses belajar mengajar juga menjadi tidak maksimal, artinya kalau HP ada di sekolah itu kan rentan digunakan untuk hal tidak baik, berinternet tidak sehat juga masih banyak,” katanya.
Selain itu, penggunaan HP di lingkungan sekolah juga akan mengurangi interaksi sosial sesama murid dan juga murid dengan guru.
Pelarangan membawa HP ke sekolah menurut Gubernur Majdi, juga dilakukan agar minat baca buku para pelajar di perpustakaan sekolah masing-masing bisa meningkat.
Untuk keperluan komunikasi dengan orang tua atau wali khususnya saat pulang sekolah. Maka di tiap sekolah akan difasilitasi dengan line telepon khusus yang bisa dihubungi wali murid.
Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi bersama jajaran Dinas P dan K NTB, Selasa (14/3) melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah SMA dan SMK di Kota Mataram sebagai persiapan penerapan larangan ini.
Kepala Dinas P dan K NTB, Muhammad Suruji mengatakan, larangan membawa HP ke sekolah ini akan efektif dilaksanakan 1 April mendatang.
“Efektif 1 April. Jadi sekolah-sekolah yang menerapkannya kita siapkan telepon khusus dan juga internet gratis, sehingga tidak ada lagi alasan siswa bawa HP ke sekolah,” katanya.
AYA
Oknum Anggota DPRD Lobar Dilaporkan Dugaan Penistaan Agama
Seorang oknum anggota DPRD Lombok Barat (Lobar) berinisial S dari Partai Nasdem, dilaporkan ke Polres Lombok Barat, Senin (13/3), terkait kasus dugaan penistaan agama Islam yang dilakukan melalui jejaring sosial Facebook (FB).
Ahmad Sahib menunjukan bukti penistaan agama Islam yang dilakukan oknum anggota DPRD Lobar berinisial S. (foto : GRA/Lombok Journal))
LOBAR.lombokjournal.com — Dalam akun FB miliknya, S menuliskan “biar lambat asal selamat” namun dibubuhi gambar seseorang sedang berkendara seekor Babi. Atas portingan tersebut pihak API (Aliansi Pemuda Islam) Lobar melaporkan oknum anggpta dewan tersebut.
“Kami sangat mengecam oknum anggota dewan ini. Ini penghinaan terhadap umat Islam. Kasus ini sudah dilaporkan resmi ke Polres Lombok Barat,” kata Koordinator Umum API NTB, Ahmad Sahib, Selasa (14/3).
Menurutnya, lepas dari pengakuan S yang mengaku hilaf dan sempat minta maaf, masalah ini merupakan masalah yang sangat serius. Sehingga pihak kepolisian harus mengusut tuntas.
“Ini sudah memenuhi unsur tindak pidana penistaan agama Islam,” tegas Sahib.
ahib menambahkan, pihaknya juga mendesak Badan Kehormatan DPRD Lobar untuk melakukan evaluasi dan jajaran pimpinan untuk segera mengusulkan pemberhentian oknum anggota dewan tersebut.
“Pimpinan dewan harus bersurat ke Partai Nasdem agar oknum berinisial S ini dipecat dari DPRD dan partai Nasdem karena perbuatannya tidak layak dilakukan seorang anggota dewan sebagai wakil rakyat,” katanya.
Pada Senin (13/3), massa dari API Lombok Barat juga sudah melakukan unjukrasa ke DPRD Lobar untuk meminta kasus penistaan agama ini ditindaklanjuti.
“Kami juga akan menggelar aksi kembali ke kantor Gubernur NTB, karena kami tahu Wagub NTB merupakan Ketua Partai Nasdem,” katanya.
GRA
Festival Desa Inovatif, Menggelar Inovasi Di Desa NTB
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menggelar Festival Desa Inovatif, yang menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan inovasi yang tumbuh dan berkembang di Desa-Desa yang ada di NTB
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Dukcapil NTB, Rusman. (foto: Yat)
MATARAM.lombokjournal.com — Festival Desa Inovatif akan digelar di Taman Budaya NTB di Kota Mataram, pada 30-31 Maret 2017 mendatang.
Festival tersebut diharapkan menjadi model pengelolaan pertukaran pengetahuan dan inovasi guna mendorong kemajuan pembangunan di desa, menuju NTB sebagai destinasi wisata pengetahuan dan inovasi di tanah air.
“Festival Desa Inovatif ini lahir dari hasil diagnosa yang dilakukan oleh pelaku program Generasi sehat dan cerdas di beberapa wilayah di NTB, ” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinas PMPD-Dukcapil) Provinsi NTB, Rusman, Kamis (9/3) di Mataram.
Menurut Rusman, berdasarkan diagnosa ternyata banyak ditemukan kegiatan-kegiatan inovatif yang dilakukan atas inisiatif masyarakat. Termasuk Pemerintah Desa, Kecamatan maupun Kabupaten terutama inovasi dalam mengembangkan kegiatan Pelayanan Sosial Dasar (PsD) pendidikan dan kesehatan.
“Meski begitu, kegiatan-kegiatan tersebut (yang inovatif) hanya berseliweran di desa-desa, atau bahkan hanya di benak para pelakunya, belum diketahui oleh khalayak, karena belum dikelola dengan baik,” katanya.
Melihat potensi tersebut, Pemprov NTB melalui Dinas PMPD-Dukcapil, bekerjasama dengan Generasi, mencoba mengembangkan sebuah model pengelolaan inovasi yang ada.
Festival Desa Inovatif, papar Rusman, merupakan tahapan kegiatan yang tak terpisahkan dari atas model pengelolaan pengetahuan dan inovasi yang coba dilakukan ini.
YAT
IWAPI Pastikan Kawal Dian Lestari, Demi Harumnya Nama NTB
Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) memastikan akan mengawal perjalanan karir Dian Lestari hingga meraih sukses di ajang kontes Putri Indonesia 2017.
Ketua IWAPI Lombok Barat, Niniek Green bersama Dian Lestari, finalis Putri Indonesia asal NTB.(foto: GRA)
MATARAM.lombokjournal.com – Hal itu dikatakan Ketua DPC IWAPI Lombok Barat, Niniek Green. “Kami dari IWAPI sudah komit mengawal Dian dalam ajang Putri Indonesia 2017, karena ini potensi yang dimiliki NTB,” kata Niniek, Selasa (7/3), saat mendampingi Dian Lestari di Kantor Dinas Pariwisata NTB.
Niniek menjelaskan, mendampingi dan mensupport Dian Lestari di ajang Putri Indonesia 2017 merupakan panggilan organisasi pengusaha wanita, untuk turut mensukseskan keberhasilan finalis Putri Indonesia itu di tingkat nasional. Kalau Dian berhsil, tentu akan mengharumkan nama NTB.
“Pada ajang serupa tahun lalu, finalisnya kan didampingi EO dan kurang berhasil. Nah, kali ini IWAPI merasa terpanggil, ini juga demi mengharumkan nama NTB,” katanya.
Menurut Niniek, targetnya agar Dian bisa sukses terpilih sebagai Putri Indonesia 2017. Atau setidaknya kiprah Dian dalam ajang tersebut bisa meraih Putri Kepulauan, salah satu kategori Putri Indonesia.
“Kemampuan Dian tidak diragukan dan kami berharap dia bisa terpilih sebagai Putri Indonesia. Minimal bisa meraih Putri Kepulauan,” katanya.
Untuk bisa meraih predikat Putri Kepulauan dalam ajang Putri Indonesia 2017, Dian Lestari butuh dukungan masyarakat luas melalui vote.
Nah disinilah IWAPI bersama Dinas Pariwisata NTB akan mendukung dengan sosialisasi ke masyarakat NTB. “Kami sangat bangga dan mengapresiasi dukungan Dinas Pariwisata NTB juga,” kata Niniek.
GRA
Global Hub dan Samota Prioritas Kawasan Investasi NTB
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memprioritaskan dua kawasan yakni Kawasan Teluk Saleh, Pulau Moyo, dan Tambora (Samota) di Pulau Sumbawa dan Kawasan Global Hub Bandar Kayangan di Pulau Lombok, sebagai fokus pengembangan kawasan investasi tahun ini.
Gubernur NTB, TGH M Zainul Mjdi
MATARAM.lombokjournal.com — Gubernur NTB, TGH Muhammad Zainul Majdi mengatakan, sudah banyak investor yang menyampaikan ketertarikan untuk menanamkan modalnya di dua kawasan investasi tersebut.
“Alhamdulilah banyak investor yang tertarik. Pemerintah pusat Insya Allah juga komitmen,” katanya, Selasa (7/3) di Mataram.
Saat ini Pemprov NTB, menurutnya, sedang mendorong agar proses percepatan pembangunan Global Hub bisa segera terlaksana, terutama untuk Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) yang mencakup posisi Global Hub sebagai kawasan strategis nasional.
Ia menilai, proses RTRWN Global Hub sudah mendapat persetujuan dari sejumlah menteri terkait, dan tinggal menunggu keputusan Presiden Joko Widodo.
“Kita tinggal menunggu pengesahan RTRWN, mudah-mudahan dilampirannya Global Hub masuk dalam kawasan strategis nasional,” katanya.