Kebijakan KKP Berantas Illegas Fishing Ditiru Tiongkok dan Thailand
Keberhasilan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) Indonesia memberantas penangkapan ikan secara illegal (illegal fishing), ditiru negara lain.
Menteri Susi Pujiastuti
JAKARTA.lombokjournal.com — Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, beberapa negara seperti Tiongkok dan Thailand saat ini tengah meniru kebijakan Indonesia untuk menyelesaikan masalah perikanan di negaranya. Antara lain dengan membentuk Satuan Tugas, seperti Satgas 115 (Satgas Pemberantasan Illegal Fishing).
Menurut Susi, selain memberantas pencurian ikan secara ilegal, kebijakan ini telah mengawali negara-negara lain untuk memulihkan jumlah ikan di negaranya dan kelestarian laut negaranya.
Beberapa negara melakukan policy moratorium penangkapan ikan secara keras. Seperti Laos, Myanmar juga ikut buat Satgas. Kamboja juga sama. “Thailand, China (Tiongkok) dan Vietnam juga ikutan moratorium kapal ikan,” kata Menteri Susi dalam sharing session dengan wartawan di Komplek Widya Candra, Kamis (6/4).
Menteri Susi menuturkan, Tiongkok bahkan sudah sejak tahun lalu memberlakukan moratorium penangkapan ikan di perairannya. Hal itu membuat kapal-kapal ikan dari Negeri Tirai Bambu tersebut berlayar ke perairan jauh. Begitu pun dengan Thailand.
“Saya lihat China dan Thailand ketatkan penangkapan ikan luar biasa, China sudah moratorium. Terus apa kemudian boleh tangkap ikan di laut kita? Ya enggak boleh, kita tangkap. Enak saja mereka yang panen ikan kita,” ucapnya.
Meski menjadi percontohan beberapa negara, Menteri Susi menilai Indonesia harus terus melakukan evaluasi dari kebijakan-kebijakan yang telah dikeluarkan.
Profesi nelayan, yang merupakan stakeholder langsung kebijakannya, perlu diperhatikan. Oleh karenanya, KKP membuat program asuransi nelayan.
“Di laut, nelayan jarang tahu apa itu asuransi nelayan. Setiap saya ke daerah, pokoknya saya minta info pemda setempat, daerah mana saja yang nelayannya belum didaftarkan asuransi. Kalau ABK kapal gak masuk asuransi, karena dia anak buah kapal dari perusahaannya,” ujar Menteri Susi.
GRA
Gubernur NTB Dinilai Paling Komit Membangun Pariwisata
TGH. M. Zainul Majdi dinilai sebagai sosok gubernur yang paling komit membangun pariwisata.
Hj Erica Zainul Majdi bersalaman dengan Menpar Arief Yahya
MATARAM.lombokjournal.com — Menteri Pariwisata RI, Dr. Ir. Arief Yahya mengatakan hal itu saat membuka Musyawarah Rencanan Pembangunan (Musrenbang) 2017 di Hotel Lombok Raya, Kamis (06/04).
“Kalau saya mau berterus terang, saya hanya akan bantu provinsi, kabupaten/kota yang gubernur atau bupati/walikota yang komit dan konsisten membangun pariwisata,” ungkap Menpar.
Selain komitmen, Menteri yang pernah menjabat CEO Telekomunikasi Indonesia tbk. menilai pariwisata NTB saat ini tengah tumbuh dan menjadi perhatian dunia. Salah satu indikatornya adalah makin meningkatnya angka kunjungan wisatawan yang memenuhi destinasi-destinasi wisata di NTB.
Namun, menurut Menpar, NTB belum dijadikan sebagai tempat tujuan utama (primary destination) bagi wisatawan. NTB masih menjadi pilihan kedua (secondary destinastion) bagi pelancong untuk berwisata, kalah dengan Bali yang sudah tenar di manca negara.
Menurutnya, saat ini Indonesia menempati posisi ke-empat di Global Muslim Travel Index, untuk wisata halal, setelah Malaysia, Uni Emirat Arab dan Turky. NTB merupakan satu-satunya destinasi wisata halal Indonesia yang masuk dalam posisi 4 tersebut.
Karena itu, untuk menjadi NTB sebagai destinasi utama di dunia, perlu penguatan branding. Saat ini, NTB sudah dikenal dunia sebagai salah satu destinasi hala dunia. “Saya berbicara dengan Gubernur bagaimana NTB itu punya identitas. Dari itu, branding halal tourism kita kenalkan. Branding inilah yang harus kita perkuat,” ungkapnya saat itu.
Selain branding, faktor keamanan dan kebersihan harus menjadi perhatian dalam membangun pariwisata. “Hanya saja, tempat-tempat wisata itu perlu dijaga kebersihannya. Kebersihan itu akan menghadirkan kenyamanan bagi siapa saja yang berkunjung,” tutur pria kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur itu.
Terkait kebersihan distinasi wisata dan sejumlah ruang publik, Gubernur Majdi menjelaskan bahwa menjaga kebersihan merupakan perilaku. Perilaku tersebut menurutnya perlu waktu untuk merubahnya. Namun, ia meyakini bahwa masyarakat NTB yang reiligious ini mampu menjadi contoh perilaku hidup bersih.
“Itu menurut saya merupakan potret bahwa masih banyak yang harus kita benahi, khususnya dari sisi perilaku,” jelas Gubernur hadapan sejumlah wartawan usai pembukaan Musrenbang.
Karenanya, Gubernur yang akrab disapa TGB itu meminta dukungan semua pihak untuk menjaga kebersihan, terutama di destinasi wisata. Ia juga menghimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan agar tercipta NTB yang bersih.
“Kita bangunlah bersama pariwisata kita ke depan, Lombok-Sumbawa bersih, NTB bersih. Kita ajak semua elemen masyarakat,” pungkas gubernur.
Rr
Hj. Erica Zainul Majdi, Konsisten Kawal Program MDGs
Program PKK NTB dibawah kepemimpinan Hj Erica Zainul Majdi menjadi motor penggerak pencapaian indikator utama MDGs, karena fokus dan konsisten mendukung program pemberdayaan perempuan dan pendidikan anak-anak, serta konsisten mengawal program pendewasaan usia perkawinan.
MATARAM.lommbokjournal.com — Konsistensi peran TP PKK di bawah kepimpinan Hj. Erica sangat diapresiasi oleh pemerintah melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Daerah.
Saat memberikan pemaparan pada pembukaan Musrembang Provinsi NTB di hotel Lombok Raya, Kamis (6/4), Staf Ahli Menteri Bapenas bidang pemerataan dan kewilayahan, Dr. Ir.Taufik Hanafi, MUP menyebut first Lady NTB itu sebagai Bunda PAUD, karena keperduliannya terhadap anak-anak.
Ia sangat mengapresiasi langkah-langkah pemerintah Provinsi NTB yang intent pada upaya pencapaian indicator MDGs sehingga berhasil meraih peringkat I Nasional. Bahkan keberhasilan itu juga telah dipresentasikan oleh Gubernur TGB pada sidang PBB di AS beberapa waktu lalu.
Hal yang sama diungkapkan Kapala Bapeda Provinsi NTB, Ir. Ridwansyah, kosistensi di bidang pencapaian MDGs telah berbuah manis. Kedepan peningkatan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan program pembangunan terus dilakukan pihaknya.
“Setiap rupiah uang yang dibelanjakan harus dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat”, ujar Ridwansyah.
Atas kosistensi dan kiprah Tim Penggerak PKK tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB. Hj. Erica Zainul Majdi diberikan apresiasi berupa Piagam penghargaan mitra pembangunan dalam mendukung RJMPD Provinsi NTB 2013-2018, katagori konsisten mengawal program pendewasaan usia perkawinan.
Rr
NTB Terpercaya Jaga Pertumbuhan Ekonomi
Nusa Tenggara Barat diyakini mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah tetap berada diatas rata-rata nasional.
MATARAM.lombokjournal.com – Periode kepemimpinan Gubernur Dr. TGH. M. Zainul Majdi, capaian pertumbuhan ekonomi NTB Tahun 2016 sebesar 5,52 % (dengan tambang) dan 5,71 persen (non tambang). Pertumbuhan tersebut diikuti dengan penurunan angka kemiskinan yang cukup drastis, dari 23,81 persen pada tahun 2008 menjadi 16,02 persen pada tahun 2016.
Ini menunjukkan pertumbuhan yang berkualitas dan selalu berada di atas rata-rata nasional. “Kami percaya pada tahun 2018, NTB tetap mampu menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, sebesar 6,15 % hingga 6,80 %,” ujar Dr. Ir Taufik Hanafi Staf Ahli Menteri Bidang Pemerataan dan Kewilayahan saat menyampaikan paparan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brojonegoro pada pembukaan Musrenbang, di Hotel Lombok Raya Mataram, Kamis (6/4/2017).
Musrenbang yang dibuka Menteri Pariwisata Arif Yahya itu, Taufik hanafi menjelaskan target pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2018 sebesar 5,4-6,1%. Tapi pertumbuhan ekonomi daerah-daerah di kawasan Nusa Tenggara diharapkan mencapai 6,22%. Khusus untuk NTB, diharapkan mencapai 6,68%.
Taufik Hanaf optimis target tersebut dapat tercapai, berkaca pada keberhasilan kinerja selama lima tahun terakhir. Dalam bidang kesehatan misalnya tercatat, cakupan persalinan yang ditolong tenaga kesehatan professional berhasil mencapai angka 95 persen.
Hal itu berpengaruh terhadap penurunan angka kematian ibu dan angka kematian anak. Termasuk juga cakupan imunisasi lengkap yang semakin meningkat, mempengaruhi angka harapan hidup masyarakat NTB.
Dalam bidang pendidikan, keberhasilan NTB dapat dinilai dari meningkatnya angka partisipasi sekolah, rata-rata lama sekolah dan angka melek aksara. Dampak kemajuan dari kedua bidang ini sangat penting untuk meningkatkan IPM NTB, yang disebutnya terus mengalami peningkatan, sehingga NTB dinobatkan sebagai Provinsi Top Movement dalam pencapaian IPM.
Dalam upaya penurunan kemiskinan, NTB sangat luar biasa, ujarnya. Jika secara nasional menurunkan angka kemiskinan 1% membutuhkan waktu satu decade, di NTB justru setiap tahu menurunkan angka kemiskinan lebih dari 1%,” katanya.
Ia juga menyebut, disamping pencapaian kinerja, NTB juga dinilai berhasil dalam hal tata kelola. Untuk laporan keuangan, NTB telah “langganan “5 kali memperoleh status WTP. Artinya tidak hanya kinerja saja yang bagus, tapi dalam segi tata kelola juga dinilai baik.
Menyoroti tentang Pertumbuhan ekonomi, Gubernur TGB mengingatkan pentingnya memperhatikan pertumbuhan ekonomi berkualitas. Jika ada suatu daerah yang dikatakan berhasil secara ekonomi, namun angka kemiskinannya tidak menurun, maka itu belum dapat dikatakan berhasil, ujarnya.
Pertumbuhan yang baik tercermin dari ketersediaan lapangan kerja, kemampuan secara nyata menurunkan kemiskinan dan semakin banyaknya keterlibatan masyarakat dalam ekonomi produktif, ungkap tokoh muda karismatik ini.
Di NTB sendiri, keberhasilan ekonomi produktif diukur melalui sejauh mana ekonomi produktif itu dapat menyerap pelaku dan dampaknya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Jika dilihat dari rasio gini, maka semakin kecil kesenjangan, artinya semakin banyak masyarakat yang bisa menikmati hasil, tegasnya.
Rr
Upaya BKOW NTB Deteksi Dini Kanker Payudara
Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi NTB sangat serius menyikapi tingginya angka perempuan penderita kanker payudara.
MATARAM.lombokjournal.com — Salah satu program utama BKOW adalah sosialisasi deteksi dini kanker payudara. Ketua BKOW NTB, Hj. Syamsiah M. Amin menekankan, pentingnya peran organisasi wanita dalam mensosialisasikan gejala, dan cara pengobatan kanker.
“Melalui sosialisasi perangkat organisasi BKOW, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, masyarakat lebih memiliki pemahaman yang baik tentang deteksi diri kanker payudara,” kata Hj. Syamsiah M. Amin saat bersilaturrahim bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Mataram dan GOW Kabupaten Lombok Barat, di Pendopo Walikota Mataram, Rabu, (4/4/2017).
HjLanker payudara meru[akan penyakit berbahaya bagi kaum wanita. Tingginya jumlah penderita kanker ini seringkali diakibatkan lifestyle atau gaya hidup yang tidak sehat, termasuk jenis makanan yang dikonsumsi, perubahan gen, riwayat kesehatan pribadi dan keluarga, hingga minimnya pengetahuan dan pemahaman terhadap penyakit ini. Ia berharap dalam tiap pribadi perempuan harus ada kesadaran dan sikap awas serta tanggap, mendeteksi dini kanker payudara.
“Penyakit adalah sebuah ujian yang mungkin menimpa siapa saja. Namun, fakta yang ada menunjukkan kebanyakan masyarakat sekarang malu dan takut terhadap penyakit kanker, padahal jika dari awal sudah diketahui gejalanya maka penanganannya akan semakin baik,” jelasnya.
Hj, Syamsiah menghimbau kepada seluruh perempuan, untuk melakukan deteksi dini terhadap kanker payudara. Ia mengajak para ibu untuk memberikan pendidikan dari dalam rahim, begitupun saat anak lahir. Tumbuh kembang anak perlu diperhatikan, pendidikan anak juga harus diberikan sesuai dengan umurnya, demi mencetak generasi yang lebih baik.
Dalam rangkaian roadshow BKOW Provinsi NTB itu, Hj. Syamsiah juga menyerahkan bibit cabe kepada Ketua GOW Kota Mataram dan Ketua GOW Kabupaten Lombok Barat. Ia berharap tahun kedepannya bukan hanya cabai, tetapi sayur-sayuran serta unggas seperti ayam dan itik yang dapat diberikan pada masyarakat.
Rr
Mantan Atlet Berprestasi Dibina Agar Punya Pekerjaan Layak
Atlet Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pernah mengukir prestasi yang mengharumkan nama daerahnya akan mendapat pembinaan dari BUMN
MATARAM.lombokjournal.com — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB bersama PT Jasa Raharja NTB menggelar Program Pembinaan Mantan Atlet 2017, Senin (3/4), di Hotel Grand Madani, Mataram. Program pembinaan mantan atlet merupakan salah satu program “BUMN Hadir untuk Negeri 2017.”
Hal itu dikatakan Kepala PT Jasa Raharja NTB, Dasrul Aswad, bahwa melalui program itu dipastikan pihak BUMN akan membina para atlet yang pernah berprestasi.
“Agar (mantan atlet) memiliki pekerjaan yang layak setelah menjadi atlet,”kata Dasrul Aswad yang juga sebagai Ketua Panitia kegiatan.
Dasrul menjelaskan, para mantan atlet yang mendapatkan pembinaaan adalah atlet yang pernah mengukir prestasi dan pernah meraih medali dalam ajang olahraga nasional.
“Mantan atlet yang pernah berprestasi, namun masih membutuhkan bentuan untuk kesejahteraan yang layak, ini yang menjadi sasaran program ini,” katanya.
Ia mengatakan, bantuan pembinaan yang diberikan berupa bantuan modal usaha dan juga pembinaan teknis usaha. Dalam program ini, sejumlah mantan atlet dari Bima, Lombok Barat, Mataram dan Lombok Tengah mendapat pembinaan.
“Kami harap program ini bisa bermanfaat bagi para mantan atlet berprestasi di NTB,” katanya.
Sementara itu Kepala Dispora NTB, Husnanindiaty Nurdin menyatakan apresiasi terhadap program pembinaan mantan atlet tersebut.
“Program ini sangat membantu para mantan atlet yang sudah mengharumkan nama daerah dan juga memberikan motivasi kepada atlet yang lain,” katanya.
Husnanindiaty menjelaskan, aturan dalam UU No 3 Tahun Tahun 2005 menyebutkan bahwa mereka yang berjasa seperti atlet patut diberi penghargaan oleh negara yang diberikan pemerintah atau organisasi.
“Seperti yang dilakukan oleh Jasa Raharja yang memberikan modal usaha,”katanya.
Menurut dia, upaya yang dilakukan oleh Jasa Raharja ini merupakan kegiatan yang ditunggu oleh pihak Dispora NTB untuk memberikan pembinaan khusus mantan atlet agar bisa berwirausaha.
“Mudahan Jasa Raharja bisa memberikan tambahan kemampuan untuk atlet yang tersisa. Sejauh ini ada 30 yang diusulkan Dispora namun yang diakomidir baru 14 orang,” katanya.
AYA
Bob Dylan, Akhirnya Datang ke Stockholm Terima Nobel Sastra
Penyanyi gaek asal Amerika yang disebut “sopan” tapi “sombong” itu akhirnya datang ke Stockholm, menerima medali emas dan sertifikat Nobel dalam upacara yang dihadiri 12 anggota Akademi Swedia.
Lombokjournal.com Minggu, 2 April 2017 16.13 WIB
Bob Dylan muda
Berbulan-bulan pasca Akademi Swedia mengumumkan Bob Dylan, 75, sebagai pemenang hadiah Nobel Sastra 2016, muncul ketidakpastian dan kontroversi. Akhirnya penyanyi gaek yang lirik-lirik lagunya penuh renungan dan bernada protes itu datang ke Stockholm, Swedia.
Dylan menerima Penghargaan Nobel 2016 di bidang sastra di sebuah upacara dibubuhi sampanye dalam suasana penuh canda, hari Sabtu (01/04) waktu setempat. Medali Nobel diserahkan kepada Dylan yang disebut sebuah “upacara pribadi di Stockholm” yang dihadiri 12 anggota akademi. Peristiwa itu diposting Sara Danius, sekretaris tetap akademi dalam sebuah blog. Upacara dengan sampanye itu berlangsung dalam semangat tinggi.
Pemberian penghargaan itu berlangsung di lokasi rahasia sebelum konser pertama Dylan di Stockholm, rangkaian perjalanan tour pertamanya di Eropa yang direncanakan untuk album terbarunya. Konser kedua jatuh pada Minggu.
Dylan mendapat kehormatan “karena telah menciptakan kenaruan ekspresi puitis (melalui lirik-lirik lagunya) dalam tradisi lagu Amerika,” kata komite Nobel ketika penghargaan itu diumumkan Oktober lalu.
Namun, bahkan Dylan sendiri “meragukan” kemenangannya meraih Nobel. Ia berdiam diri berminggu-minggu setelah diumumkan sebagai pemenang, dan ia saat ditanya mengapa tidak menanggapi panggilan Academy, ia bereaksi apa adanya, “Yah, aku ada di sini,” katanya pada wartawan.
Reaksi misteriusnya memicu anggota Academy Per Wastberg menyebutnya sebagai orang yang “sopan” tapi “sombong”.
Mungkin saja Dylan memang merasa tak layak memenangkan Nobel di bidang Sastra.
“Aku sama sekali tidak pernah punya waktu untuk bertanya pada diri sendiri, apa lagu-lagu saya bernilai sastra ?’” kata Dylan dalam pidato ucapan terima kasih yang dibacakan Duta Besar AS untuk Swedia dalam upacara Nobel, bulan Desember di Stockholm.
Dia tak menghadiri acara tersebut, karena sedang terikat komitmen yang tak mungkin ditingglkan. Tapi Dylan belakangan minta maaf tak menghadiri perayaan itu. Sebab ia mengaku terkejut memperoleh kehormatan yang sama kepada tokoh besar sastra yang dikaguminya, seperti Ernest Hemingway dan Albert Camus.
“Jika ada yang pernah memberitahu saya, bahwa saya berkesempatan sedikit saja memenangkan Hadiah Nobel, saya harus berpikir sama tentang peluang seperti berdiri di bulan,” tambahnya.
Akademi Swedia mengakhiri spekulasi berkepanjangan mengenai kemenangan Nobel penyanyi 75 tahun itu. Dan menggunakan kesempatan persinggahan konser di Stockholm untuk memberikan medali emas dan sertifikat kepada Dylan.
Pihak Akademi Swedia menegaskan, tak sedikit waktu dihabiskan guna mencermati peraih medali emas Nobel, dengan gambar pria muda duduk di bawah pohon salam yang mendengarkan The Muse, yang diambil dari Aetneid-nya Virgil. Tertulis prasasti: ‘Inventas vitam iuvat excoluisse per artes.’ Tterjemahan bebasnya ‘Dan mereka menjadikan kehidupan di bumi ini lebih layak dengan karya cipta yang baru ditemukannya.’
Bob Dylan muda
Bob Dylan merupakan musisi dan penulis lagu pertama yang menerima penghargaan bergengsi itu. Dylan disejajarkan dengan paraih nobel sastra sebelumnya termasuk Thomas Mann, Samuel Beckett, Gabriel Garcia Marquez dan Doris Lessing.
Dylan belum memberikan ‘ceramah’ sebagai bagian tradisi bagi penerima Nobel – salah satu persyaratan menerima delapan juta kronor (837.000 euro, $ 891.000) yang diberikan bersama penghargaan.
Ia punya waktu hingga 10 Juni mendatang untuk memberikan ceramahnya, bisa dalam bentuk apapun dari pidato singkat prestasinya, melalui video atau sebuah lagu. Kalau itu tak berlangsung, ia akan kehilangan hadiah uang. “Akademy memiliki alasan untuk percaya, versi yang direkam akan dikirim di lain waktu,” kata Danius.
Beberapa anggota Academy, termasuk Danius, hadir di konser Dylan, yang mengenakan topi putih, bergaya Barat blazer hitam dan sepatu bot koboi, menampilkan Love Sick dan Full Moon dan Empty Arms, bagian dari playlist hit yang ditulisnya sendiri
Penampilannya mendapat sambutan meriah, penonton berulang kali menghormatinya dengan tepuk tangan berdiri (standing ovations), terutama saat ia bermain harmonika. Namun dalam penampilan itu, Dylan tidak mengatakan apapun tentang penghargaan Nobel.
Lars Sjoblom, 65 tahun teknisi suara dan cahaya, mengaku tumbuh dengan musik Dylan tetapi “sangat terkejut” bahwa Dylan tidak mengatakan apapun tentang Nobel. “Saya datang ke sini untuk mendengarkan apa yang dia katakan tentang Yayasan Nobel dan kepada orang-orang Swedia,” kata Sjoblom. “Saya pikir dia bisa menunjukkan rasa hormat bagi Swedia untuk mengatakan ‘terima kasih’.”
Roman Emsyair
(Sumber : The Guardian)
300 Orang WNI Dilaporkan Disekap di Arab Saudi
Sekitar 300 orang warga negara Indonesia (WNI) yang hendak bekerja sebagai TKI di Arab Saudi, dilaporkan menjadi korban penyekapan di Kota Riyadh, Arab Saudi.
MATARAM.lombokjournal.com — Saat ini, Kementerian Luar Negeri RI tengah berkoordinasi dengan Kepolisian Arab Saudi untuk menangani laporan tersebut.
“Kami dapat laporan dua minggu lalu, itu ada sekitar 300 orang WNI yang hendak jadi TKI disekap di Arab Saudi. KBRI di sana sudah koordinasi dengan kepolisian Arab Saudi untuk melakukan penyelidikan,” kata Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal, Jumat sore (31/3) di Mataram, NTB.
Ia memaparkan, 300 WNI yang disekap itu sebagian besar dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sebagian lainnya dari sejumlah provinsi lain.
Berdasarkan laporan yang diterima Kemlu, papar Iqbal, ratusan WNI itu direkrut menjadi TKI di Arab Saudi oleh sebuah perusahaan mega rekrutmen. Namun bukannya disalurkan, mereka justru disekap di penampungan TKI milik perusahaan mega rekrutment itu.
Laporan juga menyebutkan, selain disekap di tempat penampungan, ratusan WNI itu juga mendapak penyiksaan.
Ada beberapa isu yang berkembang, termasuk ada yang dibunuh dan dibuang. Tapi untuk detilnya belum bisa saya sampaikan karena ini dalam proses investigasi,” kata Iqbal.
Iqbal mengatakan, kasus yang diduga kuat merupakan jaringan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), saat ini tengah ditangani Kemlu melalui KBRI dan koordinasi bersama kepolisian Arab Saudi.
“Kami yakinkan bahwa KBRI di sana tentu sudah melakukan upaya yang terbaik untuk melindungi mereka, dan pemerintah Arab Saudi juga memberi dukungan. Karena kasus ini jelas tindakan kriminal bagi pemerintah Indonesia maupun pemerintah Arab Saudi,”katanya.
Menurut Iqbal, kerjasama penanganan kasus TPPO semacam ini sudah beberapa kali dilakukan Pemerintah RI dan Arab Saudi.
“Ini bukan pertama kali dan sudah beberapa kali kita kerjasama dengan polisi Saudi, bahkan pernah melakukan penggerebekan bersama,” katanya.
GRA
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Dicanangkan Menkes di NTB
Menteri Kesehatan, Nila Moeloek mencanangkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (29/3) di hotel Grand Legi Mataram.
MATARAM.lombokjournal.com — Gerakan yang merujuk pada Inpres No 1 Tahun 2017 itu, diharapkan bisa merubah perilaku dan pola hidup masyarakat, menuju pola hidup yang lebih sehat.
“Germas merupakan program yang diprakarsai Presiden Joko Widodo, untuk penguatan paradigma pembangunan kesehatan yang preventif dan promotif tanpa menyampingkan upaya kuratif dan rehabilitatif, dan melibatkan seluruh komponen bangsa dan masyarakat,” kata Menkes Nila Moeloek.
Dijelaskan, secara nasional program Germas diluncurkan oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, pada November 2015 di Bandung, Jawa Barat.
Menindaklanjutinya, Inpres Nomor 1 Tahun 2017 tentang Germas diterbitkan sebagai bentuk kegiatan yang bersifat program spesifik dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya.
“Semangat gerakan ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tetap sehat dan mau hidup bersih dan sehat, mau jaga kebersihan lingkungan dan mau peduli satu dengan yang lain, juga membantu merubah perilaku tidak sehat menjadi pola sehat,” katanya.
AYA
Prosedur Berobat Pasien Peserta BPJS Kesehatan
Saat ini kesadaran masyarakat untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan, makin meningkat. Hal ini seiring harapan masyarakat memperoleh jaminan kesehatan yang bisa menekan biaya pengobatan bila sewaktu-waktu sakit. Nah, di bawah ini dijelaskan prosedur berobat untuk memudahkan berobat peserta BPJS.
lombokjournal.com
Saat ini peserta BPJS memiliki peluang mendapatkan jaminan kesehatan yang benar-benar membantu. Berobat dengan BPJS umumnya, selalu dimulai dari Fasiitas Kesehatan (Faskes) tingkat I (poliklinik, puskesmas atau dokter pribadi).
Langkah I : Faskes tingkat 1 atau bisa juga disebut FKTP (fasilitas kesehatan tingkat pertama), bisa puskesmas atau faskes tingkat 1 lainnya sesuai yang tertera pada kartu BPJS.
Di puskesmas, seperti biasa harus melakukan registrasi atau pendaftaran dengan menunjukan kartu BPJS dan kartu berobat di puskesmas setempat. Kemudian menunggu sampai giliran dipanggil menuju ruang dokter untuk pemeriksaan.
Di ruang pemeriksaan dokter akan melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan anda apakah cukup bisa ditangani di puskesmas yang bersangkutan atau perlu dirujuk.
Jika hasil pemeriksaan dokter mengharuskan dirujuk maka dokter yang bersangkutan akan memberi rujukan ke faskes tingkat II (RSUD atau rumah sakit umum daerah). Dokter biasanya memberi pilihan mengenai tempat rujukan berikutnya, pasien bisa memilih rujukan sesuai daftar lokasi rujukan yang disarankan dokter.
Perlu diingat, jangan menentukan tempat rujukan sendiri. Mungkin saja dokter akan memberikan kode APS (Atas pilihan sendiri) pada surat rujukan, sehingga biaya pengobatan harus ditanggung sendiri bukan oleh BPJS. Dan pastikan surat rujukan memiliki stempel BPJS tingkat II. Biasanya setelah surat rujukan dibuat, dokter meminta untuk melakukan stempel BPJS oleh petugas puskesmas setempat.
Langkah II :Jika kebetulan pengobatan untuk anda tidak bisa ditangani di faskes tingkat 1 (puskesmas atau faskes tingkat 1 lainnya), maka anda akan dirujuk ke faskes tingkat II (RSUD) yang melakukan kerja sama dengan BPJS. sebelum menuju RSUD pastikan bahwa anda sudah mendapatkan surat rujukan dari faskes tingkat 1 yang sudah di Acc atau distempel BPJS.
Siapkan Persyaratan untuk Pengobatan dengan BPJS
Syarat yang harus dirsiapkan sebelum berangkat ke RSUD adalah sebagai berikut:
Kartu BPJS Asli dan Fotokopi 2 lembar
Fotokopi KK (Kartu keluarga) dan KTP (buat dua lembar untuk persiapan)
Surat rujukan Asli dan juga Fotokopi surat rujukan (buat 2 lembar)
Siapkan fotokopi masing-masing syarat di atas minimal 2 lembar atau lebih, karena ada kemungkinan tiap rumah sakit memberlakukan syarat dan ketentuan berbeda.
Menuju RSUD setempat untuk melakukan registrasi
Langkah berikutnya setelah anda mempersiapkan syarat-syarat di atas, menuju RSUD sesuai di surat rujukan, kemudian silahkan melakukan registrasi untuk mendapatkan kartu berobat.
Menuju Loket Jaminan BPJS
Langkah berikutnya setelah mendapatkan kartu berobat di rumah sakit setempat, silahkan menuju loket BPJS untuk mendapatkan Surat Elijibilitas Peserta (SEP).
Biasanya di rumah sakit yang melakukan kerja sama dengan BPJS, loket untuk jaminan BPJS sudah disediakan di rumah sakit tersebut, dan biasanya lokasinya terpisah dengan loket registrasi. Selain ada loket registarasi rumah sakit, juga ada loket jaminan BPJS, biasanya antriannya cukup padat.
Di beberapa rumah sakit, ada juga yang memberlakukan sebelum melakukan registrasi rumah sakit untuk mendapatkan kartu berobat, peserta diharuskan melakukan registrasi di loket jaminan BPJS terlebih dahulu untuk mendapatkan surat elijibilitas. Setelah surat elijibilitas diperoleh, baru menuju bagian pendaftaran rumah sakit untuk mendapatkan kartu berobat.
Yang jelas, sebelum ke poli khusus di rumah sakit setempat, terlebih dahulu harus mendapatkan kartu berobat rumah sakit setempat dan juga surat elijibilitas perserta bpjs (SEP), jika berkas tersebut sudah didapatkan, pasien diarahkan menuju poliklinik.
Menuju Poli Sesuai di surat surat rujukan
Setelah mendapatkan kartu berobat dan surat elijibilitas peserta BPJS, serta berkas-berkas lainnya, kemudian menuju poliklinik khusus sesuai rujukan. Serahkan berkas-berkas ke petugas perawat di poliklinik untuk mendapatkan no antrian poliklinik setempat
Mendapatkan pemeriksaan dokter poli
Jika sudah waktunya giliran, pasien diperiksa dokter spesialis di poliklinik rumah sakit tersebut, uraikan keluhan panjang lebar, dokter akan melakukan pemeriksaan.
Jika kebetulan pengobatan anda memerlukan pemeriksaan penunjang seperti Lab, radiologi, atau mungkin perlu transfusi darah, maka dokter akan membuatkan formulir pengantar untuk pemeriksaan penunjang tersebut. Pastikan di formulir pengantar sudah mendapatkan acc atau legalitas BPJS.
Jika fasiltias kesehatan masih terdapat di rumah sakit setempat (dalam gedung yang sama), misalnya apotek, lab dan lain-lain, kemudian menuju lokasi tersebut untuk mendapatkan pelayanan dengan menyerahkan formulir pengantar dari dokter yang sudah di stempel BPJS. Biaya akan ditanggung sepenuhnya oleh BPJS.