Islam Dan Demokrasi Tak Bertentangan

Islam dan demokrasi punya nilai-nilai dasar yang sama, seperti keadilan, persamaan, hak asasi manusia, proses politik yang akuntabel dan transparan, serta adanya konsep yang memperjuangkan keadilan sosial.

MATARAM.lombokjournal.com — Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. TGH. M Zainul Majdi, menegaskan itu saat menjadi nara sumber dalam Seminar Nasional dengan tema ‘Politik Dalam Islam, Membangun Ghirah Politik Umat Islam dalam rangka Memperteguh Persatuan Nasional’, di Universitas Paramadina Jakarta Selatan, Sabtu (20/05) siang.

“Islam dan demokrasi bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan secara diametral,” Gubernur NTB yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB).

Bahkan, NTB menggunakan islam dan demokrasi untuk menciptakan program pembangunan bertujuan memberikan kemakmuran bagi masyarakatnya.

TGB mengungkapkan cita-cita membuat NTB yang beriman, berbudaya,  berdaya saing dan sejahtera. Untuk membuat NTB beriman, kita tidak masuk formalisasi, tapi kita melihat nilai-nilai dalam Islam yang dapat masuk di dalamnya.

“Misalnya dengan membuat Pergub Pemberian Asi Ekslusif dan Program Perlindungan Ibu dan Anak,” jelasnya.

Program tersebut sebenarnya didasarkan pada nilai-nilai Islam yang memiliki sifat universal yang sama dengan ide yang dibawa demokrasi.

“Siapa yang bisa mengatakan bahwa program perlindungan ibu dan anak itu bukan wujud dari politik demokrasi,” tegas Gubernur.

Islam memiliki dua dimensi, yakni dimensi ketuhanan dan dimensi kemanusiaan, sebagaimana konsep ini juga ada di dalam Pancasila.

“Pancasila adalah kemanusiaan dan berketuhanan,” sebutnya.

Ketuhanan batu ujiannya ada pada kemanusiaan. Jika ada umat Islam yang melaksanakan agama namun dengan menyakiti orang lain, maka pada dasarnya ia keluar dari nilai-nilai agama.

“Kita beragama di dunia ini untuk berkontribusi dan berbuat demi kebaikan,” pungkas Gubernur.

Seminar tersebut dihadiri tokoh-tokoh naional seperti mantan Ketua PB HMI, Dr. Ferry Mursyidah Baldan, CEO Polmark Indonesia, Saefullah Fatah, dan Ketua MURI, Jaya Suprana,

AYA

Sumber : Humas NTB




Sangkep Beleq ke IV, Majelis Adat Sasak, Merawat Kearifan Lokal Memperkuat NKRI

Sangkep Beleq ke IV, Majelis Adat Sasak, yang berlangsung reguler tiap tahun merupakan tradisi menjaga dan merawat nilai nilai kearifan lokal,  guna merekatkan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Wagub NTB, H Muhammad Amin membuka Sangkep Beleq ke IV (foto: Humas NTB)

LOMBOK TIMUR.lombokjournal.com — Wagub NTB, H.Nuh Amin, SH.M.Si saat membuka Sangkep Beleq yang berlangsung di Sembalun  Lombok Timur, Jumat malam (19/05) berpesan, agar para tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh komponen masyarakat untuk merawat kearifan budaya daerah demi kekuatan dan keutuhan NKRI.

Ditegaskannya, Pancasila menjadi komitmen bangsa sebagai dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila  terbukti mampu  mempersatukan Keberagaman budaya dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas ibadah agama masing-masing dengan baik dan tenang

“Dengan dasar Pancasila, negara menghormati dan mengedepankan pengamalan ajaran agama masing-masing dengan tenang,” kata Amin.

Negara yang berlandaskan salah satu agama saja, belum menjamin warganya menjalankan ibadah dengan tenang. Di Yaman dan Suriah yang merupakan negara agama, warganya terusir dari negaranya sendiri.

Wagub mengajak Para Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat terus membimbing, mengarahkan dan  mengedukasi masyarakat agar tidak terpengaruh paham-paham radikal, paham- paham yang bukan jatidiri bangsa Indonesia.

BACA JUGA: Mujitahid, “Masyarakat Selain Memakmurkan Masjid Juga Dimakmurkan Masjid.”

“Untuk membangun perlu stabilitas keamanan, politik dan ekonomi,” tandas wagub.

Hadir pada pertemuan adat itu, Sesepuh Adat Sasak, H.L. Mujtahid, Ketua Harian Adat Sasak, L. Bayu Windia dan Sesepuh beserta Para Tokoh Adat Sasak lainnya.

AYA/Humas Pemprov NTB




Wagub Membesarkan Semangat Anak-anak Berkebutuhan Khusus

Anak-anak berkebutuhan khusus didorong terus semangat berkompetisi. Wagub NTB, H Muhammad Amin membesarkan hati anak-anak jangan takur bersaing,  jangan jadikan kekurangan sebagai hambatan untuk mencapai cita-cita.

Wagub H Muhammad Amin memberikan pengahargaan anak yang berprestasi (AYA/Humas NTB)

MATARAM.lombokjournal.com – Wagub Amin mengatakan, sejak dalam kandungan anak-anak sudah berkompetisi hingga lahir ke dunia ini.

“Jadi, kita semua adalah pemenang cita-cita, mimpi, dan keinginan,” kata wagub di tengah-tengah dialog dengan Forum Anak NTB di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Jumat (19/05).

Anak-anak diberi semangat menjadi pemenang, menjadi orang hebat, berakhlak, sopan dan santun, serta cinta terhadap bangsa dan negara.

Dialog dengan Forum Anak NTB itu dibuka dengan tarian selamat datang yang dipersembahkan oleh anak berkebutuhan khusus (tuna rungu) dan merupakan wakil dari Forum Anak Kabupaten Lombok Timur.

Kepala DP3AP2KB Prov.NTB Ir. Hartina, MM menyampaikan dialog  diikuti oleh anak-anak SMP dan SMA dan menggunakan pakaian adat dari masing-masing Kabupaten/Kota di Provinsi NTB.

“Dialog kali ini mendapatkan animo yang luar biasa, karena kami menargetkan 30 orang namun yang datang lebih dari itu,” terangnya. Kabupaten Sumbawa Barat mendatangkan 10 anak. Dari anak-anak yang hadir dipilih 10 orang sewbagai wakil pada Forum Anak Nasional tahun 2017 yang akan dilaksanakan di Provinsi Riau.

Wagub saat membuka dialog menegaskan,  anak-anak adalah generasi penerus bagi negara dan bangsa Indonesia. “Negara dengan seperangkat kebijakannya berusaha memenuhi kebutuhan pendidikan,” ujar Wakil Gubernur NTB saat  membuka.

Wagub H. M. Amin, SH, M.Si merasa bangga dengan anak-anak yang hadir dengan menggunakan pakaian adat, karena pakaian adat adalah kekayaan daerah yang harus terus dijaga.

Negara memberikan kesempatan kepada anak-anak dari tingkat SD sampai Perguruan tinggi agar memperoleh akses pendidikan. “Kami ingin anak-anak Indonesia memiliki intelektual yang tinggi untuk dapat mengelola SDA Indonesia yang sangat berlimpah,” harapnya.

Terkait pertanyaan mengatasi anak putus sekolah, pemerintah membangun balai pelatihan untuk melatih keterampilan non akademis. Contoh pelatihan guide dan perhotelan bagi anak-anak, mengingat Provinsi NTB sedang menggalakkan sektor patiwisata.

Terkait pernikahan dini, NTB telah membuat regulasi dan bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengurangi jumlah pernikahan dini di NTB.

Wagub yang didampingi Asisten Tata Praja dan Apartur Setda. Prov. NTB M. Agus Patria, SH, MH memberikan Golden Tiket kepada pemenang Lomba Video Blog dengan tema “Pendewasaan Usia Perkawinan dan Pemerataan Pendidikan di NTB” Ahmad Fadli Syarif Zain dari Forum Anak Kabupaten Lombok Timur.

AYA

 




Wagub Canangkan Gerakan Ayo Olahraga

Wakil Gubernur NTB, H.Muh Amin mencanangkan gerakan ayo olahraga, Jumat (19/5) di lapanagan Atletik Mataram, NTB.

MATARAM.lombokjournal.com —  Melalui gerakan itu Wagub Amin mengajak pelajar, mahasiswa, pemuda, aparatur sipil negara, TANI/Polri dan segenap masyarakat terus bergerak, berolahraga dan meraih prestasi setinggi-tingginya.

“Jangan cepat berpuas diri dengan prestasi yang telah dicapai. Meski sudah banyak  prestasi di bidang olahraga yang pernah diraih, hal itu harus dijadikan pemicu,” kata Wagub Amin.

Sebab, menurutnya banyak hal yang harus terus ditingkatkan, terutama dalam hal sinergitas semua pihak.

Sinergitas merupakan yang terpenting, termasuk juga untuk program olahraga. “Dengan olahraga dan melakukan aktifitas tubuh yang teratur maka akan terwujud tubuh dan jiwa sehat yang bugar. Kalau masyarakat sehat dan kuat , maka bangsa juga akan sehat dan kuat,” katanya.

Ketua Panitia Gerakan Ayo Olahraga yang juga Kepala Dinas Pemuda  dan Olahraga NTB, Hj. Husnandiaty Nurdin menyampaikan, gerakan ayo olahraga dimaksudkan untuk mengajak dan motivasi masyarakat untuk lakukan gaya hidup sehat melalui olahraga.

“Program ini merupakan salah satu program unggulan Kemenpora tahun 2017, sekaligus merupakan bentuk pelaksanaan  Inpres no 1 tahun 2007 tentang gerakan masyarakat hidup sehat,” katanya.

Pada kegiatan tersebut, Wagub Amin juga menyerahkan  secara simbolis kartu BPJS bagi atlit anggota Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP ).

AYA/HMS

 




Pupuk Organik Bikin Makanan Lebih Sehat

Membentuk anak yang sehat, cerdas dan pintar harus dimulai mengkonsumsi makanan yang sehat.  makanan yang tidak mengandung bahan kimia dan pengawet.

MATARAM.lombokjournal.com — Wakil Ketua I TP PKK Provinsi NTB, Hj. Syamsiah M. Amin mengatakan, penggunaan pupuk dan pestisida organik merupakan salah satu cara mengurangi kandungan zat-zat kimia berbahaya.

“Penggunaan pupuk dan pestisida organik merupakan salah satu cara mengurangi kandungan zat-zat kimia berbahaya pada makanan yang akan kita konsumsi,” kata Syamsiah, Kamis (18/5) saat Pelatihan Pembuatan Pupuk dan Pestisida Organik  bagi Pengurus Pokja 3 Tim Penggerak PKK  Kabupaten/Kota se- NTB, di Gedung PKK Provinsi NTB.

Pelatihan dilaksanakan atas kerja sama TP PKK Provinsi NTB dengan BPTP Provinsi NTB dan Petani Andalan Kota Mataram.

Hj. Syamsiah menegaskan, pemberian makanan  sehat kepada anak  akan berpengaruh pada pembentukan anak pada saat anak umur 0 sampai 1000 hari kelahiran.

“Karena pada masa itu merupakan  tahap pembentukan saraf otak anak,” ujarnya.

Syamsiah menuturkan, tanpa disadari dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita mengkonsumsi sayur dan buah yang mengandung bahan kimia.

“Mengkonsumsi makanan yang mangandung zat-zat kimia berlebihan akan menimbulkan berbagai penyakit,” terangnya.

Ia berharap seluruh peserta menindaklanjuti pelatihan ke daerah masing-masing. Dengan mempraktekkan dan memperagakan di depan masyarakat maupun kader-kader PKK, bagaimana cara pembuatan dan penggunaan pupuk organik.

“Ibu-ibu hendaknya dapat memberikan edukasi kepada anggota dan masyarakat untuk memberikan contoh bahan makanan yang aman dikonsumsi,” ujarnya.

Ditegaskannya, masyarakat  harus paham pentingnya memakai pupuk organik ke tanaman sayur dan buah. “Agar sayuran dan buah yang dimakan anak-anak bebas bahan kimia,” katanya.

Pemerintah NTB dari tahun 2015-2025 memiliki program  Generasi Emas, yaitu anak-anak sehat, cerdas, dan pintar.

“Untuk menghasilkan anak yang sehat, cerdas, dan pintar, ibu-ibu harus memberikan makanan yang sehat tanpa bahan kimia dan pengawet,” tegas Syamsiah.

Tiap tahun TP. PKK mengadakan pelatihan kader PKK untuk menggunakan pupuk organik ke tanaman sayur dan buah.

Sayangnya, belum 100 persen masyarakat mempraktekannya, terutama di kalangan petani. Masyarakat dan petani diajak memberikan pupuk dan pestisida organik untuk tanamannya.

“Jika ingin umur panjang, maka perhatikanlah apa yang kita makan,” katanya.

AYA/Hms

 




Bandar Kayangan Jadi Prioritas Pemprov NTB

Pemerintah Provinsi NTB menaruh prioritas rencana pembangunan global hub Bandar Kayangan di Lombok Utara untuk tahun 2017 ini.

Kepala Bappeda NTB, Ridwansyah (foto: AYA)

MATARAM.lombokjournal.com — Kepala  Bappeda NTB, Ridwansyah menjelaskan, pemerintah pusat sudah mengeluarkan PP No 13 Tahun 2017 tentang RTRW nasional yang memutuskan  global hub Bandar Kayangan sebagai kawasan andalan nasional.

“Dengan dimasukannya global hup dan Bandar Kayangan di dalam PP tersebut, berarti kita sudah punya kebijakan umum sehingga harus ditindaklanjuti dengan kebijakan yang sifatnya teknis baik di pusat maupun daerah,” kata Ridwansyah di kantornya, Kamis (18/5).

Dijelaskannya, kebijakan teknis itu antara lain  memastikan Perda RTRW Provinsi NTB  maupun Kabupaten Lombok Utara, kawasan global hub  itu masuk dalam kawasan industri dan sebagai pelabuhan internasional.

“Dan itu sudah masuk dalam revisi tata ruang wilayah Kabupaten Lombok Utara,” katanya.

Menurutnya, yang paling penting dalam pengembangan Bandar Kayangan adalah menyusun masterplan. Masterplan yang sudah dibuat akan dibuat lebih detail.

“Misalnya dimana sih Bandar Kayangan tersebut. Mencakup desa dan luasannya seberapa, lalu apa saja yang dibutuhkan di dalam kawasan global hub tersebut,”katanya.

Ridwansyah memaparkan, Bandar Kayangan memiliki letak yang sangat strategis mengingat posisinya yang berada di Selat Lombok. Kehadiran global hub juga menjadi terobosan baru dalam menyiasati kepadatan yang ada di jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I yang merupakan jalur pelayaran internasional yang banyak dilintasi kapal asing mulai dari Selat Makassar, hingga Laut Sulawesi.

“Selat Lombok memiliki keunggulan lokasi strategis yang menjadi jalur perdagangan dunia dengan sisi barat ke arah Jepang, dan sisi selatan dengan Australia,”katanya.

AYA




POR PERPAMSI, Ajang Silaturrahim Karyawan Perusaan Air Minum

Pekan Olahraga Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (POR PERPAMSI) Ke-V dibuka Menteri Iman Nahrowi di Lapangan Bumi Gora Matam, Rabu (17/05).

MATARAM.lombokjournal.com — Event olahraga dua tahunan itu, diikuti 24 kontingen dari DPD PERPAMSI se-Indonesia yang memperebutkan piala bergilir Menteri Pemuda Olah Raga (Menpora) Republik Indonesia,

Ketua Umum DPD PERPAMSI H. Rudie Kusmayadi mengungkapkan, POR PERPAMSI merupakan sarana mempererat tali persaudaraan dari seluruh karyawan Perusahaan Air Minum.  Kegiatan ini ini diikuti 1500 karyawan perusahaan air minum dari 24 DPD Se-Indonesia. Sebanyak 7 cabang olahraga yang dipertandingkan; bulu tangkis, futsal, voli, tenis meja, tenis lapangan, song fetival, catur, serta cabang khusus, sepeda dan golf.

Mengapresiasi pelaksanaan POR PERPAMSI, Gubernur Dr.TGH.M.Zainul Majdi menegaskan, pekan  olah raga memiliki banyak dimensi. “Ada silaturrahminya, ada rekreasinya, dan ada kompetisinya,” ujar TGB.

Meskipun atlet tidak bisa pulang membawa medali, tetapi yang  wajib adalah atlet membawa ayam Taliwang, seloroh Gubernur  yang disambut tepuk tangan para atlit. Diharapkannya event ini benar-benar menjadi ajang silaturrahim sekaligus  pertukaran best practise  di antara peserta. Khususnya membangun perusahaan air minum yang baik di seluruh penjuru Indonesia.  Sebab air minum adalah kebutuhan dasar dari manusia, tegasnya.

Menpora Iman Nahrowi  mengaku salut pada PERPAMSI yang  istiqamah menyelenggarakan event seperti ini. Sebab Ia menyadari menyelenggarakan event dengan melibatkan banyak perusahaan air minum bukanlah  hal mudah.

Menurutnya, event ini merupakan cara para pejuang “tukang ledeng” membangun generasi Indonesia yang sehat dan berprestasi. “Ini menunjukkan kita memiliki kesadaran yang sama dalam menata masa depan yang hebat,” tukasnya.

Diharapkanya PDAM tidak hanya bisa mengkampanyekan air yang bersih dan jernih. Tapi sekaligus membangun jiwa sportif melalui olahraga.

Dalam kesmepatan itu Menpora mengaku akan menyiapkan regulasi baru bersama komite olahraga seluruh Indonesia bahwa PON tidak akan menjadi ajang 4 tahunan tetapi bisa diselenggarakan per 2 tahun sekali.

“Mudah-mudahan, NTB akan menjadi tuan rumah dari berbagai event olah raga yang diselenggarakan secara nasional,” ungkapnya.

Dengan menjadi tuan rumah, menurut Menpora, akan terjadi percepatan infrastruktur yang memiliki multiflier effect pada pertumbuhan ekonomi, dan percepan pariwisata.

AYA/Humas NTB

 

 




NTB Dinilai Jadi Contoh Toleransi Yang Baik

Duta besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Josep R Donovan menilai Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan contoh yang baik bagi kehidupan masyarakat yang damai dan toleran.

Dubes AS Joseph Donovan berbincang dengan Gubernur NTB, M Zainul Majdi di dalam Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB, dalam kunjungannya, Selasa (16/5). (foto: AYA)

MATARAM.lombokjournal.com — Kekaguman terhadap NTB diungkapkan Donovan, Selasa (16/5), usai mengunjungi Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB, dalam rangkaian kunjungan kerjanya di NTB.

Josep R. Donovan yang didampingi istri dan sejumlah staf Kedutaan dan Konjen AS,  Islamic Center dan disambut oleh Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi dan istri, Hj Erica Zainul Majdi.

Donovan mengatakan, meski sudah beberapa hari berada di Lombok dan sudah mengunjungi beberapa tempat wisata, seperti pantai bagian selatan, Senggigi, Gili Trawangan, namun yang paling berkesan menurutnya adalah saat mengunjungi Islamic Center.

“Saya sudah dengar banyak mengenai Islamic Center dari Bapak Gubernur sendiri, dan saya berkeinginan untuk belajar lebih banyak peran keagamaan di Indonesia dan peran Islam di Lombok,” katanya.

Dia menegaskan, Islamic Center merupakan simbol kedamaian dan toleransi bagi kehidupan umat beragama.

Selain itu, ia juga mengaku terkesan dengan keindahan alam di Lombok, khususnya keindahan pantai dan kejernihan airnya.

“Masyarakat NTB juga sangat ramah dan bersahabat terhadap tamu,” katanya.

Kunjungan Dubes Donovan antara lain ngin mempelajari lebih mendalam tentang ke-Indonesiaan, seperti adat istiadat, budaya, agama serta masyarakatnya.

Menurutnya, Indonesia memiliki beragam budaya dan adat istiadat yang unik yang perlu dipelajari dan diperkenalkan di negara Amerika.

Alasan kedua, ia ingin memperkenalkan dan berbagi kebudayaan Amerika di Indonesia, khususnya di Lombok.

Selain kebudayaan, Amerika juga telah menjalin beberapa kerja sama, di antaranya program pendidikan dengan Universitas Mataram, program dana hibah serta program-program lain terkait penanaman investasi.

“Berdasarkan kunjungan saya beberapa hari ini, banyak sekali peluang di Nusa Tenggara Barat, terutama untuk membangun hotel di kawasan Senggigi,” jelasnya.

Karena keindahan alam Senggigi, banyak sekali wisatawan Amerika yang berkunjung ke Lombok.

Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi yang menerima kunjungan tersebut menyampaikan kunjungan Dubes Amerika merupakan bentuk kepercayaan negara Amerika terhadap Nusa Tenggara Barat.

Kepercayaan tersebut menurut Gubernur terkait dengan keamanan dan kondusifitas daerah yang sejak lama sudah terjaga di NTB.

“Ini menunjukkan Lombok itu aman dan kondusif. Karena tidak mungkin Dubes Amerika mengunjungi daerah yang dianggap tidak aman dan kondusif,” kata Gubernur.

Gubernur mengatakan, NTB merupakan daerah yang ramah dan bersahabat bisa mengembangkan satu pola bersmasyarakat dalam kemajemukan dan juga harmoni.

“Ini juga merupakan satu apresiasi bahwa berkat kerja keras dan kerjasama semua pihak, kita semua memiliki sahabat sebagai modal yang dibutuhkan untuk membangun NTB,” katanya.

Gubernur yang akrab dipanggil TGB ini, juga mengatakan kunjungan Dubes Amerika ke IC  merupakan bentuk penghormatan terhadap tradisi keagamaan di NTB. Ini juga merupakan pengakuan bahwa Islam adalah elemen utama dalam merajut ke-Indonesiaan.

“Saya pikir, Pemerintah Amerika ketika mengunjungi sebuah daerah, mereka datang ke tempat keagamaan. Seperti Presiden Amerika yang mengunjungi Masjid Istiqlal Jakarta,” kata TGB.

AYA




BMKG Akan Pantau Hilal Tanggal 26 Mei

Pemantauan hilal Untuk memastikan awal Ramadhan tahun ini, akan dilakukan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Mataram bekerjasama dengan Kementerian Agama Kanwil Provinsi NTB, tanggal 26 Mei mendatang, di sekitar pantai Malimbu, Senggigi dan Loang Baloq.

Agus Riyanto.(foto: AYA)

 

MATARAM.lombokjournal.com — Kepala Stasiun Geofisika BMKG Mataram, Agus Riyanto menjelaskan, pihaknya saat ini  tengah melakukan persiapan alat pemantauan hilal.  Antara lain sebuah teleskop, dan juga komputer dan layar tampilan yang dipersiapkan oleh Kemenag.

“Kami masih persiapkan sambil menunggu pemantauan. Rencananya pemantauan hilak akan dilakukan pada 26 Mei di tiga lokasi,”kata Agus, Selasa (16/5) di Mataram.

Dijelaskan, pemantauan hilal akan dilakukan sejak sore hingga malam sekitar pukul 7.

“Pemantauan akan dilakukan sejak sore hingga sekitar pukul 7 malam pada 26 Mei, karena di sana disebutkan tinggi hilal adalah 7° 34 menit, karena sela waktu itulah, bisa terlihat hilal ini,” katanya.

Ia menjelaskan, pemantauan pada tanggal 26 Mei tersebut juga dilakukan karena posisi bulan pada saat itu berada sebelah kiri dari gunung Agung  dan  cukup tinggi sehingga sudah memenuhi kriteria.

“Nanti kita akan rapat dulu dengan Kemenag, Polri dan instansi terkait lainnya, disana akan kita presentasikan hasil perhitungan dan pengamatan berdasarkan prakira cuaca dari BMKG,” katanya.

AYA

 




Ekspor Tambang Turun, Nilai Ekspor NTB Pun Turun

Ekspor barang tambang non migas tetap jadi faktor dominan yang mempengaruhi Nilai Ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

MATARAM.lombokjournal.com — Fluktuasi ekspor barang tambang non migas keluar negeri hingga saat ini masih sangat mempengaruhi indikator naik dan turunnya Nilai Ekspor NTB secara keseluruhan.

“Penurunan nilai ekspor NTB disebabkan oleh berkurangnya  nilai ekspor barang tambang/galian non migas,,” kata Kepala Badan Pusat Statisik (BPS) Provinsi NTB, Endang Tri Wahyu Ningsih , Senin (15/5) di Mataram.

BPS Provinsi NTB mencatat, Nilai Ekspor Provinsi NTB pada bulan April 2017 tercatat sebesar USD117.236.839, atau mengalami penurunan sekitar 13,57 persen jika dibandingkan dengan bulan Maret 2017 yang tercatat sebesar USD135.640.406.

Endang mengungkapkan, barang tambang atau galian non migas masih menjadi komoditi yang mendominasi ekspor NTB.

Dari jumlah USD117.236.839 total nilai ekspor NTB bulan April, tercatat ekspor barang tambang/galian non migas senilai USD116.582.257, atau sekitar 99,43 persen dari total nilai ekspor NTB.

Sisanya, sebesar USD419.480 atau sekitar 0,36 persen dari total nilai ekspor NTB berasal dari ekspor komoditi ikan dan udang. Dan USD.60.981 atau sekitar 0,05 persen berasal dari ekspor barang perhiasan, sebagian kecil lainnya dari komoditi garam, belerang, kapur, perabotan rumah tangga, dan lain-lain.

Endang menjelaskan, ekspor barang tambang/galian non migas  dari NTB terbanyak ditujukan ke Jepang (40,32 persen), Philipina (32,28 persen), serta Korea Selatan (26,86 persen).

Impor Juga Merosot

Endang mengatakan, selain Nilai Ekspor yang turun, Nilai Impor NTB juga mengalami penurunan dalam kurun yang sama.

Pada bulan April, BPS NTB mencatat nilai impor NTB sebesar USD2.642.032 atau mengalami penurunan sebesar 68,33 persen dibandingkan bulan Maret 2017 yang tercatat sebesar USD8.341.368.

Negara asal impor terbesar pada bulan April 2017 adalah Jepang senilai USD 1.376.836 (52,1 persen),  Singapura senilai USD 682.947 (25,85 persen) dan  Philipina senilai USD261.150 (8,77 persen).

“Barang impor bulan April  dengan nilai terbesar adalah  karet dan barang dari karet senilai USD 1.376.836 (52,11 persen), disusul Bahan Bakar Mineral senilai USD 682.947 (25,85 persen) serta bahan peledak senilai USD 261.150 (9,88 persen),” katanya.

AYA