Perayaan Idhul Adha, TGB Ingatkan Penderitaan Muslim Rohingya

Selain mengajak masyarakat muslim memberikan hartanya untuk berqurban, TGB (Tuan Guru Bajang) juga menyinggung penderitaan masyarakat muslim etnis Rohingya di Myanmar

Wagub NTB, H Muhammad Amin menyerahkan satu ekor sapi untuk diqurbankan di Masjid Hubbul Wathan, Jum’at (01/9). (Foto: Dok Humas NTB)

MATARAM.lombokjournal.com —  Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), TGH M Zainul Majdi yang akrab disapa TGB mengingatkan peristiwa kemanusiaan yang menimpa masyarakat mulim Etnis Rohingya di Myanmar.

Menurut TGB, apa yang dialami masyarakat muslim di negara itu merupakan penderitaan masyarakat muslim di dunia, termasuk di NTB.

Sebagaimana pesan Rasulullah, muslim yang satu dengan muslim lainnya laksana satu tubuh, bila satu bagian tubuh sakit, maka seluruh bagian tubuh ikut merasakan sakit.

“Kalau ada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, maka kita wajib merasakannya. Tetapi tidak hanya sekedar mersakannya, kita ulurkan tangan untuk membantu mereka,” ungkap TGB di hadapan ribuan jama’ah sholat Idul Adha di di Masjd Hubbul Wathan, Islamic Center Nusa Tenggara Barat,Jum’at (01/9).

Menjelang sholat idhul Adha itu, TGB  minta keihlasan jama’ah yang hadir mensedeqahkan sebagian harta yang dimiliki untuk masyarakat muslim tersebut.

Sebagaimana umat Islam di seluruh penjuru dunia, yang pada hari Jum’at (01/09) merayakan  Idul Adha 1438 Hijriyah yaitu Hari Raya Qurban, demikian juga seluruh masyarakat muslim NTB melakukan perayaan serupa.

TGB menyerukan, agar masyarakat muslim memberikan yang terbaik dari harta yang dimiliki dalam bentuk hewan qurban. Hewan yang diqurbankan tersebut kemudian disembelih untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Berqurban merupakan cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, karena esensi kehidupan adalah mendekatkan diri kepada sang pencipta. “Hewan qurban yang dibagikan tersebut sebagian akan menjadi sedekah, hadiah serta dapat dimakan bersama keluarga yang berqurban,” kkata TGB.

Berkorban berarti memberikan yang terbaik dari harta yang dimiliki dalam bentuk hewan Qurban. Serta memaknai nilai-nilai berqurban sebagaimana yang telah diajarkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Gubernur didampingi istri, Hj. Erica Zainul Majdi, datang bersama Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH., M. Si beserta istri, Hj. Syamsiah Muh. Amin.

Usai melaksanakan sholat, Gubernur dan Wagub menyerahkan seekor sapi, bantuan Presiden RI, Joko Widodo kepada masyarakat. Sapi dengan berat 960 kg tersebut diterima pengurus Masjid untuk diqurbankan dan dibagi ke masyarakat.

Selain itu, Gubernur dan Wagub serta Sekretaris Daerahb juga menyerahkan masing-masing satu ekor sapi untuk diqurbankan di Masjid Hubbul Wathan. Total sapi yang diqurbankan saat itu berjumlah 39 ekor dan kambing sebanyak 82 ekor

AYA/Hms

 




Malam Takbiran ‘Idul Adha Religious Night’ Berlangsung Meriah

12 kafilah takbir keliling meramaikan malam takbiran di Kota Mataram

Malam takbiran dengan tema Idul Adha Religious Night Festival merupakan rangkaian kegiatan Bulan Pesona Lombok Sumbawa (BPLS ) 2017, sejak 18 Agustus hingga 16 September mendatang. (Foto: Dok Humas NTB)

MATARAM.lombokjournal.com — Malam takbiran Idul Adha 1438 Hijriah bertema Idul Adha Religious Night, Jum’at (31/8)  malam berlangsung semarak.  Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Pariwisata NTB menggelar malam Takbiran yang bertema Idul Adha Religious Night ini menyedot perhatian ratusan warga kota.

Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Mohammad Faozal mengatakan, malam takbiran dengan tema Idul Adha Religious Night Festival merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Bulan Pesona Lombok Sumbawa ( BPLS ) 2017, yang digelar sejak 18 Agustus hingga 16 September mendatang.

Sebanyak 12 kafilah takbir keliling, lanjut Faozal, akan berkeliling di sekitar Kota Mataram, kemudian kembali ke pelataran Islamic Center NTB. Kafilah dengan kreasi terbaik mendapat hadiah dari panitia penyelenggara.

“Ada tausiyah dari Ustaz Bobbi Hariwibowo, menyemarakkan malam takbiran,” ujar Faozal di pelataran Islamic Center NTB, Jumat (31/8).

Sekretaris Daerah NTB Rosiady Sayuti menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya malam takbiran ini. Pak Ros, begitu akrab disapa, mengajak seluruh warga NTB memaknai malamtakbiran ini ini sebelum bersama-sama menunaikan ibadah shalat Idul Adha di Masjid Hubbul Wathan..

Parade takbir keliling sendiri mulai berjalan sekitar pukul 20.40 Wita. Usai dilepas oleh Sekda NTB Rosiady, satu persatu kafilah dengan ragam kendaraan hias mulai berjalan untuk takbir keliling di sejumlah area yang ada di Kota Mataram.

Tampilan unik yang tersaji dalam kendaraan hias, membius para warga yang memadati pelataran Islamic Center NTB untuk mengabadikannya melalui gawai, hingga tak terkadang ada juga yang berswafoto.

Miniatur Masjid Hubbul Wathan, replika Alquran dalam ukuran jumbo, hingga miniatur Masjid Kuno Bayan, menjadi primadona dalam takbir keliling di kota ini.

AYA

 

 




NTB Masih Butuh 558 Guru Produktif

Kekurangnya guru produktif yang mengajar di SMK ini, menjadi salah satu faktor penyebab tingginya angka pengangguran dari SMK

 MATARAM.lombokjournal.com – Dari 1.207 guru guru produktif yang dibutuhkan di Provinsi NTB, yang tersedia hanya 649 orang. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Privinsi NTB, Muhammad Suruji mengatakan itu hari Kamis (31/8).

“Dari 94 kompetensi keahlian yang ada di NTB, guru produktif baru 649 orang. Jumlah ini masih setengah dari yang kita butuhkan,” kata Suruji.

Untuk menutupi kekurangan guru produktif, pemerintah dalam hal ini Dikbud NTB terus berupaya mengatasinya, salah satunya dengan mengangkat guru honorer.

Namun, hambatannya pada minimnya guru honorer yang masuk dalam kriteria sebagai guru produktif.

“Jelas ada hambatannya, karena guru produktif itu tidak di cetak oleh semua perguruan tinggi, yang ada hanya beberapa perguruan tinggi saja,” jelasnya.

Ia meminta kepada pemerintah pusat, jika memang serius mengelola SMK, maka cukupkanlah kebutuhan guru produktif.

“Kalau bisa mereka diangkat menjadi PNS, penuhi seluruh kebutuhan guru produktif di sekolah negeri maupun swasta,” harapnya.

Kurangnya ketersediaan guru produktif juga menjadi salah satu faktor tingginya penyumbang pengangguran. Tingginya angka pengangguran dari kalangan SMK bukan hanya karena faktor jurusan atau kurikulum yang tidak sesuai dengan kebutuhan pasar.

Dikatakan Suruji, kurangnya guru produktif yang mengajar di SMK menjadi salah satu faktor penyebab tingginya angka pengangguran dari SMK.

“Siswa SMK di NTB tidak betul-betul disiapkan untuk menjadi tenaga kerja siap terampil, karena tidak di dukung dengan ketersediaan guru produktif,” jelasnya.

AYA

 




Lombok Kembali Jadi Tuan Rumah GFNY (Grand Fondo New York) Championship Asia

Para peserta akan melintasi daerah wisata di antaranya Pusuk Pass, Tanjung, Bayan, Nipah, Malimbu, dan menyusuri sepanjang pinggiran Pantai Utara.

MATARAM.lombokjournal.com  — GFNY Indonesia tahun ini menjadi tuan rumah GFNY Championship Asia. Event balap sepeda internasional GFNY (Grand Fondo New York) Indonesia kembali berlangsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat, 3 September 2017.

Tahun ini merupakan kali kedua GFNY Indonesia digelar setelah 2016.

800 peserta dari 33 negara akan ambil bagian pada event yang juga menyuguhkan keindahan alam di Pulau Lombok. Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Moh Faozal menyampaikan itu di Mataram, Rabu (30/8).

Para peserta akan melintasi daerah wisata di antaranya Pusuk Pass, Tanjung, Bayan, Nipah, Malimbu, yang menyusuri sepanjang pinggiran Pantai Utara.

“Kita menunjuk Lombok bagian utara, karena dicari jalur yang tidak melalui lampu stop,” ujarnya

Jarak balapan dibagi dua, yaitu Long distance (168 kilometer) dan medio distance (82 kilometer). Semua peserta akan melakukan Start di Mangsit, Senggigi. Para peserta akan melewati medan datar sejauh 27 kilometer pertama.

Setelah itu, tantangan berupa tanjakan di kawasan Pusuk Pass setinggi 332 kilometer harus dihadapi. Di Pusuk Pass ini para peserta akan melewati Monkey Forest (Hutan Monyet).

Dari medan tanjakan Pusuk Pass, peserta lang distance akan lanjut ke Tanjung, kemudian ke Anyar dan putar balik ke finis.

“Para peserta GFNY ini akan melewati spot- spot wisata yang ada di lombok untuk itu jalur- jalur yang dilewati para peserta akan ditutup “ujarnya

Para peserta short distance, akan ke Tanjung dan langsung putar balik ke finis di Mangsit. Start balapan akan dimulai pada pukul 06.00 Wita Cut of time (batas maksimal) untuk peserta long distance adalah pukul 15.41 Wita, sementara untuk medio distance adalah 11.59 Wita.

Peserta dibagi dalam beberapa kategori yaitu individu untuk putra dan putri. Ada tujuh pembagian untuk kategori ini yaitu 18-39 tahun putra/putri, 40-44 tahun putra/putri, 45-49 tahun putra, 45+ tahun putri, 50-s4 tahun putra, 55-59 tahun putra.

“Harapannya, event ini akan lebih sukses lagi dari tahun sebelumnya karena para peserta bisa menikmati keindahan Lombok,” ujarnya

AYA

 




Lewat Organisasi Wanita, Tangkal Kekerasan Terhadap Anak

Tindakan bullying atau penindasan dengan kekerasan sudah alama ada, tapi sekarang bullying terjadi di tingkat anak sekolah, pelakunya berperilaku semena-mena yang berdampak buruk terhadap motivasi belajar anak

Peserta seminar

MATARAM.lombokjournal.com — Organisasi Wanita di NTB untuk solid dan semakin diajak kompak melakukan upaya pencegahan dan menangkal bullying dan kekerasan terhadap anak.

“Sebab itu dapat mempengaruhi dan merusak mental anak anak kita,” ujar Ketua BKOW Provinsi NTB, Hj. Syamsiah M. Amin di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur Provinsi NTB, Rabu (30/8).

Ia menyambut baik atas pelaksanaan seminar “sosialisasi kepemimpinan wanita, pencegahan bullying terhadap anak, perdagangan orang/traffiking dan penyalahgunaan narkoba” yang diadakan oleh organisasi-organisasi wanita di NTB.

Ditegaskannya, organisasi wanita merupakan mitra kerja pemerintah sekaligus pendukung program pembangunan. Sebab organisasi wanita di NTB merupakan perpanjangan tangan yang tidak jauh beda dengan organisasi besar lainnya.

“Saya rasa semua organisasi wanita punya program masing-masing yang sasarannya kepada masyarakat”, ucapnya.

Penyelenggaraan seminar, organisasi wanita di NTB tetap kompak dan solid, walaupun terdapat banyak perbedaan tapi dapat menjadikan perbedaan tersebut sebagai motivasi dan evaluasi untuk mempererat tali silaturrahmi.

Dijelaskannya, tindakan ‘bullying’ atau penindasan sama dengan ‘human traffiking’. Karena itu, Ketua BKOW NTB ini berharap agar organisasi wanita memberi pemahaman kepada para calon TKW.

“Beri pemahaman, bahwa tidak harus bekerja keluar negeri. Bisa saja berjualan kecil-kecilan disini, untuk meningkatkan ekonomi keluarga, yang penting ada kemauan,” tambahnya.

Sebelumnya Dr. Stella Utomo selaku Ketua Panitia melaporkan, seminar ini akan berlangsung dari tanggal 30 Agustus 2017 sampai dengan 2 September 2017 dan dihadiri oleh ibu-ibu GOW (Gabungan Organisasi Wanita) kabupaten/kota se-NTB. Acara ini merupakan program BKOW tahun 2017.

Dikatakannya, perilaku bullying merupakan perbuatan yang menjadi masalah nasional dan internasional, yakni anak-anak generasi muda penerus bangsa mengalami kekerasan di usia muda. Lain halnya dengan trafikking atau perdagangan orang yang beda tipis dengan pengiriman TKW ilegal.

Dengan seminar ini, ilmu yang diperoleh dapat diteruskan ke organisasi wanita yang tergabung dalam BKOW.

Turut hadir sekaligus membuka acara tersebut, Staf Ahli Bidang Sosial Kemasyarakatan, Drs. H. Imhal. Dalam sambutannya, ia mengatakan atas nama pemerintah provinsi NTB menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas terlaksananya kegiatan ini.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini akan lahir masukan-masukan, rekomendasi yang bisa disampaikan ke pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencari solusi mengatasi permasalahan ini,” ujarnya.

AYA

 




Rakorwilsus Partai Nasdem, Sepakat Dukung Amin Maju Pilgub 2018

Rapat Koordinasi Wilayah Khusus (Rakorwilsus) Partai Nasdem NTB, bertekad memenangkan Wagub NTB, H Muhammad Amin dalam Pilgub (Pemilihan Gubernur) NTB 2018

Pembukaan Rakorwilsus (Foto: KGS)

SENGGIGI.lombokjournal.com – Seluruh DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Partai Nasdem se Nusa Tenggara Barat (NTB),  menyatakan kebulatan tekad mendukung Wagub NTB, H Muhammad Amin yang juga Ketua Wilayah Partai Nasdem NTB, untuk maju berlaga dalam Pilgub NTB 2018.

“Tidak hanya maju sebagai calon, tapi Cagub Partai Nasdem harus menang,” kata Sekretaris DPD Partai Nasdem Lombok Tengah, Ahmad, SH saat menyampaikan pandangan umum dan sikapnya terkait Pilgub NTB 2018 dalam Rakorwilsus di Hotel Jayakarta, Senggigi Lombok Barat, Selasa (29/8).

Ibarat menghidupkan mesin kendaraan, Rakorwilsus Partai Nasdem NTB digelar sebagai pemanasan mesin partai menyongsong beberapa agenda politik di NTB. Baik menyongsong Pilgub tahun 2018 maupun Pemilihan Legislatif tahun 2019.

Rakorwilkus yang berlangsung sejak pagi hingga malam yang diikuti pengurus DPC, DPD serta Ketua Komisi Saksi Nasional (KSN) masing-masing kabupaten/kota itu berlangsung penuh semangat.  Ketua DPP Partai Nasdem, Martin Manurung yang menyemangati kadernya mengatakan, Partai Nasdem sejak berdiri mengusung cita-cita besar, melakukan restorasi Indonesia.

“Partai yang bercita-cita kecil tidak akan bisa melakukan perubahan,” kata Martin dalam pidato politiknya menjelang pembukaaan Rakorwilsus.

Mantan aktivis angkatan 1998 itu mengingatkan kadernya, cita-cita besar partai untuk melakukan perubahan tidak boleh dibawah kepentingan pribadi atau kelompok. “Target capaian pribadi, tidak boleh mengalahkan target capaian cita-cita partai,” tegasnya.

Menurut martin, menuju capaian cita-cita besar partai tentu banyak halangan. Termasuk tekad mendukung ketua Wilayah Partai Nasdem, H Muhammad Amin maju dalam Pilgub banyak yang tidak senang.

“Tapi kita bertekad untuk mendukung Pak Amin, dan berjuang untuk menang dan mewujudkan cita-cita menjadikan Partai Nasdem sebagai partai besar,” ucap Martin yang mendapat sambutan bersemangat.

Rakorwilsus itu selain dihadiri H Muhammad Amin dan Bupati Lobar, Faosan Khalid, juga jajaran DPP diantaranya Ketua DPP Partai Nasdem, Martin Manurung dan mantan komisioner KPU, I Gusti Putu Artha yang saat ini bergabung di DPP partai Nasdem, anggota KPU NTB, Suhardi Soud, SE, juga pakar pemasaran politik dan Direktur Lembaga Survey Charta Politica, Yunarto Wijaya.

Yunarto Wijaya dalam Rakorwilsus itu memberi wawasan tentang seluk beluk survey politik, dan pentingnya memahami perilaku pemilih.

“Saat ini masyarakat lebih pintar, masyarakat lebih pragmatis, dan perilaku pemilih sekarang sangat cair,” kata Yunarto yang banyak mengambil contoh pengalaman Pilgub DKI.

KGS

BACA : “Peluang Politik Bisa Dikalkulasi, Tapi takdir Tak Bisa Dikalkulasi,” kata Amin




Membangkitkan Badan Amil Zakat Nasional Dari NTB

TGB Mendapat BAZNAS Award dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) NTB meraih penghargaan sebagai lembaga Amil Zakat dengan pertumbuhan pengumpulan ZIS terbaik se Indonesia

MATARAM.lombokjournal.com — Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi membangkitkan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) dari NTB. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memberikan penghargaan sebagai Kepala Daerah terbaik se Indonesia yang aktif mendukung kebangkitan Zakat Nasional  bersama Gubernur Banten.

Gubernur NTB menerima Baznas Award 2017 pada malam puncak di Aula KH. Muh. Rasyidi Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta, Jumat (25/08/). Penghargaan tersebut diserahkan Sekjen  Kemendagri, Dr. Ir. Yuswandi A. Temenggung didampingi Ketua BAZNAS RI, Bambang Sudibyo.

Tuan Guru Bajang (TGB) sapaan Gubernur NTB dua periode itu  dinilai mampu manjaga komitmen mendukung program Basnaz di daerah, khususnya dalam hal pengumpulan Zakat, Infaq dan Sedeqah.

Selain Gubernur, Baznas Provinsi NTB juga meraih penghargaan sebagai lembaga Amil Zakat dengan pertumbuhan pengumpulan ZIS terbaik se Indonesia. Diterima oleh Ir. H. Subhan, Wakil Ketua III Basnaz NTB. Bupati Lombok Tengah, juga maraih penghargaan sebagai bupati terbaik yang mendukung kebangkitan Zakat Nasional.

Ketua BAZNAS Republik Indonesia, Bambang Sudibyo mengatakan,  Festival Zakat dan Baznas Award, baru  kali pertama digelar dan merupakan rangkaian dari kegiatan untuk memperingati hari ulang tahun Republik Indonesia ke-72 bertajuk ‘Zakat untuk Indonesia’.

Diharapkan, kegiatan berskala nasional ini memberi dampak positif untuk terus menginspirasi dan mendukung program kebangkitan zakat di Indonesia dan bahkan di dunia.

Mantan Mendiknas itu menegaskan, digelarnya Festival Zakat dan Baznas Award untuk mempererat tali silaturahim antar lembaga pemerintah dan nonpemerintah juga untuk meningkatkan semangat juang dalam meraih prestasi basnas sesuai visi dan misi baznas.

“Kegiatan ini juga diharapkan memupuk semangat kebangsaan antar generasi untuk memperkuat ketahanan nasional menghadapi tantangan global,” tegas Bambang Sudibyo.

Ketua Panitia Festival Zakat dan Baznas Award, H. Jaja Jaelani menyampaikan, penganugerahan Baznas Award ini merupakan program untuk terus mendukung mewujudkan kebangkitan zakat nasional.

Hadir saat itu sejumlah perwakilan Kementerian dan Lembaga Republik Indonesia, Duta Besar negara asing. gubernur dan walikota se-indonesia yang menerima penghargaan. Pergelaran budaya reliji nusantara, seperti marawis, angklung serta Mars dan Jingle Zakat, mewarnai malam penganugerahan BAZNAS Award tersebut.

AYA/Hms




Kejurnas Rally Wisata tahun 2017, Mengatrol Destinasi Wisata NTB

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Putaran III Rally Wisata tahun 2017 di Lombok, dinilai berkontribusi untuk meningkatkan popularitas destinasi wisata Nusa Tenggara Barat (NTB).

MATARAM.lombokjournal.com – Penyelenggaraan Kejurnas Putaran III Rally Wisata di Lombok yang dituju adalah promosi pariwisata. Karena itu, Wakil Gubernur  NTB, H Muh Amin menilai sangat positif Kejurnas Ralyy Wisata yang akan mengatrol destinasi wisata di Lombok khususnya, dan NTB umumnya.

Dikatakan wagub, penyelenggaraan Rally Wisata ini selain berkontribusi bagi peningkatan popularitas destinasi NTB dikancah nasional bahkan mancanegara,  pada gilirannya juga memperkuat daya tarik dan arus kunjungan wisatawan.

“Ini juga mendorong semua pelaku dan pemangku kepentingan pariwisata di NTB terus berbenah meningkatkan kualitas dan kuantitas penunjang yang diperlukan,” kata Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, H.Muh Amin, SH., M.Si saat membuka Kejuaraan Nasional Putaran III Rally Wisata Tahun 2017, di Eks Bandara Selaparang, Rembiga Kota Mataram, Sabtu (26/8).

Wagub mengapresiasi dipilihnya NTB sebagai tuan rumah rally wisata tersebut. “Pemerintah daerah dan Masyarakat harus senantiasa berbenah diri mengembangkan industri pariwisata dan industri kreatif yang lebih bekualitas,” ujar wagub

Menurutnya, ajang kejurnas rally wisata ini sebagai media promosi yang efektive untuk mengenalkan potensi NTB kepada dunia luar secara masif.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTB, Nur Haedin selaku penyelenggara melaporkan, total peserta baik yang mengikuti kejurnas maupun fun rally keliling Lombok berjumlah 300 orang peserta.

“Peserta berasal dari berbagai provinsi di indonesia yang antusias ambil bagian dalam event ini, sekaligus ingin menikmati pesona wisata rally di NTB,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwiasata Provinsi NTB, Drs. H.Lalu Moh Faosal menyatakan kesiapannya memfasilitasi dan  pelayanan terbaik kepada seluruh peserta yang hadir. Ia berharap event seperti ini tidak hanya diadakan di Pulau Lombok tapi juga di Pulau Sumbawa yang memiliki potensi wisata rally dan keindahan alam yang tidak kalah dengan pulau Lombok.

AYA

BACA : Kejurnas Rally Wisata 2017, Setelah Sulawesi dan Kalsel Kini Giliran Lombok

 

 




IMI dan Dinas Pariwisata Gelar ‘Pesona Mandalika Lombok Rally Wisata 2017″.

Kejurnas TIME Rally Tahun 2017 memperkuat komitmen untuk melakukan promosi maupun pencitraan ke dalam, maupun di tingkat nasional dan Internasional.

MATARAM.lombokjournal.com — Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTB kembali menyelenggarakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) TIME Rally Tahun 2017, setelah menyelenggarakan kejuaraan serupa tahun 2015 dan 2016.

Pada tahun 2017 ini, ada lima putaran ditetapkan dan putaran llI dilaksanakan di NTB. Sebelumnya telah digelar di Sulawesi Selatan (putaran I, Kalimantan Selatan (putaran II. Putaran IV dan V diselenggarakan di Kalimantan Timur dan Bali).

Penyelenggaraan tahun 2017 di NTB, IMI NTB meningkatkan keterlibatan banyak pihak, terutama bagimana program IMI Nasional ini bersinergi dengan progam-program unggulan Pemerintah Provinsi NTB.

Dalam kesempatan tahun in, Kejurnas TIME Rally masuk mendukung program pariwisata Nasional “Pesona indonesia.” Dan di NTB melalui event “Bulan Pesona Lombok Sumbawa 2017” yang siap digelar Sabtu-Minggu, (26-27 Agustus). IMI NTB bersama Dinas Pariwisata NTB sepakat dengan nama event Pesona Mandalika Lombok Rally Wisata 2017.

Kepala Dinas Pariwisata NTB H.L Moh Faozal mengutarakan, Mandalika menjadi pilihan karena kawasan wisata unggulan tersebut menjadi icon pariwisita bahkan ke depan kawasan Mandalika (ITDC) akan menjadi icon pariwisata Indonesia bahkan dunia.

Untuk itu Pemprov NTB bersama IMI Pusat maupun IMI NTB, ikut memiliki tanggung jawab mendukung program pengembangan pariwisata Mandalika itu. Kadispar berharap, event nasional ini memberi dampak luas terutama andil mempercepat kemajuan pariwisata Provinsi NTB.

Pemprov NTB semakin memperkuat komitmen untuk berkesinambungan melakukan promosi maupun pencitraan ke dalam maupun di tingkat nasional dan Internasional. Dan konsisten menggelar event-event berkualitas, termasuk sposrt tourism seperti program IMI ini dengan memperkuat sinergisitas dengan berbagai stakeholders.

Ketua IMI Provinsi NTB M. Nur Haedin menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi NTB yang mendukung program IMI Nasional ini. Tentunya 1MI tidak bisa berdiri sendiri dengan programnya mengembangkan olahraga mobil roda empat.

“Kemajuan olahraga mobil MI akan sulit tercapai jika tidak melakukan sinergi dengan program-program lain,” kata Haedin.

Untuk itu lah lMi NTB berupaya meningkatkan penyelenggaraan Kejurnas TME Rally, dan tahun ini ada 4 misi yang disinergikan yakni misi olahraga prestasi roda empat (mobil), promosi pariwisata, kampanye keselamatan di jalan (road safety campaign), dan aksi sosial.

Untuk menyukseskan nya, IMI NTB bekerjasama antara lain dengan Dinas Pariwisata NTB, Dinas Pehubungan NTB, Ditlantas Polda NTB, Angkasa Pura Lombok International Airport, dan Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan Provinsi NTB.

Dimana olahraga TIME Rally merupakan program IMI di bidang roda empat yang sudah cukup lama berlangsung. Di samping prestasi, Kejuaraan dengan mobil standart namun safety ini juga menambah wawasan bagi setiap peserta seperti tentang destinasi wisata, kuliner, budaya, kawasan permukiman masyarakat, kawasan bisnis, kantor-kantor.

Melatih dan meningkatkan kepekaan sosial tiap peserta karena menyusuri ruas jalan pedesaan. Bahkan tiap peserta yang selama ini hanya melewati jalan-jalan nasional, provinsi maupun jalan kabupaten/kota, menjadi lebih tahu status jalan dan kilometer jalan yang dilalui dengan dipandu soal (bersifat rahasia) yang diberikan racing committee (RC) rally saat start.

Peserta kejurnas TIME rally dan juga yang mengikuti fun rally, ini menjadi ajang silaturahmi saling bertukar informasi dan meningkatkan pemahaman terhadap keselamatan di jalan termasuk tertib berlalu lintas.

Pada akhirnya, ajang edukasi ini memberi manfaat kepada parapeserta rally antara lain lebih percaya diri, mampu berkendara yang aman dan nyaman, member andil dalam menekan angka kecelakaan di jalan, dan meraih prestasi bagi yang juara di ajang rally.

Kejurnas ThME Rally tahun ini diikuti pereli pereli nasional sebanyak 75 team dengan 250 orang atlet dari DKI Jakarta, Kalsel,  Kaltim, Sulsel, Sumsel, Yogyakarta, Jateng, Jatim, Jambi, Bali, dan NTB.

AYA

 

 




Peserta JKN-KIS Di BPJS Kesehatan Cabang Mataram Capai 995.112 Jiwa

Pesatnya pertumbuhan peserta di Mataram, juga diikuti kenaikan jumlah fasilitas kesehatan yang jadi mitra

MATARAM.lombokjournal.com – Meski baru 3,5 tahun, capaian kinerja perluasan kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Mataram, terus meningkat. Jumlah peserta JKN-KIS hingga 30 Juni 2017, untuk BPJS Kesehatan Mataram  mencapai 995.112 jiwa.

Hal itu dijelaskan Lalu Suryatna, Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Mataram, dalam Public Expose Capaian Program JKN-KIS dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Indonesia di Aula BPJS Kesehatan Mataram, Selasa (22/8).

Jumlah tersebut termasuk peserta yang didaftarkan dan diintegrasikan dengan program JKN-KIS oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebanyak 39.818 jiwa.

Peserta BPJS Kesehatan Cabang Mataram rinciannya mencakup wilayah Kota Mataram  sebanyak 13.627 jiwa, Kabupaten Lombok Barat sebanyak 39.818 jiwa, Lombok Utara mencapai 10.000 jiwa.

Lalu Suryatna menjelaskan, untuk memperluas cakupan peserta, saat ini pihak BPJS Kesehatan Cabang Mataram sedang menjalin kerjasama dengan Lombok Epicentrum Mall untuk penyediaan dropbox pendaftaran peserta JKN-KIS.

“Ini memudahkan masyarakat untuk mendaftar sebagai peserta JKN-KIS,” kata Suryatna, yang dalam kesempatan public expose itu bersama Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan, Sri wahyuni, i Nengah Dwi Jendra, Kabid Penjaminan Manfaat primer, Ari Utami, Kabid SDM, Umum dan Komunikasi Publik, serta dr Ni Kade Diastuti, Verfikator RSUD Kota Mataram. .

Penempatan dropbox juga dilakukan di kantor kelurahan dan Kecamatan di Mataram, di Kantor Cabang,  Kantor Layanan Operasional Kabupaten, bank Mitra yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, juga melalui kader JKN.

Lebih lanjut dijelaskan, peningkatan jumlah peserta di Mataram, juga diikuti dengan pertumbuhan jumlah fasilitas kesehatan yang menjalin kemitraan. Saat ini fasilitas kesehatan (faskes) yang bermitra dengan BPJS Kesehatan Cabang Mataram, yaitu 96 Faskes Tingkat Pertama terdiri 36 Puskesmas, 34 dokter praktik perorangan, 4 dokter praktik gigi  perorangan, 12 klinik pratama, 5 klinik TNI, 4 klini Polri, dan 1 RS D Pratama.

Selain itu, BPJS Kesehatan Cabang Mataram juga bekerja sama  dengan 21 Faskes Rujukan Tingat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri 10 rumah sakit, 1 apotek obat kronis, 1 apotek obat rujuk balik serta 10 optik.

Apresiasi disampaikan pada pemerintah daerah atas komitmennya menyukseskan progran JKN-KIS.

“Selain komitmen dalam bentuk pembiayaan serta perluasan akses pelayanan melalui penyediaan fasilitas kesehatan, ke depan kami harapkan peran pemerintah daerah juga makin dioptimalkan baik dari sisi kualitas maupun mutu pelayanan kesehatan masyarakat akin meningkat,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mataram , dr Muhammad Ali dalam siaran persnya yang diterima wartawan, hari Selasa.

Muhammad Ali juga berharap, pemerintah daerah bersama-sama memperkuat regulasi terkait kepatuhan pengusaha dan masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS. Selain itu, agar cakupan kepesertaan makin luas, guna mencapai target Universal Health Coverage atau cakupan semesta tahun 2019.

KGS

BACA : 70 persen Lebih Penduduk Indonesia Jadi Peserta JKN-KIS