Resmikan KEK Mandalika, Presiden Joko Widodo Titip Lima Pesan

Presiden tegaskan perlu kontrak jelas dengan investor, jika 6 bulan proses konstruksi tidak dimulai kontraknya langsung dicabut

LOMBOK TENGAH.lombokjournal.com — Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo meresmikan mulai beroperasinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Pantai Kute kawasan Mandalika  Kab. Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat, Jum’at ( 20/10).

Tiba di lokasi peresmian tepat pukul 10.35 Wita, Presiden didampingi Menko bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Mentri BUMN, Rini Soemarno, Menpar, Arief Yahya dan Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi yang lebih dikenal sebagai Tuan Guru Bajang (TGB), disambut tarian Sedah Pangkesaman sebuah tradisional Sasak, yang secara khusus disajikan menyambut tamu-tamu kehormatan.

Saat meresmikan, Presiden  Joko Widodo mengatakan, permasalahan KEK Mandalika  hampir selama 26 tahun terkatung-katung dan belum dapat dirampungkan permasalahannya. Lamanya proses pembebasan di KEK Mandalika menyebabkan terhambatnya proses investasi.

“Setelah saya telusuri ternyata lamanya proses pembebasan lahan tersebut terletak pada perlunya payung hukum atau Inpres terkait pembebasan lahan,” ujarnya.

Untuk itu, Presiden bersama dengan jajarannya melakukan rapat untuk membuat Inpres pembebasan lahan, dan dalam 2 bulan proses pembebasan lahan berjalan dengan lancar.

Presiden menegaskan untuk merinci permasalahan yang ada kepada pimpinan agar masalah tidak berlarut-larut.

KEK Mandalika adalah proyek yang berdampak langsung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena dapat menyerap tenaga kerja sekitar 58.000 orang dengan investasi yang berjalan sekitar Rp. 13 triliun.

“Kawasan ini akan terus berkembang dan masyarakat akan merasakan manfaatnya,” ujar Jokowi.

Presiden sempat menitip pesan khusus kepada Gubernur dan Bupati bersama Forkopimda. Pesannya, antara lain pertama, menghijaukan KEK Mandalika.

“Penghijauan ini penting untuk membuat kawasan ini menjadi cantik. Menanam pohon harus dirawat, jangan hanya ditanam saja,” tegasnya.

Kedua, ITDC harus menyiapkan pasar cinderamata. “Siapkan lahan untuk pasar cinderamata, agar masyarakat merasakan ikut menikmati adanya kawasan ini,” ujarnya.

Ketiga, karakter bangunan di KEK Mandalika harus ada diferensiasi/pembeda dengan daerah lain. Provinsi NTB memiliki kekuatan arsitektur yang baik.

“Kekuatan karakter kedaerahan harus dimunculkan,” kata Presiden.

Keempat, perlu untuk menata cafe dan homestay dengan baik serta menyiapkan toilet yang berstandar internasional.

“Mumpung pembangunan KEK Mandalika baru titik nol dimulai. Jadi, penataan kawasan ini betul-betul terkonsep dengan baik. Karena kita ingin kawasan mandalika ini menjadi kawasan yang besar bagi pariwisata Indonesia yang akan memberikan dampak kepada NTB,” ucap Presiden.

Kelima, kepada investor harus ada kontrak yang jelas. Jangan sampai di dalam kontrak tidak ada ketetapan waktu dimulainya proses konstruksi.

“Kontrak beri waktu 6 bulan, jika belum dilakukan proses konstruksi pada waktu 6 bulan, setelah kontrak ditandatangani maka kontraknya langsung dicabut,” tegasnya.

Presiden Jokowi meminta agar didalam kontrak harus ada klausul bahwa dalam 6 bulan harus dimulai proses konstruksi/pembangunan.

AYA

BACA JUGA: KEK Mandalika, Target Tahun 2019 Dibangun 2 Ribu Kamar

 




Kunjungi Lombok, Presiden Hadiri Konferensi Internasional Alumni Al-Azhar.

Presiden Joko Widodo mengunjungi sejumlah pondok pesantren di Lombok

MATARAM.lombokjournal.com — Presiden Joko Widodo siang ini, Kamis (19/10), bertolak menuju Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, guna melakukan kegiatan kunjungan kerja.

Kepala Negara lepas landas dengan menggunakan Pesawat Boeing 737-400 TNI AU dari Halim Perdanakusuma Jakarta sekira pukul 14.00 WIB.

Setibanya di Bandar Udara Internasional Lombok pukul 16.33 WITA, Presiden disambut Gubernur Nusa Tenggara Barat, TGH M Zainul Majdi dan langsung menuju Gedung Islamic Center, Kota Mataram, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Presiden menghadiri Penutupan Konferensi Internasional dan Multaqa Nasional IV Alumni Al-Azhar Indonesia.

Malam harinya, Presiden juga akan melakukan silaturahmi dengan sejumlah pimpinan Pondok Pesantren se-Nusa Tenggara Barat. Setelahnya, Presiden akan bermalam di Kota Mataram, untuk melanjutkan kegiatan kunjungan kerja keesokan harinya.

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.

AYA

Sumber: Media Sekretariat Presiden




Rinjani Golf Tournament 2017, Atraksi Sport Tourism Setelah Sepeda

Sebagai sport tourism, olahraga golf menjadi pelengkap setelah gencar dilombakan olahraga sepeda dan lari marathon

MATARAM.lombokjournal.com — Rinjani Golf Tournament 2017  akan digelar Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Golong, Narmada, Kabupaten Lombok Barat, NTB, pada 9 Desember mendatang.

“Golf menambah jualan kita terkait atraksi sport tourism, di samping sejumlah ajang sport tourism lain yang telah dahulu dilaksanakan,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal kepada wartawan, Kamis (19/10).

Rinjani Golf Tournament 2017 merupakan salah satu ajang wisata olahraga (sport tourism) yang sedang digencarkan NTB.

Faozal menambahkan, Rinjani Golf Tournament 2017 menjadi pelengkap atraksi sport tourism NTB setelah sebelumnya menggelar ajang sport tourism di bidang sepeda, hingga lari.

Pengembangan sport tourism, perlu digencarkan secara berkelanjutan. Sebab, NTB memiliki potensi sumber daya alam yang besar, untuk mendukung pengembangan sport tourism.

Ia mengatakan, pemilihan Desember sebagai waktu penyelenggaraan mengingat kondisi cuaca yang mendukung, dan bersamaan dengan hari jadi Provinsi NTB.

” Kita pilih Desember karena itu merupakan rangkaian kegiatan menyambut HUT NTB, ” tegasnya.

Dinas Pariwisata menargetkan 100 orang peserta mengikuti ajang ini, atau meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya diikuti 85 peserta.

“Dari Malaysia juga sudah kita infokan untuk ikut.  Ini (golf tournament,red) jualannya  lebih mudah. Karena kita tinggal komunikasi dengan komunitas golf yang ada dimasing – masing wilayah,” pungkasnya

AYA




Presiden Joko Widodo Akan Hadiri Konferensi Al Azhar di Lombok

Konferensi Multaqa Nasional IV Alumni Al Azhar akan dihadiri 400 alumni Al-Azhar dari 15 negara.

MATARAM.lombokjoural.com — Presiden Joko Widodo (Jokowi) direncanakan menghadiri Konferensi Multaqa Nasional IV Alumni Al Azhar di Islamic Center Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (19/10).

Kehadiran Presiden Jokowi untuk bersilaturahmi dengan para alumni Al Azhar itu disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov NTB, Irnadi.

“Pak Presiden direncanakan hadir di acara itu. Beliau akan bersilaturahmi (dengan alumni Al Azhar),” ujar di Mataram, NTB, Selasa (17/10).

Selain menghadiri acara konferensi Al Azhar, Presiden  Jokowi juga akan meresmikan Masjid Nurul Bilad di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika, dan juga peletakan batu pertama PLTMGU/PLTGU Lombok Peaker 150 MW di Tanjung Karang, Mataram.

Konferensi Al Azhar akan dihadiri 400 peserta dari 15 negara. Gubernur NTB, TGH Muhammad Zainul Majdi berharap, konferensi ini menjadi sarana memperkenalkan citra Islam yang sesungguhnya, yakni Islam yang rahmatan lil alamin

“Islam bisa diterima semua bangsa, supaya tidak ada kesan bahwa Islam identik dengan kekerasan, hal-hal yang tradisional, dan tidak bisa menerima modernisasi. Dalam konferensi ini bertujuan menyampaikan Islam adalah rahmatan lil alamin,” ungkap Irnadi.

Irnadi melanjutkan, konferensi yang dihadiri ratusan peserta ini juga menjadi momentum yang baik bagi promosi Lombok sebagai destinasi wisata halal di Indonesia.

“Ini sekalian promosi, sekali mendayung dua-tiga pulau terlampaui,” lanjut Irnadi.

Konferensi Al Azhar akan mulai berlangsung pada Selasa (17/10) malam, dengan makan malam bersama antara peserta konferensi bersama Gubernur NTB di Hotel Lombok Raya. Pembukaan konferensi sendiri akan digelar pada Rabu (18/10) di Kompleks Islamic Center NTB.

AYA

BACA JUGA :




Musim Hujan Di NTB, Diprediksi Akhir Oktober

Meski sudah turun hujan, menurut Srasiun Metereologi NTB belum musim hujan

MATARAM.lombokjournal.com — Kepala Stasiun Meteorologi Bandara Internasional Lombok Oral Sem Wilar mengatakan, musim penghujan diperkirakan baru akan memasuki wilayah NTB pada akhir Oktober.

Wilar menyampaikan, hujan yang terjadi di sejumlah wilayah di NTB akhir-akhir ini bukan lantaran sudah memasuki musim penghujan. Pasalnya, BMKG memiliki kriteria tertentu dalam memutuskan musim hujan.

Meski cuaca di NTB akhir-akhir ini sudah mulai hujan, namun pihak BMKG NTB menyebutnya bukan sebagai tanda masuknya musimhujan.

“Perkiraaan masih belum masuk musim penghujan. Ini masih kemarau,” ujar Wilar di Kantor Geofisika, BMKG NTB, Jalan Adi Sucipto, Mataram, NTB, Senin (16/10).

Wilar menjelaskan, hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di NTB lantaran adanya pengaruh tekanan rendah di Australia. Dengan demikian, kata dia, hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di NTB hingga saat ini masih dalam kategori hujan lokal.

“2-3 hari belakangan itu memang hujan, tapi hujan lokal,” kata Wilar menambahkan.

AYA




Open Tournament Kejuaraan Silat Rektor Cup Unram 2017, Diikuti 260 Pesilat Se Lombok

Open Tournament ini merupakan ajang mengukur kemampuan dan prestasi pesilat pemula, yang nantinya akan lahir bibit-bibit pencak silat yang bagus di NTB

MATARAM.lombokjournal.com — Turnamen terbuka pencak silat kembali digelar dalam Kejuaraan Pencak Silat Lombok Rektor Cup Universitas Negeri Mataram 2017.

Kejuaraan itu berlangsung di Auditorium Unram selama  empat hari tersebut, diikuti sebanyak 260 peserta dari 32  perguruan silat yang ada di Pulau Lombok.

Kegiatan memperebutkan piala bergilir tersebut akan berlangsung hingga hari Minggu (15/10) mendatang, mempertandingkan kelas usia dini, remaja dan seni tunggal baku.

Diharapkan melalui kegiatan tersebut, IPSI dapat melakukan pembinaan untuk generasi pesilat NTB.

Menurut Ketua IPSI Kota Mataram, yang juga Ketua Pengurus Daerah perguruan pencak silat Merpati Putih NTB, H. Agus Hidayatullah, kegiatan ini untuk mengembangkan budaya bangsa. Diharapkan akan motivasi lebih banyak yang tertarik belajar silat, ssebab silat membangun karakter kepribadian  yang positif.

“Menurut saya ajang ini merupakan ruang untuk mengukur kemampuan dan prestasi untuk pesilat pemula. Dari sini nantinya akan lahir bibit-bibit pencak silat yang bagus di NTB,” tuturnya.

Antusiasme para pesilat pemula terlihat dari banyaknya peserta dan sporter yang datang menyemarakkan acara.

“Banyak yang hadir ya dari peserta maupun sporter, itu artinya kegiatan ini diminati,” tutur Agus

Pertandingan yang di selenggarakan dari pagi hingga malam tersebut, tidak menyurutkan semangat mereka. Walau terlihat dari beberapa pertandingan para peserta tidak sedikit  yang keseleo dan memar.

Namun hal tersebut tidak mematahkan harapan para pesilat untuk bertanding menjadi juara di kelas yang di ikuti.

AYA

 




Anak-anak Butuh Keteladanan Orang Tua dan Lingkungan Yang Ramah

Penggunaan gadget dapat menciderai perilaku dan saraf anak

BIMA.lombokjournal.com — Ketua TP PKK NTB, Hj. Erica Zainul Majdi menegaskan, proses pendidikan dan penanaman nilai nilai karakter yang baik pada anak, penting teladan dari orang tua dan lingkungan yang ramah serta masyarakat yang perduli,

“Sangatlah diperlukan dalam mendukung tumbuh kembangnya anak,” ajak Hj. Erica saat acara  silaturrahim dengan jajaran pemerintah Kota Bima dan seluruh kader PKK serta para tokoh masyarakat, pemuda dan remaja kota Bima, di Aula Kantor Walikota Bima di Raba, Jumat (13/10).

Bunda PAUD itu mengajak masyarakat dan para orang tua lebih perduli dan selalu memperhatikan kesehatan, kecerdasan, pergaulan dan kebutuhan  anak.

“Dampingi anak anak kita, dengan siapa mereka bergaul kita harus cari tahu. Jangan kendorkan perhatian kita pada anak,” jelasnya.

Pesannya, para orang tua memberikan teladan dan contoh yang baik pada anak. “Beri Satu teladan, lebih baik dari seribu nasehat,” ungkap istri Gubernur NTB itu menyampaikan satu ungkapan bijak.

Hj. Erica  yang hadir didampingi Wakil Ketua I, Hj Syamsiah Muh. Amin dan rombongan roadshow Tim Penggerak PKK Provinsi NTB di Pulau Sumbawa, diterima penuh hangat oleh Walikota Bima, H. M. Quraish H. Abidin, SE  didampingi istri dan segenap Pengurus Tim Penggerak PKK Kota Bima.

Di hadapan ratusan undangan yang hadir, Erica  menekankan pentingnya pola asuh dalam mewujudkan generasi emas NTB.

Ditegaskannya, sesuai dengan program  PKK Kota Bima yang menitikberatkan pada pola asuh anak, diharapkannya pemerintah kota dan seluruh Masyarakat Kota Bima untuk terus meningkatkan kepedulian dan perhatian pada kesehatan dan pendidikan  anak.

Yakni dengan melibatkan semua unsur. Termasuk dengan merencanakan program PKK ke dalam anggaran desa atau kelurahan. “Percayalah pada ibu ibu PKK,” harapnya.

“Insya Allah dana itu akan dimanfaatkan ke hal hal yang baik bagi masyarakat,” ungkap Hj. Erica di hadapan puluhan lurah dan kader PKK.

Dengan kepedulian itu berarti peduli dengan kesehatan, kecerdasan dan masa depan anak, lebih-lebih masa depan Kota Bima, tegasnya.

Termasuk pemanfaatan gadget yang akhir akhir ini sangat digandrungi anak anak dan orang tua, Bunda PAUD itu tidak bosan-bosannya mengingatkan agar lebih selektif. Karena, penggunaan alat tersebut, menurutnya dapat menciderai perilaku dan saraf anak.

Apalagi disajikan konten-konten di gedget itu merupakan konten  yang tidak patut untuk anak anak, seperti konten pornografi dan pornoaksi. Kalau anak sudah terpapar dengan itu, maka mereka menjadi anak qyang lemah, malas dan tidak bisa merencanakan masa depan. Serta tidak mampu mengabdikan diri pada bangsa dan negara, tuturnya.

Di tempat itu, Hj. Erica  juga menyerahkan sejumlah bantuan pemerintah provinsi kepada masyarakat Kota Bima. Yakni berupa peralatan masak, peralatan bengkel dan removal implan. Kemudian, Hj. Erica melakukan kunjungan ke Puskemas Kecamatan Mpunda, yang tidak jauh dari Kantor Walikota Bima.

Sebelumnya, Ketua TP PKK Kota Bima, Hj. Yani Marlina M. Qurais melaporkan, kader PKK telah melaksanakan  berbagai program PKK dengan baik dan sukses. Seperti Pelayanan KB yang diselenggarakan dengan tujuan mengendalikan angka kelahiran.

Juga telah dilaksanakan sosialisasi bahaya narkoba, hatinya PPK serta kegiatan lain yang mendukung program PKK. Ia berharap ketua PKK NTB terus melakukan melakukan pembinaan.

Sedangkan Walikota Bima, HM. Qurais H. Abidin, dalam sambutannya menegaskan PKK telah aktif mendukung pemerintah Kota Bima dalam segala hal. Sehingga banyak program program pemerintah yang sukses dilaksanakan berkat dukungan dan kerjasama dengan PKK.

Termasuk penghargaan Upakarti dari Kemenko Perekonomian RI yang diraih Pemkot Bima, berkat kerja keras ibu ibu PKK. Penghargaan itu diraih atas pembinaan PKK terhadap pelaku industri kreatif Tenun Ikat Bima.

Ke depan, Pemkot akan mengembangkan industri Pariwisata, dengan memoles pantai pink yang dimiliki.

AYA/Hms




60 WNA Dideportasi Sepanjang Tahun 2017

Warga Negara Cina paling banyak dideportasikan

MATARAM.lombokjournal.com — Kantor Imigrasi Kelas I Mataram telah mendeportasi 60 warga Negara asing (WNA) selama 2017 di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Kantor Imigrasi Kelas I Mataram Ramdhani menjellaskan, kebanyakan kasus deportasi disebabkan penyalahgunaan dokumen ijin keimigrasian.

“WNA yang dideportasi didominasi dari Cina sebanyak 18 orang,” ujar Ramdhani di Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Jumat (13/10).

Selanjutnya, ada Malaysia sebanyak 11 orang, Australia (6 orang), Timor Leste (5), Perancis (4), Inggris (3), Korsel (2), dan Belgia, Jepang, Kanada, Swiss, Hungaria, Bulgaria, Jerman, Rusia, Bangladesh, Italia, serta Turki masing-masing satu orang.

Baru-baru ini, Kantor Imigrasi Kelas I Mataram juga berhasil mengamankan tiga WNA yang menyalahi dokumen keimigrasian. Dua warga Spanyol dan seorang warga Australia, menggunakan visa wisata ke Lombok, namun justru berbisnis di bidang properti di Senggigi, Lombok Barat dan jasa penginapan di Gili Air, Lombok Utara.

Tiga WNA ini terciduk tim pengawasan orang asing (timpora) yang berisikan Imigrasi Kelas I Mataram dan Polda NTB dalam operasi gabungan (opgab) terhadap orang asing di wilayah Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Barat pada Kamis (12/10).

Kepala Kasubid Ijin Tinggal dan Status Keimigrasian, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) NTB Sayid Zulkifli mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika melihat atau mendapatkan informasi terkait adanya dugaan penyalahgunaan ijin keimigrasian.

“Kami imbau warga yang dapatkan informasi untuk jangan ragu melaporkan ke kita,” kata Sayid.

AYA

BACA JUGA: Salah Gunakan Visa di Lombok, Warga Spanyol dan Australia Diciduk

 




TGB Ajak Jadikan Disporseni Ajang Berbagi Ilmu

Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi tuan rumah Disporseni yang diikuti 154 peserta

TGB menabuh ‘gendang beleq’

MATARAM.lombokjournal.com — Pekan Diskusi Ilmiah, Olahraga dan Seni (Disporseni) hendaknya tidak semata-mata ajang kompetisi. Lebih jauh harus dijadikan medium berbagi ilmu.

Gubernur NTB. Dr. TGH. M. Zainul Majdi menyampaikan harapan itu, dalam  sambutan selamat datangnya pada Disporseni Universitas Terbuka (UT) Wilayah Timur Tahun 2017, di Asrama Haji NTB Mataram, Kamis (12/10).

Menurutnya, Disporseni  merupakan salah satu sarana mempererat silaturrahim, menggalang sinergitas serta ajang bertukar pikiran antar sesama  mahasiswa.

Tahun ini, Provinsi Nusa Tenggara Barat menjadi tuan rumah Disporseni UT, dengan peserta 154 orang. Pesertanya berasal dari mahasiswa UT Mataram, para mahasiswa UT wilayah timur , seperti Denpasar, Kupang, Majene, Kendari, Makassar, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, dan Jayapura.

Di hadapan seluruh kontingen yang akan bertanding itu, secara khusus, Gubernur juga memberi motivasi kepada seluruh mahasiswa UT.

“Masa depan Republik Indonesia berada di tangan anak-anak muda. Boleh saja UT itu sistem belajarnya jarak jauh tapi bukan berarti kualitasnya tidak baik. UT memang biayanya murah tetapi kualitasnya tidak berarti murahan, UT adalah salah satu jalan negara untuk menjalankan amanahnya,” tutur Gubernur.

Gubernur yang akrab disapa TGB ini menambahkan, dengan metode belajarnya yang unik karena berlangsung jarak jauh, mahasiswa  UT terus diharapkan agar semangat membangun integritas, kejujuran dan disiplin, serta berkomitmen terhadap nilai-nilai yang diyakini.

“Bagaimanapun, masa depan bangsa ada di tangan anak-anak muda,” tegas TGB.

Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara, Dra Ngadi Marsinah MPd menyampaikan, Disporseni akan berlangsung 11-14 Oktober mendatang. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa di bidang diskusi ilmiah, cabang olahraga dan seni , termasuk untuk memotivasi mahasiswa dalam untuk berprestasi secara sehat.

Kesempatan yang sama, Rektor Rektor Universitas Terbuka , Prof. Drs. Ojat Darojat, M. Bus, PhD, juga menyampaikan harapannya, agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar, . Ia berharap, kontingen dapat berpartisipasi secara sportif serta melakukan yang terbaik, demi mengharumkan mama daerah masing-masing.

“Tunjukkan bakat dan prestasi anda tidak kalah dengan mahasiswa perguruan tinggi lain,” tutupnya.

AYA




Pembawa Sabu Yang Dimasukkan Tubuh Melalui Anus, Tertangkap Bea Cukai

Tersangka terancam hukuman penjara  lima Tahun, dan paling lama 20 tahun penjara

Barang bukti empat poket sabu, berat bersih 223,95 gram

MATARAM.lombokjournal.com — Bandar narkoba jenis sabu yang berusaha masuk ke NTB, ditangkap di bandara Lombok International Airport (LIA) sekitar pukul 15.00 Wita oleh petugas Bea Cukai, Selasa (10/10). Tersangka Nurdin alias Udin (46), warga Lhokseumawe Aceh.

Awalnya petugas Bea Cukai Bandara mencurigai gerak-gerik Udin saat masuk ke area bandara. Petugas berinisiatif memeriksa Nurdin alias Udin.

Akhirnya pada pukul 15.50  Wita, Udin diangkut ke Mataram untuk dilakukan pemeriksaan di Klinik Catur Warga. Tim Bea Cukai pun berkoordinasi dengan pihak BNN NTB.

Akhirnya diketahui modus bandar narkoba membawa sabu itu dengan memasukkan barang bukti narkoba jenis sabu ke dalam tubuh Swallowed melalui anus (dubur). Hal ini disampaikan Kepala BNN Provinsi, Pol .Drs.Imam Margono dalam jumpa pers di BNN Kota Mataram.

“Setelah kita lakukan pemeriksaan dan hasil ditemukan benda mencurigakan di dalam anusnya,” tutur imam Margono.

Di dalam anusnya terdapat empat buah benda berupa bungkusan yang berisi narkoba. “Petugas akhirnya memerintahkan agar benda itu dikeluarkan,” katanya.

Setelah berhasil dikeluarkan, ternyata ada empat poket sabu dengan berat bersih 223,95 gram.

Menurut pengakuan Tersangka, narkoba tersebut dibawanya dari Batam ke Lombok sudah dua kali disuruh oleh seseorag dari Batam dengan Imbalan Rp.5.000.000,-. Dari hasil pengungkapan kasus ini  diketahui, nilai barang Bukti lebih kurang seharga RP550 juta.

Dengan asumsi tiap satu gram dikonsumsi 10 orang, dengann demikian berhasil diselamatkan penerus bangsa dari pengaruh buruk narkotika jenis sabu sejumlah lebih kurang 2.240 orang.

Atas perbuatannya ini Tersangka Nurdin dapat dikenakan Undang- undang 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 112 ayat ( 1 ).114 ayat ( 1 ) , 132 ayat (1). “Ancamannya hukuman penjara  lima Tahun dan paling lama 20 tahun penjara,” kata Imam.

AYA