Bawaslu NTB Belum Terima Laporan Penyalahgunaan KTP

Undang-Undang 10 tahun 2016, perubahan dari UU no 1 tahun 2014 tentang pengesahan Perppu menjadi Undang undang Pemilu, pemalsuan dukungan diancam hukuman pidana

MATARAM.lombokjournal.com —  belum mendapatkan laporan resmi dari masyarakat terkait dugaan penyalah gunaan ktp untuk mendukung calon gubernur yang maju melalui calon independent.

Ketua Bawaslu NTB M. Khuwailid Sag menyatakan, pihaknya pihaknya telah memonitor persoalan yang kini mulai memanas tersebut. Pihaknya siap menerima pengaduan masyarakat bila ada yang keberatan KTP-nya di salah gunakan.

“Kami siap menerima (laporan) pengaduan masyarakat, kasus penyalahgunaan KTP kalau ada yang keberatan. Silahkan laporkan,” paparnya, Rabu (20/12).

Khuwailid merujuk pada Undang-Undang 10 tahun 2016, perubahan dari UU no 1 tahun 2014 tentang pengesahan Perppu menjadi Undang undang pemilu. Tiap orang diancam hukuman pidana bila memalsukan dukungan.

Namun menurut Khuwailid persoalan penyalahgunaan dukungan ke calon independen tersebut harus di kaji, apakah masuk dalam kategori pemalsuan atau hanya bersifat administrasi.

“Kita tidak bisa langsung memutuskan masuk pemalsuan atau tidak. Perlu kajian dan mengacu pada peristiwa, baru kita bisa tetapkan keputusannya seperti apa,” pungkasnya

AYA




Warung Tradisional Diminta Bermitra Dengan Ritel Modern

Pasar-pasar tradisional yang belum direnovasi dan kumuh menyebabkan pelanggan beralih pada ritel atau pasar modern

MATARAM.lombokjournal.com —  Warung tradisional sulit berkembang karena renovasi pasar  belum terselesaikan dan maraknya retail-retail modern yang berkembang pesat.

“Mulai dari maraknya retail modern dan tempat usaha bagi masyarakat yang masih direnovasi,  yang kadang mrnghambat,” ujar Kepala Dinas Perdagangan NTB, Hj Putu Selly Andayani, belum lama ini.

Ia menjelaskan, pasar-pasar tradisional yang belum direnovasi dan kumuh menyebabkan pelanggan beralih pada ritel atau pasar modern. Tidak hanya tempat belanja yang kurang bersih, harga yang disuguhkan juga lebih mahal untuk menjaga harga saat tawar menawar.

“Kalau pasarnya kumuh ya mana ada yang mau belanja, masyarakatkan males. Makanya pindah ke retail moderen yang jauh lebih bersih dan nyaman,” tegasnya

Selly menjelaskan, suplai barang dan rantai distributor barang kerap kali menjadi masalah di hilir. Pedagang warung tradisional kerap mengambil barang dari jalur distribusi tangan kedua, bahkan ketiga dan seterusnya.  Hal itu menyebabkan harga menjadi mahal dan keuntungan yang didapatkan sedikit.

Terkait masalah ini, kemitraan bersama ritel bisa menjadi solusi. Hal tersebut bisa memutus rantai distribusi barang dari berbagai pihak. Ini akan memberikan harga yang bagus dan keuntungan yang besar bagi pedagang warung tradisional.

“Tidak lagi mengambil dari tangan ketiga yang membuat harga jadi lebih tinggi,” tuturnya.

Permasalahan selanjutnya, warung tradisional tidak memiliki kemampuan modal yang bisa bersaing dengan ritel modern. Ia mengatakan, solusi dari permodalan perbankan menjadi sangat penting.

Sebab itu,  menurut Selly, perbankan diharapkan bisa bekerjasama dengan masyarakat pemilik warung  agar bisa memajukan perekonomian warung-warung tradisional.

AYA




Atasi Tunggakan Peserta, BPJS Kesehatan Gandeng Bank dan Koperasi

Saat ini jumlah peserta JKN-KIS yang menunggak pembayaran iuran cukup besar.  Perlu solusi, agar peserta yang memiliki tunggakan lebih mudah menyelesaikan kewajibannya

lombokjournal.com –

Jakarta Dalam upaya menjaga keberlangsungan program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan kini menggandeng Bank Mandiri dan Bank BRI melalui Program Menabung Sehat.

Selain itu, melalui Program Angsuran atas Tunggakan Iuran JKN-KIS, BPJS Kesehatan bekerjasama dengan Koperasi Nusantara.

Kerjasama dengan lembaga-lembaga pengelola keuangan itu, dalam upaya meningkatkan kolektabilitas iuran peserta JKN-KIS, melalui berbagai inovasi dan terobosan produk jasa keuangan.

Penandatanganan sekaligus peluncuran program ini diselenggarakan di Kantor Pusat BPJS Kesehatan di Jakarta, Senin  (18/12), yang dihadiri oleh Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso, Direktur Retail Banking Bank Mandiri Tardi, Direktur Hubungan Kelembagaan Bank BRI Sis Apik Wijayanto dan Direktur Utama Koperasi Nusantara Dedi Damhudi.

“Kami mengapresiasi langkah Bank Mandiri, Bank BRI dan Koperasi Nusantara untuk senantiasa mendukung Program JKN-KIS,” jelas Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Kemal Imam Santoso di Jakarta, saat penandatanganan kerjasama dengan Bank Mandiri, Bank BRI dan Koperasi Nusantara di Jakarta (18/12).

Melalui Program Menabung Sehat dan Program Angsuran atas Tunggakan Iuran JKN-KIS ini, diharapkan peserta JKN-KIS khususnya yang memiliki tunggakan dapat lebih mudah menyelesaikan kewajibannya membayar iuran.

“Langkah Bank Mandiri, Bank BRI dan Koperasi Nusantara selaras dengan strategi BPJS Kesehatan untuk keberlangsungan finansial di antaranya peningkatan kolektabilitas iuran peserta dan peningkatan kepastian dan kemudahan pembayaran iuran,” jelas Kemal

Kemal menambahkan, saat ini terdapat peserta JKN-KIS yang menunggak pembayaran iuran dan sudah terlanjur memiliki tunggakan yang cukup besar.

PJS Kesehatan senantiasa mengingatkan peserta yang menunggak untuk membayar iurannya baik secara langsung maupun melalui Kader JKN, digital campaign dan penagihan iuran melalui sms dan surat.

Alhasil cukup banyak peserta yang berniat melunasi tunggakannya, namun ada sebagian peserta yang tidak bisa melunasi sekaligus. Melalui inovasi Program Menabung Sehat dan Program Angsuran atas Tunggakan Iuran JKN-KIS ini, diharapkan dapat menjadi jawaban terkait permasalahan tersebut, sehingga peserta dapat melunasi tunggakan iuran dan mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa menemui hambatan.

BPJS Kesehatan terus melakukan berbagai upaya untuk terus memberikan kemudahan pembayaran iuran.

Di antaranya implementasi Kader JKN, perluasan kerjasama dengan Bank Swasta dan Bank Pemerintah Daerah (BPD), perluasan channel PPOB, tercatat jumlah channel/kanal pembayaran saat ini telah mencapai lebih dari 600.000 titik layanan, yang terdiri atas modern outlet, traditional outlet maupun perbankan, pembayaran melalui Vending Machine, E- Commerce, Mobile Aps, dsb.

Saat ini jumlah titik pembayaran iuran JKN-KIS mencapai lebih dari 600.000 titik. Dengan berbagai kemudahan ini, diharapkan animo peserta JKN-KIS di berbagai daerah untuk membayar iuran tepat waktu dapat meningkat.

Sehingga sustainibilitas program JKN-KIS terus terjaga. “Secara bertahap kami akan terus memperluas kanal pembayaran dan mencanangkan strategi untuk memberi lebih banyak kemudahan dan manfaat bagi peserta JKN-KIS,” kata Kemal Imam Santoso.

Rr (*)

BACA JUGA:




Anugerah Gelar “Putra NTB Utama” Dberikan Gubernur NTB Untuk 13 Tokoh

Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode-periode sebelumnya dinilai menorehkan prestasi besar dan jasa yang tidak terukur nilainya dalam meletakkan pondasi kemajuan NTB

MATARAM.lombokjournal.com –  Penghargaan gelar “PUTRA NTB UTAMA” secara khusus diberikan Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi kepada 13 tokoh NTB, terdiri dari 9 Tokoh yang telah berjasa besar dalam mengantarkan kemajuan pembangunan NTB.

Serta 3 Tokoh Bangsa lainnya yang lahir di NTB dan berjasa dalam mengangkat citra NTB bahkan citra bangsa di kancah nasional dan internasional. Mereka menunjukkan prestasi, dedikasi dan award yang telah diterimanya, khususnya dibidang sains, kesehatan dan diplomasi.

Penyerahan penghargaan itu diberikan usai upacara peringatan HUT ke 59 Provinsi NTB di ex Bandara Selaparang Rembiga Mataram, Minggu (17/12 ).

Penghargaan tersebut diberikan, karena disadari TGB, capaian prestasi dan kemajuan NTB yang diraih saat ini tidaklah datang begitu saja, tidak diperoleh secara instan dan cuma-cuma.

Mereka yang mendapat penghargaan itu, yakni Para Gubernur dan Wakil Gubernur NTB pada periode-periode sebelumnya yang masing-masing menorehkan prestasi besar dan jasa yang tidak terukur nilainya dalam meletakkan pondasi kemajuan bagi seluruh rakyat NTB.

Para tokoh Penerima Penghargaan :Putra NTB Utama tersebut terdiri dari :

  1. AR. Mohammad Ruslan Tjakraningrat
  2. H.R. Wasita Kusuma
  3. H. Gatot Suherman.
  4. Drs. H. Warsito, SH
  5. H. Harun Al-Rasyid, M.Si
  6. Drs. H. Lalu Serinata.
  7. Drs.H.Lalu Srigede.
  8. H. Lalu Azhar
  9. Drs, H.B. Thamrin Rayes
  10. Ir. H. Badrul Munir, MM
  11. Prof. Dr. dr. Mulyanto, penemu pendeteksi murah Hepatitis.
  12. Prof. Dr. Eng. Mikrajuddin Abdullah, ahli Sains bidang fisika material elektronik, yang telah menghasilkan ratusan karya ilmiah internasional.
  13. Dr. Makarim Wibisono Diplomat.

Keberhasilan itu, menurut TGB, lahir dari perjuangan kolektif. Pencapaian itu karena ikhtiar-ihktiar tulus, dari kerja tangan-tangan kreatif dan olah pikir dari gagasan gagasan inovatif dari seluruh anak bangsa yang ada di  Bumi NTB.

Mereja bisa berposisi sebagai aparatur penyelenggara pemerintahan, Pengusaha, Politisi, TNI/Polri dan Penegak Hukum lainnya, Akademisi, Petani, Pedagang, Nelayan, Ulama, Tokoh Agama, Adat, Guru, Mahasiswa dan pelajar, wartawan serta masyarakat NTB yang kini bertempat tinggal di NTB maupun yang sedang meniti karier diluar NTB.

Pada kesempatan sama, Gubernur NTB menyerahkan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden RI Joko Widodo kepada pejabat/ASN Pemprov NTB yang telah mengabdikan diri penuh kesetiaan selama 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun berturut-turut tanpa cela.

Di antara yang menerima Satya Lencana Karya Satya tersebut adalah Kepala Biro Umum  Setda NTB, H. Fathul Gani, M.Si untuk masa pengabdian 20 tahun.

AYA




Penanaman 300 Pohon Di Penutupan Kemah Dakwah Se-Lombok Utara 2017

Kemah Dakwah merupakan konsep pendidikan sesuai visi misi bupati yang lebih dikenal dengan kembali ke khitah pendidikan, yakni pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com – Penutupan Kemah Dakwah tingkat pelajar SMA/SMK Negeri se-Kabupaten Lombok Utara di SMAN 1 Tanjung, Minggu (18/12), diisi sejumlah rangkaian acara, salah satunya penyampaian materi dakwah oleh 2 narasumber dan penanaman 300 pohon.

Ketua Komisi 1 DPRD KLU, Ardianto, yang hadir sebagai pengisi materi mengatakan, menyongsong era modern ke depan, pemuda Islam harus membekali diri dengan ilmu ke-ilaman nasionalis, agar memiliki daya saing dan gagasan-gagasan yang brilian.

“Adik-adik semua adalah calon-calon pemimpin masa depan. Jadilah pemuda islam yang berwawasan ke-islaman nasionalis, inovatif, kaya ide dan gagasan serta kompetitif,” katanya.

Dalam kesempatan itu juga, Ardianto, menyerahkan sumbangan dana sebesar Rp. 1 juta rupiah, untuk operasional Mushala SMAN 1 Tanjung.

Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Tanjung, Muhammad Radin Suleman mengatakan, Kemah Dakwah ke dua tahun 2017, berlangsung lancar.

“Kemah dakwah adalah konsep pendidikan yang dituangkan dalam visi misi bupati atau lebih dikenal dengan kembali ke khitah pendidikan, yakni pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan,”  katanya.

Ketua organisasi pencinta lingkungan Pawang Rinjani, Dedy Ciky mengatakan, penanaman 300 pohon tersebut bertujuan untuk mengajak siswa lebih peduli dengan lingkungan mereka.

“Dari 300 jumlah pohon yang kami sumbang 200 diantaranya, bibit pohon plamboyan, dan 100 lagi pohon bringin,” katanya.

Kemah Dakwah tahun 2017 ini diikuti oleh 110 orang siswa SMA/SMK N se-Lombok Utara, dan berlangsung selama 3 hari, berlangsung tanggal 15-17 Desember.

DNU

 




Dermaga Sandar Pantai Pink, Memang Untuk Wisatawan

Pembangunan Dermaga Sandar di Pantai Pink, mendapat respon positif dari pelaku jasa wisata

MATARAM.lombokjournal.com —  Di tengah pro-kontra pembangunan dermaga Pantai Pink, Tanjung Luar, Lombok Timur, pelaku jasa wisata menilai adanya dermaga akan memudahkan wisatawan menikmati kawasan wisata pantai pink dari jalur laut.

Selain itu, keberadaan dermaga tersebut akan meningkatkan manfaat ekonomi  ikutan lainnya. Kalangan pelaku jasa pariwisata dan pihak pendukung pembangunan dermaga tersebut mengirimkan pers release untuk kalangan media, Sabtu (15 /12)

Menanggapi pihak kontra, yang menyoroti terganggunya estetika kawasan pantai pink yang eksotik. Kepala Desa Tanjung Luar, Mukti Ali menyayangkan penolakan  pembangunan dermaga sandar. “Yang menolak itu, bisa jadi tidak cukup referensi  faham terhadap laut,  yang tidak tahu pantai pink,” ujarnya .

Menurutnya sebagai warga Tanjung Luar, ia sangat tahu persis medan dan geografi Pantai Pink yang  butuh dermaga sandar. “Apalagi aktivitas kunjungan wisatawan dipantai pink melonjak,” kata Mukti Ali.

Sebagai komponen warga Ttanjung Luar, Mukti Ali justru  mengapresiasi Pemprov NTB yang punya atensi  terhadap Lombok Timur terhadap pengembangan sarana pariwisata di pantai pink.

“Saya berkepentingan, karena mayoritas boatman pengantar tamu berasal dari Desa Tanjung Luar,  malahan kami sudah mempersiapkan infrastruktur pendukung untuk mendukung wisata pantai pink,”  katanya.

Hal senada disuarakan Ketua Kelompok Pemuda Sadar Wisata atau  PokDarWis Tanjung Luar, Lalu Muh. Dalil dan Ketua Boatman Tanjung Luar – Pink, Muhammad . Sebagai pelaku wisata di Pantai Pink  berharap agar pembangunan dermaga tersebut cepat selesa. Dermaga sandar itu dinilai sangat bermanfaat bagi boatman.

Pada musim air surut, pelaku wisata mengaku kesulitan membawa tamu atau wisatawan sampai ke tepi pantai karna terhalang batu dan karang laut.   Mereka harus turun dan mendorong sampan ke darat bersama wisatawan. Ceritanya, tak jarang tamu yg ikut mendorong atau turun terpeleset di atas batu dan jatuh menimpa karang.

Ketua PokDarWis Tanjung Luar, Lalu Moh Dalil merasa heran munculnya  penolakan pembangunan dermaga sandar. “Program yang baik dan  bagus kok ditolak,” katanya, sebab manfaatnya sangat besar untuk kemajuan pariwisata di wilayah selatan Lotim.

Kelompok Tani Hutan (Pengelola areal publik pantai pink), Turmuzi mengatakan, pembangunan dermaga Jetty itu dinilainya sangat relevan. Khususnya, kebutuhan kelompok tani hutan Pink Lestari selaku pengelola are publik Pantai Pink yang dipercaya pemerintah melalui kemitraan dengan KPH Renjani Timur.

AYA




‘Rapat Paripurna Istimewa’, TGB Ajak Jaga Optimisme Kolektif

Pencapaian  yang diraih Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), tak bisa lepas dari masa lalu. Pencapaian di masa kini melanjutkan pondasi yang dibangun pimpinan pendahulu

Pimpinan NTB terdahulu hadiri Rapat paripurna istimewa

MATARAM.lombokjournal.com —  Ajakan menjaga optimisme kolektif untuk membangun NTB itu disampaikan Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi yang akrab dipanggil TGB (Tuan Guru Bajang) dalam dalam rapat di ruang sidang DPRD Provinsi NTB, Jumat (15/12), yang dibuka oleh Ketua DPRD NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda serta dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD itu.

TGB menyebut rapat paripurna kali ini merupakan ‘rapat paripurna istimewa’ karena merupakan yang terakhir dihadirinya selama dua periode kepemimpinannya. Rapat Paripurna Istimewa tersebut dalam rangka menyambut HUT NTB ke-59.

‘Semua pihak harus menjaga optimisme kolektif dalam membangun daerah. Kalau kita punya semangat dan optimisme serta ketulusan yang tinggi dalam membangun daerah, pasti terlihat dan nyata hasilnya,” kata TGB.

Ditegaskannya, semua harus yakin NTB bisa berprestasi, siapa pun pemimpinnya.

Optimisme itu merupakan suatu keharusan. “Sesuai janji Allah, bahwa Allah akan memberi sesuatu sesuai persangkaan kita. Jika kita berprasangka baik, maka hal yang baik yang akan diberikan, demikian juga sebaliknya” jelasnya.

Gubernur mengingatkan, disamping berbagai prestasi dan keberhasilan yang diraih NTB, di sisi lain masih banyak tantangan dan hal besar yang harus dikerjakan.

Tantangan kemiskinan, pengangguran, pertumbuhan ekonomi NTB yang terus menerus diatas rata-rata ekonomi nasional selama 3 tahun terakhir, menurutnya harus diikuti dengan penurunan angka ketimpangan.

“Kebijakan yang diformulasikan kedepan, harus dapat menghadirkan kesejahteraan dan pertumbuhan, namun di sisi lain harus diikuti pengurangan ketimpangan/rasio gini dalam masyarakat,”katanya.

Dikatakannya, berbagai pencapaian NTB tidak lepas dari ikhtiar dan kerja bersama semua pihak. Termasuk kemitraan eksekutif dan legislative yang dinilainya berjalan baik.

Melalui berbagai produk legislatif, berupa regulasi dan  fungsi pengawasan yang telah dilakukan DPRD NTB, telah menghantarkan berbagai prestasi untuk NTB.

Gubernur saat itu sempat menyampaikan permohonan maaf sehubungan akan berakhirnya masa jabatan beliau pada tahun 2018 mendatang.

Rapat Paripurna itu dihadiri pimpinan NTB terbaik di masanya, seperti Gubernur NTB periode 2003-2008 H. Lalu Serinata, Wakil Gubernur, H. lalu Azhar, mantan pimpinan DPRD Prov NTB, H. Lalu Mesir Suryadi, dan H. Sunardi Ayub.

AYA

 




Juara Liga 1, Bhayangkara FC Bertanding Eksibisi di GOR Turide, Mataram

Memang tak semua pemain inti datang, tapi kapten tim Bripda Indra Kahfi dan Putu Gede Dirgantara akan bermain dalam pertandingan eksibisi di GOR Turide

MATARAM.lombokjournal.com — Tim juara Liga 1 Bhayangkara FC akan bertanding eksibisi di Gelanggang Olah Raga (GOR) Turida, Mataram, Sabtu (16/12).

Kapolda NTB, Brigjen Pol Firli mengatakan itu saat acara Konferensi Pers di kediaman Kapolda NTB, Jumat (15/12).

“Besok tim Bhayangkara FC akan bertanding eksibisi dengan tim Polda NTB dan tim All Star NTB di GOR Turide,” ujar Kapolda NTB.

Firli mengatakan, pihaknya sengaja mengundang Bhayangkara FC datang ke NTB selain untuk merayakan keberhasilannya menjuarai Liga 1, juga untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) NTB yang ke 59.

“Khusus kita datangkan untuk menyambut rangkaian dari acara HUT NTB yang ke 59 pada 17 Desember mendatang” ungkapnya

Di tempat sama, Manager Lapangan Bhayangkara FC, Kompol I Ketut Kantor mengatakan, dalam kunjungannya ke NTB ini, ia membawa sebanyak 16 orang pemainnya. Namun, pihaknya tidak bisa membawa semua pemain inti Bhayangkara FC karena sebagian memang berhalangan hadir.

“Untuk pemain inti dan pemain asing, kita tidak bisa bawa karena masih ada yang libur dan menghadiri acara yang lain,” ungkapnya.

Ia memastikan, dua pemain inti Bhayangkara FC yaitu kapten tim Bripda Indra Kahfi dan Putu Gede Dirgantara akan bermain dalam pertandingan eksibisi di GOR Turide besok.

“Mereka berdua akan main besok,” kata dia.

Usai makan siang dan Conferensi Pers, rombongan tim Bhayangkara FC langsung melakukan konvoi keliling kota Mataram menggunakan mobil Baracuda dan kendaraan milik Polda NTB lainnya.

AYA




Ekspor NTB Bulan Nopember Turun 6,34 Persen

Dibanding bulan Oktober, Nilai Impor NTB juga menurun sebessar 40,92 Persen

MATARAM.lombokjournal.com – Nilai Ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat bulan November 2017 sebesar US$  64.116.826. Berarti Nilai Ekspor mengalami penurunan sebesar 6,34 persen, jika dibandingkan ekspor bulan Oktober 2017 yang bernilai US$ 68.459.642.

Demikian besaran nilai ekspor dan impor NTB untuk bulan November 2017 yang dirilis Badan Pusat Statistik ( BPS ) NTB yang disampaikan Kabid Satatistik  Distribusi ,Ni Kadek Adi Mandri, Jumat (14/12 ) di Kantor BPS NTB.

Ekspor pada bulan November 2017 yang terbesar ditujukan ke negara Philipina sebesar 95,15 persen, Hongkong sebesar 2,81 persen, dan Vietnam sebesar 0,65 persen.

Kadek Adi Mandri menyatakan, jnis barang ekspor Provinsi NTB yang terbesar pada bulan November 2017 adalah barang tambang/galian non migas senilai US$ 61.005.378 (95,15 persen); perhiasan /permata seniai US$ 2.276.166 (3,55 persen) dan buah-buahan sebesar US$ 361.150 (0,56 persen).

Penurunan itu juga tercatat untuk  Nilai Impor pada bulan November 2017, bernilai US$ 6.476.384. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 40,92 persen dibandingkan dengan impor bulan Oktober 2017 yang sebesar US$ 10.961.295.

Sebagian besar Impor berasal dari negara Australia (33,39%), Jepang (22,21%) dan Singapura (17,05%).

“Jenis barang impor dengan nilai terbesar adalah bahan bakar mineral (25,09%), karet dan barang dari karet  (22,89)  dan benda-benda dari besi dan baja (20,24%),” katanya.

AYA




TGB; Program NTB Dijalankan Dengan Prinsip Keterbukaan

Faktor kepemimpinan menjadi daya tarik NTB, sehingga daerah ini makin dilirik publik baik nasional bahkan dunia

MATARAM.lombokjournal.com – Penghargaan “Kepatuhan LHKPN Terbaik 2017″ dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan guru Bajang (TGB), Selasa (12/12) lalu, merupakan kado indah bagi NTB jelang hari jadinya ke 59 tanggal 17 Desember mendatang.

Di antara kemajuan-kemajuan yang dicapai NTB,  penilaian KPK atas kepemimpinan TGB selama dua periode ccukkup membanggakan. TGB dinilai telah berupaya menutup dan mempersempit ruang perilaku koruptif di lingkungan Ppemerintah Provinsi (Pemprov) NTB.

“Program di NTB dijalankan dengan prinsip-prinsip Keterbukaan,” ungkap TGB.

TGB paling sering bicara Open Government. Penghargaan dari KPK itu seperti melengkapi prestasi demi prestasi yang diukir NTB dalam berbagai bidang.

Orang nomor satu di NTB ini didaulat sebagai salah satu pembicara dalam event berskala Internasional yaitu Asia Pacific leaders Forum (APLF) 2017. Pemerintah Indonesia mempertemukan pemimpin-pemimpin Asia Pasific dalam forum ini..

Keterbukaan Pemerintah Provinsi NTB dalam forum ini yang menjadi acuan terpilihnya Gubernur NTB ini.

Nama Nusa Tenggara Barat menjadi sorotan akhir-akhir ini, bukan hanya seputar kemajuan di sektor Pariwisata maupun kekayaan alamnya. Faktor kepemimpinan menjadi daya tarik NTB, sehingga daerah ini makin dilirik publik di Indonesia bahkan dunia.

Dr TGH. M. Zainul Majdi  makin sering menjadi perbincangan. Ia menjadi salah satu ikon pemimpin dari daerah yang berpengaruh dan membawa perubahan, itu salah satu bukti keberhasilan TGB.

Selama berkiprah menjadi salah satu pemimpin daerah di Indonesia, banyak perubahan dan kemajuan yang dicapai NTB. Tahun 2017 Pemimpin tertinggi NTB ini juga meraih penghargaan transparansi dan akuntibilitas pengelolaan keuangan.

Tak heran kalau penghargaan yang diterima TG bukan hanya dari pemerintah, namun juga berasal dari pengakuan masyarakat melalui media yang mendaulatnya sebagai Best Regional Leader dalam ajang Obsession Award 2017.

Beberapa hari lalu Gubernur NTB datang ke Qatar dan disambut baik Emir Qatar Syekh Tamim Bin Hamad Al-Thani.

Dalam pertemuan antar dua pemimpin yang merupakan anggota Negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) membahas mengenai Investasi Qatar di KEK Mandalika NTB

Selamat untuk Tuan Guru!

 

Romsn Emsyair

(Sumber : Humas NTB).