Lounching Gerakan NTB Gemilang, DR Zul Turun di Lombok Tengah

Gerakan NTB Gemilang merupakan salah satu tim yang akan bergerak membantu pemenangan Pasangan Zul-Rohmi, di luar Tim Koalisi Partai

LOMBOK TENGAH.lombokjournal.com — Relawan Gerakan NTB Gemilang mulai bergerak di Lombok Tengah. Bersama Calon Gubernur NTB, DR Zulkiflimansyah, Senin (05/02) yang akrab disapa DR Zul relawan, melakukan kunjungan ke pasar Renteng di Praya, Lombok Tengah.

Dalam kunjungan yang didampingi puluhan Relawan Gerakan NTB Gemilang, DR Zul berinteraksi langsung dengan para pedagang pasar,  dan berdiskusi soal harga sembako.

Dalam kesempatan diskusinya DR Zul menyampampaikan kepada pedagang dan pengunjung, bila dirinya terpilih ingin menata pasar yang ada di NTB biar layak dan bila perlu di masing-masing kabupaten kota ada Pasar modern.

“Usaha Kecil Menengah Kecil menjadi ujung tombak perekonomian kita, pemberian modal kepada pedang kecil kedepan menjadi fokus Pasangan Zul-Rohmi,” ujar Bang Zul sapaan akrab Dr Zulkieflimansyah, saat dialog dengan ibu-ibu pedagang Renteng.

Kedatangan Rombongan Dr Zul bersama Relawan Gerakan NTB Gemilang ke pasar Renteng Praya Loteng mendapat sambutan hangat dan antusiasme ibu-ibu pedagang pasar.   Cagub NTB  DR Zul tak disangka lebih dulu mengunjungi pasar Renteng.

Ibu -ibu pasar Renteng dalam dialog dengan Dr Zul  berharap, ke depan mereka bisa diperhatikan dalam bentuk pemberian modal usaha dan akses modal yang mudah.

“Kami berdoa agar bapak bisa menjadi gubernur NTB,” ujar seorang ibu pedagang pasar .

Di sela-sela Dr Zul melakukan dialog dengan pedagang, nampak puluhan relawan gerakan NTB Gemilang menyebar dan belanja aneka kebutuhan yang dijual di pasar tersebut.

“Iya sekalian belanja kebutuhan pokok sehari hari, mumpung lagi di pasar,” ujar seorang relawan sembari memperlihatkan barang yang dibeli.

Selepas dari pasar,  rombongan menuju acara Mancing di Desa Sintung yang diselenggarakan oleh Kelompok Gabungan Persatuan Petani Pemakai Air.  Kegiatan ini di hadiri oleh petugas pekasih dan masyarakat di Desa  Sintung, Kecamatan Pringgarata Lombok tengah.

Pada kesempatan tersebut DR Zul Menyampaikan, para Pekasih Air tugasnya  sangat Mulia. Untuk itu kata Dr Zul ,  para petugas harus ikhlas dalam menjalankas tugas.

“Namun yang terpenting adalah kita tetap menjalin silturrohmi sesama masyrakat. Jangan sampai karena beda pilihan dan beda partai, silturrohmi anter masyarakat terputus,” kata Dr Zul diselilingi senyumnya yang khas.

Usai acara pemancingan, rombongan Relawan NTB Bergerak menuju Desa Puyung, bertemu dengan Tokoh Agama dan Masyrakat di Desa Puyung.

Kegiatan DR Zul yg di lakukan di lombok Tengah merupakan rangkaian  acara Lounching Relawan Gerakan NTB Gemilang.

Menurut Bendahara Relawan Gerakan NTB Gemilang, Samsul Hadi Relawan, Gerakan NTB Gemilang sebagai salah satu tim yang akan bergerak membantu pemenangan Pasangan Zul-Rohmi di luar TIM Koalisi Partai.

“Relawan Gerakan NTB Gemilang sudah ada di masing-masing kabupaten/kota dan siap berjuang secra bersama – sama untuk kemenangan Zul-Rohmi,” pungkasnya.

Me (*)




Persaingan AMAN the Great vs Ali Sakti; Pertarungan Marwah dan Gengsi Politik

Publik seantero NTB saat ini menanti hari penetapan Paslon PilGub NTB oleh KPU 12 Februari 2018. Hal ini tentu terkait dengan siapa paslon yang lolos mengikuti etape PilGub NTB 2018.

Bambang Mei dan Lalu Athari Fathullah

MATARAM.lombokjournal.com —

Terlepas hal tersebut, menarik melihat postulat  AMAN (ahyar Abduh – Mori Hanafi) the Great vs Ali Sakti. Kedua paslon itu memiliki inner beauty politik yang kuat di mata publik, khususnya performance dan ketangguhan daya jelajah mesin politik yang berbeda fatsun.

Direktur Mi6, Bambang ei F mengungkapkan analisis politiknya, terkait rivalitas AMAN the Great vs Ali Sakti yang disampaikan ke Media , Minggu 4/2/2018.

Ibarat  kapal induk, AMAN the Great, dengan ketangguhan mesin parpol pengusungnya dan relawan loyalisnya, diprediksi   sanggup menjelajah dan melakukan penetrasi politik yang masif pada setiap jengkal wilayah kekuasaan politik yang berhasil di AMAN kan.

Misalnya, PDIP NTB parpol pengusung AMAN sudah memberikan instruksi tegas disertai reward and punishment kepada semua kadernya untuk berjuang secara sungguh-sungguh penuh dedikasi agar memenangkan AMAN di wilayahnya.

Di sisi lain, kita coba tengok paslon Ali Sakti.  Sebagai calon independen dengan 303 ribu loyalis vottersnya terlihat makin agresif, dalam melakukan penetrasi di kantong-kantong pemilih, khususnya di tiga wilayah yang memiliki jumlah pemilih besar yakni Lotim, loteng dan Lobar .

Gerakan Paket Ali Sakti untuk memperluas massa pendukungnya terlihat makin sistematis dan terukur.mHal ini tentu terkait kepastian dukungan dari rakyat untuk memenangkan paket Ali Sakti melawan Cagub NTB yang diusung parpol.

Ali BD sebagai panglima politiknya, terlihat begitu piawai memainkan ritme  dan psikologi massa dengan melontarkan berbagai statemen atau opini di media yang kerap menimbulkan polemik.

Ibarat ring tinju , sosok Cagub  Ali BD sungguh cerdik mengatur irama permainan gerbongnya. Kapan harus melakukan hook politik,  jab- jab ringan  ataupun merangkul seperti baru baru ini Ali BD tiba-tiba bersama TGB dalam satu acara.

Padahal beberapa waktu sebelumnya,  Ali BD sempat melontarkan statement soal wisata halal yg menuai polemik di publik.

Kalau kita menimbang  paslon AMAN the Great vs  Ali Sakti,  cermin pertarungan marwah dan gengsi politik sejati. Hal ini terkait background politik para calon gubernur NTB  ini dengan track record dan  pengalaman sebagai petarung politik yang hebat .

Dalam pandangan Bambang Mei yang akrab disapa Didu, AMAN sebagai gerbong besar yang di dalamnya  berhimpun para petarung politik dengan berbagai karakter dan  spesifikasi keahlian politik yang tidak perlu disangsikan.

“Ketua PDIP NTB  Rachmat Hidayat yang juga menjadi anggota parlemen sejak1982 misalnya, tak perlu disangsikan kepiawaiannya dalam meraih dukungan rakyat,” ujar Bambang Mei Finarwanto, SH yang didampingi Sekretaris Mi6 , Lalu Athari Fathullah , SE

Parpol pengusung lain nya , PPP NTB pilihan Hj Wartiah , pasti akan  siap menggerakkan gerbong partai dan  loyalisnya guna  memback up AMAN.

“Di internal PPP pasti akan.ada intruksi.khusus untuk memenangkan paket AMAN,” lanjut Didu.

Sementara itu Sekretaris Mi6, Lalu Athari Fathullah menilai, Ali Sakti memiliki kalkulasi politik tersendiri  untuk memusatkan energi politiknya melakukan  penetrasi di tiga wilayah tersebut.

“Lotim, Lobar dan Loteng diprediksi menjadi lumbung utama peroleh suara Ali Sakti,” katanya  sembari mengatakan apabila Ali Sakti menang telak di tiga wilayah tersebut , Ali –Sakti dipastikan  Gubernur NTB 2018 — 2023.

Athari menambahkan secara matemati politik Ali Sakti tetap memiliki peluang memenangi PilGub NTB dengan berbagai alasan yang rasional antara lain :

Pertama, Ali Sakti dengan back up 303 ribu loyalis vottersnya lebih mudah meraih dukungan suara dibanding paslon yg diusung parpol karena mapping dan konsentrasi pemilih loyal nya sudah ada dalam data basenya.

Kedua , keberadaan Lembaga Survey LSI yg memback up Ali-Sakti tak perlu diragukan kredibilitas dalam meng up grade paslon yang ditangani.

Ketiga , jejaring Ali Sakti yang sudah terbina sejak lama. Sebagaimana diketahui Ali BD dulunya aktivis LSM yang sering turun ke masyarakat . Lewat Yayasan Swadaya Membangun ( YSM ) Ali BD banyak terlibat dalam membantu rakyat miskin lewat berbagai program charity.

Selain itu didirikannya Universitas Gunung Rinjani salah bukti Ali BD peduli terhadap pengembangan SDM untuk memajukan NTB .

“Kedua hal tersebut baru sebagian networking Ali BD di rakyat yang siap memenangkan.paket ini plus ditambah jejaring Jamaah NW ,” ungkap Athar

Mataram Simbol Prestise Politik AMAN

Ditambahkan Athar, meskipun kota Mataram pemilihnya relatif kecil dibanding tiga kabupaten tersebut . Tapi secara prestise, bagi AMAN dan Ali Sakti memiliki arti penting secara politik.

“Mataram adalah  simbol benteng AMAN yang harus dipertahankan loyalitas warganya untuk AMAN ,” kata Athari.

Sementara itu , lanjut Athar , dimata Paslon Lain , khususnya Ali Sakti berharap warga kota Mataram kelak bisa menjatuhkan pilihan politiknya ke Ali Sakti.

“Inilah obsesi politik sesungguhnya dari Ali-Sakti ingin menang juga di benteng pertahanan AMAN ,” ujar Athari sambil mengatakan justru dikota Mataram ini banner dan baliho Ali Sakti bertebaran di setiap sudut kota .

Bagi Didu , Mataram sebagai simbol politik AMAN  akan dijadikan ajang perebutan pengaruh  Paslon PilGub NTB lainnya  karena secara politik, Mataram identik dengan episentrum kekuasaan politik di NTB yang memiliki gengsi dan bobot politik tersendiri, tidak sekedar perolehan suara semata.

“Kurang afdol secara prestise politik,  jika kemenangan para Paslon PilGub NTB  tidak linier dengan perolehan suaranya di kota Mataram ,” pungkasnya

ME (*)




REI NTB Musda ke VIII; Dukung Program Sejuta Rumah

Mulai mengemuka nama-nama kandidat yang akan melanjutkan kepemimpinan REI NTB, antara lain, Dirut PT. Royal Drs. Izzat Husein, MM., dan Dirut PT. Dasar Ilham Sakinah H. Ahmad Rusni, SE, MM.

, Heri Susanto

MATARAM.lombokjournal.com —  Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Provinsi NTB, akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) REI ke VIII tanggal 14 Februari mendatang.

Musad DPD REI akan mengusung tema “Optimalisasi Kemitraan REI NTB dan Pemerintah Daerah dalam Mendukung Program Sejuta Rumah di NTB.”  Siaran Pers Panitia Musda DPD REI NTB itu disampaikan ke Media , Minggu 4/2/2018

Ketua Panitia Musda DPD REI NTB, Heri Susanto, menyebut agenda utama Musda melakukan pemilihan Ketua Umum DPD REI NTB masa Bakti 2017-2020.

Hal itu sesuai dengan amanat anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), mengingat telah berakhirnya masa kepengurusan DPD REI NTB periode 2014-2017 di bawah Ketua Umum DPD REI NTB H. Miftahuddin Ma’ruf SH.

“Persiapan sudah 80 persen,” katanya menjelaskan.

Heri Susanto memastikan, Musda DPD REI NTB akan berlangsung di Hotel Golden Palace, Mataram dan akan diikuti sejumlah kandidat. Hingga kini telah beredar nama-nama calon ketua umum yang akan maju dalam bursa pemilihan.

Nama-nama yang muncul antara lain, Dirut PT. Royal Drs. Izzat Husein, MM., dan Dirut PT. Dasar Ilham Sakinah H. Ahmad Rusni, SE., MM.

Nama-nama lainnya dipastikan akan bertambah, seiring makin dekatnya pelaksanaan Musda. Mereka akan memperebutkan 40 suara anggota dan pengurus DPD REI NTB, dengan mekanisme musyawarah untuk mencapai mufakat.

Namun jika tidak ditemukam titik temu, maka pemilihan akan dilaksanakan secara voting.

“Kalau tidak bisa musyawarah, baru kita akan voting,” jelas Heri.

Lebih jauh dikatakan, untuk menjadi ketua umum, para calon harus mempunyai sejumlah kualifikasi. Ketua Umum ialah harus mempunyai pengalaman bisnis di bidang properti, memiliki akses ke stake holder, mampu memimpin organisasi, dan berkomitmen untuk mengurus organisasi.

Selain memilih ketua umum baru, agenda lain Musda ialah untuk menyusun rencana kerja organisasi berdasarkan program kerja yang dihasilkan dari rapat komisi.

Hal ini penting mengingat keberadaan REI sebagai organisasi perusahaan-perusahaan yang berhimpun atas dasar kesamaan usaha, kegiatan dan profesi di bidang pembangunan dan pengelolaan perumahan permukiman.

Selain itu, jasa-jasa realestat lainnya, memilki tujuan untuk meningkatkan harkat dan martabat, mutu kehidupan dan kesejahteraan masyarakat peningkatan dan pengembangan pembangunan secara terpadu, terarah, berencana dan berkesinambungan.

Momentum Musda mendatang sekaligus meneguhkan komitmen REI secara organisasi untuk mendukung program pemerintah dalam penyediaan rumah bagi MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) di NTB.

Terlebih tahun ini, keberadaan REI NTB genap memasuki usia 23 tahun. Waktu yang cukup matang bagi keberadaan satu organisasi

“Dalam rentang waktu tersebut REI NTB selalu aktif mendukung setiap kebijakan pemerintah untuk sektor perumahan,” ungkapnya.

Berbagai program juga telah dicanangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui pengadaan rumah yang layak dan  terjangkau. Komitmen tersebut terus dijaga karena REI NTB ingin tetap menjadi garda terdepan dalam menyediakan rumah bagi rakyat.

“REI tidak hanya mendukung tetapi juga berkomitmen untuk menyediakan rumah yang layak dan terjangkau untuk masyarakat,” tukasnya.

Me (*)




PAM Swakarsa di Loteng pun Dukung Zul-Rohmi

Kelompok orang-orang yang tidak sekolah, dan jarang dilibatkan dalam pembangunan di Lombok Tengah, berharap bila nanti Pasangan Zul-Rohmi menang, bisa mengakomodir mereka

LOMBOK TENGAH.lombokjournal.com — Sosok Calon Paslon Zul – Rohmi makin menarik perhatian masyarakat.  Kini dukungan datang dari tokoh Ketua kelompok PAM Swakarsa Damar Sakti,  Mamiq Sugiono asal Desa Rembitan, Kecamatan Pujut Lombok Tengah.

Mamiq Sugiono yang akrab disapa Gimbak mengatakan, DR Zul memiliki jaringan Nasional.

“Pengganti Tuan Guru Bajang ke depan, harus orang yang mampu membawa kemajuan di NTB seprti TGB,” ungkap Gimbak pada media melalui siaran pers, Sabtu (03/02).

Gimbak mengatakan,  meskipun  di Lombok Tengah ada Bupati yang maju jadi calon Gubernur,  tapi sosok DR Zul-Ibu Rohmi lebih pas memimpin NTB lima tahun ke depan.

“Pasangan ini punya jaringan nasional, juga paslon muda dan mewakili semua unsur,” ujarnya.

Gimbak bersama kelompok PAM suwakrsa Damar Sakti berjanji siap berjuang untuk kemenangan pasangan Zul – Rohmi di Lombok Tengah.

Masyrakat mungkin belum begitu famiiar atau mengetahui sosok ZulRohmi,  Namun masih ada waktu sampai bulan Juni untuk terus bergerak dan mensosialisakan paslon ini.

“Hingga nanti memastikan masyarakat memilih calon yang didukung TGB ini,” ungkapnya

Harapannya, ke depan dengan pembangunan yang ada di Lombok Tengah, semua lapisan masyrakat bisa dilibatkan sesuai kemampuan yang dimiliki.

“Kelompok kami kebanyakan terdiri dari orang-orang yang tidak sekolah, dan jarang dilibatkan dalam pembangunan yang ada di Lombok Tengah. Maka kami berharap bila nanti Pasangan Zul – Rohmi menang, bisa mengakomodir kelompok-kelompok seperti kami,” ujar Mamiq Sugiono.

Ia mencontohkan, seperti pembangunan di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Mandalika Resort di Kute,  Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah minim sekali perhatian terhadap masyarakat dan kelompoknya.

“Dalam ingatan kami, bagaimana dulu warga yang tergusur di pinggir pantai tanpa ada konpensasi dan yang lainnya,” katanya.

Dari calon-calon yang muncul,  baru tim dari DR Zul yang mengajak membantu memenangkan beliau di Loteng. Setelah disampikan ke kelompok dan melihat calon-calon yang lain, maka sepakat dan siap berjuang untuk memenangkan Zul – Rohmi.

“Faktor Ibu Rohmi yang juga kakak Kandung TGB dan cucu Maulana syekh ini akan memudahkan kami mensosialisasikan di masyarakat, karena Ibu rohmi satu – satunya calon perempuan, dan akan lebih mudah ditandai dan di ingat oleh inaq-inaq yang tidak bisa baca tulis,” sambung Mamiq Sugiono

Me




NTB Jadi Pusat Pelatihan Barang Jasa Berstandar Nasional

Sangat membanggakan, Pusat Pelatihan Unggulan Pengadaan Barang Jasa dikelola oleh putra-putra daerah

MATARAM.lombokjournal — Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) salah satu daerah di Kawasan Pndonesia Timur yang saat ini telah memiliki Pusat Pelatihan Unggulan Pengadaan Barang/Jasa yang berstandar nasional.

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi NTB mendapatkan amanah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI, sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipercaya memberikan pelatihan pengadaan barang/jasa kepada Unit Layanan Pengadaan (ULP) se Indonesia.

Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH. M.Si meresmikan BPSDM Prov. NTB sebagai Pusat Pelatihan Unggulan Pengadaan Barang/jasa, di Aula Rinjani Kantor BPSDM NTB, Jum’at (02/02).

Wagub menegaskan, ini akan mampu menghasilkan aparatur yang berkompeten dalam bidang pengadaan barang/jasa di Indonesia, khususnya di NTB.

“Dengan adanya aparatur pengendali yang profesional, akan mampu meminimalisir potensi-potensi pelanggaran yang akan berisiko terhadap sangkutan hukum, baik perdata maupun pidana terhadap proses pegadaan barang jasa di daerah,” harap M. Amin.

Wagub menghimbau kepada pemangku amanah di NTB, untuk tidak perlu takut dalam mengambil kebijakan pembangunan terutama dalam proses pengadaan barang/jasa, apabila telah sesuai dengan mekanisme dan aturan yang ada.

Ke depan sistim elektronik dalam proses pengadan barang jasa harus terus disampurnakan. Dengan sistim pengadaan elektronik yang telah berjalan saat ini, mampu menghindari praktek Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam proses pengadaan barang/jasa.

Selain pengadaan sistim elektronik, ke depan juga perlu di tingkatkan proses pengurusan administrasi.

“Tidak boleh lagi pengurusan administrasi yang berkaitan dengan pengadaan barang jasa yang berbelit-belit, terutama di NTB sebagai pusat pelatihan unggulan pengadaan barang/jasa di Indonesia,” pungkasnya.

Deputy Executive Bidang Program Millennium Challenge Account Indonesia (MCAI) Lukas Laksono Adhyaks mengaku, sangat bangga dengan diresmikan BPSDM NTB sebagai pusat pelatihan unggulan pengadaan barang/jasa di kawasan Indonesia Timur.

Di hadapan para peserta yang berasal dari ULP seluruh Indonesia, ia menjelaskan bahwa tenaga pendidik yang ada di BPSDM NTB saat ini berasal dari dalam dan luar negeri.

Selain itu, ia juga mengaku sangat bangga karena BPSDM NTB sebagai pusat pelatihan unggulan pengadaan barang jasa dikelola oleh putra-putra daerah.

Menurut Lukas keberadaan MCAI telah banyak mendukung pemerintah terutama dalam proses pengadaan barang /jasa.

Ke depan BPSDM NTB akan menjadi Center Exellent untuk ditularkan ke daerah-daerah lain di Indonesia. Kata Lukas, NTB akan menjadi garis terdepan dalam hal pendidikan pengadaan barang / jasa.

Acara tersebut dihadiri Deputy Executive Bidang Program Millennium Challenge Account Indonesia (MCAI)  Lukas Laksono Adhyaks, President Country Director, Millennium Challenge Corporation (MCC) Troy Ray, Sekretaris Utama LKPP RI, Salusra Widya dan Kepala BPSDM NTB H. Rusman, SH., M.H.

AYA




Dipecat Dari Ketua DPC Hanura, Subuhunnuri Tak Akui Syamsu Rizal

Subuhunnuri melakukan perlawanan, tidak mengakui DPD Hanura hasil Musdalub karena melanggar AD/ART partai.

MATARAM.lombokjournal.com —  Ketua DPC Kota Mataram Subuhunnuri dinyatakan sudah dinonjob oleh Ketua DPD Partai Hanura NTB, hasil Musda, H Syamsu Rizal beberapa waktu lalu.

Diberhentikannya Subuhunnuri dengan sudah dilayangkanya Surat Keputusan (SK) memecat ketua DPC Hanura Kota Mataram itu, lantaran  dianggap tidak mau diverifikasi faktual oleh KPU atau tidak loyal terhadap partai.

Saat dikonfirmaai  subunuri mengatakan, pemecatan tersebut tidak sah, lantaran sampai saat ini DPD Hanura NTB masih dua kepemimpinan, yaitu Kubu Mudahan Hazdi dan Samsu Rizal.

“Jadi memang kalau dia merasa memberhentikan saya, kan saya tidak merasa dia (Rizal) sebagai Ketua DPD saya. Karena ketua DPD saya itu pak Mudahan bukan bang Rizal,” terangnya

Namun disinggung terkait pemecatan lantaran Nuri tidak ikut dalam verifikasi parpol yang dilakukan KPU NTB tanngal 31/1 kemarin, Nuri mengatakan Pemecatan dilakukan satu hari sebelum verifikasi faktual parpol.

“Bagaimana saya mau verifkasi dia mengeluarkan pemecatan, tanggal 30 saya dipecat dan verifikasinya tanggal 31 terus dari mana saya dikatakan tidak loyal. Kalau dia memang misalnya lewat tanggal 31 mengeluarkan SK ya pasti saya ikut sih,” kata Nuri.

Namun sampai saat ini ia masih melakukan perlawanan dan tidak mengakui hasil Musdalub karena melanggar ADRT partai.

“Semua orang tahu ada polemik di tubuh Hanura dengan munculnya dua kubu yakni, H Mudahan dan H Syamsu Rizal. Tapi, saya lebih patuh ke H Mudahan, tidak mengakui kubu H Syamsu Rizal,” ungkapnya

Dikatakan Nuri, menghadiri proses Musdalub tersebut dan sangat mendukung jika dilaksanakan sesuai ADRT. Akan tetapi, dalam perjalanan, proses itu tidak sesuai ADRT alias main tunjuk apalagi mengatas namakan perintah Ketua Umum (Ketum).

“Tidak boleh dong main tunjuk, ada aturan sendiri dan sudah tertuang dalam  ADRT ( anggaran dasar Rumah tangga ) partai,” katanya.

Nuri menjelaskan, yang mempunyai hak suara dalam Musdalub itu adalah DPC, dengan kata lain 30 persen harus mendapat dukungan DPC. Setelah itu, baru masukkan calon sesuai usulan DPC.

“Jika dijalankan sesuai aturan, kenapa tidak kami taat. Ini main pecat segala, tidak ada main pecat,” cetusnya.

Kalaupun demikian lanjut Bung Nuri, semuanya masih proses, ada gugatan sedang dilakukan. Menkumham sendiri kembali ke internal partai.

“Saran saya, tidak boleh ke depan kepentingan pribadi yang merusak kepentingan organisasi, dan yang jelas jangan menepuk air di dulang, takutnya nanti kepercik air sendiri,” imbuhnya.

Ditemui terpisah,  Syamsu Rizal mengatakan, setelah pengurus DPC Kota Mataram tidak mau diverifikasi parpol oleh KPU kota Mataram kemarin, Ketua DPC Hanura Kota Mataram sudah digantikan oleh I Ketut Dastre, yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kota Mataram.

“Sudah ada penggantinya, dan pada saaat verifikasi parpol pun yang di verifikasi pengurus baru,”ujarnya.

Ia mengaku, telah mengganti kepengurusan baru yang akan dan dilaporkan ke DPP.

AYA (*)

 

 




Paslon Ali-Sakti Maupun Suhaili-Amin, Berpeluang Memenangi Pilgub NTB

Pemilihan Gubernur NTB  2018 mendatang dipastikan akan menarik banyak animo masyarakat. Tingkat partisipasi politik rakyat untuk memilih calon pemimpin di daerah nya akan meningkat, seiring dengan membaiknya persepsi rakyat tentang figur figur yang mengikuti konstestasi pilkada ini.

Suhaili – Amin

MATARAM.lombokjournal.com — Sentimen positif dari rakyat karena pesona figur yang tampil di PilGub NTB memiliki magnet kuat,  dengan latar belakang maupun talenta yang dimilikinya.

Paslon Ali-Sakti diprediksi akan memenangi PilGub NTB. Ali B Dahlan mengikuti Pilkada Lotim 2013 silam lewat jalur independen, dan menang.

Selain itu, sebagai calon independen setidaknya Ali-Sakti memiliki loyalis votter 303 ribu  lebih suara by name by adress yang siap menjadi avant garde.

Sementara Paslon Suhaili-Amin yang diusung Golkar Nasdem dan PKB dengan 19 Kursi Parlemen, equavalen 700’ribuan suara, pasti tidak mudah dikalahkan oleh lawan politiknya.

Karena kekuatan mesin politik partai,  maupun dukungan jamaah Yatofa dan kaum Nahdliyin yang jumlahnya cukup signifikan, menambah pundi-pundi suara Suhaeli-Amin.

Baik Ali BD maupun Suhaili menyadari memiliki bargain politik kuat.  Maka sebagai  playmaker politik utama, publik akan disuguhi pesona manuver politik yang handal, oleh kedua figur tersebut dalam  mengatur dan menggerakan gerbongnya  meraih simpati dan dukungan rakyat.

Analisa kekuatan politik itu disampaikan Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, SH dalam siaran persnya kepada media, Jum’at (02/02) .

Baik paslon Ali-Sakti dan Suhaili- Amin  sudah mengkalkulasi dan  berhitung secara cermat soal  probabilitas maupun plus minus mengikuti perjudian politik ini.

“M mereka tidak ingin dipecundangi,” kata Bambang Mei yang didampingi Sekretaris Mi6, Lalu Athari Fathullah,SE.

Bagi Ali-Sakti dan Suhaili-Amin,  konstestasi PilGub NTB merupakan lompatan titian karier politik ke jenjang lebih atas, sekaligus prestise politik tertinggi.

“Mereka  punya  track record bertarung di arena pilkada dan sama sama menang dua kali,” ujarnya sambil menambahkan wajar jika Pilgub NTB ini dijadikan final battle .

Menurut Didu — panggilan akrab Bambang Mei — sebagai gladiator politik yang mumpuni, kedua paslon tersebut saat ini terlihat masih saling menjajaki ketahanan gerakan politiknya dalam  memperebutkan simpati rakyat.

“Suhaili Amin itu ibarat burung Nazar yg tetap memantau dari kejauhan setiap pergerakan rival politiknya,”‘ tegas Didu

Sebaliknya, Cagub NTB, Ali BD nampak makin agresif lewat kontruksi manuver politik paradoks yang kerap kontroversial.

“Ali BD sengaja membangun opini  kontroversi politik sebagai upaya menaikkan citra posisi tawarnya,” lanjutnya .

Rangkaian kontroversi yang dicuatkan Ali BD sebagai bagian  mengedukasi dan memberikan  pencerahan politik.  “Rakyat harus dibangunkan kesadaran politiknya agar peduli terhadap realitas sekelilingnya,” ungkap Didu

Paslon Suhaili-Amin justru menjauhi politik konfrontasi, karena menjadi kontra produktif jika harus menambah lawan politik diluar ring. “Suhaili Amin terkesan low profile dan adem ayem dibalik gesekan politik yang ekskalasinya cenderung meningkat,” ujarnya lagi .

Kata Didu, yang jelas keduanya ingin menjadi is the best di mata konstituen. Semua media dipakai untuk membranding tampilannya agar makin perfect, tapi berbeda strategi taktiknya.

Peta Dukungan dan Taktik Strategi

Terkait peta dukungan, sambung Ddidu, dengan loyalis votter by name by adress tersebut, kerja politik paket Ali-Sakti di basis lebih mudah karena sudah tahu mapping suara pemilihnya.

Guna memaksimalkan dan memperluas dukungan, Ali-Sakti cukup menugaskan 303 ribu loyalis vottersnya tersebut untuk merekrut dan merawat tiga orang pemilih saja secara intens, dipastikan memenangkan PilGub NTB.

“Maka dengan 1,2 juta pemilih Ali Sakti akan menjadi pemenang PilGub ntb dengan catatan tidak ada turbulensi politik yang mengganggu kinerja Ali Sakti dimata publik,” ungkap Didu yang juga mantan Direktur  Eksekutif Daerah Walhi NTB.

Paket Suhaili Amin, lanjut Didu tentu akan memaksimalkan kerja mesin politik parpol pengusung plus relawan loyalis nya, khususnya dari Jamaah Yatofa dan kaum Nahdliyin.

“Selain itu peran Cawagub Moh Amin dalam memback up perolehan suara pulau sumbawa tidak bisa dianggap remeh,” ujarnya.

Dalam kontek ini, paslon Suhaili-Amin untuk wilayah mBojo, perolehan suaranya kelak diprediksi cukup signifikan, khususnya di kota dan Kabupaten Bima.

“Ketua Golkar Kabupaten Bima yang juga Bupati kabupaten Bima tentu akan diinstruksikan memaksimalkan peran dan power politiknya,” sambung Didu. Untuk kota Bima , peran Cawalkot Bima, Lutfi yang diusung Golkar tentu tidak tinggal diam memenangkan Suhaili-Amin.

Untuk Lombok Barat dan Kota Mataram, mesin politik partai Golkar akan memainkan peran strategis untuk memenangkan Suhaili-Amin, karena dua wilayah ini lumbung  tradisional suara utama Golkar dari masa ke masa .

“Meskipun demikian tetap terbuka celah suara Golkar terbelah karena Faktor Ahyar Abduh,” cetus Didu

Kata Didu, dengan melihat kecendrungan politik yang mengemuka ke publik, agaknya PKB NTB perlu melakukan membuka dialog dengan NU, maupun sayap pemuda Nahdliyin lainnya terkait sejumlah putusan politik yang dianggap tidak elok.

“PKB NTB saat ini mengalami situasi yang dilematis terkait relationshipnya  dengan NU, maupun kaum muda NU lainnya yang mendukung paslon di luar Suharli Amin,” pungkasnya.

Me




Longsor Akibat Ujan Deras, Dusun Dompo Indah Kayangan Lumpuh

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KLU bersama warga melakukan evakuasi timbunan longsor secara manual.

LOMBOK UTARA.lombokjournal.com —Tanah longsor akibat hujan deras kembali terjadi di Lombok Utara. Kali ini terjadi di Dusun Dompo Indah, Desa Selengen, Kecamatan Kayangan, Kamis (1/2).

“Titik longsor berada di jalan yang penghubung Dusun Dompo Indah dengan Desa Gumantar. Kini arus transportasi warga lumpuh total,” kata Kepala Dusun Dompo Indah, Luji Hartono, Kamis (1/2).

Atas kondisi itu, Luji meminta agar pemerintah daerah melalui SKPD terkait segera menurunkan alat berat untuk mengangkut timbunan tanah yang menutup hampir seluruh badan jalan.

“Di titik longsor ini dulu memang pernah ditalud, itu dana swadaya warga. Tapi mungkin karna derasnya hujan sehingga memgakibatkan longsor,” sambungnya.

Tak ingin berdampak bagi warganya, Luji meminta pemerintah daerah untuk kembali melakukan pentaludan dititik yang sama, mengingat jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat guna mendukung aktivitas ekonomi dan aktivitas lainnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KLU, Iwan Maret Asmara ditemui terpisah mengatakan, pihaknya sudah turun langsung ke lokasi guna melakukan evakuasi timbunan longsor.

“Tim sudah turun langsung tadi melakukan evakuasi dengan sistem manual, warga juga ikut membantu,” cetusnya.

DNU

 




Masyarakat Lingkar Hutan Gunung Sasak Siap Menangkan Zul-Rohmi

Track Record Dr Zul yang menjadi anggota DPD RI selama tiga periode juga menjadi dasar kenapa Zul pantas menjadi Gubernur dan melanjutkan ikhtiar TGB

LOMBOK BARAT.lombokjournal.com —  Pasukan Militan Lingkar Hutan Guning Sasak Desa Kuripan, ,  Kecamatan Kuripan, Lombok Barat (Lobar), mendeklarasikan kesiapan memenangkan Dr Zulkiflimansyah dan Siti Rohmi Djalilah sebagai pasangan  bakal calon Gubernur dan Wakil gubernur NTB, Kamis (01/02).

Ketua Forum Deklarasi Pasukan Militan Lingkar Hutan Gunung Sasak, Abdul Hafidz mengatakan, dukungan tersebut merupakan deklarasi swadaya dari masyarakat,  tokoh pemuda. petani dan buruh siap  untuk memenangkan paket Zul-Rohmi diwilayah tersebut.

“Masyarakat militan lingkar hutan gunung sasak, Kuripan selatan menyatakan siap berjuang bersama-sama bersama Zul-Rohmi untuk menang di Pilkada NTB 2018,” ujar Abdul hafidz usai deklarasi di depan Ratusan masyarakat dan tokoh pemuda di Desa itu.

Masyarakat militan hutan lindung Gunung Sasak memilih paket Zul-Rohmi, karena masyarakat menilai paket tersebut adalah orang yang memiliki pengalaman luas,  bergaul dengan masyarakat,  merakyat serta dari latar belakang pendidikan yang kuat.

Masyarakat menganggap itu barometer  untuk memilih pemimpin yang tepat lima tahun ke depan.

“Karena itu kami sebagai penggagas dan inisiator mengajak masyarakat lebih fokus lagi kepada rencana perjuangan di pilkada 2018, bersama sama mendukung  Zul-Rohmi untuk jadi pemimpin di Pilkada 2018,” ucap Hafidz

Masyarakat Militan Lingkar Hutan Gunung Sasak akan memperjuangkan Kemenangan di Kabupaten Lobar.

“Insya Alloh untuk Lombok Barat kita akan terus berjuang menangkan Zul-Rohmi,”tegasnya.

Ia berharap Paket  Zul-Rohmi harus menang telak di Kecamatan Kuripan,  dan secara keseluruhan di Lobar. “Kita juga mohon doa supaya sama-sama di barisan Zul-Rohmi,  NTB gemilang rakyat senang,”imbuhnya

Sementara itu salah seorang Tokoh Pemuda Lingkar Hutan Gunung Sasak, Desa Kuripan Selatan Ruslan mengatakan tokoh pemuda di Desa Kuripan Selatan siap memenangkan paket Zul-Rohmi.

“Mari kita tanam Zul-Rohmi di dada kita, mari kita tanam Zul-Rohmi di mata kita, mari kita tanam Zul-Rohmi di fikiran kita. Untuk selajutnya tinggal kita berjuang habis-habisan bertarung habis habisan untuk memengkan Zul-Rohmi,” ujarnya

Alasan kenapa tokoh pemuda di Desa Kuripan Selatan memilih Zul-Rohmi, karena pasangan itu dianggap mampu akan meneruskan keberhasilan kepemimpinan Gubernur NTB TGH Zainul Majdi atau yang akrab di sapa Tuan Guru Bajang (TGB).

“Ibu Rohmi adalah kaka kandung TGB, beliau (TGB) adalah gubernur yang paling sukses yang kita dapatkan bahkan di tingkat nasional, beliau adalah orang orang sukses dan tidak mungkin beliau tidak akan mendukung kakaknya sendiri dan meneruskan kesuksesan kepemimpinan TGB,” ucapnya.

Sedangkan dari segi Track Record Dr Zulkiflipiansah yang menjadi anggota DPD RI selama tiga periode juga menjadi dasar kenapa Zul-Rohmi harus dipilih dan pantas menjadi Gubernur dan melanjutkan ikhtiar TGB.

“Dr Zul adalah anggota DPD Ri tiga periode kemampuan, beliau sudah internasional, banyak mahasiswa-mahasiswa beliau dari luar negri. Itu menandakan pasangan tersebut calon yang seharusnya dan pantas untuk kita jadikan acuan untuk kita berjuang,” pungkasnya..

Me (*)




NTB Mengalami Kenaikan Inflasi

Inflasi Nusa Tenggara Barat bulan Januari 2018 sebesar 0,47 persen terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan dengan kenaikan indeks pada Kelompok Bahan Makanan sebesar 1,08 persen

MATARAM.lombokjournal.com– Badan Pusat statistik ( BPS ) NTB merilis, pada bulan Januari 2018, Nusa Tenggara Barat mengalami inflasi sebesar 0,47 persen. Atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 129,88 pada bulan Desember 2017 menjadi 130,49 pada bulan Januari 2018.

Angka inflasi ini berada di bawah angka inflasi nasional yang tercatat sebesar 0,62 persen.

Hal ini disampakan Kepala BPS Provinsi NTB, Ibu Ir. Endang Tri Wahyuningsih. Endang menyatakan untuk wilayah Nusa Tenggara Barat, Kota Mataram mengalami inflasi sebesar 0,57 persen dan Kota Bima mengalami inflasi sebesar 0,09 persen.

Inflasi Nusa Tenggara Barat bulan Januari 2018 sebesar 0,47 persen terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan dengan kenaikan indeks pada Kelompok Bahan Makanan sebesar 1,08 persen.

Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan bakar sebesar 0,83 persen; Kelompok Sandang sebesar 0,24 persen; Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,2 persen; Kelompok Kesehatan sebesar 0,16 persen dan Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olah raga sebesar 0,14 persen.

“Sedangkan penurunan indeks terjadi pada Kelompok Transport, Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 0,37 persen,” terangnya

Laju inflasi Nusa Tenggara Barat tahun kalender Januari 2018 sebesar 0,47 persen lebih rendah dibandingkan inflasi tahun kalender Januari 2017 sebesar 1,49 persen.

Sedangkan laju inflasi “tahun ke tahun” Januari 2018 sebesar 2,65 persen lebih rendah dibandingkan dengan laju inflasi “tahun ke tahun” di bulan Januari 2017 sebesar 2,95 persen,” pungkasnya

AYA