TGB Sharing Ke Tokoh Lintas Agama, Tentang Keberhasilan Toleransi Di NTB

TGB diundang tokoh lintas agama untuk berbagi gagasan dan pengalaman membangun kehidupan yang toleran di daerah

lombokjournal.com–

JAWA TENGAH ;

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan salah satu daerah yang berhasil membangun kehidupan toleransi di Indonesia. Berbagai suku, ras, agama dan golongan hidup rukun dan saling membantu, untuk kepentingan daerah dan bangsa.

Bahkan, NTB merupakan contoh kerukunan hidup antar umat beragama di dunia.

Kesuksesan masyarakat dan pemerintah NTB membangun kerukunan dan toleransi tersebut, Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi diundang tokoh lintas agama Jawa Tengah untuk berbagi gagasan dan pengalaman membangun kehidupan yang toleran di daerah yang dikenal Bumi Seribu Masjid tersebut.

Acara itu dikemas dalam bentuk Sarasehan, dengan tema “Toleransi Beragama/Berkeyakinan Di Indonesia, Fakta Dan Prosoeknya” di Kampoeng Percik, Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah, Rabu (28/03).

Pada acara yang dihadiri unsur kepolisian, Pemda dan tokoh lintas agama dan dikemas santai itu, Gubernur yang akran disapa Tuan Guru Bajang (TGB) menjalaskan sejumlah program unggulan pemerintah daerah selama kepemimpinannya, yang memiliki kaitan langsung dengan toleransi kehidupan beragama.

Salah satunya, sektor pariwisata yang selama ini dikembangkan  memiliki dua makna.

Pertama lanjut TGB dari sisi ekonomi, sektor tersebut akan mendorong perekonomian dalam menunjang kesejahteraan masyarakat. Kedua adalah makna yang sangat dalam, jika dilihat dari  toleransi dan kedewasaan beragama.

Makna tersebut dapat terlihat dari Sekian juta turis yang datang ke NTB dan berbaur dengan masyarakat.

“Tidak satupun  insiden yang menimpa para turis yang berbeda keyakinan tersebut,” jelas TGB.

Bahkan TGB mencontohkan saat terjadi event sekelas MTQ Tingkat Nasional yang diselenggarakan di NTB beberapa waktu tahun 2016 lalu, tidak sedikit komunitas yg berbeda agama menawarkan sumbangan moril dan meteriil untuk mensukseskan event tersebut.

“Sebenarnya di dalam masyarakat kita sudah terdapat kedewasaan beragama dengan pondasi yang jauh lebih  kokoh dari yang kita bayangkan,” tegas TGB.

Selain itu, di bawah kepemimpinan TGB, Pemerintah NTB untuk pertama kali dan yang pertama di Indonesia telah mengeluarkan perda BALE MEDIASI. Perda tersebut mengatur, segala masalah yang di tengah masyarakat terkait toleransi diselesaikan secara kekeluargaan.

Terakhir TGB menyampaikan, pluralisme di dunia adalah skenario Tuhan Yang Maha Esa yang kalau dipungkiri maka kita termasuk ingkar terhadap ajaran agama.

AYA/HMS




TGB Disambut Antusias Di Salatiga

Al-Qur’an telah cukup bagi zaman kini dan zaman akan datang, Al-Qur’an juga telah berkecukupan dimana pun kita berada

lombokjournal.com —

SALATIGA ;

Gubernur NTB, Dr. TGH.M. Zainul Majdi memenuhi undangan dari sejumlah elemen masyarakat dan pemerintah daerah serta beberapa institusi perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta, di Provinsi Jawa Tengah, Rabu  (28/03).

Mengawali kegiatan tersebut, Gubernur NTB yang lebih dikenal Tuan Guru Bajang (TGB) memenuhi undangan IAIN Salatiga sebagai narasumber pada seminar nasional di hadapan ratusan mahasiswa kampus setempat.

Bersama Novelis ternama, Habiburrahman El-Shirazy atau yang lebih akrab disapa Kang Abik itu, TGB disambut antusias jajaran akademika kampus itu.

Bahkan, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga Rahmat Hariyadi menyampaikan, kehadiran dua alumnus Universitas Al Azhar Mesir ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi keluarga besar IAIN Salatiga.

“Ini (TGB) bukan gubernur sembarang gubernur, ini gubernur penghafal Alquran,” ujar Rahmat saat sambutan yang disambut tepuk tangan para mahasiswa.

Rahmat berharap, TGB bisa memberikan motivasi dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa IAIN Salatiga

Kemudian, TGB didaulat untuk mengupas tema “Arah Baru Penafsiran Al-Qur’an di Indonesia” pada seminar tersebut.

TGB menjelaskan, Al-Qur’an telah cukup bagi zaman kini dan zaman yang akan datang. Di samping itu Al-Qur’an juga telah berkecukupan dimana pun kita berada, baik di indonesia maupun di belahan lain di bumi Allah ini.

“Tantangannya adalah bagaimana menemukan kecukupan yang dimaksud dalam Al-Quran itu dapat dibumikan dalam kehidupan kita,” jelas TGB.

Sebab lanjutnya, banyak atribut yang disematkan pada Al-Quran, dan atribut yang paling tinggi adalah Al-Quran sebagai “hudallinnas” (petunjuk bagi manusia) dalam kehidupan.

Pada bagian lain TGB juga berpesan kepada mahasiswa IAIN Salatiga utk terus menggali ilmu Al-Quran. TGB mengatakan bahwa kekuatan suatu bangsa bukan hanya pada pengusaan tentara dan kekuatan militer.

Tetapi juga dari generasi yang dibekali dengan ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan yang berkecukupan terhadap semua bidang dapat dijadikan media sebagai dakwah Islam dimanapun muslim berada.

Terkait pertanyaan beberapa peserta seminar seperti tafsir mana yang paling cocok di Indonesia, dengan piawai TGB menjelaskan, memberi atau menafsirkan Al-Quran dapat dilakukan dengan menggunakan bahasa ibu (budaya) setempat, namun jangan sampai budaya dijadikan pedoman dalam menafsirkan, itu sangat berbeda dan berbahaya.

AYA/HMS

 

 




Pam Pariwisata Dan Pok Darwis Lombok Selatan Siap Menangkan Zul Rohmi

Salah satu syarat yang diajukan, masyarakat sekitar kawasan parwisata harus dilibatkan dalam proses pembangunan

lombokjournal.com —

LOMBOK TENGAH : Kelompok Pam Pariwista dan Pok Darwis Lombok Selatan yang berasal dari berbagai desa dan kecamatan berkumpul di kawasan kute atau dikenal sebagai kawasan Mandalika, Sabtu (24/03).

Kelompok Pam Pariwisata dan Pok Darwis memberikan dukungan kepada pasangan Zul Rohmi dengan syarat :

  1. Lanjutkan Ikhtiar TGB membangun wilayah selatan, setelah Bandara Internasional Lombok berdiri megah sekarang pembangunan Mandalika Resort harus terus di ikhtiarkan oleh pasangan Zul Rohmi
  2. Melibatkan Masyarakat sekitar kawasan parwisata untuk ikut dalam proses pembangunan
  3. Jangan lelah dan bosan mengunjungi masyarakat kecil seperti sekarang, terlebih  setelah terpilih jadi Gubernur dan wakil gubernur NTB periode 2018 – 2023.

Tiga syarat tersebut di sampaikan langsung oleh Ketua Laskar Lombok Sudirman atau Amaq Hul dan Lalu Ibnu Hajar sebagai Ketua PAM Pariwisata di Kute saat silaturrohmi dengan Cawagub NTB,  Siti Rohmi Djalilah.

Sitti Rohmi Djalilah, Senin (26/03),  melanjutkan hunting politik bertemu dan menyapa Masyarakat Lombok Barat yang disambut Hangat  dengan Lagu “Selebung Batu Beleq Sik Bekerudung yak tepiliq” Zul Rohmi Menang

ibu-ibu rumah tangga dan warga masyarakat Labuapi menyambut Sitti Rohmi dalam  kunjungannya  di 15 titik atau  tempat dikawasan Labuapi.

Inilah salah satu bentuk Komitmen Ibu Rohmi untuk terus mendatangi semua tempat-tempat terpencil disetiap kecamatan diseluruh Nusa Tenggara Barat, guna melihat dan menyerap langsung asourasi dan harapan masyrakat untuk kedepannya.

Di hari yang sama,  puluhan titik dikunjungi pula oleh Doktor Zul di kawasan Gunung Sari  dan Batu Layar yang disambut antusias oleh masyarakat yang meneriakan yel-yel Zul –  Rohmi Menang,  Coblos Jilbab Hijau.

Menurut Syawaluddin ketua divisi team kampanye Zul Rohmi,  para relawan tetap berkunjung ke seluruh desa dan dusun di NTB.

“Team relawan dan partai secara mandiri minimal bergerak di 30 titik di setiap kabupaten mengunjungi kampung setiap harinya,” ungkapnya.

Syawaluddin menambahkan Inilah ikhtiar dan komitmen sebagai Partai Pengusung bersama dengan tim pemenangan ingin berbuat yang terbaik untuk Zul – Rohmi.

“Kami tak  pernah bosan dan lelah berkunjung dan menyerap aspirasi Masyarakat didusun – dusun dan Desa demi menyakinkan Konstituen,” tambahnya.

Syawal melanjutkan Pilgub harus mendatangkan manfa’at kepada para pemilih yang biasanya mereka disuruh kumpul di tempat tertentu maka sekarang kamilah yang mengunjungi mereka/masyarakat, dari progres yang kami lakukan ini Allhamdulillah Masyarakat sangat senang dan Bangga di datngi langsung oleh Calon Gubernur.

Sementara itu Muhammad Ali Akbar,  Ketua Divisi Jaringan yang

terkoneksi dengan semua elemen relawan mengatakan para  relawan yang ada di TIM Zul – Rohmi juga melakukan hal yang sama,  meskipun DR Zul dan Sitti Rohmi tidak  mendampinginya, terus bergerak dan mensosialisasikan Zul Rohmi sebagai wujud kekompakan tim dalam mewujudkan Ikhtiar Menuju NTB Gemilang Kedepan.#

Me




Pengusaha Tembakau Asia Bahas Tantangan Global Industri Rokok di Senggigi

Menegaskan komitmen petani tembakau memajukan industri rokok, bertujuan membahas situasi pasar global tembakau saat ini

MATARAM.ombokjournal.com — Puluhan pengusaha tembakau dari berbagai negara ASEAN dan Asia lainnya berkumpul dalam ajang Asia Tobacco Forum (ATF) di Katamaran Resort Senggigi, Selasa (27/3).

Forum yang digelar Internasional Tobacco Growers Association (ITGA) ini membahas tantangan global dan dampaknya pada industri tembakau atau rokok.

Kegiatan forum ini juga untuk menegaskan komitmen petani tembakau dan memajukan industri. CEO ITGA Antonio Abrunhosa mengatakan, rokok dan tembakau banyak dicengkram peraturan dunia. Forum tersebut ditujukan untuk membahas situasi pasar global tembakau saat ini.

“Kaitannya dengan produksi tembakau,” ujarnya dalam sesi konferensi pers bersama media.

Ia menuturkan, dalam forum ini para anggota ITGA akan ditekankan untuk terus memiliki komitmen. Terutama untuk mematuhi penerapan pertanian yang baik di tengah ketatnya regulasi suatu negara dan dunia.

Hal tersebut dilakukan untuk mendukung pasar konsumen legal menggunakan produk komoditas tembakau atau rokok.

“Saat ini berjumlah 900 juta konsumen di seluruh dunia,” sambungnya.

Sementara itu, Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) menyampaikan petani tembakau telah melakukan penerapan praktik pertanian yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDG. Ketua AMTI Budidoyo menyebutkan, setidaknya ada sejumlah target yang telah dipenuhi.

Dimulai dari  soal penghapusan kemiskinan. Tembakau telah terbukti sebagai komoditas yang sangat menguntungkan dan mendukung stabilitas ekonomi petani dan keluarganya. Kemudian soal penghapusan bahaya kelaparan.

Ia mengatakan, salah satu praktik umum dalam pertanian tembakau yakni petani juga menanam tanaman pangan.

“Hal tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menjaga kondisi lahan pertanian melalui rotasi tanaman,” jelasnya.

Selanjutnya adalah soal derajat kesehatan dan kesejahteraan yang baik, pendidikan yang bermutu, kesetaraan gender, sarana air bersih dan sanitasi, serta sumber energi bersih dan terjangkau.

Sektor tembakau berkomitmen melaksanakan berbagai program berbeda untuk meningkatkan penerapan cara berkelanjutan serta memperbaiki derajat kehidupan petani dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya percaya petani tembakau sangat yakin akan komitmen mereka,” katanya.

Ia melanjutkan, selain itu pertanian tembakau juga memiliki kesadaran yang baik akan memenuhi prinsip tanggung jawab sosial ekonomi. Berbagai upaya dilakukan setiap tahun untuk memperbaiki penerapan praktik pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Berdasarkan data AMTI, Indonesia merupakan produsen tembakau ke-5 terbesar di dunia.

Hal tersebut dengan jumlah 2 juta orang petani tembakau dan 1,5 juta petani cengkeh. Industri hasil tembakau menyerap 600.000 karyawan dan menggerakkan 2 juta ritel di seluruh Indonesia. Dengan demikian, 6,1 juta orang terlibat dalam seluruh rantai pasok tembakau.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian NTB Husnu Fauzi mengatakan, tembakau menjadi salah satu tanaman perkebunan andalan NTB.

Hal ini dikarenakan tembakau memiliki keunggulan komparatif. Selain itu juga menjadi sumber pendapatan masyarakat, terutama pada masa kemarau. Tenaga kerja yang diserap juga cukup banyak sehingga bisa meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya petani.

“Potensi tembakau virginia di NTB sangat bagus,” katanya.

Ia menuturkan, NTB menjadi penghasil tembakau virginia terbaik di Indonesia. Potensi lahan tanam tembakau virginia mencapai luas 42. 302, 85 hektare.

Sedangkan lahan tanam tembakau rakyat hanya sebesar 16.753,00 hektare. NTB juga menghasilkan tembakau rajangan baik rajangan hitam yangada di Ampenan dan rajangan kuning.

“Potensi lahan yang paling luas di Kabupaten Lombok Timur,” tandasnya.

Dalam kegiatan forum tersebut juga dilakukan deklarasi terkait isu yang dibahas dan komitmen semua petani tembakau di dunia.

AYA  (*)




Pendukung Marianto Segel Kantor Desa Sokong

Pemda dianggap melanggar aturannya sendiri dengan tidak menjalankan Perbup yang dibuat

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Puluhan masa pendukung Kepala Desa Sokong terpilih Marianto, mendatangi kantor Desa setempat dan menyegel seluruh ruangan yang ada Selasa (27/03).

Aksi yang berlangsung sekitar pukul 09.00 Wita, itu merupakan bentuk kekecewaan masa pendukung terhadap pemerintah daerah KLU yang tak kunjung melantik Marianto, yang dinilai telah terpilih secara sah dalam Pilkades, beberapa waktu lalu.

“Kemenangan Marianto, sah secara aturan, tapi kenapa tidak kunjung dilantik. Segel ini tidak akan kami buka sebelum bertemu Bupati dan pihak-pihak terkait,” cetus Korlap aksi, Samsuri.

Dikatakannya, Pemda telah melanggar aturannya sendiri dengan tidak menjalankan Perbup yang dibuat. Sementara penunjukan Pelaksana Tugas (Plt), bisa berdampak pada pelayanan masyarakat di Desa Sokong, karena menurutnya Plt tidak memilki kewenangan penuh dalam setiap kebijakan di Desa.

Camat Tanjung, Syamsudin yang tiba di lokasi beberapa saat setelah penyegelan langsung melakukan upaya mediasi dan meminta warga untuk membuka segel.

“Hasil mediasi, warga sepakat untuk membuka segel. Tuntutan mereka sudah kita sampaikan ke Sekda. Tertkait persoalan Pilkades, Pemda tetap mengacu pada aturan yang ada,”ujarnya.

Sementara, Kabag Op, Polres Lombok Utara, Kompol Sutriyanto, menghimbau agar warga tidak melakukan hal-hal yang bisa merugikan mereka secara peribadi.

“Tetap kita kedepankan upaya preventif dan warga bersedia membuka segel. Kalau sampai besok pagi segel tidak dibuka, maka ada langkah lain yang akan kita ambil,” tegasnya.

Marianto memenangkan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) atas Bupati KLU yang mengeluarkan surat Pemugutan Suara Ulang (PSU) beberapa waktu lalu.

Masa yang mendapat pengawalan dari sejumlah anggota kepolisian akhirnya membubarkan diri secara tertib sekitar pukul 12. 30 Wita.

DNU




Gerakan Sebar Sedekah Hijab Bagi Muslimah Belum Berhijab

Kegiatan yang lahir dari niat tulus komunitas saling berbagi kepada sesama muslimah, juga dalam rangka mendukung suksesnya program halal tourism

MATARAM.lombokjournal.com — Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi NTB, menginisiasi Gerakan Sebar Sedekah Hijab untuk para muslimah yang belum mengenakan hijab.

Ketua TP PKK NTB, Hj. Erica Zainul Majdi menyampaikan gerakan tersebut saat bersilaturrahmi dengan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi NTB, H. Lalu Moh. Faozal, S.Sos., M.Si di kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi NTB, Selasa (27/03).

Isteri Gubernur NTB tersebut bertandang ke Dispar bersama rombongan perwakilan komunitas muslimah NTB dari MUI Kota Mataram, Fakultas Kedokteran Unram, ODOJ, Tahajjud Call Community dan Hijabers Mom Lombok.

Erica menceritakan,  beberapa waktu lalu sempat menggelar silaturrahim dengan kumpulan komunitas muslimah NTB, yang terdiri dari MUI Kota Mataram, Fakultas Kedokteran Unram, Odoj, hijabers mom dan Tahajjud Call Community, di Pendopo.

“Gerakan Sebar Sedekah Hijab untuk para muslimah yang belum mengenakan hijab ini, selain merupakan salah satu kegiatan yang lahir dari niat tulus komunitas untuk saling berbagai kepada sesama muslimah di NTB, juga dihajatkan dalam rangka mendukung suksesnya program halal tourism yang saat ini menjadi icon pariwisata di NTB,” jelas Hj. Erica.

Sebelumnya Kepala Dispar Provinsi NTB, H. Lalu Moh. Faozal mengucapkan terima kasih atas kunjungan itu, untuk berdiskusi terkait desa wisata dan produk-produknya.

Faozal kemudian menjelaskan empat perwakilan desa wisata binaan yang coba dihadirkan untuk menjadi pilot project.

“Desa wisata yang sedang dibina dan disiapkan untuk penguatan desa sebagai destinasi wisata ini boleh dikatakan sudah memadai sebagai contoh desa yang  menunjang predikat wisata halal kita,” Jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan dari komunitas muslimah NTB menyampaikan tujuan kedatangannya, menyampaikan misi dari gerakan sebar sedekah hijab ini adalah misi dakwah untuk menunjang program wisata halal di daerah ini.

“Kami ingin menyampaikan gerakan ini dengan cara yang santun dan dapat diterima oleh masyarakat desa wisata tersebut sehingga target awal gerakan ini bisa terlaksana dengan semaksimal mungkin,” jelasanya.

Berkenaan dengan hal ini, Ia membutuhkan data  yang akurat terkait lokasi desa wisata yang akan dikunjungi.

“Apabila program ini bisa berjalan dengan baik maka ke depannya insya Allah akan ada desa binaan yang bisa menjadi contoh bagi desa-desa binaan selanjutnya,” harapnya.

AYA/Hms




BNN NTB Musnahkan Barang Bukti Ganja 19,2 Kg

Pihak BNN berupaya melakukan penyelidikan terhadap orang-orang yang pernah berkomunikasi dengan tersangka

MATARAM.lombokjournal.com —  Badan Narkotika Nasional  (BNN) provinsi NTB memusnahkan barang narkotika jenis ganja kering sebanyak 19.2 KG di halaman kantor BNNP NTB, Kemarin.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP NTB, AKBP Denny Priyadi mengatakan, ganja tersebut  berasal dari Sulawesi Utara yang akan disebarkan di beberapa daerah di NTB, namun berhasil digagalkan BNNP NTB.

“Dan hari ini kita laksanakan pemusanhan Barang Bukti ( BB ), jadi Jadi jumlah total yang kita musanhkan Narkotika jenis ganja seberat 19.2 KG, dengan tersangka berinisial HW 40 tahun asal Lombok Timur,“ujarnya.

Ia menuturkan, BB tersebut merupakan  kasus tindak pidana narkotika yang terjadi pada 1 Maret 2018 yang merupakan pengungkapan kasus setelah BNNP melakukan penyelidiakan dan mendapatkan informasi, akan ada pengiriman barang bukti narkotika jenis ganja melalui jalur ekspedisi menggunakan jasa ekspedisi.

“Pada hari Kamis tanggal 1 Maret setelah kita melakukan penyelidikan karena mendapatkan informasi barang hari kamis sudah tiba di ekspedisi dan kita lakukan pengintain, ketika  tersangka menjemput BB ini kita melakukan penindakan,”tuturnya.

Ia menyebutkan dari pengakuan AW,  Tersangka sudah tiga kali menerima kiriman paket ganja yang berasal dari Sulawesi Utara.

“Kalau di wilayah sini menurut pengakuan tersangka sudah 3 kali dilakukan pegiriman, yang jelas kita berupaya melakukan penyelidikan terhadap orang-orang yang pernah berkomunikasi dengan tersangka,”sebut Denny.

Denny mengaku BNNP juga sudah kirim berkas kasaus AW lansung ke kejaksaan dan menunggu putusan P21 .

“Kalau memang tidak ada hal yang perlu dilengkapi dari kejaksaan secepatnya kita harapkan bisa di P21 dan bisa dipercepat dilakukan persidangan,”ucapnya

Disinggug terkait apakah memang ada jaringan lagi selain AW? Denny mengaku BNNP masih mendalami.

“Kita bekerjasama juga dengan pihak BNN Sulawesi  Utara dan kemudian dari BNN pusat, kita lakukan terus menerus untuk berupaya mengungkap jaringan Narkoba,”tegasnya.

Untuk tindakan selanjutnya yang akan dilakukan oleh BNNP NTB adalah akan melakukan kerjasama dengan Ekspedisi untuk antisipasi apabila ada kemungkinan-kemungkinan  pengiriman seperti ini terjadi.

“Intinya kita lakukan komunikasi secara intens dengan ekspedisi dan juga Kita melakukan kerjasama terhadap  ekspesdisi untuk melakukan pengawasan terhadap setiap pengiriman barang yang tiba di NTB khususnya di wilayah-wilayah tertentu,” pungkasnya.

AYA




LUTFI-FERI Jadi Magnet Masyarakat Yang Butuh Perubahan

Lutfi-Feri dielu-elukan ribuan simpatisan pemilihnya di Monggonao

lombokjournal.com —

KOTA BIMA:  Silaturahim dan pengukuhan Tim Pemenangan Pasangan Calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bima HM. Lutfi, SE-Feri Sofiyan, SH, tingkat Kelurahan Monggonao Kecamatan Mpunda, digelar Senin (26/03) malam, di halaman Kantor Sekertariat DPD PPP di lingkungan Karara Jalan Gajah Mada.

Ribuan simpatisan pemilihnya di Monggonao  mengelu-elukan sepanjang jalan dan antusias  mengikuti kegiatan tersebut.

Kehadiran paslon yang diusung sembilan Parpol tersebut menjadi magnet tersendiri bagi warga masyarakat yang menginginkan adanya perubahan di Kota Bima.

Pantauan di lapangan,  sebelum ke lokasi acara pengukuhan, pasangan Lutfi-Feri disambut oleh warga lingkungan Monggonao dengan ratusan Obor, kemudian diarak menyusuri wilayah Monggonao menuju lingkungan Karara.

Terlihat diantara kerumunan massa, Alfian Indra Wirawan, S.Adm, Wakil Ketua DPRD sekaligus Ketua DPD Golkar Kota Bima dan Dedy Mawardy, anggota DPRD Kota Bima dari Partai Hanura, yang tidak kalah semangatnya meneriakkan yel-yel Salam Perubahan.

Antusias dan membludaknya masyarakat Monggona terlihat dengan berebutannya warga masyarakat meminta foto selfie di sepanjang rute arak-arakan yang dilewati sepanjang kurang lebih tiga kilo meter tersebut.

Di beberapa titik gang, juga terlihat sekelompok warga dengan sambutan obor dan musik Hadrah yang kian menambah meriah suasana tepat di depan gang H. Abubakar RW 01. Praktis, Yel-yel Salam Perubahan Hidup Nomor Urut 2, dan Menangkan pasangan LUTFI-FERI terus terdengar bersahutan.

“Selamat datang sang Perubahan, bapak HM. Lutfi, SE dan bapak Feri Sofiyan, SH. Kami di Kelurahan Monggonao menginginkan Perubahan di Kota Bima. Salam 2 Jari,” ucap warga Monggonao, Bahraen penuh semangat.

Pasangan Lutfi-Feri  saat itu didampingi Ketua Tim Penasehat LUTFI-FERI, Drs. H. Zainul Arifin (mantan Bupati Bima), sejumlah anggota DPRD dan politisi seperti H. Syafriansar, S. Sos (anggota DPRD NTB, Ketua PPP Kobi), Sudirman Dj, SH (Wakil Ketua DPRD dari Gerindra), Edy Ikhwansyah, SE (PPP), Nazamuddin, S. Sos (PKPI), Syahbuddin (Gerindra), dan H. Agus Wirawan, SE.

Lutfi-Feri memaparkan sejumlah program Nggusu Waru menuju kota Bima Bangkit di antaranya, mempercepat penyelesaian pembangunan mesjid Raya Al-Muwahiddin sebagai salah satu Ikon Kota Bima, meningkatkan tunjangan guru ngaji, dan meningkatkan insentif bagi marbot dan bilal.

Kemudian meningkatkan kesejahteraan gaji pagawai Honor minimal Rp1 juta perbulan. Penambahan Gaji RT/RW sebesar Rp500 ribu perbulan dan pemberian tambahan HP android bagi ketua RT.

Ada juga tawaran program ambulance gratis setiap Kelurahan, memastikan pemerataan pembangunan dan perlindungan sosial bagi warga miskin melalui BPJS gratis, beras sejahtera plus dan pemberian modal usaha serta pengendalian banjir dengan One Sistim-One Integrated.

  1. Lutfi, mengajak seluruh komponen masyarakat Monggonao dan Karara agar selalu Istiqomah dan membulatkan niat untuk memilih dan mencoblos sekaligus memenangkan pasangan Nomor Urut 2 Lutfi-Feri pada tanggal 27 Juni nantinya.

Tokoh Masyarakat Kelurahan Monggonao, H. Abubakar, secara tegas dan berkomitmen bersama warga masyarakat lingkungan Monggonao dan Karara untuk mendukung dan memenangkan secara total Lutfi-Feri .

“InsyaAllah kami akan berjuang dan memenangkan 85 persen Lutfi-Feri, karena warga Monggonao dan Karara menginginkan adanya Perubahan di Kota Bima,” ujarnya disambut Yel-Yel Salam Perubahan.

Ia menambahkan, keinginan dan tekad masyarakat untuk memenangkan Lutfi-Feri dibuktikan dengan meriah dan memludaknya warga masyarakat yang menyambut kedatangan LUTFI-FERI.

“Inilah gerakan nurani masyarakat yang menginginkan Perubahan, mereka dengan suka rela dan ikhlas datang membanjiri acara pada malam ini,” pungkasnya.

Me




Yel-Yel ‘Salam Perubahan’ Sambut Lutfi-Feri di Kelurahan Paruga

Tiap tahun diminta menganggarkan Rp5 Milyar untuk Masjid Raya, Calon Walikota Bima, HM. Lutfi, SE malah menjanjikan Rp10 Milyar

lombokjournal.com —

BIMA ; Lutfi, SE-Feri Sofiyan, SH (LUTFI-FERI), Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Bima 2018-2023 disambut meriah di lingkungan Suntu Kekurahan Paruga Rasanae Barat Kota Bima, Minggu malam (25/3).

Pasangan Lutfi Feri  yang idampingi isteri masing-masing. Hj. Elly Alwaini dan Ibu Jumriah, disambut hiruk-pikuk warga baik tua, muda, perempuan dan laki-laki, yang sebagiannya memegang ratusan obor.

Keduanya diarak berjalan kaki mulai dari Cabang Yasin Harapan hingga menuju acara silaturahim dan pengukuhan Tim Pemenangan Lutfi-Feri disamping SDN-2 Kota Bima.

Diiringi musik tradisional Gantaong, di sepanjang jalan terdengar gemuruh ribuan massa  meneriakkan Yel Yel Salam Perubahan dan Salam 2 Jari sebagai bentuk dukungan kepada paslon usungan sembilan Parpol tersebut (Golkar, PAN, Gerindra, PPP, PBB, PKB, Nasdem, PKPI, dan Hanura).

Begitu pun saat tiba di arena silaturahim dan pengukuhan Tim Pemenangan, Lutfi-Feri juga mendapat sambutan meriah dari para undangan yang lebih dulu hadir terutama dari kalangan ibu-ibu yang begitu sangat bersemangat dan penuh antusias.

Keduanya pun mendapat kalungan bunga sebagai bentuk kecintaan dan peghormatan warga masyarakat Kelurahan Paruga terhadap pencalonan mantan anggota DPR RI 2 periode dan mantan Pimpinan DPRD 2 periode tersebut.

“Salam Perubahan, hidup Lutfi-Feri ,” teriak ibu-ibu lingkungan Suntu Kompak.

Malam penyambutan Lutfi-Feri  benar-benar semarak dan meriah, apalagi di tengah ribuan warga masyarakat tersebut hadir sejumlah tokoh berpengaruh di Kelurahan Paruga diantaranya, Drs. H. Muhammad, Drs. H. A Karim Azis, SH, H. Najib Jawa Baru, Alfian Indrawirawan, S.Adm, Wahyuddin, S.Ag, H. Farid, Johan Jefris (Dae Johan),  Syarif Grand, Amran H. Yasin dan Sudirman.

Suasana kian semarak ketika H. A. Karim Azis atau yang kerap disapa Dae Kero ini didaulat menyampaikan kata sambutan. Dengan gaya serius tapi kocak, pakarnya Pantun Bima ini mampu mengocok perut ribuan undangan yang hadir, tak terkecuali Paslon Lutfi-Feri.

“Malampasi para kesem, tantu santudamu. Lampasi duamu wara lenga nuntu laomu, malampasi tolu, wara sabua di ma wu’u,” ucap Dae Kero disambut riuh tawa para hadirin.

Dae Kero mengajak seluruh komponen warga masyarakat Kelurahan Paruga untuk bersatu dan bersama-sama memenangkan pasangan calon nomor urut 2.

“Itu keinginan saya, mari kita satukan hati memenangkan Lutfi-Feri. Insya Allah Suntu-Paruga siap mendukung dan memenangkan nomor urut 2, wabil khusus warga di RW 01 dan RW 02,” ucapnya.

Ia juga menitip pesan dan harapan kepada Lutfi-Feri agar jika nantinya terpilih sebagai Walikota dan Wakil Walikota Bima 5 tahun kedepan dapat menuntaskan pembangunan Masjid Raya Al-Muwahiddin Bima.

“Jika bisa setiap tahunnya dianggarkan Rp5 Milyar untuk Masjid Raya,” pesannya yang justru langsung dijanjikan Rp10 Milyar setiap tahun oleh Calon Walikota Bima, HM. Lutfi, SE.

Pantauan dari lapangan , sebelum hadir di acara malam silaturahim dan pengukuhan Tim Pemenangan pada sore harinya, Lutfi-Feri menggelar blusukan di wilayah Suntu dan Paruga. Saat blusukan keduanya disambut begitu meriah dan penuh keakraban oleh warga setempat.

Keduanya diarak oleh warga menyusuri lorong-lorong gang sekaligus melihat langsung kondisi lingkungan Suntu dan Paruga, terutama sekali warga yang dekat dengan bantaran sungai.

Pada kesempatan sama, Lutfi-Feri juga melihat langsung lokasi jembatan gantung yang selama ini sudah tidak lagi akibat diterjang banjir tahun lalu, jembatan tersebut merupakan jalan alternatif penghubung Kelurahan Dara dan Paruga.

Me (*)




Pemda KLU Pastikan Penertiban Dua Gili April Mendatang

Pemda KLU telah mengajukan profosal anggaran penertiban dua gili ke Pemerintah pusat sebesar Rp. 600 juta

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Penertiban kawasan sempadan pantai Gili Meno dan Gili Air, Desa gili Indah, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara dipastikan dilakukan pada bulan April mendatang.

“Waktunya sudah dipastikan. Jika tidak ada halangan, penertiban akan dimulai tanggal 12-14 April untuk di gili Meno. Sementara gili Air tanggal 17-20 April,” ungkap Kepala Bagian Pembangunan Lombok Utara, Lalu Majmuk. Senin (26/03).

Terhadap biaya penertiban, kata Majmuk, nantinya akan dibebankan ke beberapa SKPD terkait.

“Dinas PU menurunkan alat berat, sementara Dinas Perhubungan dan LH masing-masing bertanggung jawab menyediakan transportasi dan membersihkan bekas pembongkaran,” sambungnya.

Sebelumnya, Pemda KLU telah mengajukan profosal anggaran penertiban dua gili ke pemerintah pusat sebesar Rp. 600 juta.

DNU