Upaya Atasi Blank Spot Di Kawasan Ekonomi Produktif

Kewenangan telekomunikasi berada di pusat, meski begitu Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) tidak menutup mata dengan masalah tersebut

MATARAM.lombokjournal.com —  Masih banyak kawasan ekonomi produktif yang belum memiliki sinyal provider alias blank spot, padahal keberadaan keberadaan provider sangat diperlukan di kawasan tersebut.

Sinyal provider mendukung kegiatan ekonomi produktif masyarakat.

“Tahun lalu kita dapat bantuan 27 BTS (Base Transceiver Station) dari pusat,” ujar Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB, Tri Budiprayitno, Sabtu (07/04)

Ia menuturkan, kewenangan telekomunikasi berada di pusat. Meski begitu Tri mengaku pihaknya tidak menutup mata dengan masalah tersebut.

Pihaknya mengambil sisi Gubernur NTB sebagai perwakilan pemerintah pusat. Di antaranya dengan melakukan pendataan dan mengajukan usulan ke pemerintah pusat melalui Gubernur NTB.

“Kita bersurat melalui gubernur,” sambungnya.

Usulan tersebut diajukan pada pemerintah pusat yang memiliki anggaran. Tujuannya agar mereka melakukan intervensi terhadap kawasan blank spot yang ada.

Pemerintah pusat dapat membukakan akses jalur telekomunikasi di kawasan itu. Tahun ini, NTB memperoleh bantuan pembangunan BTS sebanyak 78 spot.

“Data terakhir kita jumlah blank spot ada 78 titik,” ungkapnya.

Namun Tri mengatakan, jumlah tersebut belum final. Pertengan April ini, pihaknya akan menyisir kembali daerah NTB yang kemungkinan mengalami blank spot.

Saat ini hanya 78 titik saja yang mendapatkan pemasangan BTS. Titik-titik tersebut jumlahnya merata di delapan kabupaten NTB.

“Saya tidak hapal dimana saja tapi merata,” katanya.

Ia melanjutkan, dirinya juga telah berkomunikasi dengan Diskominfo masing-masing kabupaten untuk data kawasan blank spot. Kawasan tersebut nantinya akan mendapatkan intervensi dari Kemenkominfo,

Diskominfo dan Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI).

“Kita masuk kategori dimungkinkan untuk pembangunan BTS,” katanya.

Pembangunan BTS tersebut nantinya akan lebih diprioritaskan pada kawasan yang memiliki nilai ekonomi. Seperti daerah wisata dan daerah ekonomi produktif masyarakat.

Di antaranya, seperti di beberapa titik kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika hingga Tolo’oi di Kabupaten Bima.

“Beberapa waktu lalu menteri berkunjung ke Tolo’oi dan itu menjadi salah satu pembahasan,” tandasnya.

AYA




Zul-Rohmi Dorong Tumbuhnya Industri Kreatif Di Sentra Kerajinan Rakyat

DR Zul sangat bersemangat dan tertarik melihat kreativitas para pengrajin yang begitu terampil

lombokjournal.com  —

LOMBOK TENGAH ;   Cagub Nomor urut tiga DR Zulkieflimansyah, tanpa mengenal lelah terus turun menerima undangan dari masyarakat yang rindu akan pemimpin muda nan cerdas dan mampu melanjutkan ikhtiar TGB.

Sembilan Desa di Kecamatan Janapria mendapat jadwal kunjungan Jumat (06/04), setelah sehari sebelumnya menyapa warga Kecamatan Batukliang Utara.

Di awali dari Desa Durian,  Cagub yang akrab disapa Bang Zul ini bersilaturahmi dengan warga yang sebagian besar sebagai pengrajin rotan. Ia sangat bersemangat dan sangat tertarik melihat kreativitas para pengrajin yang begitu terampil.

“Sesuai dengan visi dan misi kami untuk mengembangkan industri olahan membantu kelancaran produksi dengan menyediakan peralatan permesinan sehingga pesanan konsumen bisa secepat mungkin dikirim,” ungkapnya.

Ia memastikan, jika akses keuangan dan modal usaha akan dipermudah terutama untuk industri kreatif serta mendirikan rumah industri kreatif disentra sentra kerajinan katanya jika masyarakat dengan ikhlas memilih Zul-Rohmi sambil membeli beberapa hasil kerajinan rotan tersebut.

Beberapa warga sempat mengajak Bang Zul ke rumah warga yang begitu girang menerima kehadirannya. Sebelum Bang Zul melanjutkan silaturahmi ke Desa Pendem.

Di Desa Pendem,  Dr Zul kembali  menggelar dialog di rumah Syawaluddin salah satu tokoh muda setempat. Syawaluddin menyampaikan apresiasinya serta ucapan terima kasih tak terhingga atas kunjungan Bang Zul. Ia menyebut Bang Zul adalah kader terbaik PKS asli NTB.

“ Bang Zul ini Muda dan berprestasi. Layak untuk melanjutkan ikhtiar TGB.” tegasnya.

Sementara itu di Desa Pendem,  Bang Zul menyempatkan diri ramah tamah yang diisi dialog masukan dan dukungan di salah satu rumah tokoh masyarakat Haji Ilyas, sambil menunggu waktu ibadah Jumat.

“Belum pernah saya temukan seorang calon pemimpin yang hebat, ramah nan sederhana, dan selalu membawa harapan bagi masyarakat seperti Bang Zul ini. Mari kita sama sama doakan agar Zul-Rohmi bisa memimpin ke depan dan buat bang Zul agar selalu menjaga kesehatan,” tandas Haji Ilyas.

Sehabis berkhutbah dan mengimami sholat Jum’at, Cagub yang juga salah satu pendiri PKS ini melanjutkan silaturahmi ke desa berikutnya, hingga malam hari menjelang

AYA (*)




Di Hadapan Tuan Guru Sekarbela, Sitti Rohmi Janji Perjuangkan Hak Perempuan

Rohmi berjanji memberdayakan perempuan dan pemuda, dalam membangun Nusa Tenggara Barat ke depan

Rohmi bersama Tuan Guru

lombokjournal.com —

MATARAM ;  , Siti Rohmi Jalilah, Calon Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat nomor urut tiga bersilaturrahmi ke sejumlah Tuan Guru dan masyarakat,di  lingkungan Ppadi Mas Timur, Kelurahan Sekarbela, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Jum’at (06/04).

Pasangan DR Zlkifli imansyah itu disambut meriah oleh para perempuan hijab hijau, dan ibu ibu di Kelurahan Sekarbela.

Di depan Tuan Gguru dan masyarakat yang didominasi perempuan, utamanya ibu rumah tangga, Rohmi bertekad melanjutkan program pemerintahan yang dinahkodai oleh adik kandungnya Zainul Majdi, selama menjabat dua priode sebagai Gubernur NTB.

Rohmi juga berjanji memberdayakan perempuan dan pemuda, dalam membangun Nusa Tenggara Barat ke depannya. Tidak hanya berbicara pembangunan fisik saja tapi bagaimana cara agar perempuan dan pemuda bisa muncul kepermukaaan.

Apalagi selama ini hanya sedikit perempuan yang memiliki ketrampilan.

Siti Rohmi yang merupakan  satu satunya calon perempuan di Pilgub NTB, yang bercita cita  ingin perempuan NTB menjadi perempuan yang tangguh dan soleha .

“Perempuan NTB harus bisa memberikan kontribusi terbaiknya bagi daerah. Perempuan NTB tidak boleh dibedakan dengan laki laki, dalam pendidikan dan kiprahnya semua harus diperjuangkan,” pungkas Rohmi.

Sementara itu,  Tuan Guru H.Mustain yang merupakan tokoh agama di lingkungan Padi Mas Sekarbele berharap, pasangan Zul-Rohmi sukses dan berhasil.

“Tadi saya doakan semoga beliau berhasil menang di kontestas Pilgub NTB 2019, sehingga pendukungnya merasa puas, suksesnya ibu juga menjadi kemenanngan kita sebagai pendukungnya,” kata tuann Guru H Mustain.

Pilihannya ke Rohmi karena merupakan keluarga tuan guru.

“Ssaya pertama tama tertarik dengan Tuan Guru Bajang, apa lagi ini kakaknya, begitu saya lihat fotonya bahwa dia menjadi calon, perasaan saya tergugah untuk mendukungnya, aku H Mustain.

Me (*)




Bupati Najmul : Layani Dulu Baru Tanya Administrasinya

Bupati tidak mau dengar ada pertanyaan-pertanyaan siapa yang bertanggung jawab terhadap si pasien

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, mengingatkan pihak menejemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung, agar mempermudah pelayanan kepada masayarakat.

Hal itu diungkapkan Najmul seusai melakukan peletakan batu pertama pembangunan “Pusat Pelayanan Terpadu/ Penitipan Anak (PPT/PA) dan lounching Pelayanan Haemodialisa (HD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung, Kamis (5/4).

“Saya tidak mau dengar ada pertanyaan-pertanyaan dari RSUD. Misalnya siapa yang bertanggung jawab terhadap si pasien. Tangani pasien dulu baru ditanya administrasinya,” bebernya.

Dikatakan Najmul, RSUD merupakan etalase pelayanan di daerah. Sehingga akan nampak mana pelayanan yang baik dan yang buruk.

“Silahkan konsen pada fungsi masing-masing, untuk administrasi silahkan bagian administrasi yang urus, sementara dokter ya tugasnya melayani pasien,” ungkapnya.

APBD, lanjut Najmul, adalah uang rakyat, sepanjang untuk kepentingan masyarakat umum, ia mempersilahkan kepada jajarannya di tingkat SKPD untuk membangun apa saja tanpa ragu-ragu.

“Untuk pembangunan TPA ini, silahkan pihak RSUD bersjnergi dengan dinas terkait. Ini merupakan bagian dari persiapan kita untuk menjadi Kabupaten layak anak,” katanya lagi.

Direktur Utama RSUD Lombok Utara, dr. Baharudin, menjelaskan, beberapa pembangunan fisik yang akan direalisasikan tahun 2018 ini diantaranya Tempat Penitipan Anak (TPA), Gedung tunggu keluarga dan unit transpuai darah.

“Tahun ini kami juga menambah ruang operasi dan tempat tidur pasien termasuk tempat tidur pasien diruang ICU,” tukasnya.

DNU




DR Zul Disambut Penuh Kehangatan Di Batukliang Utara

Kalau yang terpilih menjadi pemimpin tidak punya kemampuan, tidak punya kapasitas, dan punya orientasi lain buat kehidupannya sendiri, maka mimpi-mimpi anak-anak kita ke depan akan hancur

lombokjournal.com —

LOMBOK TENGAH:  Kali ini giliran masyarakat Batukliang Utara, Lombok Tengah dari pagi hingga siang hari menyambut kedatangan Cagub Dr. Zulkieflimansyah, yang ramah dan murah senyum ini dengan sambutan yang luar biasa hangat, Kamis (05/04).

Di Desa Lantan Kamis, salah seorang tokoh masyarakat Batukliang Utara, TGH. Jamaluddin menyampaikan, dalam memilih pemimpin sama dengam membeli barang. Kita harus tahu barangnya seperti apa.

Menurutnya, jangan hanya perlihatkan fotonya saja.  Fisiknya juga harus kita tahu. Apakah barangnya bagus, barangnya berkualitas.

“Nah, Doktor hadir disini, bersilaturrahim dengan kita agar kita bisa tahu calon pemimpin kita, bisa kenal calon pemimpin kita,” kata TGH Jamaluddin saat menyampaikan sambutan.

Di akhir sambutannya, TGH. Jamaluddin menutup dengan sebuah syair, “Dalam hati yang indah, Dalam hati yang Ikhlas Terukir namamu, Zulkieflimansyah,” ungkapnya.

Doktor Zul sendiri merasa sangat bahagia atas sambutan hangat masyarakat Batukliang Utara. Ia bersyukur, kehadirannya ke kampung-kampung, ke dusun-dusun, tidak pernah ada permintaan yang macam macam dari masyarakat, malah ia didoakan selamat dunia akhirat.

“Sudah dua bulan lebih saya turun menyapa masyarakat, turun ke kampung-kampung, turun ke dusun-dusun, tapi belum pernah saya menemukan permintaan aneh-aneh. Tidak pernah ada tokoh masyarakat yang meminta didaratkan pesawat di kampungnya, mereka malah mendoakan, semoga kami selamat dunia akhirat”. Ungkapnya

Cagub nomor urut tiga ini menjelaskan betapa pentingnya memikirkan pemilihan gubernur dengan baik. Ada keterkaitan pemilihan gubernur dengan kepedulian masyarakat.

Menurut Zul, kalau orang yang terpilih menjadi pemimpin tidak punya kemampuan, tidak punya kapasitas, dan punya orientasi lain buat kehidupannya sendiri, maka mimpi-mimpi anak-anak kita ke depan akan hancur.

“Masyarakat harus berhati-hati dalam memilih pemimpin NTB. Jika salah memilih, jika tidak hati-hati memilih, masyarakat bisa mati di tengah keberlimpahan, seperti anak ayam yang mati di lumbung padi. Jangan pilih pemimpin yang hobi umbar janji apalagi yang selalu menjelekkan calon lain.” tegasnya.

Hingga pukul 14.00 Cagub yang akrab disapa Bang Zul ini telah mengunjungi 7 titik pertemuan di antaranya Dusun Jeliman, Dusun Sintung Timur, Ai Berik, Dusun Sumberan, Dusun Lantan, Dasan Lekong, dan Teratak.

Me (*)




Sekda Istruksikan Fokus Penurunan Kemiskinan

Apa pun yang dilakukan, tidak ada artinya bila angka kemiskinan dan tingkat ketimpangan di NTB tidak bisa diturunkan

Ir. H. Rosiady Sayuti, M.Sc., Ph.D

MATARAM.lombokjornal.com —  Sekretaris Daerah Provinsi NTB Ir. H. Rosiady Sayuti, M.Sc., Ph.D menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di NTB, agar dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2019, fokus pembahasannya pada program penurunan angka kemiskinan.

Sekda mengatakan itu saat membuka Rapat Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2018, di Hotel Lombok Raya, Kamis (05/04).

“Ini sesuai dengan tema Pra Musrenbang tahun 2018 ini “Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi untuk Percepatan Penurunan Angka Kemiskinan,” ungkap Sekda yang lebih dikenal Pak Ros itu.

Selama hampir 10 tahun, Provinsi NTB di bawah kepemimpinan Dr. TGH. M. Zainul Majdi, NTB telah mengalami kemajuan yang membanggakan. Kemajuan tersebut dapat dilihat dari capai-capaian pembangunan dan prestasi-prestasi yang diraih, baik skala nasional maupun Internasional.

Dalam dua periode kepemimpinan tersebut, ekonomi NTB terus mengalami pertumbuhan di atas rata-rata nasional. Pada Tahun 2017 ekonomi NTB tumbuh sebesar 7,10 persen, di atas rata-rata nasional.

Sedangkan untuk penurunan angka kemiskinan dari angka 23,4 persen tahun 2008 dapat diturunkan menjadi 15,05 persen pada tahun 2017. Artinya dalam  kurun waktu 9 tahun lebih tersebut, NTB telah berhasil melakukan penurunan angka kemiskinan 1 persen/ tahun.

Selain itu, Tingkat gini rasio di NTB juga terus berupaya untuk ditekan, dengan angka 0,378 persen di bawah nasional sebesar 0,41 persen, namun relatif masih rendah dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Dengan berbagai capaian tersebut, Pak Ros tetap mendorong agar kegiatan yang sangat strategis seperti pra Musrenbang ini, melahirkan solusi-solusi yang lebih konstruktif dari masalah kemiskinan, dengan ide-ide dan gagasan program yang lebih efektif untuk upaya penurunan angka kemiskinan di NTB.

“Hal Ini sesuai dengan instruksi Gubernur NTB yang mengatakan, apa pun yang kita lakukan, tidak ada artinya apabila angka kemiskinan dan tingkat ketimpangan di NTB tidak bisa kita turunkan,” ungkapnya.

Pak Ros juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan Pra Musrenbang RKPD tahun 2019, dengan harapan akan melahirkan program strategis untuk ditindaklanjuti pada Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2019 pada tanggal 16 April 2018 mendatang.

“Semoga apapun rumusan-rumusan program yang dihasilkan nanti, membawa dampak positif bagi kemajuan NTB dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa-masa akan datang”, harapnya.

Hadir dalam kesempatan Pra Musrenbang itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten/Kota se-NTB, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Provinsi NTB dan pejabat vertikal lingkup Provinsi NTB.

AYA




Hanya 24 Taksi Online Yang Legal Di NTB

Dinas Perhubungan memantau keberadaan taksi online dan menghimbau untuk segera daftar ke Dinas Perhubungan agar legal

MATARAM.lombokjournal.com — Jumlah taksi online di Provinsi NTB khususnya di Kota Mataram terus terjadi peningkatan. Keberadaan taksi online ini sering menimbulkan gelojak dengan angkutan konvesional.

Hingga saat ini, taksi online yang sudah mengantongi izin dari pemerintah daerah hanya 24 unit saja  yang berasal dari aplikasi Uber.

“Jumlah taksi yang legal di NTB saat ini sebnyak 24 Unit, yang sudah memenuhi syarat untuk beroperasi,” ungkap Kepala Bidang Angkutan Darat di Dinas Perhubungan NTB, Asep Supriatna, Kamis (05/04 ) di Kantor Gubernur NTB.

Asep menuturkan, pihaknya sekarang ini sedang memantu keberadaan taksi Online yang masih beroperasi.

“Sekarang taksi online ini kami pantau keberadannya, terus menghimbau untuk segera daftar ke Dinas Perhubungan agar legal. Pada saatnya nanti  kita akan operasi penegakan Hukum,” terangnya

Untuk saat ini Dinas Perhubungan mengadakan operasi simpatik.

“Jadi sebulan ini baru operasi simpatik dulu. Kami pantau di lapangan taksi ini, agar tidak ada gesekan  dengan Taksi konvensional,” cetusnya.

Ia menuturkan, Dishub senditi  tetap berkoordinasi dgn organda, dan pemilik taksi reguler agar mencari solusi yang tepat.

“Tinggal  bagaimana  mencari kesetaraan jangan taksi online itu sembarangan. Dia ngambil di tempat- tempat yang sudah di tempati taksi reguler,” jelasnya.

Pada prinsipnya tidak ada penolakan taksi online, sebab  justru itu mempermudah pelayanan warga NTB.  “Hanya diharapkan yangh fair dong, taxi online juga harus sama dgn taxi reguler. Jangan begitu ada takxi online mematikan taxi yang sudah ada,” katanya..

Menurutnya, kalau taxi online tidak dipantau, kalau terjadi kecelakan tidak bisa memperoleh jaminan dari jasaraharrja juga, tegasnya

BACA JUGA : Naiknya Tarif Ojek Online Dinilai Masih Wajar

Asep menghimbau, agar  masyarakat menggunakan taksi yang sudah legal, Jangan membiasakan diri memakai taksi yang ilegal, karena itu tidak ada jaminan keselamatan.

AYA

 




Winengan Jadi Warga Kehormatan Betawi

Lalu Winengan dalam orasinya secara khusus menyampaikan kondisi dan hiruk-pikuk berbangsa saat ini, justru akibat tidak adanya kearifan dalam berkomunikasi dan berinteraksi para elitnya

lombokjournal.com —

JAKARTA —  Kepala Dinas Pertamanan dan Tata Kota Lombok Barat, H. Lalu Winengan, yang dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat Sasak, dikukuhkan dan diberikan penghargaan sebagai tokoh kehormatan Betawi bersama belasan tokoh lainnya.

Pengukuhan itu berlangsung saat kegiatan kebudayaan yang diselenggarakan Forum Pemuda Betawi bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI di Jakarta, Kamis (05/04).

Tahun ini adalah tahun ke-17 Bamus Betawi menyelenggarakan kegiatan serupa dengan memberikan penghargaan dan penghormatan kepada tokoh-tokoh luar Betawi, yang dinilai memberikan sumbangsih pemikiran dan gagasan terkait isu-isu kearifan lokal untuk penguatan kebangsaan.

Kegiatan pemberian penghargaan berlangsung di salah satu hotel di Jakarta sekitar pukul 14.00 WIB. Hadir pada kegiatan ini sejumlah tokoh Betawi.

Peenerima penghargaan ada juga dari kalangan pengusaha dan aparat penegak hukum. Di akhir sesi, masing-masing penerima penghargaan diberikan kesempatan menyampaikan orasi.

Lalu Winengan secara khusus menyampaikan kondisi dan hiruk-pikuk berbangsa saat ini, justru akibat tidak adanya kearifan dalam berkomunikasi dan berinteraksi para elitnya. Ia misalnya secara khusus menyindir pidato salah satu tokoh nasional yang meramalkan bubarnya Indonesia pada tahun 2030.

Pidato ini kata Winengan, jika disampaikan dengan data yang jelas serta dengan maksud mengajak banga waspada, maka itu bermakna positif. Tetapi bila pidato ini digunakan hanya untuk kepentingan politik jangka pendek, maka yang muncul hanya kegaduhan di akar rumput.

Kedua, dia juga memberi contoh kecerobohan salah satu tokoh yang menyampaikan hal kontroversial yang justru melukai perasaan Umat Islam. Yang ia maksud adalah puisi Sukmawati Soekarnoputri yang berujung pada protes warga.

Winengani secara garis besar menyampaikan pentingnya bangsa Indonesia melakukan taubat nasional.

“Ada banyak kejadian buruk di Indonesia yang justru terjadi karena kecerobohan para tokohnya, yang tidak menjaga etika saat berbicara di hadapan publik, sehingga menimbulkan kegaduhan,” ujarnya

Oleh karena itu, menurutnya saat ini yang kita butuhkan adalah sama-sama bertaubat. “Tokoh-tokoh harus bertaubat.  Saya minta Forum Pemuda Betawi menggelar gerakan salat taubat nasional supaya dosa-dosa kita diampuni Tuhan,” ungkap mantan Ketua DPD KNPI NTB ini.

Sambutan di antaranya juga disampaikan tokoh Betawi H. Lulung Lunggana yang sekarang menjadi salah watu Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Lulung menyampaikan kegiatan ini adalah cara warga Betawi bersilaturahmi dengan komunitas lain untuk menguatkan peran kebangsaan.

Ketua Dewan Pembina Forum Pemuda Betawi, Rahmat HS dalam penyampaiannya mengemukakan, pemberian status warga kehormatan ini sudah diadakan sejak tahun 2002.

Hingga penyelenggaraan tahun ini, ada sekitar 200 tokoh yang diberikan penghargaan baik itu mereka yang duduk di lingkungan pemerintahan di pusat maupun di daerah.

“Tahun ini dari puluhan tokoh yang kita seleksi, muncul 17 nama. Mereka adalah orang-orang yang bagi masyarakat Betawi berjasa di sektor publik lewat kiprah mereka masing-masing,” ungkapnya.

“Mereka yang terpilih adalah orang-orang pilihan yang kami tahu kiprah mereka selama ini. Selamat,” ungkap Wakil Ketua Bamus Betawi ini.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan semula akan mengadiri di kegiatan ini. Namun karena ada kegiatan dinas, ia diwakili pejabat dinasnya.

Usai acara, Winengan menganggap penghargaan ini adalah bentuk apresiasi serta semangat untuk berbuat lebih baik lagi.

Me (*)

 

 

Foto :  WARGA KEHORMATAN : H. Lalu Winengan saat pemberian penghargaan dan status warga kehormatan Betawi oleh Bamus Betawi di Jakarta kemarin.




Pra Musrenbang, Sekda Istruksikan Fokus Penurunan Kemiskinan

Apa pun yang dilakukan, tidak ada artinya bila angka kemiskinan dan tingkat ketimpangan di NTB tidak bisa diturunkan

H. Rosiady Sayuti

 

MATARAM.lombokjornal.com —  Sekretaris Daerah Provinsi NTB Ir. H. Rosiady Sayuti, M.Sc., Ph.D menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di NTB, agar dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2019, fokus pembahasannya pada program penurunan angka kemiskinan.

Sekda mengatakan itu saat membuka Rapat Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2018, di Hotel Lombok Raya, Kamis (05/04).

“Ini sesuai dengan tema Pra Musrenbang tahun 2018 ini “Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi untuk Percepatan Penurunan Angka Kemiskinan,” ungkap Sekda yang lebih dikenal Pak Ros itu.

Selama hampir 10 tahun, Provinsi NTB di bawah kepemimpinan Dr. TGH. M. Zainul Majdi, NTB telah mengalami kemajuan yang membanggakan. Kemajuan tersebut dapat dilihat dari capai-capaian pembangunan dan prestasi-prestasi yang diraih, baik skala nasional maupun Internasional.

Dalam dua periode kepemimpinan tersebut, ekonomi NTB terus mengalami pertumbuhan di atas rata-rata nasional. Pada Tahun 2017 ekonomi NTB tumbuh sebesar 7,10 persen, di atas rata-rata nasional.

Sedangkan untuk penurunan angka kemiskinan dari angka 23,4 persen tahun 2008 dapat diturunkan menjadi 15,05 persen pada tahun 2017. Artinya dalam  kurun waktu 9 tahun lebih tersebut, NTB telah berhasil melakukan penurunan angka kemiskinan 1 persen/ tahun.

Selain itu, Tingkat gini rasio di NTB juga terus berupaya untuk ditekan, dengan angka 0,378 persen di bawah nasional sebesar 0,41 persen, namun relatif masih rendah dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Dengan berbagai capaian tersebut, Pak Ros tetap mendorong agar kegiatan yang sangat strategis seperti pra Musrenbang ini, melahirkan solusi-solusi yang lebih konstruktif dari masalah kemiskinan, dengan ide-ide dan gagasan program yang lebih efektif untuk upaya penurunan angka kemiskinan di NTB.

“Hal Ini sesuai dengan instruksi Gubernur NTB yang mengatakan, apa pun yang kita lakukan, tidak ada artinya apabila angka kemiskinan dan tingkat ketimpangan di NTB tidak bisa kita turunkan,” ungkapnya.

Pak Ros juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan Pra Musrenbang RKPD tahun 2019, dengan harapan akan melahirkan program strategis untuk ditindaklanjuti pada Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2019 pada tanggal 16 April 2018 mendatang.

“Semoga apapun rumusan-rumusan program yang dihasilkan nanti, membawa dampak positif bagi kemajuan NTB dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa-masa akan datang”, harapnya.

Hadir dalam kesempatan Pra Musrenbang itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten/Kota se-NTB, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Provinsi NTB dan pejabat vertikal lingkup Provinsi NTB.

AYA




Pertemuan Koordinasi BPJS Cabang Mataram Dengan Polda NTB

Kombes Pol Tajudin menyampaikan dukungannya terhadap Program JKN-KIS

lombokjournal.com —

MATARAM :   BPJS Kesehatan Cabang Mataram melakukan pertemuan koordinasi dengan POLDA NTB untuk menindaklanjuti Nota Kesepahamanantara BPJS Kesehatan dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang ditandatangani awal Maret 2018 di Jakarta.

Pertemuan ini dihadiri olehWakil Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Kombes Pol Tajjudin, KabiddokesPolda NTB AKBP dr. Ubaidillah, Direktur Rumah Sakit Bhayangkara AKBP dr. Dafianto Arif,

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mataram Muhammad Ali, serta Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan R.Kristandono Dwicahyo di Ruangan Wakapolda Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu (04/04).

Kepala BPJS KesehatanCabang Mataram Muhammad Ali meminta Wakapolda untuk turut mendukung program JKN-KIS, terutama terkait korban kecelakaan lalu lintas di Provinsi Nusa Tenggara Barat, untuk menerbitkan LapranPolisi bagi para korban kecelakaan lalulintas baik kecelakaan tunggal maupun ganda.

Adapun sesuai dengan ketentuan yang berlaku, penanggung pertama kecelakaan ganda itu adalah dari pihak PT JasaRaharja (Persero).

“Untuk kelengkapan syarat penjaminan peserta JKN-KIS yang mengalami kecelakaan lalulintas, maka harus bisam enunjukkan laporanpolisi darikepolisian. Oleh karenaitu, kami berkoordinasi dengan Polda NTB, agar peserta JKN-KIS dapat dengan mudah mendapatkan laporanpolisi tersebut. Selama ini ada keluhan peserta terkait laporanpolisi dariKepolisian. Untuk itu kami coba mencari solusi bersamaPolda NTB agar keluhan tersebut tidak berlanjut,” ujar Ali.

Gayung bersambut, Kombes Pol Tajjudin pun menyampaikan dukungannya terhadap Program JKN-KIS.

“Kami siap meningkatkan pelayanan bagi para korban kecelakaan lalulintas khususnya dalam mendapatkan laporan polisi dan meningkatkan pelayanan di FasilitasKesehatan Tingkat Pertam amaupun Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan milikPolri. Diharapkan dengan demikian, para peserta JKN-KIS tidak sungkan lagi untuk berobat ke fasilitas kesehatan milik Polri,” ungkapTajjudin.

Tidak lupa Muhammad Ali juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada POLDA NTB yang telah mendukung Program JKN-KIS ini, dengan harapan dukungan tersebut dapat membawa dampak pada peningkatan kepuasan peserta JNK-KIS, terutama di wilayah BPJS Kesehatan Cabang Mataram dan Peserta JKN-KIS di wilayah NTB pada umumnya.

(AR/yn)