Penyambungan Listrik Serentak Di Pulau Lombok

Penyambungan listrik serentak merupakan upaya PLN meningkatkan rasio elektrifikasi di Lombok, yang sampai saat ini sudah menyentuh angka 85 persen

LOMBOK BARAT.lombokjournal.com — PLN Area Mataram menggelar penyambungan listrik secara serentak di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (17/4).

Manajer PLN Area Mataram, Chaidar Syaifullah mengatakan, hari ini PLN Area Mataram melakukan penyambungan listrik di 1.704 pelanggan baru yang tersebar di seluruh Pulau Lombok.

Di antaranya 544 pelanggan di Kabupaten Lombok Tengah, 125 pelanggan di Lombok Utara, 320 pelanggan di Lombok Timur, dan termasuk 249 pelanggan di perumahan Grand Muslim 2 di Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat.

PLN Area Mataram menargetkan 95 ribu pelanggan baru mendapat sambungan listrik pada tahun ini.

“Sampai pertengahan April, jumlah penyambungan listrik sudah mencapai 27 ribu pelanggan,” kata Chaidar.

Chaidar menyampaikan, program penyambungan listrik serentak merupakan salah satu bentuk upaya PLN meningkatkan rasio elektrifikasi di Lombok, yang sampai saat ini sudah menyentuh angka 85 persen. Masih ada 15 persen masyarakat yang belum terlistriki.

Namun, kata Chaidar, sebenarnya banyak juga masyarakat yang sudah mendapatkan listrik dengan menyambung rumah tetangga. Hal ini tidak dibenarkan karena tidak diperbolehkan dan memiliki kerawanan dari segi keamanan. Selain itu, model menyambung ini juga membuat masyarakat yang terlistriki tidak terdapat dalam rasio elektrifikasi.

“Paling rendah rasio elektrifikasi di Lombok Barat karena medan geografis dan mungkin kemampuan pendapatan per kapita masyarakatnya,” katanya.

Chaidar menambahkan, penyambungan listrik serentak bisa mendorong PLN menaikan rasio elektrifikasi di NTB yang ditargetkan 100 persen pada 2020.

“Pasti rasio elektrifikasi salah satu target kita, karena target kita 100 persen di 2020, sekarang sudah 84 persen se-Lombok. Mudah-mudahan tahun ini bisa mencapai 88 persen,”katanya.

Chaidar mengungkapkan percepatan penyambungan listrik juga dilakukan PLN guna menyambut datangnya bulan sucu Ramadhan.

“Ini kita percepat agar masyarakat sudah bisa merasakan manfaat listrik saat bulan puasa, agar ibadah puasa bisa lebih nyaman,” tegasnya.

AYA




Penyambungan Listrik Serentak Di Pulau Lombok

Penyambungan listrik serentak merupakan upaya PLN meningkatkan rasio elektrifikasi di Lombok, yang sampai saat ini sudah menyentuh angka 85 persen

LOMBOK BARAT.lombokjournal.com — PLN Area Mataram menggelar penyambungan listrik secara serentak di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (17/4).

Manajer PLN Area Mataram, Chaidar Syaifullah mengatakan, hari ini PLN Area Mataram melakukan penyambungan listrik di 1.704 pelanggan baru yang tersebar di seluruh Pulau Lombok.

Di antaranya 544 pelanggan di Kabupaten Lombok Tengah, 125 pelanggan di Lombok Utara, 320 pelanggan di Lombok Timur, dan termasuk 249 pelanggan di perumahan Grand Muslim 2 di Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat.

PLN Area Mataram menargetkan 95 ribu pelanggan baru mendapat sambungan listrik pada tahun ini.

“Sampai pertengahan April, jumlah penyambungan listrik sudah mencapai 27 ribu pelanggan,” kata Chaidar.

Chaidar menyampaikan, program penyambungan listrik serentak merupakan salah satu bentuk upaya PLN meningkatkan rasio elektrifikasi di Lombok, yang sampai saat ini sudah menyentuh angka 85 persen. Masih ada 15 persen masyarakat yang belum terlistriki.

Namun, kata Chaidar, sebenarnya banyak juga masyarakat yang sudah mendapatkan listrik dengan menyambung rumah tetangga. Hal ini tidak dibenarkan karena tidak diperbolehkan dan memiliki kerawanan dari segi keamanan. Selain itu, model menyambung ini juga membuat masyarakat yang terlistriki tidak terdapat dalam rasio elektrifikasi.

“Paling rendah rasio elektrifikasi di Lombok Barat karena medan geografis dan mungkin kemampuan pendapatan per kapita masyarakatnya,” katanya.

Chaidar menambahkan, penyambungan listrik serentak bisa mendorong PLN menaikan rasio elektrifikasi di NTB yang ditargetkan 100 persen pada 2020.

“Pasti rasio elektrifikasi salah satu target kita, karena target kita 100 persen di 2020, sekarang sudah 84 persen se-Lombok. Mudah-mudahan tahun ini bisa mencapai 88 persen,”katanya.

Chaidar mengungkapkan percepatan penyambungan listrik juga dilakukan PLN guna menyambut datangnya bulan sucu Ramadhan.

“Ini kita percepat agar masyarakat sudah bisa merasakan manfaat listrik saat bulan puasa, agar ibadah puasa bisa lebih nyaman,” tegasnya.

AYA




PKK NTB Dinilai Paling Progresif Wujudkan Generasi Emas NTB

Seluruh kader PKK diajak terus memperkuat kebersamaan dan kerjasama dalam mewujudkan 10 program PKK

MATARAM.lombokjournal.com — Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, di bawah kepemimpinan Hj. Erica Zainul Majdi dinilai paling progresif mendukung dan berpartisipatif dalam mewujudkan Generasi Emas Nusa Tenggara Barat (GEN) 2025.

Atas dasar itu, Tim Penggerak PKK Provinsi NTB menerima penghargaan dari Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi. Penghargaan tersebut diterima langsung Ketua Umum PKK NTB, Hj. Erica saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi NTB, di Hotel Lombok Raya, Senin (16/04).

Hj. Erica usai menerima penghargaan tersebut menyampaikan rasa syukur sekaligus menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader PKK di kabupaten/kota se-NTB yang telah bekerja keras mendukung program pemerintah daerah.

Terutama bagaimana mewujudkan generasi emas NTB tahun 2025 mendatang.

“PKK akan terus melakukan ikhtiar-ikhtiar agar generasi selanjutnya lebih baik dari kita,” ungkap Istri Gubernur NTB tersebut saat diwawancara sejumlah media.

Hj. Erica juga mengajak seluruh kader PKK untuk terus memperkuat kebersamaan dan kerjasama dalam mewujudkan 10 program PKK.

Karena menurutnya, PKK lahir untuk mendukung program pemerintah, terutama bagaimana meningkatkan derajat kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Hj. Erica juga meyakini peran PKK bagi pemerintah kedepan akan semakin besar.

Apalagi presiden telah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 99 tahun 2017 tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga.

“Salah satu isinya adalah peningkatan anggaran untuk PKK,” Ungkapnya.

AYA/HMS




Gubernur Dorong Kepala Daerah Jalin Kerjsama dan Buka Jaringan

Melalui jaringan yang luas, Kepala Daerah akan memperoleh kemudahan untuk membangun dan memajukan daerah

MATARAM.lombokjournal.com — Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi mendorong seluruh kepala daerah di tingkat kabupaten/kota se-NTB untuk membangun kerjasama dan membuka jaringan seluas-luasnya demi memajukan daerah.

Jaringan yang dibangun, lanjut Gubernur, tidak hanya dengan berbagai kalangan di tingkat pusat, namun juga jaringan dengan berbagai kalangan di dunia internasional.

Gubernur yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) menegaskan hal tersebut di hadapan bupati/walikota se-NTB saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Provinsi NTB, di Hotel Lombok Raya, Senin (16/04/2018).

Lebih lanjut TGB menyampaikan, melalui jaringan yang luas tersebut, kepala daerah akan memperoleh kemudahan untuk membangun dan memajukan daerah, karena mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk para investor.

“Membangun daerah ini tidak bisa sendiri,” ungkap TGB di hadapan sekitar enam ratus peserta Musrenbang yang hadir.

Termasuk Staf Ahli Menteri Bidang Pemerintahan Kementerian Dalam Negeri, Dr. Suhajar Diantoro, M. Si dan Staf Ahli Menteri PPN/Bappenas Bidang Pembangunan Sektor Unggulan dan Infrastruktur, Ir. Bambang Priyambodo.

Selain mendorong untuk membuka jaringan seluas-luasnya, Gubernur peraih ratusan penghargaan tersebut menyampaikan harapannya kepada seluruh bupati/walikota untuk terus membangun daerah dan masyarakat. Sebab, pada sudut pandang kontestasi di Indonesia, kepala daerah memiliki kewajiban untuk berlomba dalam hal kebaikan.

“Fastabiqul khairat itu harus tercermin dalam seluruh ikhtiar kita,” tegas TGB.

Gubernur NTB dua periode tersebut menjelaskan, kemajuan NTB saat itu merupakan buah ikhtiar kolektif yang dilakukan seluruh unsur, baik di pemerintahan maupun masyarakat.

“Wajah NTB saat ini adalah ikhitiar kita bersama yang tidak kenal lelah, bersama-sama membangun,” Ungkap TGB.

Karena itu, TGB menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas seluruh ikhtiar dan kerjasama, ikut berpartisipasi memajukan daerah. Dengan kebersamaan tersebut lanjut Gubernur, muncul energi dan semangat melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

“Saya  minta semangat kebersamaan ini terus diperkuat,” harap TGB seraya memotivasi bupati/walikota dengan mengatakan bahwa sejarah akan mengingat apa yang dilakukan setiap pemimpin.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah (Bapenda) NTB, Ir. Ridwansyah melaporkan fokus pembangunan 2019 dapat dirumuskan dalam lima program utama.

Yaitu, percepatan penurunan angka kemiskinan dan peningkatan nilai tambah ekonomi masyarakat, peningkatan pelayanan dasar, peningkatan infrastruktur dasar dan strategis, bidang sosial keagamaan, serta peningkatan kualitas lingkungan hidup dan penanggulangan bencana.

Selanjutnya, Staf Ahli Menteri PPN/Bappenas Bidang Pembangunan Sektor Unggulan dan Infrastruktur, Ir. Bambang Priyambodo dalan sambutannya memuji kemajuan NTB dalam sepuluh tahun terakhir ini.

Menurutnya, di bawah kepemimpinan Dr. TGH. M. Zainul Majdi, NTB berhasil menjadi daerah yang maju dengan tingkat pertumbuhan ekonomi sebesar 7,1 persen.

Selain itu, tingkat kemiskinan di NTB turun menjadi sekitar 15 persen. Karena itu, untuk terus menjaga kemajuan NTB tersebut menurutnya, perlu dibangun industri pengolahan. Sehingga, pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.

HMS




Pekerja NTB di Hongkong Berharap Zul Rohmi pimpin NTB

Zul-Rohmi dinilai sebagai  pasangan ideal untuk melanjutkan ikhtiar pembangunan di Nusa Tenggara Barat

lombokjournal.com —

HONGKONG ;  Calon Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menghadiri undangan pekerja NTB di Hong Kong, hari Minggu (15/04).

Cagub yang menjadi Senior Fellow di Kennedy School of Government, Harvard University ini bertemu dan berdiskusi langsung dengan para pekerja NTB di Hong Kong.

Para pekerja NTB di Hong Kong berharap pasangan nomor urut 3 Zul-Rohmi pimpin NTB 2018-2023. Pasangan Zul-Rohmi diyakini mampu menghadirkan solusi bagi permasalahan pekerja NTB di luar negeri.

Daeng Kombo Manjasus, salah satu perwakilan pekerja NTB di Hong Kong mengungkapkan kekagumannya pada Zul-Rohmi. Ia melihat profile Zul-Rohmi merupakan pasangan ideal untuk melanjutkan ikhtiar pembangunan di Nusa Tenggara Barat.

Menurutnya, Dr. H. Zulkieflimansyah pernah tinggal lama di beberapa negara seperti Australia, Jepang, Swedia, Belanda, Inggris, dan Amerika Serikat pasti tahu betul kondisi masyarakat atau pekerja Indonesia di luar negeri.

Ia menilai, Doktor Zul yang kaya pengalaman di dunia internasional memiliki kemampuan komunikasi yang baik dalam menyelesaikan masalah. Ia yakin, masalah-masalah yang dihadapi pekerja NTB di luar negeri akan mudah diselesaikan jika Doktor Zul menjadi Gubernur NTB.

Sedangkan Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah merupakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Wathan. Daeng tidak meragukan kepemimpinan Doktor Rohmi. Selain menjadi Rektor Universitas Hamzanwadi, salah satu kampus swasta terbaik di NTB. Rohmi juga pernah memimpin DPRD Lombok Timur.

Ia melihat, kakak kandung Tuan Guru Bajang ini juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Ia meyakini betul, Doktor Rohmi akan mampu mengakomodasi harapan dan aspirasi perempuan NTB, lebih khusus para TKW.

Pasangan nomor urut 3 ini dinilai berbeda dengan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur lainnya. Dr. Zul pernah tinggal lama di beberapa negara di luar negeri. Menjadi anggota DPR RI 3 Periode. Sedangkan Dr. Rohmi seorang akademisi, pernah menjadi Ketua DPRD Lombok Timur.

“Kami yakin, dengan pengalaman dan jaringannya, Zul-Rohmi akan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan tenaga kerja NTB di luar negeri. Kami berdo’a semoga Zul-Rohmi memimpin NTB 2018. Kami akan sampaikan ke semua keluarga kami di NTB agar 27 Juni nanti pilih Zul-Rohmi,” ungkapnya.

Doktor Zul dalam keterangannya menyampaikan terimasih atas undangan para pekerja NTB di Hong Kong. Ia mengagumi semangat juang mereka.

“Teman-temam asal NTB ini luar biasa di Hong Kong. Dari Hong Kong mereka meniupkan spirit/ semangat juang yang luar biasa. Mereka berjuang dan banyak berkorban. Sudah saatnya Pemda memperhatikan keluarga-keluarga yang mereka tinggalkan di kampung halaman. Mereka adalah Pejuang. Mereka adalah Pahlawan,” ungkapnya.

Menurut Doktor, tidak selamanya mereka akan di Luar Negeri. Mereka banyak belajar tentang banyak hal. Pinta mereka sederhana, agar pengalaman yang mereka akumulasikan begitu banyak bisa dioptimalkan oleh Pemda NTB untuk pekerja-pekerja berikutnya.

“Pekerja kita hanya meminta agar pengurusan tenaga kerja NTB tidak lagi di Jakarta dan di Jawa tapi di NTB saja. Ide yang luar biasa”. Lanjutnya.

Walaupun hanya sekejap, DR Zul mengaku senang memenuhi undangan teman-teman pekerja NTB di Hong Kong. Acara yang sederhana dan menakjubkan. Suasana yang sangat meriah dan bersahabat.

“Terima kasih Hong Kong. Terima kasih atas undangannya teman-teman NTB Hong Kong. Pengalaman luar biasa hari ini. Terima kasih atas ide dan saran luar biasa untuk membenahi pekerja kita ke depan,” tandasnya.

Me (*)




Bupati KLU Terima Penghargaan Pembangunan

Kemajuan NTB saat ini  merupakan hasil dari ikhtiar yang dilakukan semua lini dan sinergi yang baik di tingkat Kabupaten/Kota

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, menerima penghargaan Pembangunan Daerah 2018 dan Capaian Indikator Strategis Pembangunan Daerah RPJMD 2013-2018, Senin (16/4).

Penghargaan itu diserahkan Gubernur NTB, TGH M Zainu Majdi saat berlangsung acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi NTB tahun 2018, di Ballrom Hotel Lombok Raya Mataram.

“Semua kepala daerah se-Nusa Tenggara Barat harus terus membangun sinergi dan membuka jaringan seluas-luasnya demi kemajuan daerah, menyasar ke tingkat lebih luas hingga internasional,” kata Gubernur NTB. TGH. M. Zainul Majdi, saat menyampaikan sambutan daalam acara tersebut.

Kemajuan NTB saat ini, sambung Gubernur, merupakan hasil dari ikhtiar yang dilakukan semua lini dan sinergi yang baik di tingkat Kabupaten/Kota.

Sementara Bupati KLU. H. Najmul Akhyar seusai menerima penghargaan berharap agar ke depan bisa lebih baik lagi.

“Penghargaan ini sebagai cambuk untuk bisa lebih baik lagi. Sekaligus momentum untuk memajukan daerah agar bisa sejajar dengan daerah lain, baik di pentas nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Pada Musrenbang tahun ini, Pemprov NTB fokus pada lima program, diantaranya percepatan penurunan angka kemiskinan dan peningkatan nilai tambah ekonomi masyarakat, peningkatan pelayanan umum, peningkatan infrastruktur dasar dan strategis, bidang sosial keagamaan serta peningkatan kualitas lingkungan hidup dan penanggulangan bencana.

DNU




Bupati KLU Terima Penghargaan Pembangunan

Kata Bupati Najmul, penghargaan ini sebagai cambuk untuk bisa lebih baik lagi

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, menerima penghargaan Pembangunan Daerah 2018 dan Capaian Indikator Strategis Pembangunan Daerah RPJMD 2013-2018, Senin (16/4).

“Semua kepala daerah se-Nusa Tenggara Barat harus terus membangun sinergi dan membuka jaringan seluas-luasnya demi kemajuan daerah, menyasar ke tingkat lebih luas hingga internasional,” kata Gubernur NTB. TGH. M. Zainul Majdi, dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi NTB tahun 2018, di Ballrom Hotel Lombok Raya Mataram.

Kemajuan NTB saat ini, sambung Gubernur, merupakan hasil dari ikhtiar yang dilakukan semua lini dan sinergi yang baik di tingkat Kabupaten/Kota.

Sementara Bupati KLU. H. Najmul Akhyar seusai menerima penghargaan berharap agar ke depan bisa lebih baik lagi.

“Penghargaan ini sebagai cambuk untuk bisa lebih baik lagi. Sekaligus momentum untuk memajukan daerah agar bisa sejajar dengan daerah lain, baik di pentas nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Pada Musrenbang tahun ini, Pemprov NTB fokus pada lima program, di antaranya percepatan penurunan angka kemiskinan dan peningkatan nilai tambah ekonomi masyarakat, peningkatan pelayanan umum, peningkatan infrastruktur dasar dan strategis, bidang sosial keagamaan serta peningkatan kualitas lingkungan hidup dan penanggulangan bencana.

DNU




Ekspor dan Impor NTB Bukan Maret 2018 Meningkat

Ekspor pada bulan Maret 2018 yang terbesar ditujukan ke negara Korea Selatan sebesar 54,71 persen

MATARAM.lombokjournal.com —  Badan Pusat Satatistik ( BPS ) NTB merilis Nilai ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat bulan Maret 2018 sebesar US$ 43.910.678.

Berarti nilai ekspor mengalami peningkatan sebesar 12.363,19 persen, jika dibandingkan ekspor bulan Februari 2018 yang bernilai US$ 352.323.

Kepala BPS NTB, Endang Triwahyuningsih menyampaikan ini pada media, Senin (16/04) di Mataram.

Endang menuturkan, ekspor pada bulan Maret 2018 yang terbesar ditujukan ke negara Korea Selatan sebesar 54,71 persen, Jepang sebesar 36,61 persen dan Philipina sebesar 6,86 persen.

Jenis barang ekspor Provinsi NTB yang terbesar pada bulan Maret 2018 adalah barang tambang/galian non migas senilaiUS$ 40.074.249 (91,26 persen); gandum-ganduman senilai US$ 3.012.000 (6,86 persen) dan perhiasan/permata senilai US$ 352.913 (0,80 persen),” terangnya

Endang menambahkan, nilai impor pada bulan Maret 2018 bernilai US$ 13.820.490, nilai ini mengalami peningkatan sebesar 117,38 persen dibandingkan dengan impor bulan Februari 2018 yang sebesar US$6.357.879.

Sebagian besar Impor berasal dari negara Thailand (59,69%), Jepang (9,56%) dan Amerika Serikat (9,21%).

“Jenis barang impor dengan nilai terbesar adalah gula dan kembang gula (59,69%), mesin-mesin/pesawat mekanik (12,31%),  dan karet dan barang dari karet (9,60%),” pungkas Endang.

AYA




Indeks Pembangunan Manusia (IPM) NTB 2017 Meningkat

Pengeluaran Per Kapita Per Tahun bertambah menjadi Rp 9.877 ribu dengan peningkatan sebesar Rp302 ribu

MATARAM.lombokjournal.com — Badan Pusat Statistik (BPS) NTB merilis peningkatan  indeks Pembngunan Manusia (IPM) Provinsi NTB, dari 65,81 pada tahun 2016 menjadi 66,58 di tahun 2017.

Peningkatann itu membawa Provinsi NTB menaiki tangga peringkat ke 29 dari 34 provinsi yang ada di Indonesia.

“IPM NTB masih berada pada kategori IPM sedang, laju pertumbuhan IPM NTB mencapai 1,17 persen,” ujar kepala BPS NTB Endang Triwahyuningsih, Senin (16/04)

Endang menuturkan, semua komponen pembentuk IPM mengalami peningkatan di tahun 2017 yakni di antaranya; Umur Harapan Hidup (UHH) meningkat menjadi 65,55 tahun dengan peningkatan sebanyak 0,07 tahun,Harapan Lama Sekolah (HLS) meningkat menjadi 13,46 tahun dengan penambahan sebanyak 0,3 tahun.

Rata-rata Lama Sekolah (RLS) meningkat menjadi 6,90 tahun dengan penambahan sebanyak 0,11 tahun.

Pengeluaran Per Kapita Per Tahun bertambah menjadi Rp 9.877 ribu dengan peningkatan sebesar Rp 302 ribu.

“Setelah Kota Mataram dan Kota Bima, Kabupaten Sumbawa Barat menyusul memasuki kategori IPM tinggi di tahun 2017.” Endang menambahkan.

AYA




Sitti Rohmi; Guru Ngaji Diberikan Honor Dengan Syarat

Rohmi tidak mau bikin janji bombastis atau sekedar berjanji untuk gagah-gagahan

lombokjournal.com —

LOMBOK UTARA :  Sitti Rohmi dalam rangkaian kampanye di Kabupaten Lombok Utara, Senin (16/04), mendapat pertanyaan dari  tokoh pemuda pemenang menanyakan komitmen pasangan Zul Rohmi terhadap kesejahteraan guru ngaji untuk di desa desa terpencil.

Tokoh pemuda Lombok Utara  yang bernama Ismail, memberikan pertanyaan sekaligus testimoni bahwa program dari Zul Rohmi sangat bagus dan dia mengapresiasi nya namun kira-kira ke depan Ummi (panggilan Sitti Rohmi) bagaimana untuk honor guru ngaji.

“Karena kami di desa sangat butuh guru ngaji untuk anak-anak kecil,”  ungkapnya disambut seruan takbir oleh peserta kampanye.

Rohmi dengan lugas menjawab, Guru ngaji sudah jadi catatan pasangan Zul Rohmi untuk peningkatan kesejahteraan semua perangkat perangkat penggerak masyarakat termasuk guru ngaji, bidan desa, guru honorer,tenaga kesehatan dan lain-lain.

Rohmi menambahkan, tidak mau bikin janji bombastis atau sekedar berjanji untuk gagah-gagahan bisa menggaji semua perangkat penggerak masyarakat tentu dengan memperhatikan struktur anggaran yang ada.

“Itu tidak bisa  sendiri harus satu hati dengan DPRD, dan juga pemerintah kabupaten/kota,” imbuhnya

Menurut sitti Rohmi, yang akan dilakukannya,  pertama, adalah  pendataan yang baik hingga anggaran tepat sasaran hingga semua perangkat penggerak masyarakat bisa menikmati.

Kedua, sinkronisasi dengan kabupaten/kota jangan sampai double anggaran dan diharapkan juga kabupaten/kota memperhatikan program seperti ini (kesejahteraan perangkat penggerak masyarakat)

Ketiga, kata Rohmi adalah memperjuangkan anggarannya sehingga ada mata anggarannya kalau ini kita tidak bisa sendiri ada DPRD ada perangkat resmi lain yang harus merumuskannya.

“Sekali lagi kami tidak ingin kampanye atau mengatakan kepada masyarakat bahwa program kami A B C dan seterusnya, tapi yang jelas kami mengkampayekan program yang bisa dilaksanakan,” katanya.

Me (*)